P. 1
Sejarah Sepak Bola

Sejarah Sepak Bola

|Views: 3,036|Likes:
Published by Indra Furwita
Untuk teman" yang ingin lebih tahu banyak dengan sepakbola. Semuadiolah dari berbagai sumber.
Untuk teman" yang ingin lebih tahu banyak dengan sepakbola. Semuadiolah dari berbagai sumber.

More info:

Published by: Indra Furwita on Apr 29, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC or read online from Scribd
See more
See less

12/07/2012

Materi Olah Raga II Teknik Penerbangan ‘A’ STTA Yogyakarta

SEPAK BOLA DAN FUTSAL

Sejarah Persepakbolaan Umum Asal muasal sejarah munculnya olahraga sepak bola masih mengundang perdebatan. Beberapa dokumen menjelaskan bahwa sepak bola lahir sejak masa Romawi, sebagian lagi menjelaskan sepak bola berasal dari tiongkok. FIFA sebagai badan sepak bola dunia secara resmi menyatakan bahwa sepak bola lahir dari daratan Cina yaitu berawal dari permainan masyarakat Cina abad ke-2 sampai dengan ke-3 SM. Olah raga ini saat itu dikenal dengan sebutan “tsu chu “. Dalam salah satu dokumen militer menyebutkan, pada tahun 206 SM, dan beberapa sumber lain juga menyebutkan bahwa 5.000 sebelum Masehi: Sepakbola dimainkan di Cina dengan nama tsu chu. Selain untuk melatih fisik tentara, permainan ini dipertandingkan saat kaisar ulang tahun. Pada masa pemerintahan Dinasti Tsin dan Han, masyarakat Cina telah memainkan bola yang disebut tsu chu. Tsu sendiri artinya “menerjang bola dengan kaki”. sedangkan chu, berarti “bola dari kulit dan ada isinya”. Permainan bola saat itu menggunakan bola yang terbuat dari kulit binatang, dengan aturan menendang dan menggiring dan memasukkanya ke sebuah jaring yang dibentangkan diantara dua tiang. Versi sejarah kuno tentang sepak bola yang lain datangnya dari negeri Jepang, sejak abad ke-8, masyarakat disana telah mengenal permainan bola. Masyarakat disana menyebutnya dengan: Kemari. Sedangkan bola yang dipergunakan adalah kulit kijang namun ditengahnya sudah lubang dan berisi udara. Menurut Bill Muray, salah seorang sejarahwan sepak bola, dalam bukunya The World Game: A History of Soccer, permainan sepak bola sudah dikenal sejak awal Masehi. Pada saat itu, masyarakat Mesir Kuno sudah mengenal teknik membawa dan menendang bola yang terbuat dari buntalan kain linen. Sisi sejarah yang lain adalah di Yunani Purba juga mengenal sebuah permainan yang disebut episcuro, tidak lain adalah permainan menggunakan bola. Bukti sejarah ini tergambar pada relief-relief museum yang melukiskan anak muda memegang bola dan memainkannya dengan pahanya. Sejarah sepak bola modern dan telah mendapat pengakuan dari berbagai pihak, asal muasalnya dari Inggris, yang dimainkan pada pertengahan abad ke-19 pada sekolah-sekolah. Tahun 1857 beridiri klub sepak bola pertama di dunia, yaitu: Sheffield Football Club. Klub ini adalah asosiasi sekolah yang menekuni permainan sepak bola. Pada tahun 1863, berdiri asosiasi sepak bola Inggris, yang bernama Football Association (FA). Badan ini yang mengeluarkan peraturan permainan sepak bola, sehingga sepak bola menjadi lebih teratur, terorganisir, dan enak untuk dinikmati penonton.
1

Indra Furwita Soaleh ifs_indra@yahoo.com dari berbagai sumber

Diolah

Selanjutnya tahun 1886 terbentuk lagi badan yang mengeluarkan peraturan sepak bola modern se dunia, yaitu: International Football Association Board (IFAB). IFAB dibentuk oleh FA Inggris dengan Scottish Football Association, Football Association of Wales, dan Irish Football Association di Manchester, Inggris.

Materi Olah Raga II Teknik Penerbangan ‘A’ STTA Yogyakarta

Sejarah sepak bola semakin teruji hingga saat ini IFAB merupakan badan yang mengeluarkan berbagai peraturan pada permainan sepak bola, baik tentang teknik permainan, syarat dan tugas wasit, bahkan sampai transfer perpindahan pemain. Klsifikasi rentan waktu • • 3000 sebelum Masehi: Orang Jepang memainkan kemari. 2500 sebelum Masehi: Orang Mesir Kuno dan Timur Tengah memainkan sepakbola sebagai bagian dari ritual keagamaan. Hanya sedikit dokumen yang mendukung hipotesis ini. Tahun Masehi: Penemuan dokumen-dokumen sepakbola di Roma dan Yunani. 100-500: Orang Romawi menyebarkan permainan harpastrum ke wilayah Eropa. 217: Tentara Inggris mulai memainkan sepakbola setelah mengalahkan tentara Roma. 600-1600: Orang Meksiko dan Amerika Tengah membuat bola dari karet. Permainan di sana merupakan gabungan dari basket, voli dan sepakbola. Abad pertengahan: Italia, Prancis dan Eropa lainnya mulai menemukan sepakbola. 1100: Permainan bola di Inggris dilakukan dengan brutal tanpa aturan. 1314: Raja Edward II melarang sepakbola. 1369: Raja Edward III meneruskannya. 1500: Italia menemukan calcio dengan pemain satu tim lebih dari 27 orang. Permainannya sangat sederhana: mendendang, mengoper dan menggiring bola untuk di bawa ke garis gol. Belum ada gawang. 1561: Richard Mulcaster mengadopsi calcio dari Florence ini untuk diajarkan di sekolah-sekolah dasar dan menengah di Inggris. 1572: Ratu Elizabeth I serius melarang sepakbola dan menyediakan penjara bagi rakyatnya yang memaksa bermain 1600-an: Orang Eskimo juga mulai memainkan aqsaqtuk atau bermain bola di atas es. Sebuah legenda menyebut orang dari dua desa bermain aqsaqtuk dengan panjang lapangan mencapai 13 kilometer.
2

• • •

• • • •

• • •

Indra Furwita Soaleh ifs_indra@yahoo.com dari berbagai sumber

Diolah

Materi Olah Raga II Teknik Penerbangan ‘A’ STTA Yogyakarta

• • •

1680: Di Inggris bermain bola mendapat perlindungan dari Raja Charles II. 1820-an: Sepakbola mulai dimainkan di universitas-universitas Amerika Serikat seperti Harvard, Princenton, Amherst 1830-an: Sepakbola modern mulai tumbuh. Olahraga ini dimainkan oleh para pekerja saat istirahat atau oleh anak-anak yang bermasalah di rumah atau sekolah. Kerjasama tim mulai dirumuskan. 1848: Peraturan sepakbola mulai digodok di Universitas Cambridge, Inggris. 1862: Berdiri klub Oneida di Boston, satu klub sepakbola pertama di luar Inggris. 1863: Asosiasi Sepakbola (FA) Inggris didirikan. 1871: Pertandingan pertama antar wilayah oleh FA. 1883: Empat klub Inggris setuju membentuk asosiasi klub sepakbola dunia. 1885: Pertandingan antara negara pertama di luar Inggris, antara Amerika vs Kanada. 1885: Sepakbola profesional diperkenalkan. 1886: Rapat pertama pembentukan asosiasi sepakbola dunia. 1888: Sepakbola pertandingan. profesional diresmikan. Wasit mengendalikan penuh

• • • • • • • • • • • • • • • • •

1888: Tendangan penalti diperkenalkan 1904: FIFA didirikan dengan anggota Prancis, Belgia, Denmark, Belanda, Spanyol, Swiss dan Swedia. 1908: Sepakbola menjadi olahraga di Olimpiade. 1913: FIFA menjadi anggota FA Internasional. 1930: Kejuaraan Dunia pertama di Uruguay. 1938: Televisi sepakbola. BBC pertama kali menayangkan pertandingan

1958: Tayangan pertama Kejuaraan Dunia. 1966: Mulai ada tayang ulang untuk sebuah gol.
3

Indra Furwita Soaleh ifs_indra@yahoo.com dari berbagai sumber

Diolah

Materi Olah Raga II Teknik Penerbangan ‘A’ STTA Yogyakarta

• • • • •

1977: Kejuaraan Dunia untuk usia di bawah 20 tahun. 1988: Kampanye fairplay. 1999: Kejuaraan pertama sepakbola perempuan. 2002: Jepang dan Korea merupakan negara pertama penyelenggara Piala Dunia di luar Eropa dan Amerika. 2004: Perayaan seratus tahun FIFA.

Sejarah Persepakbolaan Indonesia Disisi lain Bill Muray, seorang sejarahwan sepak bola, dalam bukunya The World Game: A History of Soccer, menjelaskan bahwa permainan sepak bola sudah dikenal sejak awal Masehi, masyarakat Mesir Kuno sudah mengenal teknik membawa dan menendang bola yang terbuat dari buntalan kain linen. Menurut pendapat saya benang kusut tentang sejarah sepakbola Indonesia bisa mulai diurai dengan meneliti dokumen sejarah Indonesia yang ada di negeri Belanda. Menurut analisa saya sejarah olahraga sepakbola ini diawali oleh pendatang dari luar negeri, bukan dari Indonesia asli. Jadi beberapa kemungkinannya adalah: Para pedagang dari negeri Tiongkok sekitar abad 7 M yang mulai masuk wilayah nusantara khususnya diwilayah kerajaan Sriwijaya. Seperti diketahui permainan masyarakat Cina abad ke-2 sampai dengan ke-3 SM sudah mengenal olah raga sejenis sepak bola yang dikenal dengan sebutan “tsu chu “. Dibawa masuk ke Indonesia oleh para pedagang dari negeri Belanda, kalau mereka awal masuknya ke Indonesia sekitar tahun 1602 M maka sepakbola lahir dari perkembangan aktifitas dagang mereka di Indonesia. Kedua kemungkinan lahirnya sejarah sepakbola diatas dapat menjadi kebenaran atau pula menjadi kesalahan, namun tidak ada yang boleh menjustifikasi kedua hal tersebut kecuali atas dasar fakta sejarah yang kuat. Disinilah letaknya urgensi dilakukanya penelusuran sejarah sepak bola nasional Indonesia. Kita semua berharap pemerintah melalui kementrian pemuda dan olahraga dapat juga memperhatikan akan hal ini sehingga sejarah olahraga nasional tidak kehilangan obor. Beberapa seminar sejarah atau penelitian tentang hal ini mungkin sangat urgen untuk dilakukan sehingga memberikan beberapa titik awal kejelasan sejarah lahirnya sepakbola nasional. Tujuan permainan
4

Indra Furwita Soaleh ifs_indra@yahoo.com dari berbagai sumber

Diolah

Materi Olah Raga II Teknik Penerbangan ‘A’ STTA Yogyakarta

Dua tim yang masing-masing terdiri dari 11 orang bertarung untuk memasukkan sebuah bola bundar ke gawang lawan ("mencetak gol"). Tim yang mencetak lebih banyak gol adalah sang pemenang (biasanya dalam jangka waktu 90 menit, tetapi ada cara lainnya untuk menentukan pemenang jika hasilnya seri). akan diadakan pertambahan waktu 2x 15 menit dan apabila dalam pertambahan waktu hasilnya masih seri akan diadakan adu penalty yang setiap timnya akan diberikan lima kali kesempatan untuk menendang bola ke arah gawang dari titik penalty yang berada di dalam daerah kiper hingga hasilnya bisa ditentukan. Peraturan terpenting dalam mencapai tujuan ini adalah para pemain (kecuali penjaga gawang) tidak boleh menyentuh bola dengan tangan mereka selama masih dalam permainan. Taktik Permainan Taktik yang biasa dipakai oleh klub-klub sepak bola adalah sebagai berikut: • 3-4-3 • 3-5-2 dengan libero • 3-6-1 • 4-1-4-1 • 4-2-3-1 • 4-2-4 • 4-3-1-2 • 4-3-3 • 4-4-2 (klasik: empat skipper) • 4-5-1 • 5-4-1 Taktik yang dipakai oleh sebuah tim selalu berubah tergantung dari kondisi yang terjadi selama permainan berlangsung. Pada intinya ada tiga taktik yang digunakan yaitu; Bertahan, Menyerang, dan Normal. Ofisial Sebuah pertandingan diperintah oleh seorang wasit yang mempunyai "wewenang penuh untuk menjalankan pertandingan sesuai Peraturan Permainan dalam suatu pertandingan yang telah diutuskan kepadanya" (Peraturan 5), dan keputusankeputusan pertandingan yang dikeluarkannya dianggap sudah final. Sang wasit dibantu oleh dua orang asisten wasit (dulu dipanggil hakim/penjaga garis). Dalam banyak pertandingan wasit juga dibantu seorang ofisial keempat yang dapat menggantikan seorang ofisial lainnya jika diperlukan.selain itu juga mereka membutuhkan alat-alat untuk membantu jalannya petandingan seperti: • • Tim
5

papan pengganti pemain meja dan kursi

Indra Furwita Soaleh ifs_indra@yahoo.com dari berbagai sumber

Diolah

Materi Olah Raga II Teknik Penerbangan ‘A’ STTA Yogyakarta

• • • • • • •

Jumlah pemain maksimal untuk memulai pertandingan: 11, salah satunya penjaga gawang Jumlah pemain minimal untuk mengakhiri pertandingan: 7 Jumlah pemain cadangan maksimal: 13 Jumlah wasit: 1 Wasit cadangan : 1 Jumlah hakim garis: 2 Batas jumlah pergantian pemain: tak terbatas

Perlengkapan permainan • • • • • Kaos bernomor Celana pendek Kaos kaki Pelindung lutut Alas kaki bersolkan karet

Lapangan permainan dan bola

6

Indra Furwita Soaleh ifs_indra@yahoo.com dari berbagai sumber

Diolah

Materi Olah Raga II Teknik Penerbangan ‘A’ STTA Yogyakarta

Ukuran lapangan standar • • • • Lapangan permainan Ukuran: panjang 100-110 m x lebar 64-75 m Gawang: tinggi 7 m x lebar 2,5 m Permukaan daerah pelemparan: halus, rata, dan tak abrasive

Ukuran standar bola sepak adalah • • • • nomor 5(untuk futsal nomor 4) berdieameter 68–70 cm berat 410–450 g tekanan 8–12 psi
7

Indra Furwita Soaleh ifs_indra@yahoo.com dari berbagai sumber

Diolah

Materi Olah Raga II Teknik Penerbangan ‘A’ STTA Yogyakarta

• •

kelembaman bola sekitar 60 %, artinya jika dijatuhkan dari ketinggian 1 meter, maka bola akan memantul balik setinggi 60 cm. Warna bola tidak diatur pasti dalam aturan resmi FIFA, hanya saja bola tidak boleh sewarna dengan warna lapangan. maka tidak ada bola yang berwarna hijau. Untuk mengatasi lapangan yang tertutup salju, digunakan bola berwarna orange atau merah cerah. Bola juga tidak boleh polos, artinya harus bercorak. Ini untuk memperjelas penglihatan jika bola terkena efek berputar.

Lama permainan • • • • • • Lama normal: 2x45 menit Lama istiharat: 15 menit Lama perpanjangan waktu: 2x15 menit Ada adu penalti jika jumlah gol kedua tim seri saat perpanjangan waktu selesai Time-out: 1 per tim per babak; tak ada dalam waktu tambahan Waktu pergantian babak: maksimal 15 menit

Perpanjangan waktu dan adu penalti Kebanyakan pertandingan biasanya berakhir setelah kedua babak tersebut, dengan sebuah tim memenangkan pertandingan atau berakhir seri. Meskipun begitu, beberapa pertandingan, terutamanya yang memerlukan pemenang mengadakan babak tambahan yang disebut perpanjangan waktu kala pertandingan berakhir imbang: dua babak yang masing-masing sepanjang 15 menit dimainkan. Hingga belum lama ini, IFAB telah mencoba menggunakan beberapa bentuk dari sistem 'sudden death', namun mereka kini telah tidak digunakan. Jika hasilnya masih imbang setelah perpanjangan waktu, beberapa kejuaraan mempergunakan adu penalti untuk menentukan sang pemenang. Ada juga kejuaraan lainnya yang mengharuskan pertandingan tersebut untuk diulangi. Perlu diperhatikan bahwa gol yang dicetak sewaktu babak perpanjangan waktu ikut dihitung ke dalam hasil akhir, berbeda dari gol yang dihasilkan dari titik penalti yang hanya digunakan untuk menentukan pemenang pertandingan.

8

Indra Furwita Soaleh ifs_indra@yahoo.com dari berbagai sumber

Diolah

Materi Olah Raga II Teknik Penerbangan ‘A’ STTA Yogyakarta

Wasit sebagai pengukur waktu resmi Wasit yang memimpin pertandingan sejumlah 1 orang dan dibantu 2 orang sebagai hakim garis. Kemudian dibantu wasit cadangan yang membantu apabila terjadi pergantian pemain dan mengumumkan tambahan waktu. Pada Piala Dunia 2006, digunakan ofisial ke-lima.

Kejuaraan internasional besar Kejuaraan internasional terbesar di sepak bola ialah Piala Dunia yang diselenggarakan oleh Fédération Internationale de Football Association. Piala Dunia diadakan setiap empat tahun sekali. Lebih dari 190 timnas bertanding di turnamen kualifikasi regional untuk sebuah tempat di babak final. Turnamen babak final yang berlangsung selama empat minggu kini melibatkan 32 timnas (naik dari 24 pada tahun 1998). Kejuaraan internasional yang besar di setiap benua adalah: • • • • • • Eropa: Piala Eropa atau dikenal dengan nama Euro Amerika Selatan: Copa América Afrika: Piala Afrika Asia: Piala Asia Amerika Utara: Piala Emas CONCACAF Oseania: Piala Oseania

Ajang tingkat klub terbesar di Eropa adalah Liga Champions, sementara di Amerika Selatan adalah Copa Libertadores. Di Asia, Liga Champions Asia adalah turnamen tingkat klub terbesar. Sepak bola sudah dimainkan di Olimpiade sejak tahun 1900. (kecuali pada Olimpiade tahun 1932 di Los Angeles). Awalnya ini hanya untuk pemain-pemain amatir saja, namun sejak Olimpiade Los Angeles 1984 pemain profesional juga mulai ikut bermain, disertai peraturan yang mencegah negara-negara daripada memainkan tim terkuat mereka. Pada saat ini, turnamen Olimpiade untuk pria merupakan turnamen U-23 yang boleh ditamnbahi beberapa pemain di atas umur. Akibatnya, turnamen ini tidak mempunyai kepentingan internasional dan prestise yang sama dengan Piala Dunia, atau bahkan dengan Euro, Copa America atau Piala Afrika. 9 Indra Furwita Soaleh ifs_indra@yahoo.com Diolah dari berbagai sumber

Materi Olah Raga II Teknik Penerbangan ‘A’ STTA Yogyakarta

Sebaliknya, turnamen Olimpiade untuk wanita membawa prestise yang hampir sama seperti Piala Dunia Wanita FIFA; turnamen tersebut dimainkan oleh tim-tim internasional yang lengkap tanpa batasan umur.

Peraturan gol tandang Peraturan gol tandang adalah suatu aturan khusus dalam turnamen sepak bola sistem gugur. Aturan ini berlaku jika terjadi seri pada gabungan hasil 2 pertandingan kandang dan tandang (gabungan hasil ini disebut agregat). Dalam keadaan ini tim yang maju ke babak berikutnya adalah tim yang lebih banyak mencetak gol di kandang lawan (tandang). Contoh kasus Contoh ini hanyalah rekayasa belaka, tidak ada maksud tertentu. Leg Pertama Manchester United 2 – 1 Persija Jakarta Manchester Leg Kedua Persija Jakarta 1 – 0 Manchester UnitedJakarta Aggregat kedua tim menjadi seri, yaitu : 2 – 2. Jika peraturan gol tandang berlaku, maka dalam contoh kasus di atas, Persija Jakarta berhak melaju ke babak selanjutnya, karena Persija Jakarta berhasil mencetak satu gol saat tandang, sementara Manchester United tidak mencetak gol saat tandang. Adu penalti Adu penalti, atau lebih tepat disebut "adu tendangan penalti", merupakan cara yang sekarang sering dipakai untuk menentukan pemenang dalam pertandingan sepak bola yang harus diakhiri dengan kemenangan/kekalahan (tidak bisa seri). Adu penalti dilakukan setelah pertandingan berlangsung 90 menit dan dilanjutkan dengan 2 kali 15 menit perpanjangan waktu namun keadaan masih seri. Walaupun pelaksanaannya mirip, adu penalti dilakukan mengikuti peraturan yang berbeda dari tendangan penalti. Hasil dari adu penalti tidak dimasukkan dalam perhitungan skor (jadi keadaan tetap seri), ia hanya digunakan untuk menentukan pemenang. Sejarah Adu penalti Konon adu penalti pertama kali diusulkan oleh seorang wasit dari Penzberg, Bavaria, Jerman yang bernama Karl Wald pada tahun 1970 (lihat #Acuan). Pada saat itu, jika keadaan seri setelah perpanjangan waktu pemenang ditentukan dengan undian menggunakan koin. Karena menganggap cara ini sangat untunguntungan, ia mengusulkan adu penalti kepada ketua persatuan sepak bola Bavaria. Usul ini pertama kali ditolak namun setelah dilobi oleh tim pengusul, baru usulan ini 10 Indra Furwita Soaleh ifs_indra@yahoo.com Diolah dari berbagai sumber

Materi Olah Raga II Teknik Penerbangan ‘A’ STTA Yogyakarta

diterima. Setelah diteruskan ke Persatuan Sepak Bola Jerman (DFB) dan diterima, segera kemudian aturan ini diterapkan pula di UEFA dan Fédération Internationale de Football Association. Klaim lain mengatakan bahwa adu penalti diusulkan pertama kali di Inggris dan juga di Israel. Adu penalti pertama kali dilakukan di Inggris pada tahun 1970 antara Hull City dan Manchester United dalam Watney Cup (piala liga di Inggris) dan dimenangi Manchester United. Penentuan kejuaraan internasional besar yang pertama kali ditentukan dengan adu penalti adalah pada final Kejuaraan Sepak Bola Eropa UEFA 1976, yaitu antara Cekoslowakia melawan Jerman Barat. Cekoslowakia menang dengan 5-3. Tiga final Piala Dunia FIFA tercatat harus diselesaikan dengan adu penalti: final Piala Dunia 1994 di Stadion "Rose Bowl" Pasadena, Kalifornia, AS antara Brasil dan Italia (dimenangi oleh Brasil dengan 3-2); final Piala Dunia Putri 1999 di stadion yang sama antara tim AS dan Tiongkok (AS menang dengan 5-4); dan final Piala Dunia FIFA 2006 di Stadion Olimpiade Berlin, Jerman, yang dimenangi oleh Italia dengan menundukkan Prancis 5-3 setelah keadaan imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu usai. Offside (sepak bola) Dalam olah raga sepak bola, offside terjadi jika seorang pemain diberikan bola ketika berada lebih dekat dengan garis gawang lawan dibanding posisi pemain lawan. Biasanya offside digunakan para pemain belakang sebagai bagian dari taktik untuk menjebak lawan. Wasit (sepak bola) Dalam sepak bola, wasit adalah pengatur pertandingan di lapangan. Wasit memiliki hak penuh selama pertandingan kepada seluruh pemain dan pelatih dan ofisial sebuah tim. Wasit juga memiliki perlindungan penuh dari FIFA sebagai lembaga tertinggi sepak bola dunia atau dari lembaga sepak bola di suatu negara. Peran wasit sangat penting demi terselenggaranya sebuah pertandingan sepak bola dengan teratur. Perpanjangan waktu Perpanjangan waktu adalah aturan permainan dalam sepak bola yang merupakan penambahan babak atau waktu dalam pertandingan yang berakhir seri setelah 90 menit pertandingan. Lamanya waktu dalam babak perpanjangan waktu adalah 15 menit untuk setiap babaknya. Babak perpanjangan waktu dalam sepak bola adalah sebanyak dua babak.

11

Indra Furwita Soaleh ifs_indra@yahoo.com dari berbagai sumber

Diolah

Materi Olah Raga II Teknik Penerbangan ‘A’ STTA Yogyakarta

Babak perpanjangan waktu acap kali dilakukan ketika pertandingan sepak bola memainkan kompetisi dengan sistem gugur gagal mendapatkan pemenang dalam waktu normal 90 menit. Apabila dalam babak perpanjangan waktu yang diadakan masih tidak didapatkan pemenang, maka pertandingan sepak bola akan dilanjutkan ke babak adu adu penalti. Sistem perpanjangan waktu yang umum adalah golden goal dan silver goal. Dalam sistem golden goal (gol emas) pertandingan langsung berakhir apabila sebuah tim mencetak gol saat perpanjangan waktu. Dalam perpanjangan waktu sistem silver goal (gol perak) apabila terjadi gol oleh salah satu tim dalam sebuah pertandingan, maka pertandingan akan tetap diteruskan dalam dua babak perpanjangan waktu. Tim yang dapat mencetak gol dan dapat mempertahankan gol dalam dua babak, maka tim yang dapat mencetak gol akan dinyatakan sebagai pemenang pertadingan. Kedua tim yang bertanding akan terus mencari gol dalam dua babak perpanjangan waktu, apabila kedua tim yang bertanding tetap tidak dapat menghasilkan gol untuk membawa kemenangan, maka pertandingan akan dilanjutkan ke babak adu penalti antara kedua tim untuk mendapatkan pemenang. Asisten wasit (sepak bola) Asisten Wasit (sebelumnya dikenal dengan nama hakim garis) pada sepak bola merupakan asisten dari kinerja wasit di lapangan. Ia membawa sebuah bendera untuk memberi tanda kepada wasit jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan di lapangan. Seluruh keputusan wasit harus didiskusikan terlebih dahulu dengannya. Asisten wasit berjumlah 2 orang di setiap pertandingan. Bendera untuk asisten wasit internasional bergambar wajik merah dengan latar belakang kuning. Untuk masing - masing negara, tidak ditentukan bendera yang sama selama dibenarkan oleh asosiasi sepak bola masing-masing negara. Hattrick Hattrick, hat-trick atau hat trick adalah istilah dalam olahraga yang mengacu kepada tiga kali keberhasilan dalam suatu hal dalam tiga kali percobaan secara berurutan. Dalam sepak bola, hat-trick berarti keberhasilan seorang pemain sepak bola dalam mencetak gol sebanyak tiga kali dalam satu pertandingan. Treble Tiga piala treble Manchester United tahun 1999: (ki-ka) Piala Premier League, Piala Eropa dan PIala FA Istilah treble (xtiga) digunakan di dalam sepakbola untuk menunjukkan sebuah tim yang berhasil mendapatkan tiga piala kejuaraan utama pada satu periode, biasanya satu musim (satu tahun pertandingan). Penghargaan yang dihitung biasanya terdiri dari kejuaraan internasional, kejuaraan benua, kejuaraan piala domestik, dan
12

Indra Furwita Soaleh ifs_indra@yahoo.com dari berbagai sumber

Diolah

Materi Olah Raga II Teknik Penerbangan ‘A’ STTA Yogyakarta

kejuaraan liga domestik utama. Piala yang diperebutkan dengan pertandingan tunggal atau dua pertandingan (mis. FA Community Shield dan Piala Super UEFA dan Piala Interkontinental) biasanya tidak diperhitungkan sebagai salah satu prasyarat treble.[1][nb] Ada banyak cara untuk memperoleh gelar treble - yang lebih bergengsi biasanya disebut sebagai 'treble domestik' (juara liga dan dua piala) dan 'treble benua' (juara liga utama, piala utama, dan kejuaraan benua utama).[2][3] Istilah The Quadruple (xempat) digunakan jika sebuah klub berhasil menjuarai piala benua dan tiga kejuaraan domestik pada musim yang sama. Hal ini hanya pernah dicapai oleh Celtic pada 1967. Penjaga gawang Penjaga gawang atau sering disebut Kiper (dalam sepak bola) adalah salah satu posisi dalam berbagai olahraga berkelompok seperti sepak bola, hoki dan polo air. Tugas seorang penjaga gawang adalah mencegah bola masuk ke gawang.

Penjaga gawang adalah palang pintu terakhir bagi lawan sebelum memasukkan bola ke gawang. Penjaga gawang harus memiliki: • • • Insting terhadap lawan Refleks yang sempurna Bakat,

tanpa salah satu dari tiga kriteria di atas, sulit untuk menjadi seorang penjaga gawang. Gol bunuh diri Gol bunuh diri adalah istilah dalam olahraga sepak bola ketika seorang pemain memasukkan bola ke gawangnya sendiri sehingga dianggap sebagai gol bagi tim lawan. Pemain tersebut juga dianggap sebagai pencetak golnya. Apabila gol tersebut diakibatkan oleh pantulan, maka pencetak gol dilihat jika tendangan yang menghasilkan gol tersebut adalah tendangan langsung ke arah gawang atau tidak. Jika ternyata merupakan tendangan langsung ke gawang, maka pemain yang menendang tersebut dinyatakan sebagai pencetak gol. Gol bunuh diri terkenal terjadi di Piala Dunia 1994 di. Saat pertandingan tuan rumah Amerika Serikat melawan Kolombia yang di buat oleh Andreas Escobar. Yang mengakibatkan timnas Kolombia kalah 1-2.
13

Indra Furwita Soaleh ifs_indra@yahoo.com dari berbagai sumber

Diolah

Materi Olah Raga II Teknik Penerbangan ‘A’ STTA Yogyakarta

Futsal Pertandingan futsal Futsal adalah permainan bola yang dimainkan oleh dua tim, yang masing-masing beranggotakan lima orang. Tujuannya adalah memasukkan bola ke gawang lawan, dengan memanipulasi bola dengan kaki. Selain lima pemain utama, setiap regu juga diizinkan memiliki pemain cadangan. Tidak seperti permainan sepak bola dalam ruangan lainnya, lapangan futsal dibatasi garis, bukan net atau papan. Futsal turut juga dikenali dengan berbagai nama lain. Istilah "futsal" adalah istilah internasionalnya, berasal dari kata Spanyol atau Portugis, futbol dan sala. Sejarah Futsal diciptakan di Montevideo, Uruguay pada tahun 1930, oleh Juan Carlos Ceriani. Keunikan futsal mendapat perhatian di seluruh Amerika Selatan, terutamanya di Brasil. Ketrampilan yang dikembangkan dalam permainan ini dapat dilihat dalam gaya terkenal dunia yang diperlihatkan pemain-pemain Brasil di luar ruangan, pada lapangan berukuran biasa. Pele, bintang terkenal Brasil, contohnya, mengembangkan bakatnya di futsal. Sementara Brasil terus menjadi pusat futsal dunia, permainan ini sekarang dimainkan di bawah perlindungan Fédération Internationale de Football Association di seluruh dunia, dari Eropa hingga Amerika Tengah dan Amerika Utara serta Afrika, Asia, dan Oseania.
14

Indra Furwita Soaleh ifs_indra@yahoo.com dari berbagai sumber

Diolah

Materi Olah Raga II Teknik Penerbangan ‘A’ STTA Yogyakarta

Pertandingan internasional pertama diadakan pada tahun 1965, Paraguay menjuarai Piala Amerika Selatan pertama. Enam perebutan Piala Amerika Selatan berikutnya diselenggarakan hingga tahun 1979, dan semua gelaran juara disapu habis Brasil. Brasil meneruskan dominasinya dengan meraih Piala Pan Amerika pertama tahun 1980 dan memenangkannya lagi pada perebutan berikutnya tahun pd 1984. Kejuaraan Dunia Futsal pertama diadakan atas bantuan FIFUSA (sebelum anggotaanggotanya bergabung dengan FIFA pada tahun 1989) di Sao Paulo, Brasil, tahun 1982, berakhir dengan Brasil di posisi pertama. Brasil mengulangi kemenangannya di Kejuaraan Dunia kedua tahun 1985 di Spanyol, tetapi menderita kekalahan dari Paraguay dalam Kejuaraan Dunia ketiga tahun 1988 di Australia. Pertandingan futsal internasional pertama diadakan di AS pada Desember 1985, di Universitas Negeri Sonoma di Rohnert Park, California. Futsal The Rule of The Game Peraturan Lapangan permainan • • Ukuran: panjang 25-42 m x lebar 15-25 m Garis batas: garis selebar 8 cm, yakni garis sentuh di sisi, garis gawang di ujung-ujung, dan garis melintang tengah lapangan; 3 m lingkaran tengah; tak ada tembok penghalang atau papan Daerah penalti: busur berukuran 6 m dari setiap pos Garis penalti: 6 m dari titik tengah garis gawang Garis penalti kedua: 12 m dari titik tengah garis gawang Zona pergantian: daerah 6 m (3 m pada setiap sisi garis tengah lapangan) pada sisi tribun dari pelemparan Gawang: tinggi 2 m x lebar 3 m Permukaan daerah pelemparan: halus, rata, dan tak abrasif

• • • • • • Bola • • •

Ukuran: 4 cm Keliling: 62-64 cm Berat: 390-430 gram
15

Indra Furwita Soaleh ifs_indra@yahoo.com dari berbagai sumber

Diolah

Materi Olah Raga II Teknik Penerbangan ‘A’ STTA Yogyakarta

• •

Lambungan: 55-65 cm pada pantulan pertama Bahan: kulit atau bahan yang cocok lainnya (yaitu, tak berbahaya)

Jumlah pemain (per tim) • • • • • • Jumlah pemain maksimal untuk memulai pertandingan: 5, salah satunya penjaga gawang Jumlah pemain minimal untuk mengakhiri pertandingan: 2 Jumlah pemain cadangan maksimal: 7 Jumlah wasit: 1 Jumlah hakim garis: 2 Batas jumlah pergantian pemain: tak terbatas

Metode pergantian: "pergantian melayang" (semua pemain kecuali penjaga gawang boleh memasuki dan meninggalkan lapangan kapan saja; pergantian penjaga gawang hanya dapat dilakukan jika bola tak sedang dimainkan dan dengan persetujuan wasit) Perlengkapan pemain • • • • • Kaos bernomor Celana pendek Kaos kaki Pelindung lutut Alas kaki bersolkan karet

Lama permainan • • • • • Lama normal: 2x20 menit Lama istiharat: 10 menit Lama perpanjangan waktu: 2x10 menit Ada adu penalti jika jumlah gol kedua tim seri saat perpanjangan waktu selesai Time-out: 1 per tim per babak; tak ada dalam waktu tambahan
16

Indra Furwita Soaleh ifs_indra@yahoo.com dari berbagai sumber

Diolah

Materi Olah Raga II Teknik Penerbangan ‘A’ STTA Yogyakarta

Waktu pergantian babak: maksimal 10 menit

Kejuaraan futsal terkemuka Piala Dunia Futsal FIFA • • • • • • 1989 (di Rotterdam, Belanda): dimenangkan Brasil 1992 (di Hong Kong): dimenangkan Brasil 1996 (di Barcelona, Spanyol): dimenangkan Brasil 2000 (di Guatemala): dimenangkan Spanyol 2004 (di Taiwan): dimenangkan Spanyol. 2008 (di Brasil): dimenangkan Brasil.

Piala Dunia Futsal AMF • • • • • • • • 1982 (di Sao Paulo, Brazil): dimenangkan Brazil 1985 (di Madrid, Spanyol): dimenangkan Brazil 1988 (di Melbourne, Australia): dimenangkan Paraguay 1991 (di Milan, Italia): dimenangkan Portugal 1994 (di Argentina): dimenangkan Argentina 1997 (di Meksiko): dimenangkan Venezuela 2000 (di La Paz, Bolivia): dimenangkan Kolombia 2003 (di Paraguay): dimenangkan Paraguay.

Liga Futsal Indonesia • Liga Futsal Nasional Indonesia: Liga Futsal Profesional di Indonesia

17

Indra Furwita Soaleh ifs_indra@yahoo.com dari berbagai sumber

Diolah

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->