P. 1
Sistem Saraf Pusat Dan Sistem Saraf Tepi

Sistem Saraf Pusat Dan Sistem Saraf Tepi

|Views: 17,264|Likes:
Published by Yudhis

More info:

Published by: Yudhis on Mar 09, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/11/2013

pdf

text

original

Sistem Saraf Pusat dan Sistem Saraf Tepi Thursday, May 21, 2009 7:21 PM SISTEM SARAF PUSAT

Sistem Saraf Pusat A.OTAK (BRAIN) Otak terletak di dalam rongga kepala yang terlindung oleh tulang tengkorak (cranium), selaput otak (meninges) dan cairan serebrospinal. Otak dilindungi 3 lapisan selaput meninges. Ketiga lapisan tersebut dari luar ke dalam adalah durameter, arakhnoid dan piameter. Otak dibagi menjadi enam bagian utama, yaitu: a)Otak besar (serebrum) Serebrum terdiri atas dua belahan (hemisfer). Setiap hemisfer terdiri atas empat lobus, yaitu: •lobus frontalis (pengendali gerakan otot rangka dan tempat terjadinya proses intelektual tingkat tinggi); •lobus okspitalis (pusat penglihatan); •lobus temporalis (pusat pendengar dan pembau); •lobus parietalis (pusat sentuhan, perubahan suhu, perasa, tekanan, getaran dan rasa sakit).

Sumber: http://www.scientificpsychic.com/workbook/brain.jpg Otak besar berfungsi dalam pengaturan semua aktifitas mental yaitu yang berkaitan dengan kepandaian (intelegensi), ingatan (memori), kesadaran dan pertimbangan. Otak besar merupakan sumber dari semua kegiatan/gerakan sadar atau sesuai dengan kehendak. b)Otak kecil (serebelum) Serebelum terletak tepat di bawah bagian posterior otak besar. Serebelum merupakan pusat keseimbangan gerak, koordinasi gerak otot, serta posisi tubuh. Tepat di bagian bawah serebelum terdapat jembatan Varol. c)Otak depan (diensefalon) Otak depan terdiri atas talamus dan hipotalamus. Talamus berfungsi sebagai pusat interpretasi beberapa impuls sensoris, seperti rasa sakit, suhu, cahaya dan tekanan. Hipotalamus berperan pengaturan suhu tubuh, pengaturan agar tetap sadar dan penumbuhan sikap agresif. d)Otak tengah (mesensefalon)

Bagian terbesar otak tengah adalah lobus optikus yang berhubungan dengan gerak refleks mata. Selain itu otak tengah juga berfungsi mengontrol gerakan, kedudukan tubuh dan kesadaran. e)Jembatan Varol (Pons Varolii) Pons Varolii berfungsi menghantarkan impuls otot-otot bagian kiri dan kanan tubuh. Pons Varolii ini juga berfungsi menghubungkan otak besar dengan otak kecil. f)Medulla oblongata Medulla oblongata merupakan lanjutan otak yang menghubungkan otak dengan sumsum tulang belakang. Medulla oblongata berfungsi mengatur denyut jantung, pelebaran dan penyempitan pembuluh darah, gerak menelan, bersin, bersendawa, batuk, muntah dan pusat pernapasan. B. SUMSUM TULANG BELAKANG (MEDULLA SPINALIS) - Terletak memanjang dalam rongga tulang belakang. - Berperan dalam pengaturan gerak refleks. - Bagian luar berwarna putih disebut substansi alba. - Bagian dalam berwarna kelabu disebut substansi grissea - Pada bagian dalamdibedakan menjadi akar ventral dan akar dorsal. - Saraf ventral yaitu bagian yang mengarah ke perut, mengandung badan neuron motorik, dan aksonnya menuju efektor. - Sayap dorsal yaitu bagian yang mengarah ke punggung dan mengandung badan neuron sensorik.

SISTEM SARAF TEPI

- Aferen: membawa impuls dari reseptor menuju saraf pusat - Eferen: membawa impuls dari saraf pusat ke efektor - Somatik: mengatur kontraksi otot rangka - Otonom: mengatur kontraksi otot polos, otot jantung dan sekresi kelenjar Sistem saraf otonom dibedakan menjadi: Saraf simpatik: berfungsi mempercepat kerja organ-organ tubuh Saraf parasimpatik: Saraf parasimpatik berfungsi menghambat kerja organ-organ tubuh.

SISTEM SYARAF
29 04 2007

PENDAHULUAN Sistem saraf tersusun oleh berjuta-juta sel saraf yang mempunyai bentuk bervariasi. Sistern ini meliputi sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Dalam kegiatannya, saraf mempunyai hubungan kerja seperti mata rantai (berurutan) antara reseptor dan efektor. Reseptor adalah satu atau sekelompok sel saraf dan sel lainnya yang berfungsi mengenali rangsangan tertentu yang berasal dari luar atau dari dalam tubuh. Efektor adalah sel atau organ yang menghasilkan tanggapan terhadap rangsangan. Contohnya otot dan kelenjar. Sistem saraf terdiri dari jutaan sel saraf (neuron). Fungsi sel saraf adalah mengirimkan pesan (impuls) yang berupa rangsang atau tanggapan. Setiap neuron terdiri dari satu badan sel yang di dalamnya terdapat sitoplasma dan inti sel. Dari badan sel keluar dua macam serabut saraf, yaitu dendrit dan akson (neurit). Setiap neuron hanya mempunyai satu akson dan minimal satu dendrit. Kedua serabut saraf ini berisi plasma sel. Pada bagian luar akson terdapat lapisan lemak disebut mielin yang merupakan kumpulan sel Schwann yang menempel pada akson. Sel Schwann adalah sel glia yang membentuk selubung lemak di seluruh serabut saraf mielin. Membran plasma sel Schwann disebut neurilemma. Fungsi mielin adalah melindungi akson dan memberi nutrisi. Bagian dari akson yang tidak terbungkus mielin disebut nodus Ranvier, yang berfungsi mempercepat penghantaran impuls. Sistem saraf tersusun dari berjuta-juta sel saraf. Berdasarkan struktur dan fungsinya, sel saraf dapat dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu sel saraf sensori, sel saraf motor, dan sel saraf intermediet (asosiasi). Sel saraf sensori Fungsi sel saraf sensori adalah menghantar impuls dari reseptor ke sistem saraf pusat, yaitu otak (ensefalon) dan sumsum belakang (medula spinalis). Ujung akson dari saraf sensori berhubungan dengan saraf asosiasi (intermediet). Sel saraf motor Fungsi sel saraf motor adalah mengirim impuls dari sistem saraf pusat ke otot atau kelenjar yang hasilnya berupa tanggapan tubuh terhadap rangsangan. Badan sel saraf motor berada di sistem saraf pusat. Dendritnya sangat pendek berhubungan dengan akson saraf asosiasi, sedangkan aksonnya dapat sangat panjang. Sel saraf intermediet Sel saraf intermediet disebut juga sel saraf asosiasi. Sel ini dapat ditemukan di dalam sistem saraf pusat dan berfungsi menghubungkan sel saraf motor dengan sel saraf sensori atau berhubungan dengan sel saraf lainnya yang ada di dalam sistem saraf pusat. Sel saraf intermediet menerima impuls dari reseptor sensori atau sel saraf asosiasi lainnya. Kelompok-kelompok serabut saraf, akson dan dendrit bergabung dalam satu selubung

dan membentuk urat saraf. Sedangkan badan sel saraf berkumpul membentuk ganglion atau simpul saraf. PEMBAHASAN System saraf pada Amphibi berdasarkan topografinya dibedakan menjadi system saraf pusat dan system saraf tepi. Sistem saraf pusat Sistem saraf pusat meliputi otak (ensefalon) dan sumsum tulang belakang (Medula spinalis). Keduanya merupakan organ yang sangat lunak, dengan fungsi yang sangat penting maka perlu perlindungan. Otak dan medulla spinalis pada amphibi,selain dilindungi oleh tengkorak dan ruas-ruas tulang belakang, juga dilindungi oleh 2 lapisan selaput meninges. Dua lapisan meninges pada amphibi dari luar ke dalam adalah duramatar (yang berupa jaringan ikat) dan piaarakniod yang vascular. Di antara dua lapisan tersebut terdapat spatium subdurale. Bila membran ini terkena infeksi maka akan terjadi radang yang disebut meningitis. Otak dan sumsum tulang belakang mempunyai 3 materi esensial yaitu: 1. badan sel yang membentuk bagian materi kelabu (substansi grissea) 2. serabut saraf yang membentuk bagian materi putih (substansi alba) 3. sel-sel neuroglia, yaitu jaringan ikat yang terletak di antara sel-sel saraf di dalam sistem saraf pusat Walaupun otak dan sumsum tulang belakang mempunyai materi sama tetapi susunannya berbeda. Pada otak, materi kelabu terletak di bagian luar atau kulitnya (korteks) dan bagian putih terletak di tengah. Pada sumsum tulang belakang bagian tengah berupa materi kelabu berbentuk kupu-kupu, sedangkan bagian korteks berupa materi putih. Pada otak amphibi terdapat bagian-bagian a. Lobus olfaktorius Lobus olfaktorius pada amphibi memiliki trunckus bulbus olfaktorius. Lobus ini tidak terlalu berkembang. Oleh karenanya berbentuk relative kecil dan merupakan penonjolan dari bagian yang disebut hemisperium serebri. Kurang berkembangnya lobus olfaktorius yang berperan sebagai pusat pembau pada amphibi, berhubungan dengan cara hidupnya yang tidak terlalu banyak membutuhkan peran dari lobus olfaktorius sebagai pusat pembau. b. Otak besar (serebrum) Otak besar merupakan sumber dari semua kegiatan atau gerakan sadar atau sesuai dengan kehendak, walaupun ada juga beberapa gerakan refleks otak. Pada bagian korteks serebrum yang berwarna kelabu terdapat bagian penerima rangsang (area sensor) yang terletak di sebelah belakang area motor yang berfungsi mengatur gerakan sadar atau merespon rangsangan. Selain itu terdapat area asosiasi yang menghubungkan area motor dan sensorik. Serebrum pada amphibi terdiri atas sepasang hemispermiun serebri. Pada serebrum memungkinkan terjadinya aktivitas-aktivitas yang kompleks, misalnya pembiakan dan macam-macam gerak. c. Otak tengah (mesensefalon) Otak tengah terletak di depan otak kecil. Di depan otak tengah terdapat talamus dan kelenjar hipofisis. Thalamus amphibi terletak di bagian dorsal otak dan merupakan jembatan antara serebrum dan mesenshefalon. Sedangkan kelenjar hipofisis terletak pada

bagian ventral otak yang berfungsi mengatur kerja kelenjar-kelenjar endokrin. Oleh karenanya dikatakan sebagi Master of Glands. Pada bagian atas (dorsal) otak tengah juga terdapat lobus optikus dan sepasang nervus optikus yang saling bersilangan. Pertemuan atau persilangan antara dua nervus optikus disebut sebagai chiasma. Lobus ini merupakan pusat penglihat, karena semua nervus optikus bermuara pada lobus ini. Stimulus yang berupa cahaya dan diterima oleh mata sebagai reseptor diubah menjadi impuls dan disalurkan ke nervus optikus yang akhirnya diterjemahkan pada lobus optikus, sehingga timbul sensasi penglihatan. Lobus ini juga berfungsi mengatur refleks mata seperti penyempitan pupil mata, dan juga merupakan pusat pendengaran. Lobus optikus pada amphibi lebih berkembang daripada lobus olfaktorius. Hal ini karena amphibi, contohnya katak merupakan hewan lokturnal. Hewan-hewan lokturnal lebih banyak melakukan aktivitas pada malam hari, sehingga lobus optikus lebih dibutuhkan oleh amphibi. Selain itu, pada bagian dorsal otak tengah juga terdapat kelenjar epifisis. Kelenjar ini disebut juga Badan pineal yang berfungsi ketika terjadi pembentukan pigmen pada permukaan tubuh. Pada bagian ventral, selain terdapat kelenjar hipofisis juga terdapat kelenjar hypothalamus dan infundibulum. Pada kelenjar hypothalamus terdapat sel-sel neurosekretori (sel saraf yang menghasilkan secret). Secret dari sel ini berupa neurohormon yang berfungsi untuk mempercepat penyampaian impuls dari sinapsis yang satu ke sinapsis yang lain. Sedangkan infundibulum, merupakan tangkai dari hipofisis yang berfungsi menghubungkan hipofisis dengan hypothalamus. d. Otak kecil (serebelum) Serebelum mempunyai fungsi utama dalam koordinasi gerakan otot yang terjadi secara sadar, keseimbangan, dan posisi tubuh. Bila ada rangsangan yang merugikan atau berbahaya maka gerakan sadar yang normal tidak mungkin dilaksanakan. Serebelum pada amphibi mereduksi, karena aktifitas otot relative berkurang. e. Sumsum lanjutan (medulla oblongata) Sumsum lanjutan berfungsi menghantar impuls yang datang dari medula spinalis menuju ke otak. Sumsum lanjutan juga mempengaruhi refleks fisiologi seperti detak jantung, tekanan darah, volume dan kecepatan respirasi, gerak alat pencernaan, dan sekresi kelenjar pencernaan.Selain itu, sumsum lanjutan juga mengatur gerak refleks yang lain Sumsum tulang belakang (medulla spinalis) Medulla spinalis merupakan lanjutan dari medulla oblongata yang masuk ke dalam kanalis vertebralis. Pada amphibi, medulla spinalis mengalami pembesaran di bagian servikalis. Medulla spinalis berfungsi menghantarkan impuls sensori dari saraf perifer ke otak dan menyampaikan impuls motoris dari otak ke saraf perifer. Selain itu juga merupakan pusat dari refleks. Pada penampang melintang sumsum tulang belakang tampak bagian luar berwarna putih, sedangkan bagian dalam berbentuk kupu-kupu dan berwarna kelabu. Pada penampang melintang sumsum tulang belakang ada bagian seperti sayap yang terbagi atas sayap atas disebut tanduk dorsal dan sayap bawah disebut tanduk ventral. Impuls sensori dari reseptor dihantar masuk ke sumsum tulang belakang melalui tanduk dorsal dan impuls motor keluar dari sumsum tulang belakang melalui tanduk ventral menuju efektor. Pada tanduk dorsal terdapat badan sel saraf penghubung (asosiasi

konektor) yang akan menerima impuls dari sel saraf sensori dan akan menghantarkannya ke saraf motor. Pada bagian putih terdapat serabut saraf asosiasi. Kumpulan serabut saraf membentuk saraf (urat saraf). Urat saraf yang membawa impuls ke otak merupakan saluran asenden dan yang membawa impuls yang berupa perintah dari otak merupakan saluran desenden. Sistem saraf tepi Sistem saraf tepi terdiri dari sistem saraf sadar dan sistem saraf tak sadar (sistem saraf otonom). Sistem saraf sadar mengontrol aktivitas yang kerjanya diatur oleh otak, sedangkan saraf otonom mengontrol aktivitas yang tidak dapat diatur otak antara lain denyut jantung, gerak saluran pencernaan, dan sekresi keringat. 1. Sistem Saraf Sadar Sistem saraf sadar disusun oleh saraf otak (saraf kranial), yaitu saraf-saraf yang keluar dari otak, dan saraf sumsum tulang belakang, yaitu saraf-saraf yang keluar dari sumsum tulang belakang. Pada amphibi saraf cranial berjumlah 10 pasang 1. Tiga pasang saraf sensori, yaitu saraf nomor 1, 2, dan 8 2. lima pasang saraf motor, yaitu saraf nomor 3, 4, 6, 11, dan 12 3. empat pasang saraf gabungan sensori dan motor, yaitu saraf nomor 5, 7, 9, dan 10. Saraf otak dikhususkan untuk daerah kepala dan leher, kecuali nervus vagus yang melewati leher ke bawah sampai daerah toraks dan rongga perut. Nervus vagus membentuk bagian saraf otonom. Oleh karena daerah jangkauannya sangat luas maka nervus vagus disebut saraf pengembara dan sekaligus merupakan saraf otak yang paling penting. Saraf sumsum tulang belakang berjumlah 31 pasang saraf gabungan. Berdasarkan asalnya, saraf sumsum tulang belakang dibedakan atas 8 pasang saraf leher, 12 pasang saraf punggung, 5 pasang saraf pinggang, 5 pasang saraf pinggul, dan satu pasang saraf ekor. Beberapa urat saraf bersatu membentuk jaringan urat saraf yang disebut pleksus. Ada 3 buah pleksus yaitu sebagai berikut. a. Pleksus cervicalis merupakan gabungan urat saraf leher yang mempengaruhi bagian leher, bahu, dan diafragma. b.Pleksus brachialis mempengaruhi bagian tangan. c. Pleksus Jumbo sakralis yang mempengaruhi bagian pinggul dan kaki. 2. Saraf Otonom Sistem saraf otonom disusun oleh serabut saraf yang berasal dari otak maupun dari sumsum tulang belakang dan menuju organ yang bersangkutan. Dalam sistem ini terdapat beberapa jalur dan masing-masing jalur membentuk sinapsis yang kompleks dan juga membentuk ganglion. Urat saraf yang terdapat pada pangkal ganglion disebut urat saraf pra ganglion dan yang berada pada ujung ganglion disebut urat saraf post ganglion. Sistem saraf otonom dapat dibagi atas sistem saraf simpatik dan sistem saraf parasimpatik. Perbedaan struktur antara saraf simpatik dan parasimpatik terletak pada posisi ganglion. Saraf simpatik mempunyai ganglion yang terletak di sepanjang tulang belakang menempel pada sumsum tulang belakang sehingga mempunyai urat pra ganglion pendek, sedangkan saraf parasimpatik mempunyai urat pra ganglion yang panjang karena ganglion menempel pada organ yang dibantu.

Fungsi sistem saraf simpatik dan parasimpatik selalu berlawanan (antagonis). Sistem saraf parasimpatik terdiri dari keseluruhan “nervus vagus” bersama cabang-cabangnya ditambah dengan beberapa saraf otak lain dan saraf sumsum sambung. Tabel Fungsi Saraf Otonom Parasimpatik Simpatik mengecilkan pupil• menstimulasi aliran ludah• memperlambat denyut jantung• membesarkan bronkus• menstimulasi sekresi kelenjar pencernaan• mengerutkan kantung kemih• memperbesar pupil• menghambat aliran ludah• mempercepat denyut jantung• mengecilkan bronkus• menghambat sekresi kelenjar pencernaan• menghambat kontraksi kandung kemih• Mekanisme Penghantar Impuls Impuls dapat dihantarkan melalui beberapa cara, di antaranya melalui sel saraf dan sinapsis. Berikut ini akan dibahas secara rinci kedua cara tersebut. 1. Penghantaran Impuls Melalui Sel Saraf Penghantaran impuls baik yang berupa rangsangan ataupun tanggapan melalui serabut saraf (akson) dapat terjadi karena adanya perbedaan potensial listrik antara bagian luar dan bagian dalam sel. Pada waktu sel saraf beristirahat, kutub positif terdapat di bagian luar dan kutub negatif terdapat di bagian dalam sel saraf. Diperkirakan bahwa rangsangan (stimulus) pada indra menyebabkan terjadinya pembalikan perbedaan potensial listrik sesaat. Perubahan potensial ini (depolarisasi) terjadi berurutan sepanjang serabut saraf. Kecepatan perjalanan gelombang perbedaan potensial bervariasi antara 1 sampai dengart 120 m per detik, tergantung pada diameter akson dan ada atau tidaknya selubung mielin. Bila impuls telah lewat maka untuk sementara serabut saraf tidak dapat dilalui oleh impuls, karena terjadi perubahan potensial kembali seperti semula (potensial istirahat). Untuk dapat berfungsi kembali diperlukan waktu 1/500 sampai 1/1000 detik. Energi yang digunakan berasal dari hasil pemapasan sel yang dilakukan oleh mitokondria dalam sel saraf. Stimulasi yang kurang kuat atau di bawah ambang (threshold) tidak akan menghasilkan impuls yang dapat merubah potensial listrik. Tetapi bila kekuatannya di atas ambang maka impuls akan dihantarkan sampai ke ujung akson. Stimulasi yang kuat dapat menimbulkan jumlah impuls yang lebih besar pada periode waktu tertentu daripada impuls yang lemah. 2. Penghantaran Impuls Melalui Sinapsis Titik temu antara terminal akson salah satu neuron dengan neuron lain dinamakan sinapsis. Setiap terminal akson membengkak membentuk tonjolan sinapsis. Di dalam sitoplasma tonjolan sinapsis terdapat struktur kumpulan membran kecil berisi neurotransmitter; yang disebut vesikula sinapsis. Neuron yang berakhir pada tonjolan sinapsis disebut neuron pra-sinapsis. Membran ujung dendrit dari sel berikutnya yang membentuk sinapsis disebut post-sinapsis. Bila impuls sampai pada ujung neuron, maka

vesikula bergerak dan melebur dengan membran pra-sinapsis. Kemudian vesikula akan melepaskan neurotransmitter berupa asetilkolin. Neurontransmitter adalah suatu zat kimia yang dapat menyeberangkan impuls dari neuron pra-sinapsis ke post-sinapsis. Neurontransmitter ada bermacam-macam misalnya asetilkolin yang terdapat di seluruh tubuh, noradrenalin terdapat di sistem saraf simpatik, dan dopamin serta serotonin yang terdapat di otak. Asetilkolin kemudian berdifusi melewati celah sinapsis dan menempel pada reseptor yang terdapat pada membran post-sinapsis. Penempelan asetilkolin pada reseptor menimbulkan impuls pada sel saraf berikutnya. Bila asetilkolin sudah melaksanakan tugasnya maka akan diuraikan oleh enzim asetilkolinesterase yang dihasilkan oleh membran post-sinapsis. Bagaimanakah penghantaran impuls dari saraf motor ke otot? Antara saraf motor dan otot terdapat sinapsis berbentuk cawan dengan membran pra-sinapsis dan membran postsinapsis yang terbentuk dari sarkolema yang mengelilingi sel otot. Prinsip kerjanya sama dengan sinapsis saraf-saraf lainnya. Gerak merupakan pola koordinasi yang sangat sederhana untuk menjelaskan penghantaran impuls oleh saraf. Gerak pada umumnya terjadi secara sadar, namun, ada pula gerak yang terjadi tanpa disadari yaitu gerak refleks. Impuls pada gerakan sadar melalui jalan panjang, yaitu dari reseptor, ke saraf sensori, dibawa ke otak untuk selanjutnya diolah oleh otak, kemudian hasil olahan oleh otak, berupa tanggapan, dibawa oleh saraf motor sebagai perintah yang harus dilaksanakan oleh efektor. Gerak refleks berjalan sangat cepat dan tanggapan terjadi secara otomatis terhadap rangsangan, tanpa memerlukan kontrol dari otak. Jadi dapat dikatakan gerakan terjadi tanpa dipengaruhi kehendak atau tanpa disadari terlebih dahulu. Contoh gerak refleks misalnya berkedip, bersin, atau batuk. Pada gerak refleks, impuls melalui jalan pendek atau jalan pintas, yaitu dimulai dari reseptor penerima rangsang, kemudian diteruskan oleh saraf sensori ke pusat saraf, diterima oleh set saraf penghubung (asosiasi) tanpa diolah di dalam otak langsung dikirim tanggapan ke saraf motor untuk disampaikan ke efektor, yaitu otot atau kelenjar. Jalan pintas ini disebut lengkung refleks. Gerak refleks dapat dibedakan atas refleks otak bila saraf penghubung (asosiasi) berada di dalam otak, misalnya, gerak mengedip atau mempersempit pupil bila ada sinar dan refleks sumsum tulang belakang bila set saraf penghubung berada di dalam sumsum tulang belakang misalnya refleks pada lutut.
SARAF

Kegiatan Belajar 1 Organisasi dan Struktur Sistem Saraf Sistem saraf berperan dalam koordinasi dan pengaturan seluruh organ-organ tubuh. Sesuai dengan fungsinya sistem saraf dibangun oleh sel -sel dengan struktur dan sifatsifat khusus. Perambatan impuls saraf dari satu sel saraf ke sel saraf yang lain dilangsungkan dengan perantaraan adanya neurotransmiter melalui celah sinaptik yang menghubungkan antara satu sel saraf dengan sel saraf lainnya. Hubungan ini disebut sinapsis, yang mempunyai ciri-ciri tertentu yang sangat khusus. Terdapat bermacammacam neurotransmiter tergantung dari tempat dan fungsinya. Untuk dapat menanggapi

kondisi lingkungan dan menerima rangsang dari luar (eksterna) dan dari dalam (internal) pada sistem saraf dilengkapi dengan adanya reseptor. Kegiatan Belajar 2 Fisiologi Sistem Saraf Fungsi sistem saraf tergantung dari sifat dasar sistem saraf, sifat impuls serta aksi perangsangan. Sifat dasar yang sangat berperan adalah iritabilitas dan konduktivitas. Kedua sifat ini berperan dalam kepekaan reseptor dan kemampuan merambatkan impuls sepanjang serabut saraf. Aksi perangsangan akan mengubah kondisi polarisasi membran ke kondisi depolarisasi, yang akan menghasilkan potensial aksi atau impuls saraf. Meskipun ada bermacam-macam rangsang, neuron, dan indera atau reseptor, namun semua impuls yang merambat sepanjang saraf baik sensorik maupun motorik adalah sama. Untuk dapat memahami fungsi sistem saraf perlu mengetahui ciri-ciri impuls yang antara lain tunduk pada hukum "semua atau tidak" (All or None Law), perambatan impuls hanya kesatu arah, terdapatnya faktor-faktor yang mempengaruhi kelelahan saraf maupun kecepatan perambatan impuls saraf. Adanya perangsangan terhadap reseptor dan perambatan impuls sampai pada saraf pusat, maka impuls ini akan diolah dan diterjemahkan menjadi kesan atau sensasi atau perasaan yang ada pada diri kita. Kegiatan Belajar 3 Refleks, Otak, dan Saraf Tepi Refleks sebagai satuan fungsional memerlukan syarat adanya: reseptor, neuron sensorik, saraf pusat, neuron motorik, dan efektor. Ini berarti bila salah satu syarat tersebut tidak terpenuhi, maka tidak akan terjadi refleks. Antara satu jenis refleks dan jenis refleks lain mempunyai pusat yang berlainan pusat itu terdapat di dalam otak ataupun di dalam sumsum tulang belakang. Otak bukan hanya ditempati oleh pusat-pusat refleks, namun lebih dari itu yaitu mempunyai fungsi sebagai tempat pengaturan, kesadaran, sensasi, pergerakkan volunter, emosi, maupun proses mental. Sebagai organ tubuh yang sangat vital otak juga dilindungi oleh meninges yang terdiri atas: pia mater, arakhnoid, dan dura mater. Otak dengan organ tubuh dihubungkan oleh adanya saraf-saraf tepi yang terdiri atas: saraf somatik atau saraf sadar, karena semua aktivitasnya dapat kita sadari, dan saraf otonom atau saraf tak sadar, karena segala aktivitasnya tidak kita sadari. Saraf otonom dibedakan antara saraf simpatik dengan neuron-neuron yang keluar dari sumsum tulang belakang, dan saraf parasimpatik, yang berakar pada neuron kranial yang keluar dari otak. Synapse - Sinapsis Friday, March 06, 2009 7:16 PM Pikiran bukanlah otak tapi, pikiran membutuhkan alat untuk merealisasikan kerjanya pada tubuh manusia, yakni otak dengan alat penghantarannya 'Impuls pada Sinapsis'untuk lebih tahu synaps tersebut pada otak, penting juga kita mengetahui tentang synaps atau sinapsis

Titik temu antara terminal akson salah satu neuron dengan neuron lain dinamakan sinapsis. Setiap terminal akson membengkak membentuk tonjolan sinapsis. Di dalam sitoplasma tonjolan sinapsis terdapat struktur kumpulan membran kecil berisi neurotransmitter; yang disebut vesikula sinapsis. Neuron yang berakhir pada tonjolan sinapsis disebut neuron pre-sinapsis. Membran ujung dendrit dari neuron berikutnya yang membentuk sinapsis disebut neuron post-sinapsis. Bila impuls sampai pada ujung neuron pre-sinapsis, maka vesikula sinapsis bergerak dan melebur dengan membran neuron pre-sinapsis. Kemudian vesikula sinapsis akan melepaskan neurotransmitter. Neurontransmitter adalah suatu zat kimia yang dapat menyeberangkan impuls dari neuron pre-sinapsis menuju neuron post-sinapsis. Neurontransmitter ada bermacam-macam, misalnya asetilkolin yang terdapat di seluruh tubuh, noradrenalin terdapat di sistem saraf simpatik, dan dopamin serta serotonin yang terdapat di otak. Neurotransmitter yang dilekuarkan oleh vesikula sinapsis kemudian berdifusi melewati celah sinapsis dan menempel pada situs reseptor yang terdapat pada membran neuron post-sinapsis. Menempelnya neurotransmitter pada situs reseptor mengikuti hukum kunci dan gembok . Artinya, tidak semua neurotransmitter dapat menempel pada situs reseptor, hanya neurotransmitter tertentu sajalah yang dapat menempel pada situs reseptor (sebagaimana pasangan antara anak kunci dan gembok, hanya anak kunci pasangannya sajalah yang dapat membuka gembok) Menempelnya neurotransmitter pada situs reseptor menyebabkan perubahan pada membran neuron post-sinapsis sehingga terjadilah potensial aksi dan menimbulkan impuls pada neuron post-sinapsis. Setelah impuls berpindah menuju neuron post-sinapsis, maka neurotransmitter yang menempel pada situs reseptor akan dilontarkan kembali ke celah sinapsis oleh enzim deaktivasi yang dihasilkan oleh membran neuron post-sinaptik. Neurotransmitter yang telah dilontarkan ini bisa dalam bentuk utuh atau dalam keadaan terurai. Neurotransmitter yang kembali berada di celah sinapsis ini akan diserap oleh vesikula sinapsis untuk disimpan dan akan digunakan kembali dalam proses penghantaran impuls berikutnya. Jenis-jenis sinapsis Struktur sinapsis adalah tempat bertemunya akson dari neuron pre-sinapsis dengan suatu bagian dari neuron post-sinapsis. Akson pre-sinapsis bisa berhubungan dengan bagian manapun dari neuron post-sinapsis. Karenanya, sinapsis bisa dibedakan atas: a. Dendritik sinapsis ( dendritic synapse ) Sinapsis jenis ini terbentuk akibat bertemunya akson dari neuron pre-sinapsis dengan dendrit dari neuron post-sinapsis. b. Somatik sinapsis ( somatic synapse ) Sinapsis jenis terbentuk akibat bertemunya akson dari neuron pre-sinapsis dengan badan sel dari neuron post-sinapsis.

c. Akson sinapsis ( axonal synapse ) Sinapsis jenis ini terbentuk akibat bertemunya akson dari neuron pre-sinapsis dengan akson dari neuron post-sinapsis. Media files video-play.mp4 (Winamp media file, 0 bytes) Neuron - Sel Saraf Tuesday, December 09, 2008 2:55 PM Selain Synaps pada otak, tak kalah pentingnya kita juga perlu mengetahui Neuron - sela saraf otak dan perannya pada daya pikiran manusia.

Klasifikasi Neuron Terlepas dari bagian-bagian pada sel saraf, sesungguhnya sel saraf dapat diklasifikasikan sesuai dengan bentuk cabangnya. Berdasarkan bentuk percabangannya, neuron dapat dibedakan atas neuron unipolar, neuron bipolar, dan neuron multipolar. 1. Neuron unipolar Neuron unipolar hanya mempunyai satu cabang pada badan sel sarafnya, selanjutnya cabang akan terbelah dua sehingga bentuk dari neuron unipolar akan menyerupai huruf “T”. Satu belahan cabang berperan sebagai dendrit, sementara yang lain sebagai akson. Neuron unipolar ini umumnya mempunyai fungsi sebagaimana sensory neuron yaitu sebagai pembawa sinyal dari bagian tubuh (sistem saraf perifer) menuju ke sistem saraf pusat. 2. Neuron bipolar Neuron bipolar, sesuai dengan namanya, mempunyai dua cabang pada badan sel sarafnya di sisi yang saling berlawanan. Cabang yang satu berperan sebagai dendrit, sementara yang lain berperan sebagai akson. Karena percabangannya yang demikian ini, maka badan sel saraf neuron bipolar mempunyai bentuk yang agak lonjong/elips. Neuron bipolar umumnya mempunyai fungsi sebagaimana interneuron, yaitu menghubungkan berbagai neuron di dalam otak dan spinal cord. 3. Neuron multipolar Neuron multipolar adalah jenis sel saraf yang paling umum dan paling banyak ditemui. Sel saraf ini mempunyai dendrit lebih dari satu, namun hanya memiliki sebuah akson. Karena jumlah dendrit pada setiap neuron multipolar bisa bervariasi banyaknya, maka bentuk badan sel saraf multipolar ini seringkali dikatakan berbentuk multigonal. Neuron multipolar umumnya mempunyai fungsi sebagaimana motoneuron, yaitu membawa sinyal/isyarat dari sistem saraf pusat menuju ke bagian lain dari tubuh, seperti otot, kulit, ataupun kelenjar. Sementara itu, berdasarkan fungsinya, neuron atau sel saraf dapat dibedakan atas: 1. Sel Saraf Sensorik (sensory neuron)

Sel saraf sensorik berfungsi menghantarkan rangsangan dari reseptor (penerima rangsangan) ke sumsum tulang belakang. 2. Sel saraf motorik (motor neuron) Sel saraf motorik berfungsi menghantarkan impuls motorik dari susunan saraf pusat ke efektor. 3. Sel saraf penghubung (interneuron) Sel saraf penghubung merupakan penghubung sel saraf yang satu dengan sel saraf yang lain. Anatomi Neuron Sebuah neuron (sel saraf) biasanya terdiri dari tiga bagian utama, yaitu badan sel, dendrit, dan akson. Badan sel adalah bagian yang di dalamnya ditemukan nukleus dan organel-organel yang lain. Sementara itu, dendrit adalah sejumlah besar tonjolan dari badan sel, biasanya berbentuk menyerupai akar pohon atau antena untuk meningkatkan luas permukaan yang memungkinkan penerimaan sinyal dari sel saraf lain. Dendrit membawa sinyal ke arah badan sel. Pada sebagian besar neuron, membran plasma badan sel dan dendrit mengandung reseptor-reseptor protein untuk mengikat zat perantara kimiawi (neurotransmitter) dari neuron lain. Akson atau serat saraf adalah tonjolan tunggal, memanjang, berbentuk pipa yang menghantarkan potensial aksi menjauhi badan sel dan berakhir di sel saraf lain. Akson sering mengandung cabang-cabang sisi atau kolateral sepanjang seratnya. Bagian dari badan sel yang merupakan tempat keluarnya akson dikenal sebagai bukit akson ( axon hillock ). Bagian ini adalah tempat potensial aksi bermula di sebuah neuron. Akson panjangnya bervariasi, mulai dari kurang dari 1 mm pada neuron-neuron yang hanya berhubungan dengan sel-sel tetangganya, sampai lebih dari 1 m pada neuron-neuron yang berhubungan dengan bagian-bagian sistem saraf yang jauh atau dengan organ perifer. Pada bagian ujung dari akson biasanya akan didapati percabangan yang cukup banyak (juga menyerupai akar pohon) yang disebut sebagai telodendrion. Di setiap ujung percabangan atau telodendrion ini akan ditemukan bulatan-bulatan kecil yang disebut button terminal atau terminal akson. Terminal-terminal ini mengeluarkan zat perantara kimiawi yang secara simultan mempengaruhi banyak sel lain yang berhubungan erat dengan terminal tersebut. Bagaimana Memory Bertahan di Otak Dua ribu empat ratus tahun yang lalu, ketika ilmu pengetahuan belum seluas sekarang, Hippocrates –seorang filsuf Yunani yang terkenal itu- sudah memastikan bahwa pusat daya pikir manusia ada dalam rongga tempurung kepalanya.

Kalau batok kepala itu kita belah, terbentanglah di hadapan kita segumpal zat berwarna kuning-keabuan. Itulah otak. Volumenya kurang lebih 1,7 liter dan terdiri dari 100 milyar sampai satu trilyun sel-sel syaraf yang terbelit dalam acuan sel pembungkus. Dalam usaha menguak misteri otak manusia, para ahli biasa melakukan eksperimen-eksperimen terhadap otak binatang, kera, cacing, dan tikus misalnya. Dengan membenamkan mikroskop listrik ke dalam otak, sel-sel syaraf satu demi satu “dibongkar” dan diamati tingkah lakunya. Untuk memperoleh “peta” daya pikir manusia, sejumlah senyawa radioaktif yang tidak begitu membahayakan disuntikkan ke dalamnya. Lewat pertolongan alat-alat mutakhir, dapat diketahui sel-sel mana yang berekasi setelah mendapat rangsangan tertentu, dan mana yang tidak. Hasil penelitian itu pun “direkam” pada recorder-recorder yang sudah disiapkan sebelumnya. Dari peta daya pikir itu dapat ditunjukkan, ada bagian-bagian tertentu yang mempunyai tugas khusus. Kemampuan bicara dan mereka-reka bentuk misalnya, terletak dalam korteks serebral, sedangkan daya ingat terletak pada struktur limbis . Tapi belakangan disadari aktivitas apapun yang terjadi di salah satu bagian sebetulnya juga melibatkan bagian lainnya. Memang, akhirnya memori tersimpan dalam korteks , namun itu terjadi setelah sebelumnya melalui bagian-bagian lain. Sebagai markas besar seluruh sistem syaraf, tugas otak yang paling utama adalah menerjemahkan “pesanpesan” yang dibawa padanya. Pesan tersebut kemudian diubah menjadi impuls-impuls elektrokimiawi, untuk disimpan sebagai memori. Bila satu ketika diperlukan ia dapat dikeluarkan kembali, juga dalam bentuk impuls elektrokimiawi, tanpa memorinya harus dihapus dari sana. Memori Manusia Ada tiga bagian yang terdapat dalam otak manusia, yaitu cerebrum (bagian atas otak), cerebellum (benda kecil yang mengatur pusat susunan syaraf utama dan gerak tubuh kita), dan batang otak . Suatu benda warna abu-abu yang menutupi otak disebut cerebral cortex yang berisi neuron-neuron atau sel otak. Otak manusia memiliki sekitar 100 milyar neuron. Setiap neuron membentuk jembatan yang mengakibatkan otak kita menjadi suatu jaringan yang amat rumit. Menurut para ahli anatomi syaraf dan ahli susunan kimia syaraf, neuron inilah yang berfungsi melakasanakan pekerjaan utama otak, “merambatkan” getaran dari syaraf pancaindera yang tersebar di sekujur tubuh. Bagian itulah yang membuat manusia mampu mengingat dan menganalisa sesuatu. William Shoemaker dari Salk Institute di La Jolla, California, mengibaratkan neuron dengan sebuah komputer kecil. Setiap neuron yang menerima sinyal-sinyal elektrik akan menjadi neurotransmitter (pemancar syaraf) ke arah neuron berikutnya, hingga berlangsung arus listrik yang menyalurkan “pesanpesan” dalam otak. Kalau kita melihat sesuatu, maka akan terjadi perubahan fisik pada otak kita. Bentuk apapun yang terlihat, direkam oleh retina mata sekitar satu detik, lalu rangsangan itu

masuk ke dalam otak dan kemudian neuron-neuron mulai bekerja. Hal yang sama juga terjadi bila telinga kita mendengar suara-suara. Suara itu akan menggema selama empat detik dalam rongga telinga, kemudian diteruskan ke dalam otak, dimana neuron pun siap bekerja.

Media files video-play.mp4 (Winamp media file, 0 bytes) video-play.mp4 (Winamp media file, 0 bytes) video-play.mp4 (Winamp media file, 0 bytes) video-play.mp4 (Winamp media file, 0 bytes) Brain Wave - Gelombang Otak Tuesday, December 09, 2008 3:08 PM Gelombang otak dan bagiannya juga sangat penting dalam Hypnotherapi. Nah... untuk itu mari kita kenal lebih lanjut agar hasil terapi menjadi lebih baik dan bagus. Alangkah baiknya lagi bila para Terapis dan Medis bisa bekerja sama yang baik. Berikut tentang gelombang otak......

Otak Dalam anatomi hewan, Otak atau encephalon, adalah sentral supervisori dari sistem syaraf. Walaupun otak kadang disebut sebagai pusat supervisori dari sistem syaraf sentral vertebrata, istilah yang sama juga dapat digunakan untuk sistem syaraf sentral pada invertebrata. Pada kebanyakan hewan, otak terletak pada kepala. Otak mengatur dan mengkordinir sebagian besar, gerakan, perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh. Otak juga bertanggung jawab atas fungsi seperti pengenalan, emosi. ingatan, pembelajaran motorik dan segala bentuk pembelajaran lainnya. Otak terbentuk dari dua jenis sel: glia dan neuron. Glia berfungsi untuk menunjang dan melindungi neuron, sedangkan neuron membawa informasi dalam bentuk pulsa listrik yang di kenal sebagai potensial aksi. Mereka berkomunikasi dengan neuron yang lain dan keseluruh tubuh dengan mengirimkan berbagai macam bahan kimia yang disebut neurotransmitter . Neurotransmitter ini dikirimkan pada celah yang di kenal sebagi sinapsis. Avertebrata seperti serangga mungkin mempunyai jutaan neuron pada otaknya, vetebrata besar bisa mempunyai hingga seratus milliar neuron.

Otak manusia [1] adalah struktur pusat pengaturan yang memiliki volume sekitar 1.350cc dan terdiri atas 100 juta sel saraf atau neuron. Otak manusia bertanggung jawab terhadap pengaturan seluruh badan dan pemikiran manusia. Oleh karena itu terdapat kaitan erat antara otak dan pemikiran. Otak dan sel saraf didalamnya dipercayai dapat mempengaruhi kognisi manusia. Pengetahuan mengenai otak mempengaruhi perkembangan psikologi kognitif. Bagian-bagian otak manusia Otak depan 1. Diensefalon * Talamus * Epitalamus * Hipotalamus * Subtalamus 2. Telensefalon (Hemisfer serebrum) * Korteks serebrum * Bulbus olfaktori * Amigdala * Septal region * Forniks * Basal ganglia Otak tengah 1. Tektum 2. Cerebral Otak belakang 1. Medula oblongata * Vestibular nuclei * Cochlear nuclei * Medullary RF * Raphe nuclei * Solitary nucleus * Olivary complex 2. Metensefalon * Pons * Serebelum/otak kecil Perkembangan otak manusia Tahapan perkembangan otak manusia mirip dengan vertebrata lainnya. Dimulai sesaat setelah konsepsi terjadi blastosis yaitu pembagian sel yang sangat cepat. Dalam hitungan

hari blastosis terbagi menjadi tiga struktur lapisan yang disebut sebagai keping embrionik (the embryonic disk). Setiap lapisan kemudian akan berubah menjadi sistem organik utama yaitu : 1. Lapisan endoderm Disebut juga sebagai lapisan dalam. Lapisan ini akan berubah menjadi serangkaian organ dalam seperti organ pencernaan, pernafasan dan lain-lain. 2. Lapisan mesoderm Disebut juga sebagai lapisan tengah. Lapisan ini akan berubah menjadi struktur kerangka dan otot. 3. Lapisan ectoderm Disebut juga sebagai lapisan luar. Lapisan ini berubah menjadi permukaan kulit, rambut, sistem saraf, termasuk organ persepsi atau indera. Setelah ini berkembanglah sistem saraf pada otak dengan cara neurulation yaitu saat ectoderm melipat tubuhnya untuk membentuk tabung saraf (neural tube). Tabung saraf kemudian berdiferensiasi kembali menjadi subdivisi otak depan, otak tengah dan sumsum tulang belakang (korda spinal) Postnatal Terdapat perubahan ukuran dan kerumitan dari kebanyakan pohon-dendrit sel saraf. Perkembangan struktur otak setelah kelahiran (postnatal) dapat dibagi menjadi dua proses yaitu 1. Protomap dimana perbedaan area kortikal terjadi pada awal pembentukan korteks dan disebabkan oleh faktor intrinsik, dimana aktivitas neuron tidak diperlukan. 2. Protocortex dimana perbedaan area korteks terjadi kemudian pada perkemangan korteks dan tergantung pada faktor ekstrinsik seperti input atau masukan dari bagian lain otak maupun sistem penginderaan, oleh karenanya aktivitas neuron diperlukan. Pada orang dewasa pembagian area korteks dipengaruhi oleh informasi dari talamus dan interaksi dengan area lain di otak melalui hubungan inter-regional[ Sinapsis adalah titik temu antara terminal akson salah satu neuron dengan neuron lain. Sinapsis dibentuk oleh terminal akson yang membengkak. Di dalam sitoplasma sinapsis, terdapat vesikula sinapsis. Ketika impuls mencapai ujung neuron, vesikula akan bergerak, lalu melebur dengan membran pra-sinapsis dan melepaskan asetilkolin. Asetilkolin berdifusi melalui celah sinapsis, lalu menempel pada reseptor di membran post-sinapsis. Penempelan asetilkolin pada reseptor menimbulkan impuls pada sel saraf berikutnya. Enzim asetilkolinesterase menguraikan asetilkolin yang tugasnya sudah selesai Pada setiap bagian otak, terdapat jutaan neuron yang saling terhubung lewat sinapsis. Anak-anak memiliki sekitar 1016 sinapsis (10 quadrillion). Jumlah ini berkurang seiring

bertambahnya usia. Orang dewasa memiliki 1015 sampai 5 × 1015 (1-5 quadrillion) sinapsis. Koneksi antersel atau neuron akan terjadi bila kita menggunakan dan melatih otak kita. Semakin sering kita melakukannya dalam bidang - bidang yang positif ataupun negatif maka semakin banyak terjadi koneksi atau hubungan antarsel tersebut dan hal ini juga didukung akan makna atau arti penting dari apa yang kita pelajari baik secara sengaja maupun tidak sengaja. Alam Bawah Sadar Tuesday, December 09, 2008 3:47 PM Apakah sebenarnya alam bawah sadar itu ? Ada begitu banyak defenisi yang diberikan dari hal alam bawah sadar ini, ada yang mengatakan suatu kesadaran lainnya dari fikiran sadar manusia, ada yang mengatakan sebagai perpustakaan yang jauh di dalam diri manusia, ada yang mengatakan sebagai tempat memory manusia menyimpan semua data atau pengetahuannya, tergantung dari latar belakang orang yang memberikan definisi tentang alam bawah sadar ini. Sebagian orang mengatakan alam bawah sadar itu adalah lubuk hati manusia, namun hal ini tidak dibenarkan oleh ilmu psikologi untuk menggunakan istilah lubuk hati manusia. Hal ini sudah menjadi sangat kontroversial dan memang sudah dari dahulunya juga kontroversial, karena alam bawah sadar ini bukanlah benda yang dapat dilihat dan disentuh namun sangat dapat dirasakan dan dimanfaatkan untuk ketenangan dan kemajuan manusia itu sendiri. Istilah alam bawah sadar hanyalah sebuah istilah yang digunakan untuk lebih memudahkan kita dalam memahami, mempelajari dan memanfaatkannya untuk kebaikan kita sebagai manusia. Ada aturan dan karakteristik mengenai alam bawah sadar ini, anda bisa mengetahuinya dari hasil pembelajaran dan penelitian Milton H Erickson. Saya disini hanya akan menuliskan beberapa metode yang dapat mengakses alam bawah sadar kita, metode yang digunakan untuk mencoba untuk langsung mempengaruhi lubuk hati / pikiran bawah sadar, terutama sebagai berikut : 1. Affirmations 2. Autosuggestion 3. Binaural beats 4. Hypnosis 5. Pesan bawah sadar Potensi dan Kesadaran serta Kesehatan Tradisional Tuesday, December 09, 2008 4:05 PM

Sebenarnya tidak ada rumus sukses atau kunci untuk menjadi sukses. Rumus dan kunci sukses itu sudah ada pada diri manusia tersebut, TUHAN YANG MAHA KUASA, sudah membekali kita sebagai manusia untuk hidup di bumi ini sebagai khalifah. Tugas kita hanya mencari cara dan bekerja dengan sebaik mungkin serta untuk kebaikan juga menerapkannya dengan melatih diri setahap demi setahap.Itulah Gunanya belajar, sekolah dan pelatihan. HUMAN RECOVERY RE-STABILIZER AWARENESS HEALER “HRRAH” Pelatihan Potensi dan Kesadaran serta Kesehatan Tradisional Anda memiliki potensi untuk berkarya, kami bersedia membantu anda HRRAH TM Pelatihan Potensi dan Kesadaran serta Kesehatan Tradisional 2008 POWER PELATIHAN POTENSI DAN KESADARAN SERTA KESEHATAN Power pelatihan potensi dan kesadaran serta kesehatan adalah sebuah pelatihan pengembangan diri berbasis “Kesehatan, Kedewasaan dan Kesadaran”. Dalam pelaksanaannya, pelatihan ini menggunakan “Healer dan Hipnoterapi” sebagai modelling template atau modelling penyesuaian lainnya. Dengan pilihan modelling template demikian, maka setiap partisipan baik orang pribadi atau dunia pendidikan, perusahaan, institusi, dan organisasi, akan mendapatkan tiga keuntungan sekaligus dalam konteks “external and internal transformational skill” yaitu menjadi: Sumber daya manusia yang lebih percaya diri dalam aktivitas sosial dan personal. Pribadi manusia yang lebih percaya diri seutuhnya di dalam hidup, baik dalam kehidupan pribadi, karir, atau profesi, maupun dalam kehidupan dunia pendidikan, bisnis, perusahaan, institusi, atau organisasi Personal, dunia pendidikan, perusahaan, institusi, atau organisasi, yang memiliki sumber daya manusia yang lebih mampu bekerjasama, mengendalikan konflik, mengantisipasi peluang dan tantangan, mengatasi masalah serta hambatan, meniti perubahan, perkembangan, atau kemajuan, dan meningkatkan hasil. Sebagian besar proses dan jalan hidup setiap orang dewasa yang profesional, menuntut kemampuan perubahan sebagai orang dewasa. Sebagian besar, juga menuntut kemampuan bersikap secara formal. Dalam prakteknya, tetap dibutuhkan unsur tambahan berupa memperaktekkan seharihari, personal atau kolektif. Akan tetapi, perubahan tetap menuntut porsi terbesar dalam bersikap. Perubahan yang mencerminkan keseriusan dan determinasi. Perubahan yang

mencerminkan pentingnya menghasilkan tujuan. Perubahan itu, adalah sikap atau konsep diri. Bersikap kepada orang banyak. Sikap yang tidak diperoleh sejak lahir. Bersikap yang selama ini hanya diperoleh secara sambil lalu. Sikap yang dikuasai oleh sebagian besar dari kita, dengan cara-cara yang tidak pernah disengaja, tidak pernah terstruktur atau tidak tersistem. Itulah sebab utama, mengapa banyak sekali orang mengalami rasa gugup dan takut saat harus bersikap di depan orang banyak. Saat harus melakukan perubahan. Rasa gugup dan takut yang muncul karena tidak terbiasa dan tidak pernah secara sengaja memahami dan mempelajari fenomena sikap atau konsep diri dalam perubahan. Padahal : Hampir setiap orang akan tampil sebagai pemimpin di berbagai fase dalam hidupnya. Di dalam rumah tangga, di rapat RT, di dalam politik, di kantor sebagai pemimpin, di sekolah, di organisasi sebagai aktivis dan pengelola, sebagai pebisnis, sebagai penjual, sebagai profesional, sebagai pejabat atau birokrat, dan seterusnya. Manfaat dan Keuntungan Pelatihan Potensi dan Kesadaran serta Kesehatan : Pribadi yang mengerti dan menerapkan potensi dan kesadaran serta kesehatannya akan lebih percaya diri dalam melakukan perubahan, akan lebih percaya diri di dalam segala aspek kehidupannya. Pribadi itu akan lebih percaya diri dalam belajar dan bekerja, dalam berinteraksi dengan orang lain, dalam memimpin, menjual dan berpresentasi, dalam menentukan pilihan keyakinan, sikap, keputusan, dan tindakan, dalam mengeksplorasi peluang, dalam memanfaatkan kesempatan, dalam mengatasi masalah dan hambatan. Pribadi yang demikian akan lebih percaya diri dalam menggapai cita-cita, dalam meraih impian, dalam memenuhi target dan mencapai sasaran, dalam apapun yang diinginkan, dalam apapun yang dikerjakan. Pribadi itu akan lebih percaya diri dalam mencapai kesuksesan. Fakta-fakta: * Jika seseorang lebih percaya diri dalam sikap, potensi, perubahan kesadaran dan kesehatan, maka ia lebih percaya diri dalam mencapai kesuksesan. * Jika anggota suatu tim mengerti dan menerapkan sikap, potensi, kesadaran dan kesehatannya dalam perubahan yang lebih berkembang, maka tim tersebut memiliki peluang lebih besar untuk menghasilkan kesuksesan. * Jika sumber daya manusia di dalam dunia pendidikan, perusahaan, institusi, atau organisasi lebih menyadari sikap dan konsep diri idealnya dalam perubahan berkembang, maka dunia pendidikan, perusahaan, institusi, atau organisasi tersebut makin menghasilkan kesuksesan. Power pelatihan potensi dan kesadaran serta kesehatan akan membuat sumber daya manusia di dalam dunia pendidikan, perusahaan, institusi, atau organisasi Bapak/Ibu:

* Memahami dan mengerti mengapa rasa gugup dan takut perubahan bisa muncul dan mengapa ia menjadi penghambat kesuksesan, karir dan bisnis; * Memahami dan mengerti berbagai gejala ketakutan dan kegugupan perubahan secara utuh mencakup perasaan, gejala fisik dan fisiologis, emosi dan pikiran, persepsi, dan pengaruh hipnotik atau persuasif bahasa lisan yang melatarbelakanginya; * Mampu menangani berbagai perasaan, pemikiran dan kepercayaan yang menjadi hambatan dalam proses perubahan dan perkembangan atau tujuan; * Memperbaiki berbagai hal yang bisa mendukung optimalisasi percaya diri dan kekuatan persuasi dalam berbicara; * Mampu melatih dan mempercepat proses pembelajaran untuk menumbuhkan dan meningkatkan kepercayaan diri ke tingkat yang optimal, untuk kesuksesan juara perubahan ; * Memahami bagaimana harus merespon berbagai hal yang dikomunikasikan oleh pihak lain; * Berpikir rasional dan tampil total dalam berinteraksi, dengan memahami keterkaitan antara kemampuan potensi, dengan efisiensi dan efektifitas pencapaian cita-cita dan profesi pribadi, dan keterkaitannya dengan efiensi dan efektifitas pencapaian sasaran dunia pendidikan, perusahaan, institusi, dan organisasi; * Mampu menghandle, me-manage, dan mengatasi berbagai pemikiran negatif, salah persepsi, salah penyikapan terhadap self esteem, seperti takut salah menjawab, takut ditanya, takut ada yang lebih baik, lebih bagus, lebih pintar, atau lebih hebat dari diri sendiri; * Mampu membangun berbagai keyakinan, sikap, perilaku, keputusan, dan tindakan di dalam hidup yang mengarah pada kesuksesan pribadi, dunia pendidikan, perusahaan, institusi, atau organisasi; * Mampu membangun karakter sukses seperti “I can do and I’m The Best Attitude”, karena terbukti bahwa fenomena sikap dan konsep diri ideal adalah cerminan nyata dari fenomena kehidupan secara keseluruhan. Metode Belajar : Kelas-kelas pelatihan diselenggarakan dengan mengakomodir seperti: 1. Lecturing; 2. Role-playing;

3. Games atau Permainan; 4. Diskusi; 5. Interaksi Antar Personal. Cara dan Proses Tuesday, December 09, 2008 4:02 PM Three elements for transformational and successful Tiga kunci dasar untuk perubahan dan kesuksesan Pada dasarnya segala sesuatu selalu mengalami perubahan dan terus berlanjut sesuai dengan fungsi dan perannya dan ini adalah sesuatu yang indah dan seimbang dalam proses hidup dalam kehidupan. Seluruh makhluk terikat dengan hukum ini baik yang bergerak dan tidak sama sekali. Suka atau tidak suka kita ada di dalam aturan main yang sungguh hebat ini dan ini merupakan milik Sang Maha Pencipta. Aturan ini sangat adil dan setiap makhluk mengalami pengalaman aturan tersebut sesuai dengan tingkatan dan kemampuan makhluk itu sendiri. Banyak istilah yang kita berikan untuk semua aturan ini tapi kita sering lupa atau terlalu berlebihan untuk sulit bahkan tidak perduli untuk kembali kepada Sang Pencipta aturan tersebut. Aturan ini bukanlah hambatan dan suatu hal yang menyulitkan makhluk yang ada didalamnya, melainkan suatu jalan dan cara untuk menjalani dan menyelesaikannya dengan sebaik - baiknya dengan sutau karya yang terbaik dari kita semua sebagai makhluknya. Memberdayakan seluruh sumber yang disediakan baik dari alam ini maupun modal yang terlengkap yang dibekali oleh Sang Maha Kuasa untuk manusia yakni akal, nurani dan tubuh terhadap alam ini sebagai tempat hidup dan kehidupan makhluk menjalani perannya dengan aturan yang berlaku. Tetapi kenyataannya kenapa kita selalu hanya mengeluh, menyalahkan dan lari dari semua aturan ini. Memang benar manusia tidak lepas dari emosi tersebut tapi hanya manusialah yang mau menerima tugas pada saat bumi ini diciptakan, dan Sang Maha Kuasa membantu dengan segala pertolongannya, tapi sekali lagi kenapa kita tetap terus menyalahkan...? ALLAH SWT sudah membekali manusia dengan sebuah kompas terhebat dan terlengkap sejak awal penciptaan yakni Al-quran dan Hadist shahih untuk sekalian alam, sebagai pedoman bagi manusia untuk menjalani hidupnya dengan segala aturan alam ini. Semuanya sudah ada termaktub di dalamnya tapi kenapa manusia masih terus kalah, ini sesuai dengan janjiNYA bumi ini ada dua hal di dalamnya Baik dan Buruk, bukankah ini sangat adil dari yang MAHA ADIL

Ada tiga dasar yang dapat kita pahami dengan sebaik- baiknya untuk dapat melakukan proses perubahan dan kondisi sukses ideal kita yang lebih baik. 1. 1. Sehat atau Kesehatan.. 2. 2. Dewasa atau kedewasaan. 3. 3. Agama yang dikerjakan dengan baik dan benar (haq). Why Do I Like Hypnosis ? Tuesday, December 09, 2008 2:14 PM It is about my history in Hypnosis world. I did not have an intention at all to learn Hypnosis before. I have been studying about Hypnosis when I was kid, exactly in primary school in third class. I did it to my friends, when we were playing Chines Ghost, Unrealized I did a hypnotize. It made me felt scare and directly, I went home and just kept silent. I promised to myself for not to do that anymore. When I graduated from senior high school I tried again but not in Hypnosis, just how to using my mind for understand every words people said and what is meaning their words?. In 2000 year, I tried again my Hypnosis to my friends, people. Almost I didn't believe in it. Fact, I still had the ability then I did a private training not with certified alias by myself and people as the client/participants.

Finally I made a decision to joined with a school Hypnosis and it is in Medan. I took Fundamental and Advanced at Michel's school Hypnosis & Hypnotherapy. When I finished my study and received my certified, I decided to implemented my knowledge about Hypnosis.

I also has certified of IBH " Indonesia Board of Hypnotherapy". It is the legal of Hypnosis in Indonesia. Here it is : IBH is the legal of Hypnotist & Hypnotherapist in Indonesia. My ID in IBH is 2494 you can check inside of www.ibhcenter.com. Both of certified are made and I become more brave and confidence to socialized Hypnotist & Hypnotherapist for people who needs it. I expect I could do the best. My ALLAH SWT please bless me, YOU are the ONE who can help me wherever, whenever, and whatever I am.Amiin. Pesan sekarang / Ordering Now...!!! Tuesday, December 09, 2008 4:11 PM Aneka ragam terapi untuk pengobatan dan proses penyembuhan bagi anda yang membutuhkan dan serius. Anda sendiri yang akan membuktikannya..... Hysteresis Hysteresis is a psyche disorder caused by emotional responsiveness against of traumatic in the past life. Histeris atau kerasukan disebabkan tanggapan emosi yang terganggu oleh trauma masa lalu atau sesuatu dapat disembuhkan dengan Hipnoterapi dan Totok darah. Stresses Stresses is a psyche disorder, when our body and soul do a reaction and responsiveness for a defense but we get a menace and fail. Stres merupakan gangguan kejiwaan/fikiran pada saat tubuh dan jiwa kita memberikan reaksi dan pertahanan diri namun gagal atau terancam dan tidak kuat.

Phobias Phobias is a fearing to something but excessive to stimulation and definite situation. Pobia adalah rasa ketakutan yang berlebihan dan tidak wajar terhadap sutau rangsangan dan situasi tertentu.

Anxiety Disorder & Generalized Anxiety Disorder Anxiety is a fearing which we do not know the cause and worse effect. Gangguan kecemasan juga merupakan rasa ketakutan yang kita belum tahu apa sebab akibatnya tapi memberikan rasa cemas yang sangat menggangu. Depressant Depressant is a categories of a mood disorder Depresi adalah salah satu kategori gangguan mood ketenangan jiwa

Bad Habit Bad habit is our habit or activities daily but giving disorder and adverse. Kebiasaan buruk merupakan kebiasaan kita dalam beraktivitas tapi memberikan gangguan dan kerugian. Migraine Migraine is categories of headache but caused by psychosomatic. Migren juga kategori sakit kepala yang tidak tertahankan dan sering berpindah tempat rasanya di kepala. Insomnia-Hypersomnia-Parasomnia Sleep Disorder is caused by psychosomatic. Gangguan tidur juga disebabkan dari penyakit psikosomatis atau fikiran. Drugs Psychoactive Addictive This addictive is caused by social factors, economics, and education and worse effect for healthy. Kecanduan obat perangsang stamina dan ketenangan yang disebabkan banyak faktor juga sangat memberikan efek buruk yang sangat besar bagi kesehatan fikiran dan tubuh kita. Alcoholic & Alcoholism This addictive can destroy the blood circulation and mind. Peminum dan kecanduan alkohol sangat dapat merusak sirkulasi darah dan fikiran. Orgasm Disorder-Dysfunction-Inhibition It is caused by 90% psychosomatic and women are getting in these. Gangguan dan kesulitan mencapai dan mendapatkan puncak klimaks suatu hubungan harmonis suami istri dan banyak dialami para kaum wanita juga disebabkan psikosomatis / fikiran Inpotent or Erectile Dysfunction It is caused by 90% psychosomatic and bad habit. Sulit ereksi dan kelainan fungsi ereksi disebabkan sakit fikiran dan kebiasaan buruk. Improvement Concentration and Self Confidence This is empowerment of mind and perception Peningkatan daya konsentrasi dan percaya diri sangat dapat dilakukan dengan hipnoterapi dan Totok darah

Price of Hypnotherapy service per session Biaya pengobatan dan penyembuhan per tatap muka

1. First Package session for an hour -> Rp. 200.000,2. Second Package session for three (3) hours -> Rp. 500.000,3. Third Package session for seven (7) hours -> Rp. 1.500.000,-

Note : in Indonesia Price only so what are you waiting for ? When Hypnosis & Hypnotherapy is admitted ? Friday, March 06, 2009 6:50 PM Sekilas sejarah Hypnotherapy dapat diterima dan berdiri sendiri dalam dunia medis dan pendidikan. HYPNOTHERAPY On 1956, Hypnosis was admitted by American Medical Association as approaching and legally for medical treatment and psychology. Hypnotherapy is contrast to stagehypnotist, Hypnotherapy is more hard and complete. In hypnotherapy, therapist is he/she and a watcher. Whoever come to hypnotherapist should be well-come as clients which need some important helps of professional. Background of clients about psychology and suggestibility is difference when they come to the hypnotherapist. HIPNOTIS MEDIS Pada tahun 1956, Hipnotis diakui oleh American Medical Association Asosiasi Medis Amerika sebagai pendekatan yang resmi dan aman untuk masalah – masalah medis dan psikologis. Cara kerja Hipnoterapi berbeda jauh dari hipnotis hiburan atau diatas panggung , bahkan lebih sulit. Dalam Hipnoterapi, terapis bekerja tanpa penonton. Siapapun yang datang harus diterima sebagai orang yang membutuhkan bantuan professional. Dalam hipnoterapi klien datang dengan latar belakang psikologis dan sugestibilitas yang berbeda. History Modern Hypnotize Tuesday, December 09, 2008 4:21 PM Berikut sejarah Hypnosis modern lengkap dengan warisan metodenya bagi pendidikan Hypnosis. Mudah - mudahan jadi pengetahuan yang berguna..... FraFranz_anton_mesmernz Anton Mesmer (1734-1815)

Introducing The magnetism and said ‘that client’s diseases or disorder was caused by unbalance of energy. He used the clients’ readiness, a rhythm of music, an unique homemaking to trance state. Memperkenalkan Magnetisme dan mengatakan bahwa penyakit pasien disebabkan ketidakseimbangan energy. Dia menggunakan kesediaan klien, iringan music dan tata ruang seperti teater untuk menuju trans.

Marquisde Puysegur (1751-1625)

He said ‘it was needed an experiment to develop Hypnosis. He introduced new concepts of hypnosis as somnambulism, artificial, automatic motor, catalepsy, anesthesia, amnesia, difference ability of suggestibility persons, hallucination in positive and negative. Perlunya eksperimen dalam pengembangan hypnotis. Ia banyak memperkenalkan konsep baru bagi hipnotisme, seperti somnabulisme, artificial, otomatis motor, katalepsi, anestesia, amnesia, perbedaan perorangan dalam sugestiblitas, serta halusinasi positif dan negative

Abbe_fariaAbbe Faria (1756-1819) Introducing the eyes fixation induction and the imagination, concentration is absolutely needed to go inside Trance state. Memperkenalkan induksi tatapan dan perlunya imajinasi dan konsentrasi menuju trans. John_elliotson John Elliotson (1791-1868) & James Esdaile (1808-1859) Introducing the useful hypnosis for anesthesia, analgesia in surgical operation. Memperkenalkan manfaat hipnotisme bagi anesthesia dan analgesia dalam pembedahan operasi.

William_james James Bread (1795-1860) He declared the “hypnotize” terminology till right now and his variations of induction hypnotic and suggestions. Mencetuskan istilah hipnotisme hingga sekarang dan variasinya. Pentingnya konsentrasi, tatapan mata, dan sugesti dalam hipnotik. Liebeault Ambroise Auguste Liebeault (1823-1904) Introducing the power of suggestions in hypnotherapy. Suggestibility and imagination is the key for a successful hypnotherapist. Memperkenalkan kekuatan sugesti dalam hipnoterapi. Sugestibilitas dan imajinasi merupakan kunci keberhasilan hipnoterapis. Jean_martin_charcot Jean Martin Charcot (1825-1893) Explanation scientific the correlation and connection between hysteria and hypnosis, that’s why hypnosis could be accepted by academy and docter. Hubungan antara hysteria (kesurupan) dan hipnotisme, dan membuat hipnotisme bisa diterima di kalangan akademisi dan dokter. Pierre_janet Pierre Janet (1859-1947) Introducing hypnotic dissociation concepts to understand hypnotic phenomena as hallucination or anesthesia in hypnosis. Memperkenalkan konsep disosiasi hipnotik dalam memahami fenomena hipnotik, seperti halusinasi atau anesthesia dalam hipnotisme. Emile_coue

Emile Coue (1857-1926) Introducing the power of autosuggestion and imagination in hypnosis. Memperkenalkan kekuatan otosugesti dan imajinasi dalam hipnotisme.

Sigmund_freudSigmund Freud (1856-1939) Introducing the world of unconsciousness systematically and how it works also the free association technique in exploring unconsciousness. Memperkenalkan sistematis tentang dunia ketidaksadaran, cara kerjanya dan teknik asosiasi bebas dalam mengekplorasi ketidaksadaran. Milton_erickson Milton Hyland Erickson (1901-1980) Innovator of the indirect hypnosis induction with permissive, metaphor, and analogy language and others induction variations. Mengembangkan induksi hipnotisme tidak langsung dengan bahasa yang permisif, metafora atau analogis dan variasi –variasi induksi lainnya. Dave_elman Dave Elman (1900-1967) Introducing a fast induction for hypnotherapist & hypnosis analysis. Memperkenalkan induksi cepat bagi hipnoterapi dan hipnoanalisis. Ormond_mcgill Ormond Mcgill (1913-2005) Innovator the fast inductions. Now, a lots of using these for stage hypnosis or entertainment.

Mengembangkan induksi cepat yang saat ini banyak digunakan untuk hipnotisme hiburan atau panggung.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->