P. 1
BIOLOGI echinodermata

BIOLOGI echinodermata

|Views: 7,134|Likes:
Published by Imas Kartika
echinodermata
echinodermata

More info:

Published by: Imas Kartika on Apr 10, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/14/2013

pdf

text

original

MODEL

Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

DUNIA BIOLOGI SMA 1
untuk Kelas X SMA dan MA

Berdasarkan Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi dan Permendiknas Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan

PT TIGA SERANGKAIPUSTAKA MANDIRI SOLO

Kata Pengantar

Rasa syukur yang sedalam-dalamnya penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa. Karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, penulis dapat menyelesaikan Model Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk mata pelajaran Matematika ini dengan sebaik-baiknya. Model Silabus dan RPP merupakan komponen dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), yang disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing tingkat satuan pendidikan. Model Silabus dan RPP ini disusun sebagai pelengkap buku Menjelajah Dunia Biologi SMA Penyusunan model ini dimaksudkan untuk membantu para guru sebagai pelaksana pembelajaran di kelas dalam menyampaikan materi kepada anak didiknya. Namun, model yang kami susun ini sifatnya hanya sebagai alternatif sehingga para guru dapat menyesuaikan dengan kondisi di sekolah masing-masing. Kami menyadari sepenuhnya bahwa model ini belumlah sempurna. Oleh karena itu, demi perbaikan pada edisi berikutnya, penulis mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca yang sifatnya membangun. Akhirnya, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri beserta staf dan karyawannya sehingga model ini dapat diterbitkan dan dimanfaatkan oleh guru sebagai panduan dalam pembelajaran. Semoga bermanfaat bagi para pembaca. Solo, Januari 2008

SILABUS Nama Sekolah : SMA......................... Mata Pelajaran : Biologi Kelas/Program : X Semester : 1 Standar Kompetensi : 1. Memahami hakikat Biologi sebagai ilmu. Kompetensi Materi pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Dasar 1.1 Mengiden tifikasi ruang lingkup Biologi Ruang lingkup Biologi o Biologi sebagai ilmu dan kedudukannya Biologi merupakan ilmu yang mengkaji makhluk hidup dengan segala permasalahannya. Biologi sebagian dari sains yang memiliki karakteristik yang sama dengan ilmu sains lainnya. Ruang lingkup Biologi meliputi objek biologi dan permasalahannya dari berbagai tingkat organisasi kehidupan (sel, jaringan, organ, sistem organ, individu, populasi, komunitas, ekosistem, biosfer). Teknologi menentukan perkembangan ilmu Biologi. • Diskusi tentang karakteristik ilmu Biologi diantara ilmu sains lainnya • Melakukan pengamatan lapangan menentukan ruang lingkup*) yang berkaitan dengan ilmu Biologi • Menggali dari berbagai sumber informasi/penelusuran situs internet tentang manfaat mempelajari ilmu Biologi terkait dirinya dengan lingkungannya dalam kehidupan • Menganalisis kedudukan ilmu Biologi dengan ilmu lain dalam pengembangan IPTEK

Indikator

Penilaian

Alokasi waktu (Menit) 2 X 45’

Sumber/ Bahan/ Alat Sumber: Buku Menjelaja h Dunia Biologi, Sri Pujiyanto , 2008 TigaSera ngkai • Lingkung an sekitar • Internet Alat: OHP/Kom puter,LCD, VCD/CD Player Bahan: LKS,Bahan presentasi, gambar-

• Menjelaskan karakteristik umum sains. • Menjelaskan kegiatan yang berkaitan dengan ilmu Biologi. • Menjelaskan apa yang dikaji (ruang lingkup) ilmu Biologi. • Menunjukan kedudukan dan terkaitan Biologi dengan ilmu yang lain. • Membuat laporan hasil pengamatan lapangan dan hasil diskusi tentang ruang lingkup Biologi • Memberi contoh manfaat mempelajari Biologi. • Memberikan contoh

Jenis tagihan: Tugas individu, tugas kelompok, observasi lapangan, ulangan. Bentuk instrumen: Produk(laporan hasil pengamatan dan diskusi), pengamatan unjuk kerja, pengamatan sikap, tes pilihan ganda, tes uraian.

menggunakan diagram/charta keilmuan melalui diskusi

*) Dapat dibelajarkan kekhasan spesies,ekosistem dari masing-masing daerah/wilayah

dampak negatif yang mungkin timbul akibat berkembangnya ilmu Biologi. • Menjelaskan pentingnya IPTEK dalam perkembangan Biologi.

gambar/CD /VCD objek biologi,cha rta/diagram keilmuan.

Kompetensi Dasar

Materi pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran

Indikator

Penilaian

Alokasi Waktu (Menit)

Sumber/ Bahan/ Alat

1.2 Mendeskrip sikan objek dan permasala han Biologi pada berbagai tingkat organisasi kehidupan (molekul, sel, jaringan, organ, individu, populasi, ekosistem, dan bioma)

Objek dan permasalahan biologi pada berbagai tingkat organisasi kehidupan o Objek Biologi Kajian Biologi meliputi makhluk hidup dengan segala permasalahannya, mulai dari individu (molekul, senyawa, sel, jaringan, organ, sistem organ, populasi, komunitas, ekosistem sampai bioma yang ditemukan pada lapisan bumi biosfer. o Masalah Biologi pada berbagai tingkat organisasi kehidupan Masalah Biologi dapat terjadi pada tingkat molekul, senyawa, jaringan, sampai bioma. Contoh pada tingkat organ seperti kanker kulit, patah tulang. Pada tingkat ekosistem hampir punahnya badak bercula satu, berubahnya sawah menjadi pemukiman dll.

• Menganalisis apa saja yang menjadi objek Biologi*) menggunakan berbagai gambar/charta/VCD/CD yang sesuai mulai dari molekul sampai bioma.

• Memberikan contoh objek biologi pada tingkat molekul sampai sistem organ individu. • Memberi contoh objek Biologi pada tingkat individu sampai bioma.

Jenis Tagihan: Tugas individu, tugas kelompok, ulangan.

2X45’

• Menemukan permasalahan biologi melalui pengamatan kondisi lingkungan, seperti menyusutnya populasi orang utan (p. Kalimantan), punahnya harimau Jawa (P. Jawa)*),dan mengusulkan alternatif pemecahan masalahnya dengan rencana penelitian sederhana melalui kerja kelompok. *) Dapat dibelajarkan kekhasan spesies,ekosistem dari masingmasing daerah/wilayah.

• Memberikan contoh masalah biologi pada berbagai tingkat organisasi kehidupan. • Mengusulkan alternatif pemecahan masalah biologi yang ditemukan dengan rancangan penelitian sederhana yang dapat dilakukan.

Bentuk Instrumen: Produk (laporan hasil analisis objek biologi, laporan hasil temuan masalah dan alternatif pemecahan masalah dengan rencana penelitian sederhana), pengamatan sikap, tes pilihan ganda, tes uraian.

Sumber: Buku Menjelaja h Dunia Biologi, Sri Pujiyanto, 2008 TigaSeran gkai • Lingkunga n sekitar • Internet Alat: OHP/Komp uter,LCD, VCD/CD Player Bahan: LKS,Bahan presentasi, berbagai gambar tingkat organisasi kehidupan, CD/VCD objek biologi.

Kompetensi Dasar

Materi pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran

Indikator

Penilaian

Alokasi Waktu (Menit)

Sumber/ Bahan/ Alat

o Metode Ilmiah Dalam mempelajari dan mengembangkan ilmu biologi digunakan metoda ilmiah. Para ilmuwan dalam menyelasaikan masalah harus mampu melakukan kerja ilmiah dan mampu bersikap ilmiah.

• Menyaksikan VCD/CD/fotofoto/gambar-gambar tentang kerja seseorang ahli biologi memecahkan masalah masalah keilmuan. • Diskusi kelas menemukan sistematika metoda ilmiah, bekerja dan bersikap ilmiah yang ditunjukkan oleh seorang ahli. • Menemukan contoh permasalahan biologi, seperti rusaknya limgkungan karena penggalian, terciumnya bau tidak sedap karena pembuangan sampah tak terkendali dll*) yang lain dan upaya pemecahannya dengan menggunakan metoda ilmiah melalui kerja kelompok.

• Mengidentifikasi urutan sistematika metoda ilmiah. • Menjelaskan bekerja dan bersikap ilmiah yang ditunjukkan seorang ahli biologi. • Memberikan contoh pemecahan masalah biologi dengan metoda ilmiah. • Menjelaskan manfaat hasil pemecahan masalah dengan metoda ilmiah.

Jenis Tagihan: Tugas individu, tugas kelompok, ulangan.

2X45’

Bentuk instrumen: Produk(resume hasil penyaksian VCD/CD, laporan hasil temuan masalah dan upaya pemecahannya dengan metoda ilmiah), pengamatan sikap, tes pilihan ganda, tes uraian

Sumber: Buku Menjelaja h Dunia Biologi, Sri Pujiyanto , 2008 TigaSera ngkai • Lingkung an sekitar • Internet

Alat: OHP/Kom puter,LCD, VCD/CD Player

*) Dapat dibelajarkan menemukan permasalahan yang sesuai dengan kondisi di lingkungan /daerah/wilayahnya masingmasing yang khas

Bahan: LKS,Bahan presentasi, CD/VCD/ Fotofoto/gamba r-gambar kerja seorang ahli biologi

Standar Kompetensi Kompetensi Dasar 2.1 Mendeskrips ikan prinsip dasar klasifikasi makhluk hidup.

: 2. Memahami prinsip-prinsip pengelompokan makhluk hidup. Materi pembelajaran Kegiatan Pembelajaran • mendiskusikan secara kelompok dasar dan tujuan klasifikasi makhluk hidup serta macam-macam sistem klasifikasi melalui kajian literatur. • mempresentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas • menggunakan kunci determinasi sederhana yang dibuat guru untuk mengidentifikasi makhluk hidup pada gambar yang diberikan guru.

Indikator

Penilaian

o Klasifikasi makhluk hidup merupakan cara pengelompokan makhluk hidup berdasarkan persamaan dan perbedaan ciri atau sifat yang dimiliki makhluk hidup. Klasifikasi berguna untuk mempermudah kita dalam mempelajari keanekaragaman hayati dan untuk mengetahui hubungan kekerabatan antar makhluk hidup. Ada 3 sistem klasifikasi makhluk hidup, yaitu sistem artifisial, sistem alami, sistem filogenetik. Langkah-lanhkah dalam klasifikasi meliputi identifikasi, pengelompokan, dan pemberian nama

• Mendeskripsikan sistem klasifikasi makhluk hidup.

Jenis Tagihan: Tugas individu, tugas kelompok, ulangan.

Alokasi Waktu (Menit) 6X 45’

• Melakukan klasifikasi makhluk hidup dengan membuat kunci determinasi.

Bentuk instrumen: Produk(laporan hasil diskusi), pengamatan sikap, tes pilihan ganda, tes uraian

Sumber/ Bahan/ Alat Sumber: Buku Menjelaja h Dunia Biologi, Sri Pujiyanto , 2008 TigaSera ngkai • Lingkung an sekitar • Internet

Alat: OHP/Kom puter,LCD, VCD/CD Player

Bahan: LKS,Baha n presentasi, CD/VCD/ Kunci determinas

i, sampel hewan dan tumbuhan

Standar Kompetensi : 2. Memahami prinsip-prinsip pengelompokan makhluk hidup. Kompetensi Materi pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Indikator Dasar

Penilaian

Alokasi Waktu

Sumber/ Bahan/

(Menit) 2.2 Mendeskrips ikan ciriciri, replikasi, dan peran virus dalam kehidupan. Virus o Ciri-ciri virus Virus mempunyai ciri aseluler, dapat dikristalkan, dan hanya dapat berkembang biak pada sel-sel hidup.

Alat

• Mengidentifikasi ciri-ciri virus berdasarkan reverensi gambar/charta/foto dari buku-buku literatur. • Menganalisis struktur tubuh virus membandingkannya dengan makhluk hidup lain yang seluler prokariotik, seluler eukariotik dan yang multiseluler menggunakan gambar/foto. • Membuat gambar struktur tubuh virus dan model virus tiga dimensi melalui kerja kelompok.

• •

Mengidentifikasi ciri-ciri virus. Mendeskripsikan klasifikasi virus

Jenis Tagihan: Tugas individu, tugas kelompok, unjuk kerja, ulangan.

2X45’

Bentuk instrumen: Produk (laporan hasil identifikasi ciri-ciri virus, gambar struktur tubuh virus, hasil karya model virus tiga dimensi), pengamatan unjuk kerja, pengamatan sikap, tes pilihan ganda, tes uraian

Sumber: Buku Menjelaj ah Dunia Biologi, Sri Pujiyanto , 2008 TigaSera ngkai • Lingkung an sekitar • Internet Alat: OHP/Kom puter,LCD

Bahan: LKS, Bahan presentasi, gambar/ch arta/ foto berbagai macam virus dan berbagai makhluk hidup, manik-

manik/bola pingpong/k ayu dsb, lem.

Kompetensi Dasar

Materi pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran

Indikator

Penilaian

Alokasi Waktu (Menit)

Sumber/ Bahan/ Alat

o Replikasi virus Virus hanya dapat berkembangbiak pada sel atau jaringan hidup, antara lain pada bateri, jaringan embrio, hewan, tumbuhan, maupun manusia. Proses replikasi virus berlangsung pada saat virus menempel pada sel inang hingga terbentuknya virus baru melalui daur lisis atau lisogenik.

• Melakukan kajian literatur menemukan cara virus hidup dan melakukan replikasi pada sel/jaringan hidup. • Menyimpulkan cara replikasi virus dari hasil kajian literatur melalui kegiatan diskusi

• Menjelaskan cara replikasi virus

Jenis Tagihan: Tugas individu, Tugas kelompok, Observasi, ulangan Bentuk instrumen: Produk(laporan cara replikasi virus, laporan peranan virus bagi kehidupan, laporan cara-cara menghindari bahaya virus), Pengamatan sikap, tes pilihan ganda, tes uraian.

2X45’

2X 45’

Sumber: Buku Buku Menjelaja h Dunia Biologi, Sri Pujiyanto , 2008 TigaSera ngkai • Lingkung an sekitar • Internet . Alat: OHP/Kom puter, LCD. Bahan: LKS, Bahan presentasi, gambar/cha rta/foto: replikasi virus, akibat serangan virus pada tanaman, hewan, dan manusia.

o Peranan virus dalam kehidupan Virus dapat menguntungkan manusia yaitu berperan sebagai vektor dalam rekayasa genetika. Virus dapat merugikan manusia karena menimbulkan berbagai penyakit seperti Hepatitis,AIDS, flu burung, atau menyerang tumbuhan dan hewan seperti CVPD pada tanaman jeruk, TMV pada tembakau, dan NCD pada ayam.

• Mencari informasi tentang peran virus yang menguntungkan ataupun meerugikan bagi kehidupan dari berbagai sumber media atau buku melalui penugasan.

• Menjelaskan peran virus yang menguntungkan dan merugikan

Standar Kompetensi : 2. Memahami prinsip-prinsip pengelompokan makhluk hidup. Kompetensi Materi pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Indikator Dasar 2.3 Mendeskrips ikan ciri-ciri Archaebacte ria dan Eubacteria serta peranannya bagi kehidupan. o Prokariota adalah kumpulan organisme yang bahan inti selnya belum dilapisi membran. Organisme prokariota digolongkan dalam superkingdom Eubacteria dan Archaebacteria, keduanya berbeda dalam hal penyusun dinding sel, membran sel, susunan RNA ribosom, dan habitatnya o Ciri umum bakteri uniseluler, prokariota, berukuran beberapa mikron, umumnya tidak dapat berfotosintesis, dan dinding sel berupa peptidoglikan. Bagian sel yang terdapat pada semua sel bakteri adalah inti, sitoplasma, membran sel, dinding sel, ribosom, mesosom. • Mendiskusikan perbedaan • Menjelaskan ciri-ciri ciri-ciri Archaebacteria dan Archaebacteria dan Eubacteria serta ciri-ciri, Eubacteria. struktur,dan klasifikasi bakteri melalui kajian • Membedakan ciri-ciri literatur. Archaebacteria dan • Melakukan pengamatan Eubacteria mikroskopis sediaan bakteri • Menyimpulkan tentang • . Mendeskripsikan perbedaan ciri-ciri struktur, klasifikasi, Archaebacteria dan dan replikasi bakteri Eubacteria serta ciri-ciri, struktur,dan klasifikasi bakteri • Membuat charta tahapan perkembangbiakan bakteri melalui kerja mandiri.

Penilaian

Jenis Tagihan: Tugas individu, Tugas kelompok, ulangan Bentuk instrumen: Produk(gambar charta tahapan perkembangan bakteri), Pengamatan sikap, tes pilihan ganda, tes uraian

Alokasi Waktu (Menit) 4X 45’

Sumber/ Bahan/ Alat Sumber: Buku Menjelaj ah Dunia Biologi, Sri Pujiyanto , 2008 TigaSera ngkai • Lingkung an sekitar • Internet

Alat: OHP/Kom puter, LCD. mikroskop, objek glass, deglass. Bahan: LKS, sediaan makroskop is bakteri,

Kompetensi Dasar

Materi pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran

Indikator

Penilaian

Alokasi Waktu (Menit)

Sumber/ Bahan/ Alat

o Peran bakteri Bakteri banyak bermanfaat bagi manusia dalam bidang industri, pangan, farmasi,pertanian,lingkun gan, dan pertambangan. Bakteri juga dapat merugikan manusia karena dapat merusak bahan pangan dan menimbulkan penyakit.. Berdasarkan fisiologinya, Archebacteria diklasifikasikan menjadi metanogen, ekstrem halofil, dan termoasidofil.

• Mengidentifikasi dari berbagai sumber literatur menemukan peranan bakteri baik yang menguntungkan maupun marugikan dalam kehidupan. • Membuat produk yang memanfaatkan bakteri seperti nata de coco melalui kerja kelompok.

• Mendeskripsikan berbagai peran bakteri yang menguntungkan /merugikan bagi kehidupan manusia. • Merancang dan melakukan percobaan serta melaporkan hasilnya tentang pemanfaatan bakteri dalam pengolahan makanan.

Jenis Tagihan: Tugas individu, Tugas kelompok, ulangan

2X45’

Bentuk instrumen: Produk(hasil pembuatan nata de coco), Pengamatan sikap, tes pilihan ganda, tes uraian

Sumber: Buku Menjelaj ah Dunia Biologi, Sri Pujiyanto , 2008 TigaSera ngkai • Lingkung an sekitar • Internet

Alat: panci,kom por, loyang plastik OHP/Kom puter, LCD. Bahan: LKS, Bahan presentas, sterter nata de coco,gamb ar/foto proses

pembuatan n ata de coco.

Standar Kompetensi

: 2. Memahami prinsip-prinsip pengelompokan makhluk hidup.

Kompetensi Dasar 2.3 Menyajikan ciri-ciri umum filum dalam kingdom protista, dan peranannya bagi kehidupan.

Materi pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran • Membedakan antara protista mirip hewan, protista mirip tumbuhan, dan protista mirip jamur. • Menjelaskan karakteristik dari masing-masing anggota kingdom protista. • Melakukan pengamatan mikroskopis air kolam, dan air rendaman jerami untuk melihat karakteristik protista secara langsung. • Membandingkan hasil pengamatan dengan gambar literatur melalui kerja kelompok. • Mendiskusikan cara perkembangbiakan atau daur hidup protista • Membuat charta salah satu contoh daur hidup protista sebagai tugas mandiri di rumah.

Indikator • Mendeskripsikan perbedaan ciri-ciri antara kingdom protista dengan kingdom yang lain • Mendeskripsikan karakteristik setiap filum dalam kingdom protista.

Penilaian

o Ciri-ciri umum protista Protista merupakan organisme eukariota uniseluler yang hidup soliter atau berkoloni. Protista dapat digolongkan menjadi protista mirip hewan (Protozoa), protista mirip tumbuhan (Alga), protista mirip jamur. Ciri-ciri umum protista mirip hewan adalah uniseluler, soliter atau berkolloni, makroskopis, heterotrof, hidup bebas atau parasit, alat gerak berupa pseupodia, silia, atau flagela. Ciri-ciri protista mirip tumbuhan adalah uniseluler kecuali alga cokelat dan merah, fotosintetik, ada yang mikroskopis dan makroskopis, hidup di air tawar dan air laut, pigmen lain yang dimiliki selain klorofil adalah karotenoid, fikosantin, fikoeritrin.

Jenis Tagihan: Tugas individu, Tugas kelompok, ulangan, unjuk kerja.

Alokasi Waktu (Menit) 4X 45’

Bentuk instrumen: Produk(laporan kajian literatur,laporan hasil pengamatan mikroskopis), Pengamatan sikap, tes pilihan ganda, tes uraian

Sumber/ Bahan/ Alat Sumber: Buku Menjelaj ah Dunia Biologi, Sri Pujiyanto , 2008 TigaSera ngkai • Lingkung an sekitar • Internet

• Menjelaskan cara-cara perkembangbiakan organisma protista

Alat: OHP/Kom puter, LCD,mikr oskop,obje k dan deglass. Bahan: LKS, Bahan presentas, air kolam, air rndaman jerami,gam

bar charta/foto/ film organisma protista.

Kompetensi Dasar

Materi pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran

Indikator

Penilaian

Alokasi Waktu (Menit)

Sumber/ Bahan/ Alat

Ciri umum protista mirip jamur, memiliki inti lebih dari satu, bersifat amuboid (Myxomicotina), berflagel (Oomycotina), heterotrof, menghasilkan spora, parasit atau pengurai.

o Peran protista dalam kehidupan antara lain: peran menguntungkan sebagai sumber makanan yang bernilai gizi tinggi, bahan obat-obatan dan kosmetik, pupuk. Peran merugikan menjadi sumber penyebab penyakit (Tidur, malaria, keputihan, dll).

Mendiskusikan dan mencari dari berbagai sumber literatur tentang peranan protista baik yang menguntungkan atau merugikan bagi kehidupan manusia.

• Mengidentifikasi protista yang menguntungkan/merugika n bagi kehidupan manusia.

Jenis Tagihan: Tugas individu, kuis

2X 45’

Sumber: Buku acuan yang relevan

Bentuk instrumen: Produk(laporan kajian literaturi), Pengamatan sikap, tes pilihan ganda, tes uraian

Alat: Bahan: LKS.

Standar Kompetensi

: 2. Memahami prinsip-prinsip pengelompokan makhluk hidup.

Kompetensi Dasar 2.5 Mendeskrips ikan ciri-ciri dan jenis jamur berdasarkan hasil pengamatan, percobaan, dan kajian literatur serta peranannya bagi kehidupan.

Materi pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran

Indikator

Penilaian

Alokasi Waktu (Menit) 4X 45’

Sumber/ Bahan/ Alat Sumber: Buku Menjelaj ah Dunia Biologi, Sri Pujiyanto , 2008 TigaSera ngkai • Lingkung an sekitar • Internet

Jamur (Fungi) o Ciri-ciri jamur Jamur merupakan organisme eukariotik, bersifat uniseluler atau multiseluler, dengan dinding sel dari glukan, mannan, dan kitin, tidak berklorofil, memperoleh nutrisi dengan menyerap, berkemban biak denga aseksual dan seksual. o Pengelompokan jamur Jamur digolongkan menjadi empat golongan, antara lain: Zygomycotina membentuk zygospora hasil pembiakan secara kawin, Ascomycotina membentuk spora generatif di dalm askus, Basidiomycotina membentuk spora generatif pada basidium dan umumnya mempunyai ukuran tubuh buah besar, Deutromycotina membentuk spora secara vegetatif dan belum

Mendiskusikan ciri-ciri dan pengelompokan jamur secara berkelompok. Mempresentasikan hasil diskusi dalam kelompok.

Mendeskripsikan ciriciri khusus kingdom fungi yang membedakan dengan kingdom yang lain.

Jenis Tagihan: Tugas individu, Tugas kelompok, ulangan, unjuk kerja.

Melakukan pengamatan terhadap berbagai contoh jamur Ascomycotina, Basidiomycotina, dan zygomycotina. Mendiskusikan hasil pengamatan dan membuat laporan pengamatan. Membandingkan ciriciri jamur hasil pengamatan dengan kalian literatur.

Bentuk instrumen: Produk(,laporan hasil pengamatan, hasil identifikasi struktur tubuh jamur dari berbagai golongan), pengamatan unjuk kerjaPengamatan sikap, tes pilihan ganda, tes uraian

Alat: OHP/Kom puter, LCD,mikr oskop,obje k dan deglass, pinset cutter, pipet, kaca pembesar. Bahan: LKS, Bahan

diketahui fase kawinnya.

presentasi, jamur makroskop is dan jamur mikroskopi s.

Kompetensi Dasar

Materi pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran

Indikator

Penilaian

Alokasi Waktu (Menit) 2X45’

Sumber/ Bahan/ Alat Sumber: Buku Menjelaj ah Dunia Biologi, Sri Pujiyanto , 2008 TigaSera ngkai • Lingkung an sekitar • Internet Alat: OHP/Kom puter, LCD Bahan: LKS, Bahan presentasi charta daur hidup jamur

o Reproduksi jamur Jamur berkembang biak dengan tunas dan spora (vegetatif dan generatif)

Mempresentasikan charta daur hidup jamur di depan kelas.

Menjelaskan caracara perkembangbiakn yang ditemukan pada berbagai golongan jamur

Jenis Tagihan: Tugas kelompok, unjuk kerja. Bentuk instrumen: Produk(laporan hasil daur hidup jamur), Pengamatan sikap, tes pilihan ganda, tes uraian

• o Peranan jamur dalam kehidupan Jamur berperan dalam keseimbangan lingkungan, fermentasi makanan dan obatobatan, menghasilkan aflatoksin dan jamur juga dapat bersifat parasit.

Mendiskusikan peranan jamur bagi kehidupan manusia.

Memberikan contoh setiap anggota divisi kingdom fungi yang memiliki peran bagi kehidupan manusia.

Jenis Tagihan: Tugas kelompok, ulangan. Bentuk instrumen: Produk(laporan hasil diskusi), Pengamatan sikap, tes pilihan ganda, tes uraian

2X45’

Sumber: Buku Menjelaj ah Dunia Biologi,

Sri Pujiyanto , 2008 TigaSera ngkai • Lingkung an sekitar • Internet Alat: OHP/Kom puter, LCD Bahan: LKS, Bahan presentasi

Standar Kompetensi :. 3. Memahami manfaat keanekaragaman hayati Kompetensi Materi pembelajaran Kegiatan pembelajaran dasar

Indikator

Penilaian

Alokasi waktu

Sumber/ bahan /alat

(menit) 3.1Mendesk ripsikan konsep keanekara gaman gen, jenis dan ekosistem melalui kegiatan pengamat an Konsep keanekaragaman gen, jenis dan ekosistem o Keanekaragaman gen Keanekaragaman gen menyebabkan adanya variasi dalam satu jenis makhluk hidup. o Keanekaragaman jenis Keanekaragaman spesies /jenis mudah dikenali melalui perbedaan penampakan luar tiap spesies o Keanekaragaman ekosistem Interaksi manusia dengan lingkungan abiotiknya membentuk keanekaragaman ekosistem

• Melakukan pengamatan keanekaragaman makhluk hidup di lingkungan ekitar • Mengelompokan tumbuhan sejenis dan menemukan keanekaragaman nya • Mengidentifikasi jenis organisme khas • Mengidentifikasi ekosistem khas yang ada di lingkungan sekitar • Melakukan kajian dari berbagai sumber

1. Mengidentifikasi keanekaragaman gen dan jenis makhluk hidup dari hasil pengamatan lingkungan 2. Menemukan jenis organisme khas daerah/ wilayah dan mendeskripsikan keanekaragaman gennya 3. Membandingkan ciri keanekaragaman hayati pada tingkat gen, jenis dan ekosistem 4. Mengenali kekhasan berbagai tingkat keanekaragaman di lingkungan sekitar

Jenis tagihan: Ulangan harian , observasi Bentuk instrumen Pengamatan sikap Tes pilihan ganda dan tes uraian singkat

2 X 45

Sumber: Buku Sains Biologi 2B, Buku Menjelaj ah Dunia Biologi, Sri Pujiyanto , 2008 TigaSera ngkai A. Serangk ai, Solo, 2007, halaman 153-159 B. Buku lain yang relevan C. Lingkun gan Alat: OHP/LCD, komputer Bahan: LKS

3.2Mengkom unikasika n keanekara gaman hayati Indonesia

Keanekaragaman hayati Indonesia Keanekaragaman hayati ditentukan oleh adanya faktor genetik dan faktor lingkungan. Indonesia merupakan negara yang memiliki keanekaragaman hayati yang unik, berbeda dengan negara lainnya.

• Membuat tabel keanekaragaman tumbuhan, hewan dan mikroorganisme khas indonesia • Menghimpun data dan melakukan diskusi kelompok • Menggali informasi dari berbagai literatur tentang usaha pelestarian

1. Memberikan contoh keanekaragaman hayati indonesia dan pemanfaatannya 2. Mendeskripsikan peran

Jenis tagihan: Tugas kelompok, ulangan harian , observasi Bentuk instrumen: Pengamatan sikap Tes pilihan ganda dan tes uraian singkat

2 X 45

dan usaha pelestaria n serta pemanfaat an sumber daya alam

Keanekaragaman hayati berfungsi sebagai sumber bahan pangan, bahan sandang, bahan papan, plasma nutfah, bahan obat dan sumber keindahan. Aktifitas manusia sangat menentukan keberadaan keanekaragaman hayati. Aktifitas manusia dapat menguntungkan dan dapat merugikan keanekaragaman hayati

keanekaragaman di indonesia

manusia terhadap keanekaragaman hayati 3. Memaparkan usaha pelestarian keanekaragaman hayati Indonesia 4. Mengenali kekhasan berbagai tingkat keanekaragaman di lingkungan

Produk (laporan hasil diskusi), tabel hasil diskusi

Plantae Ciri umum plantae Mengandung klorofil, tak dapat berpindah tempat, multiseluler, dan menghasilkan keturunan o Tumbuhan lumut Hidup di tempat lembab, memiliki pergiliran keturunan, belum memiliki berkas pengangkut, tidak berkormus. Meliputi Musci ( lumut sejati), Hepaticae ( lumtu hati), dan Anthocerotae ( lumut tanduk). o Tumbuhan paku Hidup di darat yang lembab dan basah, memiliki berkas pengangkut, memiliki akar,

• Menggunakan contoh tumbuhan biji, lumut dan paku untuk menemukan ciri plantae, lumut dan paku. • Menemukan dasar pengelompokan tumbuhan biji, lumut dan paku • Mencari literatur tentang penggolongan tumbuhan biji, lumut dan paku

3.3Mendeskr ipsikan ciri-ciri divisio dalam dunia tumbuhan dan peranann ya bagi kelangsun gan hidup

Jenis tagihan: Tugas kelompok, ulangan harian , observasi Bentuk instrumen Pengamatan sikap Tes pilihan ganda dan tes 1. Mengidentifikasi ciruraian singkat ciri umum plantae Produk (laporan 2. Membedakan ciri tubuh hasil diskusi), tabel hasil bagian luar dan dalam diskusi pada tingkat sistem organ yang dimiliki oleh masing-masing divisio 3. Menjelaskan klasifikasi divisi dalam kingdom plantae 4. Menjelaskan cara-cara reproduksi tumbuhan

2 X 45

Sumber: Buku Sains Biologi 2B, Buku Menjelaj ah Dunia Biologi, Sri Pujiyanto , 2008 TigaSera ngkai A. Tiga Seran gkai, Solo, 2007, B. Buku lain yang releva n C. Lingk Alat: OHP/LCD, komputer

di bumi.

batang dan daun , berkormus, dan bermetagenesis. Meliputi Psilophyta ( paku purba), Sphenophyta ( paku ekor kuda), Lycopodophyta ( paku kawat), dan Pterophyta ( paku sejati). o Tumbuahan berbiji Tumbuhan biji ( Spermatophyta) telah menghasilkan biji, berkormus sejati dan berpembuluh. Dibedakan menjadi tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae) dan tumbuhan berbiji tertutup ( Angiospermae).

lumut dan paku • Mengamati alat reproduksi tumbuhan berbiji terbuka dan tertutup • Mengidentifikasi siklus hidup tumbuhan berbiji terbuka dan tertutup 5. Membuat charta reproduksi dan siklus hidup tumbuhan lumut dan paku

1. Menjelaskan cara-cara reproduksi tumbuhann berbiji terbuka dan tertutup • Melakukan pengamatan terhadap berbagai macam tumbuhan/ plantae Untuk mencari manfaatnya bagi kehidupan • Membuat tabel manfaat plantae bagi kehidupan. 2. Membuat charta reproduksi dan siklus hidup tumbuhann berbiji terbuka dan tertutup

Jenis tagihan: Tugas kelompok, ulangan harian , observasi Bentuk instrumen Pengamatan sikap Tes pilihan ganda dan tes uraian singkat Produk (laporan hasil diskusi), tabel hasil diskusi

Bahan: Bahan diskusi, LKS

2 X 45

o

Peran plantae bagi kehidupan

Plantae amat penting bagi kehidupan di bumi karena sebagai produsen dan

Jenis tagihan: Tugas kelompok, ulangan harian , observasi Bentuk instrumen Pengamatan sikap Tes pilihan ganda dan tes uraian singkat

2 X 45

Sumber: Buku Sains Biologi 2B, Buku Menjelaj ah Dunia Biologi, Sri Pujiyanto , 2008 TigaSera ngkai Tiga Serangk ai, Solo, 2007, halaman 175-190 A. Buku lain yang relevan B. Lingkun gan,

sumber oksigen.

• Menyebutkan ciri-ciri umum hewan • Menyebutkan dan menjelaskan ciri-ciri serta struktur tubuh fillum Porifera • Menjelaskan cara reproduksi dan klasifikasi fillum Porifera • Menyebutkan peran anggoata fillum Porifera dalam kehidupan • Menyebutkan dan menjelaskan ciri-ciri serta struktur tubuh fillum Coelenterata • Menjelaskan cara reproduksi dan klasifikasi fillum Coelenterata • Menyebutkan peran anggoata fillum Coelenterata dalam kehidupan • Membuat tabel perbedaan Porifera dan Coelenterata dalam hal ciri-ciri, struktur tubuh, klasifikasi, cara reproduksi, contoh anggoata dan peranannya dalam kehidupan

1. Menjelaskan peran anggota plantae baik yang menguntungkan maupun yang merugikan bagi kehidupan manusia 2. Membuat data contoh plantae baik yang menguntungkan maupun yang merugikan bagi kehidupan manusia

Produk (laporan hasil pengamatan), tabel hasil pengamatn

Animalia o Ciri umum animalia Eukariota multiseluler dan heterotrof, jaringannya terspesialisasi untuk fungsifungsi tertentu, dapat bergerak/ locomotio, merespon rangsang dan reproduksi seksual o Porifera Tubuh berpori, belum memiliki sistem saraf. Berdasarkan tipe skeleton dibagi menjadi kelas Calcarea, Hexactinellida, dan Demospongia. o Coelenterata

Jenis tagihan: Tugas individu, ulangan harian , observasi Bentuk instrumen Pengamatan sikap Tes pilihan ganda dan tes uraian singkat Produk: tabel

berbagai macam tumbuh an lumut, paku dan tumbuh an berbiji Alat: OHP/LCD, komputer Bahan: Bahan diskusi, LKS

2 X 45

1. Mengenal ciri-ciri umum kingdom animalia 2. Mendeskripsikan ciri tubuh pada tingkat sistem organ Porifera dan Coelenterata 3. Mendeskripsikan cara hidup, reproduksi dan habitat Porifera dan Sumber: , Buku Menjelaj ah Dunia Biologi, Sri Pujiyanto

3.4Mendeskr ipsikan ciri-ciri fillum

dalam dunia hewan dan perananny a bagi kehidupan .

Memiliki rongga tubuh sebagai usus atau saluran pencernaan makanan. Berdasarkan cara hidupnya dibagi menjadi kelas Hydrozoa, Scypozoa, dan Anthozoa

o Platyhelminthes Cacing pipih memanjang dan beruas, simetri bilateral dan tidak memiliki leher. Dibagi menjadi kelas Turbellaria, Trematoda, dan Cestoda o Nematelminthes Cacing gilik memenjang, simetri bilateraldan memiliki 3 lapisan tubuh tapi tidak beruas

• Membentuk kelompok dimana dalam masing – masing kelompok terdiri dari 4 orang • Bekerjasama dalam kelompoknya untuk • Membedakan ciri-ciri, struktur tubuh, klasifikasi, contoh anggota dan peran Platyhelminthes, Nemathelminthea dan Annelida dalam kehidupan. • Presentasi hasil diskusi siswa • Membuat tabel perbedaan Platyhelminthes, Nemathelminthes dan Annelida dalam hal ciri-ciri, struktur tubuh, klasifikasi, contoh anggota dan perananya bagi kehidupan

Coelenterata 4. Menjelaskan ciri-ciri khusus tiap kelas anggota fillum Porifera dan Coelenterata . 5. Menjelaskan peran anggota fillum Porifera dan Coelenterata baik yang menguntungkan maupun yang merugikan bagi manusia.

, 2008, Tiga Serangka i, Solo, 2007, halaman 191-201 A. Buku lain yang relevan Jenis tagihan: Tugas kelompok, ulangan harian , observasi Bentuk instrumen Pengamatan sikap Tes pilihan ganda dan tes uraian singkat Produk (laporan hasil diskusi), tabel hasil diskusi B. Lingk ungan Alat: OHP/LCD, komputer Bahan: Bahan diskusi, LKS, berbagai macam tumbuhan berbiji terbuka dan tertutup

2 X 45

• Siswa membawa hewanhewan seperti siput, labahlabah, udang, kaki seribu dan belalang untuk diidentifikasi fillumnya • Berdasarkan hewan-hewan yang telah dibawa, siswa

Sumber: , Buku Menjelaj ah Dunia Biologi, Sri

o Annelida Cacing yang beruas. Berdasar jumlah rambut/duri pada tiap ruas tubuhnya dibagi menjadi kelas Polychaeta, Oligochaeta dan Hirudinea.

mengidentifikasi ciri-ciri, struktur tubuh, klasifikasi dan peran masing-masing kelas dalam fillum Mollusca dan Arthropoda • Menulis hasil pengamatan • Membuat tabel perbedaan mollusca dan kelas-kelas dalam fillum arthropoda , dalam hal ciri-ciri, struktur tubuh, klasifikasi, contoh anggota dan perananya bagi kehidupan

1. Mendeskripsikan ciri tubuh pada tingkat sistem organ Platyhelminthes, Nematelminthes, Annelida 2. Mendeskripsikan cara hidup, reproduksi dan habitat Platyhelminthes, Nematelminthes, Annelida 3. Menjelaskan ciri-ciri khusus tiap kelas anggota fillum Platyhelminthes, Nematelminthes, Annelida 4. Menjelaskan peran anggota fillum Platyhelminthes, Nematelminthes, Annelida baik yang menguntungkan maupun yang merugikan bagi manusia.

Jenis tagihan: Tugas individu, ulangan harian , observasi Bentuk instrumen Pengamatan sikap Tes pilihan ganda dan tes uraian singkat Produk: tabel hasil pengamatan

Pujiyanto , 2008 A. Tiga Serangk ai, Sol, 2007, halaman 175-201 B. Buku lain yang relevan C. Lingkun gan Alat: Alat tulis, alat pengamatan . Bahan: Bahan diskusi, LKS, berbagai macam , tumbuhan lumut, paku dan tumbuhan berbiji terbuka serta tertutup

2 X 45

o Mollusca Bertubuh lunak dan dilindungi cangkang dari bahan kapur. Dibagi menajdi kelas Amphineura, Chepalopoda, Scaphopoda, Bivalvia dan Gastropoda o Arthropoda kaki beruas/ berbukubuku. Berdasarkan struktur tubuhnya dibagi menjadi kelas Arachnida, Crustacea, Insecta dan

• Siswa bekerja secara berkelompok • Masing-masing kelompok mendiskusikan ciri-ciri, struktur tubuh, klasifikasi , contoh anggoata dan peran fillum Echinodermata dalam kehidupan • Masing-masing kelompok mendiskusikan ciri-ciri, struktur tubuh, klasifikasi , contoh anggoata dan peran fillum Chrodata dalam kehidupan • Tiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya • Membuat tabel perbedaan

Jenis tagihan: Tugas kelompok, ulangan harian , observasi

Myriapoda.

ciri-ciri, struktur tubuh, klasifikasi , contoh anggoata dan peran kelas-kelas dalam fillum Echinodermata dan Chrodata

1. Mendeskripsikan ciri tubuh pada tingkat sistem organ Mollusca dan Arthropoda 2. Mendeskripsikan cara hidup, reproduksi dan habitat Mollusca dan Arthropoda 3. Menjelaskan ciri-ciri khusus tiap kelas anggota fillum Mollusca dan Arthropoda 4. Menjelaskan peran anggota fillum Mollusca dan Arthropoda baik yang menguntungkan maupun yang merugikan bagi manusia.

Bentuk instrumen Pengamatan sikap Tes pilihan ganda dan tes uraian singkat Produk: laporan hasil diskusi, tabel hasil diskusi

2 X 45

Sumber: , Buku Menjelaj ah Dunia Biologi, Sri Pujiyanto , 2008 TigaSera ngkai Tiga Serangkai , Sol, 2007, halaman 205-214 A. Buku lain yang relevan Alat: Alat tulis Bahan: LKS, berbagai macam contoh baik gambar maupun nyata hewan Porifera

o Echinodermata Berkulit duri. Berdasarkan bentuk tubuh dan sistem ambulakralnya dibagi menjadi kelas Asteroidea, Ophiuroidea, Cronoidea, Echinoidea, Holothuroidea. o Chordata Memiliki chorda dorsalis. Ada 4 subfillum:

Hemichrdata, Urochordata, Cephalochordata, Vertebrata

1. Mendeskripsikan ciri tubuh pada tingkat sistem organ Echinodermata dan Chordata 2. Mendeskripsikan cara hidup, reproduksi dan habitat Echinodermata dan Chordata 3. Menjelaskan ciri-ciri khusus tiap kelas anggota fillum Echinodermata dan Chordata 4. Menjelaskan peran anggota fillum Echinodermata dan Chordata baik yang menguntungkan maupun yang merugikan bagi manusia

dan Coelenterat a

Sumber: Buku Menjelaj ah Dunia

Biologi, Sri Pujiyanto , 2008 TigaSera ngkai , Tiga Serangk ai, Sol, 2007, halaman 215-222 A. Buku lain yang relevan Alat: Alat tulis

Bahan: LKS, bahan diskusi, berbagai macam contoh baik gambar maupun nyata hewan Platyhelmin thes, Nematelmin thes, Annelida

Sumber: , Buku Menjelaj ah Dunia Biologi, Sri Pujiyanto , 2008 TigaSera ngkai , Tiga Serangkai, Sol, 2007, Buku lain yang relevan Alat: Alat tulis Bahan: LKS, hewanhewan siput, labah-labah, udang, kaki seribu dan belalang.

Sumber: , Buku Menjelaj ah Dunia Biologi, Sri Pujiyanto , 2008 TigaSera ngkai A. Tiga Serangkai, Sol, 2007, B. Buku lain yang relevan

Alat: Alat tulis Bahan: LKS, bahan diskusi, berbagai macam

contoh baik gambar maupun nyata hewan Echinoder mata dan Chordata .

Standar kompetensi: 4. Menganalisis hubungan antara komponen ekosistem, perubahan materi dan energi serta peranan manusia dalam keseimbangan ekosistem Kompetensi dasar Materi pembelajaran Kegiatan Indikator Penilaian Alokasi Sumber/ bahan /alat pembelajaran waktu (menit)

4.1Mendeskripsikan peran komponen ekosistem dalam aliran energi dan daur biogeokimia serta pemanfaatan komponen ekosistem bagi kehidupan.

Komponen ekosistem o Ekologi merupakan ilmu yang • Menyebutkan mempelajari dan hubungan timbal balik membedakan antara makhluk hidup satuan-satuan dengan makhluk hidup lingkungannya. dalam Ekosistem tersusun ekosistem atas 2 komponen yaitu • Membedakan 1) komponen biotik, pengertian yang terdiri atas individu, produsen, konsumen, populasi, pengurai dan detrivor komunitas, dan 2) komponen abiotik, ekosistem yang berupa cahaya • Menyebutkan 2 matahari, air, suhu, macam Ph, salinitas, komponen kelembapan, mineral, penyususn oksigen,dan CO2. ekosistem o Proses perubahan • Memberikan dalam komunitas yang contoh berlangsung perlahankomponen lahan secara teratur komponen menuju satu arah biotik dan disebut suksesi. Ada 2 abiotik suksesi yaitu suksesi penyusun primer, jika ekosistem melibatkan organisme perintis da suksesi • Menjelaskan sekunder, jika tidak pengertian , melibatkan organisme proses perintis. terjadinya dan macam suksesi

1. Membedakan satuan-satuan makhluk m hidup dalam ekosistem 2. Menjelaskan komponen penyusun ekosistem 3. Menjelaskan penfertian, macam dan proses terjadinya suksesi.

Jenis tagihan: Tugas individu, ulangan harian , observasi Bentuk instrumen Pengamatan sikap Tes pilihan ganda dan tes uraian singkat Produk: catatan dalam buku kerja

2 X 45

Sumber: , Buku Menjelajah Dunia Biologi, Sri Pujiyanto, 2008 TigaSerangkai A. , Tiga Serangkai, Sol, 2007, B. Buku lain yang relevan C. Lingkungan Alat: Alat tulis, buku catatan Bahan: LKS, contoh gambar ekosistem

2 X 45

Pengaruh faktor abiotik terhadap ekosistem Faktor abiotik ekosistem adalah seluruh benda tak hidup, yang mempengaruhi ekosistem tersebut. Diantaranya cahaya matahari, air, suhu, pH, salinitas dan mineral.semuanya • Pengamatan memberikan pengaruh pengaruh cahaya pada ekosistem (sebagai salah satu faktor biotik) terhadap ekosistem • Mempersiapkan alat dan bahan yang diperlukan untuk kegiatan. • Menyimpulkan hasil pengamatan dalam bentuk laporan. Tipe ekosistem Berdasarkan adanya campur tangan manusia, ekosistem dibagi menjadi ekosistem alami

1. Menyebutkan faktor abiotik penyususn ekosistem 2. Menjelaskan pengaruh faktor abiotik yang berupa cahaya terhadap ekosistem

Jenis tagihan: Tugas individu, uraian , observasi Bentuk instrumen Pengamatan sikap, bahan diskusi Produk: laporan praktikum

Sumber: , Buku Menjelajah Dunia Biologi, Sri Pujiyanto, 2008 TigaSerangkai , Tiga Serangkai, Sol, 2007, A. Buku lain yang relevan Alat: Akuarium, kertas karbon, lampu TL, termometer, kertas pH, alat tulis Bahan: Air, tanaman air (hydrilla), ikan air tawar, keong, hewan air tawar kecil.

2 X 45

Jenis tagihan: Tugas individu, ulangan harian , observasi

Sumber: , Buku Menjelajah Dunia Biologi, Sri

(ekosistem darat dan air), dan ekosistem buatan (kolam, sawah, waduk).conroh ekosistem di indonesia: hutan pinus, belukar, hutan payau, hutan musim gugur, padang rumput. Aliran energi Di dalam ekosistem terjadi aliran energi pada setiap komponennya • Menyebutkan melalui proses makan macam dan dimakan. ekosistem berdasarkan Rantai makanan adanya campur Rantai makanan adalah tangan manusia pengalihan energi dan media melalui sederetan tumbuhnya serta organisme yang membedakannya memakan dan dimakan. • Memberikan contoh ekosistem alami darat yang ada di indonesia • Menjelaskan dan menggambarkan aliran energi yang terjadi dalam ekosistem Piramida ekologi • Menyebutkan Piramida ekologi faktor yang menggambarkan menyebabkan komposisi komponen hilangmya biotik penyusun suatu energi dalam ekosistem. Ada 3 macam proses makan

1. Menyebutkan tipetipe ekosistem 2. Menjelaskan aliran energi dalam kehidupan. 3. Menjelaskan dan menggambarkan rantai makanan yang terjadi dalam kehidupan

Bentuk instrumen Pengamatan sikap, tes pilihan ganda dan uraian Produk: catatan dalam buku kerja

Pujiyanto, 2008 TigaSerangkai A. , Tiga Serangkai, Sol, 2007, Buku lain yang relevan Alat: Alat tulis, buku catatan Bahan: LKS, contoh gambar aliran energi dan rantai makanan

2 X 45

Jenis tagihan: Tugas individu, ulangan harian , observasi

Sumber:

piramida ekologi yaitu dimakan piramida jumlah • Menyebutkan individu, biomassa dan faktor yang energi. menyebabkan Daur biogeokimia hilangmya Daur biogeokimia energi dalam merupakan proses proses makan peredaran yang dimakan didalamnya berlangsung penggunaan dan pelepasan unsur anorganik serta melibatkan proses biologis, geologis, dan kimia. • Menjelaskan pengertian piramida ekologi • menyebutkan 3 macam piramida ekologi dan membedakannya • Menjelaskan pengertian dan macam daur biogeokimia • Membedakan daur karbon, nitrogen, sulfur dan fosfor menggunakan gambar

1. Menjelaskan pengertian dan macam piramida ekologi 2. Menjelaskan pengertian dan macam daur biogeokimia 3. Membedakan daur karbon, daur nitrogen, daur sulfur dan daur fosfor.

Bentuk instrumen Pengamatan sikap, tes pilihan ganda dan uraian Produk: catatan dalam buku kerja

, Buku Menjelajah Dunia Biologi, Sri Pujiyanto, 2008 , Tiga Serangkai, Sol, 2007, 2 X 45 A. Buku lain yang relevan Alat: Alat tulis, buku catatan Bahan: LKS, gambar daur karbon, daur nitrogen, daur sulfur dan daur fosfor.

Kegiatan manusia dan masalah lingkungan o Pencemaran lingkungan Berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau proses alami, menurunkan mutu kualitas lingkungan.Lingkungan menjadi berkurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai peruntukannya. Penyebabnya karena adanya bahan polutan, yang mengakibatkan

Jenis tagihan: Tugas individu, tugas kelompok, ulangan harian , observasi Bentuk instrumen Pengamatan sikap, tes pilihan ganda dan uraian Produk:

Sumber: Buku Menjelajah Dunia Biologi, Sri Pujiyanto, 2008 , Tiga Serangkai, Sol, 2007, Buku lain yang relevan Alat: Alat tulis, buku catatan, OHP/ LCD, komputer

pencemaran air, tanha, udara dan suara. o Perubahan lingkungan Lingkungan dapat berubah karena faktor alam dan karena manusia. Manusia berperan penting dalam menjaga keseimbangan 4.2 Menganalisis jenis-jenis limbah dan lingkungan. • Menjelaskan o Pelestarian daur ulang limbah pengertian lingkungan pencemaran lingkungan dan Melalui 3 cara yaitu menyebutkan ciri administratif, edukatif serta contoh bahan dan teknologis. pencemar • Menyebutkan macam macam pencemaran yang terjadi di lingkungan serta membedakan bahan pencemarnya • Mengidentifikasi dampak pencemaran air, tanah, udara dan suara bagi kehidupan 4.3 Membuat produk • Membagi siswa Limbah daur ulang limbah menjadi Limbah merupakan sisa beberapa aktifitas manusia yang kelompok sudah tidak digunakan lagi. Limbah dapat • Mengidentifikasi

1. Menjelaskan pengertian pencemaran 2. Menyebutkan 2 macam bahan pencemar beserta contohnya 3. Menyebutkan 4 macam pencemaran berdasarkan tempat terjadinya 4. Membedakan bahan bahan pencemar yang mengakibatkan terjadinya pencemaran air, udara, tanah dan suara 5. Menyebutkan 2 macam faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan lingkungan beserta contohnya

catatan dalam buku kerja, laporan hasil diskusi.

Bahan: LKS, bahan diskusi, gambar berbagai macam bentuk pencemaran

2 X 45

Jenis tagihan: Tugas individu, ulangan harian , observasi Bentuk

2 X 45

Sumber: , Buku Menjelajah Dunia Biologi, Sri Pujiyanto, 2008 TigaSerangkai , Tiga Serangkai, Sol, 2007, Buku lain yang relevan Alat: Alat tulis, Bahan: LKS, contoh limbah

berupa limbah organik berbagai macam dan anorganik. perubahan yang terjadi di Pemanfaatan limbah lingkungan. Limbah organik dan limbah anorganik, • Mendiskusikan keduanya dapat berbagai macam dimanfaatkan kembali factor alam dan baik melalui proses daur factor manusia ulang maupun tidak. yang menyebabkan terjadinya perubahan lingkungan. • Menuliskan usaha-usaha untuk Pembuatan kertas menanggani daur ulang masalah Limbah oragnik dan lingkungan anorganik dapat • Presentasi tiap dimanfaatkan kembali kelompok melalui proses daur menyampaikan ulang. Sebagai hasil diskusinya contohnya adalah limbah kertas. Kertas dapat didaur ulang kembali menjadi kertas daur ulang yang lebih bermanfaat. • Menjelaskan pengertian limbah • Menyebutkan macam-macam limbah beserta contohnya

6. Menyebutkan 3 macam usaha dalam mengatasi masalah lingkungan beserta penjelasannya

instrumen Pengamatan sikap, tes pilihan ganda dan uraian Produk: catatan dalam buku kerja

organik dan amorganik

1. Menyebutkan 2 macam limbah beserta contohnya 2. Menjelaskan cara pemanfaatan limbah organik

Jenis tagihan Tugas kelompok, observasi Bentuk instrumen Pengamatan sikap, tes Produk: laporan praktikum dan hasil daur ulang (kertas daur ulang)

Sumber: Menjelajah Dunia Biologi, Sri Pujiyanto, 2008 TigaSerangkai, Tiga Serangkai, Sol, 2007, Buku lain yang relevan Alat: Blender, papan multipleks, bingkai kotak kayu, kain hero, kawat kasa/ screen, screen ruckle Bahan: Kertas bekas, air, bahan pewarna

• Menjelaskan cara-cara pemanfaatan limbah organik dan limbah anorganik

dan anorganik baik melalui proses daur ulang maupun tanpa daur ulang

• Mempersiapkan alat dan bahan yang diperlukan • Mempelajari prosedur praktikum • Melaksanakan praktikum membuat kertas daur ulang

1. Mendesain produk daur ulang 2. Memilih dan menetukan dengan tepat bahan yang akan di daur ulang 3. Menentukan alat yang digunakan 4. Membuat produk daur ulang di sekolah ( kertas daur ulang)

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
Mata Pelajaran : Biologi Kelas/Semester : X/1 Pertemuan Ke: 1-2 Alokasi Waktu : 4 X 45 menit (4 jam pelajaran) Standar Kompetensi : 1. Memahami hakikat Biologi sebagai ilmu. Kompetensi Dasar : 1.1 Mengidentifikasi ruang lingkup Biologi. 1.2 Mendeskripsikan objek dan permasalahan Biologi pada berbagai tingkat organisasi kehidupan (molekul, sel, jaringan, organ, individu, populasi, ekosistem, dan bioma) Indikator : 1. Menjelaskan karakteristik umum sains. 2. Menjelaskan kegiatan yang berkaitan dengan ilmu Biologi. 3. Menjelaskan apa yang dikaji (ruang lingkup) ilmu Biologi. 4. Menunjukan kedudukan dan terkaitan Biologi dengan ilmu yang lain. 5. Membuat laporan hasil pengamatan lapangan dan hasil diskusi tentang ruang lingkup Biologi 6. Memberi contoh manfaat mempelajari Biologi. 7. Memberikan contoh dampak negatif yang mungkin timbul akibat berkembangnya ilmu Biologi. 8. Menjelaskan pentingnya IPTEK dalam perkembangan Biologi. I. Tujuan Pembelajaran A. Siswa dapat mengidentifikasi karakteristik biologi sebagai ilmu. B. Siswa dapat mengidentifikasi produk biologi sebagai produk ilmiah yang diperoleh melalui proses ilmiah yang didasarkan sikap ilmiah. C. Siswa dapat mengidentifikasi langkah-langkah dalam metode ilmiah dalam menemukan konsep biologi, baik melalui metode eksperimen maupun metode observasi. D. Siswa dapat mengidentifikasi sikap ilmiah yang harus ditampilkan seorang biologiwan dalam menemukan konsep biologi. E. Siswa dapat mengidentifikasi penemuan dalam biologi yang terkenal. F. Siswa dapat mengidentifikasi objek yang dipelajari dalam biologi. G. Siswa dapat mengidentifikasi tingkat organisasi kehidupan yang dipelajari dalam biologi, dari tingkat molekuler, seluler, hingga bioma. H. Siswa dapat mengidentifikasi tujuh persoalan/tema pokok yang dikaji dalam biologi. II. Materi Ajar Biologi merupakan ilmu yang mengkaji makhluk hidup dengan segala permasalahannya. Biologi sebagian dari sains yang memiliki karakteristik yang sama dengan ilmu sains lainnya. Ruang lingkup Biologi meliputi objek

biologi dan permasalahannya dari berbagai tingkat organisasi kehidupan (sel, jaringan, organ, sistem organ, individu, populasi, komunitas, ekosistem, biosfer). Teknologi menentukan perkembangan ilmu Biologi. Kajian Biologi meliputi makhluk hidup dengan segala permasalahannya, mulai dari individu (molekul, senyawa, sel, jaringan, organ, sistem organ, populasi, komunitas, ekosistem sampai bioma yang ditemukan pada lapisan bumi biosfer. Dalam mempelajari dan mengembangkan ilmu biologi digunakan metoda ilmiah. Para ilmuwan dalam menyelasaikan masalah harus mampu melakukan kerja ilmiah dan mampu bersikap ilmiah.
III. Langkah-Langkah Pembelajaran Pertemuan Ke-1

A. Kegiatan Awal (waktu: 10 menit) Apersepsi: Guru meminta siswa mengungkapkan pendapatnya tentang berbagai ilmu pengetahuan yang mereka kenal. B. Kegiatan Inti (waktu: 70 menit) 1. Guru meminta siswa mendiskusikan tentang hakikat biologi sebagai ilmu. 2. Guru meminta siswa mengidentifikasi karakteristik biologi sebagai ilmu 3. Guru meminta siswa membedakan langkah-langkah dalam metode ilmiah dalam menemukan konsep biologi, baik melalui metode eksperimen maupun metode observasi. 4. Guru meminta siswa untuk membuat rancangan penelitian sederhana secara berkelompok. C. Kegiatan Akhir (waktu: 10 menit) 1. Guru meminta siswa menyimpulkan hakikat biologi sebagai ilmu dan metode yang digunakan untuk menemukan konsep biologi.
Pertemuan Ke-2

A. Kegiatan Awal (waktu: 10 menit) Apersepsi: Guru meminta siswa mengungkapkan pendapatnya tentang berbagai objek yang ada di alam seperti tumbuhan, hewan, manusia, dan makhluk hidup lainnya.. B. Kegiatan Inti (waktu: 70 menit) 1. Guru meminta siswa menyebutkan penemuan spektakuler dalam biologi. 2. Guru meminta siswa mendiskusikan objek dan tingkat organisasi dalam biologi. 3. Guru meminta siswa menjelaskan cabang-cabang ilmu biologi. 4. Guru meminta salah satu kelompok mempresentasikan hasil kerja merancang penelitian sederhana. C. Kegiatan Akhir (waktu: 10 menit) 1. Guru meminta siswa menyimpulkan mengenai kegiatan yang telah dilakukan.
IV. Metode Pembelajaran

Metode yang digunakan: A. Diskusi B. Tanya jawab C. Penugasan (laporan hasil penelitian)
V. Sumber/Bahan Pembelajaran

Sumber/bahan pembelajaran berupa: A. Buku Menjelajah Dunia Biologi 1, Sri Pujiyanto, Tiga Serangkai, Solo, 2008, halaman 1-28.
VI. Penilaian

Penilaian meliputi: A. Sikap siswa saat proses pembelajaran (ranah afektif). B. Penilaian hasil belajar berupa: Tugas (ranah psikomotor dan ranah kognitif): Buatlah satu buah rancangan penelitian sederhana yang sekiranya dapat anda kerjakan menggunakan metode ilmiah! Tes: (ranah kognitif) A. Pilihlah satu jawaban denga cara memberi tanda silang (X) pada huruf di depan jawaban yang anda anggap benar! 1. Kunci umum biologi adalah mempelajari....c a. bahan-bahan kimia b. batu-batuan c. kehidupan di sekitar kita d. fosil-fosil makhluk hidup e. materi dan energi 2. Setiap ilmu pengetahuan memiliki objek kajian. Berikut ini yang bukan objek kajian ilmu biologi adalah.....a a. putri duyung b. paus c. dinosaurus d. lumba-lumba e. iguana 3. Diantara cabang ilmu berikut yang memiliki bidang kajian paling luas adalah.....a a. mikrobiologi b. bakteriologi c. mikologi d. virologi e. zoologi B.Isilah titik-titik di bawah ini agar menjadi kalimat yang lengkap! 1. Setiap ilmu biasanya membatasi diri atau segi permasalahan tertentu. Biologi memiliki objek kajian berupa....Makhluk hidup. 2. Biologi menggunakan... untuk menemukan kebenaran. Metode ilmiah. 3. .... merupakan ilmu yang mempelajari tentang moluska. Malakologi. C. Jawablah pertanyaan berikut secara singkat dan jelas!

1. Disuatu daerah pertanian sedang terjadi serangan hama ulat grayak. Berdasarkan pengetahuan Anda tentang cabang-cabang ilmu biologi, tuliskan cabang biologi apa saja yang relevan untuk mengatasi permasalahan tersebut? 2. Apa yang dimaksud dengan kebenaran ilmiah dan apa perbedaannya dengan kebenaran hakiki? 3. Jelaskan perbedaan antara metode eksperimen dan metode observasi dalam menemukan konsep biologi!

engetahui, Kepala Sekolah

Dilaksanakan, Guru Biologi

...............

NIP. .........................

NIP.......................................

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
Mata Pelajaran : Biologi Kelas/Semester : X/1 Pertemuan Ke: 3-5 Alokasi Waktu : 6 X 45 menit (6 jam pelajaran) Standar Kompetensi : 2. Memahami prinsip-prinsip pengelompokan makhluk hidup. Kompetensi Dasar : 2.1 Mendeskripsikan prinsip dasar klasifikasi makhluk hidup. Indikator : 1. Mendeskripsikan sistem klasifikasi makhluk hidup. 2.Melakukan klasifikasi makhluk hidup dengan membuat kunci determinasi.

Tujuan Pembelajaran A. Siswa dapat mendeskripsikan dasar-dasar klasifikasi makhluk hidup. B. Siswa dapat mendeskripsikan tujuan dan manfaat klasifikasi makhluk hidup. C. Siswa dapat mendeskripsikan langkah-langkah dalam teknik mengklasifikasikan makhluk hidup. D. Siswa dapat melakukan klasifikasi makhluk hidup dengan membuat kunci determinasi. II. Materi Ajar Klasifikasi makhluk hidup merupakan cara pengelompokan makhluk hidup berdasarkan persamaan dan perbedaan ciri atau sifat yang dimiliki makhluk hidup. Klasifikasi berguna untuk mempermudah kita dalam mempelajari keanekaragaman hayati dan untuk mengetahui hubungan kekerabatan antar makhluk hidup. Ada 3 sistem klasifikasi makhluk hidup, yaitu sistem artifisial, sistem alami, sistem filogenetik. Langkah-lanhkah dalam klasifikasi meliputi identifikasi, pengelompokan, dan pemberian nama. Tiap tingkatan kelompok dalam sistem klasifikasi disebut takson. Urutan takson dari yang paling tinggi ke yang paling rendah adalah kingdom, filum/divisi, kelas, ordo, famili, genus, dan spesies. Berdasarkan sistem klasifikasi 5 kingdom, makhluk hidup dibagi menjadi kingdom monera, protista, fungi, plantae, dan animalia.
I. III. Langkah-Langkah Pembelajaran Pertemuan Ke-1

A. Kegiatan Awal (waktu: 10 menit) Apersepsi: Guru bertanya kepada siswa tentang berbagai jenis pisang dan bagaimana cara yang dapat mempermudah siswa dalam membedakan berbagai jenis pisang tersebut. B. Kegiatan Inti (waktu: 70 menit) 1. Guru meminta siswa mendiskusikan secara kelompok dasar dan tujuan klasifikasi makhluk hidup serta macam-macam sistem klasifikasi. 2. Guru meminta siswa mempresentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas. C. Kegiatan Akhir (waktu: 10 menit) 1. Guru meminta siswa menyimpulkan hasil diskusi kelompok mengenai pengklasifikasian makhluk hidup.
Pertemuan Ke-2

A. Kegiatan Awal (waktu: 10 menit) Apersepsi: Guru bertanya kepada siswa mengapa sapi termasuk golongan hewan. B. Kegiatan Inti (waktu: 70 menit)

1. Guru meminta siswa menjawab pertanyaan tentang proses klasifikasi makhluk hidup 2. Guru meminta siswa menggunakan kunci determinasi sederhana yang dibuat guru untuk mengidentifikasi makhluk hidup pada gambar yang diberikan guru. 3. Guru meminta siswa membuat kunci determinasi sederhana secara berkelompok. 4. Guru meminta siswa memberikan contoh tingkatan takson berdasarkan sistem klasifikasi dari bangsa hewan dan tumbuhan. C. Kegiatan Akhir (waktu: 10 menit) 1. Guru meminta siswa menyimpulkan proses klasifikasi, kunci determinasi, dan tingkatan takson.
Pertemuan Ke-3

A. Kegiatan Awal (waktu: 10 menit) Apersepsi: Guru bertanya kepada siswa tentang materi pada pertemuan ke 1 dan 2 secara umum sebagai kilas balik. B. Kegiatan Inti (waktu: 70 menit) 1. Guru meminta siswa mengerjakan ulangan harian materi klasifikasi makhluk hidup. C. Kegiatan Akhir (waktu: 10 menit) 1. Guru memberitahukan materi pertemuan selanjutnya dan meminta siswa mempelajari materi tersebut terlebih dahulu.
IV. Metode Pembelajaran

Metode yang digunakan: A. Diskusi B. Tanya jawab C. Penugasan (Menggunakan dan membuat kunci determinasi) D. Tes ulangan harian
V. Sumber/Bahan Pembelajaran

Sumber/bahan pembelajaran berupa: A. Buku Menjelajah Dunia Biologi 1, Sri Pujiyanto, Tiga Serangkai, Solo, 2008, halaman 1-28. B. Sampel hewan dan tumbuhan.
VI. Penilaian

Penilaian meliputi: A. Sikap siswa saat proses pembelajaran (ranah afektif). B. Penilaian hasil belajar berupa: Tugas: 1. menggunakan dan membuat kunci determinasi untuk mengklasifikasikan sampel hewan dan tumbuhan (ranah psikomotor dan kognitif). Soal tes: Ulangan harian (ranah kognitif). A. Pilihlah satu jawaban denga cara memberi tanda silang (X) pada huruf di depan jawaban yang anda anggap benar!

1. Suatu sistem yang menggunakan dua kata untuk memberi nama suatu organisme disebut....d a. diagram b. kunci dikotom c. kladistik d. nomenklatur binominal e. sistem klasifikasi 2. Nyamuk Anopheles quadrimaculatus secara struktur berkerabat dekat dengan....d a.Aedes sollicitans b.Culex pipiens c. Aedas aegypti d.Anopheles punctulatus e. Musca domestika 3. Klasifikasi ilmiah hewan-hewan terutama didasarkan pada kesamaan dalam hal.....d a. habitat b.ukuran tubuh c. makanannya d.struktur tubuh e. jenis kelaminnya B. Isilah titik di bawah ini agar menjadi kalimat yang lengkap! 1. Pengelompokan makhluk hidup berdasarkan persamaan ciri disebut....klasifikasi 2. Ilmu yang mempelajari klasifikasi makhluk hidup dinamakan....Taksonomi 3. Tiga tahap pengklasifikasian makhluk hidup adalah...,..., dan....pencandraan, pengelimpokan, dan pemberian nama takson. C. Jawablah pertanyaan berikut ini secara singkat dan jelas! 1. Klasifikasikan tanaman pisang dan pepaya kedalam takson0taksonnya! Pisang Pepaya Kingdom .... .... Divisi .... .... Kelas .... .... Ordo .... .... Famili .... .... Genus .... .... Spesies .... ....

Mengetahui, Kepala Sekolah

Dilaksanakan, Guru Biologi

...............

NIP. .........................

NIP.......................................

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
Mata Pelajaran : Biologi Kelas/Semester : X/1 Pertemuan Ke: 6-8 Alokasi Waktu : 6 X 45 menit (6 jam pelajaran) Standar Kompetensi : 2. Memahami prinsip-prinsip pengelompokan makhluk hidup. Kompetensi Dasar : 2.2 Mendeskripsikan ciri-ciri, replikasi, dan peran virus dalam kehidupan. Indikator : 1. Mengidentifikasi ciri-ciri virus. 2. Menjelaskan cara replikasi virus. 3. Mendeskripsikan klasifikasi virus. 4. Menjelaskan peran virus yang menguntungkan dan merugikan. I Tujuan Pembelajaran A. Siswa dapat mendeskripsikan ciri-ciri tubuh virus. B. Siswa dapat mendeskripsikan replikasi virus. C. Siswa dapat mendeskripsikan klasifikasi virus. D. Siswa dapat mendeskripsikan peran virus yang menguntungkan bagi kehidupan. E. Siswa dapat mendeskripsikan peran virus yang merugikan bagi kehidupan.

II. Materi Ajar Virus merupakan parasit intraseluler obligat yang berukuran ultramikroskopis, dapat dikristalkan, dan tidak dapat hidup di luar sel hidup. Tubuh virus tersusun atas inti berupa DNA atau RNA yang dibungkus kapsit berupa protein. Cara reproduksi virus ada dua macam yaitu siklus litik dan siklus lisogenik. Peran virus bagi manusian antara lain virus sebagai penyebab penyakit, virus untuk mendeteksi bakteri patogen, untuk penelitian genetika, mengukur dosis radiasi. Bentuk lain dari virus adalah viroid dan prion. III Langkah-langkah Pembelajaran Pertemuan ke-1 A. Kegiatan Awal (waktu: 10 menit) Apersepsi: Guru bertanya kepada siswa tentang mengapa kita bisa terserang influensa dan apa yang menyebabkan penyakit influensa tarsebut. B. Kegiatan Inti (waktu: 70 menit) 1. Guru meminta siswa mendiskusikan karakteristik dan struktur tubuh virus melalui gambar/charta/foto dari buku-buku literatur. 2. Guru meminta siswa membuat gambar struktur tubuh virus dan model virus tiga dimensi melalui kerja kelompok. C. Kegiatan Akhir (waktu: 10 menit) 1. Guru meminta siswa menyimpulkan karakteristik dan struktur virus.
Pertemuan Ke-2

A. Kegiatan Awal (waktu: 10 menit) Apersepsi: Guru meminta siswa mengemukakan pendapat mengapa wabah flu burung cepat menyebar. B. Kegiatan Inti (waktu: 70 menit) 1. Guru meminta siswa menyebutkan cara-cara virus bereproduksi. 2. Guru meminta siswa menjelaskan tahap-tahap reproduksi virus. 3. Guru meminta siswa mengerjakan post tes tentang materi virus yang telah dikaji. C. Kegiatan Akhir (waktu: 10 menit) 1. Guru meminta siswa menyimpulkan tahapan reproduksi virus.
Pertemuan Ke-3

A. Kegiatan Awal (waktu: 10 menit) Apersepsi: Guru bertanya kepada siswa tentang penyakit-penyakit yang disebabkan oleh virus. B. Kegiatan Inti (waktu: 70 menit) 1. Guru meminta siswa mencari peranan virus bagi manusia baik yang merugikan maupun yang menguntungkan dari berbagai sumber literatur(buku yang relevan, internet, majalah, informan, dll) secara berkelompok. 2. Guru meminta siswa menjelaskan bentuk lain dari virus (viroid dan prion). 3. Guru meminta siswa mempresentasikan hasil pencarian peranan virus di depan kelas.

C. Kegiatan Akhir (waktu: 10 menit) 1. Guru meminta siswa menyimpulkan peranan virus bagi manusia dan bentuk lain virus.
IV. Metode Pembelajaran

Metode yang digunakan: A. Diskusi B. Kuis C. Tanya jawab D. Penugasan
V. Sumber/Bahan Pembelajaran

Sumber/bahan pembelajaran berupa: A. Buku Menjelajah Dunia Biologi 1, Sri Pujiyanto, Tiga Serangkai, Solo, 2008, halaman 1-28. B. Internet, majalah, informan, dll.
VI. Penilaian

Penilaian meliputi: A. Sikap siswa saat proses pembelajaran (ranah afektif). B. Penilaian hasil belajar berupa: Tugas: Buatlah gambar struktur virus dan model 3 dimensi virus secara berkelompok! Carilah peranan virus dari berbagai sumber literatur dan presentasikan di depan kelas! (ranah psikomotor dan kognitif) Tes soal kuis: A. Pilihlah satu jawaban denga cara memberi tanda silang (X) pada huruf di depan jawaban yang anda anggap benar! 1. virus memiliki selubung berupa kapsid yang tersusun oleh....b a. lemak b. protein c. nukleoprotein d. lipoprotein e. selulosa 2. virus merupakan....b a. dekomposer b. parasit c. konsumen d. produsen

e. detritivor 3. Berikut inni yang bukan nama-nama penyakit yang disebabkan oleh virus....a a. malaria b. influensa c. demam berdarah d. chikungunya e. rabbies B.Isilah titik-titik di bawah ini agar menjadi kalimat yang lengkap 1. virus tidak dapat hidup di luar sel inang sehingga dinamakan....parasit intraseluler obligant 2. Virus yang berinti DNA disebut virus...DNA, sedangkan virus yang berinti RNA disebut virus....RNA 3. Kapsid virus tersusun atas subunit-subunit protein yang disebut....kapsomer. C. Jawablah pertanyaan berikut ini secara singkat dan jelas! 1. Gambarkan secara skematis struktur virus dan bagian-bagiannya. Tuliskan pula fungsi bagian-bagian tersebut! 2. Jelaskan tahap-tahap reproduksi virus!

Mengetahui, Kepala Sekolah

Dilaksanakan, Guru Biologi

...............

NIP. .........................

NIP.......................................

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Mata Pelajaran : Biologi Kelas/Semester : X/1 Pertemuan Ke: 9-11 Alokasi Waktu : 6 X 45 menit (6 jam pelajaran) Standar Kompetensi : 2. Memahami prinsip-prinsip pengelompokan makhluk hidup. Kompetensi Dasar : 2.3 Mendeskripsikan ciri-ciri Archaebacteria dan Eubacteria serta peranannya bagi kehidupan. Indikator : 1. Menjelaskan ciri-ciri Archaebacteria dan Eubacteria. 2. Membedakan ciri-ciri Archaebacteria dan Eubacteria. 3. Mendeskripsikan struktur, klasifikasi, dan replikasi bakteri. 4. Mendeskripsikan berbagai peranan bakteri yang menguntungkan/merugikan dalam kehidupan. 5. Merancang dan melakukan percobaan serta melaporkan hasilnya tentang pemanfaatan bakteri dalam pengolahan makanan. I. Tujuan Pembelajaran A. Siswa dapat mendeskripsikan ciri-ciri Archaebacteria dan Eubacteria. B. Siswa dapat membedakan ciri-ciri Archaebacteria dan Eubacteria. C. Siswa dapat mendeskripsikan struktur, klasifikasi, dan replikasi bakteri. D. Siswa dapat mendeskripsikan berbagai peranan bakteri yang menguntungkan/merugikan dalam kehidupan. E. Siswa dapat membuat produk pengolahan makanan dengan memanfaatkan bakteri.
II. Materi Ajar

Prokariota adalah kumpulan organisme yang bahan inti selnya belum dilapisi membran. Organisme prokariota digolongkan dalam superkingdom Eubacteria dan Archaebacteria, keduanya berbeda dalam hal penyusun dinding sel, membran sel, susunan RNA ribosom, dan habitatnya. Ciri umum bakteri adalah uniseluler, prokariota, berukuran beberapa mikron, umumnya tidak dapat berfotosintesis, dan dinding sel berupa peptidoglikan. Bagian sel yang terdapat pada semua sel bakteri adalah inti, sitoplasma, membran sel, dinding sel, ribosom, mesosom. Bakteri dapat diklasifikasikan berdasarkan cara memperoleh makanan,dapat tidaknya berfotosintesis, kebutuhan oksigen, suhu pertumbuhan, dan hubungan evolusinya. Bakteri banyak bermanfaat bagi manusia dalam bidang industri, pangan, farmasi,pertanian,lingkungan, dan pertambangan. Bakteri juga dapat merugikan manusia karena dapat merusak bahan pangan dan menimbulkan penyakit.. Berdasarkan fisiologinya, Archebacteria diklasifikasikan menjadi metanogen, ekstrem halofil, dan termoasidofil.
III. Langkah-Langkah Pembelajaran Pertemuan Ke-1

A. Kegiatan Awal (waktu: 10 menit)

Apersepsi: Guru menanyakan kepada siswa, apakah siswa dapat melihat struktur tubuh organisme yang menyebabkan penyakit radang paru-paru. B. Kegiatan Inti (waktu: 70 menit) 1. Guru meminta siswa mendiskusikan perbedaan ciri-ciri Archaebacteria dan Eubacteria. 2. Guru meminta siswa mendiskusikan ciri-ciri, struktur,dan klasifikasi bakteri melalui kajian literatur. 3. Guru meminta siswa melakukan pengamatan mikroskopis sediaan bakteri. C. Kegiatan Akhir (waktu: 10 menit) 1. Guru meminta siswa menyimpulkan tentang perbedaan ciri-ciri Archaebacteria dan Eubacteria serta ciri-ciri, struktur,dan klasifikasi bakteri.
Pertemuan Ke-2

A. Kegiatan Awal (waktu: 10 menit) Apersepsi: Guru meminta siswa mengemukakan pendapatnya tentang perkembangbiakan bakteri. B. Kegiatan Inti (waktu: 70 menit) 1. Guru meminta siswa mendiskusikan cara bakteri berkembang biak melalui kajian literatur. 2. Guru meminta siswa membuat charta tahapan perkembangbiakan bakteri melalui kerja mandiri. 3. Guru meminta siswa merangkum struktur Archaebacteria dan klasifikasinya. C. Kegiatan Akhir (waktu: 10 menit) 1. Guru meminta siswa menyimpulkan tentang cara bakteri berkembang biak, strukturArchaebacteria dan klasifikasinya.

Pertemuan Ke-3

A. Kegiatan Awal (waktu: 10 menit) Apersepsi: Guru bertanya kepada siswa tentang peranan bakteri dalam pengolahan bahan makanan seperti pembuatan nata de coco. B. Kegiatan Inti (waktu: 70 menit) 1. Guru meminta siswa mengidentifikasi dari berbagai sumber literatur menemukan peranan bakteri baik yang menguntungkan maupun marugikan dalam kehidupan. 2. Guru meminta siswa membuat produk yang memanfaatkan bakteri seperti nata de coco melalui kerja kelompok. C. Kegiatan Akhir (waktu: 10 menit) 1. Guru meminta siswa menyimpulkan tentang peranan bakteri dalam kehidupan baik yang merugikan maupun yang menguntungkan.
IV. Metode Pembelajaran

Metode yang digunakan: A. Diskusi B. Tanya jawab C. Penugasan
V. Sumber/Bahan Pembelajaran

Sumber/bahan pembelajaran berupa: A. Buku Menjelajah Dunia Biologi 1, Sri Pujiyanto, Tiga Serangkai, Solo, 2008, halaman 1-28. B. Internet, majalah, informan, dll. C. Pembuatan nata decoco (panci, kompor, loyang plastik, starter nata de coco) D. Sediaan mikroskopis bakteri, mikroskop.
VI. Penilaian

Penilaian meliputi: A. Sikap siswa saat proses pembelajaran (ranah afektif). B. Penilaian hasil belajar berupa: Tugas: (ranah psikomotor dan kognitif) 1. Buatlah charta tahapan perkembangbiakan bakteri secar individu! 2. Lakukanlah pengamatan sediaan mikroskopis terhadap koloni bakteri melalui kerja kelompok! 3. Buatlah salah satu produk makanan yang memanfaatkan bekteri seperti pembbuatan nata de coco melalui kerja kelompok! Tes: (ranah kognitif) A. Pilihlah satu jawaban denga cara memberi tanda silang (X) pada huruf di depan jawaban yang anda anggap benar! 1. Bakteri dan ganggang biru dalam klasifikasinya termasuk prokariota karena belum memiliki....b a. inti sel b. membran inti c. membran sel d. membran sel, tetapi memiliki inti e. asam nukleat 2. Dinding sel bakteri tersusun atas ...bahan yang kuat, tetapi lentur.a a. peptidoglikan b. selulosa c. kitin

d. lipid bilayer e. protein 3. Proses yang menyebabkan pertukaran informasi genetik antar sel bakteri adalah...d a. mutualisme b. replikasi c. pembelahan biner d. konjugasi e. fragmentasi B.Isilah titik-titik di bawah ini agar menjadi kalimat yang lengkap! 1. Perbedaan antara eubacteria dengan archaebacteria dalam hal penyusun dinding selnya adalah.... 2. Dominan Archaebacteria terdiri atas..., ..., dan.... 3. Bakteri tertentu dapat melakukan fotosintesis karena memiliki pidmen....

C. Jawablah pertanyaan berikut ini secara singkat dan jelas! 1. Jelaskan perkembangbiakan bakteri secara seksual dan aseksual! 2. Mengapa bakteri dan ganggang biru dimasukkan dalam domain eubakteria! 3. jelaskan perbedaan antara Archaebacteria dan Eubacteria!

Mengetahui, Kepala Sekolah

Dilaksanakan, Guru Biologi

...............

NIP. .........................

NIP.......................................

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
Mata Pelajaran : Biologi Kelas/Semester : X/1 Pertemuan Ke: 12-14 Alokasi Waktu : 6 X 45 menit (6 jam pelajaran) Standar Kompetensi : 2. Memahami prinsip-prinsip pengelompokan makhluk hidup. Kompetensi Dasar : 2.4 Menyajikan ciri-ciri umum filum dalam kingdom protista dan peranannya bagi kehidupan. Indikator : 1. Mendeskripsikan perbedaan ciri-ciri antara kingdom protista dan kingdom lainnya 2. Mendeskripsikan karakteristik setiap filum dalam kingdom protista. 3. Mengidentifikasi protista yang menguntungkan/merugikan bagi kehidupan manusia. I. Tujuan Pembelajaran A. Siswa dapat mendeskripsikan perbedaan ciri-ciri antara kingdom protista dan kingdom lainnya. B. Siswa dapat mendeskripsikan karakteristik setiap filum dalam kingdom protista. C. Siswa dapat mendeskripsikan kingdom protista yang menguntungkan/merugikan bagi kehidupan manusia.
II. Materi Ajar

Protista merupakan organisme eukariota uniseluler yang hidup soliter atau berkoloni. Protista dapat digolongkan menjadi protista mirip hewan (Protozoa), protista mirip tumbuhan (Alga), protista mirip jamur. Ciri-ciri umum protista mirip hewan adalah uniseluler, soliter atau berkolloni, mokroskopis, heterotrof, hidup bebas atau parasit, alat gerak berupa pseupodia, silia, atau flagela. Ciri-ciri protista mirip tumbuhan adalah uniseluler kecuali alga cokelat dan merah, fotosintetik, ada yang mikroskopis dan makroskopis, hidup di air tawar dan air laut, pigmen lain yang dimiliki selain klorofil adalah karotenoid, fikosantin, fikoeritrin. Ciri umum protista mirip jamur, memiliki inti lebih dari satu, bersifat amuboid (Myxomicotina), berflagel (Oomycotina), heterotrof, menghasilkan spora, parasit atau pengurai. Peranan protista dalam kehidupan antara lain: peran menguntungkan sebagai sumber makanan yang bernilai gizi tinggi, bahan obat-obatan dan kosmetik,

pupuk. Peran merugikan menjadi sumber penyebab penyakit (Tidur, malaria, keputihan, dll).
III. Langkah-Langkah Pembelajaran Pertemuan Ke-1

A. Kegiatan Awal (waktu: 10 menit) Apersepsi: Guru meminta siswa mengemukakan pendapatnya tentang penyakit malaria. B. Kegiatan Inti (waktu: 70 menit) 1. Guru meminta siswa membedakan antara protista mirip hewan, protista mirip tumbuhan, dan protista mirip jamur. 2. Guru meminta siswa menjelaskan karakteristik dari masing-masing anggota kingdom protista. 3. Guru meminta siswa mendiskusikan cara perkembangbiakan atau daur hidup protista. C. Kegiatan Akhir (waktu: 10 menit) 1. Guru meminta siswa menyimpulkan karakteristik anggota kingdom protisata dan daur hidupnya. 2. Guru meminta siswa membuat charta salah satu contoh daur hidup protista sebagai tugas mandiri di rumah.
Pertemuan Ke-2

A. Kegiatan Awal (waktu: 10 menit) Apersepsi: Guru menanyakan persiapan siswa untuk melakukan pengamatan mikroskopis protista dalam air kolam dan air rendaman jerami. B. Kegiatan Inti (waktu: 70 menit) 1. Guru meminta siswa melakukan pengamatan mikroskopis air kolam, dan air rendaman jerami untuk melihat karakteristik protista secara langsung. 2. Guru meminta siswa membandingkan hasil pengamatan dengan gambar literatur melalui kerja kelompok. C. Kegiatan Akhir (waktu: 10 menit) 1. Guru meminta siswa menyimpulkan karkteristik protista dari hasil pengamatan.
Pertemuan Ke-3

A. Kegiatan Awal (waktu: 10 menit) Apersepsi: Guru menanyakan kepada siswa pernahkah mereka memakan agar-agar dan dari bahan apa agar-agar tersebut dibuat.

B. Kegiatan Inti (waktu: 70 menit) 1. Guru meminta siswa mendiskusikan dan mencari dari berbagai sumber literatur tentang peranan protista baik yang menguntungkan atau merugikan bagi kehidupan manusia. 2. Guru meminta siswa mengerjakan soal kuis tentang materi protista. C. Kegiatan Akhir (waktu: 10 menit)

1. Guru meminta siswa menyimpulkan berbagai peranan protista.
IV. Metode Pembelajaran

Metode yang digunakan: A. Diskusi B. Kuis C. Tanya jawab D. Penugasan
V. Sumber/Bahan Pembelajaran

Sumber/bahan pembelajaran berupa: A. Buku Menjelajah Dunia Biologi 1, Sri Pujiyanto, Tiga Serangkai, Solo, 2008, halaman 1-28. B. Gambar-gambar protista dari Internet. C. Laboratorium (mikroskop, objek glass dan deglass). D. Lingkungan (Air kolam dan air rendaman jerami)
VI. Penilaian

Penilaian meliputi: A. Sikap siswa saat proses pembelajaran (ranah afektif). B. Penilaian hasil belajar berupa: (ranah psikomotor dan kognitif) Tugas: Buatlah charta salah satu contoh daur hidup organisme protista! Tes soal kuis isian singkat: (ranah kognitif) 1. Kingdom protista beranggotakan organisme-organisme yang memiliki ciri menyerupai..., ..., atau.... 2. Protozoa dibagi menjadi empat filum, yaitu Rhizopoda, Flagellata, Ciliata, dan Sporozoa berdasarkan jenis... 3. Rhizopoda bergerak dengan... yang sebenarnya merupakan... 4. Flagellata atau... bergerak dengan bulu cambuk. 5. Sporozoa tidak memiliki alat gerak. Dinamakan Sporozoa karena dapat membentuk... 6. Protista mirip tumbuhan dibagi menjadi tujuh filum, yaitu.... 7. Organisme berbentuk seperti gelendong denga satu flagel, memiliki klorofil, merupakan organisme autrotof atau heterotrof dimasukkan dalam filum.... 8. Diatom memiliki ciri khas dinding selnya mengandung... 9. Filum Pyrrophyta disebut juga ganggang api atau...denga ciri khas dinding selnya tersusun oleh lempengan-lempengan selulosa. 10. Jamur lendir pada fase ... bergerak merayap menyerupai Amoeba, sedang pada kondisi tidak menguntungkan akan membentuk spora.

Mengetahui, Kepala Sekolah

Dilaksanakan, Guru Biologi

...............

NIP. .........................

NIP.......................................

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
Mata Pelajaran : Biologi Kelas/Semester : X/1 Pertemuan Ke: 15-18 Alokasi Waktu : 8 X 45 menit (8 jam pelajaran) Standar Kompetensi : 2. Memahami prinsip-prinsip pengelompokan makhluk hidup. Kompetensi Dasar : 2.5 Mendeskripsikan ciri-ciri dan jenis jamur berdasarkan hasil pengamatan, percobaan, dan kajian literatur serta peranannya bagi kehidupan. Indikator : 1. Mendeskripsikan ciri-ciri khusus kingdom fungi yang membedakannya dengan kingdom lain. 2. Menjelaskan cara-cara perkembangbiakan yang ditemukan pada berbagai golongan jamur. 3. Memberikan contoh setiap anggota divisi kingdom fungi yang memiliki peran bagi kehidupan manusia. I. Tujuan Pembelajaran A. Siswa dapat mendeskripsikan ciri-ciri khusus kingdom fungi yang membedakannya dengan kingdom lain. B. Siswa dapat memberikan contoh setiap anggota divisi kingdom fungi.

C. Siswa dapat memberikan contoh setiap anggota divisi kingdom fungi yang memiliki peran bagi kehidupan manusia. D. Siswa dapat melakukan pengamatan terhadap ciri tubuh bagian luar beberapa macam jamur E. Siswa dapat menjelaskan cara-cara perkembangbiakan yang ditemukan pada berbagai golongan jamur.
II. Materi Ajar

Jamur merupakan organisme eukariotik, bersifat uniseluler atau multiseluler, dengan dinding sel dari glukan, mannan, dan kitin, tidak berklorofil, memperoleh nutrisi dengan menyerap, berkemban biak denga aseksual dan seksual. Jamur digolongkan menjadi empat golongan, antara lain: Zygomycotina membentuk zygospora hasil pembiakan secara kawin, Ascomycotina membentuk spora generatif di dalm askus, Basidiomycotina membentuk spora generatif pada basidium dan umumnya mempunyai ukuran tubuh buah besar, Deutromycotina membentuk spora secara vegetatif dan belum diketahui fase kawinnya. Jamur berperan dalam keseimbangan lingkungan, fermentasi makanan dan obat-obatan, menghasilkan aflatoksin dan jamur juga dapat bersifat parasit.
III. Langkah-Langkah Pembelajaran Pertemuan Ke-1

A. Kegiatan Awal (waktu: 10 menit) Apersepsi: Guru meminta siswa mengungkapkan pendapatnya tentang jamur yang sering tumbuh di pekarangan rumah yang lembab. B. Kegiatan Inti (waktu: 70 menit) 1. Guru meminta siswa mendiskusikan ciri-ciri dan pengelompokan jamur secara berkelompok. 2. Guru meminta siswa mempresentasikan hasil diskusi dalam kelompok. C. Kegiatan Akhir (waktu: 10 menit) 1. Guru meminta siswa menyimpulkan ciri-ciri dan pengelompokan jamur.
Pertemuan Ke-2

A. Kegiatan Awal (waktu: 10 menit) Apersepsi: Guru menanyakan persiapan siswa untuk melakukan pengamatan berbagai jenis jamur. B. Kegiatan Inti (waktu: 70 menit) 1. Guru meminta siswa melakukan pengamatan terhadap berbagai contoh jamur Ascomycotina, Basidiomycotina, dan zygomycotina. 2. Guru meminta siswa mendiskusikan hasil pengamatan dan membuat laporan pengamatan. C. Kegiatan Akhir (waktu: 10 menit) 1. Guru meminta siswa menyimpulkan ciri-ciri berbagai jamur dari hasil pengamatan.
Pertemuan Ke-3

A. Kegiatan Awal (waktu: 10 menit)

Apersepsi: Guru menyebutkan ciri-ciri jamur dari hasil pengamatan yang telah dilakukan. B. Kegiatan Inti (waktu: 70 menit) 1. Guru meminta siswa membandingkan ciri-ciri jamur hasil pengamatan dengan kalian literatur. 2. Guru meminta siswa mempresentasikan charta daur hidup jamur di depan kelas. 3. Guru meminta siswa mendiskusikan peranan jamur bagi kehidupan manusia. C. Kegiatan Akhir (waktu: 10 menit) 1. Guru meminta siswa menyimpulkan ciri-ciri, peranan, dan daur hidup berbagai jamur.
Pertemuan Ke-4

A. Kegiatan Awal (waktu: 10 menit) Apersepsi: Guru menanyakan persiapan siswa untuk mengikuti ulangan harian. B. Kegiatan Inti (waktu: 70 menit) 1. Guru membagikan kertas soal ulangan kepada siswa. 2. Siswa mengerjakan soal ulangan dengan tenang. C. Kegiatan Akhir (waktu: 10 menit) 1. Guru meminta pekerjaan siswa dan meminta siswa untuk mempelajari materi berikutnya.
IV. Metode Pembelajaran

Metode yang digunakan: A. Diskusi B. Ulangan Harian C. Tanya jawab D. Penugasan
V. Sumber/Bahan Pembelajaran

Sumber/bahan pembelajaran berupa: A. Buku Menjelajah Dunia Biologi 1, Sri Pujiyanto, Tiga Serangkai, Solo, 2008, halaman 1-28. B. Laboratorium (mikroskop, objek glass dan deglass, pinset, pipet, kaca pembesar,cutter) C. Gambar-gambar daur hidup jamur dari Internet. D. Lingkungan (Tongkol jagung rebus dan roti yang sudah jamuran,jamur kuping, merang dan kancing).
VI. Penilaian

Penilaian meliputi: A. Sikap siswa saat proses pembelajaran (ranah afektif). B. Penilaian hasil belajar berupa: Laporan hasil pengamatan (ranah psikomotor dan ranah kognitif)

Tes soal (ranah kognitif). A.Pilihlah satu jawaban denga cara memberi tanda silang (X) pada huruf di depan jawaban yang anda anggap benar! 1. Berikut ini yang bukan merupakan ciri Aspergillus adalah.... a. memiliki hifa bersekat b. berkembang biak dengan konidia c. dapat membentuk sporangiospora d. memiliki sel kaki e. bersel banyak 2. diantara jamur-jamur berikut ini yang tidak bermanfaat bagi manusia adalah.... a. Aspergillus niger b. Aspergillus wentii c. Aspergillus oryzae d. Aspergillus nidulans e. Aspergillus clavatus 3. Rasa manis pada tapai disebabkan oleh … a. gula hasil penguraian pati oleh khamir b. pembentukan gula oleh sel khamir c. gula yang ditambahkan saat pembuatan tapai d. alkohol hasil fermentasi e. terbentuknya karbon dioksida. B.Isilah titik-titik di bawah ini agar menjadi kalimat yang lengkap! 1. Jamur memperoleh nutrisi dengan cara...senyawa sederhana dari lingkungan. 2. Tubuh jamur multiseluler tersusun atas benang-benang yang dinamakan.... 3. Zygomicota memiliki sporaseksual yang dinamakan.... C. Jawablah pertanyaan berikut ini secara singkat dan jelas! 1. Tulislah perbedaan jamur dengan tumbuhan! 2. Jelaskan arti penting lumut kerak bagi lingkungan! 3. Bagaimana cara jamur tempe bereproduksi? Jelaskan!

Mengetahui, Kepala Sekolah

Dilaksanakan, Guru Biologi

...............

NIP. .........................

NIP.......................................

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata Pelajaran : Biologi Kelas/Semester : X/2 Pertemuan Ke: 1-2 Alokasi Waktu : 4 X 45 menit (4 jam pelajaran) Standar Kompetensi : 3. Memahami manfaat keanekaragaman hayati Kompetensi Dasar : 3.1 Mendeskripsikan konsep keanekaragaman gen, jenis dan ekosistem melalui kegiatan pengamatan 3.2 Mengkomunikasikan keanekaragaman hayati Indonesia dan usaha pelestarian serta pemanfaatan sumber daya alam Indikator : 1. Mengidentifikasi keanekaragaman gen dan jenis makhluk hidup dari hasil pengamatan lingkungan 2. Menemukan jenis organisme khas daerah/ wilayah dan mendeskripsikan keanekaragaman gennya. 3. Membandingkan ciri keanekaragaman hayati pada tingkat gen, jenis dan ekosistem 4. Mengenali kekhasan berbagai tingkat keanekaragaman di lingkungan sekitar 5. Memberikan contoh keanekaragaman hayati indonesia dan pemanfaatannya 6. Mendeskripsikan peran manusia terhadap keanekaragaman hayati 7. Memaparkan usaha pelestarian keanekaragaman hayati Indonesia I. Tujuan Pembelajaran A. Mendeskripsikan konsep keanekaragaman hayati B. Mendeskripsikan konsep dan memberikan contoh keanekaragaman hayati tingkat gen C. Mendeskripsikan konsep dan memberikan contoh keanekaragaman hayati tingkat jenis

D. Mendeskripsikan konsep dan memberikan contoh keanekaragaman hayati tingkat ekosistem E. Mengidentifikasi tumbuhan dan hewan khas Indonesia F. Memaparkan peran keanekaragaman hayati dalam kehidupan manusia G. Memaparkan peran aktifitas manusia terhadap keanekaragam hayati H. Memaparkan usaha pelestarian keanekaragaman hayati Indonesia II. MateriAjar Keanekaragaman hayati adalah keanekaragaman semua jenis tumbuhan, hewan, mikroorganisme serta proses ekosistem dan ekologis yang ada di suatu tempat. Keanekaragaman hayati terjadi pada tingkat gen, jenis dan ekosistem. Keanekaragaman gen menyebabkan adanya variasi dalam satu jenis makhluk hidup. Keanekaragaman spesies mudah dikenali melalui perbedaan penampakan luar tiap spesies. Interaksi manusia dengan lingkungan abiotiknya membentuk keanekaragaman ekosistem. Keanekaragaman hayati ditentukan oleh adanya faktor genetik dan faktor lingkungan. Indonesia merupakan negara yang memiliki keanekaragaman hayati yang unik, berbeda dengan negara lainnya. Keanekaragaman hayati berfungsi sebagai sumber bahan pangan, bahan sandang, bahan papan, plasma nutfah, bahan obat dan sumber keindahan. Aktifitas manusia sangat menentukan keberadaan keanekaragaman hayati. Aktifitas manusia dapat menguntungkan dan dapat merugikan keanekaragaman hayati. KTSP Sains Biologi SMA 1B

III. Langkah-Langkah Pembelajaran Pertemuan Ke-1 A. Kegiatan Awal (waktu: 10 menit) Apersepsi: Guru meminta siswa mengungkapkan pendapatnya tentang berbagai perbedaan pada makhluk hidup yang dijumpainya dalam sepekan B. Kegiatan Inti (waktu: 70 menit) 1. Guru meminta siswa menjelaskan pengertian gen, konsep dan contoh keanekaragaman gen. 2. Guru meminta siswa menjelaskan konsep dan contoh keanekaragaman jenis 3. Guru meminta siswa menjelaskan konsep dan contoh keanekaragaman ekosistem 4. Guru meminta siswa mendiskusikan perbedaan keanekaragaman gen, jenis dan ekosistem 5. Guru meminta siswa mendiskusikan keunikan keanekaragaman hayati Indonesia 6. Guru meminta siswa menyebutkan tumbuhan dan hewan khas Indonesia C. Kegiatan Akhir (waktu: 10 menit) 1. Guru meminta siswa menyimpulkan konsep keanekaragaman hayati dan keunikan keanekaragaman hayati Indonesia Pertemuan Ke-2 A. Kegiatan Awal (waktu: 10 menit) Apersepsi: Guru meminta siswa mengungkapkan pendapatnya tentang manfaat tumbuhan dan hewan khas bagi kehidupan manusia B. Kegiatan Inti (waktu: 70 menit) 1. Guru meminta siswa mendiskusikan bersama kelompoknya peran keanekaragaman hayati dalam kehidupan manusia 2. Guru meminta siswa bersama kelompoknya membuat tabel yang berisi tentang contoh-contoh tumbuhan dan hewan yang bermanfaat dalam bidang pangan, bahan obat, sumber plasma nutfah dan sumber keindahan 3. Guru meminta siswa mendiskusikan bersama kelompoknya tentang berbagai macam aktifitas manusia baik yang merugikan maupun yang menguntungkan keanekaragaman hayati. 4. Guru meminta siswa mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya C. Kegiatan Akhir (waktu: 10 menit) 1. Guru meminta siswa menyimpulkan peran keanekaragaman hayati dalam kehidupan manusia dan berbagai macam aktifitas manusia baik yang merugikan maupun yang menguntungkan keanekaragaman hayati . IV. Metode Pembelajaran Metode yang digunakan: A. Diskusi B. Tanya jawab

C. Kuis D. Penugasan (tabel) V. Sumber/Bahan Pembelajaran Sumber/bahan pembelajaran berupa: D. Buku Sains Biologi 2B, Henny Riandari, Tiga Serangkai, Solo, 2007, halaman 153-174 E. Lingkungan VI. Penilaian Penilaian meliputi: A. Sikap siswa saat proses pembelajaran (ranah afektif). B. Penilaian hasil belajar (ranah kognitif) berupa: I. Pilihlah jawaban yang kamu anggap benar! 1. Diantara individu sejenis tidak pernah ditemukan individu yang sama untuk semua jenis. Hal ini terjadi karena adanya faktor... . a. lingkungan b. induknya c. jenisnya d. lingkungan dan gen e. komponen biotiknya 2. Hutan bakau di kalimantan, hutan hujan tropis di Jawa Barat, dan savana di Papua merupakan contoh keanekaragaman hayati tingkat... . a. gen b. spesies c. ekosistem d. populasi e. individu 3. Perhatikan nama-nama tumbuhan berikut: 1) kelapa gading 2) kelapa hijau 3) pinang merah 4) lontar 5) kelapa kopyor 6) aren. Kelompok tumbuhan yang merupakan keanekaragaman tingkat jenis adalah... . a. 1, 2, 3 b. 1, 2, 5 c. 2, 3, 4

d. 2, 3, 5 e. 2, 5, 6

4. Perhatikan tabel berikut! Kawasan Indonesia barat A. Orang utan B. Siamang C. Tapir D. Badak E. Merak Kawasan Indonesia timur Cendrawasih Kasuari Kakatua Kangguru Anoa

Hewan-hewan Indonesia yang ada hubungannya dengan daerah Oriental dan Australia adalah... . a. A b. B c. C d. D e. E 5. Penyebab utama Indonesia memiliki keanekaragaman yang tinggi adalah... . a. terletak diantar 2 benua dan 2 samudra b. memilii flora dan fauna yang mirip dengan Oriental dan Australia c. memiliki iklim tropis dengan curah hujan cukup tinggi d. merupakan daerah yang dilalui migrasi hewan-hewan e. merupakan daerah kepulauan yang telah terpisah dari daratan benua Asia II. Kuis isian singkat. a. Keanekaragaman hayati dapat terjadi pada tingkat…, …, dan … . b. Keanekaragaman hayati pada tingkat… menyebabkan adanya variasi dalam satu jenis makhluk hidup.

c. Keanakaragaman hayati sangat ditentukan oleh factor… dan factor lingkungan d. Anoa merupakan hewan … di Indonesia. Artinya hewan tersebut hanya dijumpai di Indonesia. e. Pelestarian … dilakukan dengan cara memindahkan hewan atau tumbuhan dari tempat aslinya ke tempat lain. f. Taman wisata, taman nasional, dan hutan lindung merupakan contoh pelestarian alam secara… . g. Berbagai jenis pisang yang ada di sekitar kita menunjukkan adanya keanekaragaman tingkat… . h. Tanaman Indonesia yang ditetapkan sebagai puspa pesona adalah… . i. Pemerintah Indonesia menetapkan hewan komodo sebagai satwa… . j. Keistimewaan Indonesia disbanding negara-negara lain di dunia adalah wilayahnya terletak diantara zona Asia dan Australia biogeografi, yaitu… dan …. C. Presentasi hasil diskusi (ranah psikomotor). Kunci: Pilihan ganda: 1. D 2. C 3.E 4. D 5. B Kuis Jawaban Singkat: a. gen, jenis dan ekosistem b. gen c. gen d. khas e. ex-situ f. in-situ g. jenis h. anggrek bulan i. j. satwa nasional asia dan australia Skor Maksimum 20 20 30 20 10 100 Skor yang Diperoleh

Aspek yang dinilai dalam presentasi Kelancaran berbicara Runtut materi Analisa masalah Penemuan Kesimpulan Jumlah

Mengetahui, Kepala Sekolah

Dilaksanakan, ............... Guru Biologi

NIP.......................

NIP............................

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata Pelajaran : Biologi Kelas/Semester : X/2 Pertemuan Ke: 3-5 Alokasi Waktu : 6 X 45 menit (6 jam pelajaran) Standar Kompetensi : 3. Memahami manfaat keanekaragaman hayati Kompetensi Dasar : 3.3 Mendeskripsikan ciri-ciri divisio dalam dunia tumbuhan dan peranannya bagi kelangsungan hidup di bumi. Indikator : 1. Mengidentifikasi cir-ciri umum plantae 2. Membedakan ciri tubuh bagian luar dan dalam pada tingkat sistem organ yang dimiliki oleh masing-masing divisio 3. Menjelaskan klasifikasi divisi dalam kingdom plantae 4. Menjelaskan cara-cara reproduksi masing-masing divisi 5. Membuat charta reproduksi dan siklus hidup masingmasing divisi 6. Menjelaskan peran anggota plantae baik yang menguntungkan maupun yang merugikan bagi kehidupan manusia I. Tujuan Pembelajaran A. Menjelaskan ciri umum kingdom plantae B. Menjelaskan dasar-dasar klasifikasi kingdom plantae C. Mendeskripsikan ciri tubuh bagian luar dan dalam pada tingkat sistem organ yang dimiliki oleh masing-masing divisio D. Mendeskripsikan cara hidup dan habitat masing-masing divisi

E. Menjelaskan cara reproduksi masing-masing divisi F. Menjelaskan dasar-dasar klasifikasi divisi dalam kingdom plantae ke dalam tingkatan kelas G. Mengidentifiksi ciri-ciri khusus tiap kelas anggota suatu divisi H. Mendeskripsikan peran anggota divisi dalam kingdom plantae yang menguntungkan bagi kehidupan manusia I. Mendeskripsikan peran anggota divisi dalam kingdom plantae yang merugikan bagi kehidupan manusia III. MateriAjar Dunia tumbuhan ( kingdom plantae) beranggotakan semua jenis organisme yang mengandung klorofil, tak dapat berpindah tempat, multiseluler, dan menghasilkan keturunan. Menurut sistem filogenik, kingdom plantae terdiri atas tumbuhan lumut (Bryophyta), paku (Pterydophyta) dan tumbuhan berbiji ( Spermatophyta). Lumut merupakan tumbuhan peralihan antar tumbuhan thallus dan kormus., dan dibagi menjadi 3 kelas yaitu Musci ( lumut sejati), Hepaticae ( lumtu hati), dan Anthocerotae ( lumut tanduk). Tumbuhan paku telah memiliki akar, batang dan daun sejati. Serta diklasifikasikan menjadi 4 kelas yaitu Psilophyta ( paku purba), Sphenophyta ( paku ekor kuda), Lycopodophyta ( paku kawat), dan Pterophyta ( paku sejati). Tumbuhan biji ( Spermatophyta) telah menghasilakan biji, berkormus sejati dan berpembuluh. Dibedakan menjadi tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae) dan tumbuhan berbiji tertutup ( Angiospermae). Gymnospermae bijinya tidak dibentuk di dalam bakal buah, mempunyai 4 divisi yaitu Coniferophyta, Cycadophyta, Ginkgophyta, dan Gnetophyta. Angiospermae membentuk biji yang dibungkus oleh bakal buah, dan dibagi menjadi Dicotyledonae dan Monocotyledonae. Dicotyledonae memiliki 2 kotyledon, tulang daun menyirip, batang berkambium dan bercabang, akar tunggang, ikatan pembuluh radial serta bagian bunga berjumlah 4, 5 atau kelipatannya. Monocotyledonae memiliki 1 kotyledon, tulang daun sejajar, batang tak berkambium dan tak bercabang, akar serabut, ikatan pembuluh tersebar acak, serta bagian bunga berjumlah 3 atau kelipatannya. KTSP Sains Biologi SMA 1B

III. Langkah-Langkah Pembelajaran Pertemuan Ke-3 A. Kegiatan Awal (waktu: 10 menit) Apersepsi: Guru meminta siswa melihat sekelilingnya, kemudian menyuruh mereka menyebutkan persamaan dan perbedaan antara beberapa tumbuhan seperti suplir, lumut, mawar dan pohon mangga. B. Kegiatan Inti (waktu: 70 menit) 1. Guru meminta siswa menyebutkan berbagai macam ciri tumbuhan dari hasil pengamatan. 2. Guru meminta siswa menyebutkan 3 macam divisi dalam kingdom plantae 3. Guru membagi siswa dalam beberapa kelompok dan menyuruh mereka mendiskusikan dalam cirri , klasifikasi, contoh dan daur hidup tumbuhan lumut 4. Guru meminta siswa bersama kelompoknya mendiskusikan dalam bentuk table cirri, klasifikasi , contoh dan daur hidup kelas-kelas tumbuhan paku 5. Guru meminta beberapa kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas mengenai perbedaan cirri, klasifikasi, contoh dan daur hidup tumbuhan lumut dan paku. C. Kegiatan Akhir (waktu: 10 menit) 1. Guru meminta siswa menyimpulkan perbedaan tumbuhan lumut dan tumbuhan paku. Pertemuan Ke-4 A. Kegiatan Awal (waktu: 10 menit) Apersepsi: Guru meminta siswa menyebutkan contoh-contoh tumbuhan berbiji. B. Kegiatan Inti (waktu: 70 menit) 1. Guru meminta siswa menyebutkan ciri-ciri tumbuhan berbiji. 2. Guru meminta siswa menyebutkan pembagian tumbuhan berbiji 3. Siswa diminta membedakan ciri-ciri umum tumbuhan berbiji terbuka dan tumbuhan berbiji tertutup 4. Siswa diminta bekerja dalam kelompok untuk menganalisa pembagian divisi, contoh-contoh dan daur hidup tumbuhan berbiji terbuka 5. Dalam kelompok tersebut siswa juga diminta menganalisa pembagian kelas, contoh-contoh dan daur hidup tumbuhan berbiji tertutup 6. Guru meminta siswa menyebutkan perbedaan tumbuhan dikotil dan monokotil C. Kegiatan Akhir (waktu: 10 menit) 1. Guru meminta siswa menyimpulkan ciri, pembagian divisi dan daur hidup tumbuhan berbiji sebagai hasil diskusi.

Pertemuan Ke-5 A. Kegiatan Awal (waktu: 10 menit) Apersepsi: Guru menanyakan persiapan siswa untuk melakukan praktikum pengamatan beberapa tumbuhan untuk membedakan ciri-ciri tumbuhan monokotil dan dikotil. Serta manfaat plan tae bagi kehidupan. Selanjutnya, guru mempersilakan siswa untuk menyiapkan bahan bahan yang diperlukan untuk kegiatan tersebut. Dalam kegiatan ini siswa bekerja besrama kelompoknya. B. Kegiatan Inti (waktu: 70 menit) 1. Guru meminta siswa menjelaskan alasan menggunakan bahan-bahan yang telah dikumpulkan (lihat hal. 200) 2. Guru mempersilakan siswa melakukan pengamatan. Kemudian, siswa diminta menuliskan kesimpulan sementara di buku kerja C. Kegiatan Akhir (waktu: 10 menit) 1. Guru meminta siswa menyimpulkan perbedaan tumbuhan dikotil dan monokotil serta manfaat plantae secara umum bagi kehidupan. IV. Metode Pembelajaran Metode yang digunakan: A. Diskusi B. Tanya jawab C. Praktikum V. Sumber/Bahan Pembelajaran Sumber/bahan pembelajaran berupa: A. Buku Sains Biologi 2B, Henny Riandari, Tiga Serangkai, Solo, 2007, halaman 175-204. B. Beberapa tumbuhan dikotil dan monokotil seperti mangga, pepaya, terung, kacang tanah, singkong, jagung, tebu, pisang, rumput lengkap mulai dari akar, batang, daun, unga dan buahnya. VI. Penilaian Penilaian meliputi: A. Sikap siswa saat proses pembelajaran (ranah afektif). B. Penilaian hasil belajar berupa: 1. Ranah kognitif A. Pilih salah satu jawaban yang benar 1. Berikut ini yang bukan ciri tumbuhan lumut adalah... a. dinding sel tersususun atas selulosa b. mengandung kloroplas c. akar, batang dan daun sudah memiliki floem dan xilem d. daun hanya 1 lapis

e. tumbuh pada tempat lembab 2. Spora yang dihasilkan tumbuhan paku jika jatuh di tempat yang cocok akan tumbuh manjadi... a. protonema b. protalium c. sporofit d. makrofil e. gametophyt 3. Angiosperma berbeda dari semua tumbuhan karena memiliki... a. sistem pembuluh b. bunga c. daur hidup yang melibatkan pergiliran keturunan d. biji e. fase sporofit yang dominan 4. Berikut ini yang bukan ciri tumbuhan dikotil adalah... a. akar serabut b. berkambium c. tulang daun menyirip d. berkas pengangkut teratur e. mahkota bunga 4, 5 atau kelipatannya 5. Yang termasuk tumbuhan berkormus adalah... a. paku b. tumbuhan berbiji c. paku dan tumbuhan berbiji d. tumbuhan berbiji terbuka e. tumbuhan berbiji tertutup B. Isilah titik-titik di bawah dengan singkat

1. Tumbuhan lumut mangalami pergiliran keturunan antar fase... dan ... . 2. Daun tumbuhan lumut memiliki ciri khusus yaitu ... ketika masih muda 3. Struktur pembawa biji yang berbentuk kerucut pada tumbuahan gymnospermae disebut... 4. Tumbuhan pakis haji merupakan anggota divisi... 5. Pada umumnya tumbuhan dikotil memiliki sistem perakaran..., sedangkan tumbuhan monokotil memiliki sistem perakaran... . C. Jawablah 1. Tuliskan dasar pengklasifikasian anggota kingdom plantae! 2. Mengapa sebagian besar batang tumbuhan monokotil tidak dapat membesar? 3. Mengapa tumbuhan gymnospermae disebut tumbuhan berbiji telanjang? 2. Ranah psikomotorik Praktikum pengamatan tumbuhan monokotil dan dikotil Kunci A. 1. c 2. b 3. b 4. a 5. c B. 1. gametofit dan sporofit 2. menggulung 3. strobilus 4. gymnospermae 5. radial, tersebar C. 1. bentuk dan ukuran, fase dalam pergiliran keturunan, ada tidaknya pigmen, ada tidaknya akar, batang dan daun sejati 2. karena sebagian besar tidak mengandung kambium 3. biji tidak dibentuk dalam bakal buah D. Penilaian psikomotorik, dapat menggunakan acuan: Aspek yang dinilai Skor Skor yang dalam praktikum Maksimum Diperoleh Kebenaran menjawab 60 Tulisan 25 Ketepatan waktu 15 pengamatan 100 Aspek yang dinilai dalam presentasi Skor Maksimum Skor yang Diperoleh

Kelancaran berbicara Runtut materi Analisa masalah Penemuan Kesimpulan Jumlah

20 20 30 20 10 1000

Mengetahui, Kepala Sekolah

Dilaksanakan, ................... Guru Biologi

NIP. .................

NIP.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata Pelajaran Kelas/Semester Pertemuan KeAlokasi Waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : Biologi : X/2 : 6-9 : 4 X 45 menit (4 jam pelajaran) : 3.Memahami manfaat keanekaragaman hayati. : 3.4 Mendeskripsikan ciri-ciri fillum dalam dunia hewan dan peranannya bagi kehidupan. : 1. Mengenal ciri-ciri umum kingdom animalia 2. Menjelaskan dasar-dasar klasifikasi kingdom animalia.

3.

Mendeskripsikan ciri tubuh pada tingkat sisitem organ yang dimiliki oleh masing-masing fillum. 4. Mendeskripsikan cara hidup, reproduksi dan habitat masing-masing fillum. 5. Mendeskripsiakan dasar-dasar klasifikasi fillum dalam kingdom animalia ke dalam tingkatan kelas. 6. Menjelaskan ciri-ciri khusus tiap kelas anggota suatu fillum. 7. Menjelaskan peran anggota fillum dalam kingdom animalia baik yang menguntungkan maupun yang merugikan bagi manusia. I. Tujuan Pembelajaran A. Menjelaskan ciri-ciri umum kingdom animalia B. Menerangkan dasar-dasar klasifikasi kingdom animalia C. Mendeskripsikan ciri-ciri tubuh bagian dalam dan luar pada tingkat sisitem organ yang dimiliki oleh masing-masing fillum D. Mendeskripsikan cara hidup, cara reproduksi dan habitat masing-masing fillum E. Menjelaskan dasar-dasar klasifikasi fillum dalam kingdom animalia ke dalam tingkatan kelas F. Mengidentifikasi ciri-ciri khusus tiap kelas anggota suatu kingdom G. Mendeskripsikan peran anggoata fillum dalam kingdom animalia baik yang menguntungkan maupun yang merugikan bagi kehidupan. II. MateriAjar Ciri ciri umum hewan antara lain: eukariota multiseluler dan heterotrof, jaringannya terspesialisasi untuk fungsi-fungsi tertentu, dapat bergerak/ locomotio, merespon rangsang dan reproduksi seksual. Berdasarkan struktur tubuhnya animalia dibagi menjadi 9 fillum: • Porifera: tubuh berpori, belum memiliki sistem saraf. Berdasarkan tipe skeleton dibagi menjadi kelas Calcarea, Hexactinellida, dan Demospongia. Coelenterata: memiliki rongga tubuh sebagai usus atau saluran pencernaan makanan. Berdasarkan cara hidupnya dibagi menjadi kelas Hydrozoa, Scypozoa, dan Anthozoa. Platyhelminthes: cacing pipih memanjang dan beruas, simetri bilateral dan tidak memiliki leher. Dibagi menjadi kelas Turbellaria, Trematoda, dan Cestoda.

• •

Nemathelminthes: cacing gilik memenjang, simetri bilateraldan memiliki 3 lapisan tubuh tapi tidak beruas. Annelida: cacing yang beruas. Berdasar jumlah rambut/duri pada tiap ruas tubuhnya dibagi menjadi kelas Polychaeta, Oligochaeta dan Hirudinea. Mollusca: bertubuh lunak dan dilindungi cangkang dari bahan kapur. Dibagi menajdi kelas Amphineura, Chepalopoda, Scaphopoda, Bivalvia dan Gastropoda. Artrophoda: kaki beruas/ berbuku-buku. Berdasarkan struktur tubuhnya dibagi menjadi kelas Arachnida, Crustacea, Insecta dan Myriapoda. Echinodermata: berkulit duri. Berdasarkan bentuk tubuh dan sistem ambulakralnya dibagi menjadi kelas Asteroidea, Ophiuroidea, Cronoidea, Echinoidea, Holothuroidea. Chordata: memiliki chorda dorsalis. Ada 4 subfillum: Hemichrdata, Urochordata, Cephalochordata, Vertebrata. Vertebrata dibagi menjadi Pisces dan Tetrapoda. KTSP Sains Biologi SMA 1B

• •

III. Langkah-Langkah Pembelajaran Pertemuan ke-6 A. Kegiatan Awal (waktu: 10 menit) Apersepsi: Guru bertanya kepada siswa mengapa kucing termasuk kalompok hewan? B. Kegiatan Inti (waktu: 70 menit) 1. Guru meminta siswa menyebutkan ciri-ciri umum hewan 2. Guru meminta siswa menjelaskan dasar-dasar klasifikasi hewan 3. Guru meminta siswa menyebutkan 9 fillum dalan kingdom animalia 4. Guru meminta siswa menyebutkan dan menjelaskan ciri-ciri serta struktur tubuh fillum Porifera 5. Guru meminta siswa menjelaskan cara reproduksi dan klasifikasi fillum Porifera 6. Guru meminta siswa menyebutkan peran anggoata fillum Porifera dalam kehidupan 7. Guru meminta siswa menyebutkan dan menjelaskan ciri-ciri serta struktur tubuh fillum Coelenterata 8. Guru meminta siswa menjelaskan cara reproduksi dan klasifikasi fillum Coelenterata 9. Guru meminta siswa menyebutkan peran anggota fillum Coelenterata dalam kehidupan

C. Kegiatan Akhir (waktu: 10 menit) 1. Guru meminta siswa membuat tabel perbedaan Porifera dan Coelenterata dalam hal ciri-ciri, struktur tubuh, klasifikasi, cara reproduksi, contoh anggoata dan peranannya dalam kehidupan Pertemuan ke-7 A. Kegiatan awal ( waktu 10 menit) Apersepsi: Guru meminta siswa menyebutkan macam-macam cacing yang sering ditemui di jalan B. Kegiatan inti (waktun 70 menit) 1. Guru meminta siswa membentuk kelompok dimana dalam masing – masing kelompok terdiri dari 4 orang 2. Guru meminta siswa bekerjasama dalam kelompoknya untuk membedakan ciri-ciri, struktur tubuh, klasifikasi, contoh anggota dan peran Platyhelminthes, Nemathelminthea dan Annelida dalam kehidupan. 3. Guru meminta tiap kelompok untuk maju ke depan mempresentasikan hasil diskusinya C. Kegiatan akhir 1. Guru menyuruh semua siswa membuat tabel perbedaan Platyhelminthes, Nemathelminthes dan Annelida dalam hal ciri-ciri, struktur tubuh, klasifikasi, contoh anggota dan perananya bagi kehidupan

Pertemuan ke-8 A. Kegiatan awal (waktu 10 menit) Apersepsi : guru bertanya pada siswa, termasuk ke dalam fillum apakah hewan labah-labah itu? B. Kegiatan inti (waktu 70 menit) 1. Guru meminta siswa untuk membawa hewan-hewan seperti siput, labahlabah, udang, kaki seribu dan belalang untuk diidentifikasi fillumnya pada pertemuan ini. 2. Berdasarkan hewan-hewan yang telah dibawa, siswa mengidentifikasi ciriciri, struktur tubuh, klasifikasi dan peran masing-masing kelas dalam fillum Mollusca dan Arthropoda 3. Guru meminta siswa menuliskan hasil pengamatannya di buku C. Kegiatan akhir (waktu 10 menit) 1. Guru menyuruh semua siswa membuat tabel perbedaan mollusca dan kelas-kelas dalam fillum arthropoda , dalam hal ciri-ciri, struktur tubuh, klasifikasi, contoh anggota dan perananya bagi kehidupan Pertemuan ke-9 A. Kegiatan awal (waktu 10 menit) 1. Apersepsi: Guru bertanya pada siswa termasuk ke dalam fillum apakah hewan bintang laut dan buaya B. Kegiatan inti (waktu 70 menit) 1. Guru membagi siswa manjadi beberapa kelompok 2. Meminta kepada masing-masing kelompok untuk mendiskusikan ciri-ciri, struktur tubuh, klasifikasi , contoh anggoata dan peran fillum Echinodermata dalam kehidupan 3. Meminta kepada masing-masing kelompok untuk mendiskusikan ciri-ciri, struktur tubuh, klasifikasi , contoh anggoata dan peran fillum Chrodata dalam kehidupan 4. Guru meminta tiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya C. Kegiatan akhir (waktu 10 menit) 1. Guru meminta tiap-tiap siswa membuat tabel perbedaan ciri-ciri, struktur tubuh, klasifikasi , contoh anggoata dan peran kelas-kelasa dalam fillum Echinodermata. 2. Guru meminta tiap-tiap siswa membuat tabel perbedaan ciri-ciri, struktur tubuh, klasifikasi , contoh anggoata dan peran kelas-kelasa dalam fillum Chordata IV. Metode Pembelajaran Metode yang digunakan: A. Diskusi B. Tanya jawab C. Penugasan (tabel) V. Sumber/Bahan Pembelajaran Sumber/bahan pembelajaran berupa: A. Buku Sains Biologi 2B, Henny Riandari, Tiga Serangkai, Solo, 2007, halaman 205-248

B. Buku-buku lain yang relevan C. Siput, labah-labah, udang, kaki seribu dan belalang VI. Penilaian Penilaian meliputi: A. Sikap siswa saat proses pembelajaran (ranah afektif). B. Soal-soal pilihan ganda dan uraian (ranah kognitif). I. Pilihan ganda 1. Pada Coelenterata, pencernaan makanan terjadi di... a. proglotid b. rongga gastrovaskuler c. saluran pencernaan d. tentakel e. vakuola makanan 2. Perhatikan tabel ! Perbedaan antara Coelenterata dan Platyhelminthes adalah... . No. Lapisan tubuh Rongga Tempat tubuh hidup 1. 2. 3. 4. 5. Tidak ada Diplobastik Triplobastik Triplobastik aselomata triplobastik Tidak ada Ada Ada Tidak ada Tidak ada Kosmopolit Air laut Hidup bebas Laut hospes

a. 1 dan 2 b. 1 dan 3 c. 2 dan 3 d. 2 dan 4 e. 4 dan 5 3. Ubur-ubur merupakan hewan yang hidup di laut dan termasuk dalam golongan... .

a. Mollusca b. Echinodermata c. Porifera d. Coelenterata e. Chordata 4. Kelompok Vertebrata dikenal karena semuanya... . a. berdarah panas b. menyusui anaknya c. bernapas dengan paru-paru d. memiliki tulang belakang e. hidup di darat 5. Ciri-ciri Arthropoda antara lain: 1) kepala dan dada bersatu, perut terpisah 2) tubuhnya ditutupi oleh kerangka luar 3) Kaki hanya pada segmen dada jumlah 4 pasang 4) sayap ditemukan berpasangan pada ruas dada 5) matanya berupa mata faset Ciri-ciri yang dimiliki insecta adalah... . a. 1, 2, dan 3 b. 1, 2, dan 4 c. 2, 3, dan 4 d. 2, 3, dan 5 e. 2, 4, dan 5 II. Uraian 1. Ciri utama Porifera adalah memiliki... pada seluruh tubuhnya 2. Rongga tubuh pada Coelenterata berfungsi sebagai... . 3. ... memiliki tubuh pipih memanjang, simetri bilateral dan tidak memiliki leher.

4. Tubuh Mollusca umumnya memiliki cangkang yang terbuat dari... . 5. Ciri utama fillum Chordata adalah memiliki... atau tali punggung terutama pada saat ... . C. Presentasi (ranah psikomotorik) Kunci. Pilihan ganda 1.B 2. C 3. A 4. D 5. E Uraian 1. pori-pori atau ostia 2. saluran pencernaan 3. Platyhelminthes 4. kalsium karbonat 5. chorda dorsalis, embrio

Penilaian ranah psikomotorik Aspek yang dinilai Skor dalam presentasi Maksimum Kelancaran berbicara 20 Runtut materi 20 Analisa masalah 30 Penemuan 20 Kesimpulan 10 Jumlah 100

Skor yang Diperoleh

Mengetahui, Kepala Sekolah

Dilaksanakan, ....... Guru Biologi

NIP. .........................

NIP...........................

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata Pelajaran : Biologi Kelas/Semester : X/2 Pertemuan Ke: 10-13 Alokasi Waktu : 8 X 45 menit (8 jam pelajaran) Standar Kompetensi : 4. Menganalisis hubungan antara komponen ekosistem, perubahan materidan energi serta peranan manusia dalam keseimbangan ekosistem Kompetensi Dasar : 4. 1 Mendeskripsikan peran komponen ekosistem dalam aliran energi dan daur biogeokimia serta pemanfaatan komponen ekosistem bagi kehidupan. Indikator : 1. Membedakan satuan satuan makhluk hidup dalam ekosistem 2. Menjelaskan komponen penyusun ekosistem 3. Menjelaskan penfertian, macam dan proses terjadinya suksesi. 4. Menyebutkan tipe-tipe ekosistem. 5. Menjelaskan aliran energi dalam kehidupan. 6. Menjelaskan dan menggambarkan rantai makanan yang terjadi dalam kehidupan 7. Menjelaskan pengertian dan macam piramida ekologi 8. Menjelaskan pengertian dan macam daur biogeokimia 9. Membedakan daur karbon, daur nitrogen, daur sulfur dan daur fosfor.

I. Tujuan Pembelajaran A. Mendeskripsikan komponen ekosistem B. Mendeskripsikan interaksi antar komponen ekosistem C. Mendeskripsikan mekanisme suksesi dalam suatu ekosistem D. Mendeskripsikan karakteristik tipe ekosistem E. Mendeskripsikan daur biogeokimia beberapa unsur penting dalam ekosistem F. Mendeskripsikan manfaat komponen ekosistem bagi kehidupan II. MateriAjar

Ekologi merupakan ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Ekosistem tersusun atas 2 komponen yaitu 1) komponen biotik, yang terdiri atas produsen, konsumen, pengurai dan detrivor 2) komponen abiotik, yang berupa cahaya matahari, air, suhu, Ph, salinitas, kelembapan, mineral, oksigen,dan CO2. Berdasarkan adanya campur tangan manusia, ekosistem dibagi menjadi ekosistem alami (ekosistem darat dan air), dan ekosistem buatan (kolam, sawah, waduk). Proses perubahan dalam komunitas yang berlangsung perlahan-lahan secara teratur menuju satu arah disebut suksesi. Ada 2 suksesi yaitu suksesi primer, jika melibatkan organisme perintis da suksesi sekunder, jika tidak melibatkan organisme perintis. Di dalam ekosistem terjadi aliran energi pada setiap komponennya. Rantai makanan adalah pengalihan energi melalui sederetan organisme yang memakan dan dimakan. Ada 3 macam piramida ekologi yaitu piramida jumlah individu, biomassa dan energi. Daur biogeokimia merupakan peredaran / siklus penggunaan dan pelepasan unsur kimia oleh organisme. KTSP Sains Biologi SMA 1B

III. Langkah-Langkah Pembelajaran Pertemuan ke-10 A. Kegiatan Awal (waktu: 10 menit) Apersepsi: Guru bertanya kepada siswa apakah dalam hidupnya makhluk hidup saling berinteraksi baik dengan makhluk hidup lainnya maupun dengan lingkungannya? B. Kegiatan Inti (waktu: 70 menit) 1. Guru meminta siswa menyebutkan dan membedakan satuansatuan makhluk hidup dalam ekosistem 2. Guru meminta siswa membedakan pengertian individu, populasi, komunitas, dan ekosistem 3. Guru meminta siswa menyebutkan 2 macam komponen penyususn ekosistem 4. Guru meminta siswa memberikan contoh komponen komponen biotik dan abiotik penyusun ekosistem 5. Guru meminta siswa menjelaskan pengertian dan proses terjadinya suksesi 6. Guru meminta siswa menyebutkan 2 macam suksesi dan membedakannya. C. Kegiatan Akhir (waktu: 10 menit) 1. Guru meminta siswa menyimpulkan kompoenkomponen ekosistem dalam buku kerja. Pertemuan ke-11 A. Kegiatan Awal (waktu: 10 menit) Apersepsi: Guru menanyakan persiapan siswa untuk melakukan praktikum pengamatan pengaruh cahaya matahari terhadap ekosistem. Selanjutnya, guru mempersilakan siswa untuk menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan untuk kegiatan tersebut. B. Kegiatan Inti (waktu: 70 menit) 1. Guru meminta siswa menjelaskan alasan menggunakan alat dan -bahan yang telah dipersiapkan (lihat hal. 260) 2. Guru mempersilakan siswa melakukan pengamatan. Kemudian, siswa diminta menuliskan kesimpulan sementara di buku kerja C. Kegiatan Akhir (waktu: 10 menit) 1. Guru meminta menyimpulkan hasil pengamatan dalam bentuk laporan. Pertemuan ke-12 A. Kegiatan Awal (waktu: 10 menit) Apersepsi: Guru menanyakan kepada siswa bentuk-bentuk ekosistem yang mereka jumpai di sepanjang jalan ketika berangkat ke sekolah B. Kegiatan Inti (waktu: 70 menit)
88   

1. Guru meminta siswa menyebutkan 2 macam ekosistem berdasarkan adanya campur tangan manusia dan membedakannya 2. Guru meminta siswa menyebutkan 2 macam ekosistem berdasarkan media tumbuhnya dan membedakannya 3. Guru meminta siswa memberikan contoh ekosistem alami darat yang ada di indonesia berdasarkan jenis vegetasi yang dominan 4. Guru meminta siswa menjelaskan aliran energi yang terjadi dalam ekosistem 5. Guru meminta siswa menggambarkan aliran energi yang terjadi dalam ekosistem 6. Guru meminta siswa menyebutkan faktor yang menyebabkan hilangmya energi dalam proses makan dimakan 7. Guru meminta siswa menggambarkan suatu rantai makanan dan menjelaskannya.

C. Kegiatan Akhir (waktu: 10 menit) 1. Guru meminta siswa menyimpulkan berbagai macam tipe ekosistem dan aliran energi dalam ekosistem Pertemuan ke-13 A. Kegiatan Awal (waktu: 10 menit) Apersepsi: Guru bertanya pada siswa bagaimanakah bentuk abstrak yang menggambarkan komposisi komponen biotik penyususn ekosistem B. Kegiatan Inti (waktu: 70 menit) 1. Guru meminta siswa menjelaskan pengertian piramida ekologi 2. Guru meminta siswa menyebutkan 3 macam piramida ekologi dan membedakannya 3. Guru meminta siswa menjelaskan pengertian daur biogeokimia 4. Guru meminta siswa menyebutkan macam daur biogeokimia beberapa unsur anorganik penting 5. Guru meminta siswa membedakan daur karbon, nitrogen, sulfur dan fosfor menggunakan gambar C. Kegiatan Akhir (waktu: 10 menit) 1. Guru meminta siswa menyimpulkan macam pengertian dan macam piramida ekologi serta pengertian dan perbedaan daur biogeokimia beberapa unsur penting
89   

IV. Metode Pembelajaran Metode yang digunakan: A. Diskusi B. Tanya jawab C. Praktikum V. Sumber/Bahan Pembelajaran Sumber/bahan pembelajaran berupa: A. Buku Sains Biologi 2B, Henny Riandari, Tiga Serangkai, Solo, 2007, halaman 248-284 B. Alat dan bahan praktikum: akuarium, air, Hydrilla, ikan air tawar, keong, hewan kecil air tawar, kertas karbon, lampu TL, termometer, kertas Ph, dan alat tulis. VI. Penilaian Penilaian meliputi: A. Sikap siswa saat proses pembelajaran (ranah afektif). B. soal-soal ( ranah kognitif) I. Pilihan ganda 1. Laut dalam merupakan tempat gelap sepanjang masa sehingga tidak memungkinkan terjadi fotosintesis. Organisme yang hidup di daerah tersebut memperoleh energi dari... . a. sisa bahan organik yang mengendap dari permukaan b. energi panas bumi c. energi air d. tidak ada kehidupan di sana e. tubuhnya sendiri 2. Dalam ekosistem perairan, bakteri autrotof berperan sebagai... . a. produsen b. konsumen c. dekomposer d. detritivor e. saprofit 3. Sekumpulan burung pipit yang berkumpul di sawah pada waktu tertentu disebut... . a. individu b. populasi c. komunitas d. spesies e. biom 4. Dalam sebuah rantai makanan, aliran energi dimulai dari... . a. b. c. d.
 

sinar matahari tumbuhan hijau konsumen pengurai
90 

e. panas bumi 5. Berikut ini yang melepaskan karbondioksida ke udara adalah... . a. hewan mengonsumsi produsen b. fotosintesis c. kemosintesis d. pembusukan oleh bakteri e. semua benar II. Uraian singkat 1. Di dalam ekosistem terjadi hubungan timbal balik yang kompleks antara..... dan... . 2. Piramida ekologi ada 3 macam , yaitu ..., ..., dan ... . 3. Perubahan dalam suatu komunitas yang berlangsung perlahan dan menuju ke 1 arah disebut... . 4. Dalam suatu ekosistem, kumpulan rantai makanan saling berhubungan membentuk... 5. Kolam dan sawah merupakan contoh ekosistem ... , sedangkan padang rumput dan sungai merupakan contoh ekosistem... . C. Praktikum (Ranah psikomotorik) Kunci I. Pilihan ganda : 1. A 2. A 3. B 4. A 5.E II. Uraian 1. makhluk hidup dan lingkungannya 2. piramida jumlah individu, biomassa dan energi 3. suksesi 4. piramida ekologi 5. buatan, alami III. Praktikum

Penilaian dapat menggunakan acuan penilaian sebagai berikut: Aspek yang Skor Maksimal Skor yang Dinilai Diperoleh

91   

1. Sistematika penulisan laporan 2. Obyektifitas pengamatan 3. Orisinal data 4. Keruntutan bertutur kata 5. Ketepatan waktu pengumpulan laporan Jumlah skor Mengetahui, Kepala Sekolah NIP……

10 20 40 20 10

100 Dilaksanakan,........………. Guru Biologi NIP.

92   

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata Pelajaran Kelas/Semester Pertemuan KeAlokasi Waktu Standar Kompetensi : Biologi : X/2 :14-16 : 6 X 45 menit (6 jam pelajaran) : 4. Menganalisis hubungan antara komponen ekosistem, perubahan materi dan energi, serta pemanfaatan komponen ekosistem bagi kehidupan : 4.1 Menjelaskan keterkaitan antara kegiatan manusia dengan masalah perusakan/ pencemaran lingkungan dan pelestarian lingkungan 4.2 Menganalisis jenis-jenis limbah dan daur ulang limbah 4.3 Membuat produk daur ulang limbah Indikator :1. Menjelaskan pengertian pencemaran 2. Menyebutkan 2 macam bahan pencemar beserta contohnya 3. Menyebutkan 4 macam pencemaran berdasarkan tempat terjadinya 4. Membedakan bahan bahan pencemar yang mengakibatkan terjadinya pencemaran air, udara, tanah dan suara 5. Menyebutkan 2 macam faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan lingkungan beserta contohnya 6. Menyebutkan 3 macam usaha dalam mengatasi masalah lingkungan beserta penjelasannya 7. Menyebutkan 2 macam limbah beserta contohnya 8. Menjelaskan cara pemanfaatan limbah organik dan anorganik baik melalui proses daur ulang maupun tanpa daur ulang

Kompetensi Dasar

I. Tujuan Pembelajaran A. Mendeskripsikan kriteria zat pencemar B. Menjelaskan mekanisme pencemaran lingkungan C. Menjelaskan peran manusia dalam pelestarian lingkungan D. Menganalisis jenis-jenis limbah E. Menganalisis teknik daur ulang limbah F. Mendeskripsikan teknik untuk menghasilkan suatu produk dalam proses daur ulang limbah G. Melaksanakan praktikum proses daur ulang suatu jenis limbah
93   

II. MateriAjar Pencemaran lingkungan merupakan proses masuknya bahan pencemar ke dalam lingkungan hidup manusia sehingga menyebabkab perubahan/ turunnya kualitas lingkungan. Pencemaran lingkungan meliputi: • • Pencemaran air, bahan pencemar berupa limbah industri, limbah rumah tangga dan limbah pertanian. Pencemaran udara, bahan pencemarnya SO2, O3, CO, CO2, NO, CFC. Menyebabkan hujan asam, perusakan lapisan ozon, perubahan iklim dan pemanasan global Pencemaran tanah, bahan pencemarnya sampah baik organik maupun anorganik. Pencemaran suara, disebabkan oleh suara yang sangat bising

• •

Perubahan lingkungan disebabkan oleh 2 hal yaitu faktor alam dan manusia. Ada 3 cara untuk menanggulangi pencemaran yaitu administratif, edukatif dan teknologis. Limbah merupakan sisa aktifitas manusia yang sudah tidak digunakan lagi. Limbah dapat berupa limbah organik dan anorganik. Keduanya dapat dimanfaatkan kembali baik melalui daur ulang maupun tidak. KTSP Sains Biologi SMA 1B

94   

III. Langkah-Langkah Pembelajaran Pertemuan ke-14 A. Kegiatan Awal (waktu: 10 menit) Apersepsi: Guru meminta siswa mengamati sungai yang ada di pinggir jalan dan menanyakan mengapa air sungai tersebut keruh, apa yang menyebabkannya? B. Kegiatan Inti (waktu: 70 menit) 1. Guru meminta siswa menjelaskan pengertian pencemaran lingkungan 2. Guru meminta siswa meyebutkan ciri-ciri bahan pencemar dan menyebutkan macamnya 3. Guru meminta siswa menyebutka n macam macam pencemaran yang terjadi di lingkungan dan bahan-bahan polutannya serta dampaknya bagi kehidupan. 4. Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok 5. Guru meminta tiap kelompok mendiskusikan berbagai macam factor alam dan factor manusia yang menyebabkan terjadinya perubahan lingkungan 6. Guru meminta tiap kelompok menuliskan usaha-usaha untuk menanggani masalah lingkungan 7. Guru meminta tiap kelompok untuk maju ke depan menyampaikan hasil diskusinya C. Kegiatan Akhir (waktu: 10 menit) 1. Guru meminta siswa menyimpulkan mengenai bahan pencemar dan dampak pencemaran air, tanah, udara dan suara bagi kehidupan serta berbagai bentuk , faktof penyebab dan usaha-usaha untuk mengatasi perubahan lingkungan. Pertemuan ke-15 A. Kegiatan Awal (waktu: 10 menit) Apersepsi: Guru meminta siswa mengamati sampah-sampah yang berserakan di tepi jalan dan bertanya ada berapa macam sampah/ limbah? B. Kegiatan Inti (waktu: 70 menit) 1. Guru meminta siswa menjelaskan pengertian limbah 2. Guru meminta Guru meminta siswa menyebutkan macam-macam limbah beserta contohnya 3. Guru meminta siswa menjelaskan cara-cara pemanfaatan limbah organik dan limbah anorganik C. Kegiatan Akhir (waktu: 10 menit) 1. Guru meminta siswa menyimpulkan pengertian limbah dan cara-cara pemanfaatan limbah organik dan limbah anorganik Pertemuan ke-16 A. Kegiatan Awal (waktu: 10 menit)

95   

Apersepsi : Guru menanyakan kepada siswa mengapa menggunakan kertas sebagai salah satu bahan yang akan di daur ulang. Selanjutnya, guru mempersilakan siswa untuk menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan untuk kegiatan tersebut. F. Kegiatan Inti (waktu: 70 menit) 1. Guru meminta siswa menjelaskan alasan menggunakan alat dan -bahan yang telah dipersiapkan (lihat hal. 307-308) 2. Guru mempersilakan siswa melakukan praktikum pembuatan kertas daur ulang. Kemudian, siswa diminta menuliskan kesimpulan sementara di buku kerja C. Kegiatan Akhir (waktu: 10 menit) 1. Guru meminta menyimpulkan macam-macam dan cara pemnafaatan limbah yang sudah tidak berguna 2. Guru meminta siswa membuat laporan teknik daur ulang kertas berdasarkan praktikum yang baru dilakukan IV. Metode Pembelajaran Metode yang digunakan: A. Diskusi B. Tanya jawab C. Praktikum V. Sumber/Bahan Pembelajaran Sumber/bahan pembelajaran berupa: A. Buku Sains Biologi 2B, Henny Riandari, Tiga Serangkai, Solo, 2007, halaman 285314. B. Bahan-dan alat praktikum: blender, papan multipleks, bingkai kotak kayu, kain hero, kawat kasa/ screen, screen ruckle, kertas bekas, air, bahan pewarna. VI. Penilaian A. Sikap siswa saat proses pembelajaran (ranah afektif). B. Soal-soal ( ranah kognitif) I. Pilihan ganda 1. Burung-burung predator merupakan organisme yang paling terpenagruh oleh DDT karena mereka... . a. sangat sensitif terhadap bahan kimia b. laju reproduksi cepat c. kesempatan hidup lama d. menyimpan pestisida dalam jaringan tubuhnya e. mengonsumsi mangsa yang tubuhnya mengandung pestisida 2. Pencemaran air oleh sisa pupuk pertanian dapat menyebabkan pertumbuhan tumbuhan air yang sangat subur yang disebut... . a. eutrofikasi b. nitrifikasi

96   

c. denitrifikasi d. amonifikasi e. oksigenisasi 3. Gas berikut merupakan penyebab utama hujan asam adalah... . a. SO2 b. CO c. CO2 d. NO e. CFC 4. Kerusakan lingkungan di sekitar desa A berupa: 1) kebakaran hutan 2) penggundulan hutan 3) pembuangan limbah ke rawa Akibat kerusakan lingkungan nomor 2 di atas, pengaruhnya bagi penduduk desa adalah... . a. hasil pertanian meningkat b. pengolahan lahan pertanian lebih cepat c. kesulitan air bersih pada musim kemarau panjang d. mempermudah penangkapan hewan buruan e. penduduk pendatang banyak 5. Keserasian hubungan antara manusia dan kelestarian lingkungan harus dijaga karena ... . a. perubahan lingkungan akan selalu mempengaruhi manusia b. manusia selalu berusaha mengubah lingkungan c. perubahan lingkungan oleh manusia pada gilirannya akan mempengaruhi kehidupan manusia d. manusia selalu bergantung pada lingkungan yang alami e. perubahan lingkungan akan selalu merugikan manusia II. Uraian singkat 1. Penipisan lapisan ozon salah satunya disebabkan oleh gas... yang digunakan sebagai bahan pendingin lemari es. 2. Sampah plastik merupakan contoh bahan pencemar tanah karena bahan ini sulit untuk .. dalam tanah. 3. Perubahan lingkungan dapat menyebabkan gangguan terhadap ... karena sebagian dari komponen lingkungan menjadi berkurang fungsinya. 4. Udara yang bersih adalah udara yang cukup mengandung gas ... dan tidak mengandung bahan pencemar yang melebihi ambang batas. 5. ... merupakan upaya untuk memulihkan atau membersihkan tanah dari bahan pencemar. C. Praktikum (ranah psikomotorik) Kunci I. Pilihan ganda : 1. E 2. A 3. A 4. C 5. A II. Uraian singkat 1.CFC

97   

2.terurai 3.keseimbangan lingkunagn 4.oksigen 5.remediasi III. Penilaian Praktikum Aspek yang Dinilai 1. Sistematika penulisan laporan 2. Obyektifitas pengamatan 3. Orisinal data 4. Keruntutan bertutur kata 5. Ketepatan waktu pengumpulan laporan Jumlah skor Skor Maksimal 10 20 40 20 10 Skor yang Diperoleh

100

Mengetahui, Kepala Sekolah

Dilaksanakan, ................... Guru Biologi

NIP..........................

NIP.

98   

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->