P. 1
Teknik Pemanfaatan Tenaga Listrik 2

Teknik Pemanfaatan Tenaga Listrik 2

|Views: 14,587|Likes:
Published by a2sn_eliz
Teknik Pemanfaatan Tenaga Listrik
Teknik Pemanfaatan Tenaga Listrik

More info:

Published by: a2sn_eliz on Mar 27, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/06/2013

pdf

text

original

3.1.2.1 Pendahuluan

Mesin cuci pakaian merupakan salah
satu mesin yang bekerja sangat berat
guna membantu kita dalam mencuci pa-
kaian. Pakaian yang kotor dimasukkan,
mesin dihidupkan, kemudian mesin
akan bekerja mencuci pakaian sampai
dengan proses pengeringan. Menjadi
suatu hal yang menarik bila kita ingin
masuk lebih dalam lagi tentang bagai-
mana mesin beroperasi, bagian-bagian
penting apa saja yang ada di dalam me-
sin dan lain-lain. Pada saat ini demikian
banyak jenis dan merk mesin cuci yang
beredar di pasaran yang setiap saat bi-
sa diperoleh dari para agen dan toko di
sekitar kita. Berikut ini akan dijelaskan
tentang mesin cuci pakaian yang relatif
lengkap fungsinya.

3.1.2.2 Prinsip Kerja Mesin Cuci
Pakaian

Prinsip kerja mesin cuci pakaian adalah
sebagai berikut:

Sebelum atau setelah memasukkan
pakaian ke dalam mesin cuci ada
beberapa hal yang perlu diketahui,
yaitu:

-

berat pakaian yang akan dicuci
(ringan, medium, berat, sangat
berat),

-

berapa suhu air yang dikehenda-
ki untuk pencucian dan pembi-
lasan (dingin, hangat, panas),

Gambar 3.9. Mesin cuci pakaian

- seberapa berat mesin memutar
pakaian (ringan, sedang, berat),
dan
- seberapa lama mesin menye-
lesaikan pencucian (berapa me-
nit tergantung pada tingkat
pengotoran pada pakaian).

Setelah memasukkan pakaian ke
dalam mesin cuci, kemudian mesin
dihidupkan (di ”on” kan).
Kemudian mesin akan membuka
katub sehingga air mengisi tabung,
dan setelah jumlah air mencukupi
mesin kemudian bekerja dengan
memutar bolak-balik/membolak-balik
pakaian dengan menggunakan
”agitator”.
Setelah beberapa waktu mesin
membolak-balik pakaian, air bekas
cucian dibuang keluar kemudian
mesin berputar kencang (spin)
sehingga air bekas pencucian
terbuang keluar.
Setelah itu, mesin kembali mengisi
air, menambahkan sabun/detergen
seperlunya dan membolak-balik
pakaian, membuang air, kemudian

Peralatan Listrik Rumah Tangga

229

melakukan spin lagi. Demikian pro-
ses berlanjut sampai dengan batas
waktu pencucian yang telah diatur.

3.1.2.3 Bagian-bagian Utama
Mesin

Jika kita perhatikan secara seksama ba-
gian dalam mesin, kita akan mengetahui
mengapa mesin cuci sangat berat. Di
dalam mesin ini terdapat motor peng-
gerak, pemberat (dari beton) yang digu-
nakan sebagai penyeimbang berat mo-
tor, roda gigi (gear box) dan tabung pen-
cucian yang terbuat dari baja (perha-
tikan Gambar 3.10). Bagian-bagian itu-
lah yang menyebabkan mesin cuci
sangat berat.

Gambar 3.10 Motor dan beban pemberat

Mesin cuci mempunyai dua tabung baja,
yaitu: tabung bagian dalam dan tabung
bagian luar. Tabung bagian dalam ber-
fungsi sebagai tempat pakaian. Tabung
ini mempunyai agitator pada tengah-
tengahnya dan pada dinding samping
terdapat lubang-lubang kecil sehingga
ketika tabung diputar cepat (spin) air
bisa keluar.

Tabung bagian luar, yang bertindak se-
bagai wadah air, menempel di badan
mesin. Karena ketika mesin bekerja ta-
bung-dalam selalu bergerak dan

bergetar, tabung ini harus dipasang se-
demikian rupa sehingga dapat bergerak
secara bebas dan tidak bergesekan
atau bersentuhan dengan bagian-bagian
mesin yang lain.

Tabung bagian dalam dipasang pada ro-
da gigi, yang dipasang pada kerangka
logam hitam seperti yang dapat dilihat
pada Gambar 3.11. Kerangka ini meme-
gang motor, roda gigi dan beton pem-
berat.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->