P. 1
penelitian matematika analisis kesalahan operasi perkalian…(2)

penelitian matematika analisis kesalahan operasi perkalian…(2)

|Views: 5,964|Likes:
Published by mallongtarang

More info:

Published by: mallongtarang on Mar 21, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/12/2014

pdf

text

original

Pengajaran adalah suatu ilmu, seni dan teknologi. Dikatakan ilmu karena

prinsip – prinsipnya disusun dengan penalaran dan harus disangga dengan

penelitian-penelitian ilmiah, dikatakan teknologi karena prosedurnya

dijabarkan serta merupakan penerapan dari teori-teori ilmu pengetahuan dan

dikatakan seni karena perwujudanya didalam peristiwa belajar mengajar

bersifat tradisional yang banyak sekali didasarkan pada pertimbangan pribadi

maupun perasaan. Salah satu tujuan pengajaran matematika adalah agar siswa

dapat berpatisipasi aktif dan kreatif (MM. Endang Susetyowati, 1998 : 6).

Dalam matematika materi yang diajarkan meliputi : fakta, konsep, prosedur,

prinsip dan skill.

Diunduh dari www.muliacom.blogspot.com

17

Diunduh dari www.muliacom.blogspot.com

a. Konsep adalah suatu pengetian abstrak yang memungkinkan kita untuk
mengklasifikasikan obyek /kejadian dan menerangkan apakah
objek/kejadian itu contoh /bukan contoh, misalnya : konsep hitung.
b. Fakta adalah konvensi-konvensi sembarang dalam matmatika misalnya
lambang dari hukum matematika seperti +, ?, : dan sebagainya. Fakta
merupakan suatu yang telah terjadi atau telah dikerjakan atau dialami,
bisa berupa objek atau keadaan.
c. Skill adalah kumpulan prosedur (aturan) yang digunakan untuk
menyelesaikan soal matematika atau suatu kemampuan berbuat sesuatu
dengan baik, jasmani maupun rohani, yang keduanya saling berkaitan.
d. Prosedur adalah serangkaian kegiatan atau gerakan atau perubahan arau
perkembangan.
e. Prinsip adalah kebenaran dasar sebagi titik tolak unutk berfikir atau
merupakan suatu petunjuk untuk melaksanakan sesuatu (MM. Endang
Susetyawati, 1998 : 38).

Pengajaran matematika hendaknya disesuaikan dengan kekhasan konsep

/ pokok bahasan / sub pokok bahasan dan perkembangan berfikir siswa

sehingga terdapat keserasian antara pengajaran yang menekankan ketrampilan

menyelesaikan soal dan pemecahan masalah.

Matematika sekolah memegang peranan sangat penting bagi anak didik

yakni untuk memenuhi kebutuhan praktis dan memecahkan masalah

kehidupan sehari-hari (MM. Endang Susetyawati, 1998 : 34). Matematika

sekolah berfungsi sebagai : (a) media / sarana siswa dalam mencapai

kompetensi, (b) alat, pola pikir, (c) ilmu pengetahuan (MM. Endang

Susetyawati, 1998 : 35 - 36).

Adapun materi yang diberikan di kelas V SD untuk pokok bahasan

operasi perkalian dan pembagian dan pembagian pecahan antara lain :

a. Dalam operasi perkalian pecahan membahas tentang : perkalian bilangan

asli dengan pecahan biasa, perkalian bilangan asli dengan pecahan

Diunduh dari www.muliacom.blogspot.com

18

Diunduh dari www.muliacom.blogspot.com

campuran, perkalian dua pecahan biasa, perkalian pecahan biasa dengan

campuran, perkalian dua pecahan campuran.

b. Dalam operasi pembagian pecahan memabahas tentang : pembagian

bilangan asli dengan pecahan biasa, pembagian bilangan asli dengan

pecahan campuran, pembagian pecahan biasa dengan pecahan biasa,

pembagian pecahan biasa dengan pecahan campuran, pembagian

pecahan campuran dengan campuran.

Sebelum menjabarkan tentang operasi perkalian dan pembagian pecahan

perlu memahami definisi dan hal – hal yang berkaitan dengan pecahan yaitu :

a. Definisi Pecahan

Pecaha yaitu beberapa bagian dari keseluruhan ( Khafid Kasri : 134 )

b. Definisi Pembilang dan Penyebut

Pembilang adalah bilangan yang dibagi sedangkan penyebut adalah

bilangan pembagi (Khafid Kasri : 145).

c. Mengubah Pecahan Campuran Menjadi Pecahan Biasa

Contoh : 5 3
5

Caranya :

Pisahkan bilangan bulat dengan pecahan biasa

5 3 = 5 + 3
7 7

Kemudian, 5 diubah menjadi pecahan biasa yang penyebutnya sama

dengan penyebut pecahan 3/7

5 3/7 = 5 x 7 + 3 = 35 + 3 = 38
7 7 7 7 7

Diunduh dari www.muliacom.blogspot.com

19

Diunduh dari www.muliacom.blogspot.com

Penjelasan tenang cara menegrjakan operasi perkalian dan pembagian

pecahan.

a. Perkalian Pecahan.

1. Mengalikan bilangan asli dengan pecahan biasa

Untuk mengalikan bilangan asli dengan pecahan biasa dengan cara

mengalikan bilangan asli dengan pembilang.

Contoh :

2 x ¾ = 2 x 3 = 6 = 3 = 1 ½
4 4 2

2. Mengalikan bilangan asli dengan pecahan campuran

Untuk mengalikan bilangan asli dengan pecahan campuran,

dengan cara mengubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa

terlebih dahulu.Kemudian lakukan perkalian bilangan asli dengan

pecahan biasa.

Contoh :

3 x 2 ¼ = 3 x 9 = 3 x 9 = 27 = 6 ¾
4 4 4

3. Mengalikan dua pecahan biasa

Cara mengalikan dua pecahan biasa yaitu dengan mengalikan

pembilang dengan pembilang, kemudian mengalikan kedua

penyebut.

Contoh :

2 x 3 = 2 x 3 = 6 = 3
5 4 5 x 4 20 10

Diunduh dari www.muliacom.blogspot.com

20

Diunduh dari www.muliacom.blogspot.com

4. Mengalikan pecahan biasa dengan pecahan campuran

Untuk mengalikan pecahan biasa dengan pecahan campuran

dengan cara mengubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa

terlebih dahulu, kemudian lakukan perkalian pembilang dengan

pembilang, penyebut dengan penyebut.

Contoh :

5 x 2 ¼ = 5 x 9 = 5 x 9 = 45
7 7 4 4 4

5. Mengalikan dua pecahan campuran

Untuk melakukan perkalian pecahan campuran dengan pecahan

campuran dengan cara mengubah setiap pecahan campuran

menjadi pecahan biasa.

Contoh :

2 3 x 4 5 = 13 x 37 ( diurai menjadi pecahan biasa )
5 8 5 8

= 13 x 37 Pembilang x penyebut
5 x 8 Penyebut x penyebut

= 481
40

= 12 1 (penyederhanaan pecahan)
40

b. Pembagian Pecahan.

1. Membagi Bilangan Asli dengan Pecahan Biasa

Cara pembagian bilangan pecahan adalah dengan mengalikan

bilangan yang dibagi dengan kebalikan bilangan pembagi.

Diunduh dari www.muliacom.blogspot.com

21

Diunduh dari www.muliacom.blogspot.com

Contoh :

5 : ½ = 5 x 2/1 = 5/1 x 2/1 = 10/1 = 10

2. Membagi Bilangan Asli dengan Pecahan Campuran

Membagi bilangan asli dengan pecahan campuran dapat diakukan

dengan terlebih dahulu mengubah pecahan campuran menjadi

pecahan menjadi pecahan biasa, kemudian, dilakukan pembagian

bilangan asli dengan pecahan biasa.

Contoh :

2 : 1 ¾ = 2 : 7/4 = 2 x 4/7 = 2 x 4 = 8/7 = 1 1
7 7
3. Membagi Pecahan Biasa dengan Pecahan Biasa

Membagi pecahan biasa dengan pecahan biasa dapat dilakukan

dengan terlebih dahulu mencari kebalikan dari pecahan kedua.

Kemudian lakukan perkalian kedua pecahan tersebut.

Contoh :

1 : 2 = 1 x 3 = 1 x 3 = 3
2 3 2 2 2 x 2 4

untuk mencari hasil pembagian bilangan-bilangan yang

berpenyebut sama, lakukan pembagian pada pembilangnya saja.

Contoh :

7 : 2 = 7 : 2 = 3 ½
8 8

4. Membagi Pecahan Biasa dengan Pecahan Campuran

Membagi pecahan biasa dengan pecahan campuran dapat

dilakukkan dengan terlebih dahulu mengubah pecahan campuran

Diunduh dari www.muliacom.blogspot.com

22

Diunduh dari www.muliacom.blogspot.com

menjadi pecahan biasa. Kemudian, lakukan pembagian pecahan

biasa dengan pecahan biasa.

Contoh :

3 : 3 ½ = ¾ : 7/2 = ¾ x 2/7 = 3 x 2 = 6
4 x 7 28

5. Membagi Pecahan Campuran dengan Pecahan Campuran

Membagi pecahan campuran dengan pecahan campuran dapat

dilakukan dengan terlebih dahulu mengubah setiap pecahan

campuran menjadi pecahan biasa. Kemudian, lakukan pembagian

pecahan biasa dengan pecahan biasa.

Contoh :

1 2/5 : 2 3/8 = 7/5 : 19/8 = 7/5 x 8/9 = 7 x 8 = 56
5 x 9 95

6. Jenis-Jenis Kesalahan dalam Melakukan Operasi Perkalian dan

Pembagian Pecahan.

Dalam mengerjakan soal matematika yang berbentuk soal

cerita, setiap siswa dituntut untuk menuliskan langkah-langkah

penyelesaian dari awal sampai akhir. Dari langkah-langkah

tersebut dapat diketahui jenis-jenis kesalahan yang dilakukan oleh

para siswa

Dalam penelitian ini alat yang digunakan adalah soal uraian

yang di dalamya meliputi konsep, prosedur dan penghitungan.

Dengan melihat jawaban siswa, peneliti dapat mengetahui jenis-

Diunduh dari www.muliacom.blogspot.com

23

Diunduh dari www.muliacom.blogspot.com

jenis kesalahan yang dilakukan oleh siswa. Adapun kesalahan-

kesalahan yang diteliti meliputi :

a. Reading error yaitu kesalahan membaca

Siswa melakukan kesalahan dalam membaca kata-kata penting

dalam pertanyaaan atau siswa salah dalam membaca informasi

utama, sehingga siswa tidak menggunakan informasi tersebut

untuk menyelesaikan soal.

b. Reading Comprehesion difficulaty yaitu kesalahan memahami

soal.

Siswa sebenarnya sudah dapat memahami soal, tetapi belum

menangkap informasi yang terkandung dalam pertanyaan,

sehingga siswa tidak dapat memproses lebih lanjut solusi dari

permasalahan.

c. Transform error yaitu kesalahan transformasi.

Siswa gagal dalam memahami soal-soal untuk diubah ke

dalam kalimat matematika yang benar.

d. Weakness in proses skill yaitu kesalaahn dalam ketrampilan

proses.

Siswa dalam menggunakan kaidah atau aturan sudah benar,

tetapi melakukan kesalahan dalam melakukan penghitungan

atau komputasi.

Diunduh dari www.muliacom.blogspot.com

24

Diunduh dari www.muliacom.blogspot.com

e. Corelles error yaitu kesalahan karena kecerobohan atau

kurang cermat.

Dalam menyelesaikan soal matematika sering dijumpai

kesalahan dalam proses penyelesaian. Suhertin (1980 : 20-

21), berpendapat bahwa penyebab kesalahan – kesalahan

siswa dalam menyelesaikan soal – soal matematika adalah

tidak menguasai bahasa contohnya siswa tidak paham dengan

pertanyaan dalam soal matematika, tidak memahami arti

kata, tidak menguasai konsep dan kurang menguasai tehnik

berhitung .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->