P. 1
PEMBELAJARAN

PEMBELAJARAN

|Views: 191|Likes:
Published by CANDERA

More info:

Published by: CANDERA on Apr 05, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/08/2013

pdf

text

original

PEMBELAJARAN

EMI SATRIA

Pengertian Pembelajaran
• Pembelajaran adalah kegiatan guru secara terprogram dalam desain instruksional, untuk membuat siswa belajar secara aktif, yang menekankan pada penyediaan sumber belajar (Dimyati & Mudjiono dalam Sagala, 2005)

Pengertian Pembelajaran
• Pembelajaran merupakan suatu proses yang sistematis melalui tahap rancangan, pelaksanaan dan evaluasi (Knirk & Gustafson dalam Sagala, 2005). Dalam hal ini pembelajaran tidak terjadi seketika, melainkan sudah melalui tahapan perancangan pembelajaran.

Pengertian Pembelajaran
• Pembelajaran adalah suatu proses yang dilakukan oleh individu untuk memperoleh suatu perubahan perilaku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil dari pengalaman individu itu sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya (Surya, 2004)

• Dalam proses, pembelajaran dikembangkan melalui pola pembelajaran yang menggambarkan kedudukan serta peran pendidik dan peserta didik dalam proses pembelajaran.

Pengertian Pembelajaran
• Pembelajaran adalah Proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. (UU No. 20/2003, Bab I Pasal Ayat 20)

Menurut Gagne, Briggs, dan wagner dalam Udin S. Winataputra (2008) pengertian pembelajaran adalah serangkaian kegiatan yang dirancang untuk memungkinkan terjadinya proses belajar pada siswa

kegiatan pembelajaran merupakan kegiatan yang melibatkan beberapa komponen :
Siswa Isi Pelajaran

Guru

Metode

Tujuan

Media

Tujuan Evaluasi

Teori-Teori Pembelajaran • Berhavioristik
• Pembelajaran selalu memberi stimulus kepada siswa agar menimbulkan respon yang tepat seperti yang kita inginkan. HubungAn stimulus dan respons ini bila diulang kan menjadi sebuah kebiasaan.selanjutnya, bila siswa menemukan kesulitan atau msalah, guru menyuruhnya untuk mencoba dan mencoba lagi (trial and error) sehingga akhirnya diperoleh hasil

Pembelajaran adalah dengan mengaktifkan indera siswa agar memeperoleh pemahaman sedangkan pengaktifan indera dapat dilaksanakan dengan jalan menggunakan media/alat Bantu. Disamping itu penyampaian pengajaran dengan berbagai variasi artinya menggunakan banyak metode

• Kognitivisme

sebagai pembimbing memberi pengarahan agar siswa dapat • Humanistic mengaktualisasikan dirinya sendiri sebagai manusia yang unik untuk mewujudkan potensi-potensi yang ada dalam dirinya sendiri. Dan siswa perlu melakukan sendiri berdasarkan inisisatif sendiri yang melibatkan pribadinya secara utuh (perasaan maupun intelektual) dalam proses belajar, agar dapat memperoleh hasil.

Sosial/Pemerhatian/pe rmodelan
• Proses pembelajaran melalui proses pemerhatian dan pemodelan Bandura (1986) mengenal pasti empat unsure utama dalam proses pembelajaran melalui pemerhatian atau pemodelan, iaitu pemerhatian (attention), mengingat (retention), reproduksi (reproduction), dan penangguhan (reinforcement) motivasi (motivion).

Ciri-ciri Pembelajaran
• Menurut Eggen & Kauchak (1998) Menjelaskan bahwa ada enam ciri pembelajaran yang efektif, yaitu:
• siswa menjadi pengkaji yang aktif terhadap lingkungannya melalui mengobservasi, membandingkan, menemukan kesamaankesamaan dan perbedaan-perbedaan serta membentuk konsep dan generalisasi berdasarkan kesamaan-kesamaan yang ditemukan, guru menyediakan materi sebagai fokus berpikir dan berinteraksi dalam pelajaran, aktivitas-aktivitas siswa sepenuhnya didasarkan pada pengkajian, guru secara aktif terlibat dalam pemberian arahan dan tuntunan kepada siswa dalam menganalisis informasi, orientasi pembelajaran penguasaan isi pelajaran dan pengembangan keterampilan berpikir, serta guru menggunakan teknik mengajar yang bervariasi sesuai dengan tujuan dan gaya mengajar guru.

• • • • •

Adapun ciri-ciri pembelajaran yang menganut unsur-unsur dinamis dalam proses belajar siswa sebagai berikut :

• • • •

Motivasi belajar Bahan belajar Alat Bantu belajar Suasana belajar

Kondisi siswa yang belajar
• Siswa memiliki sifat yang unik, artinya anatara anak yang satu dengan yang lainnya berbeda. • Kesamaan siwa, yaitu memiliki langkah-langkah perkenbangan, dan memiliki potensi yang perlu diaktualisasikan melalui pembelajaran.

Pola Dasar Kegiatan Pembelajaran
• Berdasarkan bentuk kegiatan pembelajaran yang digunakan, dapat dibedakan tiga pola dasar pembelajaran
• pola presentasi, • pola interaksi, • pola pembelajaran mandiri (Depdikbud-Dikti,1980:45-46).

PERBEDAAN ISTILAH PEMBELAJARAN DENGAN ISTILAH LAIN

• Pembelajaran vs pertumbuhan, perkembangan, kematangan
• Perubahan yang terjadi dalam pertumbuhan, perkembangan dan kematangan akan terjadi dengan sendirinya karena dorongan dari dalam secara naluriah. • Proses pembelajaran berlangsung secara efektif apabila ada persesuaian dengan proses pertumbuhan, perkembangan dan kematangan. Dan sebaliknya, proses pertumbuhan dan perkembangan akan berlangsung dengan baik apabila disertai dengan pembelajaran.

Pembelajaran vs menghafal
• Perubahan yang terjadi dalam menghafal hanya terbatas dalam penyimpanan dan pengeluaran informasi dalam kesadaran (otak), hanya mencakup satu aspek saja dari perilaku kognitif, dan belum mencakup perilaku lainnya. Orang yang hafal tentang sesuatu belum tentu memahaminya atau cakap melakukannya. • Pembelajaran mencakup perubahan secara keseluruhan. Proses pembelajaran akan berlangsung dengan efektif apabila disertai dengan aktivitas menghafal

Pembelajaran vs latihan
• Aspek perilaku yang berubah karena latihan adalah perubahan dalam bentuk skil atau ketrampilan. Pembelajaran akan lebih berhasil apabila disertai dengan latihanlatihan yang teratur dan terarah

Pembelajaran vs studi
• Dalam aktivitas studi, perubahan perilaku yang terjadi adalah aspek pengetahuan (knowledge), dan pemahaman (understanding). Jadi aktivitas studi merupakan sebagian dari aktivitas pembelajaran secara keseluruhan. Aktivitas studi merupakan dasar dalam aktivitas pembelajaran secara keseluruhan.

Pembelajaran vs berpikir
• Berpikir adalah merupakan suatu proses kognitif dalam tingkat yang lebih tinggi. Dalam berpikir, individu akan menggunakan berbagai informasi yang dimilikinya untuk memecahkan masalah yang dihadapinya • Berpikir itu sendiri sebenarnya merupakan proses pembelajaran. Orang tidak mungkin berpikir tanpa belajar, dan tidak mungkin belajar tanpa berpikir.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->