P. 1
Subyek, Predikat, dan Hubungannya

Subyek, Predikat, dan Hubungannya

|Views: 2,235|Likes:
Published by Aji Widhi Wibowo

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Aji Widhi Wibowo on Apr 04, 2010
Copyright:Public Domain

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/07/2014

pdf

text

original

Subyek, Predikat, dan Hubungannya

Aji @2010
dasikupukupu.blogspot.com

5

Pernah penulis bertanya "Bagaimana hubungan subyek dan predikat?" lalu terbersit jawaban iseng penulis "Hubungan mereka baik-baik saja." hahaha.. hanya orang iseng yang berpikir seperti itu. :) Apa itu subyek? Berdasarkan pengertian yang umum beredar, subyek adalah pelaku. Kemudian apa yang dimaksud dengan predikat? Predikat dalam Bahasa Indonesia merupakan kata atau gabungan beberapa kata yang selalu menerangkan mengenai subyek (cmiiw). Lalu apa ciri-ciri suatu kata atau gabungan beberapa kata disebut predikat? 1. dapat dijadikan jawaban atas pertanyaan mengapa atau bagaimana. Hubungan mereka baik-baik saja. S P Jika kita ambil kata-kata "baik-baik saja" sebagai predikat, dapat menjawab pertanyaan "Bagaimana hubungan mereka?" 2. ditandai dengan kata "adalah", "ialah", atau "merupakan". Aku adalah superstar. S P 3. predikat membuat kalimat memiliki kemungkinan untuk disangkal. Almarhum Pak Harto adalah presiden pertama RI. S P Tentu saja kalimat tersebut tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya sehingga dapat disangkal. Semua bahasa di dunia selalu menggunakan subyek dan predikat dalam menyusun sebuah kalimat. Dalam bahasa Inggris predikat hanya dapat berupa kata kerja. Jika bukan kata kerja maka kalimat tersebut akan diberi kata ganti kerja (to be) misalnya pada kalimat "I am a teacher". Dalam

0

5

0

5

0

5

0

kalimat tersebut, "I" merupakan subyek dan predikatnya adalah "am a teacher". Sedangkan dalam bahasa Indonesia yang disebut predikat tidak hanya kata kerja saja, tetapi dapat berupa kata sifat, kata keterangan, frase proposisi, nomina, numeralia. Ada 4 jenis hubungan antara subyek dan predikat untuk membantu kita memahami hubungan keduanya berdasarkan ruang lingkupnya. 1. semua subyek adalah predikat, tetapi tidak semua predikat adalah subyek. Contoh kalimatnya: Raja adalah penguasa. S P Jika kita telaah lebih dalam kalimat di atas, bisa diartikan semua raja (subyek) di dunia ini adalah penguasa (predikat), tetapi tidak semua penguasa adalah raja. Buktinya, si tuan tanah adalah penguasa atas tanah miliknya, tetapi tuan Gambar 1: Semua subyek adalah predikat. tanah belum tentu raja. 2. semua predikat adalah subyek, tetapi tidak semua subyek adalah predikat. Wanita berparas cantik. S P Contoh kalimat tersebut kita urai, belum tentu pandangan Anda terhadap semua wanita yang Anda pernah temui menurut Anda semuanya cantik karena selera masing-masing orang berbeda tentunya. :)

5

0

5

0

5

0

Namun, jika kita melihat sesuatu yang "cantik" bisa saja sesuatu tersebut adalah hewan, perilaku, wanita, atau bahkan yang menyerupai wanita.

Gambar 2: Semua predikat adalah subyek.

Gambar 3: Subyek & predikat saling terkait.

5

0

5

3. Kondisi selanjutnya adalah subyek dan predikat yang saling terkait. Artinya tidak semua subyek adalah predikat dan juga sebaliknya tidak semua predikat adalah subyek. Contoh kalimat opini. Sebagian pegawai pajak adalah pelaku korupsi. S P Apabila kita lihat berita akhir-akhir ini yang sering menyoroti kasus korupsi. Pegawai pajak menjadi salah satu pihak yang turut ambil bagian. Jika ada kalimat seperti contoh di atas, tidak dapat kita ambil kesimpulan bahwa semua pegawai pajak adalah pelaku korupsi karena kata-kata "sebagian besar" bukanlah berarti "semua". 4. Kondisi terakhir adalah subyek dan predikat yang tidak saling terkait. Kalimatnya bisa saja ditandai dengan digunakannya kata "bukan". Ikan paus bukanlah termasuk dalam keluarga ikan (pisces). S P Jika kita lihat dalam sudut pandang biologi, ikan paus adalah keluarga mamalia karena bernapas dengan paru-paru,

0

5

berkembangbiak dengan cara melahirkan, dan menyusui. Ciri-ciri tersebut sama seperti mamalia. Sedangkan keluarga ikan (pisces) bernapas menggunakan insang, bertelur dan tidak menyusui. Jadi tidak ada hubungan antara ikan paus dan keluarga ikan.

0
***

Gambar 4: Subyek & predikat tidak saling terkait.

5

Daftar pustaka:

0

5

Badudu, J.S. 2006. Jangan Lupa Subyek dan Predikat. http://pelitaku.sabda.org/jangan_lupa_subyek_dan_predikat (diakses 4 April 2010). Binus. 2007. UNSUR KALIMAT (PREDIKAT) Pertemuan 6. http://repository.binus.ac.id/content/O0054/O005446855.ppt (diakses 4 April 2010). Firdaus, Fatra. 2010. Pola Hubungan Subjek dan Predikat. http://phoenixboy.ngeblogs.com/2010/03/22/pola-hubungansubjek-dan-predikat/ (diakses 4 April 2010). Wikipedia. 2010. Whale. http://en.wikipedia.org/wiki/Whale http://en.wikipedia.org/wiki/Fish (diakses 4 April 2010). Wikipedia. 2010. Fish. http://en.wikipedia.org/wiki/Fish (diakses 4 April 2010).

0

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->