P. 1
Kelas 10 Smk IPA

Kelas 10 Smk IPA

|Views: 28,878|Likes:
Published by rahman30

More info:

Published by: rahman30 on Mar 18, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/06/2015

pdf

text

original

Bencana gempa bumi dapat melanda berbagai tempat, perkantoran,
pemukiman penduduk, daerah industri, daerah pesisir dan daerah rawa-
rawa serta daerah-daerah lainnya. Gempa bumi umumnya terjadi akibat
pergerakan batuan kerak bumi di sepanjang daerah patahan. Akibat

78

pergerakan patahan dan pergerakan lempengan kerak bumi ini dapat
menimbulkan energi. Jika enegi yang telah terkumpul dalam kerak bumi
melampaui batas kekutanannya terjadilah pelepasan energi secara tiba-tiba.
Gejala semacam ini akan menghasilkan gerakan kerak bumi yang disebut
gempa bumi.

Gempa yang dihasilkan oleh peristiwa semacam inilah yang dinamai
gempa tektonik. Bergetarnya bumi yang disebabkan oleh gelombang pada
bagian atas dan bagian bawah pemukaan bumi dapat menyeabkan
keretakan permukaan, goncangan, dan bila terjadi di tengah laut sering
dapat menghasilkan gejala tsunami, gempa bumi serta tanah longsor.
Gempa bumi mengakibatkan susunan batuan bergeser satu dengan yang
lain. Lewat celah-celah yang ada dalam lapisan bumi ini magma dapat
mengalir ke permukaan bumi higga terjadilah gejala erupsi gunung seperti
tampak pada Gambar 3.5.
Gambaran
tentang gerakan gempa
dapat dilukiskan dalam
bentuk

perambatan

gelombang

yang
merambat ke segala
arah. Pada daerah
tertentu yang memiliki
lapisan berbeda massa
jenisnya

akan
memberikan arah reaksi
yang berbeda.

Gambar 3.6. berikut
memperlihatkan gerakan
gempa bumi. Badan
Meteorologi dan Geofisika
dapat

memperkirakan
terjadinya gempa bumi,
namun saat yang tepat
terjadinya gempa bumi
tidak dapat ditetapkan atau
diramalkan sebelumnya.
Peramalan

didasarkan
pada pada pemonitoran
aktivitas

seismik,
pengamatan dan sejarah
terjadinya gempabumi di
Indonesia dan kawasan

sekitarnya.

Selain gempa tektonik, dikenal juga gempa yang bersumber dari
aktivitas gunung berapi. Gempa yang bersumber dari aktivitas gunng berapi
disebut gempa vulkanik. Jenis gempa lain yang lebih kecil getarananya dan

Gambar 3.5 : Proses terbentuknya Gempa Bumi
(Sumber : Jean Claude Corbell,2007)

Gambar 3.6 : Pusat Gempa Bumi Menghasilkan
Gelombang yang Merambat
(Sumber:JeanClaudeCorbell,2007)

79

lebih kecil kekuatan dibandingkan dengan gempa vulkanik dan tektonik
disebut gempa robohan. Gempa ini terjadi di daerah pegunungkan kapur
akibat pergerakan dan pergeseran lapisan batu kapur. Gerakan dan
pergeseran ini menghasilkan robohan permukaan batu kapur. Gejala ini
disebut gempa robohan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->