P. 1
METODE DISKUSI

METODE DISKUSI

5.0

|Views: 6,162|Likes:
Published by CANDERA

More info:

Published by: CANDERA on Apr 05, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/15/2013

pdf

text

original

METODE DISKUSI

WITRIA MINALISA

Pengertian Metode Diskusi
Metode diskusi adalah metode pembelajaran yang menghadapkan siswa pada suatu permasalahan

Tujuan utama metode ini adalah untuk memecahkan suatu permasalahan, menjawab pertanyaan, menambah dan memahami pengetahuan siswa, serta untuk membuat suatu keputusan (Killen, 1998)

Selama ini banyak guru yang merasa keberatan untuk menggunakan metode diskusi dalam proses pembelajaran

 diskusi merupakan metode yang sulit

diprediksi hasilnya oleh karena interaksi antar siswa muncul secara spontan, sehingga hasil dan arah diskusi sulit ditentukan;  diskusi biasanya memerlukan waktu yang cukup panjang, padahal waktu pembelajaran di dalam kelas sangat terbatas

Menurut Davies, (1984: 239) keunggulan metode diskusi terletak pada efektivitasnya untuk mencapai tujuan-tujuan pembelajaran tingkat tinggi dan tujuan pembelajaran ranah afektif. Karena itu, ada tiga macam tujuan pembelajaran yang cocok melalui penggunaan metode diskusi:  penguasaan bahan pelajaran  pembentukkan dan modifikasi sikap  pemecahan masalah

(Gall dan Gall, dalam Depdikbud, 198

Pemecahan Masalah sebagai Tujuan Diskusi
Pemecahan masalah merupakan tujuan utama dari diskusi (Maier, dalam Depdikbud, 1983:29)
Masalah-masalah yang tepat untuk pembelajaran dengan metode diskusi adalah masalah yang menghasilkan banyak alternatif pemecahan. Dan juga masalah yang mengandung banyak variabel. Banyaknya alternatif dan atau variabel tersebut dapat memancing anak untuk berfikir

Pemecahan Masalah sebagai Tujuan Diskusi

Jumlah anggota kelompok diskusi yang mampu memaksimalkan partisipasi anggota adalah antara 3--7 anggota. Dari hasil pengamatan, kelompok diskusi yang jumlah

Diskusi Kelompok Besar Diskusi Kelompok Kecil  Diskusi Panel Diskusi Kelompok Brain Storming Group Symposium Informal Debate Colloqium Fish Bowl

Beberapa Jenis Diskusi Beberapa Jenis Diskusi

Kegunaan Metode Melalui diskusi dapat dikembangkan Diskusi keterampilan mengklarifikasi, mengklasifikasi, menyusun hipotesis, menginterpretasi, menarik kesimpulan, mengaplikasikan teori, dan mengkomunikasikan pendapat. Disamping itu, metode diskusi dapat melatih sikap anak menghargai pendapat orang lain, melatih keberanian untuk mengutarakan pendapat, mempertahankan pendapat, dan memberi rasional sehubungan dengan pendapat yang

kelebihan Dan Kelemahan Metode Diskusi Dalam Pembelajaran
kelebihan Metode Diskusi Dalam Pembelajaran
 Mendidik siswa untuk belajar mengemukakan pikiran atau pendapat.  Memberi kesempatan kepada siswa untuk memperoleh penjelasan       

penjelasan dari berbagai sumber data. Memberi kesempatan kepada siswa untuk menghayati pembaharuan suatu problem bersama-sama. Melatih siswa untuk berdiskusi di bawah asuhan guru. Merangsang siswa untuk ikut mengemukakan pendapat sendiri, menyetujui atau menentang pendapat teman-temannya. Membina suatu perasaan tanggung jawab mengenai suatu pendapat, kesimpulan, atau keputusan yang akan atau telah diambil. Mengembangkan rasa solidaritas/toleransi terhadap pendapat yang bervariasi atau mungkin bertentangan sama sekali. Membina siswa untuk berpikir matang-matang sebelum berbicara. Berdiskusi bukan hanya menuntut pengetahuan, siap dan kefasihan berbicara saja tetapi juga menuntut kemampuan berbicara secara sistematis dan logis. Dengan mendengarkan semua keterangan yang dikemukakan oleh pembicara, pengetahuan dan pandangan siswa mengenai suatu problem akan bertambah luas.

kelebihan Dan Kelemahan Metode Diskusi Dalam Pembelajaran

 Tidak semua topik dapat dijadikan metode diskusi hanya hal-hal     

Kelemahan Metode Diskusi Dalam Pembelajaran

yang bersifat problematis saja yang dapat didiskusikan. Diskusi yang mendalam memerlukan banyak waktu. Sulit untuk menentukan batas luas atau kedalaman suatu uraian diskusi. Biasanya tidak semua siswa berani menyatakan pendapat sehingga waktu akan terbuang karena menunggu siswa mengemukakan pendapat. Pembicaraan dalam diskusi mungkin didominasi oleh siswa yang berani dan telah biasa berbicara. Siswa pemalu dan pendiam tidak akan menggunakan kesempatan untuk berbicara. Memungkinkan timbulnya rasa permusuhan antarkelompok atau menganggap kelompoknya sendiri lebih pandai dan serba tahu daripada kelompok lain atau menganggap kelompok lain sebagai saingan, lebih rendah, remeh atau lebih bodoh

Prinsip Umum Penggunaan Metode Diskusi
  

  

Perumusan masalah atau masalah-masalah yang didiskusikan agar dilakukan bersama-sama dengan siswa. Menjelaskan hakikat masalah itu disertai tujuan mengapa masalah tersebut dipilih untuk didiskusikan. Pengaturan peran siswa yang meliputi pemberian tanggapan, saran, pendapat, pertanyaan, dan jawaban yang timbul untuk memecahkan masalah. Memberitahukan tata tertib diskusi. Pengarahan pembicaraan agar sesuai dengan tujuan. Pemberian bimbingan siswa untuk mengambil kesimpulan

Langkah-Langkah Pelaksanaan Diskusi Kelompok
 Moedjiono, dkk (1996) menyebutkan

langkah-langkah umum pelaksanaan diskusi sebagai berikut ini
Merumuskan masalah secara jelas Membentuk kelompok-kelompok diskusi Melaksanakan diskusi Melaporkan hasil

Langkah-Langkah Pelaksanaan Diskusi Kelompok Budiardjo, dkk, 1994:20--23 membuat langkah penggunaan metode diskusi melalui tahap-tahap berikut ini.
 Tahap Persiapan  Tahap pelaksanaan  Tahap penutup

               

Peranan Guru Sebagai Pemimpin Diskusi Initiating
Seeking information Giving information Giving opinion Clarifying Elaborating Controlling Encouraging Setting Standards Harmonizing Relieving tension Coordinating Orientating Testing Consensus Testing Summarizing

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->