P. 1
Proposal Data Pelanggaran Siswa

Proposal Data Pelanggaran Siswa

|Views: 355|Likes:
Published by fefe6

More info:

Published by: fefe6 on Mar 23, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/08/2013

pdf

text

original

-1

-

PROPOSAL
DATA PELANGGARAN SISWA MENGGUNAKAN PROGRAM DATABASE

OLEH : 1. ROBIYANTO ( 080403020145 )

SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS KANJURUHAN MALANG

-2DAFTAR ISI 1. BAB I PENDAHULUAN………………………………………………………………3. 2. BAB II LAMPIRAN-LAMPIRAN……………………………………………………..5. 3. BAB III KESIMPULAN…………………………………………………………………9. 4. BAB IV PENUTUP………………………………………………………………………10.

-3-

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang masalah Lembaga Pendidikan khususnya di Sekolah Menengah Kejuruan merupakan tempat untuk membentuk serta mendidik generasi muda, tetapi selama ini masih banyak siswa siswi yang melakukan tindakan melanggar aturan-aturan yang sudah ditetapkan sekolah tersebut. Dalam permasalahan yang seperti ini, Lembaga Pendidikan / sekolah di SMK Negeri 1 Beji kesulitan untuk menginfentarisasi data-data siswa-siswi yang melanggar aturan tersebut. Pada eraglobalisasi seperti ini, peran orang tua serta lingkungan Pendidikan sangat di perlukan dalam mendidik serta membimbing para siswa-siswi demi menjaga dari pengaruh kenakalan remaja. B. Permasalahan Permasalahan yang yang dihadapi di lembaga Pendidikan adalah sebagian besar siswa-siswi melakukan penyimpangan terhadap norma – norma atau aturan-aturan disuatu lembaga sekolah, misalkan: merokok, terlambat masuk sekolah, jajan pada waktu jam pelajaran dan lain-lain. Dengan banyaknya siswa-siswi yang melakukan pelanggaran maka kepala sekolah dan selaku guru Bimbingan Konseling kesulitan dalam penginfentarisasi data-data tersebut di karenakan mereka menggunakan suatu program yang sangat sederhana sekali yaitu Microsoft Office, sehingga data tersebut seringkali hilang. Dengan adanya kejadian yang seperti itu maka kami melakukan penawaran perbaikan dalam menginfentarisasi data dengan menggunakan suatu Program Database. C. Cara Pemecahan Masalah Dalam bagian ini dikemukakan cara yang diajukan untuk memecahkan masalah yang dihadapi. Alternatif pemecahan yang diajukan hendaknya mempunyai landasan konseptual yang mantap yang bertolak dari hasil analisis masalah. Adapun cara pemecahan masalah adalah sebagai berikut:

-41. Melakukan Sosisalisasi tentang bahaya merokok terhadap seluruh siswa-siswi sehingga mereka takut dan sadar atas apa yang mereka lakukan. 2. Memberitahukan bahwa pentingnya menerapkan suatu sikap disiplin. 3. Guru piket atau Bimbingan Konseling berperan aktif dalam mendidik dan mengawasi siswa-siswi. 4. Mengumpulkan dan menganalisis Data dengan suatu Program Database tersebut. D. Tujuan Membuat Program. Tujuan kami membuat Program tersebut antara lain:

a. Tujuan Khusus:
1. Kompetensi Pembuatan Data Base merupakan salah satu kompetensi yang dipelajari di Program Keahlian Teknologi Informasi. 2. Program Data Base Siswa sangat diperlukan di Sekolah yang dapat digunakan untuk mengetahui secara cepat data-data tentang siswa yang melakukan pelanggaran. 3. Untuk mengamankan suatu bukti pelanggaran siswa, sehingga dalam rapat kenaikan kelas guru bisa lebih muda dalam mengambil keputusan.

b. Tujuan Umum:
Tujuan bagi sekolah menggunakan program ini adalah: 1. Untuk mempermudah dalam mengetahui seberapa banyak siswa-siswi melanggar aturan yang di tetapkan sekolah. 2. Menyederhanakan suatu data pelanggaran siswa. 3. Mempermudah dalam proses pemasukan data – data siswa yang melanggar termasuk mencari data siswa perkelas atau jurusan. 4. Dapat membuat keputusan dengan cepat trindakan apa yang akan dilakukan oleh sekolah kepada yang melanggar. 5. Dapat melihat perkembangan kepribadian siswa yang bermasalah.

c. Untuk siswa :
1. Siswa mengerti manfaat dan pentingnya dalam menguasai ilmu dibidang teknologi informasi. 2. Siswa akan merasa takut dan berubah karena ketika data pelanggaranya masuk ke sebuah program database. Dari penjelasan diatas, terlihat jelas bahwa dengan menggunakan Bimbingan dan Konseling (BK) untuk meningkatkan kinerjanya. Sistem

Informasi atau Software ini sangat membantu pihak sekolah terutama kepada guru

-5-

Adapun alat – alat yang diperlukan adalah: 1. 2. Komputer. Software khusus ( Delphi ).

Alat ini di perlukan untuk menyimpan data pelanggaran siswa serta kepentingan lainnya, dan software ini juga buat salah satu pendukung utama pengoperasian program tersebut. didalam sofware atau Program DataBase ini saya menggunakan inputan : 1. 2. Listrik Elektronika BAB II LAMPIRAN Dibawah ini adalah Bentuk dan Keterangan Mengenai Program Datfar Pelanggaran Siswa:

Form/Gambar Utama Ket : Didalam form/gambar proram diatas di pojok atas terdapat 2 menu yaitu Input dan Laporan. Misalkan kata input diklik maka akan tampil 2 input yaitu input kelas dan input siswa.

-6-

Gbr: Input Kelas Keterangan: 1. Kelas 2. Jurusan 3. wali kelas : untuk menambah kelas. : untuk menambah jurusan. : untuk menambah / mengganti wali kelas

masukan kelas, jurusan, wali kelas setelah itu anda bisa meng-klik tombol (+) secara otomatis data yang anda masukan akan tersimpan. Tombol Close adalah untuk menutup form di atas.

Gbr : Input Siswa Keterangan : 1. Kelas 2. NIS 3. Nama Siswa 4. JK : Untuk mencari/memilih Kelas yang dibutuhkan. : Untuk memasukan / merubah Nomor NIS/ No Induk siswa. : Untuk memasukan nama siswa. : Untuk memasukan Jenis Kelamin.

-7Setelah di masukan data-data maka anda Klik tanda (+) maka dengan otomatis data yang anda masukan akan tersimpan dalam table form diatas.

Tampilan Form/Gbr Utama Pada tampilan Form di atas terdapat button/tombol Elektronika dan Listrik. Ketika salah satu Jurusan di Klik maka akan tampil seperti berikut:

Gbr/Form Kedua Keterangan gambar program di atas adalah: 1. Kelas 2. Nama Siswa 3. Tangga : digunakan untuk mencari kelas siswa yang melakukan pelanggaran. : Mencari nama siswa yang melakukan Pelanggaran. : tanggal secara otomatis akan muncul sendiri menurut setting setting computer anda. 4. Jenis Pelanggaran : Memasukan jenis pelanggaran 5. Keterangan 6. Tutup 7. Hapus 8. Baru : mamasukan/ menambah keterangan. : Untuk menutup Tampilan/form kedua. : Untuk menghapus data yang ada di dalam form di atas. : untuk memasukan siswa yang melakukan pelanggaran.

-8-

Gbr/Form Laporan Keterangan : 1. Kelas 2. Siswa : Untuk memilih kelas yang akan di cetak. : Untuk memilih siswa yang melakukan pelanggaran didalam suatu kelas dan untuk memilih siswa yang melakukan pelanggaran per-orang. 3. Preview : Untuk melihat hasil yang akan di cetak pada table diatas. 4. Close : Untuk menutup tampilan Form Laporan.

Diatas adalah tampilan gambar ketika PREVIEW di Klik. Disini kita bisa memlih jenis Printer atau hanya melihat data yang akan di cetak dan berapa jumlah yang akan dicetak.

-9-

Di atas adalah tampilan daftar pelanggaran siswa per-kelas ketika PREVIEW diKlik. BAB III KESIMPULAN Didalam Program Data peanggaran siswa menggunakan Database di atas adalah salah satu bentuk upaya untuk meningkatkan mutu di dunia Pendidikan. Dengan menggunakan Program ini lembaga Pendidikan tidak akan tidak lagi kesulitan dalam penginfentarisasi data Siswa-siswi yang melakukan pelanggaran terhadap Norma-norma yang telah di tentukan lembaga tersebut. Salah satu keuntungan menggunakan Program database diatas adalah sebagai berikut: 1. Sekolah bisa lebih muda dalam mengelompokkan data – data siswa yang melakukan pelanggaran menurut jurusannya masing- masing. 2. Sekolah bisa mengetahui seberapa banyak siswa melakukan pelanggaran karena di dalam program ini seandainya siswa meakukan lebih dari 1 atau 2 kali maka akan muncul tanda warna. 3. Sekolah bisa mengetahui tanggal berapa saja siswa melakukan pelanggaran. 4. 5. Program ini akan lebih aman karena secara otomatis data yang telah anda Sekolah bisa juga mengetahui Nis siswa yang melakukan pelanggaran, masukan akan meng - update ke Microsoft Acces. ketika anda memasukan nama maka secara otomatis Nis akan muncul.

- 10 BAB IV PENUTUP Panduan Pembuatan program ini di buat dalam rangka menertibkan dan mengamankan semua data- data siswa- siswi yang melakukan pelanggararan maupun penyimpangan aturan di suatu lembaga sekoloah. Sehingga petugas tartib atau selaku guru Bimbingan Konseling bisa melaksanakan tugansya sebaik mungkin. Mengingat banyaknya pelanggaran atau penyimpangan terhadap aturan-aturan di suatau lembaga sekolah maka sangat di perlukan suatu penegasan terhadap aturan-aturan dan penertiban terhadap siswa – siswi di lembaga sekolah tersebut. Semoga apa yang kita laksanakan semuanya bermanfaat bagi perkembangan pendidikan khususnya di Sekolah Menengah Kejuruan untuk meningkatkan mutu tamatan yang berkualitas. Demikian serta harapan kami adanya suatu saran dan kritik yang sifatnya membangun demi kesempurnaan proposal kami, saya ucapkan terima kasih.

Malang,................2009 Robiyanto ( 080403020145 )

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->