P. 1
kelas1_matematika_damerosidamanik

kelas1_matematika_damerosidamanik

5.0

|Views: 49,015|Likes:
Published by a7vian333

More info:

Published by: a7vian333 on Apr 30, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/20/2014

pdf

text

original

Perhatikan gambar di atas! Lingkaran (1, (2), dan (3) mempunyai luas yang sama. Luas

daerah yang diarsir pada Gambar (i) adalah 1

2 dari lingkaran, pada Gambar (ii) adalah 2

4 dari

lingkaran, dan Gambar (iii) adalah 4

8 dari lingkaran. Dari Gambar 1.4 dapat dilihat bahwa luas

daerah yang diarsir pada ketiga lingkaran itu adalah sama.
Jadi, 1

2

4

= =

2

4

8.
Bentuk ketiga pecahan di atas disebut pecahan senilai. Selanjutnya perhatikanlah
hubungan-hubungan berikut:

1

1 2

2

1

1 3

3

1

1 4

4

=

= =

= =

=

2

2 2

4

2

2 3

6

2

2 4

8

2

2 : 2

1

3

3 : 3

1

4

4 : 4

1

=

= =

= =

=

4

4 : 2

2

6

6 3

2

8

8 : 4

2

(i) = 1
2

(ii) = 2
4

(iii) = 4
8

Gambar 1.4

Bilangan Bulat

31

Berdasarkan hubungan-hubungan di atas, pecahan senilai dapat diperoleh dengan cara
membagi pembilang dan penyebut dengan suatu bilangan yang sama yang bukan nol.
Pecahan senilai adalah pecahan yang nilainya tidak akan berubah walaupun pembilang
dan penyebutnya dikalikan atau dibagi dengan bilangan yang sama yang tidak nol.

Untuk menentukan pecahan yang senilai dengan a

b, b 0 dapat digunakan hubungan

berikut:

Pecahan a

b dengan b 0 dapat diubah ke dalam bentuk paling sederhana dengan cara
membagi pembilang dan penyebut pecahan itu dengan FPB dari a dan b. (FPB = Faktor
Persekutuan Besar)

Contoh 1.14

Tentukanlah tiga pecahan yang senilai dengan:

a.3
5

b.8
12

Penyelesaian:

a.Untuk pecahan 3

5 pembilang dan penyebut kalikan dengan bilangan yang sama.

3

3 2

6

3 3

9

3 4

12

=

= atau

= atau

=

5

5 210

5 315

5 4

20

Jadi, 3

6

9

12

= = =
51015

20

b.Untuk pecahan 8

12, pembilang dan penyebut dibagi atau dikali dengan bilangan yang sama,

maka diperoleh:
8

8 : 2

4

8

8 : 4

2

8

8 2

16

=

= atau =

= atau =

=

12

12 : 2

6

1212 : 4

3

12

12 2

24


Jadi, yang senilai dengan pecahan 8

42

16

adalah , , dan

12

63

24 atau

8

4

2

16

= = =

12

6

3

24

Untuk p dan n bilangan asli,

:

=

atau =

:

a a p

a a n

b b p

b b n


Penunjang Belajar MATEMATIKA untuk SMP/MTs Kelas 7

32

Contoh 1.15

Tentukan bentuk yang paling sederhana dari pecahan berikut.

a.15

25b.

18
27c.

24
32d.

45
54

Penyelesaian:
a.FPB dari 15 dan 25 adalah 5, jadi
15

15 : 5

3

=

=

25

25 : 5

5; bentuk paling sederhana dari 15

3

adalah

25

5.

b.FPB dari 18 dan 27 adalah 9, jadi
18

18 : 9

2

=

=

27

27 : 9

3, bentuk paling sederhana dari 18

2

adalah

27

3

c.FPB dari 24 dan 32 adalah 8, jadi
24

24 : 8

3

=

=

32

32 : 8

4, bentuk paling sederhana dari 24

3

adalah

32

4

d.FPB dari 48 dan 54 adalah 9, jadi
45

45 : 9

5

=

=

54

54 : 9

6, bentuk paling sederhana dari 45

5

adalah

54

6

LATIHAN 1.8

1.Setiap gambar di bawah ini dibagi menjadi beberapa bagian yang sama. Tentukanlah luas
daerah yang diarsir dalam bentuk pecahan.
a.

b.

c.

2.Tentukan dua pecahan yang senilai dengan pecahan-pecahan berikut ini.

a.1
4

b.5
8

c.4
9

d.7
8

3.Tentukan bentuk paling sederhana dari pecahan-pecahan berikut ini.

a.14
18

c.36
63

e.42
72

b.9

21

d.56
80

f.

75
250

4.Isilah titik-titik berikut:

Bilangan Bulat

33

a.1

......

= = =

2

...

20

b

b

c.4

...28

...

...

= = = =

7

21

...35

84

b.18

2

......24
= = = =

6

...12

5

...
5.Pasangan-pasangan pecahan manakah yang merupakan pasangan pecahan yang senilai?

a.25

35

dan

45

63

c.9

6

dan

21

21

b.14

18

dan

21

27

d.6

18

dan

8

36

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->