P. 1
Studi Kelayakan Bisnis Asap Cair

Studi Kelayakan Bisnis Asap Cair

5.0

|Views: 3,243|Likes:
Published by edison

More info:

Published by: edison on May 07, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/07/2013

pdf

text

original

I. Perizinan

A. Surat-surat izin yang dimiliki

1. Akta pendirian/akta notaris

2. SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)

3. Tanda Daftar Perusahaan (TDP)

4. Keanggotaan KADIN

5. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

6. Legalitas Merek

B. Prosedur Perizinan

1. Akta Notaris

Pengajuan bisa dilakukan langsung dikantor notaris ditempat usaha berdomisili. Akta

ini membutuhkan biaya Rp 1.000.000,- termasuk biaya pengajuan, pengurusan,

verifikasi, dan formulir.

2. SIUP

SIUP adalah Izin Usaha yang dikeluarkan Instansi Pemerintah melalui Dinas

Perindustrian dan Perdagangan Kota/Wilayah sesuai domisili perusahaan. SIUP

digunakan untuk menjalankan kegiatan usaha dibidang Perdagangan Barang/Jasa di

Indonesia sesuai dengan KLUI ³Klasifikasi Lapangan Usaha Indonesia´.

14

a. Penggolongan Siup

Berdasarkan besarnya jumlah Modal dan Kekayaan Bersih di luar tanah dan

bangunan atau jumlah modal disetor dalam akta pendirian/perubahan, maka

penggolongan SIUP dibedakan menjadi 3 (tiga) yaitu :

i. SIUP BESAR, diberikan kepada perusahaan yang memiliki modal dan

kekayaan

bersih

atau

modal

disetor

dalam

AKTA

PENDIRIAN/PERUBAHAN dengan nilai diatas Rp.500.000.000,- (limaratus

juta rupiah).

ii. SIUP MENENGAH, diberikan kepada perusahaan yang memiliki modal dan

kekayaan

bersih

atau

modal

disetor

dalam

AKTA

PENDIRIAN/PERUBAHAN dengan nilai diatas Rp.200.000.000,- (duartus

juta rupiah) s/d Rp. 500.000.000,- (limaratus juta rupiah).

iii. SIUP KECIL, diberikan kepada perusahaan yang memiliki modal dan

kekayaan

bersih

atau

modal

disetor

dalam

AKTA

PENDIRIAN/PERUBAHAN dengan nilai sampai dengan Rp.200.000.000-

(duartus juta rupiah).

b. Prosedur Permohonan

1. Perusahaan mengambil formulir, mengisi dan mengajukan permohonan SIUP

beserta persyaratannya melalui Kantor Dinas Perindustrian & Perdagangan

Kota/Wilayah sesuai domisili perusahaan untuk permohonan SIUP Menengah

dan SIUP Kecil.

2. Sedangkan untuk permohonan SIUP-BESAR diajukan melalui Kanwil

Perindustrian dan Perdagangan Kota/Propinsi sesuai domisili perusahaan.

15

c. Persyaratan

- Copy Akta pendiran (asli diperlihatkan)

- Copy Akta perubahannya & Laporannya, jika ada (asli diperlihatkan)

- Copy SK. Menteri Hukum & HAM RI (asli diperlihatkan) atau Bukti PNBP untuk

PT-Baru

- Copy Surat Keterangan Domisili perusahaan, (asli diperlihatkan)

- Copy SITU-Surat Izin Tempat Usaha (bagi perusahaan yang dipersyaratan)

- Copy Kontrak/Sewa T.Usaha/Surat Keterangan dari pemilik gedung

- Copy NPWP-Nomor Pokok Wajib Pajak (asli diperlihatkan)

- Copy KTP Pemegang Saham atau NPWP jika Badan Usaha

- Copy KTP Pengurus Perseroan (Direksi & Komisaris)

- Copy KK jika Pimpinan/Penanggung Jawab perusahaan adalah Wanita

Pas Photo Direktur Utama/Pimpinan Perusahaan (3 x 4) 2 lembar

- Copy Neraca Awal Perusahaan

d. Masa Berlaku

SIUP berlaku selama perusahaan masih menjalankan kegiatan usaha perdagangan

barang/jasa sejak tanggal dikeluarkan.

e. Biaya Pengurusan Siup

Legalisir Copy SIUP oleh Notaris ± Pas Photo 3 x 4= 2 lembar

GOLONGAN

BIAYA

PROSES

BIAYA SUDAH TERMASUK

BESAR

Rp. 2.750.000,- 10 Hari Kerja Pengambilan Formulir & Persyaratannya

MENENGAH Rp. 1.750.000,- 10 Hari Kerja Persiapan dan Pemeriksaan

KECIL

Rp. 850.000,-

10 Hari Kerja

Pengajuan Permohonan SIUP Biaya

Administrasi & Fee Jasa Kami

16

3. Tanda Daftar Perusahaan

a. Badan Hukum Undang-undang Nomor 3 Tahun 1982 Tentang ³WAJIB DAFTAR

PERUSAHAAN´.

b. Prosedur Permohonan

Bagi permohonan TDP badan usaha/perusahaan PT-PMA, PT Non PMA, dan

Yayasan maka badan usaha/perusahaan harus terlebih dahulu mendapatkan

Pengesahan Akta Pendirian/Perubahan dari Menteri Kehakiman & HAM RI,

atau persetujuan dan atau setelah tanggal penerimaan laporan.

Bagi permohonan TDP badan usaha KOPERASI maka badan

usaha/perusahaan harus terlebih dahulu mendapatkan Pengesahan Akta

Pendirian/Perubahan dari Instansi Terkait.

Bagi permohonan badan usaha/perusahaan CV atau perusahan perorangan

maka badan usaha/perusahaan harus terlebih dahulu didaftarkan kepengadilan

negeri setempat sesuai dengan Domisili Perusahaan.

Perusahaan mengambil formulir, mengisi, menandangani permohonan dan

mengajukan permohonan TDP pada Kantor Dinas Perindustrian dan

Perdagangan Kota/Kabupaten cq. Kantor Pendaftaran Perusahaan, sesuai

domisili perusahaan.

Petugas dari Kantor Pendaftaran Perusahaan akan memeriksa dan meneliti, jika

memenuhi syarat WAJIB DAFTAR PERUSAHAAN, maka sertifikat TANDA

DAFTAR PERUSAHAAN akan dikeluarkan.

c. Persyaratan

Copy Akta Pendirian (asli diperlihatkan)

Copy Perubahan-perubahannya termasuk perubahan Modal, Kepemilikan

Saham dan Perubahan Pengurus (asli diperlihatkan)

ASLI SK. Menteri Hukum & HAM RI dan Laporan perubahan Akta

Copy Surat Keterangan Domisili Perusahaan (asli diperlihatkan)

Copy SIUP/SIUJPT/SIUPAL atau Izin Operasional Lainnya (asli

diperlihatkan)

Copy KTP Pengurus (Direksi & Komisaris)

Asli TDP untuk Perubahan atau Perpanjangan

17

d. Masa Berlaku

Tanda Daftar Perusahaan berlaku selaku 5 (lima) tahun sejak tanggal dikeluarkan.

e. Penawaran Biaya Pengurusan

Biaya yang dikeluarkan untuk kepengurusan TDP adalah Rp 2.500.000,- dalam

proses 14 hari kerja.

4. Keanggotaan Kadin

a. Landasan Hukum

Undang-undang No.1 tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri.

Keppres No. 14 tahun 2004 tentang Persetujuan Perubahan AD/ART KADIN.

Keppres No. 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan

Barang/Jasa Pemerintah.

b. Prosedur Permohonan

Cara mendapatkan keanggotaan Kadin:

Mengisi formulir keanggotaan KADIN dengan menyertakan biodata perusahaan

dengan lengkap, obyektif dan benar.

Mencantumkan secara jelas bidang usaha dan produk utama perusahaan pada

formulir keanggotaan KADIN Propinsi KADIN. Mendaftarkan pada Sekretariat

KADIN yang terdekat dengan domisili perusahaan di Kotamadya ataupun di

Sekretariat KADIN.

Melampirkan copy dokumen perusahaan dan perizinan yang dimiliki.

c. Persyaratan

Kelengkapan data yang harus dilampirkan dalam berkas permohonan KTA

KADIN keanggota baru :

y Untuk unit usaha yang berbentuk PT, CV atau Koperasi (unit usaha yang

berdasarkan hukum) maka data yang dilampirkan yaitu Copy Akte Notaris atau

Anggaran Dasar atau Keputusan Pemerintah dan untuk unit usaha yang

18

berbentuk Usaha Perorangan maka yang dilampirkan adalah Copy bukti diri

yang sah dari pemilik/penanggung jawab usahanya.

y Melampirkan Surat-Surat Keterangan atau Izin Usaha yang dimiliki

perusahaan yang berkaitan dengan kegiatan usaha seperti:

- Copy Akte Pendirian Perusahaan

- Copy KTP Pimpinan dan Tenaga Ahli Perusahaan.

- Copy Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)/ Tanda Daftar Usaha

Perdagangan (TDUP).

- Copy Domisili Perusahaan yang terakhir.

- Copy Izin Operasional/Izin Tehnis dari Dept/Instansi yang bersangkutan

dengan menunjukkan aslinya.

- Copy Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

- Copy SPT-PPH Badan (tahun terakhir).

- Neraca Perusahaan Tahun terakhir

- Bukti pengalaman kerja perusahaan

- Pasfoto berwarna 3x4 sebanyak 2 lembar

y Perusahaan yang mempunyai kantor cabang maka data kantor pusat maupun

kantor cabang di lampirkan.

y Membayar kontribusi iuran pertama minimum untuk 1 (satu) tahun sesuai

dengan klasifikasi masing-masing perusahaan.

d. Biaya Kepengurusan

Uang pangkal yang diberikan adalah Rp 375.000,- dan biaya pencetakan Rp

15.000,- dan biaya iuran pertahun adalah Rp 300.000,-. Jadi rekapitulasi dana

untuk Kadin adalah Rp 690.000,-

e. Masa berlaku KTA KADIN.

KTA berlaku untuk satu tahun kalender, mulai tanggal dikeluarkan, 1 Januari

sampai dengan tanggal 31 Desember.

19

5. Nomor Pokok Wajib Pajak ( NPWP )

Nomor Pokok Wajib Pajak biasa disingkat dengan NPWP adalah nomor yang

diberikan kepada wajib pajak (WP) sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang

dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas wajib pajak dalam

melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya.

a. Tatacara Pendaftaran NPWP

Untuk mendapatkan NPWP Wajib Pajak (WP) mengisi formulir pendaftaran dan

menyampaikan secara langsung atau melalui pos ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP)

atau Kantor Penyuluhan dan Pengamatan Potensi Perpajakan (KP4) setempat

dengan melampirkan:

Untuk WP Orang Pribadi Non-Usahawan: Fotokopi Kartu Tanda

Penduduk bagi penduduk Indonesia atau foto kopi paspor ditambah surat

keterangan tempat tinggal dari instansi yang berwenang minimal Lurah atau

Kepala Desa bagi orang asing.

Untuk WP Orang Pribadi Usahawan :

1. Fotokopi KTP bagi penduduk Indonesia atau fotokopi paspor ditambah

surat keterangan tempat tinggal dari instansi yang berwenang minimal

Lurah atau Kepala Desa bagiorang asing;

2. Surat Keterangan tempat kegiatan usaha atau pekerjaan bebas dari instansi

yang berwenang minimal Lurah atau Kepala Desa.

Untuk WP Badan :

1. Fotokopi akte pendirian dan perubahan terakhir atau surat keterangan

penunjukkan dari kantor pusat bagi BUT;

2. Fotokopi KTP bagi penduduk Indonesia atau fotokopi paspor ditambah

surat keterangan tempat tinggal dari instansi yang berwenang minimal

Lurah atau Kepala Desa bagi orang asing, dari salah seorang pengurus

aktif;

3. Surat Keterangan tempat kegiatan usaha dari instansi yang berwenang

minimal Lurah atau Kepala Desa

20

Untuk Bendaharawan sebagai Pemungut/ Pemotong:

1. Fotokopi KTP bendaharawan;

2. Fotokopi surat penunjukkan sebagai bendaharawan.

Untuk Joint Operation sebagai wajib pajak Pemotong/pemungut:

1. Fotokopi perjanjian kerja sama sebagai joint operation;

2. Fotokopi NPWP masing-masing anggota joint operation;

3. Fotokopi KTP bagi penduduk Indonesia atau fotokopi paspor ditambah

surat keterangan tempat tinggal dari instansi yang berwenang minimal

Lurah atau Kepala Desa bagi orang asing, dari salah seorang pengurus joint

operation.

6. Legalitas Merek

a. Badan Hukum UU Hak Cipta No. 19 Thn 2002, UU Hak Paten No. 14

b. Persyaratan

Persyaratan pendaftaran merek :

- Etiket Merek (Logo) 3x3 : 25 lembar dan 9x9 = 25 lembar berwarna

- Copy KTP Pemohon (apabila pribadi)

- Copy Akte Perusahaan dilegalisir Notaris

- Copy NPWP Perusahaan

- KTP Direktur Perusahaan

- Surat Kuasa

- Surat Pernyataan

21

c. Lama Proses:

- Cek Nama 2 hari

- Resi , Nomor Registrasi 7 hari

- Sertifikat 36 bln

d. Harga

- Cek nama Rp 100.000,-

- Sertifikat Rp 2.500.000 + PPn 10%

e. Lama proses 14 hari kerja

- Harga tergantung luas bangunan dan range amdal

- Payment Negosiasi

22

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->