P. 1
Laporan Pertemuan Ke-3 Sistem Basis Data

Laporan Pertemuan Ke-3 Sistem Basis Data

|Views: 1,147|Likes:
STMIK AKAKOM
STMIK AKAKOM

More info:

Published by: Mukhammad Luthfi Widiatmoko on May 02, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX or read online from Scribd
See more
See less

05/05/2013

LAPORAN PRAKTIKUM SISTEM BASIS DATA PERTEMUAN KE-3

NAMA NO MHS

: M. LUTHFI WIDIATMOKO : 095410172

STMIK AKAKOM YOGYAKARTA JL. RAYA JANTI 143 Yogyakarta

Pertemuan Ke-3

I.

Maksud Dan Tujuan
Dalam praktikum pertemuan ke-3 ini mahasiswa agar memahami tentang cara merancang sistem basis data secara konseptual menggunakan model data ER dalam bentuk ERD (Entity Relationship Diagram) lanjut.

II. Hasil Praktikum
Terlampir.

III. Pembahasan
A. Pembahasan Dari Hasil Praktikum
Himpunan terdapat 2 varian: 1. Himpunan Entitas Kuat: suatu himpunan entitas itu tidak memiliki ketergantungan terhadap himpunan entitas lainnya. Berikut ini contoh himpunan entitas kuat yang terdapat di dalam praktikum ke-3 ini:
Pegawai dan Proyek

Entitas pegawai dan entitas proyek termasuk ke dalam entitas kuat karena entitas pegawai tidak memiliki ketergantungan terhadap entitas proyek. 2. Himpunan Entitas Lemah: suatu himpunan entitas itu memiliki ketergantungan terhadap himpunan entitas lainnya. Berikut ini contoh himpunan entitas lemah yang terdapat didalam praktikum ke-3 ini:
Tanggungan

Entitas tanggungan termasuk ke dalam entitas lemah karena entitas tanggungan memiliki ketergantungan terhadap entitas pegawai.

Partisipasi suatu entitas terdapat dua tipe yakni: 1. Partisipasi Total: Dimana keberadaan entitas tersebut entitas tersebut bergantung pada hubungannya dengan entitas lain. Berikut ini contoh partisipasi total yang terdapat di dalam praktikum ke-3ini:
Nama DIV Nama Alamat Kode DIV Lokasi

Pegawai

Anggota

Divisi

Entitas pegawai dan entitas divisi termasuk ke dalam partisipasi total karena entitas pegawai memiliki ketergantungan terhadap entitas divisi. 2. Partisipasi Parsial: Dimana entitas tersebut tidak bergantung dengan keberadaan hubungan entitas tersebut dengan entitas lain. Berikut ini contoh partisipasi total yang terdapat di dalam praktikum ke-3ini:
KodePro Nama DIV LOKPRO Kode DIV Lokasi

Proyek

Punya

Divisi

Entitas proyek dan entitas divisi termasuk ke dalam partisipasi total karena entitas proyek tidak memiliki ketergantungan terhadap entitas divisi.

Entitas Agregasi Di dalam praktikum pertemuan ke-3 ini terdapat entitas agregasi dalam kasus ini atau yang mengandung unsur relationship.
PEGAWAI ANGGOTA DIVISI

PUNYA

PROYEK

Konsep Spealisasi Di dalam praktikum pertemuan ke-3 terdapat pada entitas pegawai yang dispesialisasi menjadi P.TETAP dan P.TTETAP.
PEGAWAI

d

P.TETAP

P.TTAP

B. Kendala
Di dalam praktikum pertemuan ke-3, kendala yang di dapatkan adalah cara menentukan himpunan entitas kuat atau himpunan entitas lemah.

C. Penyelesain
Untuk menentukan himpunan itu termasuk entitas kuat atau entitas lemah dengan cara apabila suatu himpunan entitas itu tidak memiliki ketergantungan terhadap himpunan entitas lainnya, himpunan itu disebut himpunan entitas kuat. Sedangkan, apabila suatu himpunan entitas itu memiliki ketergantungan terhadap himpunan entitas lainnya, himpunan itu disebut himpunan entitas lemah.

IV. Tugas
Kasus penjualan produk secara online:
Tgl_Pemesanan Nama_br Nama_pn Id_Br Barang m Memiliki Rek_pn Harga_br 1 Penjual 1 Transaksi d m Pemesanan Baru Bekas Nama_pm Telp_pm Rek_pm m Pembeli m Telp_pn Almt_pn

Almt_pm

Konsep Spesialisasi

Entitas Agregasi

V.

Kesimpulan
Dalam praktikum pertemuan ke-3 ini ada 3 point yang dapat diambil: 1. Kita dapat menentukan jenis entitas yang kita gunakan apakah itu termasuk entitas kuat apakah termasuk entitas lemah. 2. Kita dapat menentukan perbedaan antara partisipasi total dan parsial 3. Kita dapat memahami perbedaan antara entitas agrasi dan konsep spesialisasi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->