P. 1
Edisi II Pakai

Edisi II Pakai

|Views: 6,775|Likes:
Published by khakafart

More info:

Published by: khakafart on Apr 04, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/16/2013

pdf

text

original

Salah satu kerusakan yang terjadi dan
tidak bisa dihindari adalah factor bencana
alam di wilayah pesisir antara lain banjir
sebagai fenomena dan sering mengikuti pola
tertentu. Karena sifatnya yang terpola,
masyarakat pesisir mengadopsi pola ini
dalam kehidupan sehari-hari. Pengetahuan
ini menentukan pola kegiatan usaha tani dan
perikanan mereka. Selain banjir, yang
bersifat musiman, terjadi pula ketegangan-
ketegangan lain yang timbul akibat kegiatan
manusia, seperti perusakan habitat dan
pencemaran. Ketegangan ini makin
meningkat intensitasnya dengan
meningkatnya kegiatan di bagian hulu dan
juga di wilayah pesisir itu sendiri.
Konservasi sumberdaya alam, penerapan
cara bercocok tanam, dan eksploitasi
sumberdaya perikanan yang benar perlu
dipertimbangkan dalam tahap perencanaan
demi keberlanjutan usaha di wilayah pesisir.

Selain pengaruh hulu ke hilir, seperti
pencemaran misalnya, dapat pula terjadi
pengaruh yang sebaliknya, seperti intrusi air
laut atau garam (salt intrusion), dan abrasi
pantai. Perusakan terumbu karang,
penggalian/penambangan bijih besi atau
timah, di satu sisi menunjang pembangunan
ekonomi, tetapi di sisi lain merusak habitat
wilayah pesisir yang menjadi tumpuan
kehidupan masyarakat pesisir.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->