P. 1
RPP aljabar

RPP aljabar

|Views: 526|Likes:
Published by teguh_leng_eo

More info:

Published by: teguh_leng_eo on May 14, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/16/2013

pdf

text

original

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Mata Pelajaran : Matematika Satuan Pembelajaran: SMA Kelas / Semester :X/1 Alokasi Waktu : 20 menit Pokok Bahasan : Bentuk Pangkat, Akar dan Logaritma Sub Pokok Bahasan : Merasionalkan Penyebut A. Standar Kompetensi Menggunakan operasi dan sifat serta manipulasi aljabar dalam pemecahan masalah yang berkaitan dengan bentuk pangkat, akar, dan logaritma; persamaan kuadrat dan fungsi kuadrat; sistem persamaan linier-kuadrat; pertidaksamaan satu variabel; logika matematika. B. Kompetensi Dasar Menggunakan sifat dan aturan tentang pangkat, akar, dan logaritma dalam pemecahan masalah. C. Indikator Merasionalkan penyebut berbentuk D. Tujuan Pembelajaran Siswa dapat merasionalkan penyebut berbentuk E. Materi Pembelajaran 1. Apersepsi a.Bentuk akar adalah akar dari bilangan rasional yang hasilnya merupakan bilangan irasional. Contoh: b.
a ×

b

b

.

b

.

.

3,

6,

7,

dan lain sebagainya.

Dalam menyederhanakan bentuk akar dapat digunakan sifat
b = ( a ×b)

dengan

a dan

b merupakan bilangan bulat positif.

2. Materi Inti

2

Bagian penyebut suatu pecahan dapat berbentuk akar, pecahan
3 12 4 , , adalah contoh pecahan yang penyebutnya berbetuk 2 3 3− 6

akar. Pecahan-pecahan dengan bentuk seperti itu, penyebutnya dapat dijadikan bilangan rasionalagar lebih mudah ditentukan nilainya. Misalkan kita ingin menghitung nilai pecahan
15 . Jika kita 5 15 adalah 5

mengambil nilai 2,2361 sebagai pendekatan dari

5

, nilai

15 . Perhitungan dari bentuk pembagian tersebut akan memerlukan 2,2361

waktu yang lama, kecuali kalau kita memakai alat bantu hitung (kalkulator). Oleh karena itu, kita memerlukan suatu cara yang lebih sederhana dan mudah. Dengan mengingat sifat menjadi:
15 5 = 15 5 = × 5 5
5 × 5 =5 ,

bentuk

15 dapat kita ubah 5

15 5 5× 5

=

15 5 5

=3 5

Pengubahan bentuk

15 menjadi 3 5 dinamakan menyederhanakan 5

pecahan dengan merasionalkan penyebut, yaitu mengubah suatu pecahan yang ekuivalen dengan penyebut bilangan irasional (penyebut berbentuk akar) menjadi suatu pecahan yang ekuivalen dengan dengan penyebut bilangan rasional. Secara umum, suatu pecahan yang penyebutnya berbentuk dirasionalkan penyebutnya dengan cara berikut.
b

dapat

3

Misalkan

a dan

b adalah bilangan rasional, sedangkan
a dapat b

b

adalah

suatu bentuk akar. Pecahan dengan

dirasionalkan

penyebutnya

cara mengalikan pecahan itu dengan

b b

. Faktor pengali
b b

b b

tidak

mengubah nilai pecahan semula karena nilai diperoleh sebagai berikut
a b = = a b × b b

=1 . Dengan demikian

a b b

Contoh soal Rasionalkan penyebut dari pecahan Penyelesaian
6 3 = 6 3 × 3 3

6 ! 3

=

6 3 3

=2 3

F. Metode Pembelajaran 1. Tanya jawab digunakan pada saat melakukan tugas rutin pada awal pembelajaran, mengadakan apersepsi serta menyimpulkan materi. 2. Pendekatan induktif digunakan pada saat menyajikan materi dan menjelaskan contoh soal. 3. Pemberian tugas digunakan untuk latihan-latihan. 4. Ceramah digunakan saat melakukan tugas rutin pada akhir pembelajaran. G. Sarana dan Sumber 1. Sarana: OHP dan Transparan. 2. Sumber:

4

Barnett Rich. 2005. Scahum’s easy outlines of Aljabar (Terjemahan oleh: Irzam Hermein). Jakarta: Erlangga. Halaman: 32-33. Sartono Wirodikromo. 2002. Matematika SMA Kelas X. Jakarta: Erlangga. Halaman: 16-17. Siswanto. 2005. Matematika Inovatif Untuk Kelas X SMA dan MA. Solo: PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri. Halaman: 21-23. H. Kegiatan Pembelajaran No 1. Kegiatan Belajar Mengajar Pendahuluan a. Guru melakukan tugas rutin pada awal pembelajaran. b. Guru mengadakan apersepsi. Kegiatan Inti a. Guru menjelaskan cara merasionalkan penyebut berbentuk b . b. Guru menyelesaikan latihan soal sebagai contoh kepada siswa. Penerapan Siswa diarahkan untuk mengerjakan soal-soal latihan. Penutup a. Guru menuntun siswa untuk menyimpulkan materi pelajaran yang telah disampaikan. b. Guru melakukan tugas rutin pada akhir pembelajaran. Alokasi Waktu 1 menit 2 menit Metode Tanya jawab Tanya jawab X X Pengorganisasian Kls Ind X X

2.

7 menit Ekspositori 3 menit Ekspositori

3.

4 menit

Tanya jawab

X

X

4.

2 menit

Tanya jawab

X

1 menit

Ceramah

X

Keterangan: Kls = Klasikal, Ind = Individual I. Evaluasi 1. Jenis Evaluasi: Tertulis dan Lisan. 2. Prosedur Evaluasi a. Penilaian dalam proses belajar b. Penilaian pada akhir pembelajaran 3. Alat Evaluasi

5

a. Soal Rasionalkan penyebut pecahan-pecahan berikut ini. 1)
9 3 3 12
2 5

2)
6 20
7 10

3) 5) b. Kunci Jawaban No 1.

4)

Jawaban
9 3 = 9 3 × 3 3

Skor 3 3 2 2 10 2 2 1

=

9× 3 3× 3

=

9 3 3

=3 3

Sub jumlah 2.
3 = 12
=

3 4 ×3
3 4× 3

=
=

3 2 3
3 2 3 × 3 3

2 2 1 10 2 2 1

=

3 3 2×3

=

3 3 2

Sub jumlah 3.
= 6 = 20 6 4× 5 6 = 2 5 6 4 ×5

6

No
6 20 = 3 5 × 5 5

Jawaban

Skor 3 2

=

3 5 5

Sub jumlah 4.
2 = 5
= =

2 5
2 5 × 5 5

10 2

2 1 Sub jumlah 5 1 2

2× 5 5× 5

10 = 5

5

7 7 = 10 10
= = 7 10 × 10 10

7 × 10 10 × 10

70 = 10

1 1 5 40

Sub jumlah Jumlah

Nama: Petrus Fendiyanto NIM : 06.54290.17482.05 Kelas : Reguler Pagi

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->