P. 1
Kelas 11 Smk Bahasa Dan Sastra Indonesia

Kelas 11 Smk Bahasa Dan Sastra Indonesia

4.0

|Views: 9,237|Likes:
Published by rahman30

More info:

Published by: rahman30 on Mar 18, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/06/2015

pdf

text

original

1.Kalimat perintah adalah kalimat yang
mengandung perintah atau permintaan agar or-
ang lain melakukan suatu hal yang diinginkan.

2.Ciri-ciri kalimat perintah adalah:

(a) menggunakan intonasi keras, terutama
perintah biasa dan larangan,

(b) kata kerja menggunakan kata dasar, dan

(c) menggunakan partikel pengeras –lah.

3.Ada beberapa kalimat perintah, yaitu kalimat
perintah biasa, permintaan, mengizinkan, ajak-

an, bersyarat, sindiran, dan larangan.

4.Kalimat perintah biasa bervariasi, mulai dari pe-
rintah lunak sampai perintah yang sangat keras,
dan dibedakan dengan variasi intonasinya.

5.Kalimat perintah permintaan adalah kalimat
perintah yang halus, dan yang menyuruh ber-
sikap merendah.

6.Kalimat perintah mengizinkan adalah kalimat pe-
rintah biasa yang ditambahkan dengan per-
nyataan yang mengungkapkan pemberian izin.

Bahasa dan Sastra Indonesia 2 Untuk SMK Kelas XI

20

A.Bacalah teks berikut ini dengan saksama!

7.Kalimat perintah ajakan adalah kalimat perintah
yang biasanya didahului oleh kata ajakan, seperti
marilah, baiklah, dan lain-lain.

8.Kalimat perintah bersyarat adalah kalimat pe-
rintah yang mengandung syarat untuk terpenuhi-
nya sesuatu hal.

9.Kalimat perintah sindiran adalah kalimat pe-
rintah yang mengandung ejekan, karena yakin
bahwa yang diperintah tidak mampu melaksana-
kan perintahnya.

10.Kalimat perintah larangan adalah kalimat pe-
rintah yang melarang seseorang melakukan se-
suatu hal. Bila larangan itu bersifat umum atau
resmi digunakan kata dilarang, sedangkan bila
bersifat khusus atau tidak resmi digunakan kata
jangan.

11.Perintah lisan dapat dikenali dari intonasi dan
tekanan pada kalimatnya yang disampaikan se-
cara lisan, tetapi perintah yang kompleks dapat
dirumuskan kembali dengan menggunakan ke-
rangka, tabel, atau bagan.

Wisata Alam di Ujung Barat Pulau
Jawa

Salah satu tempat menarik yang sering
dijadikan tujuan wisata alam adalah Taman
Nasional Ujung Kulon. Lokasi ini banyak diminati
karena tempat ini merupakan cagar alam yang
dilindungi oleh dunia dan menyimpan kekayaan
flora dan fauna yang sangat khas. UNESCO
menetapkan kawasan Ujung Kulon sebagai
World Heritage Sites atau salah satu warisan
dunia.

Terletak di ujung barat Pulau Jawa, Taman
Nasional Ujung Kulon memiliki lebih dari 700 jenis
tumbuhan dan di antaranya merupakan jenis
tanaman langka yang dilindungi. Selain itu,
terdapat beberapa jenis binatang langka, yang
dilindungi di antaranya Banteng (Bos javanicus),
Ajag (Cuon alpinus), Lutung (Presbytis cristata),
Rusa (Cervus timorensis), Macan tutul (Panthera
pardus), Kucing batu (Felis bengalensisi), Badak
Jawa (Rhinoceros sondaicus). Juga ratusan jenis
burung, antara lain Elang, Burung Udang Biru,
Cekakak dan masih banyak lagi. Di antara
binatang langka itu Badak bercula satu sangat
identik dengan Taman Nasional Ujung Kulon.

Dengan jarak tempuh kurang lebih 153 km dari
Jakarta, Pandeglang dan Labuan atau kurang
lebih 3,5 jam, Taman Nasional Ujung Kulon
sangat mungkin untuk dijangkau. Bagi mereka
yang memiliki naluri berpetualang di alam bebas
dan mencintai alam pasti akan betah menikmati
suasana alam yang menakjubkan ini.

Wisata Alam Andalan

Taman Nasional Ujung Kulon masuk dalam
wilayah kabupaten Pandeglang, provinsi Banten

ini dapat dicapai melalui kota Labuan. Dari kota
Labuan dapat dilanjutkan melalui jalan darat
selama 2 jam hingga ke desa Taman Jaya. Selain
jalan darat, dapat juga dicapai melalui laut. Kapal
motor dapat disewa seharga 1,3 juta per hari
dengan kapasitas 20 orang. Dengan membayar
administrasi perizinan sebesar Rp. 4.500,- per
orang untuk perjalanan maksimal 7 hari, jelas
perjalanan ke Ujung kulon sangatlah murah.

Taman Nasional yang diresmikan pada tahun
1992 ini memiliki pembagian Zona dalam rangka
perlindungan atau konservasi alam. Pertama
adalah Zona inti yang di dalamnya merupakan
prioritas utama dalam hal perlidungan dan sama
sekali tidak boleh dieksploitasi. Di luar Zona inti
adalah Zona Rimba yang menyangganya. Di
area ini biasanya digunakan sebagai jalur untuk
berwisata. Di luar 2 Zona itu adalah Zona
pemanfaatan, yakni Zona yang dapat digunakan
untuk kepentingan penduduk, tetapi dalam
batas-batas tertentu.

Berbagai macam tempat dan kegiatan dapat
anda nikmati. Selain semenanjung Ujung kulon,
juga terdapat 3 pulau yang menjadi tujuan wisata,
yaitu pulau Handeleum, Pulau Peucang, dan
Pulau Panaitan. Dari keempat daerah tujuan
wisata ini berbagai kegiatan dapat Anda lakukan.

Di dekat desa Taman Jaya terdapat sebuah
kawasan yang dikenal dengan nama gunung
Honje yang merupakan obyek wisata alam yang
menarik. Berbagai jenis Monyet, Lutung, dan
Owa Jawa hidup di sana. Selain itu ada objek air
terjun dan sumber air panas. Dari desa inilah
gerbang untuk memulai penjelajahan ke dalam
semenanjung Ujung kulon.

Pembelajaran 2 - Kompetensi Dasar 2.2

21

Di Semenanjung Ujung Kulon ini Anda dapat
melakukan penjelajahan sambil menikmati
keindahan pantai, hutan dan gunung sambil
mengamati kerindangan pepohonan serta
tumbuh-tumbuhan dan binatang langka.

Di pulau Handeleum, terdapat sebuah wisma
untuk menginap. Tak jauh dari Pulau Handeleum,
sungai Cigenter merupakan objek wisata yang
memiliki tantangan tersendiri. Bagaimana tidak,
untuk menikmati daerah aliran sungai Cigenter,
para pengunjung harus menggunakan sebuah
Jukung, perahu kecil dari kayu berbentuk
memanjang, untuk menelusuri sungai tersebut
sambil menikmati keasrian hutan.

Di sekitar pulau Peucang juga terdapat
penginapan dengan bangunan dari kayu tetapi
memiliki kapasitas kamar yang lebih banyak.
Sebuah restoran mewah juga hadir di sana untuk
menyediakan berbagai menu baik Asia maupun
Eropa. Selain pantainya yang berpasir putih,
hutan asri dengan hewan-hewan seperti monyet,
rusa, burung merak dan babi hutan berkeliaran
dengan bebasnya dapat Anda temui sambil
berjalan-jalan.

Anda juga bisa menuju karang Copong di
sebelah utara Pulau Peucang untuk menikmati
deburan ombak sambil menyaksikan peman-
dangan laut dengan cuaca yang cerah dibarengi
dengan aktivitas berenang di sekitar pantai sambil
snorkling, ataupun menyelam, mendayung
perahu, ataupun memancing, berlayar dan
berselancar. Untuk berselancar, Pulau Panaitan
adalah tempatnya. Di pulau ini telah terdapat
beberapa titik yang telah menjadi daerah tujuan
para peselancar dunia untuk menaklukkan
deburan ombak yang ganas.

Luas keseluruhan Taman Nasional 136.656 ha
dan memiliki sekitar 109 pegawai yang bertugas
di lapangan. Hal itu sangatlah menyulitkan dalam
menjaga keamanan kawasan konservasi ini.
Padahal gangguan dari tangan-tangan jahil yang
merusak terumbu karang dan ikan-ikan meng-
gunakan racun dan bom masih banyak jumlah-
nya. Apalagi penebangan dan perburuan liar
yang ikut menjarah kekayaan alam Ujung Kulon
juga terus menghantui. Tugas kitalah sebagai
penikmat ekowisata untuk terus ikut menjaga
keasrian taman nasional ini.

(Sumber: Majalah Travel Club)

B.Pilihlah salah satu jawaban yang paling
tepat!
(Soal 1- 4 berdasarkan teks)

1.Teks Wisata Alam di Ujung Barat Pulau Jawa
tergolong jenis karangan ... .

a.deskripsi

d.argumentasi

b.narasi

e.eksposisi

c.persuasi

2.Pulau yang bisa dinikmati untuk berenang,
snorkling, menyelam, mendayung adalah ... .

a.Pulau Peucang

b.karang Copong

c.Pulau Panaitan

d.Cigenter

e.Pulau Handeleum

3.Objek wisata alam tempat berbagai jenis
monyet, lutung, dan owa Jawa hidup di sana
adalah ... .

a.Pulau Peucang

b.karang Copong

c.Pulau Panaitan

d.Gunung Honje

e.Pulau Handeleum

4.Luas keseluruhan Taman Nasional adalah ... .

a.135. 556 ha

d.136.656 ha

b.136.566 ha

e.136.565 ha

c.136.665 ha

5.Kalimat yang mengandung perintah atau permin-
taan agar orang lain melakukan suatu hal yang
diinginkan disebut kalimat ... .

a.kalimat berita

b.kalimat permintaan

c.kalimat perintah

d.kalimat tanya

e.kalimat langsung

6.Cermati hal-hal berikut ini!

imenggunakan intonasi lambat;

iimenggunakan intonasi keras;

iiimenggunakan intonasi lembut;

ivkata kerja menggunakan kata dasar;

vmempergunakan partikel pengeras - lah.

Yang tergolong ciri-ciri kalimat perintah adalah
... .

a.i, iv, v

d.i, iii, v

b.ii, iv, v

e.i, ii, iii

c.iii, iv, v

Bahasa dan Sastra Indonesia 2 Untuk SMK Kelas XI

22

b.Mana saya punya buku.

c.Bandung adalah kota di mana saya
dilahirkan.

d.Ibu pergi sama ayah ke Plaza Senayan.

e.Kita harus membuat perjanjian yang baru

14.Penulisan kata serapan yang baku terdapat
dalam kalimat ...

a.Inilah hasil analisis saya.

b.Apa missi Anda di di sini.

c.Secara hierarki tindakan Anda sudah benar.

d.Tindakan anak itu sangat ekstrim.

e.Kaum elit politik sedang sibuk membahas
kenaikan BBM.

15.Berikut ini yang merupakan contoh kalimat efektif
adalah ...

a.Di dalam keputusasaan ini menunjukkan
kebijaksanaan yang dapat menguntungkan
kita.

b.Dirjen selaku wakil menteri menegaskan
bahwa pembangunan sangat penting.

c.Juara pertama adalah Afan yang mengendarai
mobil Honda.

d.Buku terjemahan Ibu Tuti pasti bermanfaat
untuk dibaca.

e.Kepada pada penumpang harap bayar
dengan uang pas.

C.Kerjakan soal di bawah ini berdasarkan teks

Ke Ujung Kulon Berwisata Batin!

1.Teks Ke Ujung Kulon Berwisata Batin tergolong
jenis karangan apa? Jelaskan alasannya!

2.Mengapa semakin banyak orang yang
mengunjungi tempat wisata itu?

3.Jelaskan apa yang dimaksud dengan “berwisata
batin”!

4.Sebutkan objek wisata yang terdapat di daerah
Anda masing-masing!

5.Buatlah Simpulan dari teks tersebut!

D.Tulislah sebuah percakapan singkat (mini-
mal 1 halaman folio) sertakan perintah
sindiran di dalamnya!

7.Kalau ada waktu, carilah buku itu segera!

Kalimat di atas tergolong perintah ... .

a.biasa

d.bersyarat

b.permintaan

e.sindirian

c.mengizinkan

8.Kalimat-kalimat di bawah ini yang tergolong perin-
tah ajakan adalah ...

a.Pergilah dari sini!

b.Baiklah, kamu pergi terlebih dahulu saja!

c.Jangan kotori ruangan ini!

d.Masuklah!

e.Minumlah sepuasmu!

9.Pergilah, sebelum orang-orang datang!

Kalimat di atas tergolong perintah ... .

a.biasa

d.bersyarat

b.permintaan

e.sindirian

c.mengizinkan

10.Kalimat-kalimat di bawah ini yang tidak tergolong
perintah permintaan adalah ... .

a.Saya mohon kebijaksanaan Saudara untuk
menyelesaikan masalah ini!

b.Kerjakan soal ini dengan teliti, agar nilaimu
bagus!

c.Bolehkah saya tidur di sini!

d.Tolong bawakan keranjang itu, Nak!

e.Coba dengarkan baik-baik kata-kataku ini!

11.Kalimat tidak baku terdapat pada kalimat ...

a.Kemarin kami menjenguk teman.

b.Kita harus memperhatikan kaidah tata
bahasa.

c.Dia menjadi teladan di sekolah ini.

d.Kita mendengarkan khotbah hari jumat

e.Siapa yang tidak mau mendengar nasihat
guru.

12.Kalimat baku terdapat pada kalimat ...

a.Harapan dari bangsa Indonesia.

b.Dia diangkat sebagai direktur.

c.Siapa dari hadirin yang dapat berbahasa
Jepang?

d.Kamu dipanggil sama Ibu untuk disuruh
belanja.

e.Pesanan akan segera kami kirim.

13.Kalimat yang baku terdapat pada ...

a.Agar lancar, silahkan antri.

Pembelajaran 3 - Kompetensi Dasar 2.3

23

Apabila kalian menjawab “Tidak” pada salah satu pertanyaan di atas, pelajarilah materi tersebut
pada modul ini. Apabila kalian menjawab “Ya” pada semua pertanyaan, lanjutkanlah dengan menger-
jakan aktivitas-aktivitas dan tes akhir pembelajaran yang ada pada modul ini.

Berilah tanda () pada kolom Ya atau Tidak yang tersedia sesuai dengan apa yang kalian pahami!

1.Apakah kalian mengenali informasi yang berkaitan dengan budaya
kerja?

2.Pernahkah kalian membuat perintah kerja tertulis berupa surat edaran,
pengumuman, dan memo?

3.Pernahkah kalian menanyakan secara lisan kepada pemberi perintah
tentang kebenaran isi perintah dan rencana kegiatan yang akan
dilakukan?

4.Dapatkah kalian merencanakan tindak lanjut dan membuat bagan/
prosedur kerja berdasarkan perintah kerja tertulis?

5.Apakahkah kalian dapat membuat perintah kerja tertulis nota dinas,
disposisi, dan surat kuasa?

No

Pertanyaan

Ya

Tidak

Cek Kemampuan

Pendahuluan :

Setelah pada pembelajaran kedua kalian belajar tentang bagaimana menyimak agar dapat memahami
perintah yang diungkapkan ataupun yang tidak diungkapkan dalam konteks kerja, kini kalian akan diajak
untuk dapat memahami perintah kerja tertulis. Untuk itu, pertama kalian akan diajak untuk dapat mengenali
informasi yang berkaitan dengan budaya kerja yang berlaku di tempat kerja.

Kedua, melalui kegiatan membaca kalian diajak untuk dapat membuat perintah kerja tertulis berupa
surat edaran, pengumuman, dan memo. Perintah kerja tertulis diberikan atasan langsung maupun tidak
langsung dalam suatu lembaga atau departemen. Perintah kerja itu dapat berupa surat edaran dan
pengumuman yang ditujukan untuk perorangan maupun masyarakat.

Ketiga, melalui kegiatan berbicara kalian akan diajak untuk dapat menanyakan secara lisan kepada
pemberi perintah tentang kebenaran isi perintah dan rencana kegiatan yang akan dilakukan. Selain itu,
kalian juga harus dapat merencanakan tindak lanjut dan membuat bagan/prosedur kerja berdasarkan
perintah kerja tertulis.

Keempat, melalui kegiatan menulis kalian akan diajak untuk dapat membuat perintah kerja tertulis,
seperti nota dinas, disposisi, dan surat kuasa.

Akhirnya, sebelum memulai pembelajaran ketiga ini, sebaiknya kalian lebih dahulu mengecek
kemampuan bahasamu. Selamat belajar dan sukseslah selalu.

Bahasa dan Sastra Indonesia 2 Untuk SMK Kelas XI

24

Setelah lulus dari SMK, dua tahun mendatang,
kalian akan memasuki dunia kerja. Ada baiknya ka-
lian tahu informasi tentang budaya kerja yang berlaku
di tempat kerja.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->