P. 1
Jenis Polusi Dan Dampak Yang Ditimbulkan

Jenis Polusi Dan Dampak Yang Ditimbulkan

2.0

|Views: 15,456|Likes:
Published by John_Thea_Atew_4309

More info:

Published by: John_Thea_Atew_4309 on Mar 03, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/03/2013

pdf

text

original

JENIS POLUSI DAN DAMPAK YANG DITIMBULKAN

Disusun untuk memenuhi salah satu tugas IPA

Disusun Oleh :

NUR KHOTIMAH
Kelas : XI Akuntansi

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN FATAHILLAH
Jln. Kolonel Sugiono No. 44 Cipari

CIPARI

2009

1

KATA PENGANTAR Dengan memanjatkan puji syukur alhamdulillah kehadirat Tuhan YME karena atas karunia-NYA saya dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini sebagai salah satu syarat mengikuti mata ilmu pengetahuan alam. Tak lupa shalawat dan salam selalu tercurah kepada Nabi Besar Muhammad SAW beserta para sahabatnya. Dalam makalah ini kami membahas tentang polusi serta dampak-dampak yang ditimbulkan.. Tak lupa juga penulis menerima kritik dan saran dari para pembaca yang budiman agar dalam penyusunan makalah berikutnya bisa lebih baik. Dan semoga makalah yang berjudul PLUSI DAN DAMPAK YANG DITIMBULKAN ini bisa memberikan daya guna atau manfaat bagi para pembaca sekalian terutama bagi rekan Siswa-siswi SMK Fatahillah khususnya.

Cipari, Desember 2009 Penulis

2

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar belakang Dimulai dengan tumbuhnya berbagai penyakit – penyakit baru di dunia terutama mengenai lingkungan. Maka dari itu karya tulis ini Disusun guna melengkapi pengetahuan kita bersama tantang macam-macam polusi dan dampak yang ditimbulkan. serta upaya – upaya yang dapat dilakukan mengenai masalah polusi. B. Permasalahan Adapun permasalahan – permasalahan yang akan di bahas dalam karya tulis ini sebagai berikut: • • • Apa saja faktor yang menyebabkan polusi ini terjadi ? Dampak apa timbul jika polusi udara terjadi, baik untuk kehidupan manusia maupun makhluk lain ? Upaya apa saja yang harus dilakukan untuk mencegah tumbulnya polusi udara dan bagaimana cara mengatasinya ?

C. Tujuan Di dunia ini banyak sekali hal – hal yang melatarbelakangi tentang terjadinya polusi udara. Banyak negara – negara maju mengadakan penelitian untuk mengetahui apa penyebab dari polusi ini dan didapat bahwa semua ini sebagian besar karena ulah manusia. Jadi, dapat diketahui bahwa tujuan dari karya tulis ini adalah selain untuk dijadikan pedoman juga untuk melihat kenapa polusi ini terjadi

3

BAB II PEMBAHASAN MASALAH Banyak kota–kota didunia dilanda oleh permasalahan lingkungan,paling tidak adalah semakin memburuknya kualitas udara.terpapar oleh polusi udara saat ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan kota-kota seluruh dunia.Informasi yang ada menunjukkan bahwa pedoman kualitas udara dari WHO secara teratur telah disebar diberbagai kota, bahkan di beberapa tempat tersebar luas. Angka yang didapat dari kota-kota yang sedang berkembang dan umumnya banyak diantara mereka tidak ada ukuran pengontrol polusi, kemungkinan akan terjadi pencemaran bagi buruh,dan kualitas hidup sebagian besar penduduk kota akan semakin memburuk. Walaupun beberapa kemajuan talah dicapai dalam pengendalian polusi udara dinegaranegara Industri lebih dari dua dekade terakhir ini, Kualitas udara terutama sekali dikotakota besar negara sedang berkembang lebih buruk. Sejak tahun 1974, World Health Organization (=WHO)telah bekerja sama dengan Global Environment Monitoring System (=GEMS) bagian udara yang mengoperasikan jaringan pengontrol udara diperkotaan. GEMS menjalankan jaringannya keseluruh dunia untuk mengontrol kualitas udara dan air, dibantu oleh WHO dan United Nation Environment Programme (=UNEP). Baru-baru ini komisi kesehatan dan lingkungan WHO yang telah merampungkan tugasnya, mengidentifikasi polusi udara diperkotaan sebagai masalah pokok kesehatan lingkungan yang patut mendapatkan prioritas utama untuk diatasi.Pusat koordinasi untuk GEMS didirikan dibawah UNEP pada tahun 1975. Berdasarkan data – data dari GEMS bagian udara dan informasi tambahan,WHO dan UNEP menerbitkan dua cara penilaian kualitas udara perkotaan diseluruh dunia tahun 1980 yaitu : Polusi Udara Perkotaan tahun 1973-1980 pada 1984 dan penilaian kualitas udara tahun 1989. 1. Pengertian tentang Polusi Udara Perkotaan Masalah pencemaran udara dikota-kota besar, sangat dipengaruhi dan berbeda oleh berbagai faktor yaitu: tofografi, kependudukan, iklim dan cuaca serta tingkat atau angka perkembangan sosio ekonomi dan industrialisasi. Masalahmasalah ini akan meningkat keadaannya, jika jumlah penduduk perkotaan semakin meningkat yang mengakibatkan jumlah penduduk yang terpapar polusi udara juga meningkat. Perkiraan–

4

perkiraan PBB menunjukkan sampai tahun 2000,47 persen dari jumlah keseluruhan populasi akan tinggal didaerah perkotaan. Pada tahun1990, 60 kota–kota didunia mempunyai jumlah penduduk ± 3 juta orang dan pada tahun 2000 diproyeksikan 85 kotakota akan termasuk jenis katagori ini. 2. Sumber-sumber polusi udara Pertumbuhan polusi kota dan tingakat industrialisasi yang tak terhindar, akan mengarah kepada kebutuhan enegi yang lebi besar, pada umumnya akan menghasilkan pembuabuangan limbah / zat pencemar lebih banyak.pembakaran bahan bakar posil untuk pemanasan rumahtangga untuk pembangkit tenaga listrik, kendaraan bermotor, dalam proses–proses industri dan pembuangan limbah padat dengan pembakaran merupakan sumber utama dari pembuangan limbah zat-zat pencemar didaerah perkotaan. 3. Dampak Polusi Udara Dampak memberikan pengaruh yang merugikan bagi kesehatan manusia, bukan saja dengan terhisap langsung, tetapi juga dengan cara-cara pemaparan lainnya seperti: meminum air yang terkontaminasi dan melalui kulit. Umumnya sebagian besar zat-zat polutan udara ini langsung mempengaruhi sistem pernafasan dan pembuluh darah. Meningginya angka kesakitan dan kematian dan adanya gangguan fungsi paru-paru dikaitkan dengan kenaikan konsentrasi zat SO2, SPM, NO2 dan O3 yang juga mempengaruhi sistem pernafasan. Pemaparan yang akut dapat menyebabkan radang paru sehingga respon paru kurang permeabel, fungsi pau menjadi berkurang dan menghambat jalan udara. Ozon dapat mengiritasi mata, hidung dan tenggorokan dan penyebab sakit kepala. CO beraffianitas tinggi terhadap Hb sehingga mampu mengganti O2 dalam darah yang menuju ke sistem pembuluh darah dan jantung serta persarafan.Pb menghambat sistem pembentukan Hb dalam darah merah, sumsum tulang, merusak fungsi hati dan ginjal dan penyebab kerusakan syaraf. Pengaruh-pengaruh langsung dari polusi udara terhadap kesehatan manusia tergantung pada; intensitas dan lamanya pemaparan, juga status kesehatan penduduk yang terpapar.

5

4. JENIS-JENIS PENCEMARAN a.Pencemaran Udara Pencemaran udara disebabkan oleh asap buangan seperti CO2, SO, SO2, CFC, CO, dan asap rokok. Gas CO2 yang berasal dari pabrik, mesin-mesin yang menggunakan bahan bakar fosil dan akibat pembakaran kayu. Kadar gas CO2 yang semakin meningkat di udara tidak dapat segera di ubah menjadi oksigen oleh tumbuhan karena banyak hutan dunia yang di tebang setiap tahunnya. Ini merupakan masalah global. Bumi seperti di selimuti oleh gas dan debu pencemar. Kandungan gas CO2 yang tinggi menyebabkan cahaya matahari yang masuk ke bumi tidak dapat di pantulkan lagi ke angkasa, sehingga suhu bumi semakin memanas. Inilah yang disebut efek rumah kaca (Green House). Jika hal ini terus berlangsung, maka es di utub akan mencair dan daerah dataran rendah akan terendam air. as CO dapat membahayakan orang yang mengisapnya. Jika proses embakaran tidak sempurna, maka akan menghasilkan karbon monoksid (CO). Gas O jika terhirup akan mengganggu pernapasan. Gas ini sangat reaktif sehingga engganggu pengingatan oksigen oleh hemoglobin dalam darah. Jika berlangsung erus menerus, dapat mengakibatkan kematian. as CFC digunakan sebagai gas pengembang, karena tidak bereaks, tidak erbau, tidak berasa dan tidak berbahaya. Banyak di gunakan untuk mengembangkan usa kursi, untuk AC, pendingin lemari es dan penyemprot rambut. Tetapi, ternyata da juga keburukan dari gas ini. Gas CFC yang naik ke atas dapat mencapai stratosfer. i stratosfer terdapat lapisan gas ozon (O3), yang merupakan pelindung bumi dari pengaruh radiasi ultra violet. Radiasi ultra violet dapat mengakibatkan kematianorganisme, tumbuhan menjadi kerdil, menimbulkan mutasi genetik, menyebabkankanker kulit dan kanker mata. Jika gas CFC mencapai lapisan ozon, akan terjadi reaksi antara CFC dan ozon, sehingga lapisan ozon tersebut berlubang yang disebut lubang ozon. Gas SO dan SO2 juga dihasilkan dari hasil pembakaran fosil. Gas ini dapat bereaksi dengan gas NO2 dan air hujan dan menyebabkan terjadinya hujan asam. Hujan ini mengakibatkan tumbuhan dan hewan-hewan tanah mati, produksi pertanian merosot, besi dan logam mudah berkarat, serta bangunan-bangunan jadi cepat.

6

b.Pencemaran Air Pencemaran air terjadi pada sumber-sumber air seperti danau, sungai, laut dan air tanah yang disebabkan olek aktivitas manusia. Air dikatakan tercemar jika tidak dapat digunakan sesuai dengan fungsinya. Walaupun fenomena alam, seperti gunung meletus, pertumbuhan ganggang, gulma yang sangat cepat, badai dan gempa bumi merupakan penyebab utama perubahan kualitas air, namun fenomena tersebut tidak dapat disalahkan sebagai penyebab pencemaran air. Pencemaran ini dapat disebabkan oleh limbah industri, perumahan, pertanian, rumah tangga, industri, dan penangkapan ikan dengan menggunakan racun. Polutan industri antara lain polutan organik (limbah cair), polutan anorganik (padatan, logam berat), sisa bahan bakar, tumpaham minyak tanah dan oli merupakan sumber utama pencemaran air, terutama air tanah. Disamping itu penggundulan hutan, baik untuk pembukaan lahan pertanian, perumahan dan konstruksi bangunan lainnya mengakibatkan pencemaran air tanah. Limbah rumah tangga seperti sampah organik (sisa-sisa makanan), sampah anorganik (plastik, gelas, kaleng) serta bahan kimia (detergen, batu batere) juga berperan besar dalam pencemaran air, baik air di permukaan maupun air tanah. Polutan dalam air mencakup unsur-unsur kimia, pathogen/bakteri dan perubahan sifat Fisika dan kimia dari air. Banyak unsur-unsur kimia merupakan racun yang mencemari air. Patogen/bakteri mengakibatkan pencemaran air sehingga menimbulkan penyakit pada manusia dan binatang. Adapuan sifat fisika dan kimia air meliputi derajat keasaman, konduktivitas listrik, suhu dan pertilisasi permukaan air. Di negara-negara berkembang, seperti Indonesia, pencemaran air (air permukaan dan air tanah) merupakan penyebab utama gangguan kesehatan manusia/penyakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di seluruh dunia, lebih dari 14.000 orang meninggal dunia setiap hari akibat penyakit yang ditimbulkan oleh pencemaran air. Secara umum, sumber-sumber pencemaran air adalah sebagai berikut : 1. Limbah industri (bahan kimia baik cair ataupun padatan, sisa-sisa bahan bakar, tumpahan minyak dan oli, kebocoran pipa-pipa minyak tanah yang ditimbun dalam tanah) 2. Pengungangan lahan hijau/hutan akibat perumahan, bangunan 3. Limbah pertanian (pembakaran lahan, pestisida)

7

4. Limbah pengolahan kayu 5. Penggunakan bom oleh nelayan dalam mencari ikan di laut 6. Rumah tangga (limbah cair, seperti sisa mandi, MCK, sampah padatan seperti plastik, elas, kaleng, batu batere, sampah cair seperti detergen dan sampah rganik, seperti sisasisa makanan dan sayuran). c.Pencemaran Tanah Pencemaran ini banyak diakibatkan oleh sampah, baik yang organik maupun onorganik. Sampah organik dapat di uraikan oleh mikroba tanah menjadi lapisan atas anah yang di sebut tanah humus. Akan tetapi, sampah anorganik/nonorganik tidak isa diuraikan. Bahan pencemar itu tetap utuh hingga 300 tahun yang akan datang. at-zat limbah yang meresap ke tanah juga tidak dapat hilang dalam jangka waktu ang lama. atzat limbah yang masuk ke tanah di serap oleh tanaman dan tetap menetap i dalam tubuh tumbuhan itu, karena tumbuhan tidak dapat menguraikannya. Limbah ndustri yang mengotori tanah biasanya adalah pupuk yang berlebihan dan enggunaan herbisida serta pestisida. Zat pencemar yang menetap pada tumbuhan itu, erus berpindah melalui jalur rantai makanan dan jaring-jaring makanan. Sehingga erpindahan itu menyebabkan adanya zat pencemar dalam setiap tubuh organisme ang melangsungkan proses rantai makanan. Hal ini akan menimbulkan menurunnya ualitas organisme, berupa kurangnya ketahanan terhadap gangguan dari luar.Selain pencemaran, kerusakan lingkungan juga disebabkan oleh pengambilan umber daya alam dan pemanfaatannya, serta pola pertanian. Kerusakan itu antara ain terjadinya erosi dan banjir. Kerusakan lingkungan yang menimbulkan banyak encana menimbulkan gagasan untuk mengurangi dan mencegah terjadinya kerusakan tu. Manusia berusaha melakukan penanggulangan kerusakan lingkungan dan engadakan perbaikan terhadap kerusakan itu. Pencegahan kerusakan lingkungan dan engusahaan kelestarian dilakukan baik oleh pemerintah maupun setiap individu.

8

5. SOLUSI PENANGANAN PENCEMARAN LINGKUNGAN Pada prinsipnya ada tiga (3) hal yang dapat dilakukan dalam rangka elestarian, pencegahan, dan penanggulangan kerusakan lingkungan akibat encemaran, yaitu : 1. Tindakan secara administratif, 2. Tindakan dengan menggunakan teknologi, 3. Tindakan melalui edukatif/pendidikan. a.Tindakan Secara Administratif Penanggulangan secara administratif dilakukan oleh pemerintah, dengan engeluarkan berbagai peraturan dan undang-undang. Antara lain peraturan emerintahan yang disetujui DPR tanggal 25 februari 1982. Disahkan presiden anggal 11 Maret 1982 menjadi UU No. 4 tahun 1982 yang berisi ketentuan engelolaan lingkungan hidup ( UULH ). Sebelum membangun pabrik atau proyek ainnya, para pengembang diharuskan melakukan analisis mengenai dampak ingkungan ( AMDAL ).Analisis dampak dari berdirinya industri tersebut tujukan epada pengelolaan santasi secara luas terhadap lingkungan sekitarnya. Pemerintahjuga mengeluarkan baku mutu lingkungan, yaitu standar yang ditetapkan untuk enentukan mutu lingkungan. Selain itu pemerintah juga mengeluarkan program ang meliputi berbagai sektor dalam pembangunan berkelanjutan sehingga di arapkan pembangunan dapat berlangsung lestari dengan mempertahankan fungsi ingkungan lestari. b.Tindakan dengan Menggunakan Teknologi Penanggulangan secara teknologis, adalah dengan cara membangun unit engolahan limbah. Misalnya unit pengolah limbah yang mengolah limbah cair ebelum dibuang ke lingkungan. Jika pengolahannya menggunakan mikroba maka isebut pengolahan secara biologis dengan menggunakan bakteri pengurai limbah.

9

c.Tindakan Melalui Edukatif/Pendidikan Penanggulangan secara edukatif adalah dengan mengadakan kegiatan pnyuluhan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya elestarian alam. Masyarakat rumah tangga mempunyai peranan yang cukup besar alam pencemaran lingkungan, khususnya air akibat sampah rumah tangga. Karena tu perlu dipikirkan teknologi sederhana yang dapat diterapkan kepada masyarakat ntuk mengelola sampah rumah tangga secara swadaya. Sampah rumah tangga secara mum dapat dibagi dua ada sampah anorganik seperti plastik, gelas dan kaca serta otol kaleng dan sampah organik, seperti sisa makanan, sisa sayuran dan lain-lain. alah satu teknik pengolahan sampah organik rumah tangga adalah enggunakan “KERANJANG TAKAKURA”. Keranjang Takakura (Mr. Takakura dalah Profesor di Jepang yang sukses melakukan praktek pengolahan limbah organic umah tangga di Jepang) adalah media pengolahan sampah secara biologi, karena enggunakan bakteri sebagai pengurai sampah. Keranjang Takakura sendiri adalah eranjang wadah yang biasa digunakan tempat pakaian kotor sebelum dicuci (rigen) ang umumnya berkapasitas 50 liter.

10

BAB III PENUTUP 1. Kesimpulan Banyak kota-kota besar didunia kualitas udaranya memburuk karena ercemar oleh; zat-zat pencemar yang sumbernya berasal dari pabrik-pabrik industri,dan kendaraan bermotor, proses pembakaran,pembuangan limbah padat.zat-zatpencemar yang paling sering dijumpai adalah: So2, NO dan NO2, Pb, SPM, O3 danCO untuk memonitor zat-zat polutan ini, WHO (tahun 1974) telah bekerjasamadengan global Environment monitoring System (=GEMS) bagian udara. Faktor-faktoryang mempengaruhi distribusi dan transport zat polutan ini adalah: letak topografi ferah, intensitas dan pemaparan, arah angin, suhu dan cuaca. Dampak yang palingutama adalah terhadap kesehatan manusia terutama pada sistem pernapasan,pembuluh darah, persarafan, hati dan ginjal. 2. Saran Pencemaran udara di kota – kota besar semakin marak apalagi dijalanan asap – asap kendaraan kian berterbangan. Bukan dijalanan saja tetapi dekat pabrik – pabrik yang mengakibatkan polusi udara semakin menyabar. Adapun solusi yang harus kita lakukan demi mengurai dampak yang ditimbulkan oleh polusi yaitu ; a. memilih lokasi industri di tempat yang jauh dari permukan lahan produktif. b. Melengkapi cerobong asap pabrik dengan alat penyaring udara. c. Menanami hutan gundul dengan tumbuhan peindung. Merawat benda-benda yang mudah berkarat.

11

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->