P. 1
Megalitikum

Megalitikum

5.0

|Views: 18,347|Likes:
Published by erlinda
geografi jaman" prajejarah gt an dh~~
geografi jaman" prajejarah gt an dh~~

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: erlinda on May 10, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/14/2013

pdf

text

original

MegaLithiKum & ZamaN pEruNGGu

Created By : Darwin Setyono XB / 7 Eben Haezer XB / 10 Erlinda Gunawan XB / 14 Felicia Chrestella XB / 15

Megalitikum
Megalitik berasal dari kata mega yang berarti besar, dan lithos yang berarti batu. Zaman Megalitikum biasa disebut dengan zaman batu besar, karena pada zaman ini manusia sudah dapat membuat dan meningkatkan kebudayaan yang terbuat dan batu-batu besar. Kebudayaan ini berkembang dari zaman Neolitikum sampai zaman Perunggu. Pada zaman ini manusia sudah mengenal kepercayaan. Walaupun kepercayaan mereka masih dalam tingkat awal, yaitu kepercayaan terhadap roh nenek moyang, Kepercayaan ini muncul karena pengetahuan manusia sudah mulai meningkat.

Tabel ciri-ciri, fungsi, dan tempat ditemukannya hasil kebudayaan Megalithikum :

Nekara Genderang besar yang terbuat dari perunggu, berpinggang di tengahnya dan tertutup diatasnya. Nekara ditemukan di Sumatra, Jawa, Bali, Selayar, Roti dan Kep, Kei. Nekara terbesar di Indonesia terdapat di desa Intaran, daerah Pejeng, Bali.

Bejana Perunggu Berbentuk bulat panjang dan terbuat dari perunggu yang berbentuk seperti tempat untuk ikan pada saat menangkap ikan. Hanya ditemukan dua di Indonesia, yaitu di daerah Sumatra dan Madura.

Arca-arca Perunggu Memiliki bentuk yang bermacam-macam, seperti bentuk, manusia ataupun hewan. Arca-arca tersebut dapat ditemukan di Bangkinang (Riau) dan di Limbangan (Bogor).

Benda-benda Perunggu Benda-benda lain ini dapat berupa perhiasan seperti cincin dan gelang yang biasanya tanpa hiasan namun beberapa terdapat hiasan berupa pola hewan. Terdapat juga senjata berupa ujung tombak dan belati. Selain itu, ditemukan juga alat-alat lain seperti mata pancing, ikat pinggang, dan penutup lengan. Gerabah Alat ini sudah berkembang dengan pesat pada zaman ini. Dapat ditemukan di daerah Bali, Bogor, Jawa Barat dan Sulawesi Selatan.

Pada zaman logam, benda-benda perunggu yang ditemukan dibuat dengan menggunakan 2 teknik, yaitu teknik bivalve dan teknik a cire perdue.

Kehidupan social budaya

Thank You

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->