P. 1
Laporan Kimia, Menguji Unsur C, H, O

Laporan Kimia, Menguji Unsur C, H, O

|Views: 4,658|Likes:

More info:

Published by: Kadek Dwika Yundarani on Mar 15, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/06/2013

pdf

text

original

3/6/2010

SMANSA SINGARA JA

MECARU

Makalah Agama Hindu

OLEH: ANGGA ARSIKA B. AYU BANGKITARYANI DWIKA YUNDARANI IRMAYANTI WIYASA MARINA CLARA

I.

TUJUAN

Menguji beberapa jenis senyawa karbon untuk menunjukan adanya unsur karbon (C), hidrogen (H), dan oksigen (O). II. LANDASAN TEORI Bahan yang berasal dari makhluk hidup umumnya merupakan senyawa karbon. Hal ini dapat dibuktikan dalam kejadian sehari-hari. Ketika sampel organic seperti kertas, kayu, tyelur daging, atau beras dibakar pada suhu cukup tinggi bahan tersebut menjadi gosong. Hal ini terjadi karena pemanasan menyebabkan senyawa karbon yang terkandung dalam bahan tersebut terurai menjadi karbon berwarna hitam. Menguji unsur C, H, dan O dalam suatu senyawa hidrokarbon dapat diketahui dengan cara membakar senyawa tersebut sehingga terjadi reaksi sebagai berikut: CxHy + O2(g)  CO2(g) + H2O(g) CxHyOz + O2(g)  CO2(g) + H2O(g) III. ALAT DAN BAHAN Alat Bahan : tabung reaksi, penjepit, pembakar spritus, spatula : gula pasir, susu bubuk, tepung beras, kapas, kertas kobalt

IV. LANGKAH KERJA 1. Menguji unsur C a. Mengisi tabung reaksi dengan gula pasir b. Memaanaskan tabung yang berisi gula pasir c. Mengamati perubahan yang terjadi

d. Ulangi langkah a s.d. c untuk bahan yang lain (tepung beras dan susu bubuk) 1. Menguji unsur H dan O a. Memasukan satu sendok teh gula pasir kering ke dalam tabung reaksi kering b. Menutup tabung reaksi dengan kapas c. Memanaskan tabung reaksi perlahan-lahan hingga terlihat embun pada dinding tabung d. Menguji embun pada dinding tabung dengan kertas kobalt e. Mengamati perubahan yang terjadi pada kertas kobalt

I. NO . 1.

HASIL PENGAMATAN Senyawa Karbon Gula pasir Hasil Pengamatan Pengujian unsur C – Gula berubah warna menjadi hitam – Timbul uap Pengujian unsur H dan O

pasir Kertas kobalt berubah warna menjadi merah jambu

2.

Tepung beras

air (H2O) – Tepung beras Kertas kobalt berubah warna berubah warna menjadi hitam – Timbul uap menjadi merah jambu

air (H2O)

3.

Susu bubuk

– Susu

bubuk Kertas kobalt berubah warna menjadi merah jambu

berubah warna menjadi hitam – Timbul air (H2O) I. PEMBAHASAN uap

Dari percobaan pertama dapat kita lihat bahwa setelah gula pasir (C12H22O11) dibakar, terbentuk endapan hitam pada tabung reaksi, hal ini disebabkan karena gula pasir mengandung unsur karbon yang apabila dibakar akan menghasilkan endapan hitam. Gula pasir yang dibakar juga menghasilkan uap air (H2O) karena gula juga mengandung unsur H dan O. Reaksi pembakaranya dapat dituliskan sebagai berikut: C12H22O11 (s) +12 O2(g)  12 CO2(g) +11 H2O(l)

Dari percobaan kedua dapat kita amati juga bahwa tepung beras yang dibakar menghasilkan endapan hitam serta uap air (H2O). Terbentuknya endapan hitam menunjukan behwa tepung beras mengandung unsur C, uap air yang terbentuk disebabkan oleh unsur H dan O yang terkandung pada zat tepung terigu tersebut.

Dari percobaan ketiga dapat pula kita perhatikan bahwa susu bubuk yang dibakar menghasilkan endapan hitam serta uap air (H2O) pada dinding tabung

reaksi. Endapan hitam terbentuk karena unsur karbon dalam susu bubuk bereaksi dengan oksigen (pembakaran), timbulnya uap air disebabkan oleh reaksi antara oksigen (pembakaran) dengan unsur hidogen (H) dan unsur oksigan (O) yang terkandung dalam susu bubuk. Reaksinya dapat ditulis sebagai berikut: C12H22O11 (s) +12 O2(g)  12 CO2(g) +11 H2O(l) Gas CO2 hasil pembakaran dibuktikan dengan cara melewatkan gas tersebut ke dalam larutan kapur (air kapur) sehingga larutan kapur yang semula bening berubah menjadi keruh. Reaksi yang terjadi sebagai berikut: Ca(OH)3(aq) +CO2(g)  CaCO3(s)+H2O(l) Uap air hasil pembakaran yang terbukti dengan menggunakan kertas kobalt. Kertas kobalt yang semula berwarna biru berbah menjadi merah muda ketika bereaksi dengan air.

II. JAWABAN PERTANYAAN a. Apakah setiap bahan yang diuji tersebut mangandung unsur C, H, dan O? Jawab: Ya b. Bagaimana membedakan suatu zat yang mengandung unsur C, H, dan O? Jawab: – Jika zat yang diuji menghasilkan endapan berwarna hitam maka zat tersebut mengandung unsur C. – Jika uap air yang dihasilkan dari pembakaran diuji dengan kertas kobalt dan kertas kobalt berubah menjadi merah jambu, maka zat tersebut mengandung unsur H dan O. a. Mengapa cairan Ca(OH)3 dapat berubah menjadi keruh? Jawab: Ca(OH)3(aq)+CO2(g)  CaCO3(s)+H2O(l)

Ketika Ca(OH)3 bereaksi dengan CO2 maka akan terbentuk CaCO3 padat yang terdisversi dalam larutan sehingga larutan menjadi keruh.

I.

KESIMPULAN Dari percobaan diatas, dapat disimpulkan bahwa: – Setiap zat yang mengandung unsur karbon akan berubah warna menjadi hitam dan menghasilkan karbon dioksida (CO2) ketika direaksikan dengan oksigen (dibakar) – zat yang mengandung unsur H dan O akan mengasilkan uap air (H2O) saat pembakaran – Susu bubuk, gula pasir dan tepung beras merupakan zat yang mengandung unsur karbon (C), hidrogen (H), dan oksigen (O).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->