P. 1
Kelas 10 Smk Bahasa-Indonesia

Kelas 10 Smk Bahasa-Indonesia

5.0

|Views: 27,543|Likes:
Published by rahman30

More info:

Published by: rahman30 on Mar 18, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/02/2015

pdf

text

original

Kita sering tidak menyadari bahwa
dalam berkomunikasi sehari-hari kita
menggunakan kalimat yang tidak tepat,
baik secara tata bahasa maupun situasi.
Hal ini menjadikan mitra bicara kita
kadang mengalami kesulitan dalam
memahami maksud kata-kata kita. Oleh
karena itu kita perlu memelajari cara
menggunakan kalimat yang baik, tepat,
dan santun.

Kalimat yang baik, tepat, dan santun
adalah kalimat yang komunikatif dan

Sumber: Solopos, 23 Oktober 2007

Gambar 6.2 Berkomunikasi secara lisan
memerlukan penggunaan kalimat yang baik,
tepat, dan santun

91

Wisata

cermat. Kalimat bersifat komunikatif apabila kalimat dapat dipahami oleh mitra
bicara dengan tepat. Suatu kalimat disebut cermat apabila kalimat tersebut sesuai
dengan kaidah yang berlaku dan logis (bernalar). Jadi, syarat yang harus dipenuhi
oleh kalimat yang baik, tepat, dan santun yaitu sesuai sesuai kaidah bahasa,
nalar, dan memiliki ketersampaian pesan.
Kaidah bahasa dapat diartikan sebagai aturan atau pedoman yang harus
dipenuhi oleh seorang pembicara untuk menyampaikan ide kepada mitra bicara.
Secara tertulis, kaidah berbahasa biasanya berbentuk pedoman umum, yaitu ejaan
bahasa Indonesia. Secara lisan, kaidah yang digunakan pembicara dipengaruhi
oleh situasi pembicaraan.
Penalaran merupakan suatu proses berpikir untuk menghubungkan data atau
fakta yang ada sehingga sampai pada suatu kesimpulan. Penalaran yang benar
menghasilkan kesimpulan yang benar dan penalaran yang salah akan
menghasilkan kesimpulan yang salah pula.
Ketersampaian pesan dapat terwujud apabila sarana yang digunakan untuk
menyampaikannya tepat dan situasinya mendukung. Selain itu, antara pembicara
dengan mitra bicara harus saling memahami kode-kode yang digunakan.

Tugas Individu

1.Coba Anda cermati teks di bawah ini.

Jejak Wali di Kota Kretek

Kalau Anda memasuki Kabupaten Kudus untuk kali pertama, yakinlah
pasti banyak yang bisa Anda rekam dalam ingatan. Kalau Anda dari arah
barat (Semarang), Anda segera akan berhadapan dengan wilayah berkarakter
perkotaan kental.

Ada banyak industri yang pesat berkembang di sana. Ada pabrik kertas
dengan bangunan mewah, juga banyak dijumpai unit-unit (brak) pembuatan
rokok yang menebarkan aroma saus tembakau. Wajar saja, Kudus memang
kota penghasil rokok. Atribut Kota Kretek juga sudah sangat populer di
telinga.

Bukan cuma itu. Di pusat kota, papan-papan promosi makanan banyak
terpancang, khususnya tentang jenang. Dan sebutan Kota Jenang juga
menjadi atribut Kudus yang lain.
Ya, boleh saja Kudus itu sebuah kota industri yang cenderung
materialistis. Tapi jangan lupakan posisi penting wilayah tersebut dalam
sejarah perkembangan Islam di Jawa. Sudah kesohor jika Kudus menjadi
salah satu penyebaran Islam pada masa Wali Songo dengan dua tokohnya
Sunan Kudus dan Sunan Muria.

92Bahasa Indonesia Tingkat Semenjana Kelas X

Dengan dua tokoh penyebar Islam itu, wajar saja kisah dan artefak
kebudayaan Islam bisa dijumpai di banyak tempat di Kudus. Wilayah itu
pun akhirnya mendapat sebutan yang paling kuat di antara citra lain yang
melekat yaitu Kota Santri. Lengkaplah pula sebutan itu ketika Purbatjaraka,
ahli antropolog nusantara mengatakan, di seluruh Jawa hanya ada satu nama
kota yang diambil dari bahasa Arab, yaitu Kudus (dari kata Al Quds yang
berarti ”tempat suci”). Walhasil pula, jejak-jejak sejarah dakwah para wali
beserta peninggalannya itu sampai sekarang dapat kita telusuri baik untuk
kepentingan ibadah maupun keilmuan (sejarah).

Sumber: Suara Merdeka, 26 Agustus 2007 (Diambil seperlunya)

2.Catat kaidah, penalaran, dan kekomunikatifan yang tidak sesuai dengan
pedoman EYD.
3.Betulkan kalimat-kalimat yang tidak baik, tepat, dan santun tersebut.
4.Bacakan hasil akhir teks yang Anda perbaiki tersebut di depan kelas.
5.Simak hasil kerja teman yang lain dan bandingkan dengan hasil kerja Anda.

Tugas Kelompok

1.Susunlah daftar pertanyaan wawancara dan jawabannya sekaligus bersama
teman sebangku. Tema wawancara berkenaan dengan kondisi tempat wisata
di Indonesia.
2.Gunakanlah kalimat yang baik, tepat, dan santun dalam daftar wawancara
dan jawabannya tersebut.
3.Praktikkanlah wawancara tersebut bersama teman sebangku Anda di depan
kelas. Misalnya, Anda menjadi pewawancara dan teman sebangku Anda
menjadi narasumbernya.
4.Mintalah tanggapan dari teman dan guru Anda mengenai hasil kerja Anda
dan teman sebangku Anda.

C.Membaca

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->