P. 1
Masalah Sosial Dan Manfaat Sosial

Masalah Sosial Dan Manfaat Sosial

|Views: 1,077|Likes:
Published by icha_purple

More info:

Published by: icha_purple on Mar 16, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/08/2012

pdf

text

original

MASALAH SOSIAL DAN MANFAAT SOSIAL http://fauzi.ngeblogs.

com/2009/12/21/masalah-sosial-dan-manfaat-sosial/
Masalah sosial acapkali dibedakan dengan dua macam persoalan, yaitu antara masalah sosial masyarakat dengan problema sosial yang menyangkut analisa tentang macammacam gejala kehidupan masyarakat. Para sosiolog telah banyak mengusahakan adanya indeks-indeksyang dapat dijadikan petunjuk bagi terjadinya masalah sosial misalnya simple rates, compsite indexes, komposisi penduduk, social distance, partisipasi sosial dan sebagainya. Faktor-faktor masalah sosial adalah ekonomi, biologis, boipsikologis dan kebudayaan. Sosiologi mempergunakan beberapa pokok persoalan sebagai berikut ukurannya: A. Tidak adanya kesesuaian antara ukuran/nilai-nilai sosial dengan kenyataan-kenyataan. B. Sumber-sumber sosial dari masalah sosial. C. Phak-pihak yang menetapkan apakah suatu kepincangan adalah masalah sosial atau tidak. D. Latent social problem. E. Perhatian masyarakat dan masalah sosial. F. Sisitem nilai dan masalah sosial diperbaiki. Beberapa masalah sosial yang penting adalah: A. Kemiskinan, sebagai suatu keadaan di mana seseorang tidak sanggup memelihara dirinya sendiri dengan ukuran kehidupan kelompoknya dan juga tidak mampu memanfaatkan tenaga mental maupun fisiknya dalam kelompok tersebut. B. Kejahatan C. Disorganisasi keluarga, yaitu suatu perpecahan dal;am keluarga sebagai unit, oleh karena anggota-anggota keluarga tersebut gagal memenuhi kewajiban-kewajibanyang sesuai dengan peranan sosial. D. Masalah generasi muda. E. Peperangan. F. Pelanggaran terhadap norma-norma masyarakat. G. Masalah kedudukan. H. Masalah lingkungan. I. Birokrasi. Sosiologi mempunyai kegunaan bagi proses pembangunan, dalam hal-hal sebagai berikut: A. Tahap perncanaan, untuk mengidentifikasi: 1) Kebutuhan-kebutuhan sosial. 2) Pusat perhatian sosial. 3) Lapisan sosial. 4) Pusat-pusat kekuasaan. 5) Sistem dan saluran-saluran komunikasi sosial. B. Tahap pelaksanaan: 1) Identifikasi terhadap kekuatan-kekuatan sosial dalam masyarakat.

2) Pengamatan terhadap perubahan-perubahan sosial yang terjadi. C. Tahap evaluasi: Analisa terhadap efek-efek sosila pembangunan.

http://organisasi.org/definisi-pengertian-sosiologi-objek-tujuan-pokok-bahasan-danbapak-ilmu-sosiologi

Definisi/Pengertian Sosiologi, Objek, Tujuan, Pokok Bahasan Dan Bapak Ilmu Sosiologi
Mon, 14/04/2008 - 9:53pm — godam64 Seorang manusia akan memiliki perilaku yang berbeda dengan manusia lainnya walaupun orang tersebut kembar siam. Ada yang baik hati suka menolong serta rajin menabung dan ada pula yang prilakunya jahat yang suka berbuat kriminal menyakitkan hati. Manusia juga saling berhubungan satu sama lainnya dengan melakukan interaksi dan membuat kelompok dalam masyarakat. Sosiologi berasal dari bahasa yunani yaitu kata socius dan logos, di mana socius memiliki arti kawan / teman dan logos berarti kata atau berbicara. Menurut Bapak Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, sosiologi adalah ilmu yang mempelajari struktur sosial dan proses-proses sosial, termasuk perubahan-perubahan sosial. Menurut ahli sosiologi lain yakni Emile Durkheim, sosiologi adalah suatu ilmu yang mempelajari fakta-fakta sosial, yakni fakta yang mengandung cara bertindak, berpikir, berperasaan yang berada di luar individu di mana fakta-fakta tersebut memiliki kekuatan untuk mengendalikan individu. Objek dari sosiologi adalah masyarakat dalam berhubungan dan juga proses yang dihasilkan dari hubungan tersebut. Tujuan dari ilmu sosiologi adalah untuk meningkatkan kemampuan seseorang untuk menyesuaikan diri atau beradaptasi dengan lingkungan sosialnya. Pokok bahasan dari ilmu sosiologi adalah seperti kenyataan atau fakta sosial, tindakan sosial, khayalan sosiologis serta pengungkapan realitas sosial. Tokoh utama dalam sosiologi adalah Auguste Comte (1798-1857) berasal dari perancis yang merupakan manusia pertama yang memperkenalkan istilah sosiologi kepada masyarakat luas. Auguste Comte disebut sebagai Bapak Sosiologi di dunia internasional. Di Indonesia juga memiliki tokoh utama dalam ilmu sosiologi yang disebut sebagai Bapak Sosiologi Indonesia yaitu Selo Soemardjan / Selo Sumarjan / Selo Sumardjan.

• •

sosiologi Add new comment

Comments
Tue, 15/04/2008 - 11:50am — Quest

Bantu aku ya..
< Ada yang tahu alamat e-book sosiologi gratis..?>

reply

Tue, 15/04/2008 - 11:45pm — Andisuhandi

Bicara Sosiologi memang suatu hal yang menarik
Bicara mengenai sosiologi, langsung atau tidak langsung membicarakan diri kita sendiri, membicarakan keluarga dan lingkungan kita. Dan ternyata, pembicaraan ini tidak pernah ada ujungnya, karena seiring dengan perubahan zaman dan kemajuan technologi, sikap dan perilaku manusia juga ikut berubah. Intinya saya mau tanya, kira kira siapa yang dianggap ahli sosiologi pada zaman sekarang ini. Kalau memang ada, kita harapkan beliau bisa merumuskan dengan tepat sehingga bisa dijadikan bahan pendekatan dan peyelesaian masalah bangsa kita pada saat ini, terutama bagaimana dengan ilmu sosiologi bisa menghilangkan korupsi di Indonesia. Artinya - Pakar Sosiologi jangan hanya mempelajari atau menganalisa yang sudah atau sedang terjadi, bagaimana kalau mengadakan kajian bagaimana sifat bangsa Indonesia dalam kurun waktu satu atau dua dekade mendatang, sehingga dengan kajian tersebut bisa mengeleminasi kemungkinan buruk yang bisa terjadi dan mendorong hal yang positif dan menguntungkan bagi anak bangsa. trims.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->