P. 1
pesantren

pesantren

|Views: 10,912|Likes:
Published by mudhari

More info:

Published by: mudhari on Apr 23, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/23/2013

pdf

text

original

NO Tipe

Metode & Kurikulum

Contoh Pesantren

1

Salafiyah Murni

Sorogan, Wetonan, bahsul
masaail. Kurikulum pesantren
Pada umumnya, tauhid, ilmu
alat, fiqih, tafsir, dll.

Pesantren kecil di
pedesaan

2

Salafiah Plus
Madrasah

Selain metode salafiyah dan
pengajian

kitab

juga
menyelenggarakan pendidikan
sekolah Mts, Aliyah atau SLTP,

Biasanya pesantren
besar seperti Tebu
Ireng,

Pesantren
Buntet, almasturiyah

17

Istilah ini diakui dan sering kali disebutkan dalam papan nama serta kop surat pesantren.

122

SLTA

Sukabumi dll

3

Salafiyah Plus
sekolah di luar
pesantren

Metode dan materi salafiyah,
namun memperbolehkan bagi
santri untuk belajar di sekolah
lain

Daru

Tauhid

Arjawinangun,
Miftahul

Huda

Manonjaya dll

4

Pesantren Modern ala
Gontor Murni.
TMI/KMI

Klasikal dengan materi dan
kegiatan tersusun kurikulum
Gontor

KMI Gontor dan
Cabang-cabangnya,
ponpes Modern Al-
Ikhlash Kuningan, Al-
Amin,

Prenduan

Madura dll.

5

Pesantren Modern ala
Gontor Plus Mts .MA Kegiatan sama dengan Gontor
diikut sertakan Aliyah dan
Tsanawiyah atau SLTP, SMA

Ponpes Laa Tansa
Cipanas

Lebak,
Daruunajah Jakarta,
dll.

6

Pesantre Modern +
Salafiyah

Mengambil sebagian kegiatan
pola Gontor dan
menyelenggarakan pengajian
kitab-kitab pesantren salafiyah

Pesantern

Miftahul
Falah Ciomas Bogor
dll.

Selain enam tipe di atas sebenarnya masih banyak varian lain yang sangat

ditentukan oleh konsep dari pimpinan pesantren sendiri seperti takhashush dalam

tahfiidz al-Qur'an, tafsir, kaligrafi,18

pertanian dan lain sebagainya dan penulis yakin

akan senantiasa muncul varian baru sesuai dengan perkembangan

intelektual,pengalaman dan wawasan para pendiri atau pemimpin pesantren.

18

Baru dirintis Drs. Didin Sirajuddin MA di Gunung puyuh, Sukabumi.

123

BAB V

POLA PEMBERDAYAAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN

Pembahasan mengenai santri, bagaimana sebaiknya menjadi santri atau

memberdayakan santri dalam keterpaduan kegiatan intra maupun ekstra asrama

(Pondok Pesantren) masih kurang sekali. Padahal santri dan pembinaan santri

merupakan komponen yang tidak kalah pentingnya dari komponen komponen lain

Pondok Pesantren yang saling terkait menjadi sebauah kesatuan system19

(Kyai, Ustadz,

Asrama, Masjid, Kitab, dst).

Tulisan singkat ini akan memberikan wawasan bagaimana profil santri Pondok

Pesantren, bagaimana santri memposisikan diri dalam intensitas kegiatan Pondok

Pesantren dan kegiatan di luar asrama, dan bagaimana santri menyusun agenda

programnya secara mandiri untuk menyiapkan masa depannya. Pembahasan ini akan

mendiskripsikan kegiatan santri mengambil setting pemberdayaan santri di beberapa

Pondok Pesantren, antara lain Pondok Darul Ma’rifat Gurah, Kediri, Pondok Pesantren

Al-Barokah Nganjuk, dan Pondok Pesantren Burhanul Abror Besuki Situbondo.

Ketiganya dipilih untuk merepresentasikan Pondok Pesantren dengan setting modern20

(Kholafiyah), pertengahan dan tradisional (Salafiyah).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->