P. 1
Soal Latihan Olimpiade Fisika Sma

Soal Latihan Olimpiade Fisika Sma

|Views: 3,199|Likes:
Published by Uswatun Annisa'

More info:

Published by: Uswatun Annisa' on Apr 09, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/17/2014

pdf

text

original

Page 1 of 41

Latihan Soal-soal Olimpiade Fisika SMA
Oleh: S. Priyono (Jurusan Fisika F-MIPA UGM)
2 1
1 2
m m
m m
a
+
÷
=
) (
2
2 1
2 1
m m
g m m
T
+
=
) (
2
) ( ) ( ) ( ) (
) ( ) (
) ( ) (
) ( ) (
2 1
2 1
2 1
2 1
2 1
2
1
2 1
2
1
2 1
2 1
2 1
2 1
1
2 1
2
1
2 1
2 1
1
2 1
2
1
2 1
2 1
2 1
2
1
2 1
2 1
1
2 1
1 2
1 1
1
m m
g m m
T
m m
g m m
m m
g m
m m
g m
m m
g m m
T
m m
m m
g m
m m
g m
m m
g m m
T
g m
m m
g m
m m
g m m
T
m m
g m
m m
g m m
g m T
g
m m
m m
m g m T
a m F
+
=
+
+
+
+
+
÷
+
=
|
|
.
|

\
|
+
+
+
+
÷
+
=
+
+
÷
+
=
+
÷
+
= ÷
|
|
.
|

\
|
+
÷
= ÷
=
¯
g
m m
m m
a
a m m g m m
a m m g m g m
ma F
2 1
1 2
2 1 1 2
2 1 1 2
) ( ) (
) (
+
÷
=
+ = ÷
+ = ÷
=
¯
LATIHAN SOAL OLIMPIADE
FISIKA
( 1 ) Peralatan yang ditunjukkan pada gb dibawah dinamakan mesin adwood digunakan
untuk mengukur percepatan gravitasi g dengan mengukur percepatan benda-benda.
Dengan mengasumsikan tali tak bermassa dan katrol licin, tunjukkan bahwa besarnya
percepatan masing-masing benda dan tegangan tali adalah
dan





T
m1

m2
Jawab :



















( 2 ) Sebuah balok bermassa m1, diikatkan pada tali yang panjangnya L1 yang ujung
lainnya terikat. Massa itu bergerak dengan lintasan lingkaran horizontal di atas meja yang
licin. Balok kedua bermassa m2 diikatkan pada balok pertama oleh tali yang panjangnya
Page 2 of 41
Latihan Soal-soal Olimpiade Fisika SMA
Oleh: S. Priyono (Jurusan Fisika F-MIPA UGM)
) (
0
0
2 1
2
2 2
2
2
2
L L
v m
T
F T
T F
F
cent
cent
+
=
=
= ÷
=
¯
2
2 1 2 1 1
2
1
2 1 2 1 1
2
1
2 1
2
2 1
2
1 1
2 1
2
2 1
2
2
1
2
1
2
1
1
2 1
2
2 2
1
2
1 1
1
1 2 1
1 1 2
)) ( ( 4
)) ( (
) (
) (
0
0
T
L L m L m
T
L L m L m T
L L m L m T
L L
L L m
L
L m
T
L L
v m
L
v m
T
F F T
T F F
F
cent cent
cent cent
+ +
=
+ + =
+ + =
+
+
+ =
+
+ =
+ =
= ÷ +
=
¯
t
e
e e
e e
) (
2 1 2
1 1
L L v
L v
r v
+ =
=
=
e
e
e
L2 dan juga bergerak melingkat, seperti ditunjukkan pada gb disamping. Jika periode
gerakan adalah T. carilah tegangan masing-masing tali.















Jawab : Yang mudah untuk dijawab ialah tegangan tali T2 dulu. Gaya yang bekerja pada
benda 2 ialah gaya sentrifugal yang berarah keluar dan tegangan tali T2. untuk benda
yang setimbang berlaku :





Pada benda 1 gaya yang bekerja ialah gaya sentrifugal benda 1 gaya sentrifugal benda 2
dan tegangan tali benda 1. untuk benda yang setimbang berlaku











( 3 ) Dua benda bermassa m
1
dan m
2
diam diatas meja licin yang horizontal, seperti
ditunjukkan pada gb dibawah. Sebuah gaya F diberikan pada benda 1 seperti pada gb. (a)
jika m
1
= 2 kg, m
2
= 4 kg, dan F = 3 N, carilah percepatan benda dan gaya kontak Fc
Page 3 of 41
Latihan Soal-soal Olimpiade Fisika SMA
Oleh: S. Priyono (Jurusan Fisika F-MIPA UGM)
N F
F
a m F
C
C
2
2
1
. 4
2
=
=
=
¯
) (
) (
2 1
2 1
m m
F
a
a m m F
a m F
tot
+
=
+ =
=
¯
) 1 (
) 1 (
) (
1
1
12 1
1
+
=
+
=
+
=
n
nF
F
n m
F nm
F
nm m
F nm
F
C
C
C
1 2
nm m =
) (
) (
2 1
2
2 1
2
2 2
m m
F m
F
m m
F
m F
a m F
C
C
+
=
+
=
=
¯
2
1
6 3
) 4 2 ( 3
) ( 3
2 1
=
=
+ =
+ =
=
¯
a
a
a
a m m
a m F
tot
yang dikerjakan oleh satu benda pada yang lainnya (b) carilah gaya kontak untuk nilai-
nilai umum massa benda dan tunjukkan bahwa jika m2 =nm, maka
) 1 ( +
=
n
nF
F
C
.

F


Jawab :
a. Pada kasus ini, gaya kontak merupakan gaya yang dialami oleh benda 2 karena
dorongan dar benda 1.







gaya yang dialami oleh benda 2 ialah :

b.

untuk





( 4 ) sebuah rumus teoritis untuk energi potensial yang berhubungan dengan gaya nuklir
antara dua proton, dua neutron, atau sebuah neutron dan sebuah proton adalah potensial
Yukawa.
a
x
e
x
a
U U
÷
|
.
|

\
|
÷ =
0
, dengan Uo dan a adalah konstanta ( a ) sketsalah grafik U
terhadap x dengan menggunakan Uo = 4 pJ dan a = 2,5 fm. (b) Carilah gaya F(x) (c)
Bandingkan besarnya gaya pada jarak pisah x = 2a sampai pada x = a (d) Bandingkan
besarnya gaya pada jarak pisah x = 5a terhadap gaya pada x = a !
jawab :
(a)
a
x
e
x
a
U U
÷
|
.
|

\
|
÷ =
0
Grafik U(pJ) Vs x(fm)




m1

m2
Page 4 of 41
Latihan Soal-soal Olimpiade Fisika SMA
Oleh: S. Priyono (Jurusan Fisika F-MIPA UGM)
|
.
|

\
|
+ =
|
.
|

\
|
+ |
.
|

\
|
=
|
.
|

\
|
+ ÷
|
.
|

\
|
÷ =
|
.
|

\
|
÷ ÷ |
.
|

\
|
÷ =
|
.
|

\
|
÷ ÷ =
÷ ÷ =
÷ + =
÷ |
.
|

\
|
+ ÷ =
+ |
.
|

\
|
+ ÷ =
|
.
|

\
|
÷ =
÷
÷
÷
÷
÷
÷
÷
x x
a
e U
dx
dU
a x
e
x
a
U
dx
dU
a x
e
x
a
U
dx
dU
a x
e
x
a
U
dx
dU
a x
U
dx
dU
a x
a
a
x
dx
dU
U
a dx
ax d
dx
dU
U
a
x
x
a
U U
e
x
a
U U
e
x
a
U U
a
x
a
x
a
x
a
x
x
a
a
x
a
x
1
1 1
1 1
) 1 (
1 1
1 1
1
) 1 (
1
1 ) ( 1
0
1
ln ln ln
ln ln ln ln
2 0
0
0
0
2
1
0
0
0
38 , 1
8
3
4
3
2
2
4
2
4
1
1 1
2
1
4
1
1
2
1
4
) (
) 2 (
2
1
2
2 0
2
2
0
=
=
=
|
.
|

\
|
|
.
|

\
|
+
=
|
.
|

\
|
+
|
.
|

\
|
+
=
|
.
|

\
|
+ ÷
|
.
|

\
|
+ ÷
=
=
=
÷
÷
÷
÷
e
a
e
a
a
e
a a
e
a a
e
a a
e
a a
a
e U
a a
a
e U
a x Fx
a x Fx
a
a
a
a
00220 , 0
25
6
2
2
25
5
25
1
1 1
5
1
25
1
1
5
1
25
) (
) 5 (
4
4
1
5
2 0
2
5
0
=
=
|
.
|

\
|
|
.
|

\
|
+
=
|
.
|

\
|
+
|
.
|

\
|
+
=
|
.
|

\
|
+ ÷
|
.
|

\
|
+ ÷
=
=
=
÷
÷
÷
÷
e
a
a
e
a a
a a
e
a a
e
a a
a
e U
a a
a
e U
a x Fx
a x Fx
a
a
a
a



















Sedangkan gaya diperoleh dari
|
.
|

\
|
+ ÷ =
÷ =
÷
x x
a
e U Fx
dx
dU
Fx
a
x
1
2
0
















Page 5 of 41
Latihan Soal-soal Olimpiade Fisika SMA
Oleh: S. Priyono (Jurusan Fisika F-MIPA UGM)
dt
m
k
x A
dx
dt
m
k
x A
dx
dt
m
k
x A
dx
dt
m
x A k
dx
dt
m
kx kA
dx
=
÷
=
÷
=
÷
=
÷
=
÷
2 2
2 2
2 2
2 2
2 2
2
2
1
2
2
1
2
2
1
2
2
1
2
1
dt
m
U E
dx
m
U E
dt
dx
m
U E
v
2
2
) ( 2
=
÷
÷ =
÷
=
|
|
.
|

\
|
=
|
|
.
|

\
|
=
=
=
÷
í í
t
m
k
A x
t
m
k
A
x
t
m
k
A
x
dt
m
k
x A
dx
sin
sin
arcsin
2 2
(b) Dengan menggunakan rumus
dt
dx
v = , tunjukkanlah bahwa persamaan
m
U E
v
x) (
( 2 ÷
= dapat ditulis sebagai dt
m U E
dx 2
=
÷
. Untuk gerakan satu dimensi, U
adalah fungsi x, sebagai ruas kiri persamaan ini hanya bergantung pada x (dan tidak
bergantung pada t) dan ruas kanan hanya bergantung pada t (b) Gunakan hasil ini pada
sebuah partikel bermassa m yang terikat pada sebuah pegas dengan konstanta gaya k
yang berosilali dengan amplitudo A agar
2
2
1
kA U = untuk mendapatkan persamaan
dt
m
k
x A
dx
=
÷
2 2
. (c) Integrasikan kedua ruas persamaan ini untuk mendapatkan
sebuah pernyataan yang menghubungkan posisi massa x dengan waktu t, dengan
mengasumsikan bahwa x = A pada saat t = 0.
Jawab :












( 5 ) Sebuah silinder yang beratnya W dan jari-jarinya R akan diangkat untuk menaiki
anak tangga setinggi h, seperti pada gb dibawah. Seutas tali diikatkan disekitar silinder
dan ditarik secara horizontal. Anggap slinder tidak slip dalam penarikan tersebut.
Tentukan besar gaya minimum Fmin yang diperlukan untuk menaikkan silinder tersebut.






R-h R

H h



Page 6 of 41
Latihan Soal-soal Olimpiade Fisika SMA
Oleh: S. Priyono (Jurusan Fisika F-MIPA UGM)
Jawab : pada saat silinder tepat akan meninggalkan lantai dititik Q maka gaya reaksi
lantai pada silinder sama dengan nol. Oleh karena itu hanya ada tiga buah gaya yang
bekerja pada silinder, yaitu gaya berat silinder dengan titik tangkap di Q, gaya tarik tali F
dengan titik tangkap C dan gaya normal N dititik P.
Karena N tidak diketahui dan tidak ditanyakan dalam soal, maka untuk memudahkan
penggunaan syarat kedua keseimbangan, kita pilihtitik P sebagai poros.
) 2 (
) 2 (
0 ) 2 (
0
0
1 1
h R
Wd
F
Wd h R F
h R F Wd
FCP P WP
P
÷
=
= ÷
= ÷ + ÷
= = ÷
=
¯
t

Jari-jari silinder R dan tinggi anak tangga h dianggap diketahui, karena itu d harus kita
nyatakan dalam R dan h. dengan mengunakan rumus Pythagoral pada segitiga siku-siku d
dapat kita nyatakan dalam R dan h
2
2 2
2 2 2 2
2 2 2 2
2 2 2
2 2 2
2
2
2
) 2 (
) (
) (
h Rh d
h Rh d
h Rh R R d
h Rh R R d
h R R d
h R d R
÷ =
÷ =
÷ + ÷ =
+ ÷ ÷ =
÷ ÷ =
÷ + =

Dengan memasukkan nilai d ke dalam persamaan diatas maka diperoleh gaya minimum
Fmin yaitu :
h R
h
W F
h R
h W
F
h R
h R h W
F
h R
h R h W
F
h R
h Rh W
F
Min
Min
Min
Min
Min
÷
=
÷
=
÷
÷
=
÷
÷
=
÷
÷
=
2
) 2 (
) 2 (
) 2 (
) 2 (
) 2 (
) 2 (
2
2

( 6 ) Sebuah roda bermassa M dan jari-jarinya R berada diatas permukaan horizontal dan
bersandar pada anak tangga yang tingginya h (h<R). roda harus dinaikkan ke atas anak
tangga oleh gaya horizontal F yang dikerjakan pada sumbu roda. Carilah gaya F yang
diperlukan untuk menaikkan roda keatas anak tangga?


Page 7 of 41
Latihan Soal-soal Olimpiade Fisika SMA
Oleh: S. Priyono (Jurusan Fisika F-MIPA UGM)
h

Jawab : C

R
F O
R-h
P1 d P
Q

W
Pada saat silinder tepat akan meninggalkan lantai dititik O maka gaya reaksi lantai pada
silinder sama dengan nol, oleh karena itu hanya ada tiga buah gaya yang bekerja pada
silinder, yaitu gaya berat silinder dengan titik tangkap di Q, gaya tarik F dengan titik
tangkap di O dan gaya normal N dititik P
Karena N tidak diketahui dan tidak ditanyakan dalam soal, maka untuk memudahkan
penggunaan syarat kedua keseimbangan, kita pilih P sebagai poros .
) (
) 2 ((
) (
) (
0 ) (
0
0
1 1
h R
h R d Mg
F
d R
Mgd
F
Mgd h R F
h R F Mgd
FOP P WP
P
÷
÷
=
÷
=
= ÷
= ÷ + ÷
= + ÷
=
¯
t

) 2 (
) 2 (
2
2
) 2 (
) (
) (
2
2 2
2 2 2 2
2 2 2 2
2 2 2
2 2 2
h R h d
h R h d
h Rh d
h Rh R R d
h Rh R R d
h R R d
h R d R
÷ =
÷ =
÷ =
÷ + ÷ =
+ ÷ ÷ =
÷ ÷ =
÷ + =

( 7 ) Sebuah balok kecil bermassa m bergerak tanpa gesekan sepanjang lintasan bersimpal
seperti yang ditunjukkan pada gb dibawah. Balok mulai dari titik P berjarak h diatas dasar
loop (a) Berapakah energi kinetic balok ketika mencapai puncak simpal (b) Berapakah
percepatannya dipuncak dengan menganggap bahwa balok tetap berada dilintasannya
(c)Berapakah nilai h paling kecil agar simpal dapat mencapai puncak loop tanpa
meninggalkan lintasan?
m
P C

h R

B
Page 8 of 41
Latihan Soal-soal Olimpiade Fisika SMA
Oleh: S. Priyono (Jurusan Fisika F-MIPA UGM)
R h
gR gh
gR gR gh
gR R h g
gR v
mg
R
v
m
W F
W F
F
C
C
Cent
Cent
2
5
5 2
4 2
) 2 ( 2
0
0
2
2
=
=
= ÷
= ÷
=
=
=
= ÷
=
¯
R
R h g
a
R
v
a
C
C
C
) 2 ( 2
2
÷
=
=
( )
8
3
4
3
2
1
4
1
2
1
2
1
2
2
2 2
2 2
o
o
o o
o t
mv
v m
v v m
v v m
Ek W
÷ =
|
.
|

\
|
÷ =
|
.
|

\
|
÷ =
÷ =
A =
rg
v
r mg
r mg
W
r mg W
r f W
S F W
o
k
mv
k
k
k
ges
o
t
u
t
u
t
u
t u
t
16
3
2
2
2
2 .
.
2
8
3
2
÷ =
÷
=
=
=
=
=
2
2
2
8
1
)
2
1
(
4
1
)
4
1
0 (
2
1
) 0 (
o
o
o
mv
mv
v m v W
÷ =
÷ =
÷ = =
3
1
) (
) 0 (
2
8
3
2
8
1
2
1
=
÷
÷
=
=
=
=
o
o
mv
mv
vo v W
v W
n
Jawab :
gh v
mv mgh
EK EP
B
B
B P
2
2
1
2
2
=
=
=

) 2 (
2
2
2
2
1
2
2
1
2
2
R h mg EK
mgR mgh EK
mgh EK mgR
gh m EK mgR
mv EK R mg
EK EK EP
C
C
C
C
B C
B C C
÷ =
÷ =
= +
= +
= +
= +

) 2 ( 2
) 2 (
2
1
) 2 (
2
2
R h g v
R h mg mv
R h mg EK
C
C
C
÷ =
÷ =
÷ =

Percepatan di C
Syarat benda tetap dilintasan











( 8 ) Sebuah partikel bermassa m bergerak pada lintasan lingkaran horizontal berjari-jari r
diatas meja yang kasar. Partikel terikat pada sebuah tali tetap pada pusat lingkaran.
Kelajuan partikel mulamula adalah v
B
. Setelah menyelesaikan satu lingkaran penuh,
kelajuan partikel adalah ½ v
o
. (a) Carilah usaha yang dilakukan oleh gesekan selama satu
putaran tersebut dalam m, v
o
dan r (b) Berapakah koefisien gesekan kinetic (c) Berapa
putaran lagi yang akan dijalani partikel sebelum berhenti?.
Jawab :
v
o =
v
o

vt = ½ v
o

r










jumlah putaran yang bisa ditempuh lagi
oleh partikel, dapat dicari dengan
membagi nilai usaha pada saat vt = 0 dan
pada saat v = ½ vo
Page 9 of 41
Latihan Soal-soal Olimpiade Fisika SMA
Oleh: S. Priyono (Jurusan Fisika F-MIPA UGM)
R d
R d
d R R
R d R
R R d R
WR WR d R W
R f WR d R F
R f WR d R F
S
ges
ges
A
3
1
3
2
2
2
3
4
2
3
4
2 2
3
1
) ( 2
) ( 2
) (
0 ) (
0
=
=
= ÷
= ÷
+ = ÷
+ = ÷
+ = ÷
= ÷ ÷ ÷
=
¯
u
t
) (
) (
) (
) (
2 1
1
1
1 2 1 1
1 1 1 2 1
1 2 1 1 1
1
2
1
1
2
1
2
2
1
1
2
2
2 3
2
1
1 3
32 31
M M
d M
R
R M M d M
R M R M d M
R M R M d M
R d
M
R
M
R d
M
R
M
R
M M
G
R
M M
G
F F
+
=
+ =
+ =
= ÷
÷
=
÷
=
=
=
( 9 ) Sebuah silinder yang beratnya W tampak seperti pada gambar. Koefisien gesekan
statis untuk semua permukaan = 1/3. bila F = 2W, maka besar d agar silinder itu
seimbang adalah?
Jawab :

f
ges
F
A d R

f
ges

W









( 10 ) Dua partikel tetap bermassa M
1
dan M
2
terpisah sejauh d. suatu partikel ketiga tidak
mengalami gaya grafitasi jika diletakkan pada garis hubung antara M
1
dan M
2
dan
jaraknya dari M
1
sejauh….
Jawab : M
1
M
3
M
2
F
32
M
3
F
31

R
1
R
2

D
Syarat benda 3 tidak mengalami gaya grafitasi













Misalkan titik A dijadikan acuan/pusat
untuk syarat kesetimbangan.
Page 10 of 41
Latihan Soal-soal Olimpiade Fisika SMA
Oleh: S. Priyono (Jurusan Fisika F-MIPA UGM)
o
o
sin
sin
L R
L
R
=
=
o
o
sin
sin
2
2
2
R
mv
T
R
v
m T
R
v
m F
x
=
=
=
¯
o
o
o
o
cos
cos
0
0
sin
cos
mg
T
mg T
mg T
F
T T
T T
y
y
x
y
=
=
= ÷
=
=
=
¯
o
o
o
o
o
o o
o
o
o o
cos
sin
cos
sin
cos
sin sin
cos
sin
sin cos
2
2
2
2
2
gL
v
gL
v
gL
v
gR
v
R
mv mg
=
=
=
=
=
u
u
sin
cos
T T
T T
Y
X
=
=
~
2
1
max
min
=
=
T
W T
u
u
sin 2
sin 2
0 2
0
W
T
W T
W T
F
y
=
=
= ÷
=
¯
( 11 ) Suatu bandul conish (ayunan kerucut) panjang talinya L, sudut bukaan tali terhadap
sumbu putar adalah o dan percepatan gravitasi = g. maka besarnya kecepatan linier
bandul ialah!

o
Ty L
T
Tx
V

mg
Jawab :










( 12 ) Sebuah lukisan bermassa m kg digantungkan pada dua kawat yang sama
panjangnya. Tiap kawat membentuk sudut u dengan horizontal, seperti pada gb. (a)
Hitung tegangan T untuk nilai umum u dan berat W (b) Untuk sudut u berapa T
paling kecil?paling besar.


u

u

Ty T
Tx
m
mg

jawab :
T min Jika sin u = 1
T max Jika sin u = 0
s



Page 11 of 41
Latihan Soal-soal Olimpiade Fisika SMA
Oleh: S. Priyono (Jurusan Fisika F-MIPA UGM)
) 1 )....( (
A A
A A A
A A A
A A A
A A A
a g m T
T a m g m
a m T g m
a m T W
a m F
÷ =
= ÷
= ÷
= ÷
=
¯
) 2 )......(
2
1
(
6
1
2
)
2
1
(
3
1
2
) (
) ( 2
2
2
2
g a m T
g a m
T
g a m
T
g a m T
g m a m T
a m g m T
a m W T
a m F
A A
A A
B B
B B
B B B
B B B
B B B
B B B
+ =
+
=
+
=
+ =
+ =
= ÷
= ÷
=
¯
g a
g a
a g
a a g g
g a a g
g a a g
g a m a g m
A
A
A
A A
A A
A A
A A A A
13
10
13 . 6
12 . 5
12
13
6
5
12
1
6
1
)
6
1
12
1
( ) (
)
2
1
(
6
1
) (
)
2
1
(
6
1
) (
)......... 2 ( ) 1 ( ..........
=
=
=
+ = ÷
+ = ÷
+ = ÷
+ = ÷
=
g a
g a
a a
B
B
A B
13
5
13
10
.
2
1
2
1
=
=
=
( 13 ) Diketahui system gambar dibawah ini massa katrol I dan II serta tali diabaikan
(katrol licin). Massa benda B ialah m
B
= 1/3 m
A
. Carilah percepatan benda A dan B!






T T


T
m
A
m
B


W
A
W
B

Jawab :
Misalkan B = diam, maka 2T = W
B
→2T = m
B
g
2T = 1/3 m
A
g
T = 1/6 m
A
g
Karena W
A
= m
A
g → W
A
> T jadi A = turun sedangkan B = naik
Misalkan percepatan benda A=a
A
dan percepatan benda B = a
B
maka a
A
= 2a
B
karena
dipengaruhi oleh banyaknya tali, semakin sedikit tali yan mempengaruhi benda, maka
makin cepat gerakannya
Untuk A





Untuk B












Page 12 of 41
Latihan Soal-soal Olimpiade Fisika SMA
Oleh: S. Priyono (Jurusan Fisika F-MIPA UGM)
) 4 1 (
4
) 4 (
) 4 (
4
4
3
2
3
10
3
2
)
3
5
( 2
3
2
)
3
2
( 2
) ( 2
) (
_ _ _ _ _ _
B
B
B
B
B
B
B B
B B
B B
B B
B L
k A
k A
k A
k A A A
A k A A A
A A A k A
A A A k A k A
A A A k A k A
A A A k A A k A
A A B k B A k A
A A B k B A k A
A A B thd A ges lantai thd A ges
A A
g a
g g a
g a g
g a m g m
g m a m g m
a m g m g m
a m g m g m g m
a m g m g m g m
a m g m g m m g m
a m g m g m m g m
a m g m g m m g m
a m f f F
a m F
u
u
u
u
u
u
u u
u u
u u
u u
u u
÷ =
÷ =
+ =
+ =
+ =
= ÷
= ÷ ÷
= ÷ ÷
= ÷ + ÷
= ÷ + ÷
= ÷ + ÷
= ÷ ÷
=
¯
( 14 ) Pada system gambar disamping m
B
= 2/3 m
A
. Koefisien gesekan kinetic benda A
terhadap lantai dan terhadap benda B memiliki hubungan
B L
k k
u u 2 =
(dimana
L
k
u
ialah koefisien gesekan benda A terhadap lantai dan
B
k
u
ialah koefisien
gesekan benda A terhadap benda B. jika benda A ditarik dengan gaya mendatar sebesar F
= m
A
g hingga tali menjadi tegang. Carilah percepatan benda A!



B

F = m
A
g
A

Jawab :















( 15 ) Sebuah peluru bermassa m
1
ditembakkan dengan kelajuan v, ke dalam bandul
balistik bermassa m
2
. carilah ketinggian maksimum yang dicapai bandul jika peluru
menembus bandul dan muncul dengan kelajuan ½ v!



Q
h
max

v
P
= v
P

Page 13 of 41
Latihan Soal-soal Olimpiade Fisika SMA
Oleh: S. Priyono (Jurusan Fisika F-MIPA UGM)
2
1 '
1
'
2
1 1
'
2
'
2 1 1
'
2 1 2 1
' '
2
2
1
2
1
2
1
2
1
0 .
m
v m
v
v m v m
v m v m v m
v m v m v m
v m v m m v m
v m v m v m v m
B
B
B
B
B
B B P P B B P P
=
=
÷ =
+ =
+ = +
+ = +
2
2
2 2
1
2
2
2 2
1
2
2
1
2
2
2
1
2
'
'
8
4 2
1
2 2
1
2 2
1
2
1
0 0
2
1
2
2
gm
v m
h
gh
m
v m
gh
m
v m
gh m
m
v m
m
gh m v m
mgh v m
E E E E
maks
maks
maks
maks
maks B B B
maks B B
P K P K
Q Q P P
=
=
=
|
|
.
|

\
|
=
|
|
.
|

\
|
=
+ = +
+ = +
v
m m
m
v
v m m v m
v m m v m
v m m v m v m
B
B
B
B B P B B P P
) (
) (
) ( 0
) (
2 1
1 '
'
'
' 2 1 1
'
' 2 1 1
'
'
+
=
+ =
+ = +
+ = +
Jawab :
















( 16 ) Sebuah peluru bermassa m1 ditembakkan dengan kelajuan v ke dalam bandul
balistik bermassa m
2
. bandul diikatkan pada tongkat panjang L yang sangat ringan yang
dipasang pada sumbu diujung lainnya. Peluru dihentikan dalam bandul, carilah v
minimum yang dapat menyebabkan bandul berayun satu lingkaran penuh!

Q





L
P
m
p
= m
1
m
B
= m
2

agar dapat berayun satu kali putara, bandul minimal harus sampai pada ketinggian
maksimal h = 2L.









Page 14 of 41
Latihan Soal-soal Olimpiade Fisika SMA
Oleh: S. Priyono (Jurusan Fisika F-MIPA UGM)
( )
( )
( )
( )
gL
m
m m
v
gL
m
m m
v
gL
m
m m
v
L g
m m
v m
gh m m v
m m
m
m m
gh m v m
E E E E
tot B tot
P K P K
Q Q P P
1
2 1
2
1
2
2 1
2
1
2
2 1 2
2
2 1
2 2
1
2 1
2
2 1
1
2 1
'
2
4
4
2 .
2
1
) ( ) (
2
1
0 0
2
1
2
+
=
+
=
+
=
=
+
+ =
|
|
.
|

\
|
+
+
+ = +
+ = +














( 17 ) Logam berbentuk kubus dengan massa benda satu m
1
= m ditaruh diatas kubus
logam lain yang lebih besar dengan massa m
2
= 3m dan sisi-sisinya L meter. Apabila
gaya F dikerjakan pada kubus yang besar sedangkan gesekan maksium antara kedua
permukaan kubus fges = 1/ 5 F, maka suatu saat kubus kecil akan jatuh ke lantai. Waktu
yang diperlukan sampai kubus kecil jatuh dilantai sejak gaya diberikan adalah!

S
1


m
1

fges

m
2
F

licin

L S
2



Jawab :
Tinjau benda m
2
:

fges = 1/5 F
m
2
= 3m F



W




Page 15 of 41
Latihan Soal-soal Olimpiade Fisika SMA
Oleh: S. Priyono (Jurusan Fisika F-MIPA UGM)
m
F
a
ma F
ma F F
a m f F
a m F
ges
15
4
3
5
4
3
5
1
2
2
2
2 2
2 2 2
=
=
= ÷
= ÷
=
¯







Tinjauan benda m
1



f


m
F
a
a m F
a m f
a m F
ges
5
1
5
1
1
1 1
1 1
1 1 1
=
=
=
=
¯

Jadi :
2
2
2
2 2
2
2
2
1 1
15
2
15
4
2
1
0
2
1
10
1
5
1
2
1
0
2
1
t
m
F
t
m
F
t a t v S
t
m
F
t
m
F
t a t v S
o
o
=
+ =
+ =
=
+ =
+ =


Pada saat m1 meninggalkan m
2
maka S
2
-S
1
= panjang sisi kubus 2 = L
Artinya, panjang lintasan yang ditempuh oleh m
1
adalah sepanjang sisi kubus m
2

Jadi



Perhatikan! Arah gaya gesek f = 1/5 F adalah ke kiri,
tidak ke kanan! Karena benda m
2
bergerak ke kanan
maka gaya gesek yang ada (dengan benda m
1
) arahnya
harus tetap berlawanan, terhadap arah gerak benda m
2
.
jangan terkecoh
Perhatikan, arah gaya f diatas! Terhadap benda m
1
,
arah gaya gesek harus berlawanan dengan arah gerak
benda m
1
. benda m
1
dan m
2
, sampai pada saat benda
m
1
meninggalkan m
2
, keduanya bergerak dengan
GLBB
Page 16 of 41
Latihan Soal-soal Olimpiade Fisika SMA
Oleh: S. Priyono (Jurusan Fisika F-MIPA UGM)
o
o o
maks maks
arctg
tg
g
v
g
v
X Y
76
4
4
4
cos
sin
cos 4 sin
cos sin 2 . 2 sin
2 sin 2 sin
2 sin
2
sin
2
2
2 2 2
~
=
=
=
=
=
=
=
=
o
o
o
o
o
o o
o o o
o o
o o

F
Lm
t
F
Lm
t
L t
m
F
L t
m
F
L t
m
F
L t
m
F
t
m
F
L S S
30
30
30
1
30
3
30
4
10
1
15
2
10
1
15
2
2
2
2
2
2 2
1 2
=
=
=
=
|
.
|

\
|
÷
=
|
.
|

\
|
÷
= ÷
= ÷


Waktu yang diperlukan m
1
(dari saat lepas bidang m
2
sampai lantai)
g
L
t
g
L
t
g
h
t
gt h
2
2
2
2
1
2
2
2
=
=
=
=

(ingat h = L panjang sisi kubus. Jadi waktu yang diperlukan sampai kubus kecil jatuh ke
lantai sejak gaya diberikan ialah
g
L
F
Lm
t
tot
2 30
+ =
( 18 ) Carilah sudut lemparan sedemikian sehingga ketinggian maksimum sebuah
proyektil sama dengan jangkauan horizontalnya!
Jawab :
Grafik lintasan gerak proyektil
Y



Ymaks
X

Xmaks




Page 17 of 41
Latihan Soal-soal Olimpiade Fisika SMA
Oleh: S. Priyono (Jurusan Fisika F-MIPA UGM)
u
u
tg
g
a
a
g
at
gt
BB
AB
tg
=
=
=
=
2
2
1
2
2
1
'
'
( 19 ) Suatu kelereng dijatuhkan bebas mulai dilepas di A dari tabung AB yang condong
u terhadap mendatar. Supaya kelereng dapat jatuh keluar dari lubang bawah B dan tanpa
menyentuh pipa, carilah percepatan mendatar tabung yang harus diberikan!

A A’

g

a






u

B B’

W
B’


Misalkan pada saat kelereng dilepas di A tabung berada di AB dan pada saat kelereng
mulai keluar dari tabung, tabung di A’B’.
AB’= ½ gt
2

BB’= ½ at
2







( 20 ) Dua titik zat A dan B masing-masing berjarak L m. titik zat A bergerak menuju ke
B dengan kecepatan awal v m/s dan dipercepat a m/s
2
. setelah 2 sekon kemudian lalu B
bergerak menuju A dengan kecepatan awal 3v m/s dan diperlambat beraturan –a m/s
2
.
bilamana dan dimana mereka saling bertemu?
Jawab :
L
A C B
vo
A
= v S
A
S
B
vo
B
= 3v
a
A
= a a
B
= -a
misalkan titik zat A dan B setelah masing-masing selama t
A
dan t
B
sekon serta menempuh
jarak S
A
dan S
B
saling bertemu di C
maka syarat A dan B bertemu ialah
Page 18 of 41
Latihan Soal-soal Olimpiade Fisika SMA
Oleh: S. Priyono (Jurusan Fisika F-MIPA UGM)
( ) ( )
( )
( ) a v
a v L
t
a v L a v t
a v L at vt
L a at v vt
L a at at v vt at vt
L t t a v vt at vt
L t a t v at vt
L t a t v t a t v
AB S S
A
A
A A
A A
A A A A A
A A A A A
A A A A
B B B o A A A o
B A
B A
2 4
2 6
2 6 2 4
2 6 2 4
2 2 6 4
) 2 2
2
1
6 3
2
1
) 4 4 (
2
1
6 3
2
1
2
2
1
2 3
2
1
2
1
2
1
2 2
2 2
2 2
2 2
+
+ +
=
+ + = +
+ + = +
= ÷ + ÷
= ÷ + ÷ ÷ + +
= + ÷ ÷ ÷ + +
=

÷ ÷ ÷ +

+
=

+ +

+
= +
( )
a v
a v L
a v
a v a v L
a v
a v
a v
a v L
a v
a v L
t t
A B
2 4
2 2
2 4
4 8 2 6
2 4
) 2 4 ( 2
) 2 4 (
2 6
2
) 2 4 (
2 6
2
+
÷ ÷
=
+
÷ ÷ + +
=
+
+
÷
+
+ +
=
÷
+
+ +
=
÷ =
( )
2 2
3 2 2 2 2 3 2
2 2
3 2 2 2 2 2 2 3 2
2 2
2 2 2 2 2 3 2
2 2
2 2 2 2 2
2 2
2
2
2
2
8 32 32
4 4 32 76 24 16 8
8 32 32
4 24 36 4 12 8 40 24 4 8
8 32 32
) 4 24 36 4 12 ( 8 40 24 4 8
) 4 16 16 ( 2
) 4 12 2 12 36 6 2 6 ( ) 4 20 24 2 4 ( 2
) 2 4 )( 2 4 ( 2
2 6 ) 2 6 ( ) 4 8 12 24 2 4 ( 2
) 2 4 ( 2
) 2 6 ( ) 2 4 )( 2 6 ( 2
2 4
2 6
2
1
2 4
2 6
2
1
a av v
a L a aL v a av v avL Lv
a av v
a v a av L a avL aL v a av v avL Lv
a av v
a av v aL Lv L a v a av v avL Lv
a av v
a av aL av v Lv aL Lv L a a va v aL Lv v
a v a v
a v L a v L a a va va v aL Lv v
a v
a v L a a v a v L v
a v
a v L
a
a v
a v L
v
t a t v S
A A A o A
A
+ +
+ + + + + + +
=
+ +
+ + + + + + + + + +
=
+ +
+ + + + + + + + + +
=
+ +
+ + + + + + + + + + + + +
=
+ +
+ + + + + + + + + +
=
+
+ + + + + +
=
|
.
|

\
|
+
+ +
+ |
.
|

\
|
+
+ +
=
+ =










































Page 19 of 41
Latihan Soal-soal Olimpiade Fisika SMA
Oleh: S. Priyono (Jurusan Fisika F-MIPA UGM)
( ) ( )
2 2
3 2 2 2 2 3 2
2 2
3 2 2 2 2 2 2 3 2
2 2
2 2 2 2 2
2 2
2 2 2 2 2
2 2
2
2
8 32 32
4 4 32 76 48 16 24
8 32 32
4 8 4 4 4 24 72 48 12 24
8 32 32
) 4 8 4 4 4 ( ) 4 12 8 2 4 ( 6
) 4 16 16 ( 2
) 4 4 2 4 4 2 2 2 ( ) 4 8 4 8 2 4 ( 6
2 4 2
) 2 2 )( 2 2 (
2 4 2
) 2 4 )( 2 2 ( 3 . 2
2 4
2 2
2
1
2 4
2 2
3
2
1
a av v
a L a aL v a av v avL Lv
a av v
a v a av L a avL aL v a av v avL Lv
a av v
a av v aL Lv L a a av v aL Lv v
a av v
a av aL av v Lv aL Lv L a a av av v aL Lv v
a v
a v L a v L a
a v
a v a v L v
a v
a v L
a
a v
a v L
v
t a t v S
B B B o B
B
+ +
÷ + ÷ ÷ ÷ ÷ +
=
+ +
÷ ÷ ÷ + + ÷ ÷ ÷ ÷ +
=
+ +
+ + + ÷ ÷ ÷ ÷ ÷ ÷ +
=
+ +
+ + ÷ + + ÷ ÷ ÷ ÷ ÷ ÷ ÷ ÷ +
=
+
÷ ÷ ÷ ÷
÷
+
+ ÷ ÷
=
|
.
|

\
|
+
÷ ÷
÷ |
.
|

\
|
+
÷ ÷
=
+ =
( )
) 1 ......(
2
2
1
2
1
2
2
2
g
h h
t
gt h h
gt h
B
A
A B
A A
÷
=
= ÷
=
gt v v
B B
o t
÷ =














( 21 ) Bola A dijatuhkan dari puncak sebuah bangunan pada saat yang sama bola B
dilemparkan secara vertical keatas dari tanah ketika bola bertumbukan, keduanya sedang
bergerak dalam arah berlawanan dan kelajuan A dua kali kelajuan B. pada berapa bagian
dari bangunan tumbukan itu terjadi?

h
A

R
h
h
B


jawab : misalkan kedua bola bertumbukan di R, karena kedua bola dilepaskan dan
ditembakan pada saat yang sama, maka untuk syarat terjadinya tumbukan ialah t
A
= t
B
,
dimana t
A
ialah waktu yang dibutuhkan bola A sampai di R dan t
B
ialah waktu yang
dibutuhkan bola B sampai di R.
untuk bola A Untuk bola B













Namun ketika terjadi tumbukan v
tB

menjadi nol
) 2 .....(
_ ,
0
2
g
v h
t
gt
v h
t
t
h
v
g
v
t
v gt
gt v
B
B
B
B
B
B
o B
o B
B
o
o
o
o
=
=
= =
=
÷ =
Page 20 of 41
Latihan Soal-soal Olimpiade Fisika SMA
Oleh: S. Priyono (Jurusan Fisika F-MIPA UGM)
h h
h h
h h h
g
h
g
h h
B
B
B B
B B
3
2
3 2
2 2
) ( 2
=
=
= ÷
=
÷
( )
( )
a
v v
a
v v
a
a
v v
a
at d
2
2
1
2
1
2
1
2
2 1
2
2
2 1
2
2 1
2
÷
=
÷
=
|
.
|

\
| ÷
=
=
Dari persamaan 1 dan 2 kita dapatkan






( 22 ) Ketika sebuah mobil bergerak dengan kelajuan v
1
membelok dari sebuah pojok,
pengemudi melihat mobil lain bergerak dengan kelajuan lebih rendah v
2
pada jarak d
didepan. Jika percepatan maksimum yang dapat ditimbulkan rem pengemudi adalah a,
tunjukkan bahwa jarak d harus lebih besar dari
a
v v
2
) (
2
2 1
÷
jika tmbukan harus
dihindari! v
2



v
1
> v
2


d

v
1





jawab :
mobil 1 bergerak dan membelok menyusul mobil 2, kecepatan mobil 1 lebih besar dari
pada mobil 2, maka agar tumbukan tidak terjadi pada jarak d ialah
2
2
1
at d = dimana a
ialah percepatan moebil satu dan t ialah waktu yang dibutuhkan mobil 1 dan 2 sampai di
suatu ketika kedua mobil akan saling bertumbukan
a
v v
t
t
v v
t
V
a
2 1 2 1
÷
= ÷
÷
=
A
=







( 23 ) Sebuah mobil mempunyai percepatan maksimum a, yang tetap konstan sampai
kelajuan tinggi dan mobil mempunyai perlambatan maksimum 2a. mobil harus
menempuh jarak yang pendek L dimulai dan berakhir dalam keadaan diam, dalam waktu
minimum T (jaraknya adalah sedemikian pendek hingga mobil takpernah dapat mencapa
Page 21 of 41
Latihan Soal-soal Olimpiade Fisika SMA
Oleh: S. Priyono (Jurusan Fisika F-MIPA UGM)
a
v
t
a
v
t
a
v
t
t
v
a
=
÷
=
A
=
A
=
1
1
1
1
1
1
0
a
v
a
v
a
at t v S
o
2
2
1
0
2
1
2
2
2
1 1
=
|
.
|

\
|
+ =
+ =
a
v
t
a
v
t
a
v
t
t
v
a
2
2
0
2
2
2
2
2
2
=
÷
÷
=
A
=
A
=
( )
a
v
a
v
a
v
a
v
a
v
a
v
a
a
v
v
t a t v S
o
4
4 4
2
4 2
2
2
2
1
2
2
1
2
2 2
2 2
2
2
2 2 2 2
=
÷ =
÷ =
|
.
|

\
|
÷ + =
+ =
a
v
a
v
a
v
a
v
a
v
S S L
4
3
4 4
2
4 2
2
2 2
2 2
2 1
=
+ =
+ =
+ =
L S
v
v
a
a
L
S
a
v
a
v
L
S
3
2
3 2
4
4
3
2
1
2
2
1
2
2
1
=
=
=
a
v
a
v
a
v
a
v
a
v
t t T
2
3
2 2
2
2
2 1
=
+ =
+ =
+ =
T t
v
v
a
a
T
t
a
v
a
v
T
t
3
2
3
2
2
3
1
1
1
=
=
=
kelajuan teratas). Setelah berapa bagian dari L, pengendara harus memindahkan kakinya
dari pedal gas ke rem, dan berapa bagian dari waktu untuk perjalanan itu telah berlalu
dititik ini!
a vo = 0 -2a vt = v vt=0
S1 S2
A B C
L
T

Jawab :
Waktu yang dibutuhkan A-B waktu yang dibutuhkan B-C







Gerak AB Gerak BC


















( 24 ) Sebuah peluru A ditembakkan dengan sudut elevasi
1
o , setelah waktu T, peluru B
ditembakkan dengan sudut elevasi
2
o , kecepatan awal kedua peluru sama yaitu
o
v .
hitung T agar kedua peluru bertumbukan di udara!
Jawab:
Page 22 of 41
Latihan Soal-soal Olimpiade Fisika SMA
Oleh: S. Priyono (Jurusan Fisika F-MIPA UGM)
( )
( )
1 2
2
1 2 2
1 2 2
2 2 1
2 1
2 1
cos cos
cos
cos cos cos
cos cos cos
cos cos cos
cos cos
cos cos
o o
o
o o o
o o o
o o o
o o
o o
÷
=
÷ =
÷ =
÷ =
÷ =
=
=
T
T
T T
T T T
T T T
T T v T v
t v t v
X X
A
A
A A
A A
A o A o
B o A o
B A
B A
( ) ( )
( )
( )
( ) ( )
( )
( )
( )
( )
( )
( )
( )
( )
2 1
2 1
2 1
2 1
2 1
2 1
1 2
1 2
1 2
2 1 2
1 2
2
1 2
1 2
1 2
2
1 2
2
1 2
2
2
2 2 2
2 2 2
2 2
2 2
cos cos
cos cos 2
cos cos 2
cos cos
cos cos 2
cos cos
cos cos 2
cos cos
cos cos 2
cos 2 cos cos
cos cos 2
cos 2
cos cos 2
cos cos
cos cos
cos
2
cos cos
cos
2
1
cos cos
cos
2
1
2
1
2
1
2
1
2
1
2
1
2
2
1
2
1
2
1
2
1
2
1
2
1
o o
o o
o o
o o
o o
o o
o o
o o
o o
o o o
o o
o
o o
o o
o o
o
o o
o
o o
o
+
÷
=
=
|
|
.
|

\
|
÷
+
=
|
|
.
|

\
|
÷ ÷
+ ÷
=
|
|
.
|

\
|
÷
÷ ÷
=
|
|
.
|

\
|
÷
÷ ÷
=
|
|
.
|

\
|
÷
÷
÷
÷
=
|
|
.
|

\
|
÷
÷
=
÷
÷
÷
= +
= +
= +
÷ + ÷ ÷ = ÷
+ ÷ ÷ ÷ = ÷
÷ ÷ ÷ = ÷
÷ = ÷
=
o
o
o
o
o
o
o
o
o
A o
A o
A A o A
A A o A o A A o
A A o A A o
B B o A A o
B A
v
T
v
g
T
v
g
T
v
g g
T
v
g g g
T
v
g g
T
v
g g
T
v
gT
gT
T
g gT v
gT gT v
gTT gT T v
gT gTT gt T v gt
T TT T g T v T v gt T v
T T g T T v gt T v
gt t v gt t v
Y Y
B A



Y
A
= Y
B




X
A
= X
B

Syarat kedua bola dapat bertumbukan di udara jika X
A
= X
B
dan Y
A
= Y
B


































Page 23 of 41
Latihan Soal-soal Olimpiade Fisika SMA
Oleh: S. Priyono (Jurusan Fisika F-MIPA UGM)
2
3
3
3 3
3 3
3
12
1
12
24
2
8 8 3
2 2 3
3
2
2
ML
L
ML
L
ML
L L
L
M
L L
L
M
x
L
M
I
L
L
=
=
=

+ =

|
.
|

\
|
÷ ÷ |
.
|

\
|
=
|
|
.
|

\
|
=
+
÷
( 25 ) Sebuah batang homogen memiliki massa M dan panjang L. tentukan momen inersia
batang terhadap poros melalui:
(a) titik tengah batang
(b) titik ujung batang
jawab :
Y
P
Y
o


X = -L/2
x dx x = +L/2
O X
P
x = 0 x = L
x
bayangkan batang homogen terdiri atas berbagai elemen dx yang memiliki koordinat x
terhadap poros. Untuk poros melalui titik tengah batang (titik O), koordinat x mulai dari
–L/2 sampai dengan +L/2 (kasus a). untuk poros melalui titik ujung batang (titik P),
koordinat x mulai dari 0 sampai dengan L(kasusb)

bayangkan batang homogen terdiri atas berbagai elemen dx yang memiliki koordinat x
terhadap poros. Momen inersia batang dapat dihitungg dengan persamaan

í
= dm r I
2

Dengan r = x dan dm = M/L dx maka persamaan menjadi
|
|
.
|

\
|
=
= |
.
|

\
|
=
í í
3
3
2 2
x
L
M
I
dx x
L
M
dx
L
M
x I

(a) untuk poros melalui titik tengah batang (kasus a) pada gb diatas, sumbu tegak
yaitu melalui O adalah Yo dan tampak bahwa koordinat x mulai dari x = -L/2
sampai dengan x = +L/2. karena itu momen inersia batang tehadap poros melalui
titik tengah batang yang diperoleh dari persamaan diatas adalah :










Page 24 of 41
Latihan Soal-soal Olimpiade Fisika SMA
Oleh: S. Priyono (Jurusan Fisika F-MIPA UGM)
( )
2
3
0
3
3
1
0
3
3
ML I
L
L
M
x
L
M
I
L
=
÷ =

=
gh v
v gh
mv mgh
EK EP EK EP
dasar Dasar Puncak Puncak
2
2
1
2
1
0 0
2
2
=
=
+ = +
+ = +
|
.
|

\
|
+ + = +
+ = +
2 2
2
1
2
1
0 0 e I mv mgh
EK EP EK EP
Dasar Dasar Puncak Puncak
3
4
3
4
4
3
4
1
2
1
2
1
2
1
2
1
2
2
2 2
2
2 2
gh
v
gh
v
v gh
v v gh
R
v
mR mv mgh
=
=
=
+ =
|
.
|

\
|
|
.
|

\
|
+ =
(b) untuk poros melalui titik ujung batang (kasus b) sumbu tegak yang melalui P
adalah Yp dan yang tampak bahwa joordinat x mulai dari x = 0 sampai dengan x
= L. karena itu momen inersia batang terhadap poros melalui titik ujung batang
yang diperoleh dari persamaan diatas adalah





( 26 ) Sebuah silinder homogen dengan jari-jari R dan massa m berada dipuncak suatu
bidang miring. Manakah yang kelajuannya lebih besar saat tiba didasar bidang miring,
silinder yang meluncur tanpa gesekan atau silinder yang menggelinding?







Jawab : untuk silinder yang meluncur tanpa gesekan, hokum kekekalan energi
memberikan :






Untuk silinder yang menggelinding, energi kinetic di dasar bidang adalah gabungan
energi kinetic translasi dan rotasi sehingga hokum kekekalan energi memberikan :



Untuk silinder pejal,
2
2
1
mR I = , dan R v e = atau
R
v
= e , sehingga persamaan menjadi :







Page 25 of 41
Latihan Soal-soal Olimpiade Fisika SMA
Oleh: S. Priyono (Jurusan Fisika F-MIPA UGM)
) 1 .........( ma T mg
ma F
= ÷ +
=
¯
( 27 ) Timba yang diikat pada seutas tali yang terhubung pada kerekan silinder. Sebuah
kerekan silinder dengan jari-jari R dan momen inersia I bebas berputar tanpa gesekan
terhadap suatu poros. Seutas tali dengan massa dapat diabaikan dililitkan pada silinder
dan diikatkan ke sebuah timba bermassa m. ketika timba dibebaskan, timba dipecepat ke
bawah akibat gaya gravitasi. Tentikan percepatan timba.
T


R



T
mg
(a) (b) (c)
Jawab:
Pertama, kita tinjau diagram gaya pada timba (gambarb). Timba hanya bergerak translasi
ke bawah. Karena itu kita menggunakan hokum II Newton untuk gerak translasi
. Karena timba bergerak ke bawah, maka kita tetapkan arah gaya ke bawah
bertanda positif.


Selanjutnya, kita tinjau diagram gaya pada kerekan. Kerekan silinder hanya bergerak
rotasi akibat momen gaya yang dihasilkan oleh tegangan tali T terhadap poros silinder.
Hokum II Newton untuk gerak rotasi memberikan :




Dengan memasukkan T dari persamaan 2 ke persamaan 1, kita peroleh percepatan timba










Page 26 of 41
Latihan Soal-soal Olimpiade Fisika SMA
Oleh: S. Priyono (Jurusan Fisika F-MIPA UGM)
) 2 .....(
2 2
a m g m T = + ÷
( 28 ) Sebuah katrol yang massanya M dan jari-jarinya R dililitkan dengan seutas tali.
Pada ujung-ujung tali terikat benda yang massanya m1 dan m2 (m2 > m1). Tentukan
percepatan masing-masing benda bila :
(a) katrol dapat dianggap licin sehingga tali meluncur pada katrol
(b) katrol ikut berputar dengan tali

(+) T1 T’ (+)

R R T2
M R m1

m1g T1 - + T2 m2
m1

m2 m2g
(a) (b) (c) (d)
jawab :
(a) untuk kasus katrol licin, katrol tidak berputar bersama tali (katrol diam), sehingga
0 = o . kita tinjau dahulu diagral gaya pada katrol (gambar c). dengan menetapkan arah
searah dengan jarum jam adalah positif, maka gaya T1 menghasilkan momen –T1R
(berlawanan arah jarum jam) dan gaya T2 menghasilkan momen +T2R(searah jarum
jam). Hukum II Newton untuk geak rotasi memberikan :




Tinjau diagram gaya pada benda m1 (gambar b) dan benda m2 (gambar c). karena m2 >
m1, maka m1 akan bergerak ke atas dan m2 akan bergerak ke bawah. Oleh karena itu,
untuk benda m1 kita tetapkan arah ke atas sebagai positif, dan untuk benda m2 kita
tetapkan arah ke bawah sebagai positif. Hokum II Newton untuk gerak translasi m1 dan
m2 memberikan :



Dengan T1 = T2 = T dan a1 = a2 = a, kita peroleh







1
Page 27 of 41
Latihan Soal-soal Olimpiade Fisika SMA
Oleh: S. Priyono (Jurusan Fisika F-MIPA UGM)
) 2 .....(
2 2
a m g m T = + ÷
Dengan menjumlahkan persamaan (1) dan (2) kita peroleh


+





(c) Untuk katrol itu berputar bersama tali persamaan (1) dan (2) yang diperoleh dari
(a) tetap. Yang berbeda adalah hokum II Newton untuk gerak rotasi pada katrol
karena 0 = o .
Diagram gaya pada katrol :


Sekarang perhatikan besaran-besaran yang akan menghubungkan persamaan (1),
(2), dan (3)



Untuk katrol dianggap berbentuk silinder pejal,
2
2
1
MR I =
Persamaan menjadi :










Dengan menjumlahkan persamaan (1) dan (2) kita peroleh :
( ) ( )
( ) ( ) ) 5 ........(
1 2 2 1 2 1
2 1 1 2 2 1
2 2 2
1 1 1
g m m a m m T T
a m m g m m T T
a m T g m
a m g m T
÷ ÷ + = ÷
+ = ÷ + ÷
= ÷
= ÷

Dengan memasukkan T1-T2 dari persamaan (3) ke persamaan (5), kita peroleh



Page 32 of 41
Latihan Soal-soal Olimpiade Fisika SMA
Oleh: S. Priyono (Jurusan Fisika F-MIPA UGM)
h e h
h e h
gh e gh
mv mgh
E E
B
K P
B C
2
1
2
1
2
1
2
1
2
2
1
2
2
1
'
2
1
=
=
=
=
=
gh e v
gh e v
v h ge
mv mgh
E E
D
D
D
D
K P
D C
2
2
2
1
2
1
2 2
2 2
2
1
=
=
=
=
=
gh e v
n
n
2 ' ÷ =
0
.... ..........
2
2
2
2
3
4
2
3
2
1
=
=
=
=
=
n
v
gh e v
gh e v
gh e v
gh v
( )
( ) e
gh
v
e
gh
e
e
gh
e e e e gh
gh e gh e gh e gh v
rata rata
÷
= ÷
÷
=
÷
=
+ + + + + =
+ + + + + =
÷
1 2
2
1
2
1
. 2
0 ... 2
0 ...... 2 2 2 2
0
3 2 0
3 2
mencari h
1
mencari v
D
mencari v
D







Mencari h
2
Mencari v
F
Mencari v
F







Dari v
B
’ , v
D
’, dan v
F
’ maka kecepatan n kali setelah tumbukan adalah


Mencari waktu, ketika bola diam
Gerak Bola Turun
Untuk kecepatan memiliki pola sbb:


Jumlah V Jarak S turun






Mencari t turun











Page 33 of 41
Latihan Soal-soal Olimpiade Fisika SMA
Oleh: S. Priyono (Jurusan Fisika F-MIPA UGM)
0
.. .......... ..........
2
2
2
3
3
2
2
1
=
÷ =
÷ =
÷ =
n
v
gh e v
gh e v
gh e v
( )
( )
( )
gh
e
e
v
e
e
gh
e e e gh
e e e gh
gh e gh e gh e v
naik rata
2
1 2 1
2
0 ... 2
0 .... 2
0 ...... 2 2 2
2
3 2
3 2
3 2
÷
÷ = ÷ |
.
|

\
|
÷
÷ =
+ + + + ÷ =
÷ ÷ ÷ ÷ ÷ =
÷ ÷ ÷ ÷ ÷ =
Gerak bola turun Jumlah v adalah
Untuk kecepatan memiliki pola sbb:






Jumlah jarak S naik Mencari t naik








T total adalah :







( 34 ) Dari suatu titik pada ketnggian h diatas tanah. Sebuah peluru A diarahkan dengan
kecepatan v dengan sudut elevasi . Peluru lain B diarahkan dari tempat yang sama
dengan kecepatan v tetapi arahnya berlawanan dengan A. buktikan bahwa ketika
mengenai tanah, jarak antara kedua peluru adalah
g
gh v v
R
2 sin cos 2
2 2
+
=
u u

Jawab :

v
B A
u
P
v
u

h
Q
S

R
Page 34 of 41
Latihan Soal-soal Olimpiade Fisika SMA
Oleh: S. Priyono (Jurusan Fisika F-MIPA UGM)
gh v
g g
v
t
gh v
g g
v
t
gh v
g g
v
g
gh
g
v
g
v
g
h
g
v
g
v
g
h
g
v
g
v
g
h
g
v
g
v
a
ac b b
t
g
h
t
g
v
t
h t v gt
h t v gt
h gt t v
h gt t v
h y
Q
Q
Q
Q Q
Q Q
Q Q
Q Q
Q Q
A
2 sin
1 sin
2 sin
1 sin
2 sin
1 sin
2 sin sin
2 sin
2
2 sin
8 sin 4
2
1
2
sin 2
) 1 ( 2
2
) 1 ( 4
sin 4 sin 2
2
4
0
2 . sin 2
0 2 . sin 2
0 . sin
2
1
0
2
1
. sin
2
1
. sin
2 2
2 2
2 2
2 2
2 2
2
2 2
2
2 2
2
2 2
2
2
2
2
2
2
0
2
1
2 , 1
+ ÷ ÷ =
+ + ÷ =
+ ± ÷ =
+ ± ÷ =
+ ± ÷ =
+ ± ÷ =
|
|
.
|

\
|
÷ ÷ ± ÷
=
÷ ± ÷
=
= ÷ +
= ÷ +
= ÷ +
= ÷ +
= +
=
u
u
u
u
u
u
u u
u u
u u
u u
u
u
u
u
u
Mencari waktu peluru A sampai di P t
P

Syarat mencapai di P Mencari besarnya x
1









Mencari t
Q


























Yang memenuhi adalah t
Q1
karena ada kemungkinan hasilnya positif, karena waktu tidak
mungkin negative.
Mencari x2



Page 38 of 41
Latihan Soal-soal Olimpiade Fisika SMA
Oleh: S. Priyono (Jurusan Fisika F-MIPA UGM)
( )
( )
( ) u u u
u u u
u u u
u u u
u
cos sin
cos sin
cos sin
cos sin
sin
+ ÷ =
+
÷ =
= + ÷
= ÷ ÷
= ÷ ÷
=
¯
g a
m
mg
a
ma mg
ma mg mg
ma f mg
ma F
ges
mendatar. Buktikan bahwa usaha yang dilakukan oleh gaya gesekan sepanjang jarak yang
ditempuh benda sampai berhenti adalah !
N


mg sin mg cosu
u W
Jawab:
sMencari besarnya percepatan benda








Mencari jarak total yang ditempuh benda, syarat benda berhenti v
t
= 0.



















( 38 ) Sebuah benda bermassa m ditahan diam pada suatu bidang miring yang memiliki
sedut kemiringan o , oleh sebuah gaya horizontal F. koefisien gesekan statis adalah .
Page 40 of 41
Latihan Soal-soal Olimpiade Fisika SMA
Oleh: S. Priyono (Jurusan Fisika F-MIPA UGM)
( )
( )
( )
g x
m
k
x v
g x
m
k
x v
g x
m
k
x v
g x
m
k
x v
mg kx
m
x
v
x
v
m mg kx
x
v
m mg kx
x
v
m mg kx
ma F
o o
o o
o o
o o
o
o
o
o
o
o
o
o
u
u
u
u
u
u
u
u
2 2
2
2
2
2
2
2
2
2
2
2
2
2
+ =
|
.
|

\
|
+ =
|
.
|

\
|
+ =
|
.
|

\
|
+ =
+ =
= +
÷ = + ÷
|
|
.
|

\
|
÷ = ÷ ÷
=
¯
















(40) Suatu mobil bergerak dari keadaan diam dan dipercepat dengan percepatan o selang
waktu tertentu kemudian mobil diperlambat dengan perlambatan | hingga berhenti. Jika
waktu total adalah t, hitung kecepatan maksimum yang dapat dicapai oleh benda ini.
Hitung juga jarak total yang ditempuh mobil ini.
o = a
Vo = 0 Vt = Vmak Vt = 0
A S
1
B S
2
C

S
Jawab :
Gerak A – B Gerak B – C












You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->