P. 1
9. Hewan vetrebarata

9. Hewan vetrebarata

|Views: 5,413|Likes:
Published by Rezha Fahlevi

More info:

Published by: Rezha Fahlevi on Mar 19, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/03/2013

pdf

text

original

PRAKTIKUM V.

3

Topik Tujuan

: Pengenalan Hewan vertebrata : Untuk mengenal ciri-ciri pokok beberapa spesies hewan Vertebrata.

Hari/tanggal Tempat

: Rabu, 2 Desember 2009 : Laboratorium Biologi FKIP UNLAM Banjarmasin

I. ALAT DAN BAHAN ALAT : 1. Papan seksi/bak paraffin 2. Loupe 3. Pinset dan section set 4. Gelas arloji 5. Sungkup 6. Obat pembius (eter) dan kapas Bahan:
1. Ikan mas (Cyprinus sp.) 2. katak (Rana sp)

3. Kadal (Mabouya mulfasciata kuhl)
4. Burung merpati (Columbia livia) 5. Marmot (Cavia cobaya)

113

I. CARA KERJA
1. Untuk Cyprinus sp. (Ikan mas) yang termasuk dalam klas Osteoichytes :

a. Menggambar morfologi ikan tersebut, dan tuliskan bagian-bagian ubu :caput/kepala, truncus, dan pinnae (sirip) b. Menuliskan organ-organ : organanon visus ( penglihatan), rima oris (celah mulut), fovea nasalis (cengkung hidung), insang dan anus
1. Untuk Rana sp. (katak) yang termasuk dalam klas Amfibi :

a. Menggambar moorfologi hewan tersebut dan meyebutkan bagianbagian tubuhnya : kepala, truncus, ekor, kaki depan, dan kaki belakang. b. Menuliskan organ-organ : alat penglihatan, celah mulut, alat pendengaran, lubang hidung dan anus c. Memperlihatkan lubang hidungnyasedah berhubung dengan rongga mulut. 1. Untuk Mabouya multifasciata kuhl (kadal), yang termasuk dalam klas Reptilia : a. Menggambarkan morfologi hewan kadal tersebut, dan menuliskan bagian-bagian tubuh : kepala, truncus, ekor, kaki depan, dan kaki belakang. b. Menuliskan organ-organ : alat penglihatan, celah mulut, alat pendengaran, lubang hidung dan anus.
1. Untuk Columbia livia (burung merpati), yang termasuk dalam klas Aves :

a. Menggambarkan morfologi hewan tersebut dan menuliskan bagianbagian tubuh : cervi, sayap ekor dan kaki b. Menuliskan organ-organ : alat penglihatan, celah mulut alat pendengaran, lubang hidung (sudah berhubungan dengan tenggorokan) dan anus c. Merentangkan bulu sayap dan bulu ekor, bagaimana keadaanya dan menggambar. 1. Untuk Cavia cobaya (marmut) yang termasuk dalam klas Mamalia : a. Menggambarkan morfologi hewan tersebut dan menuliskan bagianbagian tubuh : kepala, badan, ekor, kaki depan, dan kaki belakang. b. Menuliskan organ-organ : mata, telinga, hidung dan lubang pelepasan c. Membuka mulutnya, perhatikan keadaan giginya dan menggambar. 1. Mendiskusikan masalah berikut :

113

a. Bagaimana perbandingan anggota / alat gerak : ikan mas, katak, kadal, burung merpati dan marmut b. Bagaimana perbedaan dengan tingkat kompleksitas organ tubuhnya ?

I. TEORI DASAR Makhluk hidup di dunia ini sangat beraneka ragam disebabkan : pertama, spesies berevolusi melalui proses adaptasi terhadap lingkungannya yang dikenal dengan seleksi alam dan kedua, bahwa perbedaan organisme dikendalikan oleh faktor genetik yang diturunkan dari tetuanya. Proses evolusi berlangsung secara gradual, sehingga dapat terjadi pembentukan spesies-spesies baru ( proses spesiasi ) yang paling cocok dengan kondisi lingkungan dimana mereka hidup. Proses spesiasi ini dapat terjadi secara alopatrik ( alopatric = berbeda tempat ), yaitu suatu spesies yang sama kemudian dipisahkan tempat hidupnya. Atau secara simpatrik ( sympatric = sama tempat), yaitu suatu spesies yang sama di daerah yang sama karena sesuatu hal terjadi reproduksi yang terpisah. Misalnya terjadinya poliploidi pada tanaman yang menghasilkan individu dengan jumlah kromosom lebih besar dari 24 (diploid). Dengan terus bertambahnya jumlah spesies dari masa ke masa, maka untuk lebih mudahnya dalam mempelajari perlu dilakukan pengelompokan / penggolongan organisme. Untuk itu diperlukan suatu sistem klasifikasi yang mempunyai dasar sama untuk setiap penggolongan. Oleh karena proses evolusi berlangsung secara gradual dan dalam jangka waktu yang lama, maka perbedaan atau kesamaan morfologi dapat dijadikan dasar untuk menggolongkan organisme. Hubungan kekerabatan antara satu spesies dengan spesies yang lain ( filogeni ) dinyatakan oleh banyak sedikitnya kesamaan morfologisnya. Pengelompokan yang disusun secara bertahap ( takson ) disebut hirarki katagori, prinsip hirarki katagori yang umum dipakai adalah :

Kingdom Familia

Phylum / Divisio Genus Spesies

Class

Ordo

113

System pengelompokkan yang klasik menggunakan suatu sifat kebiasaan dan tempat hidup. Kemudian berkembang dengan memperhatikan juga sifat struktur dan fungsi sebagai criteria spesies. Aristoteles membagi organisme menjadi 2 kingdom yaitu tumbuhan (Plantae) dan hewan (Animalia). Selanjutnya dengan menggunakan dasar kesamaan morfologi, Aristoteles membagi kingdom tumbuhan: Herba, Perdu, dan Pohon. Sedangkan untuk kingdom hewan dia menggunakan dasar tempat hidup hewan, yaitu: Hewan udara, tanah dan air / laut. Erns Haeckel, ahli Biologi berkebangsaan Jerman kira-kira satu abad yang lalu, mengajukan Kingdom ke 3 yang disebut Protista, meliputi semua makhluk bersel tunggal yang dalam berbagai hal mempunyai ciri-ciri antara tumbuhan dan hewan. Beberapa di antaranya mirip seperti tumbuhan, yang lainnya mirip hewan, ada pula yang tampak sekaligus seperti hewan dan tumbuhan serta ada pula yang sama sekali berbeda dari tumbuhan maupun hewan. Oleh karena keadaan yang sangat bervariasi tersebut, ada yang berpendapat bahwa yang termasuk Protista hanyalah yang betul-betul bersel tunggal (uniseluler). Namun demikian adapula yang menganggap jamur, cendawan dan ganggang multiselluler, bakteri dan ganggang termasuk Protista. Kemudian adapula yang mengajukan Kingdom ke 4 yang disebut Monera, yaitu mencakup bakteri dan ganggang biru, karena mereka betul-betul mempunyai ciri sangat khas. Pada tahun 1969, R.H.Whittaker membuat klasifikasi baru yang membagi makhluk hidup menjadi 5 Kingdom. Ia memisahkan Cendawan dan Jamur dari tumbuhan dan disebut Kingdom Fungi, yaitu meliputi makhluk yang tidak mempunyai pigmen untuk fotosintesis, tetapi mempunyai inti sejati dan dinding sel yang kuat. Pembagian golongan organisme menjadi: 1. Monera 2. Protista 3. Fungi 4. Plantae 5. Animalia
113

Dunia hewan atau animalia meliputi dua kelompok besar, yaitu invertebrata dan vertebrata. Invertebrata adalah kelompok hewan yang tidak memiliki tulang belakang. Animalia yang termasuk dalam kelompok ini memiliki habitat yang sangat bervariasi, dari laut, sungai, darat, bahkan sampai pegunungan. Hewan ini kebanyakan memiliki umur yang relatif singkat. Jarang ada yang sampai berusia lebih dari 1 tahun. Berdasarkan jenis simetri tubuhnya , invertebrata dapat dibedakan menjadi kelompok hewan bersimetri radial dan kelompok hewan bersimetri bilateral. Disebut hewan bersimetri radial karena tubuhnya dapat dipotong menjadi dua bagian yang simetris melalui lebih dari satu arah. Oleh karena itu tubuh hewan yang bersimetri radial bisanya berbentuk silindris atau membulat. Adapun kelompok hewan yang disebut hewan bersimetri bilateral karena tubuhnya dapat dipotong menjadi dua bagian yang simetris hanya melalui satu arah. Oleh karena itu, tubuh hewan yang bersimetri bilateral biasanya dapat dipotong menghasilkan dua bagian yang simetris dari arah kepala ( cepal ) terus ke arah ekor (caudal) atau dari arah atas (superior) ke arah bawah (interior). Hewan-hewan yang termasuk kelompok Invertebrata antara lain : Porifera (hewan berpori), Coelenterata ( hewan berongga ), Plathyhelminthes (cacing pipih), Nemathelminthes ( cacing benang atau cacing gilik ), Annelida ( cacing gelang ), Mollusca (hewan bertubuh lunak), Arthropoda (hewan yang memiliki kaki bersendi-sendi), dan Echinodermata (hewan berkulit duri) Vertebrata adalah hewan yang memiliki tulang belakang. Pada umumnya tubuh Vertebrata terbungkus oleh lapisan tubuh (epidermis dan dermis). Hewan Vertebrata yang hidup di darat biasanya memiliki kulit menanduk dan memiliki tulang. Pada hewan tingkat rendah, endoskeleton berupa tulang rawan. Adapun pada hewan tingkat tinggi, endoskeleton berupa tulang keras. Sistem peredaran darah pada hewan yang termasuk dalam kelompok ini dilengkapi organ jantung dengan ruangan atrium dan ventrikel. Sistem pernafasan vertebrata dilengkapi organ berupa insang, kulit, dan paru-paru. Sistem eksresi dilengkapi organ berupa ginjal. Sistem reproduksi secara seksual terjadi antara hewan jantan dan betina.

113

Organisme yang termasuk vertebrata dibagi menjadi beberapa kelas, yaitu Pisces, Amphibia, Reptilia, Aves, dan Mammalia.

I. HASIL PENGAMATAN 1. Cyprinus sp. (Ikan Mas) Keterangan : 1. Mata

114

2. Mulut 3. Insang 4. Kepala 5. Sirip atas dan bawah 6. Sisik 7. Ekor 8. Anus

Berdasarkan Literatur :

Sumber : http://www.wikipedia.com/ikanmas

1. Rana sp (Katak) Keterangan : 1. Mata

113

2. Mulut 3. Hidung 4. Kaki depan dan belakang

Berdasarkan literatur :

Sumber : http://www.wikipedia.com/Katak

3. Mabouya mulfaciata Kuhl . (Kadal) Keterangan :

113

1

Mata

2. Mulut 3. Hidung 4. Kaki depan dan belakang 5. Badan 6. Sisik 7. Ekor

Berdasarkan Literatur :

Sumber : http://www.wikipedia.com/kadal

3. Columbia livia (Burung Merpati) Keterangan : 1. Mata

113

2. Mulut 3. Hidung 4. Kaki depan dan belakang 5. Anus 6. Sayap 7. Paruh Berdasarkan Literatur :

Sumber : http://www.wikipedia.com/burungmerpati

3. Cavia cabaya (Marmut) Keterangan : 1. Mata 2. Mulut 3. Hidung 4. Ekor 5. Rambut 113

6. Gigi 7. Telinga 8. Kaki depan dan belakang

Berdasarkan Literatur :

Sumber : http://www.wikipedia.com/marmut

I. ANALISIS DATA
a. Ikan mas (Cyprinus sp.)

Klasifikasi ilmiah Kingdom Filum : Animalia : Chordata

113

Sub filum Kelas Sub kelas Ordo Sub ordo Famili Genus Spesies

: Vertebrata : Pisces : Teleostei : Ostariophysi : Cyprinoidae : Cyprinidae : Cyprinus : Cyprinus caprio L

(Sumber: http://biologi-staincrb.web.id/)

Ikan emas berkelamin terpisah, artinya ada ikan jantan dan ada ikan betina. Alat kelamin ikan jantan terdiri atas sepasang testis yang berwarna putih. Testis berfungsi menghasilkan spermatozoa. Spermatozoa dari testis dialirkan ke saluran sperma atas (vas deferens). Dari vas deferens, spermatozoa keluar melalui muara lubang urogenital. Lubang urogenital adalah lubang tempat bermuaranya saluran kelamin dan saluran urine. Alat kelamin ikan betina terdiri atas sepasang indung telur atau ovarium. Alat itu berwarna bening kecoklat-coklatan mirip agar-agar. Indung telur berfungsi menghasilkan sel telur. Dari ovarium itu sel telur keluar melalui ovidukatau saluran telur. Akhirnya, sel keluar melalui muara lubang urogenital. Kelenjar pencernaan ikan mas disebut hepatopankreas. Hepatopankreas adalah kelenjar pencernaan yang dibangun dari sel-sel kelenjar hati dan sel-sel kelenjar pancreas. Saluran pencernaan ikan mas terdiri atas mulut, kerongkongan, lambung, usus dan anus.
b. Katak (Rana sp.)

Klasifikasi ilmiah Kingdom Phylum : Animalia : Chordata

114

Sub phylum Kelas Ordo Famili Genus Spesies

: Vertebrata : Amphibi : Anura : Ranidae : Rana : Rana cancrivora

(Sumber: http://biologi-staincrb.web.id/) Amfibi berarti hewan yang hidup di dua alam, contohya katak. Pada masa mudanya, yaitu pada waktu berbentuk berudu atau kecebong, katak hidup di air, bernapas dengan insang. Setelah dewasa, katak hidup di darat, walau kadang kala juga hidup di air. Setelah dewasa hewan itu bernapas dengan paru-paru kulit. Ciri-ciri amfibi adalah sebagai berikut. 1. Kulitnya tipis, licin, berlendir, dan banyak mengandung pembuluh darah. Di samping sebagai pelindung bagian-bagian tubuh di dalamnya, kulit amfibi juga berfungsi sebagai alat untuk bernapas. 2. Anggota geraknya berupa dua pasang kaki. Di antara jari-jari kakinya terdapat selaput renang. Kaki amfibi, khususnya katak, digunakan untuk meloncat dan berenang. 3. Pada kepala katak tedapat mulut, mata, selaput pendengaran, dan lubang hidung yang dilengkapi dengan katup. 4. Amfibi termasuk hewan berdarah dingin. Suhu tubuhnya berubahubah sesuai dengan suhu lingkungannya. 5. Amfibi berkembang biak secara kawin. Pembuahannya tejadi di luar tubuh atau fertilisasi eksternal, yaitu di dalam air. Jadi, amfibi termasuk hewan yang bertelur(ovipar). Beberapa hari setelah pembuahan, telur katak akan menetas dan menjadi berudu. Berudu bernapas dengan insang luar. Setelah mengalami metamorfosis, berudu menjadi katak. Setelah dewasa, katak hidup di darat dan bernapas dengan paru-paru. Apabila katak masuk ke air, terutama pada saat akan kawin, katak bernapas dengan kulit.
114

Alat kelamin katak jantan terdiri atas sepasang testis berwarna kekuning-kuningan dan berfungsi menghasilkan sperma.dari testis, sperma melalui saluran menuju ke ginjal dan selanjutnya keluar bersama-sama urine melalui kloaka. Alat kelamin katak betina terdiri atas sepasang indung telur (ovarium). Ovarium berfungsi menghasilkan ovum. Dari ovarium, sel telur (ovum) melalui oviduk keluar ke air melalui kloaka. Pada saat musim kawin, katak jantan menempelkan tubuhnya pada punggung katak betina dengan menggunakan jari-jarinya. Setelah itu, katak betina mengeluarkan ratusan telurnya. Bersamaan dengan itu katak jantan mengeluarkan ribuan spermanya ke dalam air. Selanjutnya terjadilah pembuahan secara acakdi dalam air. Hasil pembuahan adalah zigot. Jadi, pembuahan katak berlangsung di luar tubuh. Kelenjar pencernaan katak terdiri atas hati dan pancreas. Saluran pencernaan katak meliputi mulut, kerongkongan, lambung, usus dan kloaka. Gigi katak hanya terdapat pada rahang atas dan langit-langit bagian depan.

c. Burung Merpati (Columbia livia)

Klasifikasi ilmiah Kingdom Phylum Subphylum Classis Subclassis Ordo Familia Genus : Aves : Neornithes : Columbae : Columbidae : Columbia : Animalia : Chordata : Vertebrata

114

Spesies

: Columbia livia

(Sumber: http://biologi-staincrb.web.id/) Burung beralat kelamin terpisah, ada burung jantan dan ada burung betina. Alat kelamin burung jantan terdiri atas sepasang testis yang berfungsi menghasilkan sperma. Sperma yang dihasilkan keluar dan masuk ke kloaka melalui saluran sperma. Kloaka merupakan muara saluran kelamin, saluran pencernaan, dan saluran pengeluaran atau ekskresi. Alat kelamin burung betina terdiri atas sebuah indung telur (ovarium), yaitu ovarium kiri karena ovarium kanan tumbuh dengan sempurna. Ovarium berfungsi menghasilkan sel telur. Burung yang dapat terbang pada umumnya mempunyai tulang pipa yang berisi udara dan mempunyai tulang dada dengan tonjolan ke depan yang cukup panjang. Contohnya, merpati, perkutut dan pipit. Proses pencernaan makanan pada burung adalah sebagai berikut : mulut (paruh), kerongkongan, tembolok, lambung kelenjar, lambung pengunyah (empedal), usus halus, kloaka. Kloaka adalah muara dari saluran pencernaan, saluran kelamin, dan saluran ginjal. Kelenjar pencernaan pada burung terdiri atas hati dan pancreas.

d. Kadal Klasifikasi ilmiah Kerajaan Filum Kelas Ordo Subordo Familia Genus Spesies : Animalia : Chordata : Reptilia : Squamata : Sauria : Gekkonidae : Gekko : Cosymbotus platyurus

(Sumber: http://biologi-staincrb.web.id/)
114

Hewan melata (reptilia), ada sebagian anggota hewan melata yang hidup di dalam air. Namun, semua anggota kelas reptilia telah menyesuaikan diri dengan lingkungan darat. Hal itu sesuai dengan ciri yang tampak pada hewan yang termasuk kelas reptilia. Ciri-ciri Reptilia adalah sebagai berikut. 1. Tubuhnya tertutup oleh kulit bersisik yang terbentuk dari zat tanduk. 2. Alat pernapasan berupa paru-paru. 3. Berkembang biak secara kawin. Pembuahan terjadi di dalam tubuh induk betina atau fertilisasi internal. Sebagian reptilia ada yang ovovivipar atau bertelur yang telah berisi anak, dan sebagian lagi bersifat vivipar atau melahirkan. 4. Yang hidup di darat anggota gerak tubuhnya berupa kaki yang dilengkapi dengan cakar, sedangkan yang hidup di air anggota geraknya berupa sirip. 5. Peredaran darahnya merupakan peredaran tertutup. Jantng Reptilia terdiri atas empat ruangan. Sekat antara bilik kanan dan bilik kiri belum sempurna sehingga darah kotor masih dapat bercampur. 6. Suhu tubuhnya berubah-ubah sesuai dengan suhu lingkungannya. Oleh karena itu, reptilia termasuk hewan berdarah dingin atau poikiloterm. Untuk mengetahui alat perkembangbiakan reptilia, contohnya cecak. Hewan itu berkembang biak secara kawin. Alat kelamin cecak jantan berjumlah sepasang di sebut hemipenis. Alat itu disimpan di bawah kulit pangkal ekor atau bermuara pada kloaka. Hewan betina memiliki dua buah ovarium dan masing-masing saluran telurnya bermuara pada kloaka. Pembuahan berlangsung di dalam tubuh induk betina (fertilisasi internal). Kelenjar pencernaan reptilia terdiri atas hati, pancreas, dan kelenjar ludah. Saluran pencernaan reptilia dimulai dari mulut, kerongkongan, lambung, usus, dan kloaka. Ada beberapa jenis reptilia yang bertelur

114

(ovipar), misalnya buaya dan kura-kura. Ada reptilia yang bertelurberanak (ovovivipar), misalnya kadal dan beberapa jenis ular. Telur kadal dipertahankan hingga menetas di dalam tubuh induknya.

e. Marmot (Cavia cobaya)

Klasifikasi ilmiah Kerajaan : Animalia Filum : Chordata Kelas : Mamalia Ordo : Rodentia Famili : Cricetidae Genus : Mesocricetus Spesies : Cavia cobaya (Sumber: http://biologi-staincrb.web.id/) Marmut jantan dan betina, Alat kelamin marmut jantan, terdiri atas kelenjar kelamin dan salurannya. Kelenjar kelamin jantan yang utama adalah testis atau buah zakar. Testis bertugas memproduksi spermatozoa dan hormon. Spermatozoa yang diproduksi testis akan keluar melalui saluran yang di sebut vas deferens. Dari saluran itu sperma menuju kantong sperma. Pada saat kawin, sperma dikeluarkan ke saluran kelamin betina melalui uretra yang terdapat di dalam penis. Dengan bantuan penis, sel sperma dimasukan ke dalam saluran kelamin betina. Alat perkembangbiakan marmut betina terdiri atas ovarium, saluran telur (oviduk), rahim (uterus), dan vagina. Ovarium berjumlah sepasang dan bertugas memproduksi sel telur. Peristiwa lepasnya sel telur dari ovarium disebut ovulasi. Sel telur dari ovarium terus mengalir menuju ke corong saluran telur. Di dalam rahim, zigot yang telah tumbuh menjadi embrio berkembang dan menempel pada dinding rahim. Setelah tumbuh mencapai ukuran tertentu, lahirlah anak hewan menyusui yang sangat lemah.
114

I. KESIMPULAN 1. Pada vertebrata keturunan dapat berbentuk apabila terjadi perkawinana yang diikuti dengan pembuahan. 2. Pada hewan vertebrata ditemukan tulang yang membuat hewan tersebut dapat bergerak dengan lincah. 3. Pada hewan seperti ikan mas yang mempunyai sisik, kadal juaga mempunyai sisik tersebut berbentuk dari kutikula. 4. Pada marmut terdapat gigi yang memanjang dibawah dan pendek diatas. 5. Pada burung merpati terdapat paruh yang berfungsi untuk mengambil makanan, serta pundi-pundi hawa yang berfungsi untuk mereka menerbangkan diri. 6. Hewan vertebrata yaitu hewan yang memiliki tulang belakang yang struktur tubuh lebih sempurna dari pada invertebrata. Vertebrata memiliki tali yang mirip sum-sum tempat berkumpulnya sel-sel saraf dan menjadi perpanjangan kumpulan saraf dari otak

114

HASIL DISKUSI. Perbedaan pada hewan Invertebrata & Vertebrata ialah : 1. Pada hewan invertebrata tidak mempunyai tulang belakang.

2. hewan vertebrata mempunyai tulang belakang.
3. Pada hewan Invertebrata kepala digunakan sebagai alat peraba dan

matanya berfungsi untuk membedakan cahaya gelap & terang. Dan mulut terdapat dibagian kepala, juga mempunyai beberapa segmen yang berjumlah 13 – 19 segmen, pada invertebrata juga mempunyai klitelium dan juga mempunyai tentakel, sayap depan & belakang serta kaki depan dan belakang, dan juga mempunyai cepalothorax. Dan Vertebrata mempunyai nasal (hidung), mempunyai 2 pasang kaki yang terdiri dari 5 jari yang bercakar, dan mempunyai 2 sentomer & 2 ventrikel I. DAFTAR PUSTAKA Anonim, http://www.wikipedia.com/ikanmas Anonim, http://www.wikipedia.com/Katak Anonim, http://www.wikipedia.com/kadal Anonim, http://www.wikipedia.com/burungmerpati Anonim, http://www.wikipedia.com/marmut http://www.dkimages.com/discover/previews/938/50493180.JPG Jasin, Maskoeri. 1985. Sitematik Hewan Invertebrata dan Vertebrata.Surabaya : Sinar Budaya Noorhidayati dan Siti Wahidah Arsyad. 2009. Penuntun Praktikum Biologi Umum. Banjarmasin : FKIP UNLAM Vidyarthi, R. D. Dan P. N. Pandey. 2002. A Textbook of Zoology. New Delhi : S. Chand and Company LTD
114

115

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->