P. 1
Kajian Pemanfaatan Pasta Biji Jarak (Jatropha Curcas l) Sebagai Salah Satu Energi Alter Nat If Terbarukan

Kajian Pemanfaatan Pasta Biji Jarak (Jatropha Curcas l) Sebagai Salah Satu Energi Alter Nat If Terbarukan

|Views: 2,664|Likes:
Published by Aro

More info:

Published by: Aro on Mar 18, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/20/2015

pdf

text

original

KAJIAN PEMANFAATAN PASTA BIJI JARAK (Jatropha Curcas L) SEBAGAI SALAH SATU ENERGI ALTERNATIF TERBARUKAN

Karya Tulis Ilmiah ini ditulis dalam rangka mengikuti lomba Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK 2008) yang diselenggarakan oleh ikatan mahasiswa kimia Institut Pertanian Bogor (Imasika-IPB).

Disusun Oleh : Muhammad Ardyansyah Pratama NIS 0708 10045 Genta Byandha NIS 0708 10027 Mutiara Qori A NIS 0607 10064 Fikri Irawan NIS 0708 10025

SMA INSAN KAMIL BOGOR 2008

1

FORMULIR PENDAFTARAN 1. Judul 2. Topik Pilihan 3. Ketua a. Nama Lengkap b. NIS c. SMA/MA d. Alamat Rumah dan No. Telp/HP : Kajian Pemanfaatan Pasta Biji Jarak (Jatropha Curcas L) Sebagai Salah Satu Energi Alternatif Terbarukan : Penggalian Potensi yang Terkandung Dalam Biji Jarak : :Muhammad Ardyansyah.Pratama : 0708 10045 : SMA Insan Kamil Bogor : Babakan Rt 02/02 Ds. Sukaharja Ciomas Cibinong (0251) 639637 : Pinguin_muda@yahoo.com

e. Alamat email 4. Anggota a. Nama Lengkap : Genta Byandha b. NIS : 0708 10027 c. SMA/MA : SMA Insan Kamil d. Alamat Rumah dan No. Telp/HP : Tmn. Pagelaran jalan Palm III No. ¾ Ciomas (0251) 632466 e. Alamat e-mail : gb_gradiuz@yahoo.com

a. Nama Lengkap : Mutiara Qori Akbar b. NIS : 0607 10064 c. SMA/MA : SMA Insan Kamil d. Alamat Rumah dan No. Telp/HP : Jln. Suka Mulya Raya No.493C Sekip Ujung,Lebong Siarang, Palembang e. Alamat e-mail : a. Nama Lengkap : Fikri Irawan b. NIS : 0708 10025 c. SMA/MA : SMA Insan Kamil d. Alamat Rumah dan No. Telp/HP : Jl. Topografi Blok D No.92 Jakarta Timur e. Alamat e-mail : iki_iki2192@yahoo.com 5. Guru Pendamping a. Nama Lengkap dan Gelar b. Alamat Rumah dan No. Tel/ Hp c. NIP d. Alamat Rumah dan No. Telp/HP : Dra. Nur’aini Lubis : 081311200201 : :

Bogor, 21 April 2008 Ketua (Muh.Ardyansyah.Pratama)

2

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis sampaikan kepada Allah SWT, karena atas berkat dan rahmat-Nya lah, maka penulis dapat menyelesaikan penulisan penelitian yang berjudul “Kajian Pemanfaatan Pasta Biji Jarak ( Jatropha Curcas L ) Sebagai Salah Satu Energi Alternatif Terbarukan”. Adapun penulisan penelitian ini dilaksanakan dalam rangka mengikuti lomba IPTEK 2008 dengan tema “Peran Sumber Energi Alternatif Terbaharukan dalam Perencanaan dan Pembangunan Energi Nasional” Penulisan ini diharapkan dapat bermanfaat untuk menggantikan peranan energi fosil yang digunakan oleh masyarakat pada umumnya. Namun semua ini masih jauh dari sempurna oleh karena itu saran yang konstruktif sangatlah diperlukan Pada kesempatan ini kami menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada yang terhormat: Bapak Ir. H. Anom Wiratnoyo, MM. selaku Kepala Sekolah SMA Insan Kamil Bogor Ibu Dra. Nur’aini Lubis selaku pembimbing utama yang telah bersedia mengorbankan waktu, tenaga dan pikiran untuk memberikan bimbingan pada kami Orang Tua yang telah memberikan dorongan moril dan materil serta doa selama kami dalam melaksanakan pengamatan Akhir kata tiada gading yang tak retak, maka penulisan karya tulis ilmiah ini tidak luput dari kesalahan. Semoga laporan pengamatan ini dapat bermanfaat bagi berbagai pihak, terutama untuk menggantikan sumber energi yang semakin menipis Bogor, 15 April 2008

Penulis

3

ABSTRAKSI

Muh. Ardyansyah P, Genta Byandha C, Mutiara Qori A, Fikri Irawan. Dibawah bimbingan Dra.Nur Aini Lubis. Kajian Pemanfaatan Pasta biji Jarak (Jatropha curcas L) Sebagai Salah Satu Energi Alternatif Terbarukan. Energi terbarukan dapat diartikan sebagai energi masa depan yang dapat dipulihkan kembali. Keterbatasan jumlah sumber energi fosil yang biasa digunakan untuk keperluan sehari-hari menjadi penyebab utama pentingnya peran energi terbarukan di masa yang akan datang. Selain penyediaan yang terus menerus dan berkelanjutan, energi masa depan harus merupakan energi yang ramah lingkungan. Usaha pencarian energi alternatif sebagai subsitusi penggunaan BBM menjadi sebuah tindakan yang sangat perlu dilakukan mengingat semakin tidak kondusifnya harga BBM yang kenaikannya berdampak terhadap gejolak perekonomian nasional Pemanfaatan energi yang berasal dari bumi yang dapat diperbaharui ini sangat efektif untuk penanggulangan pemakaian energi minyak tanah atau dapat disebut energi fosil yang pada belakangan tahun ini mulai langka.selain itu harga yang diperlukan untuk mengkonsumsi energi tersebut semakin melambung tinggi. Dengan adanya energi yang terbuat dari pasta ini dapat mengurangi pemakaiaan bahan bakar minyak dan dalam pembuatan bahan bakar ini sangat sederhana dan terjangkau oleh mayarakat luas. Waktu penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 4 april 2008. pembuatan dan pengujian energi ini dilaksanakan di laboratorium biologi sekolah SMA Insan Kamil. Bahan bahan yang digunakan dalam pembuatan energi Jatropha Curcas yang dibuat menjadi pasta berupa biji jarak dan parafin Alat yang digunakan dalam pembuatan bahan bakar ini antara lain wadah untuk mencampur biji jarak, saringan dengan ukuran 20-40 mash, mesin penggilingan.

4

Dari hasil penelitian diperoleh bahwa (1) biji jarak (Jatropha Curcas) yang tidak dapat dikonsumsi ini dapat diubah menjadi bahan bakar alternatif, penganti minyak tanah; (2) berdasarkan pengujian sifat fisik dan kimia pasta biji jarak berkomposisi : air 5,5% : minyak 48,6% : protein 17,9% : karbonhidrat 13% : serat 12,5% : abu 2,5%(3)penggunaan parafi dapat mempercepat menyalanya energi ini;(4)berdasarkan hasil analisa energi biji jarak ini dapat diperkirakan harga jual belinya adalah Rp,-;berdasarkan analisa pembuatan ini tidak memakan biaya apapun lagi selain pembelian biji jarak.

5

PENDAHULUAN

Latar Belakang Energi terbarukan dapat diartikan sebagai energi masa depan yang dapat dipulihkan kembali. Keterbatasan jumlah sumber energi fosil yang biasa digunakan untuk keperluan sehari-hari menjadi penyebab utama pentingnya peran energi terbarukan di masa yang akan datang. Selain penyediaan yang terus menerus dan berkelanjutan, energi masa depan harus merupakan energi yang ramah lingkungan. Indonesia merupakan salah satu negara tropis yang memiliki sumber daya alam yang sangat bervariasi. Usaha pertanian merupakan salah satu usaha yang sangat berpotensi untuk dikembangkan di Indonesia karena Indonesia memiliki potensi sumber daya lahan, agroklimat dan sumber daya manusia yang memadai. Kondisi iklim tropis dengan curah hujan yang cukup, ketersediaan lahan yang masih luas, serta lahan berkembangnya optimalisasi produksi dapat mendukung kelayakan pengembangan usaha agribilitasi. Terjadinya krisis energi, khususnya bahan bakar minyak (BBM) yang diinduksi oleh meningkatnya harga BBM dunia telah membuat Indonesia perlu mencari sumber-sumber bahan bakar alternatif yang mungkin dikembangkan di Indonesia. Usaha pencarian energi alternatif sebagai subsitusi penggunaan BBM menjadi sebuah tindakan yang sangat perlu dilakukan mengingat semakin tidak kondusifnya harga BBM yang kenaikannya berdampak terhadap gejolak perekonomian nasional. Pemanfaatan tanaman jarak, terutama bijinya, sebagai salah satu sumber energi alternatif berguna menggantikan posisi BBM yang sekarang semakin menipis. Jarak akan menjadi salah satu energi yang dapat dikatakan sebagai energi masa depan karena energi ini memenuhi kriteria yang ada, yaitu energi yang ramah lingkungan karena bahan bakunya berasal dari tanaman dan mudah dibudidayakan serta cepat berkembang sehingga dapat di produksi oleh

6

masyarakat dengan mudah terutama masyarakat yang memiliki lahan. Bagi pemerintah tanaman ini dapat ditanam dilahan-lahan kritis, sehingga dapat membantu penghijauan dan konservatif juga dapat menyerap tenaga kerja. Namun bukan berarti setiap pengembangan bahan bakar biodiesel tepat untuk dilakukan jika dilakukan tanpa perencanaan yang tepat. Pengembangan penelitian, penyediaan bahan baku dan industri biodiesel merupakan high investasi sehingga perlu perhitungan serta langkah-langkah strategis yang tepat. Mengingat potensi jarak pagar (Jatropha Curcas L) cukup baik sebagai penghasil minyak dan sudah mulai di kembangkan sebagai biodiesel, namun proses pembuatan biodiesel masih memerlukan biaya cukup tinggi maka perlu pengamatan lain pada potensi biji jarak dalam bentuk pasta. Rumusan Masalah 1. Apakah pasta yang terbuat dari biji tanaman jarak dapat digunakan sebagai bahan alternatif pengganti bahan bakar minyak? Tujuan Penelitian Adapun tujuan dari penulisan karya tulis ini adalah untuk memberikan alternatif lain potensi biji jarak dalam bentuk pasta yang digunakan sebagai sumbu kompor. Memberikan tambahan informasi dan masukan bagi pemerintah sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan terutama dalam bidang pemanfaatan energi. Hipotesis Pasta biji jarak dapat digunakan sebagai bahan alternatif pengganti bahan bakar minyak.

7

TELAAH PUSTAKA

Jenis- Jenis Bioenergi

Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi , boienegi dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu secara tradisional dan modern. Bio energi yang berupa tradisional dapat dicontohkan seerti kayu bakar, minyak tanah, dan gas alam sedangkan bioenergi yang modern merupakan energi yang dapat diperbaharui tanpa memerlukan waktu yang lama dan energi ini tidak pernah habis seperti bioetanol, biodiesel, PPO atau SVO, biodiesel, dan biogas.dalam pengembangan bioenergi ini kami energi yang berasal dari jarak pagar. Energi ini bukanlah energi yang berupa minyak melainkan energi yang dapat langsung digunakan tanpa harus menunggu fermentasi yaitu berupa pasta jarak. Jenis biji-bijian yang baik digunakan untuk dijadikan sebagai bahanbakar energi adalah

Tabel 1. Tumbuhan Bumi Indonesia yang Berpotensi Menjadi Penghasil Minyak Latin Jatropha churcas Ricinus communis Aleurites moluccana Aleurites trisperma Adenanthera pavonina Psophocarpus tetra gonolubus Ceiba pentandra Shorea stenoptera Isoptera borneensis Azadirachta indica Melia azedarach Ganua motleyana Madhuca utilis Mesua ferrea Calophyllum inophyllum Indonesia Jarak pagar Jarak kastroli Kemiri Kemiri cina Saga utan Kecipir Kapok Tengkawang tingkul Tengkawang terindak Margosa Mindi kecil Ketiau Seminai Penaga lilin Bintangur Nama Lain (Daerah) Jarak (Sunda) Kaliki, jarag (Lampung) Kemling (Lampung) Sagawe sabrang (Jawa) Jaat (Sunda) Randu (Sunda, Jawa) Ramuhun (Kalteng) Intaran (Bali) Gringging (Jawa) Melalai, Sangai (Kalbar) Ngasari (Sunda-Jawa) Penago (Lampung)

8

Schleichera oleosa Moringa oleifera Canarium commune Xanthophyllum lanceatum Samadera indica Gmelina asiatica Hodgsonia macroarpa Anona muricata Nephelium lappaceum Croton tiglium Litsea sebifera Hevea braziliensis Sterculia foetida Carbera manghas Ximinea americana Sumber: www.creitb.or.id Mengenal Tanaman Jarak

Kosambi Kelor Kenari Siur-siur Gatep pait Bulangan Akar kepayang Sirsak Rambutan Cerakin Tangkalak Karet Kelumpang Bintaro Bidaro

Kesambi Kilor (Lampung) Java almond (Ingg.) Siur (Sumsel, Jambi) Rapus (Bangka) Wareng (Sunda, Jawa) Bilungking (Minang) Nangka belanda Balatu (Sulsel) Kemalakian (Sunda) Malai (Bangka) Kepoh (Sunda, Jawa) -

Jarak pagar (Jatropha Curcas L.) menjadi sangat populer ketika muncul permasalahan energi alternatif ramah lingkungan. Menurut Erliza, dkk (2007) tanaman jarak termasuk ke dalam: • • • • • • • Divisi : Spermatophyta

Sub divisi : Angiospermae Kelas Ordo Famili Genus Spesies : Dicotyledonae : Euphorbiales : Euphorbiaceae : Jatropha : Jatropha curcas Linn.

Selanjutnya Eliza, dkk (2007) menyatakan jarak pagar telah lama dikenal masyarakat diberbagai daerah di Indonesia, yaitu sejak diperkenalkan oleh bangsa Jepang pada tahun 1942-an, dimana masyarakat diperintahkan untuk melakukan penanaman jarak sebagai pagar perkarangan. Beberapa nama daerah (nama lokal) yang diberikan kepada tanaman jarak pagar ini antara lain Jawa (jarak gundul, jarak pagar), NAD (baklawah, nawaih), Sunda (jarak kosta, jarak budge), Timor ( paku kare), Bugis (peleng kaliki),

9

Madura (kalekhe paghar), Bali (jarak pager), Nusatenggara (lulu mau, paku kase, jarak pageh), Alor (kuman nema), Sulawesi (jarak kosta, jarak wolanda, bindalo, bintalo, tondo utomene), Maluku (ai huwa kamala, balacai, kadoto). Di Indonesia terdapat berbagai jenis tanaman jarak antara lain Jarak Kepyar (Ricinus Communis), Jarak Bali (Jatropha Podagrica), Jarak Ulung (Jatropha Gossypifolia L) dan jarak pagar (Jatropha Curcas). Diantara jenis tanaman jarak tersebut yang memiliki potensi sebagai penghasil minyak bakar (Biofuel) adalah jarak pagar (Jatropha Curcas). Menurut Erliza, dkk (2007) tanaman jarak merupakan tanaman perdu dengan tinggi tanaman 1- 7 m, bercabang tidak teratur. Batangnya berkayu, berbentuk silindris bila terluka mengeluarkan getah. Daunnya berupa daun tunggal, berlekuk, bersudut 3 atau 5, tulang daun menjari dengan 5 – 7 tulang utama, warna daun hijau (permukaan bagian bawah lebih pucat dibanding bagian atas). Panjang tangkai daun antara 4 – 15 cm. Bunga tanaman jarak berwarna kuning kehijau-hijauan, berupa bunga majemuk berbentuk malai dan berumah satu. Bunga jantan dan bunga betina tersusun dalam rangkaian berbentuk cawan, tumbuh di ujung batang atau ketiak daun. Bunganya mempunyai 5 kelopak berbentuk bulat telur dengan panjang kurang lebih 4 mm. Benang sari mengumpul pada pangkal dan berwarna kuning. Tangkai putik pendek berwarna hijau dan kepala putik melengkung keluar berwarna kuning, bunga mempunyai 5 mahkota berwarna keunguan. Setiap tandan terdapat lebih dari 15 bunga. Tanaman ini mulai berbunga setelah berumur 3-4 bulan. Buah tanaman jarak berupa buah kotak berbentuk bulat telur, berdiameter 2 – 4 cm, berwarna hijau ketika masih muda dan abu-abu kecoklatan atau kehitaman ketika masak. Pembentukan buah setelah berumur 4-5 bulan, mencapai produktivitas penuh pada usia lima tahun, tanaman ini dapat bertahan hingga lima puluh tahun. Buah jarak terbagi menjadi 3 ruang yang masing-masing ruang di isi oleh 3 biji. Biji berbentuk bulat lonjong dengan warna coklat kehitaman. Biji inilah yang mengandung minyak dengan rendemen sekitar 30 – 50% dan mengandung toksin sehingga tidak dapat dimakan (lihat gambar 1).

1

Gambar 1. Pohon jarak (sumber: http://www.metafro.be/prelude/prelude_pic/Jatropha_curcas2.jpg) Selanjutnya Erliza, dkk (2007) menyatakan tanaman Jarak pagar dapat dimaksimalkan perkembangannya dengan syarat tumbuh diantaranya dapat tumbuh di daerah rendah sampai ketinggian sekitar 500 m dengan curah hujan 625 mm/tahun. Namun, tanaman ini dapat tumbuh di daerah yang bercurah hujan antara 300-2.380 mm/tahun. Kisaran suhu yang sesuai untuk tanaman jarak adalah 20-260 C. pada daerah yang besuhu terlalu tinggi (diatas 350 C) atau terlalu rendah (dibawah150 C) akan menghambat pertumbuhan serta penguraian kadar minyak dalam biji dan pengubahan komposisinya. Tanaman jarak pagar memiliki sistem perakaran sehingga tahan terhadap kekeringan serta berfungsi sebagai tananaman penahan erosi. Tanaman jarak dapat tumbuh di berbagai macam tekstur dan jenis tanah, baik tanah berbatu, tanah berpasir, maupun tanah berlempung atau tanah liat. Selain itu jarak pagar dapat berkembang biak di tanah yang kurang subur. Bioenergi Menurut Ucok (2007) bioenergi adalah energi yang diperoleh berasal dari bahan-bahan organik berumur relatif muda seperi

1

tumbuhan/hewan, produk dan limbah industri, budidaya pertanianperkebunan-peternakan-perikanan. Selanjutnya menurut Ucok (2007) bentuk akhir bioenergi adalah bahan bakar nabati (biofuel), listrik biomassa (biomass based electricity), kalor dendrodermal (untuk pengeringan). Herman dan Anastasia (2007) mengatakan, di Indonesia pemanfaatan energi terbarukan dapat digolongkan menjadi tiga kategori, yaitu : Pertama adalah energi yang sudah dikembangkan secara komersial, seperti biomassa, panas bumi dan tenaga air. Kedua adalah energi yang sudah dikembangkan tetapi masih terbatas, seperti energi surya dan energi angin. Ketiga adalah energi yang sudah dikembangkan, tetapi baru sampai pada tahap penelitian, misalnya energi pasang surut dan energi gelombang laut. Sedangkan jenis-jenis energi terbarukan itu sendiri secara garis besar dapat dibedakan menjadi dua golongan. Pertama adalah energi yang berasal dari bahanbahan organik, misalnya biomassa. Kedua adalah energi yang berasal dari alam, Jenis Titik Kekentalan (10 Angka Saponification Nilai Kalori Minyak Kelapa Kelapa Sawit Rapeseed Bunga Matahari Minyak Tanah Minyak Bakar (0C) -6 m2/s) 75,7 51,9 88,6 97,7 65,8 2,2 270-300 314 317 316 50-55 Iodine 103 10,4 54,2 98,6 132 Value 198 268 199,1 174,7 190 (MJ/Kg) 39,65 37,54 39,54 40,56 39,81 43,5 45 Jarak Pagar 340

Solar 55 02-Agust misalnya tenaga surya. Kandungan Biji Jarak

1

Biji (dengan cangkang) jarak pagar mengandung 20-40% minyak nabati, namun bagian inti biji (biji tanpa cangkang) dapat mengandung 45-60% minyak kasar. Berdasarkan analisis terhadap komposisi asam lemak (lihat tabel 1) dari 11 provenans jarak pagar, diketahui bahwa asam lemak yang dominan adalah asam oleat, asam linoleat, asam stearat, dan asam palmitat. Komposisi asam oleat dan asam linoleat bervariasi, sementara dua asam lemak yang tersisa, yang kebetulan Asam lemak Perbandingan Komposisi (%-berat) Myristic acid 14:00 0 - 0.1 Palmitic acid 16:00 14.1 -15.3 Stearic acid 18:00 3.7 - 9.8 Arachidic acid 20:00 0 - 0.3 Behemic acid 22:00 0 - 0.2 Palmitoleic acid 16:01 0 - 1.3 Oleic acid 18:01 34.3 -45.8 Linoleic acid 18:02 29.0 -44.2 Linolenic acid 18:03 0 - 0.3 merupakan asam lemak jenuh, berada pada komposisi yang relatif tetap (Heller 1996).

Tabel 2. Perbandingan sifat kimia, fisika biji tanaman jarak dan biji tanaman lain Adapun kandungan biji jarak apabila dibandingkan dengan biji tanaman lain secara fisika kimia menurut Erliza,dkk (2007) dapat diketahui sebagai berikut. (Lihat tabel 3) Tabel 3. komposisi asam lemak essensial dari biji jarak

Manfaat Biji Jarak Biji jarak dapat dijadikan bahan baku untuk bahan bakar biodiesel,

minyak pelumas; campuran minyak jarak dengan minyak sawit dapat digunakan dalam pembuatan sabun berkualitas tinggi; selain itu minyak jarak digunakan dalam industri insektisida, fungisida dan molluskasida (Jones dan Miller, 1992 dalam Puslitbangbun, 2005).

1

Minyak jarak juga potensial digunakan untuk mengendalikan hama-hama Helicoverpa armigera pada kapas, Sesamia calamistis pada sorghum dan Sitophilus zeamays pada jagung. Sebagai molluskasida, ekstrak minyak jarak cukup berhasil untuk mengendalikan keong mas (Pomacea sp) dan siput penyebar penyakit Schistosomiasis (parasityang banyak menyerang manusia didaerah tropis dan sub-tropis (Puslitbangbun, 2006). Disamping itu minyak jarak sering digunakan sebagai obat tradisional di daerah pedesaan misalnya untuk obat sakit kulit dan untuk meredakan rasa sakit karena reumatik. Hingga saat ini, sejumlah masyarakat di pedesaan masih menggunakan minyak jarak untuk menyulut obor. Melihat kandungan biji jarak cukup potensial jika dijadikan bentuk pasta. Kami pun dapat membandingkan antara pemakaian yang lebih baik diantara biodiesel dan petrodiesel Tabel 4. Perbedaan biodiesel dan petrodiesel (solar) Físika kimia Komposisi Densitas, g/ml Viskositas cSt Flash point, C Angka cetan Kelembaban, % Engine power Engine torque Modifikasi engine Konsumsi bakar Lubrikasi Lebih tinggi Lebih rendah 0,8624 5,55 172 62,4 0,1 Energi Sama Tidak diperlukan Sama bahan Sama yang 128.000 BTU Biodiesel Metil ester atau asam lemak 0,8750 4,6 98 53 0,3 dihasilkan Energi yang dihasilkan 130.000 BTU Sama Petrodiesel Hidrokarbon

1

Emisi

CO rendah, total hidrokarbon, CO sulfur dioksida, dan nitroksida

tinggi,

total sulfur

hidrokarbon,

dioksida dan nitrosida Penanganan Lingkungan keberadaan Flamable lebih rendah Toxistas rendah Terbarukan Flamable lebih tinggi Toxistas 10 kali lebih tinggi Tak terbarukan
Sumber : www.creitb.or.id

1

METODOLOGI PENELITIAN

Penulisan karya tulis ini disusun berdasarkan studi literatur dan telaah pustaka yang sesuai dengan topik penulisan. Literatur-literatur yang digunakan merupakan literatur yang bersifat primer (journal) dan literatur yang bersifat sekunder (text book). Pengamatan pembuatan pasta dilakukan oleh penulis di Laboratorium Biologi SMA Insan Kamil, Bogor. Hasil pengamatan tersebut diharapkan dapat menjadi data pendukung dalam penulisan karya tulis ini. Masalah yang menjadi dasar dalam penulisan ini timbul setelah diketahui bahwa peran energi terbarukan sangat penting untuk masa yang akan datang. Keterbatasan jumlah sumber energi fosil yang biasa digunakan oleh masyarakat luas menjadi penyebab utama pentingnya energi terbarukan. Untuk itu, Indonesia perlu mencari subsidi dari sumber-sumber domestik yang ramah lingkungan dan dapat diperbaharui (renewable). Indonesia yang berpotensi menjadi penghasil minyak nabati yang relatif belum tersumberdayakan antara lain tanaman jarak. Melalui karya tulis ini dapat diketahui bahwa biji tanaman jarak memiliki kandungan atau komposisi yang sangat memungkinkan untuk dijadikan biodiesel. Namun demikian karena pembuatan biodesel memerlukan biaya cukup tinggi, perlu perhitungan serta langkah-langkah strategis yang tepat. Alternatif lain pemanfaatan biji jarak dalam bentuk pasta yang digunakan sebagai sumbu kompor. Kami memperhitungkan masalah kerapatan yang terdapat dalam pasta jarak tersebut. Kerapatan adalah hasil bagi antara bobot contoh dibagi dengan volume contoh. Pengukuran volume contoh itu sendiri dilakukan dengan menggunakan alat bernama pignometer. Adapun persamaannya sebagai berikut :

Kerapatan = bobot contoh volume Penulisan karya tulis ini, diharapkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya peran energi terbarukan sebagai energi alternatif

1

menggantikan peran energi fosil yang dapat merusak atmosfer serta memberikan tambahan informasi dan masukan bagi pemerintah sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan terutama dalam bidang pemanfaatan energi.

1

HASIL DAN PEMBAHASAN

Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa biji jarak dapat dijadikan pasta dengan jalan menggiling biji menggunakan penggilingan daging. Jika dilihat dari segi kemudahan, cara pembuatan pasta jarak ini terbilang sangat mudah hanya dengan cara mengupas biji menggiling dan membentuknya. selain itu tanaman jarak relatif mudah dalam membudidayakannya. Dan jika dilihat dari segi biaya alat ini relatif murah karena menggunakan perlengkapan yang biasanya terdapat di masing maing keluarga jaman sekarang. Selain itu biji jarak dapat di produksi oleh masyarakat dengan berbagai tujuan sebagai contoh biji jarak dapat langsung digunakan oleh masyarakat dengan mengolahnya sendiri tanpa memerlukan produk dari luar atau sebagai produsen untuk disebarkan dan jika di perkirakan dalam pengelolaan biji jarak ini jarang sekali mendapatkan serangan hama karena sebagian bersar biji jarak merupakan bagian yang mengandung racun

1

KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan Kesimpulan yang kami dapatkan dalam penelitian ini adalah Bahan bakar nabati asal tanaman perkebunan tersedia cukup beragam, sehingga potensinya sangat besar untuk dimanfaatkan oleh masyarakat luas sebagai bahan alternatif pengganti bahan bakar minyak dan gas, khususnya minyak tanah untuk rumah tangga dan semua bahandasar untuk pembuatan energi ini tidak mengakibatkan kerugian karena bahan bakar ini dapat diperbaharuai kembali dengan mudah. Lalu biji jarak dapat dimanfaatkan oleh kita untuk dijadikan energi alternatif pengganti minyak tanah yang berguna bahkan sampai ke limbahlimbahnya. Api yang dihasilkan dari pasta jarak ini yaitu berwarna merah ke biruan, mungkin energi ini belum kami olah secara menyeluruh, dengan ini dapat kami simpulkan bahwa biji jarak dapat menghasilkan api yang tidak menimbulkan asap. Dalam pembuatan pasta jarak dapat di digolongkan sangat mudah yaitu dengan cara menggiling dan pembentukan. Dibandingkan dengan biji tanaman lain biji jarak merupakan biji-bijian yang tidak memiliki nilai konsumsi tapi biji jarak dapat dijadikan energi yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Saran Kami berharap agar pada kondisi sekarang ini yang sedang mengalami krisis energi dapat diselesaikan dengan adanya energi alternatif pengganti minyak tanah. Selain itu kami juga berharap kepada pemerintah agar dapat mengangkat seluruh potensi dalam rangka pengembangan energi alternatif ini dalam penyediaan alat-alat dasar yang dapat mengolah energi ini dengan mudah agar dapat secara cepat dirasakan oleh masyarakat, maka dari itu perlu adanya bantuan yang sangat menentukan dalam penyediaan peralatannya. Selama ini yang diketahui oleh masyarakat adalah energi alternatif yang belum pernah di salurkan ke masyarakat adalah pasta jarak, maka dari itu kami berharap agar energi

1

alternatif ini tidak hanya diteliti dan dilombakan saja, tetapi harus dapat dirasakan oleh masyarakat luas. Perlu adanya dukungan para peneliti dengan cara mensosialisasikan keuntungan dan kerugiannya pada masyarakat dalam menggunakan energi alternative sebagai penganti bahan bakar minyak tanah.

2

DAFTAR PUSTAKA

http://www.metafro.be/prelude/prelude_pic/Jatropha_curcas2.jpg) 18 apil 2008 http://perkebunan.litbang.deptan.go.id/?p=opini.10 25 arpil 2008 www.energi terbarukan.net. 5 April 2008 www.creitb.or.id. 11 April 2008 Erliza, dkk. 2007. Jarak Pagar tanaman penghasil biodiesel, Depok: Penebar swadaya. Erliza, dkk. 2007. Teknologi Bioenergi. Jakarta: AgroMedia Pustaka. Racmat, Ridwan. 2006. 4 Janari. Kompor Sekam Segar. Tabloid Sinar Tani. Sudrajat, R dan Soleh Salim. 1994. Pedoman Teknis Pembuatan Arang. Bogor: Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan, Departemen Kehutanan. Sudrajat, R et al. 2005. Teknologi Pembuatan Biodiesel dari Minyak Biji Tanaman Jarak Pagar.Penelitian Hasil Hutan. Vol 23. hal 53-68 Siagian, U. 2007, Energi terbarukan, Pusat Kebijakan Energi-ITB Widjanarko, Mochamad. 2007. 14 Februari.Sumber Energi Terbarukan Untuk Antisipasi Krisis BBM. Suara Merdeka. Retnowati, Endang. 2003. Pembuatan Biodiesel dari Bahan baku Minyak Kelapa Sawit.Jakarta: Balai Besar Kimia dan Kemasan Heyne, K. 1978. Tumbuhan Berguna Biodiesel.Jakarta:Badan Litbang Kehutanan

2

Mahisworo, et al. 1989. Bertanam rambutan.Jakarta:Penebar Swadaya Verheij,E.M.W dan Coronel, R.E. 1997. Prosea Sumber Daya Nabati Asia Tenggara 2 Buah-buahan yang dapat dimakan. Jakarta: Gramedia

Darnoko et al. 2001. Teknologi Produksi Biodiesel dan Prospek Pengembangannya di Indonesia. Warta Pusat Penelitian Kelapa Sawit. vol 9. hal 17-27 Sudrajat, R et al. 2005. Teknologi Pembuatan Biodiesel dari Minyak Biji Tanaman Jarak Pagar.Penelitian Hasil Hutan. Vol 23. hal 53-68 Jaya, Indra. 2005. Optimasi Sintesis Biodiesel dari Minyak Jarak Pagar (Jatropha curcas) Melalui Proses Esterifikasi-Transesterifikasi. Skripsi. Institut Pertanian Bogor.

2

RIWAYAT HIDUP

Nama Tempat Tanggal Lahir Program Alamat Sekolah

: Muhammad Ardyansyah Pratama : Bogor, 17 Oktober 1992 : IPA : Jln. R. Aria Surialaga Batu Tapak, Pasir Jaya, Bogor Barat, Bogor 16119

No. Telepon Alamat Rumah Karya-Karya Ilmiah yang Pernah Diraih

: (0251) 639637 : Babakan Rt 02/02 desa Sukaharja Ciomas Cibinong : ---

2

RIWAYAT HIDUP

Nama Tempat Tanggal Lahir Program Alamat Sekolah

: Genta Byandha : Bogor,22 November 1993 : ---: Jln. R. Aria Surialaga Batu Tapak, Pasir Jaya, Bogor Barat, Bogor 16119

No. Telepon Alamat Rumah Karya-Karya Ilmiah yang Pernah Diraih

: (0251) 632466 : Tmn. Pagelaran Blok C7 No. 3/4 Ciomas, Bogor : ---

2

RIWAYAT HIDUP

Nama Tempat Tanggal Lahir Program Alamat Sekolah

: Mutiara Qori Akbar : Palembang, 20 Okt 1991 : IPA : Jln. R. Aria Surialaga Batu Tapak, Pasir Jaya, Bogor Barat, Bogor 16119

No. Telepon Alamat Rumah

: (0711) 810103 : Jln. Suka Mulya Raya No.493c Sekip Ujung, Lebong Siarang, Palembang

Karya-Karya Ilmiah yang Pernah Diraih

: ---

2

RIWAYAT HIDUP

Nama Tempat Tanggal Lahir Program Alamat Sekolah

: Fikri Irawan : Pekan Baru, 21 Sept 1992 :--: Jln. R. Aria Surialaga Batu Tapak, Pasir Jaya, Bogor Barat, Bogor 16119

No. Telepon Alamat Rumah Karya-Karya Ilmiah yang Pernah Diraih

: (021) 98292201 : Jl. Topografi Blok D No.92 Jakarta Timur : ---

2

LAMPIRAN

Gambar 2. Jarak pada tempat basah

Gambar 3. Jarak di tempat kering

Gambar 4. Bentuk Pasta Jarak

Gambar 5. Jarak di tempat lembab

2

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->