P. 1
Pengaruh Penambahan Serbuk Gergaji Kayu Jati (Tectona

Pengaruh Penambahan Serbuk Gergaji Kayu Jati (Tectona

3.0

|Views: 2,807|Likes:
Published by bambangggg

More info:

Published by: bambangggg on Mar 04, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/04/2013

pdf

text

original

Data yang dihasilkan pada penelitian ini adalah nilai Kuat tekan, kuat tarik

dan daya serap air. Dalam menganalisis data hasil penelitian dilakukan dengan

cara curve fitting yaitu dengan jalan ditentukan terlebih dahulu bentuk kurva yang

paling tepat dan sesuai untuk memiliki data yang dihadapi. Untuk itu dibuat

diagram pencar (scatter diagram) dari data yang ada. Titik-titik data percobaan

diplotkan dalam suatu system koordinat. Variabel bebas fungsi tersebut adalah x

45

yang merupakan persentase serbuk gergaji dan variable bergantung adalah y yang

merupakan data hasil penelitian.

Metode pendekatan yang digunakan didalam kurve fitting adalah regresi

kuadrat terkecil. Regresi kuadrat terkecil merupakan teknik untuk mendapatkan

kurva tunggal yang mempresentasikan tred atau kecenderungan secara umum dari

data. Kurva yang dibuat adalah kurva yang meminimumkan perbedaan (selisih)

antara titik-titik data dan kurva.

Bentuk umum suatu fungsi (y) yang menyatakan hubungan matematis dari

data hasil penelitian memiliki persamaan sebagai berikut :

1. Persamaan Linier

Y = a + bX …………………………………....………………………… (3.10)

Koefisien-koefisien regresi a dan b untuk regresi linier, dihitung dengan rumus

2

1

2
1

1

1

1

2
1

1

)

(

)

)(

(

)

)(

(

X

X

n

Y

X

X

X

Y

a

Σ

Σ

Σ

Σ

Σ

Σ

=

2

1

2
1

1

1

1

1

)

(

)

)(

(

X

X

n

Y

X

Y

X

n

b

Σ

Σ

Σ

Σ

Σ

=

2. Persamaan Nonlinier (Parabola Kuadratik)

Y = a + bX + cX2

……………………………………………………..… (3.11)
Dengan menggunakan kuadran terkecil, maka a, b dan c dapat dihitung dari
system persamaan :
Σ Y1 = na + bΣX1 + cΣX12
Σ X1 Y1 = aΣY1 + bΣX12

+ cΣX13

Σ X12

Y1 = aΣX12

+ bΣX13

+ cΣX14

3. Persamaan Nonlinier (Eksponen)

Y = aebx

)
Ln Y = ln a + b X ….…………………..……………………………..... (3.12)

46

Koefisien-koefisien regresi a dan b dapat dihitung dengan rumus :

n

X

b

n

Y

a

1

1

ln

ln

=

2

1

12

1

1

1

1

)

(

)

(

)

ln

)(

(

)

ln

(

X

X

n

Y

X

Y

X

n

b

=

dengan :

y = hasil penelitian (kuat tekan, kuat tekan

dan daya serap air)

x = persentase serbuk gergaji (%)

Untuk mengetahui derajat kesesuaian dari persamaan yang didapat dihitung

nilai koofisien korelasi (r) yang berbentuk :

( )( )

(

)

{

}

( )2

2

2

Y

Y

n

Y

X

XY

n

b

r

=

…………………………………..……….(3.13)

Untuk pikiran yang sempurna nilai r = 1, dan apabila r = 0 berarti perkiraan

suatu fungsi dari kurva adalah sangat jelek. Dari beberapa alternatif dipilih

persamaan yang mempunyai nilai koefisien korelasi yang pailing besar (paling

mendekati 1)

Data hasil pengujian pada penelitian ini dihitung dan diolah dengan

menggunakan alat Bantu computer dengan perangkat lunak program aplikasi

Microsoft Office Excel 2003 for Windows.

47

BAB IV

PENGOLAHAN DATA, HASIL PENELITIAN

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->