P. 1
Rpp Xi Sosiologi

Rpp Xi Sosiologi

|Views: 696|Likes:
Published by bedilanguage

More info:

Published by: bedilanguage on Apr 01, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/21/2013

pdf

text

original

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP

)
Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Program Semester Alokasi Wakt : SMA : Sosiologi : XI / Sosial : 1 (satu) : 18 x 45 menit

♦ Standar Kompetensi Memahami Struktur sosial serta berbagai faktor penyebab konflik dan mobilitas sosial, dan mampu menghargai berbagai perbedaan serta keragaman sosial, budaya, agama, etnis dan politik dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat dengan dilandasi nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME ♦ Kompetensi Dasar Mampu mendeskripsikan bentuk-bentuk struktur sosial dalam fenomena kehidupan serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dalam upaya meningkatkan harkat dan martabatnya dalam kehidupan bermasyarakat sebagai kecakapan hidup dengan akhlak mulia yang dilandasi nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa ♦ Indikator • Siswa dapat menganalisis struktur sosial dalam masyarakat yang terdapat berbagai perbedaan dan keragaman. • Siswa dapat menjelaskan definisi tentang diferensiasi dan stratifikasi sosial di masyarakat • Melalui diskusi kelompok siswa dapat menemukan contoh- contoh pengaruh diferensiasi dan stratifikasi sosial dalam masyarakat. • Siswa dapat Mengklasifikasikan proses konsolidasi dan interseksi yang terjadi dalam kehidupan • Siswa dapat mendeskripsikan bentuk-bentuk struktur sosial dalam fenomenakehidupan masyarakat sebagai kecakapan hidup dengan akhlak mulia yang dilandasi nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa ♦ Tujuan Pembelajaran Melalui pembelajaran ini, siswa sebagai generasi muda diingatkan akan banyaknya keragaman yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, mulai dari keragaman suku, bahasa, adat, agama, status ekonomi, pekerjaan, dan lain-lain. Dengan demikian, siswa dapat Menghargai berbagai perbedaan serta keragaman sosial dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat dengan dilandasi nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME
1 SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

♦ Materi Ajar
Primodialisme Etnosentrime Konflik

STRUKTUR SOSIAL DAMPAK DIFERENSIASI SOSIAL DEFINISI Perbedaan yang sejajar / horizontal Bentuk-bentuk STRATIFIKASI SOSIAL DEFINISI Perbedaan yang bertingkat / vertikal INTERSEKSI KONSOLIDASI Proses terbentuknya alamiah disengaja Sifat Terbuka Tertutup Campuran

Dasar terbentuknya Keturunan Kekayaan Kekuasaan Kehormatan pendidikan

Bentuk-bentuknya Criteria Ekonomi Kriteria Sosial Kriteria Politik Pekerjaan Pendidikan

-

Ras Suku bangsa Klan Agama Profesi Jenis kelamin

♦ Strategi dan Metode Pembelajaran 1. Tatap muka a. Aktivitas Guru: strategi expository dengan metode presentasi dan Tanya jawab b. Aktivitas Siswa: presentasi penugasan terstruktur individu, kelompok, sebagai penilaian proses dan penilaian hasil melalui penilaian unjuk kerja dalam penugasan tersebut 2. Penugasan terstruktur Strategi discovery inquiri dengan metode kajian pustaka dan penugasan
2 SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

3. Penugasan tidak terstruktur Strategi discovery inquiry dengan metode kajian pustaka, eksplorasi internet dan lembar pengamatan (melakukan konsultasi dengan orang tua dan/atau tokoh masyarakat yang berkenaan dengan penilaian penugasan mandiri tidak terstruktur) untuk kemudian dibuat laporan secara tertulis ♦ Kegiatan Pembelajaran PERTEMUAN 1 1. Tatap Muka A. Kegiatan awal 1. Motivasi 2. Appersepsi

: Mengkondisikan siswa ke arah belajar : Menjelaskan mekanisme system pembelajaran dengan menggunakan modul dan system penilaian tugas laporan dalam bentuk portofolio

B. Kegiatan Inti • Menganalisis struktur sosial dalam masyarakat yang terdapat berbagai perbedaan dan keragaman. Perbedaan dan keragaman ini dapat dilihat dari tingkatan posisi-posisi atau kedudukan individu dalam masyarakat, yang dinamakan struktur sosial. C. Kegiatan Penutup 1. Memberi post test kepada siswa secara random untuk menggugah kembali ingatan materi yang telah dipelajari 2. Menarik kesimpulan yang mengarah kepada penjelasan, bahwa Masyarakat diibaratkan sebagai sebuah kristal yang mempunyai permukaan yang tidak rata. Hal ini dikarenakan masyarakat terdiri atas berbagai perbedaan yang membentuk satu kesatuan yang utuh dan menyeluruh. Perbedaan-perbedaan ini dalam sosiologi dinamakan struktursosial. 2.Penugasan Terstruktur

Siswa mengerjakan latihan soal-soal di modul dan LKS

3

SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

PERTEMUAN KE 2 1. Tatap Muka A. Kegiatan awal 1. Motivasi : Mengkondisikan siswa ke arah belajar 2. Appersepsi : Menjelaskan mekanisme system pembelajaran dengan menggunakan modul dan system penilaian tugas laporan dalam bentuk penugasan B. Kegiatan Inti • Menggali informasi tentang diferensiasi dan stratifikasi sosial di masyarakat C. Kegiatan Penutup 1. Memberi post test kepada siswa secara random untuk menggugah kembali ingatan materi yang telah dipelajari 2. Menarik kesimpulan yangmengarah kepada penjelasan, Pada umumnya, dalam masyarakat terdapat penggolongan perbedaanperbedaan baik secara horizontal maupun vertikal. Pembedaan masyarakat secara horizontal biasanya berupa perbedaan ras, suku bangsa, dan agama. Perbedaan ini dinamakan diferensiasi sosial. Sedangkan secara vertical biasanya diwujudkan dalam kelas-kelas sosial. Perbedaan ini disebut juga dengan stratifikasi sosial. 2.Penugasan Terstruktur

Pada deskripsi di atas, secara singkat namun jelas telah diungkapkan mengenai diferensiasi sosial. Untuk lebih memahami materi ini kerjakanlah dua tugas berikut. 1. Cobalah menggali informasi sebanyak-banyaknya tentang pengertian diferensiasi sosial dan stratifikasi sosial melalui telaah pustaka dan berita di media massa.Tulislah hasilnya dalam buku tugas 2. Dengan bermodalkan pengetahuanmu itu, cobalah adakan pengamatan sederhana dan temukan diferensiasi sosial dan stratifikasi sosial yang ada di lingkungan sekitarmu. Tulislah hasilnya dalam bentuk laporan pengamatan sederhana.

4

SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

PERTEMUAN KE 3 1. Tatap Muka A. Kegiatan awal 1. Motivasi : Mengkondisikan siswa ke arah belajar 2. Appersepsi : Menjelaskan mekanisme system pembelajaran dengan menggunakan modul dan system penilaian tugas laporan dalam bentuk penugasan B. Kegiatan Inti • Melakukan interpretasi (penarikan makna) Melalui diskusi kelompok siswa akan menemukan contohcontoh pengaruh diferensiasi dan stratifikasi sosial dalam masyarakat. C. Kegiatan Penutup 1. Memberi post test kepada siswa secara random untuk menggugah kembali ingatan materi yang telah dipelajari 2. Menarik kesimpulan yang mengarah kepada penjelasan, diferensiasi dan stratifikasi sosial mempunyai pengaruh dalam kehidupan bermasyarakat 2.Penugasan Tidak Terstruktur

Pada deskripsi di depan, telah diungkapkan dengan jelas berbagai macam diferensiasi sosial dan stratifikasi sosial yang ada di masyarakat. Bersama teman sekelompokmu cobalah lakukan pengamatan sederhana di lingkungan sekitarmu. Identifikasikan diferensiasi sosial yang ada berdasarkan ras, etnis, agama, dan gender beserta stratifikasinya yang ada dalam masyarakat. Ungkapkan bentuk diferensiasi dan stratifikasi tersebut secara deskriptif dan diskusikan masalah-masalah sosial yang ditimbulkan dalam penggolongan tersebut. Tulislah hasilnya dalam bentuk laporan pengamatan. Guna mengembangkan wawasan dan kepentingan pembuatan tugas laporan: 1. Mengunjungi perpustakaan 2. Melakukan eksplorasi internet 3. Konsultasi dengan tokoh masyarakat

5

SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

PERTEMUAN KE 4 1. Tatap Muka A. Kegiatan awal 1. Motivasi : Mengkondisikan siswa ke arah belajar 2. Appersepsi : Menjelaskan mekanisme system pembelajaran dengan menggunakan modul dan system penilaian tugas laporan dalam bentuk penugasan B. Kegiatan Inti • Mengklasifikasikan proses konsolidasi dan interseksi yang terjadi dalam kehidupan masyarakat C. Kegiatan Penutup 1. Memberi post test kepada siswa secara random untuk menggugah kembali ingatan materi yang telah dipelajari 2. Menarik kesimpulan yang mengarah kepada penjelasan, bahwa Adanya konsolidasi dan interseksi merupakan upaya untuk meminimalisasi akibat dari masyarakat majemuk. 2.Penugasan Terstruktur

Selama dalam masyarakat terdapat suatu keragaman atau perbedaan, maka proses interseksi dan konsolidasi terus berlangsung. Proses interseksi dan konsolidasi merupakan bentuk upaya meminimalisasi dampak negatif dari sebuah keragaman dan perbedaan. Proses interseksi dan konsolidasi dapat berlangsung di segala bidang kehidupan (perdagangan, industri, perkawinan, dan pendidikan). Nah, tugasmu sekarang, cobalah klasifikasikan peristiwaperistiwa dalam kehidupan sehari-hari yang termasuk dalam proses interseksi dan konsolidasi sertakan pula alasanmu mengklasifikasikannya. Tulislah hasilnya dalam bentuk uraian bebas.

6

SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

PERTEMUAN KE 5 DAN 6 Melaksanakan test ulangan harian dan remedial bagi nilainya yang kurang dari batas KKM Alat Penilaian: I. Pilihan Ganda Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar 1. Perbedaan antara stratifikasi sosial dengan diferensiasi sosial adalah… a. Pengelompokan masyarakat pada stratifikasi sosial ditentukan secara vertikal atau hierarki, sedangkan diferensiasi sosial tidak b. Diferensiasi sosial tidak memiliki perbedaan yang signifikan dengan stratifikasi sosial c. Diferensiasi sosial lebih sering menimbulkan konflik ketimbang stratifikasi sosial d. Stratifikasi sosial cenderungterdapat pada masyarakat modern sedangkan diferensiasi sosial terdapat pada masyarakat tradisional e. Diferensiasi sosial dan stratifikasi sosial ditemukan pada setiap kehidupan masyarakat 2. a. b. c. d. e. Wujud dari diferensiasi sosial dalam kebudayaan masyarakat dapat ditandai oleh hal berikut, yaitu… masyarakat tidak menunjukkan perbedaan golongan profesi terjadinya kerjasama yang erat dalam masyarakat kasta tidak adanya diskriminasi setiap anggota masyarakat saling mencela penggolongan penduduk tidak menunjukkan perbedaan tingkatan atau hierarki

3. Sistem pelapisan sosial yang tertutup dapat dijumpai pada masyarakat yang menganut sistem… a. Sosialis b.Kasta c..Liberal d.. demokratif e. konservatif 4. Bayi perempuan diberi pakaian pink sedangkan anak laki-laki diberi sepatu biru. Perbedaan ini merupakan pewujudan dari perbedaan… a. Jenis kelamin b.Agama .c.Ras d. gender e.suku bangsa 5. Salah satu proses terjadinya stratifikasi sosial secara alamiah berdasarkan… a. Kekuasaan b.tingkat umur c.penghasilan. d.pendidikan e. jenis kelamin

7

SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

II. Jodohkan 6. Hak Istimewa 7. Stratifikasi sosial 8. Golongan bangsa berdasarkan ciri fisik 9. In-group feeling 10. Diferensiasi sosial

A. Vertikal B. horizontal C. Primodialism e D. priviles E. Ras

IV. URAIAN 13. Proses terjadinya stratifikasi social yaitu a)………dan b)………. 14. Faktor ketidaksamaan dalam masyarakat yaitu a)………b)………..dan c)………. 15. jelaskan dampak terjadinya stratifikasi social dan diferensiasi sosial!

III.PERNYATAAN BENAR DAN SALAH 11 Salah satu fungsi stratiifikasi social adalah mengkategorikanmanusia dalma tingkatan yang berbedabeda SEBAB Tujuan dari stratifikasi adalah untuk memudahkan manusia dalam interaksi sosialnya 12. Subras penduduk yang mendiami kawasan Asia Tenggara, Asia TEngah danAsia Timur adalah subras kaukaoid SEBAB Indonesia termasuk pada rumpun melayu

Jawablah A. Jika pernyataan benar alasan benar dan keduanya terdapat hubungan sebab akibat B. Jika penryataan benar, alasan benar,tapi keduanya tidak terdapat hubungan sebab akibat C. Jika pernyataan benar alasan salah D. Jika pernyataansalah alasan benar E. Jika baik pernyataan maupun alasan salah

♦ Sumber Belajar - Irra Martiana,S.Sos, Modul sosiologi untuk kelas XI - Buku sosiologi untuk SMA, dari berbagai macam penerbit - Soerjono Soekanto, Pengantar Sosiologi, - Buku sosiologi lain yang relevan - BSE - Artikel dari Koran - Internet - Perpustakaan - Gambar, foto - Power point - Computer - Infocus
8 SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

♦ Penilaian - Tatap Muka 1. Penilaian proses (dalam diskusi dan/atau presentasi) Penilaian performans yang diarahkan untuk menilai kemampuan proses menganalisis suatu kasus, sehingga membentuk sikap sosial yang kritis memandang masalahmasalah sosial, politik, dan budaya serta bagaimana bersikap dan berperilaku yang tepat dalam kehidupan sosial dan di tengah masalah sosial yang dilandasi nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa 2. Penilaian hasil (dalam bentuk Ulangan Harian, Ulangan Tengah semester atau Ulangan Akhir Semester) Penugasan Terstruktur Penilaian tertulis mengenai hasil kajian teoritis diferensiasi sosial. Sebagai penilaian proses dan hasil pembelajaran, yang diarahkan sebagai pembuktian pemilikan kompetensi. Penilaian laporam hasil kajian teoritis dari proses interseksi dan konsolidasi dapat berlangsung di segala bidang kehidupan (perdagangan, industri, perkawinan, dan pendidikan) dalam bentuk uraian bebas Penugasan Tidak Terstruktur Penilaian laporan hasil dari pengamatan mengenai berbagai macam diferensiasi dan stratifikasi sosial yang ada di masyarakat dalam bentuk lembar pengamatan.

-

9

SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Program Semester Alokasi Waktu : SMA : Sosiologi : XI / Sosial : 1 (satu) : 18 x 45 menit

♦ Standar Kompetensi Memahami Struktur sosial serta berbagai faktor penyebab konflik dan mobilitas sosial, dan mampu menghargai berbagai perbedaan serta keragaman sosial, budaya, agama, etnis dan politik dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat dengan dilandasi nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME ♦ Kompetensi Dasar mampu menganalisis faktor penyebab konflik sosial dalam masyarakat, sehingga dalam penerapannya tidak bertentangan dengan sistem nilainya melalui belajar berpikir dan latihan norma-norma akhlak mulia ♦ Indikator • Siswa dapat menjelaskan definisi konflik sosial yang terjadi dalam masyarakat. dari beberapa ahli melalui telaah pustaka. • siswa dapat mengklasifikasikan berbagai konflik sosial ke dalam bentuk dan jenis-jenisnya • siswa dapat memahami faktor penyebab munculnya konflik beserta dampaknya dalam kehidupan bermasyarakat • siswa dapat merumuskan hubungan antara konflik dengan kekerasan serta hubungan di antara keduanya. • Siswa dapat menganalisis penyebab terjadinya integrasi sosial sebagai dasar penyelesaian konflik. Atau solusi yang tepat untuk menghindar atau menyelesaikan konflik ♦ Tujuan Pembelajaran Melalui materi ini, wawasan siswa semakin dibukakan akan pentingnya memelihara keragaman di tengah yang Pada akhirnya, siswa mampu menganalisis penyebab terjadinya konflik sosial sebagai dasar penyelesaian konflik. dengan dilandasi nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

10

SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

♦ Materi Ajar

KONFLIK SOSIAL

pengertian suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) dimana salah satu pihak berusaha menyingkirka n pihak lain dengan menghancurk annya atau membuatnya tidak berdaya

Faktor Penyebab Perbedaan Antar orang Perbedaan Kebudayaan Bentrokan Kepentingan Perubahan Sosial

Jenis-jenis konflik
Konflik destruktif Konflik

Dampak Konflik Positif Negatif Langsung Tidak langsung

Cara mengatasi konflik Koersi Mediasi Arbitrasi Kompromi Ajudikasi Konsiliasi Stalemate Toleransi

Konflik dan kekerasan

Berdasarkan Sifatnya Berdasarkari Posisi Pelaku yang

Integrasi sosial

Konflik vertical Konflik horizontal Konflik diagonal
Konflik Sosial Konflik Ekonomi Konflik Politik Konflik Budaya Konflik ideologi

Berdasarkan Konsentrasi Aktivitas Manusia

Berdasarkan Cara Pengelolannya

Konflik interindividu Konflik antarindividu Konflik antarkelompok

♦ Strategi dan Metode Pembelajaran 1. Tatap muka a. Aktivitas Guru: strategi expository dengan metode presentasi dan Tanya jawab b. Aktivitas Siswa: presentasi penugasan terstruktur individu, kelompok, sebagai penilaian proses dan penilaian hasil melalui penilaian unjuk kerja dalam penugasan tersebut
11 SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

2. Penugasan terstruktur Strategi discovery inquiri dengan metode kajian pustaka dan penugasan 3. Penugasan tidak terstruktur Strategi discovery inquiry dengan metode kajian pustaka, eksplorasi internet dan lembar pengamatan (melakukan konsultasi dengan orang tua dan/atau tokoh masyarakat yang berkenaan dengan penilaian penugasan mandiri tidak terstruktur) untuk kemudian dibuat laporan secara tertulis ♦ Kegiatan Pembelajaran PERTEMUAN 1 1. Tatap Muka A. Kegiatan awal 1. Motivasi 2. Appersepsi

: Mengkondisikan siswa ke arah belajar : Menjelaskan mekanisme system pembelajaran dengan menggunakan modul dan system penilaian tugas laporan dalam bentuk portofolio

B. Kegiatan Inti • Menggali informasi tentang definisi konflik sosial yang terjadi dalam masyarakat. dari beberapa ahli melalui telaah pustaka. • Melalui pengkajian suatu kasus dan diskusi kelompok, siswa akan mengklasifikasikan berbagai konflik sosial ke dalam bentuk dan jenis-jenisnya C. Kegiatan Penutup 1. Memberi post test kepada siswa secara random untuk menggugah kembali ingatan materi yang telah dipelajari 2. Menarik kesimpulan yang mengarah kepada penjelasan, bahwa dalam masyarakat yang penuh dengan keragaman tidak mengherankan konflik dapat terjadi. Konflik timbul karena perbedaan-perbedaan yang ada dipertajam oleh pihak-pihak tertentu 2.Penugasan Terstruktur

Konflik tradisional kembali terjadi di Kampung Kwamki Lama, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua. Hari Jumat 28 Juli 2006, puluhan orang terluka, seorang di antaranya meninggal dan rumah seorang kepala suku dibakar. Tekanan massa Elminus dan Yusak Mom semakin menghebat hingga polisi yang berusaha mencegah keduanya bertemu terpaksa mundur. Berdasarkan kasus di atas, apa yang dapat kalian pahami tentang konflik sosial? Bagaimana pendapat kalian tentang fenomena ini? Apakah situasi ini dapat mendatangkan konflik yang disertai kekerasan? Mengapa? Klasifikasikanlah konflik yang terjadi! Kaji dan analisislah dampak dan akibat dari peristiwa tersebut. Selanjutnya, tulislah hasilnya dalam selembar kertas dan presentasikan di depan kelas sebagai langkah awal memahami tentang konflik sosial. 12 SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

PERTEMUAN KE 2 1. Tatap Muka A. Kegiatan awal 1. Motivasi : Mengkondisikan siswa ke arah belajar 2. Appersepsi : Menjelaskan mekanisme system pembelajaran dengan menggunakan modul dan system penilaian tugas laporan dalam bentuk penugasan B. Kegiatan Inti • melakukan simulasi sederhana tentang sebab-sebab terjadinya konflik untuk menambah pengetahuan dan wawasan siswa akan faktor penyebab munculnya konflik beserta dampaknya dalam kehidupan bermasyarakat C. Kegiatan Penutup 1. Memberi post test kepada siswa secara random untuk menggugah kembali ingatan materi yang telah dipelajari 2. Menarik kesimpulan yangmengarah kepada penjelasan, bahwa tidak ada asap kalau tidak ada api. Segala sesuatu yang terjadi dalam masyarakat pasti ada sebabnya, begitu pula konflik sosial. 2.Penugasan Terstruktur

Dari deskripsi di depan telah dijelaskan beberapa penyebab suatu konflik terjadi. Untuk lebih memahami materi akan penyebab konflik sosial, mari adakan simulasi pendek dengan teman sekelompokmu. Setiap kelompok ambillah satu penyebab kemudian buatlah gambaran konfliknya dan peragakan di depan kelas. Misalnya, konflik karena perubahan sosial Semakin majunya zaman, anak muda mulai kehilangan jati diri dan rasa hormatnya kepada orang tua. Oleh karena itu, timbul konflik antara anak dengan orang tua. Setelah itu bagilah masing-masing peran pada anggota kelompokmu. Melalui simulasi ini pembelajaran kita tentang konflik menjadi lebih menarik.

13

SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

PERTEMUAN KE 3 1. Tatap Muka A. Kegiatan awal 1. Motivasi : Mengkondisikan siswa ke arah belajar 2. Appersepsi : Menjelaskan mekanisme system pembelajaran dengan menggunakan modul dan system penilaian tugas laporan dalam bentuk penugasan B. Kegiatan Inti • Melalui diskusi interaktif dalam kelas, siswa akan merumuskan hubungan antara konflik dengan kekerasan serta hubungan di antara keduanya. C. Kegiatan Penutup 1. Memberi post test kepada siswa secara random untuk menggugah kembali ingatan materi yang telah dipelajari 2. Menarik kesimpulan yang mengarah kepada penjelasan, bahwa konflik dengan kekerasan berbeda,terjadinya konflik belum tentu berujung dengan kekerasan 2.Penugasan Tidak Terstruktur

Terjadinya konflik dalam masyarakat membawa akibat negatif bagi kehidupan sosial. Oleh karena itu, banyak orang berusaha mencari solusi tepat dalam penanganannya. Sebagai seorang generasi bangsa yang peduli dengan kehidupan sosial, pernahkah kamu ikut berpikir mencari cara tepat menyelesaikan sebuah konflik? Nah, saat ini kalian diajar untuk berpikir kritis dan analisis menyikapi konflik sosial yang terjadi. Bersama kelompokmu, cobalah cari suatu konflik sosial yang terjadi di Indonesia. Pahami, kaji, dan kritisi konflik sosial tersebut. Diskusikan bersama kelompokmu solusi tepat dan terbaik untuk menyelesaikan konflik sosial tersebut. Tulislah hasilnya dalam selembar kertas sertakan pula artikel tentang konflik sosial yang kalian kaji. Guna mengembangkan wawasan dan kepentingan pembuatan tugas laporan: 1. Mengunjungi perpustakaan 2. Melakukan eksplorasi internet 3. Konsultasi dengan masyarakat sekitar
14 SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

PERTEMUAN KE 4 1. Tatap Muka A. Kegiatan awal 1. Motivasi : Mengkondisikan siswa ke arah belajar 2. Appersepsi : Menjelaskan mekanisme system pembelajaran dengan menggunakan modul dan system penilaian tugas laporan dalam bentuk penugasan B. Kegiatan Inti • menganalisis penyebab terjadinya integrasi sosial sebagai dasar penyelesaian konflik. Atau solusi yang tepat untuk menghindar atau menyelesaikan konflik C. Kegiatan Penutup 1. Memberi post test kepada siswa secara random untuk menggugah kembali ingatan materi yang telah dipelajari 2. Menarik kesimpulan yang mengarah kepada penjelasan, bahwa Adanya integrasi sosial merupakan upaya untuk meminimalisasi terjadinya konflik sosial 2.Penugasan Terstruktur

Siswa mengerjakan soal-soal latihan di LKS dan Modul

15

SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

PERTEMUAN KE 5 DAN 6 Melaksanakan test ulangan harian dan remedial bagi nilainya yang kurang dari batas KKM Alat Penilaian: Jawablah pertanyaan dengan tepat! 1. Apa yang dimaksud dengan konflik sosial menurut Minnery? 2. Sebutkan dua contoh konflik pribadi dan konflik rasial yang terjadi di Indonesia! 3. Jelaskan mengapa perubahan sosial mampu menyebabkan terjadinya perilaku menyimpang! 4. Jelaskan mengapa konsiliasi mampu menjadi solusi tepat dalam mengatasi konflik! 5. Jelaskan apa yang dimaksud dengan detente! 6. Berikan dua contoh kekerasan fisik maupun kekerasan psikologi! 7. Jelaskan terjadinya kekerasan dalam diri individu menurut Thomas Hobbes! 8. Jelaskan mengapa dunia perpolitikan tidak pernah lepas dari konflik sosial! 9. Apa yang kamu pahami tentang sebuah kekerasan? 10. Bagaimana hubungan antara pemerintah dengan kekerasan? B. Belajar dari masalah. Operasi penertiban pedagang kaki lima sering kali mendatangkan sakit hati yang mendalam bagi para PKL seperti yang terjadi gambar disamping ini. Mengapa? Karena dalam operasi ini, biasanya timbul tindak kekerasan baik dari petugas atau pedagang itu sendiri. Pedagang yang tidak rela lahan hidupnya digusur, melakukan penolakan dengan berbagai cara bahkan melawan petugaspetugas ketertiban kota Sedangkan para trantip yang merasa mempunyai wewenang untuk menggusur pedagang bersikap kasar dan agresif. Terlebih apabila dihadapkan pada pedagangpedagang yang melawan. Dari sinilah awal munculnya konflik kepentingan. Tidak jarang dalam aksi ini, segala yang ada dihancurkan hingga tidak bersisa. Bagaimana pendapat kalian tentang fenomena ini? Apakah situasi ini dapat mendatangkan konflik yang disertai kekerasan? Mengapa? Klasifikasikanlah konflik yang terjadi! Kaji dan analisislah dampak dan akibat dari peristiwa tersebut.

16

SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

♦ Sumber Belajar - Irra Martiana,S.Sos, Modul sosiologi untuk kelas XI - Buku sosiologi untuk SMA, dari berbagai macam penerbit - Soerjono Soekanto, Pengantar Sosiologi, - Buku sosiologi lain yang relevan - BSE - Artikel dari Koran - Internet - Perpustakaan - Gambar, foto - Power point - Computer - Infocus ♦ Penilaian - Tatap Muka a. Penilaian proses (dalam diskusi dan/atau presentasi) Penilaian performans yang diarahkan untuk menilai kemampuan proses menganalisis suatu kasus, sehingga membentuk sikap sosial yang kritis memandang masalahmasalah sosial, politik, dan budaya serta bagaimana bersikap dan berperilaku yang tepat dalam kehidupan sosial dan di tengah masalah sosial yang dilandasi nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa b. Penilaian hasil (dalam bentuk Ulangan Harian, Ulangan Tengah semester atau Ulangan Akhir Semester) Penugasan Terstruktur Penilaian performans yang merupakan hasil kajian teoritis mengenai analisa suatu kasus konflik dalam bentuk presentasi dan simulasi pendek beberapa penyebab suatu konflik Penugasan Tidak Terstruktur Penilaian laporan tertulis dalam bentuk lembar pengamatan mengenai cara tepat dalam menyelesaikan sebuah konflik yang terjadi di Indonesia.

-

17

SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Program Semester Alokasi Waktu : SMA : Sosiologi : XI / Sosial : 1 (satu) : 15 x 45 menit

♦ Standar Kompetensi Memahami Struktur sosial serta berbagai faktor penyebab konflik dan mobilitas sosial, dan mampu menghargai berbagai perbedaan serta keragaman sosial, budaya, agama, etnis dan politik dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat dengan dilandasi nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME ♦ Kompetensi Dasar Siswa mampu menganalisis hubungan antara struktur sosial dengan mobilitas sosial, sehingga dalam penerapannya mampu menempatkan dirinya pada tempat-tempat yang tersedia dalam struktur sosial dan mendorongnya agar melaksanakan kewajiban yang sesuai dengan peran dan kedudukannya dengan dilandasi nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa ♦ Indikator ♦ Siswa dapat menjelaskan hubungan antara struktur sosial dengan mobilitas sosial dalam masyarakat. ♦ Siswa dapat mendeskripsikan pengertian dan jenis-jenis mobilitas sosial melalui telaah pustaka. ♦ Siswa dapat menganalisa proses terjadinya mobilitas sosial dalam masyarakat. ♦ siswa dapat menemukan faktor-faktor yang mendorong dan menghambat terjadinya mobiitas sosial ♦ siswa dapat Mengkaji dan mengungkapkan dampak mobilitas sosial. ♦ Tujuan Pembelajaran Melalui materi ini, siswa disadarkan bahwa status yang miliki hanyalah bersifat sementara. Untuk itulah perlu perjuangan dalam mempertahankan dan usaha keras untuk naik ke strata yang lebih tinggi. Dengan demikian diharapkan siswa mampu bersikap dengan baik Pada akhirnya, siswa mampu menemukan hubungan antara struktur sosial dan mobilitas sosial. yang dilandasi nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa

18

SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

♦ Materi Ajar

MOBILITAS SOSIAL

pengertian
suatu gerak dalam truktur sosial (social structure)

Proses terjadinya Kekayaan Kekuasaan Kehormatan Ilmu pengetahuan

Jenis-jenis mobilitas sosial

Factor

Dampak mobilitas sosial penghambat Positif Negative

Saluran mobilitas sosial

pendorong
Mobilitas horizontal

lateral

Mobilitas vertikal

Vertical naik Vertical turun

Angkatan bersenjata Lembaga keagamaan Lembaga pendidikan Organisasi politik Organisasi ekonomi Organisasi keahlian Organisasi olah raga Perkawinan

Mobilitas antargenerasi

Intergeneras i intrageneras i

♦ Strategi dan Metode Pembelajaran 1. Tatap muka a. Aktivitas Guru: strategi expository dengan metode presentasi dan Tanya jawab b. Aktivitas Siswa: presentasi penugasan terstruktur individu, kelompok, sebagai penilaian proses dan penilaian hasil melalui penilaian unjuk kerja dalam penugasan tersebut

19

SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

2. Penugasan terstruktur Strategi discovery inquiri dengan metode kajian pustaka dan penugasan 3. Penugasan tidak terstruktur Strategi discovery inquiry dengan metode kajian pustaka, eksplorasi internet dan lembar pengamatan (melakukan konsultasi dengan orang tua dan/atau tokoh masyarakat yang berkenaan dengan penilaian penugasan mandiri tidak terstruktur) untuk kemudian dibuat laporan secara tertulis ♦ Kegiatan Pembelajaran PERTEMUAN 1 1. Tatap Muka A. Kegiatan awal 1. Motivasi 2. Appersepsi

: Mengkondisikan siswa ke arah belajar : Menjelaskan mekanisme system pembelajaran dengan menggunakan modul dan system penilaian tugas laporan dalam bentuk portofolio

B. Kegiatan Inti • Di dalam masyarakat terdapat tingkatan- tingkatan sosial tertentu yang dinamakan pelapisan atau strata. Setiap orang berkesempatan untuk melakukan perpindahan dari strata satu ke strata yang lain. Hal ini dinamakan mobilitas sosial. Kali ini, siswa ingin mempelajari hubungan antara struktur sosial dengan mobilitas sosial dalam masyarakat. • Menggali informasi tentang pengertian dan jenis-jenis mobilitas sosial melalui telaah pustaka. C. Kegiatan Penutup 1. Memberi post test kepada siswa secara random untuk menggugah kembali ingatan materi yang telah dipelajari 2. Menarik kesimpulan yang mengarah kepada penjelasan, bahwa Sistem stratifikasi terbuka memberikan peluang besar bagi seseorang untuk melakukan mobilitas sosial

20

SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

2.Penugasan

Terstruktur

Sistem stratifikasi terbuka memberikan peluang besar bagi seseorang untuk melakukan mobilitas sosial. Mengapa demikian? Pada deskripsi di depan telah diungkapkan secara jelas tentang berbagai jenis dan bentuk mobilitas sosial. Sekarang, cobalah bandingkan bentuk-bentuk mobilitas sosial yang ada berdasarkan aspekaspek yang telah ditentukan. Kemudian isi pada contoh tabel berikut ini. NO Bahan Perbandingan Mobilitas Sosial Horizontal Mobilitas Sosial Vertikal 1 Proses terjadinya Sifat mobilitas ..... ..... 2 Akibat yang ditimbulkan . . .. . . . .. . 3 Contoh kasus ..... ..... 4 ..... .....

PERTEMUAN KE 2 1. Tatap Muka A. Kegiatan awal 1. Motivasi : Mengkondisikan siswa ke arah belajar 2. Appersepsi : Menjelaskan mekanisme system pembelajaran dengan menggunakan modul dan system penilaian tugas laporan dalam bentuk penugasan B. Kegiatan Inti • Mengamati proses terjadinya mobilitas sosial dalam masyarakat. C. Kegiatan Penutup 1. Memberi post test kepada siswa secara random untuk menggugah kembali ingatan materi yang telah dipelajari 2. Menarik kesimpulan yangmengarah kepada penjelasan, bahwa dalam masyarakat selalu terjadi pergerakan sosial

21

SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

2.Penugasan tidak Terstruktur Stratifikasi sosial merupakan realitas sosial yang ada di masyarakat. Hal inilah yang menyebabkan orang berlomba-lomba untuk mencapai kedudukan teratas. Banyak usaha dan kerja keras yang telah dilakukan salah satunya dengan melakukan mobilitas sosial. Di setiap masyarakat di mana pun berada, mobilitas sosial sering terjadi. Tidak terkecuali di kotamu. Adanya mobilitas sosial akan menimbulkan dampak bagi lingkungan itu sendiri. Cobalah amati suatu tayangan visual kehidupan masyarakat suatu kota. Kaji bagaimana mobilitas sosial yang terjadi serta dampak bagi kehidupan kota tersebut. Tulislah hasilnya dalam bentuk portofolio tentang dampak mobilitas sosial.

PERTEMUAN KE 3 1. Tatap Muka A. Kegiatan awal 1. Motivasi : Mengkondisikan siswa ke arah belajar 2. Appersepsi : Menjelaskan mekanisme system pembelajaran dengan menggunakan modul dan system penilaian tugas laporan dalam bentuk penugasan B. Kegiatan Inti • Melalui pengkajian serta analisis suatu kasus sosial, siswa akan menemukan faktor-faktor yang mendorong dan menghambat terjadinya mobiitas sosial • Mengkaji dan mengungkapkan dampak mobilitas sosial. C. Kegiatan Penutup 1. Memberi post test kepada siswa secara random untuk menggugah kembali ingatan materi yang telah dipelajari 2. Menarik kesimpulan yang mengarah kepada penjelasan, bahwa mobilitas sosial membentuk suatu dinamika kehidupan sosial dalam masyarakat di mana mampu mempengaruhi sistem struktur sosial yang ada.

22

SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

2.Penugasan

Tidak Terstruktur

Dalam mobilitas sosial vertikal dimungkinkan adanya penurunan atau kenaikan status seseorang dari status tinggi ke status yang lebih rendah atau sebaliknya. Oleh karena itu, adanya mobilitas sosial mampu mempengaruhi struktur sosial masyarakat. Untuk mengetahui hubungan antara struktur sosial dengan masyarakat, cobalah lakukan tiga tugas berikut. Secara individu lakukanlah pengamatan visual baik di suatu tayangan televisi atau di lingkungan sekitar untuk menemukan proses mobilitas sosial dan dampaknya bagi struktur sosial setempat. Tulislah hasilnya dalam bentuk portofolio. Bersama kelompok yang telah dibentuk, diskusikan fakta-fakta dan data yang ditemukan dari hasil pengamatan visual dari masing-masing anggota. Dalam diskusi tersebut, tentukan bagaimanakah hubungan antara struktur sosial dengan mobilitas sosial dalam kehidupan masyarakat. Tulislah hasilnya dalam bentuk laporan diskusi. Guna mengembangkan wawasan dan kepentingan pembuatan tugas laporan: 1. Mengunjungi perpustakaan 2. Melakukan eksplorasi internet 3. Konsultasi dengan masyarakat setempat

PERTEMUAN KE 4 Melaksanakan test ulangan harian dan remedial bagi nilainya yang kurang dari batas KKM Pilihan Ganda • Seorang kepala dusun yang diangkat menjadi kepala desa merupakan contoh mobilitas… a. Struktural b.Lateral c. vertikal d.horizontal e. kultural • Berikut ini yang merupakan contoh mobilitas horizontal adalah… a. direktur perusahaan yang mengalami kebangkrutan d.buruh perkebunan karet berhasil menjadi pedagang sukses b. mahasiswa teladan menjadi sarjana yang sukses e.seorang petani kopi berganti usahamenjadi petani cengkeh c. pengusaha tempe bangkrut karena pegawainya korupsi • Pada dasarnya, unsur yang berpindah pada mobilitas sosial adalah… a. hubungan sosial b.interaksi sosial c.strata sosial d.kelompok sosial
23

e. situasi politik
SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

Ali berasal dari kelas sosial bawah. Karena tekun, rajin bekerja dan hemat, ia dapat meningkatkan status sosialnyadan hidup berkecukupan, hal ini termasuk mobilitas… a. Antargenerasi b.vertikal naik c. prestasi d.horizontal e. previles • Berikut ini adalah faktor-faktor yangmendorong mobilitas sosial, kecuali…. a. ras dan agama b.situasi politik c. pertumbuhan penduduk d.tingkat pendapatan e. status sosial • II. Jodohkan 11. Hak Istimewa A. Mediasi 12. Penjahat kerah biru B. Ras 13. Dampak mobilitas sosial C. priviles 14. Stratifikasi sosial D. konflik 15. Golongan bangsa berdasarkan ciri fisik E. Joint Venture 16. Penyelesaian konflik melalui pihak ketiga F. horizontal 17. Faktor pendorong mobilitas G. vertikal 18. Faktor penghambat mobilitas H. Situasi politik 19. Kerja sama dalam proyek I. Kemiskinan 20. Perpindahan sederajat J. Blue CollarCrime ♦ Sumber Belajar - Irra Martiana,S.Sos, Modul sosiologi untuk kelas XI - Buku sosiologi untuk SMA, dari berbagai macam penerbit - Soerjono Soekanto, Pengantar Sosiologi, - Buku sosiologi lain yang relevan - BSE - Artikel dari Koran - Internet - Perpustakaan - Gambar, foto - Power point - Computer - Infocus
24 SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

♦ Penilaian - Tatap Muka a. Penilaian proses (dalam diskusi dan/atau presentasi) Penilaian performans yang diarahkan untuk menilai kemampuan proses menganalisis suatu kasus, sehingga membentuk sikap sosial yang kritis memandang masalahmasalah sosial, politik, dan budaya serta bagaimana bersikap dan berperilaku yang tepat dalam kehidupan sosial dan di tengah masalah sosial yang dilandasi nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa b. Penilaian hasil (dalam bentuk Ulangan Harian, Ulangan Tengah semester atau Ulangan Akhir Semester) Penugasan Terstruktur Penilaian performasns yang diarahkan untuk menilai kemampuan dalam menganalisa suatu kasus. Penilaian laporan tertulis hasil kajian teoritis tentang berbagai jenis dan bentuk mobilitas sosial. Dengan menyelesaikan aktivitas ini, berarti siswa telah mampu membedakan setiap jenis dan bentuk mobilitas sosial. Penilaian laporan hasil pengamatan dari suatu tayangan visual kehidupan masyarakat suatu kota mengenai dampak terjadinya mobilitas sosial dalam kehidupan bermasyarakat dalam bentuk fortofolio. Penugasan Tidak Terstruktur Penilaian performans dalam diskusi kelompok hasil kajian teoritis mengenai hubungan antara struktur sosial dengan masyarakat yang diserahkan dalam bentuk laporan diskusi beserta penilaian laporan tertulis secara individu dalam bentuk lembar pengamatan visual baik di suatu tayangan televise maupun di lingkungan sekitar

-

25

SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Program Semester Alokasi Waktu : SMA : Sosiologi : XI / Sosial : 2 (dua) : 15 x 45 menit

♦ Standar Kompetensi Menganalisis kelompok sosial dalam masyarakat multikultural serta menanamkan kesadaran dan pemahaman tentang kemajemukan masyarakat dan kebudayaan dengan adanya perbedaan-perbedaan situasi sosial yang mempengaruhi sikap dan perilaku sosial sehingga tercipta sikap saling menghargai dan memupuk solidaritas sosial untuk menuju keteraturan dalam masyarakat dengan dilandasi nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME ♦ Kompetensi Dasar Mampu mendeskripsikan bentuk-bentuk kelompok sosial dalam masyarakat multikultural sehingga dalam penerapannya siswa mampu menghargai berbagai perbedaan dan keragaman sosial budaya dengan dilandasi nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa ♦ Indikator ♦ Siswa dapat menganalisis pengertian dan cirri-ciri kelompok sosial dalam masyarakat yang terdapat berbagai perbedaan dan keragaman. ♦ Siswa dapat menyebutkan dasar-dasar pembentukan kelompok sosial di masyarakat ♦ Siswa dapat mengklasifikasikan kelompok sosial yang terjadi dalam kehidupan masyarakat. ♦ Tujuan Pembelajaran Melalui pembelajaran ini, diharapkan siswa mampu bersikap bijaksana dalam menyikapi segala perbedaan, karena pada dasarnya kita tinggal di negara yang penuh dengan keanekaragaman. Selain itu, diharapkan wawasan siswa semakin dibukakan tentang pentingnya memelihara persatuan dalam keanekaragaman masyarakat multikultural serta mampu menumbuhkan multikulturalisme yaitu perbedaan dalam kesederajatan.

26

SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

♦ Materi Ajar

KELOMPOK SOSIAL

Pengertian Dan cirri-ciri
dua orang atau lebih yang memiliki kesamaan identitas dan berinteraksi satu sama lain secara terstruktur untuk mencapai tujuan bersama.

Dasar terbentuknya
Faktor kepentingan yang sama (Common interest) Faktor darah atau keturunan yang sama (Common ancestry) Faktor geografis Faktor daerah asal yang sama

Jenis-jenis kelompok sosial

kelompok sosial yang teratur

In Group dan Out Group

Menurut sudut pandang individu

Paguyuban (Gemeinshaft) Patembayan(Gesselschaft)

Menurut erat longgarnya ikatan

Kelompok primer kelompok sekunder Formal Group Informal Group Membership group reference group

Menurut kualitas hubungan antaranggota

Menurt pencapaian tujuan

Menurut pendapat merton

Kelompok sosial yang tidak teratur

Kerumunan publik

Menurut cara terbentuknya

27

SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

♦ Strategi dan Metode Pembelajaran 1. Tatap muka a. Aktivitas Guru: strategi expository dengan metode presentasi dan Tanya jawab b. Aktivitas Siswa: presentasi penugasan terstruktur individu, kelompok, sebagai penilaian proses dan penilaian hasil melalui penilaian unjuk kerja dalam penugasan tersebut

2. Penugasan terstruktur Strategi discovery inquiri dengan metode kajian pustaka dan penugasan 3. Penugasan tidak terstruktur Strategi discovery inquiry dengan metode kajian pustaka, eksplorasi internet dan lembar pengamatan (melakukan konsultasi dengan orang tua dan/atau tokoh masyarakat yang berkenaan dengan penilaian penugasan mandiri tidak terstruktur) untuk kemudian dibuat laporan secara tertulis ♦ Kegiatan Pembelajaran PERTEMUAN 1 1. Tatap Muka A. Kegiatan awal 1. Motivasi 2. Appersepsi

: Mengkondisikan siswa ke arah belajar : Menjelaskan mekanisme system pembelajaran dengan menggunakan modul dan system penilaian tugas laporan dalam bentuk portofolio

B. Kegiatan Inti • Menganalisis pengertian dan cirri-ciri kelompok sosial dalam masyarakat yang terdapat berbagai perbedaan dan keragaman. • Menggali informasi tentang dasar-dasar pembentukan kelompok sosial di masyarakat C. Kegiatan Penutup 1. Memberi post test kepada siswa secara random untuk menggugah kembali ingatan materi yang telah dipelajari 2. Menarik kesimpulan yang mengarah kepada penjelasan, bahwa manusia mempunya naluri untuk selalu hidup dengan orang lain dan membentuk suatu kelompok sosial

28

SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

2.Penugasan

Terstruktur

Deskripsikanlah kelompok primer yang melibatkan Anda sebagai anggotanya! Anda boleh memilih sendiri, apakah kelompok itu berada di lingkungan sekolah atau tempat lain. Namun hendaknya kelompok tersebut merupakan kelompok yang paling anda anggap primer. Bacalah deskripsi anda di depan kelas untuk mendapat tanggapan! PERTEMUAN KE 2,3 1. Tatap Muka A. Kegiatan awal 1. Motivasi : Mengkondisikan siswa ke arah belajar 2. Appersepsi : Menjelaskan mekanisme system pembelajaran dengan menggunakan modul dan system penilaian tugas laporan dalam bentuk penugasan B. Kegiatan Inti • Mengklasifikasikan kelompok sosial yang terjadi dalam kehidupan masyarakat C. Kegiatan Penutup 1. Memberi post test kepada siswa secara random untuk menggugah kembali ingatan materi yang telah dipelajari 2. Menarik kesimpulan yangmengarah kepada penjelasan, bahwa dalam suatu masyarakat tedapat berbagai macam kelompok sosial 2.Penugasan Terstruktur

Tulislah semuakelompok yang meibatkan diri Anda sebagai anggotanya. Urutkan berdasarkan intensitas hubungan anda dengan setiao kelompok. Jelaskan pula makna setiap kelompok dalam kehidupan Anda sehari-hari!

29

SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

3. Penugasan Tidak Terstruktur ♦ Sumber Belajar - Irra Martiana,S.Sos, Modul sosiologi untuk kelas XI - Buku sosiologi untuk SMA, dari berbagai macam penerbit - Soerjono Soekanto, Pengantar Sosiologi, - Buku sosiologi lain yang relevan - BSE - Artikel dari Koran - Internet - Perpustakaan - Gambar, foto - Power point - Computer - Infocus

Amatilah beberapa kelompok sosial yang ada di lingkungan anda! Deskripsikan jenis, sifat, dan cirri-cirinya secara tertulis dan presentasikandi depan kelas. Guna mengembangkan wawasan dan kepentingan pembuatan tugas laporan: 1. Mengunjungi perpustakaan 2. Melakukan eksplorasi internet 3. Tokoh masyarakat setempat

♦ Penilaian - Tatap Muka a. Penilaian proses (dalam diskusi dan/atau presentasi) Penilaian performans yang diarahkan untuk menilai kemampuan proses menganalisis suatu kasus, sehingga membentuk sikap sosial yang kritis memandang masalahmasalah sosial, politik, dan budaya serta bagaimana bersikap dan berperilaku yang tepat dalam kehidupan sosial dan di tengah masalah sosial yang dilandasi nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa b. Penilaian hasil (dalam bentuk Ulangan Harian, Ulangan Tengah semester atau Ulangan Akhir Semester) Penugasan Terstruktur Penilaian performans hasil kajian teoritis mengenai kelompok primer yang melibatkan siswa sebagai anggotanya Penilaian laporan tertulis mengenai lompok yang meibatkan siswa sebagai anggotanya. Penugasan Tidak Terstruktur Penilaian laporan hasil pengamatan mengenai beberapa kelompok sosial yang ada di lingkungan dalam bentuk lembar pengamatan . Sehingga dalam penerapannya siswa mampu menghargai perbedaan dan keragaman sosial budaya
30 SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

-

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Program Semester Alokasi Waktu : SMA : Sosiologi : XI / Sosial : 2 (dua) : 21 x 45 menit

♦ Standar Kompetensi Menganalisis kelompok sosial dalam masyarakat multikultural serta menanamkan kesadaran dan pemahaman tentang kemajemukan masyarakat dan kebudayaan dengan adanya perbedaan-perbedaan situasi sosial yang mempengaruhi sikap dan perilaku sosial sehingga tercipta sikap saling menghargai dan memupuk solidaritas sosial untuk menuju keteraturan dalam masyarakat dengan dilandasi nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME ♦ Kompetensi Dasar Menganalisis perkembangan kelompok sosial dalam masyarakat multikultural dan mengembangkan sikap dan perilaku siswa yang rasional dan kritis dalam menghadapi perbedaan-perbedaan sosial budaya dengan dilandasi nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME ♦ Indikator siswa dapat mengidentifikasi perkembangan kelompok sosial dalam masyarakat multikultural. siswa dapat mendeskripsikan tentang keragaman suku bangsa Indonesia Siswa dapat menganalisis perubahan akibat globalisasi terhadap pertumbuhan kelompok sosial (suku, adat, etnis, dan agama). Siswa dapat menganalisa konflik yang terjadi akibat keanekaragaman. Dan berusaha menemukan solusi tepat dalam pemecahannya. siswa mampu bersikap bijaksana dalam menyikapi segala perbedaan, karena pada dasarnya kita tinggal di negara yang penuh dengan keanekaragaman. ♦ Tujuan Pembelajaran Siswa mampu mengembangkan sikap dan perilaku yang rasional, kritis, toleransi dan empati sosial terhadap perbedaan-perbedaan sosial budaya serta mampu bersikap bijaksana dalam menyikapi segala perbedaan, karena pada dasarnya kita tinggal di negara yang penuh dengan keanekaragaman dengan dilandasi nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME

31

SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

♦ Materi Ajar

PERKEMBANGAN KELOMPOK SOSIAL DALAM MASYARAKAT MULTIKULTURAL Penyebab multikultural Indonesia: Penyebab • Faktor sejarah • Letak geografis • Bentuk fisik • Struktur geologi Keragaman suku bangsa dan budaya Indonesia

DAMPAK Suku bangsa Jawa Suku bangsa Sunda Suku bangsa Bali Suku Bangsa Minang Suku bangsa Dayak Suku Bangsa Asmat Suku Bangsa Bugis-Makassar Suku bangsa Batak Konflik Integrasi sosial

32

SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

♦ Strategi dan Metode Pembelajaran 1. Tatap muka a. Aktivitas Guru: strategi expository dengan metode presentasi dan Tanya jawab b. Aktivitas Siswa: presentasi penugasan terstruktur individu, kelompok, sebagai penilaian proses dan penilaian hasil melalui penilaian unjuk kerja dalam penugasan tersebut 2. Penugasan terstruktur Strategi discovery inquiri dengan metode kajian pustaka dan penugasan 3. Penugasan tidak terstruktur Strategi discovery inquiry dengan metode kajian pustaka, eksplorasi internet dan lembar pengamatan (melakukan konsultasi dengan orang tua dan/atau tokoh masyarakat yang berkenaan dengan penilaian penugasan mandiri tidak terstruktur) untuk kemudian dibuat laporan secara tertulis ♦ Kegiatan Pembelajaran PERTEMUAN 1 1. Tatap Muka A. Kegiatan awal 1. Motivasi 2. Appersepsi

: Mengkondisikan siswa ke arah belajar : Menjelaskan mekanisme system pembelajaran dengan menggunakan modul dan system penilaian tugas laporan dalam bentuk portofolio

B. Kegiatan Inti • Melalui telaah pustaka dan media massa, serta pengamatan sederhana, siswa akan mengidentifikasi perkembangan kelompok sosial dalam masyarakat multikultural. • Melalui diskusi kelompok, siswa akan menggali informasi tentang keragaman suku bangsa Indonesia C. Kegiatan Penutup 1. Memberi post test kepada siswa secara random untuk menggugah kembali ingatan materi yang telah dipelajari 2. Menarik kesimpulan yang mengarah kepada penjelasan, bahwa suatu kenyataan yang tidak bisa ditolak bahwa Negara Indonesia terdiri atas berbagai kelompok etnis, budaya, agama, dannlain-lain.

33

SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

2.Penugasan

Terstruktur

Pada deskripsi di depan telah dijelaskan beberapa suku bangsa yang ada di Indonesia. Sebagaimana negara Kepulauan Indonesia memiliki puluhan, bahkan ratusan suku bangsa tumbuh dan hidup di bangsa ini. Untuk menambah wawasan akan keragaman suku bangsa Indonesia, cobalah selesaikan dua tugas berikut. a. Bersama kelompokmu buatlah sebuah tulisan tentang keanekaragaman suku bangsa di Indonesia dari barat sampai ke timur. Manfaatkan bukubuku perpustakaan atau artikel-artikel di media massa dan internet untuk memudahkanmu dalam penulisannya. b. Bermodalkan tulisanmu, adakan diskusi interaktif kelas. Caranya bacakan hasil tulisanmu di depan kelas. Ajak kelompok lain untuk menanggapinya baik berupa sanggahan, pertanyaan, ataupun berupa saran. Dengan begitu kita akan menjadi semakin memahami dan mengerti keanekaragaman suku di Indonesia. Setiap kelompok menuliskan hasil diskusi dalam selembar kertas, selanjutnya kumpulkan kepada guru sebagai bahan penilaian atas prestasimu. Guna mengembangkan wawasan dan kepentingan pembuatan tugas laporan: 1. Mengunjungi perpustakaan 2. Melakukan eksplorasi internet 3. Tokoh masyarakat setempat

34

SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

PERTEMUAN KE 2,3,4,5,6 1. Tatap Muka A. Kegiatan awal 1. Motivasi : Mengkondisikan siswa ke arah belajar 2. Appersepsi : Menjelaskan mekanisme system pembelajaran dengan menggunakan modul dan system penilaian tugas laporan dalam bentuk penugasan B. Kegiatan Inti • Diskusi kelompok mengenai deskripsi suku bangsa yang ada di Indonesia C. Kegiatan Penutup 1. Memberi post test kepada siswa secara random untuk menggugah kembali ingatan materi yang telah dipelajari 2. Menarik kesimpulan yangmengarah kepada penjelasan, bahwa Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang majemuk, dihuni oleh ratusan kelompok suku serta kaya akan bahasa dan kebudayaan daerah

2.Penugasan

Terstruktur

Nasionalisme merupakan fondasi untuk terciptanya suatu bangsa. Lantas, bagaimana cara yang efektif untuk menanamkan rasa tersebut pada diri individu? Siswa mengerjakan latihan soal-soal di modul dan LKS

35

SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

PERTEMUAN KE 7 1. Tatap Muka A. Kegiatan awal 1. Motivasi : Mengkondisikan siswa ke arah belajar 2. Appersepsi : Menjelaskan mekanisme system pembelajaran dengan menggunakan modul dan system penilaian tugas laporan dalam bentuk penugasan B. Kegiatan Inti • menganalisis perubahan akibat globalisasi terhadap pertumbuhan kelompok sosial (suku, adat, etnis, dan agama). • mengamati konflik yang terjadi akibat keanekaragaman. Dan berusaha menemukan solusi tepat dalam pemecahannya. C. Kegiatan Penutup 1. Memberi post test kepada siswa secara random untuk menggugah kembali ingatan materi yang telah dipelajari 2. Menarik kesimpulan yangmengarah kepada penjelasan, bahwa dengan posisi Negara Indonesia yang mempunyai berbagai macam suku bangsa rentan akan timbul konflik 2.Penugasan tidak Terstruktur

Di tengah derasnya arus globalisasi, tidak dapat dimungkiri setiap Negara mengalami perubahan di segala bidang kehidupan. Perubahan-perubahan yang terjadi membawa dampak baik positif maupun negatif. Dalam masyarakat majemuk konsekuensi perubahan sosial, ekonomi, politik, bahkan budaya dialami pula oleh setiap kelompok sosial (suku, adat, etnis , agama) yang ada. Nah, sekarang cobalah kaji dan analisis konsekuensi dari setiap perubahan terhadap kelompok sosial (suku, adat, etnis, dan agama) yang ada di Indonesia. Manfaatkan buku-buku referensi, artikel-artikel di media massa atau internet untuk menyelesaikan ini. Dengan datadata dan pengetahuan yang kalian dapatkan buatlah kajian tentang dampak perubahan terhadap masyarakat majemuk Indonesia. Tulislah hasilnya dalam bentuk portofolio

36

SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

♦ Sumber Belajar - Irra Martiana,S.Sos, Modul sosiologi untuk kelas XI - Buku sosiologi untuk SMA, dari berbagai macam penerbit - Soerjono Soekanto, Pengantar Sosiologi, - Buku sosiologi lain yang relevan - BSE - Artikel dari Koran - Internet - Perpustakaan - Gambar, foto - Power point - Computer - Infocus

♦ Penilaian - Tatap Muka a. Penilaian proses (dalam diskusi dan/atau presentasi) Penilaian performans yang diarahkan untuk menilai kemampuan proses menganalisis suatu kasus, sehingga membentuk sikap sosial yang kritis memandang masalahmasalah sosial, politik, dan budaya serta bagaimana bersikap dan berperilaku yang tepat dalam kehidupan sosial dan di tengah masalah sosial yang dilandasi nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa b. Penilaian hasil (dalam bentuk Ulangan Harian, Ulangan Tengah semester atau Ulangan Akhir Semester) Penugasan Terstruktur Penilaian performans hasil diskusi mengenai berbagai macam bentuk - bentuk kelompok sosial dalam masyarakat majemuk di Indonesia. Sehingga siswa mampu mengembangkan sikap kritis dalam menghadapi perbedaan-perbedaan sosial budaya Penugasan Tidak Terstruktur Penilaian laporan hasil kajian tentang dampak perubahan sosial terhadap masyarakat majemuk di Indonesia dalam bentuk fortofolio Penilaian performan hasil diskusi kelas mengenai cara yang efektif untuk menanamkan nasionaisme.

-

37

SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas/Program Semester Alokasi Waktu : SMA : Sosiologi : XI / Sosial : 2 (dua) : 21 x 45 menit

♦ Standar Kompetensi Menganalisis kelompok sosial dalam masyarakat multikultural serta menanamkan kesadaran dan pemahaman tentang kemajemukan masyarakat dan kebudayaan dengan adanya perbedaan-perbedaan situasi sosial yang mempengaruhi sikap dan perilaku sosial sehingga tercipta sikap saling menghargai dan memupuk solidaritas sosial untuk menuju keteraturan dalam masyarakat dengan dilandasi nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME ♦ Kompetensi Dasar Mampu menganalisis keanekaragaman kelompok-kelompok sosial dalam masyarakat multikultural dan mampu mengembangkan sikap saling menghargai dan memupuk solidaritas sosial untuk menuju keteraturan dalam masyarakat sesuai norma dan nilai – nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa ♦ Indikator mempelajari karakteristik masyarakat multikultural secara menyeluruh. siswa dapat membuat tulisan singkat tentang masyarakat multikultural. Siswa dapat menentukan penyebab terjadinya masyarakat multikultural. Siswa dapat mengidetifikasi dampak dari keanekaragaman budaya Siswa dapat menganalisa solusi dalam pemecahan masalah keanekaragaman siswa mampu menganalisis keragaman dalam masyarakat multikultural sebagai landasan untuk mencapai keteraturan dan kedamaian hidup di tengah-tengah perbedaan. ♦ Tujuan Pembelajaran Siswa mampu menghargai berbagai perbedaan serta keragaman sosial dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat dengan dilandasi nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME
38 SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

♦ Materi Ajar

MASYARAKAT MULTIKULTURAL

pengertian Keanekaraga man budaya

Faktor Penyebab
Keadaan Geografis Pengaruh kebudayaan asing Kondisi iklim yang berbeda

Bentuk-bentuk

Dampak

Pemecahan Masalah Keanekaragaman

Multikulturalisme Isolasi

Multikulturalisme Akomodat Multikulturalisme Otonomi Multikulturalisme Kritikal/Interaktif Multikulturalisme Kosmopolitan

Kesenjangan multidimensional Konflik

Pendidikan multicultural Sikap empati dan toleransi Menggunakan Kearifan Lokal Menggunakan Kearifan Nasional

♦ Strategi dan Metode Pembelajaran 1. Tatap muka a. Aktivitas Guru: strategi expository dengan metode presentasi dan Tanya jawab b. Aktivitas Siswa: presentasi penugasan terstruktur individu, kelompok, sebagai penilaian proses dan penilaian hasil melalui penilaian unjuk kerja dalam penugasan tersebut 2. Penugasan terstruktur Strategi discovery inquiri dengan metode kajian pustaka dan penugasan 3. Penugasan tidak terstruktur Strategi discovery inquiry dengan metode kajian pustaka, eksplorasi internet dan lembar pengamatan (melakukan konsultasi dengan orang tua dan/atau tokoh masyarakat yang berkenaan dengan penilaian penugasan mandiri tidak terstruktur) untuk kemudian dibuat laporan secara tertulis
39 SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

♦ Kegiatan Pembelajaran PERTEMUAN 1 dan 2 1. Tatap Muka A. Kegiatan awal 1. Motivasi 2. Appersepsi

: Mengkondisikan siswa ke arah belajar : Menjelaskan mekanisme system pembelajaran dengan menggunakan modul dan system penilaian tugas laporan dalam bentuk portofolio

B. Kegiatan Inti • mempelajari karakteristik masyarakat multikultural secara menyeluruh. • Melalui studi kepustakaan dan media massa, siswa akan membuat tulisan singkat tentang masyarakat multikultural.

C. Kegiatan Penutup 1. Memberi post test kepada siswa secara random untuk menggugah kembali ingatan materi yang telah dipelajari 2. Menarik kesimpulan yang mengarah kepada penjelasan, bahwa Keragaman struktur budaya dalam masyarakat membentuk suatu masyarakat yang multikultur 2.Penugasan Terstruktur

Pada deskripsi di depan telah diungkapkan secara jelas tentang masyarakat multikultural. Untuk menambah wawasan dan pengetahuanmu akan materi ini, cobalah menggali informasi sebanyak-banyaknya tentang masyarakat kultural di dunia. Manfaatkan buku-buku di perpustakaan, artikelartikel di media massa atau wacana multikultural di situs-situs internet. Dengan datadata yang ada, buatlah sebuah tulisan singkat tentang masyarakat multikultural. Selanjutnya bacakan di depan kelas.

40

SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

PERTEMUAN KE 3,4 1. Tatap Muka A. Kegiatan awal 1. Motivasi : Mengkondisikan siswa ke arah belajar 2. Appersepsi : Menjelaskan mekanisme system pembelajaran dengan menggunakan modul dan system penilaian tugas laporan dalam bentuk penugasan B. Kegiatan Inti • menggali informasi sebanyak-banyaknya melalui studi kepustakaan dan media massa untuk menentukan penyebab terjadinya masyarakat multikultural. C. Kegiatan Penutup 1. Memberi post test kepada siswa secara random untuk menggugah kembali ingatan materi yang telah dipelajari 2. Menarik kesimpulan yangmengarah kepada penjelasan, bahwa Kehidupan masyarakat multikultural rentan adanya konflik sosial. 2.Penugasan Terstruktur

Siswa mengerjakan latihan soal-soal di modul dan LKS PERTEMUAN KE 5 1. Tatap Muka A. Kegiatan awal 1. Motivasi : Mengkondisikan siswa ke arah belajar 2. Appersepsi : Menjelaskan mekanisme system pembelajaran dengan menggunakan modul dan system penilaian tugas laporan dalam bentuk penugasan B. Kegiatan Inti • Melalui diskusi kelompok, siswa akan mempelajari konflik akibat keanekaragaman dan solusinya C. Kegiatan Penutup 1. Memberi post test kepada siswa secara random untuk menggugah kembali ingatan materi yang telah dipelajari
41 SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

2. Menarik kesimpulan yang mengarah kepada penjelasan, kearifan lokal dan kearifan nasional yang dapat kita jadikan referensi dalam upaya mencarikan solusi atas permasalahan antaretnis atau antarsuku bangsa di Indonesia 2.Penugasan Tidak Terstruktur

Pada deskripsi di depan telah diuraikan secara jelas tentang peristiwa yang terjadi akibat keanekaragaman dan upaya pencegahannya. Kasuskasus yang diungkapkan di depan merupakan bukti nyata betapa keanekaragaman yang dimiliki Indonesia berpotensi besar memunculkan konflik sosial. Padahal konflik Poso dan konflik di Kalimantan Barat bukanlah satu-satunya konflik yang terjadi. Masih banyak konflik etnis muncul di berbagai wilayah yang menimbulkan trauma mendalam bagi warganya seperti konflik di Papua, Kupang, Aceh, dan lain-lain. Nah, sekarang cobalah analisis serta kaji satu contoh peristiwa akibat keanekaragaman yang dimiliki Indonesia dengan melakukan aktivitas di bawah ini. a. Carilah satu contoh peristiwa atau kasus akibat keanekaragaman Indonesia dengan memanfaatkan berita berita di media massa atau internet. b. Kaji dan analisislah kasus di atas. Ungkapkan apa yang menjadi penyebabnya serta temukan hubungan antara peristiwa tersebut dengan keanekaragaman yang ada. c. Berdasarkan kasus di atas, cobalah untuk berpikir kritis dalam menyikapi peristiwa tersebut dengan menentukan gagasan dan cara tepat menyelesaikan dan menangani kasus tersebut. Tulislah hasil dari semua aktivitas ini dalam bentuk tulisan yang menarik.

PERTEMUAN KE 6 dan 7 Melaksanakan test ulangan harian dan remedial bagi nilainya yang kurang dari batas KKM Alat Penilaian: Jawablah pertanyaan dengan tepat! 1. Jelaskan mengapa bangsa Indonesia dikatakan sebagai masyarakat multikultural yang rumit dan unik! 2. Jelaskan penyebab masyarakat majemuk di Indonesia! 3. Jelaskan secara singkat asal usul munculnya keanekaragaman suku bangsa Indonesia! 4. Jelaskan secara singkat kehidupan suku bangsa Nias! 5. Apa keistimewaan dari suku bangsa Bugis-Makassar? 6. Jelaskan bilamana konflik horizontal dapat terjadi! 7. Jelaskan hubungan antara perubahan dengan proses integrasi bangsa!
42 SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

8. Jelaskan mengapa toleransi merupakan kunci dalam kehidupan masyarakat yang multikultural! 9. Dapatkah perkawinan multiras dijadikan sebagai salah satu cara untuk mencegah permasalahan akibat keanekaragaman? 10. Jelaskan kendala-kendala yang dihadapi Indonesia dalam mencapai integrasi! ♦ Sumber Belajar - Irra Martiana,S.Sos, Modul sosiologi untuk kelas XI - Buku sosiologi untuk SMA, dari berbagai macam penerbit - Soerjono Soekanto, Pengantar Sosiologi, - Buku sosiologi lain yang relevan - BSE - Artikel dari Koran - Internet - Perpustakaan - Gambar, foto - Power point - Computer - Infocus ♦ Penilaian - Tatap Muka a. Penilaian proses (dalam diskusi dan/atau presentasi) Penilaian performans yang diarahkan untuk menilai kemampuan proses menganalisis suatu kasus, sehingga membentuk sikap sosial yang kritis memandang masalahmasalah sosial, politik, dan budaya serta bagaimana bersikap dan berperilaku yang tepat dalam kehidupan sosial dan di tengah masalah sosial yang dilandasi nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa b. Penilaian hasil (dalam bentuk Ulangan Harian, Ulangan Tengah semester atau Ulangan Akhir Semester) Penugasan Terstruktur Penilaian laporan secara tertulis dalam bentuk tulisan singkat tentang masyarakat multicultural. Penugasan Tidak Terstruktur Penilaian tertulis hasil kajian teoritis peristiwa akibat keanekaragaman yang dimiliki Indonesia.

-

43

SMA Negeri 3 Subang | Irra Martiana, S.Sos

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->