P. 1
Document

Document

|Views: 21,863|Likes:
Published by ulumovic
skripsi sekolah
skripsi sekolah

More info:

Published by: ulumovic on Apr 27, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/07/2013

pdf

text

original

“Desain penelitian adalah semua proses yang diperlukan dalam

perencanaan dan pelaksanaan penelitian” (Nasir, 1988:99). Adapun metode

yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan

cara memberikan perlakuan layanan bimbingan kelompok kepada kelompok

eksperimen.

60

‘Ada dua jenis desain penelitian berdasarkan baik buruknya eksperimen

dan sempurna tidaknya eksperimen, yaitu pre experimental design dan true

experimental design’ (Campbell & Stanley dalam Nasir, 1988:77).

1. Pre Experimental Design (eksperimen tidak sebenarnya). Eksperimen ini

sering disebut juga dengan istilah quasi experiment atau eksperimen pura-

pura. Disebut demikian karena eksperimen jenis ini belum memenuhi

syarat seperti cara eksperimen yang dapat dikatakan ilmiah mengikuti

peraturan tertentu. Ada tiga jenis design yang dimasukkan dalam kategori

pre experimental design, yaitu one shot case study, pre test and post test

dan static group comparison.

2. True Experimental Design (eksperimen sebenarnya). Jenis ini sudah

dianggap baik karena sudah memenuhi persyaratan yaitu adanya kelompok

lain yang tidak dikenal eksperimen dan ikut mendapatkan pengamatan.

Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan Pre Experimental Design

(eksperimen tidak sebenarnya) dengan menggunakan jenis One Group Pre-

test and Post-test. Dalam penelitian ini tidak dilakukan pengontrolan terhadap

variabel yang diikutkan dalam eksperimen.

Desain ini dapat digambarkan sebagai berikut :

Pengukuran

Pengukuran

(Pretest)

Perlakuan

(Posttest)

Gambar 2. Design One Group Pretest-Posttest (Nasir, 1988:279)

To

X

T1

61

Dalam desain ini observasi dilakukan sebanyak dua kali yaitu sebelum

eksperimen dan sesudah eksperimen. Observasi yang dilakukan sebelum

eksperimen (T0) yaitu pemberian pre-test berupa skala psikologi hubungan

interpersonal untuk mengukur hubungan interpersonal remaja sebelum

diberikan treatment berupa layanan bimbingan kelompok. X adalah perlakuan

(treatment) yaitu layanan bimbingan kelompok. Dan observasi sesudah

eksperimen (T1) adalah pemberian post-test berupa skala psikologi hubungan

interpersonal untuk mengukur hubungan interpersonal remaja pada kondisi

akhir sesudah mendapatkan layanan bimbingan kelompok. Perbedaan antara

T0 dan T1 diasumsikan merupakan efek dari treatment/eksperimen.

Rancangan Penelitian :

Beberapa hal yang dilakukan dalam pelaksanaan ekperimen ini adalah :

1. Memberikan Pre-test

Pre-test ini menggunakan format skala hubungan interpersonal dan

hasil dari pre-test ini akan menjadi data perbandingan pada post-test.

2. Perlakuan/Treatment

Perlakuan yang diberikan adalah berupa layanan bimbingan

kelompok dengan beberapa teknik yang digunakan. Diantaranya adalah

teknik sosiodrama, pemberian informasi, diskusi kelompok dan teknik

pemecahan masalah. Layanan bimbingan kelompok ini bertujuan untuk

meningkatkan hubungan interpersonal remaja di panti asuhan. Pada

kegiatan bimbingan kelompok ini akan diberikan beberapa materi layanan

untuk meningkatkan hubungan interpersonal remaja, diantaranya adalah :

62

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->