P. 1
NASIONALISME

NASIONALISME

|Views: 911|Likes:
Published by ai_potter2144

More info:

Published by: ai_potter2144 on Apr 12, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/03/2013

pdf

text

original

“NASIONALISME”

Oleh:

Nur Ali Syahbana

DEFINISI
Satu paham yang menciptakan dan mempertahankan Kedaulatan sebuah negara dengan mewujudkan satu konsep identitas bersama untuk sekelompok manusia.

Ikatan nasionalisme tumbuh di tengah masyarakat saat pola pikirnya mulai merosot. Ikatan ini terjadi saat manusia mulai hidup bersama dalam suatu wilayah tertentu dan tak beranjak dari situ.

Dalam zaman modern ini, nasionalisme merujuk kepada amalan politik dan ketentaraan yang berlandaskan nasionalisme secara etnik serta ke agamaan. Para ilmuwan politik biasanya menumpukan penyelidikan mereka kepada nasionalisme yang ekstrem seperti nasional sosialisme, pengasingan dan sebagainya.

Bentuk Nasionalisme

Nasionalisme Kewarganegaraan
Negara memperoleh kebenaran politik dari penyertaan aktif rakyatnya, (kehendak rakyat); (perwakilan politik). dibangun oleh Jean-Jacques Rousseau dan menjadi bahan-bahan tulisan. Du Contract Sociale "Mengenai Kontrak Sosial")

Nasionalisme Etnis
Negara memperoleh kebenaran politik dari budaya asal atau etnis sebuah masyarakat. Dibangun oleh Johann Gottfried von Herder, yang memperkenalkan konsep Volk (untuk "rakyat")

Nasionalisme Romantik
Negara memperoleh kebenaran politik secara semulajadi (organik) hasil dari bangsa atau ras; menurut semangat romantisme. Nasionalisme romantik bergantung kepada perwujudan budaya etnis yang menepati idealisme romantik; kisah tradisi.

Nasionalisme Budaya
Negara memperoleh kebenaran politik dari budaya bersama dan bukannya "sifat keturunan" seperti warna kulit, ras dan sebagainya. Contoh: a. Rakyat Tionghoa b. Golongan Manchu di Tiongkok.

Nasionalisme Kenegaraan
Variasi nasionalisme kewarganegaraan, selalu digabungkan dengan nasionalisme etnis. Perasaan nasionalistik kuat sehingga diberi lebih keutamaan mengatasi hak universal dan kebebasan. Kejayaan suatu negeri itu selalu kontras.

Nasionalisme agama
Negara memperoleh legitimasi politik dari persamaan agama.

KELAHIRAN NASIONALISME DI DUNIA

Kerajaan Yunani, a. cita-cita sebagai bangsa terpilih b. kenangan masa lampau c. harapan masa depan d. peran terdepan bangsa sebagai bangsa pembangun

Renaissance dan Reformasi pada abad ke-14.
Nasionalisme Inggris (abad 17) Nasionalisme Amerika dan Perancis (abad 18) Nasionalisme Eropa (Abad19)

Nasionalisme di Indonesia terasa pengaruhnya saat perang untuk memperoleh dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia

KEMUNCULAN NASIONALISME DI INDONESIA

Faktor-faktor yang mempengaruhi munculnya nasionalisme : Faktor internal a. Kenangan kejayaan masa lampau b. Perasaan senasib dan sepenanggungan c. Munculnya golongan cendekiawan d. Paham nasionalis yang berkembang dalam bidang politik, sosial ekonomi, dan kebudayaan

Faktor dari luar (eksternal)
a. Kemenangan Jepang atas Rusia (1905) b. Perkembangan Nasionalisme di Berbagai Negara = India menghadapi Inggris dengan membentuk ”All India National Congres”. Tokohnya, Mahatma Gandhi, Pandit Jawaharlal Nehru, B.G. Tilak,dsb. = Gerakan Kebangsaan Filipina Digerakkan oleh Jose Rizal untuk mengusir penjajah bangsa Spanyol di Wilayah Filipina.

Tahapan perkembangan nasionalisme Indonesia adalah sebagai berikut. a)     Periode Awal Perkembangan perjuangan untuk memperbaiki situasi sosial dan budaya. Organisasi yang muncul pada periode ini: 1. Budi Utomo 2. Sarekat Dagang Indonesia 3. Sarekat Islam 4. Muhammadiyah

b)

Periode Nasionalisme Politik Bergerak dalam bidang politik untuk mencapai kemerdekaan Indonesia. Organisasi yang muncul: 1. Indische Partij 2. Gerakan Pemuda

c)

Periode Radikal

Ditujukan untuk mencapai kemerdekaan baik itu secara kooperatif maupun non kooperatif. Organisasi yang bergerak secara non kooperatif, 1. Perhimpunan Indonesia 2. PKI 3. PNI.

d) Periode Bertahan Moderat dan penuh
pertimbangan. sikap pemerintah Belanda sangat reaktif sehingga organisasi-organisasi pergerakan lebih berorientasi bertahan. Organisasi: 1.Parindra 2.GAPI 3.Gerindo.

T O K O H

Ir. Soekarno (1901-1970) Jenderal Gatot Subroto (19091962) Cut Nyak Dien (1850-1908) Cipto Mangunkusumo (18861943) Cut Nyak Meutia (1870-1910)

Mohammad Hatta (1902-1980) Adam Malik (1917-1984)   MH Thamrin (1894-1941) Pangeran Diponegoro (17851855) Kapitan Pattimura (1783 -1817)

KH Ahmad Dahlan (18681923) KH. Hasyim Asy'ari (18751947) Raden Ajeng Kartini (18791904) Achmad Yani (1922-1965) Ismail Marzuki (1914-1958)

SIKAP SEBAGAI SEORANG MUSLIM

A. Menanamkan rasa nasionalisme sebagai bentuk cinta tanah air, sebagaimana diajarkan Nabi saw B. Menjadikan rasa nasionalisme sebagai salah satu ideologi dalam berdakwah C. Tidak adanya dikotomi antara Nasionalisme dan Islam

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->