P. 1
SMK3_TeknikMesinIndustri+Sunyoto

SMK3_TeknikMesinIndustri+Sunyoto

|Views: 1,603|Likes:
Published by idungbelo

More info:

Published by: idungbelo on Apr 24, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/30/2013

pdf

text

original

Mesin refrigerasi dan pompa kalor adalah mesin yang bekerja
menyerap kalor dari lingkungan bersuhu rendah kemudian dipindahkan
kelingkungan bersuhu tinggi . Pada gambar 23.1 adalah cara kerja mesin
tersebut

Gambar 23.1 Prinsip dasar dari mesin pendingin dan pemanas

refrigerator

pompa kalor

lingkungan hangat

ruang
pendingin

Ruang
hangat

Lingkungan dingin

masuk

masuk

ke luar

ke luar

447

Refrigerator atau mesin pendingin bekerja dengan menyerap kalor
pada suhu rendah ( di dalam ruangan) kemudian dibuang ke suhu yang
lebih tinggi ( di luar ruangan). Pompa kalor bekerja dengan menyerap
kalor pada suhu rendah ( di luar ruangan) kemudian dibuang ke suhu
yang lebih tinggi ( di dalam ruangan). Jadi perbedaan dari kedua sistem
tersebut adalah pemanfaatan kalornya. Untuk refrigerator, kalor harus
dibuang kelingkungan, tetapi untuk pompa kalor, kalor harus diambil dari
lingkungan untuk pemanasan.

in

net

H

HP

W

Q

COP

,

masuk

kerja

pemanasan

efek

=

=

in

net

L

RF

W

Q

COP

,

masuk

kerja

pndinginan

efek

=

=

1

+

=

RF

HP COP

COP

Mesin refrigerasi ini bekerja menggunakan siklus atau daur
kompresi uap, dimana fluida kerjanya disebut dengan refrigeran. Dasar
dari daur ini dikembangkan dari daur refrigerasi carnot. Secara skematik
daur refrigerasi carnot ini dapat dilihat pada gambar 23.2 dan 25.3

Gambar 23.2 Daur refrigersi carnot

lingkungan hangat

lingkungan dingin

448

2

Gambar 23.3 Diagram t-s daur refrigerasi carnot

Proses kerjanya adalah sebagai berikut;

1-2 Proses penyerapan kalor QL isotermal oleh refrigeran dari suhu
rendah TL
2-3 Proses kompresi adiabatis dan temperatur menjadi TH.
3-4 Proses pengeluaran kalor QH isotermal oleh refrigeran pada suhu
tinggi TH refrigeran berubah fasa dari uap jenuh menjadi cairan
jenuh
4-1 Proses ekspansi adiabatis sehingga temperatur turun mejadi TL
Dari proses kerja tersebut dapat dirumuskan koefisien prestasi yang
dirumuskan sebagai berikut

1

1

,

==

L

H

carnot

HP

T

T

COP

H

L

carnot

RF

T

T

COP

=

1

1

,

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->