P. 1
Kelas11 Mtk Studi Ipa Sutrima Budi

Kelas11 Mtk Studi Ipa Sutrima Budi

|Views: 14,405|Likes:

More info:

Published by: BAMBANG HADI PRAYITNO, S.Si on Mar 06, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/27/2013

pdf

text

original

Data yang telah kita kumpulkan dari penelitian, apakah itu data cachan atau data
ukuran untuk keperluan atau analisis selanjutnya perlu kita sajikan dalam bentuk yang
jelas dan menarik. Secara umum, terdapat dua cara penyajian data yaitu dengan tabel
(daftar) dan dengan diagram (grafik).

Untuk menyusun sekumpulan data yang urutannya belum tersusun secara teratur
ke dalam bentuk yang teratur, data itu disajikan dalam sebuah tabel. Sebuah tabel
umumnya terdiri dari beberapa bagian: judul tabel, judul kolom, judul baris, badan tabel,
catatan dan sumber data. Kita perhatikan contoh tabel perkiraan cuaca berikut.

Latihan 1.1

No.
Subjek

Tanggungan
Keluarga
(orang)

Penghasilan/bulan
(dalam rupiah)

Luas
Pekarangan
(dalam m2

)

Pekerjaan

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

2
2
3
1
4
3
5
2
1
2

500.000
750.000
1.200.000
2.000.000
650.000
800.000
1.500.000
750.000
1.200.000
2.500.000

100
120
250
200
150
200
250
150
300
300

buruhkasar
karyawan pabrik
wiraswasta
wiraswasta
buruh kasar
karyawan pabrik
pegawai negeri
karyawan kantor
pegawai negeri
pengacara

BAB I ~ Statistika

5

Tabel 1.2 Perkiraan Cuaca Kota-kota Besar
di Indonesia

Dari contoh tabel 1.2:

Judul tabel

: Perkiraan Cuaca Kota-kota Besar di Indonesia

Judul kolom

: Kota, Cuaca, Suhu, dan Kelembaban

Judul baris

: Ambon, Bandung, Denpasar, ...

Badan tabel: Data cuaca (berawan, hujan), data suhu, dan data kelembaban

Sumber

: Seputar Indonesia, 22 Januari 2007

Dengan menyajikan data seperti itu, kita dapat dengan mudah membaca tabel itu, sebagai
contoh; pada hari Senin, 22 Januari 2007, di Kota Denpasar diperkirakan hujan, suhu
25° – 31° , dan kelembaban 73% – 96%.

Contoh 1.2.1

Diberikan data jumlah lulusan dari empat SMA berdasarkan jurusan dan jenis kelamin,
yang tertuang dalam tabel berikut.

Tabel 1.3

Kota

Cuaca

Suhu (°C)

Kelembaban (%)

Ambon

berawan

23 – 33

61 – 95

Bandung

hujan

19 – 29

65 – 95

Denpasar

hujan

25 – 31

73 – 96

Jakarta

hujan

25 – 33

65 – 93

Jayapura

hujan

24 – 33

60 – 90

Makasar

hujan

24 – 33

66 – 90

Medan

hujan

24 – 30

63 – 93

Palembang

hujan

23 – 32

68 – 98

Pontianak

hujan

24 – 33

65 – 96

Semarang

hujan

24 – 32

58 – 92

Surabaya

hujan

24 – 33

56 – 92

Yogyakarta

hujan

24 – 33

58 – 93

Sumber: Seputar Indonesia, 22 Januari 2007

Jumlah

55

74

51

72

62

67

381

Sekolah

IPA

IPS

Bahasa

Laki

Prp

Laki

Prp

Laki

Prp

Jumlah

SMA 1

SMA 2

SMA 3

SMA 4

15

10

12

18

20

17

12

25

10

14

12

15

17

22

18

15

10

18

18

16

18

18

16

15

90

99

88

104

Matematika SMA/MA Kelas XI - IPA

6

Dari tabel 1.2:
a)Berapakah jumlah lulusan dari SMA 1?
b)Berapa persen jumlah lulusan dari SMA 3?
c)Berapakah jumlah lulusan siswa laki-laki dari Jurusan IPA?

d)Berapa persen jumlah lulusan perempuan?

Penyelesaian:

a)Pada baris pertama dari badan tabel, kita dapat membaca bahwa jumlah lulusan
dari SMA 1 adalah 90 siswa.

b)Pada baris ketiga dari badan tabel, kita membaca bahwa jumlah lulusan dari SMA 3
adalah 88 siswa. Sedangkan pada baris terakhir dan kolom terakhir kita peroleh
bahwa jumlah seluruh lulusan adalah 381 siswa, sehingga persentase lulusan dari
SMA 3 adalah

×

88

100%=23,1%

381

c)Pada kolom pertama dari badan tabel, kita baca bahwa jumlah lulusan siswa laki-
laki dari jurusan IPA adalah 55 siswa.

d)Pada kolom ke-1, ke-3 dan ke-5 kita peroleh jumlah lulusan siswa laki-laki adalah
55 + 51 + 62 = 168 siswa,

sehingga persentasenya adalah

×

168

100%=44%

381

W

Di samping dengan tabel, kelompok data juga dapat kita sajikan ke bentuk diagram
atau grafik. Beberapa macam diagram yang biasa digunakan, antara lain: diagram batang,
diagram lingkaran, dan diagram garis. Dengan penyajian semacam ini data akan mudah
dibaca, dipahami, dan ditafsirkan.

1.2.1Diagram Batang

Diagram batang adalah diagram yang berdasarkan data kelompok atau
kategori, misalnya untuk menyajikan jumlah penduduk di beberapa tempat selang
waktu tertentu, jumlah siswa di beberapa daerah pada waktu tertentu, dan
sebagainya. Diagram batang dapat kita buat batang vertikal ataupun batang hori-
zontal. Langkah-langkah untuk membuat diagram batang:
·

kita buat sumbu mendatar dan sumbu vertikal;

·

membuat batang untuk masing-masing jenis kategori dengan lebar sama dan
panjang/ tingginya disesuaikan dengan nilai data atau frekuensinya, jarak
antara batang yang satu dengan lainnya harus sama;

·

setiap batang kita beri warna atau diarsir dengan corak yang sama, kemudian
diberi nomor dan judul, sedangkan jika perlu di bawahnya diberi keterangan
tentang catatan/ sumbu data.

BAB I ~ Statistika

7

Contoh 1.2.2

Data jumlah siswa pada setiap tingkat sekolah pada suatu kota pada tahun 2007
diberikan oleh tabel berikut.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->