P. 1
Kelas10 Smk Akomodasi-perhotelan Niwayan

Kelas10 Smk Akomodasi-perhotelan Niwayan

|Views: 8,383|Likes:
Published by chepimanca

More info:

Published by: chepimanca on Apr 22, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/15/2013

pdf

text

original

1.3.1. Skema industri Pariwisata

Menurut the Educational Institute of the American Hotel & Motel
Association ( Endar Sugiarto & Sri Sulastiningrum, 1996) skema Industri
Pariwisata dapat dilihat pada Tabel 1.1

Tabel 1.1
Skema Industri Pariwisata

Travel and Tourism Industry

Lodging
Operation Transportation
Service

Food and
Beverage
Operations

Retail Store

Activities

Hotels

Ships

Restaurants Gift Shops

Recreation

Motels

Airlines

Lodging
Properties

Souvenir
Shops

Business

Motor
Hotels

Autos

Retail Stores Art/Crafts
Shops

Entertainment

Resorts
Hotels

Buses

Vending

Shopping
Malls

Meetings

Camps

Trains

Catering

Markets

Study Trips

Parks

Bikes

Snack Bar

Miscellaneous
Stores

Sporting
Events

Pensions

Limousines

Cruse Ships

Ethnic
Festivals

Motor
Homes

Bar/ Taverns

Art Festivals
Cultural
Events,
Seasonal
Festivals

18

Cara lain untuk dapat memahami keterkaitan dan saling ketergantungan
antar berbagai unsure/sector dalam industri pariwisata dapat pula
dijelaskan dengan menggunakan peta pikiran (mind map) seperti terlihat
pada Gambar 1.1 dan 1.2

Gambar 1.1 Peta Pikiran Tentang
Keterkaitan Berbagai Unsur Dalam Industri Pariwisata

19

Gambar 1.2 Pengelompokan Perjalanan Wisata

1.3.2. Unsur-unsur Industri Pariwisata

Industri pariwisata telah berkembang dengan pesat dari masa ke
masa terbukti dari semakin banyaknya orang melakukan kegiatan
wisata dan juga jumlah uang yang dibelanjakan untuk kegiatan
tersebut, hal ini sangat dimungkinkan karena adanya :

1) Semakin meningkatnya jumlah penduduk dunia, demikian juga
meningkatnya jumlah penduduk dunia yang mampu melakukan
perjalanan dan berwisata ke daerah lain.
2) Kekupusan untuk cuti bersama pada setiap libur hariraya atau libur
lainnya juga ikut mendukung kegiatan berwisata dari daerah yang
satu ke daerah yang lainnya bahkan bila memungkinkan ke negara
lain.

3) Semakin bertambahnya uang atau dana yang dapat digunakan
untuk dapat membiayai kegiatan wisata.
4) Semakin tersedianya waktu yang luang dan kesempatan yang
dapat digunakan untuk berwisata.
5) Semakin mudah cara melakukan perjalanan, lebih cepat dan lebih
menyenangkan.

20

6) Kecenderungan biaya hidup lebih tinggi di negara tertentu, juga
mendorong orang untuk melalukan wisata ke negara lain yang
biaya hidupnya lebih rendah

Unsur-unsur yang terlibat didalam industri pariwisata adalah meliputi
hal-hal sebagai berikut:

a. Akomodasi

Adalah tempat bagi seseorang untuk tinggal sementara, dapat
berupa hotel, losmen, guest house, pondok, cottage inn,
perkemahan, caravan, bag packer dan sebagainya.

Saat ini telah berkembang lebih jauh kearah tuntutan pemenuhan
kebutuhan manusia lainnya seperti makan, minum rekreasi, olah
raga, konvensi, pertemuan-pertemuan profesi dan asosiasi
perjamuan-perjamuan pernikahan dan lainnya. Oleh karena itu
dengan kemajuan teknologi dan perkembangan jaman juga dapat
mempengaruhi jenis, macam dan banyaknya fasilitas-fasilitas yang
dibutuhkan dan harus disediakan oleh pengusaha pada bidang
akomodasi.

Gambar 1.3 Hotel dan fasilitasnya

21

b. Jasa Boga dan Restoran

Adalah industri yang bergerak dalam bidang penyediaan makanan
dan minuman, yang dikelola secara komersial. Jenis usaha ini
dapat dibedakan dalam manajemennya, yaitu cara pengelolaannya,
apakah dikelola secara mandiri maupun terkait dengan usaha lain.
Industri yang bergerak dalam bidang makanan dan minuman ini
merupakan industri yang paling menjanjikan karena seperti
dikatakan banyak orang dalam berwisata, orang boleh menahan diri
untuk tidak membeli pakaian atau jenis sandang lainnya tetapi tidak
ada wisatawan yang dapat menahan untuk mencicipi makanan dan
miunuman. Di samping itu pula industri makanan dan minuman ini
juga banyak dikonsumsi atau dibeli untuk kenangan sebagai oleh-
oleh dan buah tangan menandakan telah melakukan wisata.

Gambar 1.4 Jasa boga dan Restoran

c. Transportasi dan Jasa Angkutan

Adalah bidang usaha jasa yang bergerak dalam bidang angkutan.
Transportasi dapat dilakukan melalui darat, laut dan udara.
Pengelolaan dapat dilakukan oleh Swasta maupun BUMN. Jasa
angkutan dan transportasi ini juga sangat mempengaruhi industri
pariwisata, terjadinya kemudahan jasa transportasi terutama udara,
yang memberikan harga yang cukup terjangkau bagi seluruh
kalangan membuat meningkatnya kegiatan berwisata dari satu
tempat ke tempat atau daerah lainnya.

22

Gambar 1.5 Berbagai Fasilitas Transportasi

d. Tempat Penukaran Uang (Money Changer)

Tempat penukaran mata uang asing (money changer) kini telah
berkembang dengan pesat, penukaran uang tidak hanya dilakukan
di bank, melainkan juga pada perusahaan-perusahaan money
changer yang tersebar di tempat-tempat strategis, terutama dikota-
kota besar.

e. Atraksi Wisata

Atraksi wisata dapat berupa pertunjukan tari, musik, upacara adat
dll sesuai dengan budaya setempat. Pertunjukan ini dapat
dilaksanakan secara tradisional maupun modern, melalui atraksi
wisata ini dapat dilakukan salah satunya mengangkat keunggulan
lokal setempat .

Gambar 1.5 Atraksi wisata nusantara

23

f. Cindera Mata

Adalah oleh-oleh atau kenang-kenangan yang dapat dibawa oleh
wisatawan pada saat kembali ke tempat asalnya. Cindera mata ini
biasanya berupa benda-benda kerajinan tangan yang dibentuk
sedemikian rupa sehingga memberikan suatu keindahan seni dan
sifatnya khas untuk tiap daerah.

Gambar 1.6 Cinderamata khas daerah

g. Biro Perjalanan

Adalah suatu badan usaha dimana operasionalnya meliputi
pelayanan semua proses perjalanan dari seseorang sejak
berangkat hingga kembali, sehingga mereka merasa nyaman
selama perjalanan.

Gambar 1.4 Contoh Biro Perjalanan Klasik

24

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->