P. 1
kelas1_matematika_damerosidamanik

kelas1_matematika_damerosidamanik

5.0

|Views: 49,012|Likes:
Published by a7vian333

More info:

Published by: a7vian333 on Apr 30, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/20/2014

pdf

text

original

Kamu tentunya sudah mengenal bilangan pecahan murni, yaitu bilangan pecahan yang
pembilangnya kurang dari penyebutnya. Sebaliknya, pecahan yang pembilangnya lebih dari
penyebutnya disebut bilangan pecahan tidak murni atau bisa juga disebut bilangan pecahan
campuran, yaitu pecahan yang terdiri dari bilangan bulat dan bilangan pecahan biasa (murni
atau pun tidak murni). Pecahan campuran dapat diubah menjadi bentuk pecahan biasa dan juga
sebaliknya.
Catatan:Mengubah bentuk pecahan tidak akan mengubah penyebutnya.
Untuk lebih jelasnya, perhatikanlah contoh berikut ini:

2

3

5 = ..., tulislah bilangan pecahan campuran 2

3

5 menjadi bilangan pecahan biasa.

Cara 1:

Cara 2:

2

3

5=

2

3 +

5

2

3

5=5 3 + 2

5

=15

2

+

5

5

=15

2

+

5

5

Untuk suatu bilangan pecahan a

b dengan b 0.

1.Jika a < b, maka a

b disebut pecahan murni.

2.Jika a > b, maka a

b disebut pecahan tidak murni.

3.Jika m c

d dengan m bilangan cacah dan c

d pecahan biasa, maka m c

d disebut

pecahan campuran.
(Pecahan murni dan pecahan tidak murni merupakan pecahan biasa atau sederhana).

Penunjang Belajar MATEMATIKA untuk SMP/MTs Kelas 7

28

=17
5

=17
5

Berdasarkan contoh di atas dapat dirumuskan:

Contoh 1.12

Ubahlah pecahan berikut menjadi pecahan biasa.

a.

3

3

5b.

2

7

3

Penyelesaian:

a.

3

3

5=

3

3 +

5atau

3

3 +

5=5 3 + 3

5

=

15

3

+

5

5

=18
5

=

18
5

b.

2

7

3=7 + 2

3atau

2

7

3

=3 7 + 2
3

=

21

2

+

3

3

=23
3

=

23
3

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->