LAPORAN PENELITIAN

TENTANG

REMAJA DAN SEX

DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN LOMBOK TIMUR

SMA NEGERI 1 TERARA

JALAN RAYA TERARA - LOMBOK TIMUR

2010 - 2011

2

By Irvan Adilla - Marsya Internet Jln. Raya Terara - Lombok Timur

Laporan Penelitian Tentang

Remaja dan Sex

Disusun oleh: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Fadriana Herliana Nurul Haeni Siti Hidayati Rosita Dewi Baiq Seftia Indra L. Muliana

DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN LOMBOK TIMUR

SMA NEGERI 1 TERARA

Jl. Raya Terara – Lombok Timur 2009-2010

ii

By Irvan Adilla - Marsya Internet Jln. Raya Terara - Lombok Timur

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan anugrah-Nya kepada kita, yang berupa Rahmat dan Taufik-Nya sehingga kita masih merekan iman dan islam. Shalawat serta salam kepada jujungan alam Nabi besar Muhammad SAW yang telah membuka tabir kehidupan yang bermula dari kehidupan jahiliyah menuju kehidupan yang islami, damai, aman dan sentausa, beliaulah yang telah membawa umat dari manusia-manusia lajnat yang terwarnai dengan akhlak jahiliyah sekaligus terlepas dari kontrol keimanan menuju manusia islam yang dilandasi dengan Al-Qur’an dan As-sunnah yang di sinari dengan keimanan. Sex ada ketika manusia ada, keberadaannya telah lama, hal itu di sebabkan sex merupakan kebutuhan priemer manusia sekaligus anugrah yang diberikan Allah SWT kepada mahluk-mahluk-Nya terutama manusia, intinya manusia ada karena sex ada atau sex ada karena manusia ada, sex menjadi hal yang tak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Namun hati-hati dengan sex, karena sex ibarat kuatjika tidak dikendalikan berlari tanpa arah dan tujuan, manusia yang tidak bisa mengendalikan daya sex yang dimilikinya, akan berjalan dimuka bumi ini sepertiu diktator yang siap menabrak siapa saja yang berani menghalanginya. Untuk itu perlu adanya kendali, terutama bagi generasi muda atau remaja yang lagi menghdapi tantangan zaman yang teramat keras, kendali tersebut diantarnya murah agama dan informasi sehat tentang sex. Sengaja penulis susun buku ini untuk maksud tersebut. Syukur Alhamdulillah dengan ijin Allah SWT penulis dapat menyelesaikan laporan ini sebagai salah satu guna mengikuti jenjang kelas di SMA Negeri 1 Terara.

ii

By Irvan Adilla - Marsya Internet Jln. Raya Terara - Lombok Timur

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL.............................................................................................i KATA PENGANTAR..........................................................................................ii DAFTAR ISI........................................................................................................iii BAB I PENDAHULUAN..................................................................................1 A. Latar Belakang................................................................................1 B. Alasan Pemilihan Judul..................................................................1 C. Tujuan Memilih Judul....................................................................1 D. Sistematik Penulisan.......................................................................2 BAB II PEMBAHASAN MASALAH..............................................................3 A. Pengertian Remaja..........................................................................3 B. Pengertian Sex.................................................................................4 C. Seputar Remaja dan Sex................................................................5 D. Sumber Masalah Sex Remaja........................................................6 E. Gelombang Kejahatan Sex.............................................................7 F. Bahaya Sex Bebas dan Fornografi...............................................12 G. Pendidikan Sex Di Keluarga Menurut Islam..............................19 H. Sex Ketidak Berdayaan Wanita...................................................20 BAB III Akibat Dari Buah Sex..........................................................................22 1. Penyakit Kelamin Selain Aids......................................................22 2. Aids Akibat Buah Terlarang........................................................23 3. Tempat-Tempat yang digunakan Remaja Melakukan Sex.......24 4. Kisah “Cinta Yang Berarti Birahi (Sex)”....................................25 BAB IV PENUTUP............................................................................................26 1. Kesimpulan.....................................................................................26 2. Saran-Saran....................................................................................27 DAFTAR PUSTAKA...........................................................................28

iii

By Irvan Adilla - Marsya Internet Jln. Raya Terara - Lombok Timur

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah Menegakkan kalimat Allah dalam setiap ruang dalam waktu adalah komitmen perjuangan kita. Berarti tidak ada detik yang berlalu dan langkah yang terayu selain menuju Ridho-Nya tiap detik dan langkah adalah tanggung jawab. Kini kita hidup di era yang sora (tantangan, rintangan, penyimpangan syar’i begitu telanjang didepan mata). Komitmen perjuangan kita kembali diuji. Sampai kapankah hal itu kita biarkan? Sementara kemungkaran ibarat api yang cepat menjalar. Pada saat zaman sudah berubah, berubah pula cara kehidupan manusia, baik dari segi kehidupan sehari-hari, adapt, kelakuan, cara berpakaian, semuanya berubah. Mereka mengatakan bahwa ini adalah zaman moderen semuanya harus berubah. Dengan pemahaman yang demikianberubah pula cara pemikirannya. Sehingga pergaulan bebas mereka anggap hal yang bisaa. Dari situlah timbul hal-hal yang menyimpang dari hokum Syar’i. B. Alasan Pemilihan Judul Judul karya yang penulis pilih adalah remaja dan sex. Sehingga ada beberapa alasan dari penulis di dalam memilih judul tersebut yaitu: 1) 2) 3) Minimnya perhatian ummat islam terhadap masalah sex itu sendiri Banyak di antara kaum muslimin yang menganggap remeh masalah ini Karena masalah remaja dan sex ini adalah masalah yang harus dibahas dengan sexama. Supaya orang-orang tidak menganggapnya dengan hal yang bisaa C. Tujuan Memilih Judul Ada beberapa tujuan sehingga penulis mengangkat masalah remaja dan sex ini, yaitu :

1

By Irvan Adilla - Marsya Internet Jln. Raya Terara - Lombok Timur

1) Supaya orang-orang yang sudah terjerumus kedalam jurang kehancuran yaitu melakukan perbuatan dosa bisa kembali lagi ke jalan Allah 2) Dengan hadirnya karya tulis ini penulis mengharap para orang tua bisa mendidik remaja-remajanya di dalam memahami masalah sex 3) Diharapkan juga dengan tersusunnya pembahasan ini akan memberikan pengaruh bagi ummat islam 4) Untuk memenuhi persyaratan kenaikan kelas tingkat Niha’i D. Sistematika Penulisan Sebelum penulis membahas secara global karya tulis ini maka terlebih dahulu penulis membuat sistemika penulisan sebagai berikut : IA Bagian awal berisi: Halaman judul Halaman pengesahan dan persetujuan Halaman motto Halaman persembahan Kata pengantar Daftar isi 2A bagian kedua berisi: Dalam Bab ini diuraikan tentang Latar Belakang masalah, Alasan memilih judul, Tujuan memilih judul, dan Sistematika Penulisan. Bab Kedua : Pembahasan Masalah Dalam bab ini akan dibahas tentang Defenisi Remaja dan Sex dan seputar masalah tersebut serta macam-macamnya Bab Ketiga : Di bahas tentang akibat dari Sex serta tempat-tempat melakukan sex dan sebuah kisah masalah tersebut. Bab Keempat: Penutup Dalam baab ini dibahas tentang Kesimpulan dan Saransaran. Bab Pertama : Pendahuluan

2

By Irvan Adilla - Marsya Internet Jln. Raya Terara - Lombok Timur

BAB II PEMBAHASAN MASALAH

A.

Pengertian remaja Istilah remaja nampaknya istilah yang paling popular yang sering

digunakan untuk menilai kedewasaan seseorang. Setiap kali disebut remaja maka pikiran seseorang pasti berfokus pada manusia yang berpikiran dewasa. Para psikolog sendiri sulit mendefenisikan secara pasti arti dari remaja. Maka tak heran jika dalam berbagai perundang-undang dunia termsuk Indonesia tidak ditemukan masalah remaja dalam berbagai perundang-undangannyan. Dalam perundang-undangan Indonesia hanya dikenal istilah anak-anak dan dewasa. Zakiyah Dardjat (1975) mendefenisikan Remaja sebagai anak yang ada pada masa peralihan, dari masa anak-anak menuju usia dewasa. Pada masa peralihan ini bisaanya terjadi percepatan pertumbuhan dalam segi fisik maupun psikis. Baik ditijau dari bentuk badan, sikap, cara berpikir, dan bertindak mereka bukan lagi anak-anak. Zakiyah Dardjat membatasi masa remaja ini antara Usia 13 tahun hingga 24 tahun. Menurut Drs. Hasan Bashri dalam buku Remaja berkualitas, problematika dan solusinya menilai remaja sebagai kelompok manusiayang tengah meninggalkan masa kanak-kanak yang penuh dengan ketergantungan dan menuju masa pembentukan tanggung jawab. Dr. Sartiko Wirawan Sarwono (1994) mendefenisikan remaja sebagai individu yang tengah mengalami perkembangan fisik dan mental. Beliau membatasi usia remaja 11 – 24 tahun dengan pertimbangan sebagai berikut: 1) 2) Usia 11 tahun adalah usia dimana pada umumnya tandaDibanyak masyarakat Indonesia, Usia 11 tahun sudah tanda sexual sekunder mulai nampak (kritera fisik). dianggap Akil Baligh baik menurut adapt maupun agama. Sehingga

3

By Irvan Adilla - Marsya Internet Jln. Raya Terara - Lombok Timur

masyarakat tidak lagi memperlakukan mereka sebagai anak-anak (Kriteria Sosial). 3) 4) meberikan Pada usia tersebut mulai ada tanda-tanda penyempurnaan Batas usia 24 tahun merupakan batas maxsimum untuk kesempatan mereka mengembangkan dirinya setelah perkembangan jiwa.

sebelumnya masih tergantung pada orang tua. Pengertian dan batasan remaja WHO. WHO mendefenisikan Remaja sebagai fase ketika seorang anak mengalami hal-hal sebagai beriut: 1. 2. 3. Individu berkembang dan saat pertama kali ia Individu mengalami perkembangan psikologis dan Terjadi peralihan dari ketergantungan social menunjukan tanda-tanda sexsual sekundernya sampai pada orang tua. pola indentikasi dari kanak-kanak menuju dewasa. ekonomi yang penuh kepada keadaan yang relative lebih mandiri. Dari defenisi diatas dapat kita simpulkan bahwa remaja adalah: suatu masa dalam hidup manusia yang banyak mengalami perubahan (panca roba), yaitu masa peralihan dari kanak-kanak menuju remaja tanpa batasan usianya jelas. B. Pengertian Sex Jika pornografi merupakan upaya menampakan arurat untuk maksudmaksud-maksud tertentu maka sex adalah menu pornografi itu sendiri. Sex bisa berarti hal-hal yang menarik birahi dan pada lokasi tertentu dari tubuh wanita dan laki-laki. Sex mencari dari paha, dada, dan lain-lain dari tubuh wanita. Sex itu sendiri adalah fitroh yang diberitikan pada setiap makhluk hidup terutama manusia. Sex dimaksu untuk melangsungkan dan melestarikan keturunannya. Maka sex adalah potensi bahwa sebagai modal bagi manusia untuk mendekati lawan jenisnya.1 C. Seputar Remaja Dan Sex

1

Gelombang Kejahatan Seks Remaja Modern Hal. 21 - 31

4

By Irvan Adilla - Marsya Internet Jln. Raya Terara - Lombok Timur

Menurut dorongan sexsual pada remaja dipicu oleh perubahan dan pertumbuhan hormon kelamin sebagai akibat dari kematangan mental dan fisik. Menurut Ahmad Azhar Abu Miqdad (1997) terdapat pada kelamin primer, kelamin sekunder, dan kelamin teritir. a. Tanda Perubahan Kelamin Primier Tanda perubahan kelamin primier dimulai dengan berfungsinya organorgan genetal yang ada, baik dalam maupun luar badan. Perubahan ini jika terjadi pada lelaki ditandai dengan mulainya keluar air mani (sperma) saat mimpi basah. Sedangkan pada perempuan ditandai dengan mansturbasi (haid) pertama kali. Mulainya berfungsi organ sexsual tersebut akan diikuti dengan kesiapan orang tersebut untuk membuahi dan dibuahi (hamil). b. Tanda Perubahan Organ Sekunder Kelamin sekunder adalah Organ tubuh tertentu yang tidak ada hubungan dengan proses pembuahan atau proses reproduksi. Padai laki-laki perubahan ini di tandai dengan: 1. sedikit parau) 2. 3. rangsangan sexsual 4. Mulai tumbuh bulu-bulu pada rgan tertentu (Ketiak, dada, sekitar kelamin) Sedangkan pada perempuan perubahan organ sekunder ini di tandai dengan: 1. Suara lebih bagus (halus) 2. Kulit muka dan sekitar halus dan kencang 3. Bidang bahu mengecil sedangkan bidang pinggul membesar 4. Buah dada mulai membesar 5. Tumbuh bulu-bulu disekitar ketiak dan alat kelamin 6. Alat kelamin membesar dan mulai berfungsi Bidang bahu membesar Perubahan Penis jika ada Perubahan suara (membesar dan

5

By Irvan Adilla - Marsya Internet Jln. Raya Terara - Lombok Timur

c.

Tanda perubahan Pada Organ Tertier

Tanda perubahan pada organ tertier ini ada hubungannya dengan psikis. Yaitu laki-laki nampak melakinya dan wanita nampak kewanitaannya dalam segala gerak tubuhnya. Intinya laki-laki dan perempuan memiliki kekhasan tersendiri yang bisa membedakan keduanya. D. Sumber Masalah Sex Remaja Perilaku negatif remaja terutama hubungannya dengan penyimpangan sexsualitas, pada dasarnya bukan murni tindakan diri mereka saja, melainkan ada factor pendukung dari luar (faktor external). Factor-faktor yang menjadi sumber penyimpangan tersebut adalah: Pertama : Kwalitas diri remaja itu sendiri seperti, perkembangan emosional yang tidak sehat, mengalami hambatan dalam pergaulan sehat, kurang mendalami norma agama, ketidak mampuan mempergunakan waktu luang, tidak mampu dalam mengatasi masalah sendiri, berada dalam kelompok yang tidak baik, dan memiliki kebiadaan negatifterutama dirumah atau kurang disiplin dalam menjalankan kehidupan dirumah. Kwalitas lingkungan keluarga yang tidak mendukung anak berlaku baik seperti, anak kurang bahkan tidak mendapatkan kasih saying berarti akibat kesibukan kedua orang tua diluar rumah. Kwalitas lingkungan yang kurang sehat, seperti lingkungan yang tidak ada pengajian agama dan lingkungan masyarakat yang telah mengalami kesenjangan komunikasi (Gap) antara tetangga. Minimnya kwalitas informasi yang masuk pada remajasebagi akibat globalisasi. Akibatnya anak remaja sangat kesuitan atau jarang mendapat informasi sehat dalam sexsual. Bahkan justru media massa kini terutama media remaja cendrung mengutamakan bisnis dengan mengexsport sexsualitas yang tidak sehatdengan mengesampingkan pendidikan moral.2

Kedua :

Ketiga : Keempat:

Dengan demikian, penyimpangan sexsual remaja sampai kapanpun akan tetap merajalela sebelum terpecahnya keempat masalah tersebut diatas. Terutama kehidupan agama dilingkungan keluarga mengingat masyarakat berawal dari masalah di keluarga.
2

Gelombang Kejahatan Seks Remaja Moderen Hal. 34 - 36

6

By Irvan Adilla - Marsya Internet Jln. Raya Terara - Lombok Timur

E.

Gelombang Kejahatan Sex Remaja Maksud kejahatan sexsual adalah berbagai penyimpangan sexsual yang

dilakukan remaja dalam berbagai tipe penyimangan. Rinciannya sebagai berikut: a) Mosturbasi atau Onani Kebisaaan onani pada remaja adalah mereka kesulitan untuk menghentikannya. Tak heran perilaku ini merajalela dikalangan remaja. Menurut Dr. Sarwito Wirawan Sarwono yang dimuat dalam bukunya berjudul “Pergeseran Norma Perilaku Sexsual Kaum Remaja”. Dari 417 responden, 41,6 % remaja sering melakukan Onani. Menurut Angker Dr. H. Ali Akbar yang dimuatdalam bukunya “Sexsual Di Tinjau Dari Hukum Islam” dari 54 Responden 75% remaja rutin melakukan onani. Onani atau sering disebut juga Masturbasi, berasal dari bahasa latin, Masturbsi yang berarti pemuasan kebutuhan sexsual terhadap dirisendiri dengan menggunakan tangan (mastur : Tangan, batio : Menodai) sehingga masturbasi berarti menodai diri sendiri dengan tangan sendiri (zalimunlinafsi) dan juga yang menyebut bahwa Onani adalah manipulasi kelamin sehingga mendapat kepuasan sexsual. Menurut Dr. Kartini Kartono (1992) bahwa dari 9 dan 10 remaja yang melakukan onani, mendapat kebisaaan itu karena menirukan temannya, dan teman itu memberikan contoh, memberikan informasi dan rangsangan baik dengan buku atau bentuk lainnya. Sebagai akibat pengaruh dari pengaruh dari luar yang tidak menguntukan ini maka remaja sering melakukan onani di tambah lagi dengan stimulasi external seperti buku cabul, baik berupa gambar, tulisan atau Blu Film.3 fenomena yang layak

dicermati.umumnya remaja sadar perbuatan tersebut tidak baik. Namun

b)
3

Bisexsual

Gelombang Kejahatan Seks Remaja Moderen Hal. 73 - 76

7

By Irvan Adilla - Marsya Internet Jln. Raya Terara - Lombok Timur

Bisexsual adalah orang yang mempunyai karakteristik psikologis dari kedua jenis kelamin. Menurut kamus psikologis daligulo, bisexsual adalah mempunyai cirri kedua sex atau tertarik dalam tingkat yang sama oleh anggota kedua sex. c) Heterosexsual Istilah heterosexsual hamper identik dengan perzinahan, pelacuran dan promiscuity (gonta ganti pasangan). Kolompok hetorosexsual melakukan hubungan sexsual norma yaitu terhadap lawan jenis, namun perakteknya dilakukan diluar jalur nikah. Para psikologis dan sexsolog ada yang membedakan pezina dan pelacur, pelacur adalah mereka yang melakukan hubungan sexsual untuk mendapatkan uang, sedang pezina adalah mereka yang melakukan hubungan sexsual atas dasar suka sama suka, hanya untuk memuaskan nafsu sexsualnya. d) Homosexsual Menurut kamus psikologis, homosexsuallity adalah kecendrungan memiliki hasrat sexsual atau mengadakan hubungan sexsual dengan jenis kelamin yang sama (Daligulo : 105). Menurut ensiklopedi Indonesia (1980) homosexsualitas adalah istilah untuk menunjukan gejala-gejala adanya dorongan sexsual dan tingkahlaku untuk dipakai menunjukan seseorang terhadap orang lain berkelamin sejenis. Perbuatan seperti ini identik dengan yanga dilakukan oleh kaum Nabi Luth as. dulu yang pada waktu itu dihancurkan oleh Allah SWT. Di Indonesia sendiri telah ada keompok yang menghususkan pada kelompok gay dan lesbiyan yang mereka namakan (KKGLN) dipimpin oleh Dr. Dede Soetomo. Mereka memproklamirkan diri tahun1992. e) Free Sex Pada dasrnya semua penyimpangan sexsual yang dibahas dalam buku ini termasuk jenis free sex bebas. Namun yang dimaksud free sex disini lebih luas dan tak terbatas. Kelompok free sex menghalalkan segala cara

8

By Irvan Adilla - Marsya Internet Jln. Raya Terara - Lombok Timur

dalam melakukan sex dan tak terbatas pada kelompok orang. Mereka tidak berpegang pada morlitas atau nilai-nilai manusiawi. Di amerika serikat kelompok ini membentuk komunitas tersendiri dan mengasingkan sendiri dalam sebuah pulau yang mereka namakan perkampungan NUDIS. Dan di jepang kelompok ini ada di daerah kabukicho daerah bursa sexterbesar di jepang. Di Indonesia sendiri gejala seperti ini mulai ada nampak banyak kasus kumpul kebo yang terungkap dikalangan pelajar dan mahasiswa. f) Transexsualisme Transexsualisme adalah perilaku yang menunjukan keengganan untuk menerima jenis kelamin yang dimiliki, mereka menginginkan sebaliknya. Hal ini disebabkan karena menurut perasaanya dirinya cocok menjadi lakilaki atau wanita. Penomena seperti ini sering dialami laki-laki yang segi fisiknya secara umum memang laki-laki tapi sebagian perilaku baik gaya bicara, berjalan menyerupai wanita. Atau dialami wanita yang dari segi fisik memang wanita namun ada perilaku atai anggota badannya menyerupai laki-laki. Yang menjadi permasalahan adalah manakala mereka melakukan hubungan kelamin. Hal ini tidak ada bedanya dengan kaum Homosexsual atau Bisexsual sekalipun format berbeda. g) Samen Leven Perilaku samen leven adalah perilaku hidup bersama atau kelompok tanpa ada sedikitpun niat untuk melangsungkan pernikahan. Dasar pijakan mereka adalah kepuasan sexsual, baik secara suka sama suka atau mungkin hanya sekedar memenuhi kebutuhan sexsual secara seketika dengan cara mudah tanpa ada cinta sama sekalil. h) Exibeosinisme Exibiosinisme adalah perilaku yang mendapat kepuasan sexsual dengan cara menampakan alat kelaminnya pada orang dikenal maupun pada yang tidak dikenalnya pada sejenis atau jenis berbedatanpa ada kelanjutan untuk melakukan hubungan sexsual langsung. Mereka bisaanya

9

By Irvan Adilla - Marsya Internet Jln. Raya Terara - Lombok Timur

merasa lebih bangga jika ternyata kelaminnya diexport dimedia massa. Perilaku ini bisaanya dilakukan oleh remaja barat. i) Voyeurisme Voveurisme adalah perilaku yang dapat kepuasan sexsual dengan hanya melihat aurat lain yang sedang terbuka atau tidak sengaja dibuka. Perilaku ini bisa dilihat langsung dengan orang yang diintipnya (dilihatnya), namun bisa jadi ia mengadakan hubungan dengan orang lain atau pada mereka yang tidak berdaya. Namun pada dasarnya voyeurisme adalah perilaku yang hanya terbatas pada kepuasan melihat aurat orang lain. j) Fethisme Fethisisme adalah perilaku menyimpang yang merasa mendapat kepuasan sexsual hanya memegang, memiliki atau melihat benda-benda atau pakaian yang sering dipakai perempuan, umpamanya sapu tangan, BH, celana dalam, dan lain-lain.perilaku seperti ini tidak terlepas dari keinginan pemuasan sexsual yang sesungguhnya (hubungan intim), namun ada berbagai kendala tentu yang menghalangiseperti merasa terlalu muda, belum nikah atau memiliki Norma sehingga takut melakukan intim diluar nikah. Perilaku seperti ini tidak bermanfaat dan merusak mental. k) Sadisme Sadisme adalah sadisme dalam bidang sexsual (sadisme sex) yaitu suatu penyimpangan yang merasa mendapatkan kepuasan denga melukai pasangannya sekalipun ia tidak melakukan hubungan intim sebagai mana layaknya pelaku sex lain, namun sadisme pada dasrnya bentuk kejenuhan dari si pelaku itu sendiri yang kemungkinan sebelumnya telah melakukan kekerasan selain hubungan sex. Latar belakang munculnya perilaku sadisme mungkin dalam masa kanak-kanaknya mendapat perlakuan yang bertentangan denga nuraninyabaik dari lingkungan keluarga maupun masyarakat sehingga secara psikologi ia merasa tertindas dan ketertindasann ini semakin

10

By Irvan Adilla - Marsya Internet Jln. Raya Terara - Lombok Timur

menahun (terobsesi) manakala ia menemukan respon yang mengarah pada pengalaman dulu. l) Masikismes Masokisme perilaku sebaliknya dari sadisme. Masokisme adalah perilaku menyimpang yang merasa mendapat kepuasan sexsual dengan cara melukai diri sendiri atau meminta dilukai. Hal itu bisa dilakukan dengan cara memukul diri sendiri diwilayah dada, perut, tangan, dan lainlain bahkan mungkin bias menjerumuskan pada bunuh diri. m) Troilisme Troilisme adalah perilaku menyimpang yang merasa mendapat kepuasan sexsual jika aktivitas sexsualnya disaksikan orang ketiga atau orang lain yang bersedia dibayar atau sukarela. Gejala menyimpag seperti ini sebagai bentuk kurang percaya diri yang akut (kronis). Jadi ia merasa tidak puas bersenggama jika belum ada orang lain yang menilainya apakah senggamanya itu benar-benar atau tidak. Perilaku seperti ini sangat sulit dilakukan terlebih lagi jika salah satu padangannya tidak mau atau tidak ada orang lain yang sanggup menyaksikan. n) Sodomi Sodomi pada awalnya istilahyang digunakan untuk menyebut mereka yang berhubungan badan dengan binatang. Namun ini ada perluasan makna adalah perilaku menyimpang yang merasa mendapat kepuasan sexsual dengan menyetubuhi dari dubur dan membunuh wanita, anak kecil maupun dewasa, dan biasanya terhadap orang yang memang bias dikuasainya dari segi psikologis. Sebelum melakukan biasanya mereka merayu korban terlebih dahulu dengan berbagai iming-iming umpamanya dapat uang atau akan mendapatkan kesaktian tertentu. Cara membunuh pasangannya, pelaku sodomi teramat sadis, diantaranya mencekik, membedah perut, menyayat, melukai, kemaluan dan menyembelih kurban. o) Pemerkosaan Perilaku penyimpangan yang merasa kepuasan sexsual dengan cara memaksa orang lain atau istrinya untuk melakukan hubungan sexsual.

11

By Irvan Adilla - Marsya Internet Jln. Raya Terara - Lombok Timur

Perilaku penyimpangan seperti ini sangat bertentangan dengan norma susila dan tidak sejalan dengan fitroh social yang saling membantu dan memahamiperasaan orang lain. p) Aborsi Aborsi atau pengguguran kandungan sebenarnya bukan bentuk penyimpangan sexsual. Melainkan proses pembatalan kehidupan dan pemusnahan janin dari rahim si wanita. Sekalipun demikian, aborsi sangat erat hubungannya dengan free sex walaupun ada sebagian aborsi dikalangan pernikahan yang sah. Aborsi pada dasarnya erat kaitannya denganmenjamurnya free sex dikalangan remaja. Masa remaja yang masih tahap pencarian identitas, secara psikologis belum mampu menerima beban tanggung jawab. Aborsi juga bias berarti pelarian dari tanggung jawab. F. 1) Bahaya Sex Bebas Dan Pornografi Barat Pelopor Sex Bebas Pergaulan Remaja Barat Akibat paling parah menimpa dunia barat kini adalah kehancuran moral para generasinya akibat kebebasan moral yang dianutnya. Kasuskasus pelecehan sexual dan kejahatan lainnya lebih banyah dirasakan dunia barat. Akibatnya remaja barat sudah terbiasa menganut” free love “dan “free sex “. Mereka menganggap ciuman, berpelukan dan telanjang di depan umum adalah bagian dari hak pribadinya (privacy). Sekalipun di depan guru atau orang tuanya. Dari hasi penelitian Nuss dan Lukey (1969) terhadap para remaja barat menunjukan 96,5 % remaja Amerika, 97,7 % remaja Canada, 93 % remaja Inggris, 96 % remaja Norwegia terbiasa ciuman saat pacaran. Terbiasa meraba payudara dan alat kelamin 90 % remaja Amerika, 93,5 % remaja Canada, 87 % remaja Inggris, 83,5 % remaja Norwaygia

12

By Irvan Adilla - Marsya Internet Jln. Raya Terara - Lombok Timur

sedangkan terbiasa hubungan intim saat pacaran ( belum menikah ). 68.2 % remaja amerika, 56,8 % remaja Canada, 74,8 % remaja inggris dan 66,7 % remaja Norwegia. Kebobrolan moral remaja Barat memang lengkap, dalam hubungan intim tidak ada hukum yang melarangnya dan jika hamil ada klinik khusus Aborsi yang di sahkan. Maka tak heran jika “ free sex “ terus merajalela terus yang sulit di bendung. Terlebih lagi media Elektronik dan meida cetak di barat juga telah mengikuti gaya bebas dalam mengkspor porno grafi. Lewat berbagai media itu mereka menjadikan pornografi sebagai bisnis. Dalam berbagai kelip lagu atau film-film selau diselipkan adgan forno. Bahkan sebagaian media barat secara khusus memuat adgan-adagan porno tanpa sensor sedikitpun seperti majalah “ play boy dan phenthoes “. Dua majalah tersebut hamper seluruhnya mengekspor eksplortasi tubuh wanita secara vulgar. Sampai saat ini ranting penjualannya terus meningkat. Dalam setiap edisinya selalu di ungkapkan gaya terbaru dalam hubungan badan. Dua majalah itu tanpa ada rasa malu lagi menampilkan kofernya dengan perempuan dengan telanjang bulat. Selain mencetak majalah play boy group juga membuat film-film cabul atau blue film (BF) yang sebagian besar film-filmnya telah masuk ke Indonesia dengan judul yang bervariasi bahkan sebagian di tayangkan di bioskop seperti “play back dan the glass chage” yang di tayangkan sepanjang bulan agustus hingga oktober 1997 di bioskop utama di Indonesia Para orang tua di barat sendiri telah menghawatirkan ihwal kehancuran negaranya dari bahaya free sex, goerge baluasy misalnya pengarang buku ledakan sexsual mengutip perkataan jhon F. kenndy bahwa masadepan America terncam bahaya sebab para remajanya cendrung dan tenggelam dalam syahwat sehingga tak mampu memikul tanggung jawab. Setiap tujuh pemuda yang maju menjadi tentara, terdapat enam yang tidak layak jadi tentara sebab syahwat yang mereka lampiaskan itu telah merusak keseimbangan heginis dan psikis mereka.

13

By Irvan Adilla - Marsya Internet Jln. Raya Terara - Lombok Timur

Yang di khawatirkan berbagai kalangan, jika media itu menembus dunia timur. Jika itu terjadi, maka bukan hal yang mustahil dunia timurpun akan mengikuti gaya kebebasan gaya dunia barat. Sekalipun tidak bias di pungkiri sebagian besar Negara timur terkontanfinasi budaya barat bahkan Negara thailan secara terang terangan ikut menganut kebebasan sex ala barat. Harapan untuk generasi mudah khususnya di Indonesia, mesti bias membentengi diri sendiri dari budaya barat. Hal yang paling positif, tentu kita ambil seperti kemajuan teknologi, namun dari segi moralitas terutama ke bebasan sex harus di buang jauh-jauh dan sedini mungkin membekali diri dengan pendidikan agama. 2) Remaja Masa remaja syarat dengan berbagai gejola psikologis sedikit saja tersinggung, maka emosinya akan meledak-ledak dan biasanya ta terkendali. Masa ini juga masa yang syarat dengan fantasi atau khayalan. Antara kekuatan emosi dan khayalan memungkinkan digunakan dalam berbagai hal yang negatif di antaranya pada penyimpangan sexsual dan pornografi. Sex itu sendiri pada dasarnya kekuatan. Sex bias mendorong dan mempengaruhi seseorang untuk berbuat apasaja demi tujuan napsunya. Sex juga bias berarti api, sedikit saja tersulut maka gelombang barat yang dahsyatnya akan membakar segala yang ada. Seorang yang mulai bermain dengan syahwat (sex) berarti mulai bermain dengan api. Sifat api biasanya membakar dan membesarkan jika ada respon atau bahan yang layak terbakar. A. Memberi Fatamorgana Negatif Memberikan fatamorgana negative dalam daya hayal remaja yang berakibat mereka tesiksa dari sudut mental. Bahaya Pornografi Bagi Mrntal dan Pola Fikir

14

By Irvan Adilla - Marsya Internet Jln. Raya Terara - Lombok Timur

Mengapa mereka mesti tersiksa? Sebab utamanya adalah tidakada penyaluran (mereka belum menikah). Maka jika kekuatan ini tidak tersalur, bukan hal yang mustahil terjadi tindakan-tindakan yang keluar dari norma masyarakat dan agama (zina). Akibat dari minder atau keterbelakangan mental ini diantaranya : 1. Memicau tindakan memuaskan sexsual dengan diri sendiri yaitu masturbasi atau onani. 2. Mendorong pemuasan sexsual pada sosok yang tak berdaya (pemerkosaan) pada lawan jenis. Hal ini terbukti pornografi dalam berbagai media, dimana-muncul kasus pemerkosaan anak kecil dan lebih gadis lagi muncul kasus sodomi. 3. Memicau hubungan sex extramarital atau pemuasan hubungan sexsual dengan anggota keluarga sendiri baik kaka terhadap adik atau sebaliknya. B. Mengganggu Proses Berfikir Kreatif Bagi remaja yang dalam usia sekolah memang seharusnya berpikir tentang studynya dan berusaha untuk meraih prestasi sebaikbaiknya. Tapi bagi remaja yang telah terobsesi dengan pornografi akan sulit cabul. C. Mendorong Rasa Ingin Tahu Lebih Jauh Mendorong rasa ingin lebih jauh hal-hal yang bersifat porno. Mereka yang pernah melihat buku porno atau tayangan porno (Blue Filem), perasaannya sangat bergejolak dan terus menerus akan memiliki keinginan atau perasaan untuk melihat lebih hebat dari yang pernah dilihat sebelumnya. Terutama bagi remaja yang tidak dilandasi pendidikan agama, akan lebih jauh lagi melangkah dan bukan hal yang lebih mustahil pemuasan pada lawan jenis (zina, melacur). mengkonsentrasikan fikiranya pada belajar mengingat kemampuan daya ingat setelah mencemari nafsu sexsual dan hayalan

15

By Irvan Adilla - Marsya Internet Jln. Raya Terara - Lombok Timur

D. Menimbul Sikap Permisif Remaja yang sering melihat tayangan porno biasanya lebih agresif menarik lawan jenis (gonta ganti pasangan) untuk pemuasan nafsu. Akibatnya mereka telah terbiasa atau membiasakan diri bergandengan tangan, berpelukan, ciuman, dan mereka kesana kemari (dalam istilah mereka “dokter-dokteran”)tampak mereka berdosa bahkan mungkin akhirnya (sering seringnya) mereka justru merasa bangga dan merasa bahwa hal itu bagian dari mode moderen. Sikap seperti inilah yang disebut (serba boleh menghalalkan segala cara). 3) Bahaya Sex Bebas Untuk remaja barat hubungan pranikah bahkan gonta ganti pasangan atau free sex adalah hal yang biasa, namun dinegara timur, terutama Indonesia yang masih menjunjung tinggi norma agama, hal seperti itu adalah aib dan menggangguan ketentraman hidup selanjutnya. Untuk itu sebelum terlanjur ada baiknya para remaja mengenal bahaya akibat hubungan pranikah. Bahaya pranikah atau free sex mencakup bahaya bagi perkembangan mental (psikis), fisik dan masa depan remaja itu sendiri. Secara terpeinci, Wikson Nedeak sebagaimana dikutif mengemukakan lima bahaya utama 1) Menciptakan Kenangan Buruk Masih dikatakan untung jika hubungan pernikahan itu tidak ada yang mengekspos. Si gadis atau si jejaka terlepas dari aib dan cemohan masyarakat. Tapi jika ternyata diketahui masyarakat, tentu saja malu bukan hanya diri sendiri melaikan keluarganya sendiri dan peristiwa itu tidak akan pernah terlupakan oleh masyarakat sekitar. Hal itu akan menjadi beban mental yang berat. Sekalipun masyarakat tidak mengetahuinya ia tidak mungkin bias tenang, mentalnya terganggu kenangan buruk masa lalu apalgi memiliki suami yang bukan pasangan dulu, suasana perkawinan akan Abdurahman Al-Mukaffi (1998)

16

By Irvan Adilla - Marsya Internet Jln. Raya Terara - Lombok Timur

terasa hamberter lebih lagi jika ternyata suaminya tahu ia tidak perawan lagi, tentu sulit menerima kenyataan ini. Dan banyak kasus percerian akibat masalah ini. Jika ini terjadi, si wanita aka tertekan lagi mentalnya. 2) Kehamilan dan Akibatnya Kehamilan terjadi akibat sex pranika (free sex) bukan saja mendatangkan mala petaka bagi bayi yang dikandungnya juga menjadi beban mental yang berat bagi ibunya mengingat kandungan tidak bias disembunyikan. Bagaimana jika nanti keluarga dan masyarakat mempertanyakannya?. Dalam keadaan kalut seperti ini biasanya bias any terjadi dipresi, terlebih lagi jika sang pacar kemudian pergi dan tak kembali lagi. Bagi si bayi sendiri jika lahir nanti mempertanyakan, siapa ayahnya? Jiaka ternyata setelah besar mengetahui kelakuan ibunya dulu, tentu menjadi beban mental juga. Al-hasil hubungan pranikah menjadi mala petaka bagi dirinya sendiri dan keturunannya nanti. 3) Pengguguran Kandungan dan Pembunuhan Bayi Banyak kasusu bayi mungil dibunu ibunya, sebagian dari bayi itu dibungkus plastic hidup-hidup, dibung di sungai, dilempar di tong sampah, dan lain-lain. Ini suatu akibat dari perilaku binatang yang pernah mereka lakukan. Kasus pengguguran kandungan baik secara tradisional maupun moderen kini semakin menjamur terutama dikalangan pelajar dan mahasiswa. Tentu saja hal itu akibat dari hubungan syetan pranikah. Sementara pengguguran itu sendiri banyak efek sampingnya yang serius, bias menyebeb kanker rahim, kemandulan dan penyakit rahim lainnya.

17

By Irvan Adilla - Marsya Internet Jln. Raya Terara - Lombok Timur

4) Penyebaran Penyakit Si wanita atau si peria yang belum pernah melakukan hubungan pranikah waktu pacaran lalu putus, cendrung berkeinginan melakukan hubungan serupa dengan yang laki dan wanita lainnya, mengingat sex sifatnya adiktif atau memiliki kadar ketergantungan, sewaktu waktu ia akan merasa lapar untuk melakukan hubungan intim dengan pasangan lain. Hal ini jika terus dilakukan, maka bukan hal yang mustahil akan terjadi terjangkit penyakit kelamin. Terlebih jika ternyata pasangannya itu telah mengidap penyakit kelamin sebelumnya. 5) Keterlanjuran dan Timbul Rasa Kuurang Hormat Perilaku sex bebas menimbulkan suatu keterlibatan emosi dalam diri seorang pria dan wanita. Semakin sering itu dilakukan, semakin sering menggauli sekalipun sebelumnya ada rasa kesal. Terlebih bagi wanita setiap ajakan pacarnya sangat sulit untuk ditolak karena takut ditinggalkan. Semantara itu bagiseorang lelaki, melihat pasanngannya begitu mudah diajak, akan terus berkurang rasa hormat dan rasa cintanya. Semakin sering seorang laki-laki melakukan maka hubungan batinnyapun akan semakin renggang. Lain lagi dengan wanita. Ia merasa akan tertekan dan tidak mahu berpisah karena pada dasarnya ia telah kotor dan tidak ada yang mesti dibanggakan lagi, kehormatannya telah dirampas oleh laki-laki tadi. Karena itu apapun alasan zina merupak perbuatan terkutuk yang bukan hanya akibatnya dirasakan di akherat, diduniapun sudah mendapat siksa yang hebat. Pantas saja Allah SWT menmpatkan zina atau free sex dosa terbesar ketiga setelah menyekutukan Allah dan dosa mendurhakai orang tua.

18

By Irvan Adilla - Marsya Internet Jln. Raya Terara - Lombok Timur

Menjerumusnya perilaku free sex di kalangan remaja adalah sebuah musibah malapetaka hebat. Bangsa ini akan ditimpa kemalangan besar berupa generasi yang terlaknat. Na’uzubillah…!! 6) Pendidikan Sex Dikeluarga Menurut Islam (1) Perinsip Pendidikan Keluarga Menurut Islam Pendidikan keluarga sebagai pendidikan pertama dan utama memiliki peran central dalam pembentukan anak sekolah. Terutama dalam hal ini yang terhindar dari penyimpangan sexsual, berbagai keterang dari Al-qur’an dan sunnah mrnjelasksan pentingnya prndidiksn dikrluarga ini. Keterangan sar’I sebagai landasan atau prinsip dalam mendidik anak (Syamsudin, 1966:51). a. b. c. d. Tiap mukmin harus menjaga dirinya dan keluarganya Tiap muslim harus bertanggung jawab terhadap Harus mendidik anak-anaknya dengan pendidikan Mendidik dengan cara bijaksana dari api nerakan (kesngsaraan dunia dan akherat). segala amanat yang dserahkan kepadanya. budipekerti yang baik. Allah berfirman yang artinya: Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan bijaksana dan dengan nasehat yang baik serta bantahlah dengan jalan yang baik. (QS An Nahal : 125). (2) Pendidikan Sex di Keluarga menurut Islam a. Memisahkan tempat tidur anak. Islam memerintahkan orang tua memisahkan tempat tidur anak-anaknya manakala mereka telah mencapai usia 7 tahun juga memerintahkannya pada usia itu untuk shalat. b. Minta izin ketika masuk kamar orang tua

19

By Irvan Adilla - Marsya Internet Jln. Raya Terara - Lombok Timur

Orang tua juga harus mengajarkan kepada anak-anaknya yang belum baligh agar membiasakan diri meminta izin ketika akan masuk kekamar orang tuannya saat tertentu, secara tegas Allah SWT menjelaskan dalam surat QS. An Nur : 58-59. c. Mengajar adab memandang lawan jenis Diantara masalah penting yang wajib diajarkan kepada anakanak adalah membiasakan adab memandang sejak anak masih berada pada Tamyiz (dewasa), agar anak-anak mengetahui masalah-masalah yang diharamkan di dihalalkan. Seterlah anak mendekati masa baligh dan telah sampai masa taklifnya. Ia telah diberikan akhlak yang suci dan mulia. 7) Sex Dan Ketidak Berdayaan Wanita a) Ketidak Berdayaan Wanita Witteis dalam bukunya structure des criminellen sebagai mana dikutif Kartini Kartono 1989, menyebut wanita moderen sebagai wanita yang memiliki karakter majemuk, dengan sifat-sifat masokhistis yang kuat, sebagai kombinasi mensalina (wanita yang tidak tahu malu, immoral) yang jahat. Tentu saja yang dimaksud Wittlles adalah wanita banal yang didunia moderen sering disebut Loosed Women. Wnita yang menitik beratkan pada kepuasan dan kebebasan hidup dengan tidak lagi mengindahkan norma masyarakat maupun agama. Bagi mereka segala yang ada ditubuhnya adalah anugerah yang tidak harus disembunyikan. b) Dilema wanita diantara fitroh dan kebebasan Kebebasan wanita seperti ini dipaparkan diatas mulai hangat dibicarakan pasca surunya kejayaan pertaniaan dan mulai beralihnya orientasi kerja pada industri manufaktur yang memerlukan buruh murah yang sangat penting artinya bagiperusaan dalam menekan biaya produksi.

20

By Irvan Adilla - Marsya Internet Jln. Raya Terara - Lombok Timur

Sementara pitroh kewanitaan merupakan hal yang sangat sulit dimengerti oleh wanita. Mereka aktfi mereka suara-suara tak bersahabat yang menghalangi aktivitasnya. Akhirnya mereka terjun diberbagai kencah kehidupan tidak peduli dengan yang namanya pitroh kewanitaan. Raasulullah besabda: Artinya: “Sesungguhnya dunia ini sangat manis, Allah menyerahkan kepada kamu untuk melihat bagaimana kamu berbuat. Karena itu berhati-hatilah pada wanita, sesunguhnya fitnah pertama bani isroil karena wanita” (HR. Muslim) Islam pada hakekatnya tidak pernah membelenggu kebebasan wanita, islam memandang baik laiki-laki maupun wanita mempunyai kelebihan tertentu yang keduanya harus saling melengkapi laki-laki diberikan kekuatan berpikir dan wanita diberikan kepekaan rasa. Laki-laki cendrung memiliki kekuatan fisik yang lebih dibandingkan wanita, sedangkan wanita cendrung memiliki kekuatan mengetis tubuh atau aurat yang lebih pada lakilaki.

21

By Irvan Adilla - Marsya Internet Jln. Raya Terara - Lombok Timur

BAB III AKIBAT BUAH TERLARANG

1. Penyakit Kelamin selain Aids Penyakit kelamin erat hubungannya dengan gonta ganti pasangan atau paner sex. Diaantara pelacur atau pelaku free sex terjadi saling transfer penyakit. Sehingga semakin sering melakukanya, maka semakin renta terhadap berbagai macam penyakit. Dari semua penyakit itu yang paling terkenal, paling bahaya dan paling banyak diderita oleh pelaku sex ada 4 yaitu sifilis, gonore, herpesprogenitalis, dan aids. a) Sifilis Sifilis adalah jenis kelamin yang sering di derita oleh pelacur atau pelaku free sex. Sifatnya sulit hilng dan jika sembuh pada bulan ini akan muncul pada bulan berikutnya dengan rasa sakit dan luka yang hebat. Penyakit ini bias ditularkan melalui persenggamaan atau sentuhan lengket dengan penderita. Penyakiut ini juga bias ditularkan melalui handuk atau pakaian basah penderita sifilis. Jika kuman ini diderita oleh wanita hamil, kuman dapat menembus pellesenta dan menyerang janim. Sifilis pada stadium ketiga (sifilis laten) akan menyerang berbagai organ tubuh yang terserang sifilis pada stadium ini akan mengelombang akhirnya lembek dan mengeluarkan cairan. b) Gonore (GO) Gonore adalah penyakit kelamin yang disebabkan oleh kuman organ tubuh. Selaput lendir yang diserang diantaranya yang paling sering adalah selaput lendir rectum, mata, mulut dan anus, selain itu kuman gonore masuk darah, dan sendi lutut kemudian menyerangnya. Kejangkitan gonore yang paling tinggi terdapat pada saluran kantung kamih (uretra) yang dalam istilah kedoteran disebut ureteritis gonore.

22

By Irvan Adilla - Marsya Internet Jln. Raya Terara - Lombok Timur

c)

Herpersprogenitalis Penyakit ini disebabkan oleh virus harpes simpleks yang secara

bertahab berkembang dan menyebabkan luka lecet yang sangat menyakitkan disekitar kemaluan baik laki-laki ataupun perempuan. Karena letaknya dipermukaan alat kelamin, maka penyakit ini mudah sekali menular. Seorang ibu hamil yang menderita harpes akan menular pada bayinya kecuali jika kelahiranya melalui bedah serar. d) Aids Berbagai eneliti menunjukan bahwa AIDS adalah penyakit yang unik karena menyerang system kekebalan tubuh. Yang paling mengagetkanm hingga kini belum ditemukan obatnyadan siapapun bias berjangkit tak peduli orang kotor atau mereka yang baik-baik. 2. Aids Akibat Buah Terlarang Aids muncul sebagai jawaban dari prilaku binatang yang tidak layak dilakukan manusia. Kehadirannya kini tak lebih dari mala petaka atau laknat. Aids adalah penyakit yang unik karena menyerang sisitem kekebalan tubuh. Yang paling mengagetkan, hingga kini belum ditemukan obatnya dan siapapun bias berjangkit tak peduli orang kotor atau mereka yang baik-baik. Untuk itu dibawah ini sengaja kami paparkan lebih detail. A. Cara penularan 1. Hubungan kelamin Kontok sexsual dengan gonta-ganti pasangan sex baik homo sex. Basex atau hetero sexsual merupakan merupakan cara paling rawan penularan aids. Tinggi angka penderita aids atau yang terinfeksi HIV tiap tahunnya seiring menjamurnya lokalisasi pelacuran diberbagai pelosok. Menurut penelitian badan kesehatan dunia (WHO) 70% pengidap AIDS disebabkan hubungan kelamin. Negara paling parah diserang AIDS adalah Negara amerika serikat. Hal tersebut dapat dipahami kaum gay disana mempunyai undang-undang perlindungan sejak tahun 1960.

23

By Irvan Adilla - Marsya Internet Jln. Raya Terara - Lombok Timur

2.

Alat-alat medis

Alat-alat medis yang sering digunakan dan diduga rawan virus AIDS jika tidak seteril adalah, jarum suntik, baik untuk pengobatan, imunisasi, satto, akupungktur atau yang digunakan para pecandu obat bius yang sedang diawasi di Negara maju. Alat-alat operasi seperti gunting, dan pisau bedah. Di hawatirkan juga penyebaran AIDS ini bias lewat gunting untuk khitan jika tidak seteril. 3. Ibu hamil AIDS masuk kedalam tubuh bayi ketika dalam kandungan ibunya terjangkit AIDS baik lewat transturi ataupun lewat perbuatan omorgi si ibu atau si ayah yang mengandung AIDS menggerogoti kehidupannya, jumlah bayi pengidap AIDS terus meningkat dengan semakin meningkatnya ibu dan ayah yang mengidap virus AIDS atau HIV. 3. Tempat-tempat yang digunakan remaja melakukan sex Secara umum tempat-tempat yang digunakan remaja dalam melakukan hubungan sexsual itu berpariasi. Untuk lebih mendekati kebenarannya kami kutip hasil penelitian Dr. Biran Afandi di Jakarta dan Dr. Danal disurakarta, kedua dokter ahli kandung dan kebidanan ini secara terpisah mewancarai pasien-pasiennya mereka yaitu remaja putrid yang hamil diluar nikah. Tabel Tempat Senggama dan Remaja yang Hamil (Untung Prapto Harjo, 1987) Tempat Senggama Dr. Biran Afandi Dr. Danal (Lokasi Jakarta) (Lokasi Surakarta) % % 4. Se 8 2,8 kolah 228 7 83,05 5. Ru 14 4,6 mah 1 0,4 6. M 3 4,17 obil 2 0,7 2 2,78 7. Ho tel 8. Te mpat Parkir

24

By Irvan Adilla - Marsya Internet Jln. Raya Terara - Lombok Timur

9. k Jelas Jumlah

Ta 286 100 75 100

Dari penelitian diatas terbukti bahwa kebanyakan remja melakukan sexsual dirumah sendiri. Hal ini berarti bersangkutan tidak lagi memperdulikan bahwa rumah adalah terotori atau wilayahp sikologis yang tidak boleh dilanggar. Hal ini juga menunjukan minimnya perhatian orang tua terhadap pergaulan anak sehingga sekalipun anaknya melakukan free sex di rumah. Mereka tidak mengetahuinya atau mungkin tidak memperdulikannya. 4. Kisah cinta yang berarti birahi (sex) Pacaran sangat erat dengan birahi siapapun yang mencoba menjadi budak nafsu akan terjerumus tak terkecuali mereka yang kelihatan islami. Walaupun santri tapi jika berteman dengan syetan pasti akan terjerumus. Walaupun ia biasa menjaga diri tapi lama-kelamaan syetan akan menjerumuskan kejurang perzinahan. Nauzubillah Minzalik.

25

By Irvan Adilla - Marsya Internet Jln. Raya Terara - Lombok Timur

BAB IV PENUTUP

1. KESIMPULAN Dari apa yang kami bahas diatas agar lebih mudah untuk dibaca dan muda di ketahui maka kami sebagai penulis akan mengambil keputusan yang lebih singkat. a. Zakiah Dardjat (1975) Mendefinissikan remaja sebagai anak yang ada pada masa pilihan dari masa anak-anak menuju usia dewasa. Pada masa peralihan ini biasanya terjadi percepatan pertumbuhan dalam segi fisik maupun fisikis. Baik ditinjau dari bentuk badan, sikap cara berfikir, dan bertindak, mereka bukan lagi anak-anak. Mereka juga belum dikatakan manusia biasa yang memiliki kematengan berfikir. Zakiah Dardjat membatasi masa remaja ini antara usia 13 tahun hingga 24 tahun. b. WHO mendepenisikan remaja sebagai fase ketika seorang anak 1. Individu berkembang dari saat pertama kali ia menunjukan tandatanda sexsual sekedarnya sampai ia mencapai kematengan sexsualnya 2. Individu mengalami perkembangan psikologis dan pola indentisasi dari anak-anak menuju dewasa. 3. Terjadi peralihan dari pergantungan social ekonomi yang penuh kepada keadaan yang lebih relative lebih menyendiri c. Jika pornografi merupakan upaya penampakan aurat untuk maksud tertentu, maka sex adalah menu etar pornografi itu sendiri. Sex bis berarti hal yang menatik birahi dan ada pada “lokasi” tertentu dari tubuh wanita dan laki-laiki. Jadi sex memancar dari paha, dada, lain-lain dari tubuh wanita. Sex itu sendiri adalah fitroh yang diberikan pada setiap mahluk hidup terutama manusia sex dimaksudkan untuk mendorong manusia mengalami hal-hal sebagai berikut :

26

By Irvan Adilla - Marsya Internet Jln. Raya Terara - Lombok Timur

melanjutkan atau melestarikan keturunannya. Maka sex adalah potensi bawaan sebagai modal bagi manusia untuk mendekati lawan jenisnya. 2. Saran-Saran a. Penulis mengharap mudah-mudahan karya tulis ini bermanfaat, dipahami, diamal bagi pembaca. b. Pembaca yang budiman….!!! Jadikanlah karya tulis ini sebagai pelajaran yang memetik inti sari dan hikmah yang berharga dari lembaran-lembaran dari karya tulis ini. c. Penulis berdo’a dan berharap pada pembaca karya tulis ini agar termasuk orang-orang yang menyandang pridikat “TABI’IN”. amin ya rabbal alamin

27

By Irvan Adilla - Marsya Internet Jln. Raya Terara - Lombok Timur

DAFTAR PUSTAKA

Al-Qur’an Terjemaah Terbitan Mujamma Al-Malik Fahd Al-Musyai Asy-Syaif. Madinah munawaroh. Gelombang Kesehatan Sex Remaja Moderen – Abu Al-Gifari Penerbit Mujahit – fress. Pacaran yang islami, adalah…? Abu Al-Gifari Penerbit Mujahit Fress Remaja Dan Cinta Memahami Gelora Cinta Remaja Dan Menyelamatkanya Dari Berhala Cinta, Penerbit Mujahit Fress Jadilah Remaja Berkwalitas, Burhan Sodiq, Penerbit Barokah Artis Remaja Sex. Dr. Hilmi Muhammad Al-qaud. Penerbit Darul P

29

By Irvan Adilla - Marsya Internet Jln. Raya Terara - Lombok Timur

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful