P. 1
Pedoman RPP 2008[1]

Pedoman RPP 2008[1]

1.0

|Views: 2,040|Likes:
Published by kiAAAA

More info:

Published by: kiAAAA on Mar 27, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/26/2014

pdf

text

original

PEDOMAN UMUM

REVITALISASI
PENYULUHAN PERTANIAN
TAHUN 2008

PUSAT PENGEMBANGAN PENYULUHAN PERTANIAN
BADAN PENGEMBANGAN SDM PERTANIAN
DEPARTEMEN PERTANIAN

KATA PENGANTAR

Pelaksanaan Program Revitalisasi Penyuluhan Pertanian (RPP) pada tahun 2008
memasuki tahap pemantapan dengan fokus pada aspek penataan kelembagaan
penyuluhan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota dan kecamatan; penataan
ketenagaan; serta peningkatan mutu penyelenggaraan, khususnya pengembangan
programa penyuluhan di semua tingkatan wilayah kerja sebagai dasar pembiayaan
penyuluhan, sesuai dengan amanat Undang-Undang No. 16 Tahun 2006 tentang
Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan (SP3K).

Pemerintah Pusat c.q Departemen Pertanian pada tahun 2008 memberi dukungan
terhadap penyelenggaraan program RPP di provinsi dan kabupaten/kota melalui
penyediaan anggaran APBN (dana dekonsentrasi dan dana alokasi khusus/DAK)
serta pendanaan Program Pemberdayaan Petani melalui Teknologi dan Informasi
Pertanian (Farmers Empowerment through Agricultural Technology and Information
Project/FEATI Project) di 18 provinsi dan 71 kabupaten yang sudah dimulai sejak
tahun 2007.

Dukungan anggaran dana dekonsentrasi tahun 2007 bagi Program RPP di 33 provinsi
dan 440 kabupaten/kota (termasuk 6.000 orang Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu
Penyuluh) adalah sebesar Rp. 231.715.081.000,- atau peningkatan sebesar 60 %
(Rp. 144.763.135.450,-) dibandingkan dengan alokasi anggaran RPP tahun 2006.

Pada tahun 2008 terjadi lagi kenaikan dukungan anggaran bagi Program RPP
sebesar 140 % dibandingkan dengan tahun 2007 atau meningkat sebesar Rp.
572.473.908.000,-. Peningkatan ini terjadi pada kegiatan-kegiatan yang didanai
dengan dana dekonsentrasi yang mencapai Rp. 128.232.920.000,-; Biaya
Operasional 16.000 orang THL-TB Penyuluh sebesar Rp. 236.993.000.000,-; dan
peningkatan kapasitas gapoktan sebesar Rp. 20.000.000.000,-, dan FEATI daerah
sebesar Rp 187.247.988.000,-.

Seluruh upaya-upaya RPP tersebut diharapkan dapat disinergikan dengan program-
program pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan di provinsi dan
kabupaten/kota yang dllaksanakan dengan dukungan pembiayaan dari APBD I dan
APBD II, serta sumber-sumber lain yang syah dan tidak mengikat.

Pedoman Pelaksanaan Penyelenggaraan RPP Tahun 2008 memberikan gambaran
pokok mengenai arah pelaksanaan kegiatan-kegiatan penyuluhan pertanian yang
dlselenggarakan di provinsi dan kabupaten/kota, baik yang dibiayai oleh dana
dekonsentrasi maupun APBD, sehingga diharapkan dapat menjadi acuan dalam
penyelenggaraan RPP tahun 2008 bagi seluruh penyelenggara penyuluhan pertanian
di provinsi maupun kabupaten/kota untuk terselenggaranya penyuluhan secara
produktif, efektif dan efisien.

Kepala Pusat
Pengembangan Penyuluhan Pertanian,

Ir. MULYONO MACHMUR, MS

NIP. 080 053 625

DAFTAR ISI

I. PENDAHULUAN ........................................................................................ 1

A. Latar Belakang ................................................................................... 1

B. Tujuan .............................................................................................. 5

C. Output .............................................................................................. 5

D. Sasaran ............................................................................................. 6

E. Pengertian ......................................................................................... 6

II. ORGANISASI DAN MEKANISME KERJA SATKER DALAM RANGKA
PENGELOLAAN DANA DEKONSENTRASI RPP ............................................... 9

A. Pusat ................................................................................................ 9

B. Provinsi ........................................................................................... 10

C. Kabupaten/Kota ............................................................................... 10

III. PENYELENGGARAAN REVITALISASI PENYULUHAN PERTANIAN DI
PROVINSI ............................................................................................... 11

A. Penyusunan Programa Penyuluhan Provinsi ....................................... 11

B. Penyebaran Informasi Penyuluhan .................................................... 13

C. Biaya Operasional Penyuluh Pertanian (BOP) PNS .............................. 17

D. Berperanserta dalam Forum Penyuluhan Pertanian Nasional ............... 21

E. Berperanserta dalam Forum Pimpinan Kelembagaan di Pusat ............. 23

F. Berperanserta dalam Pertemuan Koordinasi Perencanaan dan Evaluasi
di Tingkat Pusat ............................................................................... 25

G. Inventarisasi dan Up dating Kelompoktani (Poktan)/Gabungan
Kelompoktani (Gapoktan) ................................................................. 28

H. Administrasi, Koordinasi dan Konsultasi, Monitoring dan Evaluasi ........ 30

I. Pengawalan dan Pendampingan THL-TB Penyuluh Pertanian .............. 34

J. Kegiatan-kegiatan P3TIP/FEATI di 18 Provinsi.................................... 37

IV. PENYELENGGARAAN REVITALISASI PENYULUHAN
DI KABUPATEN/KOTA ............................................................................. 38

A. Penyusunan Programa Penyuluhan Kabupaten/Kota, Kecamatan dan
Desa ............................................................................................... 38

B. Biaya Operasional Penyuluh Pertanian (BOP) PNS .............................. 42

C. Penyebaran Informasi Penyuluhan .................................................... 47

D. Pengembangan Balai Penyuluhan Kecamatan Model ........................... 52

E. Berperanserta dalam Forum Pimpinan Kelembagaan Penyuluhan
di Tingkat Pusat .............................................................................. 56

F. Berperanserta dalam Temu Koordinasi Kelompoktani/Gabungan
Kelompoktani .................................................................................. 58

G. Pengawalan dan Pendampingan THL-TB Penyuluh Pertanian ............. 60

H. Administrasi, Koordinasi dan Konsultasi, Monitoring dan Evaluasi ........ 63

I. Kegiatan P3TIP/FEATI di Kabupaten ................................................ 67

LAMPIRAN ...................................................................................................... 68

1

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->