P. 1
Pelajaran Nahwu untuk pesantren

Pelajaran Nahwu untuk pesantren

5.0

|Views: 16,143|Likes:
Published by Fitrayadi
buku ini di tulis tangan oleh Ustzah Ramainas. K guru Pondok Pesantren Madrasah Tabiyah Islamiyah Canduang, Bukittinggi, Sumatera Barat, Indonesia. Kemudian ditulis oleh Fitrayadi, Yunal Isra.
buku ini di tulis tangan oleh Ustzah Ramainas. K guru Pondok Pesantren Madrasah Tabiyah Islamiyah Canduang, Bukittinggi, Sumatera Barat, Indonesia. Kemudian ditulis oleh Fitrayadi, Yunal Isra.

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Fitrayadi on May 24, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/15/2013

pdf

text

original

Maf’ul min ajlih dinamai juga maf’ullah dan
maf’ul liajlih
Undang- undangnya adalah :

ﻞﻋﺎﻓﻟﺍﻮنﺎﻣﺯﻟﺍﻰﻔﻪﻜﺭﺎﺷﺚدحﻟﺔﻟﻋﺭوﻜﺬﻣﻟﺍﺭدﺼﻣﻟﺃ

1

Masdar yang disebutkan sebagai alasan bagi
kejadian ( peristiwa ) yang sama waktu dan
pelakunya.
Maksudnya : Maf’ul min jalih itu shighatnya
adalah masadar dan masdar nitu gunanya
sebagai alasan bagi kejadian ( fiil ), Waktu fiil
dengan waktu masdar harus sama fail
( pelaku ) dari masdar dengan pelaku fiil
harus sama.
Contoh : تﻣﻓ ﻎﻴﺷﻟﻟﻻﻼﺟﺇ ( aku berdiri karena
memuliakan bagi syekh ( orang tua)
I’rabnya : تﻣﻓ Fiil dan fail

ﻻﻼﺟﺇ Maf’ul min ajlih dia

menjadikan sebab dari (

تﻣﻓ ) ( berdiri )
Fail ( ﻢﻗ ) dengan fail (ﻻﻼﺟﺇ ) sama yaitu ( ت
) ( aku ) Waktu (ﻢﻗ ) dengan waktu (ﻻﻼﺟﺇ )
sama yaitu disaat terjadi berdiri saat itu
terjadi memuliakan (ﻎﻴﺷﻟﻟ )jar dan majrur.
Hasil syarat dari maf’ul min ajlih
1.Masdar
2.Menjadi alasan bagi kejadian
3.Sama failnya dan zamannya

1

Kalau kurang salah satu dari yang tiga ini
mak dia harus dijarkan dengan lam ta’lil
( ﻝﻳﻟﻌﺗﻟﺍﻢﻻ )
Contoh yang tidak masdar firman Allah

ﺾرﻻﺍﻰﻔﺎﻣ ﺎﻌﻴﻣﺟ

ﻢﻜﻟﻖﻠﺨىذﻠﺍﻮﻫ

( Dia yang telah menjadikan bagi kamu apa
yang ada dibumi keseluruhan )
Lafadz ( ﻢکﻠ ) ( kamu ) adalah menjadi sebab
Allah menciptakan apa yang ada dibumi tapi
dia bukan masdar karena itu dimaksudkan
kedalamnya lam ta’lil.
Contoh yang tidak sama zamannya kata
penyair

ﻞﻀﻔﺗﻤﻟﺍﺔﺴﺒﻟﻻﺇرﺗﺳﻟﺍ

تﺋﺟﻔ دﻘﻮ تﺿﻧ ﻢﻮﻧﻟ ﺎهﺒﺎﻴﺛ * ىدﻟ

( aku telah datang pada hal sungguh telah
menanggalkan si perempuan akan
pakaiannya karena akan tidur disamping
penutup kecuali pakaian tipis)

Lafadz ( مﻮﻧ ) ( tidur ) menjadi alasan bagi
menanggalkan pakaian masdar tapi
zamannya tidak sama karena zaman
menanggalkan pakain lebih dahulu dari

1

zaman tidur karena itu dijarkan dia dengan
lam ta’lil jadi dia ( مﻮﻧﻟ )
Contoh yang tidak sama failnya

ﺔﻧﻴﺯﻮﺎﻫ

ﻮﺑﻜرﺗﻟرﻴﻤحﻟﺍﻮﻞﺎﺨﺒﻟﺍﻮﻞﻴﺧﻟﺍﻮ

(Allah telah menciptakan kuda, bugal,
keledai, agar kamu menungganginya dan
mengendalikannya hiasan
)
Lafadz ( ﻮﺑﻜرﺗﻟ ﺎﻫ ) dengan takdir ( ﺎﻫﻮﺑﻜﺭﺗﻥﻻ ) dia
menjadi alasan bagi penciptaan kuda, bugol,
dan keledai. Tapi failnya berbeda karena fail
dari penciptaan kuda, bugol, dan keledai
adalah Allah. Sedangkan fail dari ( ﻮﺑﻜﺭﺗ )
adalah manusia karena itu dijarkan dengan
lam ta’lil

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->