P. 1
Kelas 10 Smk Bahasa-Indonesia

Kelas 10 Smk Bahasa-Indonesia

5.0

|Views: 27,621|Likes:
Published by rahman30

More info:

Published by: rahman30 on Mar 18, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/02/2015

pdf

text

original

Kata umum adalah suatu kata yang memiliki ruang lingkup yang luas dan
masih mencakup banyak hal. Kata umum dikenal dengan istilah hipernim.
Adapun kata khusus adalah kata yang memiliki ruang lingkup yang lebih
sempit dan tercakup dalam kata umum (kata yang lebih luas pengertiannya).
Kata khusus juga disebut hiponim.

80Bahasa Indonesia Tingkat Semenjana Kelas X

Contoh:

Kata Umum

Kata Khusus

buah

durian, mangga, apel, jeruk, melon

mainan

kelereng, mobil-mobilan, ketapel, layang-layang

binatang

kambing, harimau, srigala, gajah

Tugas Individu

1.Coba Anda cari kata khususnya berdasarkan kata umum berikut ini.
a.mobil

c.warna

e.penginapan

b.unggas

d.melihat
2.Buatlah kalimat berdasarkan kata-kata khusus tersebut.
3.Carilah kata umum dari deretan kata khusus di bawah ini.
a.manusia, binatang, tumbuhan
b.prosa, puisi, drama
c.runtuh, roboh, rebah, gugur

2.Menggunakan Kata-kata yang Sama atau Hampir
Sama Artinya

Kata mati, gugur, wafat, dan meninggal dunia memiliki arti sama, tetapi
dalam penerapannya berbeda. Hal ini sangat dipengaruhi oleh nilai rasa dalam
penggunaannya, makna, dan lingkungan yang dimasukinya.
Contoh:
a.Harimau jantan itu akhirnya mati karena terluka parah.
b.Pamanku meninggal dunia dua hari yang lalu.
c.Kapten Slamet Riyadi gugur di medan pertempuran.

Tugas Individu

1.Coba Anda cari contoh kata-kata yang sama atau hampir sama maknanya.
2.Terapkan kata-kata tersebut ke dalam kalimat sehingga menjadi jelas
maknanya.
3.Tukarkan hasil kerja Anda dengan teman sebangku.
4.Catatlah hasil kerja teman sebangku Anda untuk menambah perbendaharaan
kosakata.

81

Olahraga dan Kesehatan

Rangkuman

1.Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membaca puisi adalah lafal, nada,
tekanan, intonasi, penghayatan, dan ekspresi.
2.Ragam bahasa yang ditinjau dari sudut pandangan penutur dapat diperinci
menurut patokan daerah, pendidikan, dan sikap penutur. Ragam daerah
dikenal dengan nama logat atau dialek. Ragam pendidikan dibedakan dari
ragam nonpendidikan. Adapun ragam menurut sikap penutur dibagi menjadi
ragam bahasa resmi dan ragam bahasa tidak resmi. Ragam bahasa menurut
bidang pemakaiannya dapat dirinci menjadi bahasa berita, bahas laporan,
bahasa hukum, bahasa prosa, bahasa puisi, dan sebagainya.
3.Kemampuan membaca cepat dapat ditingkatkan dengan cara meningkatkan
perbendaharaan kosakata; menerapkan teknik membaca secara efisien;
meninggalkan kebiasaan yang dapat menghambat membaca cepat, seperti
vokalisasi, membaca mundur/regresi, dan membaca kata demi kata.
4.Kata umum adalah suatu kata yang memiliki ruang lingkup yang luas dan
masih mencakup banyak hal. Adapun kata khusus adalah kata yang memiliki
ruang lingkup yang lebih sempit dan tercakup dalam kata umum (kata yang
lebih luas pengertiannya).
5.Penggunaan kata-kata yang sama atau hampir sama artinya sangat
dipengaruhi oleh nilai rasa, makna, dan lingkungan yang dimasukinya.

Latihan

A.Pilihlah jawaban yang paling benar!

1.Kekuatan utama dalam pembacaan puisi adalah ….
a.bunyi dan nada

d.rima dan irama

b.syair dan penyair

e.refleksi dan tanggapan

c.judul dan isi
2.Selain penggunaan lafal, tekanan, intonasi, dan jeda, unsur lain yang turut
menunjang keberhasilan dalam pembacaan puisi adalah ….
a.pemahaman dan keseimbangan
b.penghayatan dan penajaman
c.ekspresi dan penghayatan
d.pikiran dan perasaan
e.ekspresi dan sikap terbuka

82Bahasa Indonesia Tingkat Semenjana Kelas X

3.Ragam bahasa menurut penutur didasarkan pada ….
a.isi tuturan, gaya, dan tata bunyi
b.bahasa resmi dan tidak resmi
c.langgam, laras, dan gaya
d.bahasa tinggi dan bahasa rendah
e.daerah, pendidikan, dan sikap penutur
4.Timbulnya sejumlah ragam bahasa Indonesia dipengaruhi oleh faktor ….
a.sejarah dan perkembangan masyarakat
b.penutur dan isi tuturan
c.budaya dan tradisi
d.mental dan psikis masyarakat
e.kebutuhan dan perkembangan bahasa
5.Pembagian bahasa atas bahasa berita, bahasa hukum, dan bahasa puisi
didasarkan pada ….
a.penggunaanya

d.penuturnya

b.bidang pemakaiannya

e.sarananya

c.jenis bahasanya
6.Pengaruh bahasa lain di dalam bahasa Indonesia yang sifatnya mengganggu
keefektifan penyampaian informasi disebut ….
a.interpretasi

c.diglosia

e.kodifikasi

b.interferensi

d.dialek
7.Dalam teknik membaca cepat, pembaca harus dapat menemukan … secara
cepat dan tepat.
a.kata-kata sulit

c.latar persoalan

e.gagasan utama

b.amanat

d.kerangka wacana
8.Salah satu tolok ukur keberhasilan seseorang dalam membaca teks
adalah ….
a.mampu menyimpulkan isi teks tersebut secara tepat
b.mampu membaca beberapa teks sekaligus secara cepat
c.mampu mengembangkan isi teks yang dibaca menjadi karangan yang

baru

d.mampu menampilkan istilah-istilah baru untuk mengganti kata-kata yang
dianggap kuno atau tidak menarik
e.mampu menyisihkan waktu luang untuk memahami isi teks
9.Suatu kata yang memiliki ruang lingkup yang luas dan masih mencakup
banyak hal disebut kata ….
a.khusus

c.luas

e.baru

b.umum

d.sempit

83

Olahraga dan Kesehatan

Kabar Tokoh

Jusuf Sjarif Badudu

Lahir di Gorontalo, 19 Maret 1926. Ia menye-
lesaikan pendidikan sarjananya di Fakultas Sastra
Universitas Padjadjaran, Bandung, pada tahun
1963. Tahun 1975, ia memperoleh gelar Doktor
Ilmu Sastra dengan pengkhususan linguistik di
Universitas Indonesia, Jakarta, melalui disertasi
yang berjudul Morfologi Kata Kerja Bahasa Gorontalo. Tokoh bahasa ini juga
dikenal sebagai pembawa acara Siaran Pembinaan Bahasa Indonesia di TVRI
Pusat Jakarta pada tahun 1977 sampai dengan tahun 1979 dan sebagai penatar
bahasa Indonesia untuk berbagai lapisan masyarakat, seperti mahasiswa, dosen,
guru, wartawan, pegawai pemerintah, dan polisi. Ia juga sering menyajikan
makalah di luar negeri, seperti di Belanda, Inggris, Prancis, Amerika Serikat,
Australia, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Jepang. Saat ini, J.S.
Badudu tidak hanya aktif sebagai guru, dosen, dan penatar bahasa Indonesia,
tetapi juga aktif sebagai penulis artikel tentang bahasa Indonesia di surat kabar
dan majalah. Sejak tahun 1977 hingga sekarang, ia menjadi pengisi rubrik tentang
pembinaan bahasa Indonesia yang baik dan benar di majalah Intisari, Jakarta.
Sebagai guru dan dosen bahasa Indonesia, ia pernah menerima bintang jasa dari
Pemerintah RI, yaitu Satyalencana 25 Tahun Pengabdian dan Bintang Mahaputra
yang diserahkan oleh Presiden Megawati Sukarnoputri pada tanggal 15 Agustus
2001 di Istana Negara.

Sumber: http://www.pusatbahasa.depdiknas.go.id

10.Kata gugur, mati, wafat, dan tewas berbeda penerapannya dalam kalimat,
karena dipengaruhi oleh nilai ….
a.makna

c.rasa

e.kebutuhan

b.bunyi

d.asal

B.Kerjakan soal-soal berikut!

1.Terangkan pentingnya penggunaan lafal, tekanan, intonasi, jeda, ekspresi,
dan penghayatan yang tepat dalam pembacaan puisi!
2.Sebutkan ragam bahasa menurut bidang pemakaiannya!
3.Sebutkan cara meningkatkan kemampuan membaca cepat!
4.Apa yang dimaksud dengan kata umum dan kata khusus?
5.Faktor apa saja yang memengaruhi penerapan kata-kata yang sama atau
hampir sama maknanya pada suatu kalimat?

Sumber: http://

www.pusatbahasa.depdiknas.go.id

84Bahasa Indonesia Tingkat Semenjana Kelas X

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->