P. 1
Glosarium Pendidikan

Glosarium Pendidikan

|Views: 2,049|Likes:
Published by Amino Akiko
berisi gLosarium pendidikan
(Anitya Santri R. Hrp)
berisi gLosarium pendidikan
(Anitya Santri R. Hrp)

More info:

Published by: Amino Akiko on May 21, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/06/2013

pdf

text

original

GLOSARIUM PENDIDIKAN 1.

Pendidikan adalah prosses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan; proses, cara, perbuatan mendidik. 2. Akademis adalah bersifat ilmiah; bersifat ilmu pengetahuan; bersifat teori, tanpa arti praktis yang langsung: mengenai (berhubungan dengan) akademi. 3. Akreditasi adalah pengakuan terhadap lembaga pendidikan yang diberikan oleh badan yang berwenang setelah dinilai bahwa lembaga itu memenuhi syarat kebakuan atau kriteria tertentu, pengakuan oleh suatu jawatan tentang adanya wewenang seseorang untuk melaksanakan atau menjalankan tugasnya. 4. Kurikulum adalah perangkat mata pelajaran yang diajarkan pada lembaga pendidikan, perangkat mata kuliah mengenai bidang keahlian khusus. 5. Penilaian adalah proses, cara, perbuatan menilai; pemberian nilai (biji, kadar mutu, harga) 6. Prestasi adalah hasil yang telah dicapai (dari yang telah dilakukan, dikerjakan, dsb). 7. Beban belajar dirumuskan dalam bentuk satuan waktu yang dibutuhkan oleh peserta didik untuk mengikuti program pembelajaran melalui sistem tatap muka, penugasan terstruktur, dan kegiatan mandiri tidak terstruktur untuk mencapai standar kompetensi lulusan serta kemampuan lainnya dengan memperhatikan tingkat perkembangan peserta didik. 8. Badan Standar Nasional Pendidikan yang disingkat BSNP adalah badan mandiri dan independen yang bertugas mengembangkan, mamantau pelaksanaan, dan mengevaluasi standar nasional pendidikan. 9. Bulan efektif belajar adalah jumlah bulan kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun ajaran pada setiap satuan pendidikan. 10. Standar nasional pendidikan adalah kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia. 11. Standar isi adalah ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang dituangkan dalam kriteria tentang kompetensi tamatan, kompetensi bahan kajian, kompetensi mata pelajaran, dan silabus pembelajaran yang harus dipenuhi oleh peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. 12. Analisis adalah penyelidikan terhadap suatu peristiwa (karangan, perbuatan, dsb) untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya (sebab-musabab, duduk perkaranya, dsb), penjabaran sesudah dikaji sebaik-baiknya, pemecahan persoalan yang dimulai dengan dugaan akan kebenarannya. 13. Abstrak adalah tidak berwujud; tidak berbentuk, ikhtisar (karangan, laporan, dsb); ringkasan; inti. 14. Tes adalah ujian tertulis, lisan, atau wawancara untuk mengetahui pengetahuan, kemampuan, bakat, dan kepribadian seseorang. 15. Pendekatan adalah usaha dalam rangka aktivitas penelitian untuk mengadakan hubungan dengan orang yang diteliti, metode untuk mencapai pengertian tentang masalah penelitian; acangan.

1

16. Metode adalah cara teratur yang digunakan untuk melaksanakan suatu pekerjaan agar tercapai sesuai dengan yang dikehendaki; cara kerja yang bersistem untuk memudahkan pelaksanaan suatu kegiatan guna mencapai tujuan yang ditentukan. 17. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. 18. Kerangka dasar kurikulum adalah rambu-rambu yang ditetapkan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan untuk dijadikan pedoman dalam penyusunan kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya pada setiap satuan pendidikan. 19. Kurikulum tingkat satuan pendidikan adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. 20. Peserta didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenjang, dan jenis pendidikan tertentu. 21. Kompetensi adalah kemampuan bersikap, berpikir, dan bertindak secara konsisten sebagai perwujudan dari pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang dimiliki oleh peserta didik. 22. Desain Penelitian adalah kerangka bentuk / rancangan penelitian. 23. Uji adalah percobaan untuk mengetahui mutu sesuatu (ketulenan, kecakapan ketahanan, dsb). 24. Ujian adalah hasil menguji; hasil memeriksa, cobaan. 25. Nilai adalah angka kepandaian; biji; ponten, sesuatu yang menyempurnakan manusia sesuai dengan hakikatnya. 26. Kriteria : ukuran yang menjadi dasar penilaian atau penetapan sesuatu. 27. Pendidikan adalah investasi jangka panjang, karena hasil dari proses pendidikan akan dirasakan baik untuk saat ini maupun untuk waktu yang akan datang. 28. Prestasi adalah hasil yang telah dicapai (dari yang telah dilakukan, dikerjakan, dsb). 29. Variabel adalah sesuatu yang dapat berubah; faktor atau unsur yang ikut menentukan perubahan. 30. Teori adalah pendapat yang didasarkan pada penelitian dan penemuan, didukung oleh data dan argumentasi, penyelidikan eksperimental yang mampu menghasilkan fakta berdasarkan ilmu pasti, logika, metodologi, argumentasi. 31. Rancangan adalah sesuatu yang sudah dirancang; hasil merancang; rencana; program; desain. 32. Standar Kelulusan adalah ukuran tertentu yang dipakai sebagai patokan untuk mencapai kelulusan. 33. Standar Kompetensi Lulusan adalah kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan; Standar Kompetensi Lulusan meliputi kompetensi untuk seluruh mata pelajaran atau seluruh kelompok mata pelajaran.

2

34. Standar Kompetensi Kelompok Mata Pelajaran adalah kualifikasi kemampuan minimal peserta didik pada setiap kelompok mata pelajaran yang mencakup kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kewarganegaraan dan kepribadian, ilmu pengetahuan dan teknologi, estetika dan jasmani, olahraga dan kesehatan. 35. Standar Kompetensi Mata Pelajaran adalah kualifikasi kemampuan minimal peserta didik yang menggambarkan penguasaan sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang diharapkan dicapai pada setiap tingkat dan/atau semester untuk mata pelajaran tertentu. 36. Standar Kompetensi adalah kualifikasi kemampuan minimal peserta didik yang menggambarkan penguasaan sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang diharapkan dicapai pada setiap tingkat dan/atau semester; standar kompetensi terdiri atas sejumlah kompetensi dasar sebagai acuan baku yang harus dicapai dan berlaku secara nasional. 37. Kompetensi Dasar merupakan sejumlah kemampuan yang harus dimiliki peserta didik dalam mata pelajaran tertentu sebagai rujukan untuk menyusun indikator kompetensi. 38. Beban belajar dirumuskan dalam bentuk satuan waktu yang dibutuhkan oleh peserta didik untuk mengikuti program pembelajaran melalui sistem tatap muka, penugasan terstruktur, dan kegiatan mandiri tidak terstruktur untuk mencapai standar kompetensi lulusan serta kemampuan lainnya dengan memperhatikan tingkat perkembangan peserta didik. 39. Kegiatan tatap muka adalah kegiatan pembelajaran yang berupa proses interaksi antara peserta didik, materi pembelajaran, pendidik dan lingkungan. 40. Waktu belajar efektif adalah jumlah jam pembelajaran setiap minggu, meliputi jumlah jam pembelajaran untuk seluruh matapelajaran termasuk muatan lokal, ditambah jumlah jam untuk kegiatan pengembangan diri. 41. Penugasan terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang didesain oleh pendidik untuk menunjang pencapaian tingkat kompetensi dan atau kemampuan lainnya pada kegiatan tatap muka. Waktu penyelesaian penugasan terstruktur ditentukan oleh pendidik. Penugasan terstruktur termasuk kegiatan perbaikan, pengayaan, dan percepatan 42. Kegiatan mandiri tidak terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang didesain oleh pendidik untuk menunjang pencapaian tingkat kompetensi mata pelajaran atau lintas mata pelajaran atau kemampuan lainnya yang waktu penyelesaiannya diatur sendiri oleh peserta didik. 43. Evaluasi kontek adalah evaluasi yang diadakan untuk menghasilkan informasi yang diperlukan dalam perecanaan program,khususnya dalam penetuan tujuan dan program kuriklum diklat. 44. Evaluasi masukan adalah evaluasi yang diadakan untuk menghasilkan informasi yang diperlukan dalam penyiapan dan perbaikan peralatan pendidikan yang meliputi bahan ajar,sarana / alat penunjang media pengajaran stap pengajar,dan sebagainya.

3

45. Evaluasi proses / hasil jangka pendek adalah informasi untuk keperluan perbaikan program dan pelaksanaan pendidikan mencakup baik informasi tentang proses maupun hasil jangka pendek yang dicapai peserta didik selama dan pada akhir tiap unit program. kadang-kadang disebut juga dengan istilah evaluasi implementasi kurikulum. di sini dipergunakan istilah proses untuk memperkuat pengertian kurikulum sebagai sesuatu yang terjadi di sekolah. lagipula, istilah evaluasi proses dianggap lebih memberikan kedudukan yang sama antara dimensi kurikulum sebagai ide, rencana, hasil, dan kurikulum sebagai kegiatan. 46. Evaluasi dampak / hasil jangka panjang adalah evaluasi yang diadakan untuk menghasilkan informasi yang diperlukan bagi peninjauan kembali keseluruhan program pendidikan dan penentu kegiatan tindak lanjut yang diperlukan termasuk perbaiakan kurikulum pada siklus / putaran hidup 47. Evaluasi reflektif adalah evaluasi yang dipergunakan untuk menyebutkan jenis evaluasi yang memusatkan perhatiannya terutama terhadap kurikulum sebagai ide . nama reflektif itu sendiri diambil dari artikel yang ditulis oleh cohen (1976). Jenis evaluasi ini mencoba mengkaji mengenai ide yang dikembangkan dan dijadikan landasan bagi kurikulum dalam dimensi lainnya. 48. Sistem Paket adalah sistem penyelenggaraan program pendidikan yang peserta didiknya diwajibkan mengikuti seluruh program pembelajaran dan beban belajar yang sudah ditetapkan untuk setiap kelas sesuai dengan struktur kurikulum yang berlaku pada satuan pendidikan yang dimaksud. 49. Sistem Kredit Semester (SKS) adalah sistem penyelenggaraan program pendidikan yang peserta didiknya menentukan sendiri beban belajar dan matapelajaran-matapelajaran yang diikutinya setiap semester pada satuan pendidikan yang dimaksud. 50. Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran. Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun ajaran, minggu efektif belajar, waktu pembelajaran efektif dan hari libur. 51. Permulaan tahun ajaran adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada awal tahun ajaran pada setiap satuan pendidikan. 52. Minggu efektif belajar adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun ajaran pada setiap satuan pendidikan. 53. Waktu pembelajaran efektif adalah jumlah jam pembelajaran setiap minggu, meliputi jumlah jam pembelajaran untuk seluruh matapelajaran termasuk muatan lokal, ditambah jumlah jam untuk kegiatan pengembangan diri. 54. Waktu libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan pembelajaran terjadwal pada satuan pendidikan yang dimaksud. Waktu libur dapat berbentuk jeda tengah semester, jeda antar semester, libur akhir tahun pelajaran, hari libur keagamaan, hari libur umum (termasuk hari-hari besar nasional), dan hari libur khusus. 55. Awal tahun ajaran adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada awal tahun ajaran pada setiap satuan pendidikan.

4

56.

57.

Struktur kurikulum merupakan pola dan susunan mata pelajaran yang harus ditempuh oleh peserta didik pada satuan pendidikan dalam kegiatan pembelajaran. Susunan mata pelajaran tersebut terbagi dalam lima kelompok yaitu kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia; kewarganegaraan dan kepribadian; ilmu pengetahuan dan teknologi, estetika; jasmani, olahraga dan kesehatan. Pendidikan akademik adalah pendidikan tinggi program sarjana dan pascasarjana yang diarahkan terutama pada penguasaan disiplin ilmu pengetahuan tertentu. 58. Praktek pendidikan adalah kegiatan seseorang atau sekelompok orang atau lembaga dalam membantu individu atau sekelompok orang untuk mencapai tujuan pedidikan. Kegiatan bantuan dalam praktek pendidikan dapat berupa pengelolaan pendidikan (makro maupun mikro), dan dapat berupa kegiatan pendidikan (bimbingan, pengajaran dan atau latihan). 59. Studi pendidikan adalah kegiatan seseorang atau sekelompok orang dalam rangka memahami pendidikan. 60. Landasan Pendidikan adalah asumsi-asumsi yang menjadi dasar pijakan atau titik tolak dalam rangka praktek pendidikan dan atau studi pendidikan. 61. Landasan religius pendidikan adalajh asumsi-asumsi yang bersumber dari religi atau agama yang menjadi titik tolak dalam rangka praktek pendidikan dan atau studi pendidikan. 62. Landasan filosofis pendidikan adalah asumsi-asumsi yang bersumber dari filsafat yang menjadi titik tolak dalam rangka praktek pendidikan dan atau studi pendidikan. 63. Landasan ilmiah pendidikan adalah asumsi-asumsi yang bersumber dari berbagai cabang atau disiplin ilmu yang menjadi titik tolak dalam rangka praktek pendidikan dan atau studi pendidikan. Tergolong ke dalam landasan ilmiah pendidikan antara lain: landasan psikologis pendidikan, landasan sosiologis pendidikan, landasan antropologis pendidikan, landasan historis pendidikan, dsb. Landasan ilmiah pendidikan dikenal pula sebagai landasan empiris pendidikan atau landasan faktual pendidikan. 64. Landasan ilmiah pendidikan adalah asumsi-asumsi yang bersumber dari berbagai cabang atau disiplin ilmu yang menjadi titik tolak dalam rangka praktek pendidikan dan atau studi pendidikan. Tergolong ke dalam landasan ilmiah pendidikan antara lain: landasan psikologis pendidikan, landasan sosiologis pendidikan, landasan antropologis pendidikan, landasan historis pendidikan, dsb. Landasan ilmiah pendidikan dikenal pula sebagai landasan empiris pendidikan atau landasan faktual pendidikan. 65. Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dan dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemauan siswa sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar pada diri siswa. 66. Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan (bahan pembelajaran), sehingga dapat merangsang perhatian, minat, pikiran, dan perasaan siswa dalam kegiatan belajar untuk mencapai tujuan belajar.

5

67. Media grafis adalah suatu penyajian secara visual yang mengguna-kan titiktitik, garis-garis, gambar-gambar, tulisan-tulisan, atau simbul visual yang lain dengan maksud untuk mengihtisarkan, menggambarkan, dan merangkum suatu ide, data atau kejadian. 68. Teknologi pembelajaran adalah teori dan praktek perancangan, pengembangan, penerapan, pengelolaan, dan penilaian proses dan sumber belajar. 69. Teknologi pembelajaran adalah teori dan praktek perancangan, pengembangan, penerapan, pengelolaan, dan penilaian proses dan sumber belajar. 70. Media dua dimensi adalah sebutan umum untuk alat peraga yang hanya memiliki ukuran panjang dan lebar yang berada pada satu bidang datar. 71. Faktor dominasi adalah suatu unsur yang dapat mengikat keseluruhan komposisi sehingga dapat mencapai keutuhan dan kejelasan. 72. Faktor keseragaman adalah unsur visual yang hadir berbeda sehingga masalah kejenuhan dapat teratasi. 73. Papan tulis adalah papan yang digunakan untuk menuliskan pokok-pokok keterangan guru dan menuliskan rangkuman pelajaran dalam bentuk ilustrasi, bagan, atau gambar. 74. Papan flanel (visual board) adalah suatu papan yang dilapisi kain flanel atau kain yang berbulu di mana padanya diletakan potongan gambar-gambar atau simbol-simbol lain. 75. Papan magnet (white board atau magnetic board) adalah sebilah papan yang dibuat dari lapisan email putih pada sebidang logam, sehingga pada permukaannya dapat ditempelkan benda-benda yang ringan dengan interaksi magnet. 76. Buku teks adalah suatu penyajian dalam bentuk bahan cetakan secara logis dan sistematis tentang suatu cabang ilmu pengetahuan atau bidang studi tertentu. 77. Rangkuman adalah menegaskan kembali prinsip-prinsip penting yang telah dipelajari. 78. Ensiklopedi adalah kamus besar yang memuat berbagai peristilahan ilmu pengetahuan terbaru akan menjadi sumber belajar yang cukup penting bagi siswa. 79. Buku suplemen adalah buku yangberfungsi sebagai bahan pengayaan bagi anak, baik yang berhubungan dengan pelajaran maupun yang tidak. 80. Pengajaran berprogram adalah salah satu sistem penyampaian pengajaran dengan media cetak yang memungkinkan siswa belajar secara individual sesuai dengan kemampuan dan kesempatan belajarnya serta memperoleh hasil sesuai dengan kemampuannya juga. 81. Media tiga dimensi ialah sekelompok media tanpa proyeksi yang penyajiannya secara visual tiga dimensional. 82. Peta timbul adalah peta yang dapat menunjukkan tinggi rendahnya permukaan bumi.

6

83. Globe (model perbandingan) adalah benda tiruan dari bentuk bumi yang diperkecil. 84. Pendekatan pembelajaran adalah titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran, yang merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat umum, di dalamnya mewadahi, menginsiprasi, menguatkan, dan melatari metode pembelajaran dengan cakupan teoretis tertentu. 85. Strategi pembelajaran adalah suatu kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan guru dan siswa agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien. 86. Metode Pembelajaran adalah cara yang digunakan untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan praktis untuk mencapai tujuan pembelajaran 87. Teknik pembelajaran adalah cara yang dilakukan seseorang dalam mengimplementasikan suatu metode secara spesifik 88. Taktik pembelajaran adalah gaya seseorang dalam melaksanakan metode atau teknik pembelajaran tertentu yang sifatnya individual 89. Model pembelajaran adalah bentuk pembelajaran yang tergambar dari awal sampai akhir yang disajikan secara khas oleh guru. Dengan kata lain, model pembelajaran merupakan bungkus atau bingkai dari penerapan suatu pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran. 90. Desain pembelajaran adalah cara-cara merencanakan suatu sistem lingkungan belajar tertentu setelah ditetapkan strategi pembelajaran tertentu 91. Pendekatan pembelajaran adalah titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran, yang merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat umum, di dalamnya mewadahi, menginsiprasi, menguatkan, dan melatari metode pembelajaran dengan cakupan teoretis tertentu. Dilihat dari pendekatannya, pembelajaran terdapat dua jenis pendekatan 92. Belajar kognitif adalah belajar yang bersentuhan dengan masalah mental, dimana objek-objek yang diamati dihadirkan dalam diri seseorang melalui tanggapan, gagasan, atau lambang yang merupakan sesuatu bersifat mental. 93. Menghafal adalah suatu aktivitas menanamkan suatu materi verbal dalam ingatan, sehingga nantinya dapat diproduksikan {diingat} kembali secara harfiah, sesuai dengan materi yang asli, dan menyimpan kesan-kesan yang nantinya suatu waktu bila diperlukan dapat diingat kembali kealam dasar. 94. Belajar teoritis adalah bentuk belajar yangi bertujuan untuk menempatkan semua data dan fakta {pengetahuan} dalam suatu kerangka organisasi mental, sehingga dapat difahami dan digunakan untuk memecahkan problem, seperti terjadi dalam bidang-bidang studi ilmiah 95. Konsep (pengertian) adalah satuan arti yang mewakili sejumlah objek yang mempunyai ciri-ciri yang sama, orang yang memiliki konsep mampu mengadakan abstraksi terhadap objek-objek yang dihadapinya, sehingga objek ditempatkan dalam golongan tertentu.

7

105. 106. 107. 108. 109. 110. 111. 112.

96. Sistem Paket adalah sistem penyelenggaraan program pendidikan yang peserta didiknya diwajibkan mengikuti seluruh program pembelajaran dan beban belajar yang sudah ditetapkan untuk setiap kelas sesuai dengan struktur kurikulum yang berlaku pada satuan pendidikan yang dimaksud. 97. Belajar konsep adalah berfikir dalam konsep dan belajar pengertian. 98. Belajar kaidah adalah bila dua konsep atau lebih dihubungkan satu sama lain, terbentuk suatu ketentuan yang mereprensikan suatu keteraturan 99. Berpikir konvergen adalah berpikir menuju satu arah yang benar atau satu jawaban yang paling tepat atau satu pemecahan dari suatu masalah. 100. Berpikir divergen adalah berpikir dalam arah yang berbeda-beda, akan diperoleh jawaban-jawaban unit yang berbeda-beda tetapi benar. 101. Motivasi adalah dorongan psikologis yang mengarahkan seseorang ke arah suatu tujuan. Motivasi membuat keadaan dalam diri individu muncul, terarah, dan mempertahankan perilaku, menurut Kartini Kartono motivasi menjadi dorongan (driving force) terhadap seseorang agar mau melaksanakan sesuatu. 102. Kemandirian dalam belajar adalah aktivitas belajar yang berlangsungnya lebih didorong oleh kamauan sendiri, pilihan sendiri, dan tanggung jawab sendiri dari pembelajaran. Konsep kemandirian dalam belajar bertumpu pada perinsip bahwa individu yang belajar akan sampai kepada perolehan hasil belajar. 103. Pendidik adalah orang yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan pendidikan dengan sasaran peserta didik. 104. Interaksi edukatif adalah komunikasi timbal balik antara peserta didik dengan pendidik yang terarah kepada tujuan pendidikan. Alat dan metode adalah segala sesuatu yang dilakukan ataupun diadakan dengan sengaja untuk mencapai tujuan pendidikan. Assesmen adalah proses pengumpulan data dan dokumentasi belajar dan perkembangan anak. Pendidikan prajabatan adalah pendidikan yang berfungsi memberikan bekal secara formal kepada calon pekerja dalam bidang tertentu dalam periode waktu tertentu. Pendidikan dalam jabatan adalah pendidikan yang bermaksud memberikan bekal tambahan kepada oramg-orang yang telah bekerja berupa penataran, kursuskursus, dan lain-lain. Pendidikan formal (pendidikan persekolahan) adalah pendidikan berupa rangkaian jenjang pedidikan yang telah baku, misalnya SD,SMP,SMA, dan PT. Pendidikan nonformal lebih difokuskan pada pemberian keahlian atau skill guna terjun ke masyarakat. Pendidikan informal adalah suatu fase pendidikan yang berada di samping pendidikan formal dan nonformal. Akselerasi adalah suatu proses percepatan (acceleration) pembelajaran yang dilakukan oleh peserta didik yang memiliki kemampuan luar biasa (unggul) dalam rangka mencapai target kurikulum Nasional dengan mempertahankan mutu pendidikan sehingga mencapai hasil yang optimal.

8

113. 114.

115. 116. 117. 118.

119. 120. 121. 122. 123. 124. 125. 126. 127. 128. 129.

Model pembelajaran koperatif adalah kegiatan pembelajaran dengan cara berkelompok untuk bekerja sama saling membantu mengkontruksi konsep, menyelesaikan persoalan, atau inkuiri. Pembelajaran kontekstual adalah pembelajaran yang dimulai dengan sajian atau tanya jawab lisan (ramah, terbuka, negosiasi) yang terkait dengan dunia nyata kehidupan siswa (daily life modeling), sehingga akan terasa manfaat dari materi yang akan disajkan, motivasi belajar muncul, dunia pikiran siswa menjadi konkret, dan suasana menjadi kondusif - nyaman dan menyenangkan. Analisa tugas adalah usaha guru meneliti pengetahuan awal siswa agar mengetahui pelajaran yang telah diketahui dan yang belum diketahui anak. Penilaian diri adalah keterlibatan pelajar dalam mengidentifikasi kriteria atau standar untuk diterapkan dalam belajar dan membuat keputusan mengenai pencapaian kriteria dan standar tesebut. Evaluasi diagnostik adalah evaluasi yang digunakan untuk mengetahui kelebihan-kelebihan dan kelemahan-kelemahan yang ada pada siswa sehingga dapat diberikan perlakuan yang tepat. Evaluasi sumatif adalah evaluasi yang dilakukan pada setiap akhir satu satuan waktu yang didalamnya tercakup lebih dari satu pokok bahasan, dan dimaksudkan untuk mengetahui sejauhmana peserta didik telah dapat berpindah dari suatu unit ke unit berikutnya. Evaluasi formatif adalah evaluasi yang dilakukan pada setiap akhir pembahasan suatu pokok bahasan / topik, dan dimaksudkan untuk mengetahui sejauh manakah suatu proses pembelajaran telah berjalan sebagaimana yang direncanakan. Hipotesis alternatif adalh pernyataan sementara mengenai hubungan yang berbanding terbalik antara variabel yang digunakan. Hipotesis argumentatif adalah hipotesis yang menunjukkan dengan teratur suatu dugaan sementara tentang mengapa benda, peristiwa, kenyataan, atau variabel itu terjadi. Hipotesis deskriptif adalah hipotesis yang menunjukkan dugaan sementara tentang bagaimana benda, peristiwa, kenyataan, atau variabel itu terjadi. Hipotesis kerja adalah hipotesis yang menjelaskan akibat suatu sebab tertentu yang akan dibuktikan kebenarannya melalui penelitian Hipotesis kualitatif adalah hipotesis yang menunjukkan hubungan sebab akibat dari sudut sifat hubungan sebab akibat tersebut. Hipotesis kuantitatif adalah hipotesis yang menunjukkan hubungan sebab akibat dengan pengukuran yang eksak. Hipotesis nol adalah pernyataan sementara mengenai hubungan yang sama atau sebanding antara variabel yang digunakan. Hipotesis operasional adalah rumusan mengenai langkah-langkah yang perlu diambil dalam menanggapi permasalahan tertentu. Hipotesispenjelasan adalah hipotesis yang menggunakan perhitungan statistik dan ilmu pasti. Ilmu adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia.

9

130. 131. 132. 133. 134. 135.

136. 137. 138. 139. 140. 141.

142.

143. 144. 145.

Kontekstual adalah konsep belajar yang mendorong guru untuk menghubungkan antara materi yang di ajarkan dan situasi dunia nyata siswa. Konstruktivisme adalah landasan berpikir yaitu bahwa pengetahuan dibangun oleh manusia sedikit demi sedikit yang hasilnya diperluas melalui konteks terbatas kemudian dikembangkan. Kooperatif adalah pendekatan pembelajaran yang berfokus pada penggunaan kelompok kecil siswa untuk bekerja sama dalam memaksimalkan kondisi belajar untuk mencapai tujuan belajar. Kurikulum cakupan adalah kurikulum yang berisikan uraian bidang studi yang terdiri atas beberapa macam mata pelajaran yang disajikan secara kait-berkait. Kurikulum kegiatan adalah kurikulum yang program belajarnya disusun dalam bentuk masalah inti tertentu. Kurikulum kegiatan luar sekolah adalah pemisahan atau sebagian ruang lingkup pelajaran yang diberikan di perguruan tinggi atau pendidikan menengah dan tidak merupakan bagian integral dari mata pelajaran yang sudah ditetapkan dalam kurikulum. Kurikulum muatan local adalah kurikulum yang berisi mata pelajaran yang disesuaikan dengan kepentingan daerah. Kurikulum pelengkap adalah kurikulum yang bertalian dengan kegiatan yang mengaitkan siswa dengan situasi luar sekolah, tetapi dapat berupa kegiatan pokok di dalam kelas dan/atau sesuai dengan minat siswa. Kurikulum terpadu adalah kurikulum yang memadukan semua mata pelajaran ke dalam bentuk permasalahan. Kurikulum terpisah adalah kurikulum yang menitikberatkan kepada sejumlah mata pelajaran yang terpisah-pisah. Pendekatan Inquiry adalah pendekatan yang sering dianggap menjadi dasar dalam cara berpikir ilmiah. Pendekatan berbasis masalah adalah suatu pendekatan pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah, serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran. Pendekatan keterampilan proses adalah pendekatan dimana guru dalam proses belajar mengajar berusaha untuk menumbuhkan dan mengembangkan keterampilan-keterampilan berproses dalam kerja ilmiah untuk menemukan sendiri fakta-fakta dan konsep tertentu. Pendekatan proses adalah pendekatan yang mengembangkan kemampuan siswa dalam keterampilan proses seperti mengamati, berhipotesa, merencanakan, menafsirkan, dan mengkomunikasikan. Pendekatan deduktif adalah suatu pendekatan mengajar yang bermula daripada suatu atau beberapa rumus, prinsip, hukum, teorema, atau peraturan diikuti dengan aplikasinya ke atas contoh-contoh yang dikhususkan. Pengajaran bermakna adalah pengajaran yang membuat pengetahuan tahan lama diingat atau dimiliki oleh anak.

10

146. 147.

148. 149. 150. 151. 152. 153.

154. 155. 156.

157. 158. 159.

160. 161.

Pengamatan adalah aktivitas yang dilakukan makhluk cerdas, dengan maksud merasakan dan kemudian memahami pengetahuan dari sebuah fenomena berdasarkan pengetahuan dan gagasan yang sudah diketahui sebelumnya. Pengelolaan kelas adalah kegiatan guru mengorganisasikan dan mengkoordinasikan kemauan-kemauan murid untuk menyelesaikan tujuan pendidikan dengan menggunakan sarana dan prasarana yang ada dan cocok dengan situasi kelas tertentu. Pengetahuan adalah informasi atau maklumat yang diketahui atau disadari oleh seseorang. Refleksi`adalah cara berpikir tentang apa yang baru dipelajari atau berpikir ke belakang tentang apa-apa yang sudah dilakukan di masa lalu. Pengajaran Ekspositori adalah pengajaran yang mengutamakan pengungkapan pengetahuan tentang fakta, konsep dan hukum. Penilaian adalah semua upaya membandingkan hasil pengukuran terhadap patokan atau bahan pembanding yang sudah dibakukan dan hasilnya dinyatakan dengan lambang yang menyatakan nilai tertentu. Perpustakaan adalah sebuah ruangan atau gedung yang digunakan untuk menyimpan buku dan terbitan lainnya yang biasanya disimpan menurut tata susunan tertentu yang digunakan pembaca bukan untuk dijual Metode demonstrasi adalah metode mengajar dengan cara memperagakan barang, kejadian, aturan, dan urutan melakukan suatu kegiatan, baik secara langsung maupun melalui penggunaan media pembelajaran yang relevan dengan pokok bahasan atau materi yang sedang disajikan. Metode inquiry adalah metode yang mempu menggiring peserta didik untuk menyadari apa yang telah didapatkan selama belajar. Inquiry menempatkan peserta didik sebagai subjek belajar yang aktif Metode demonstrasi adalah metode yang digunakan untuk memperlihatkan sesuatu proses atau cara kerja suatu benda yang berkenaan dengan bahan pelajaran. Metodolgi mengajar adalah ilmu yang mempelajari cara-cara untuk melakukan aktivitas yang tersistem dari sebuah lingkungan yang terdiri dari pendidik dan peserta didik untuk saling berinteraksi dalam melakukan suatu kegiatan sehingga proses belajar berjalan dengan baik dalam arti tujuan pengajaran tercapai. Metode ceramah yaitu sebuah metode mengajar dengan menyampaikan informasi dan pengetahuan saecara lisan kepada sejumlah siswa yang pada umumnya mengikuti secara pasif. Metode diskusi adalah metode mengajar yang sangat erat hubungannya dengan memecahkan masalah (problem solving). Metode demonstrasi adalah metode mengajar dengan cara memperagakan barang, kejadian, aturan, dan urutan melakukan suatu kegiatan, baik secara langsung maupun melalui penggunaan media pengajaran yang relevan dengan pokok bahasan atau materi yang sedang disajikan. Metode ceramah plus adalah metode mengajar yang menggunakan lebih dari satu metode, yakni metode ceramah gabung dengan metode lainnya. Metode ceramah plus diskusi dan tugas (CPDT) adalah metode ini dilakukan secara tertib sesuai dengan urutan pengkombinasiannya, yaitu pertama

11

162. 163. 164. 165. 166. 167.

168.

169. 170. 171. 172. 173. 174. 175. 176.

guru menguraikan materi pelajaran, kemudian mengadakan diskusi, dan akhirnya memberi tugas. Metode ceramah plus demonstrasi dan latihan (CPDL) adalah metode ini dalah merupakan kombinasi antara kegiatan menguraikan materi pelajaran dengan kegiatan memperagakan dan latihan (drill). Metode resitasi ( Recitation method ) adalah metode resitasi adalah suatu metode mengajar dimana siswa diharuskan membuat resume dengan kalimat sendiri. Metode percobaan ( Experimental method ) adalah metode percobaan adalah metode pemberian kesempatan kepada anak didik perorangan atau kelompok, untuk dilatih melakukan suatu proses atau percobaan. Metode eksperimen adalah cara penyajian pelajaran, di mana siswa melakukan percobaan dengan mengalami sendiri sesuatu yang dipelajari. Metode eksperimen adalah metode yang bertitik tolak dari suatu masalah yang hendak dipecahkan dan dalam prosedur kerjanya berpegang pada prinsip metode ilmiah. Metode karya wisata adalah suatu metode mengajar yang dirancang terlebih dahulu oleh pendidik dan diharapkan siswa membuat laporan dan didiskusikan bersama dengan peserta didik yang lain serta didampingi oleh pendidik, yang kemudian dibukukan. Metode latihan keterampilan adalah suatu metode mengajar , dimana siswa diajak ke tempat latihan keterampilan untuk melihat bagaimana cara membuat sesuatu, bagaimana cara menggunakannya, untuk apa dibuat, apa manfaatnya dan sebagainya. Metode mengajar beregu adalah suatu metode mengajar dimana pendidiknya lebih dari satu orang yang masing-masing mempunyai tugas. Biasanya salah seorang pendidik ditunjuk sebagai kordinator. Metode mengajar sesama teman adalah suatu metode mengajar yang dibantu oleh temannya sendiri. Pemecahan masalah ( Problem solving method ) adalah suatu metode mengajar yang mana siswanya diberi soal-soal, lalu diminta pemecahannya. Metode perancangan ( projeck method ) adalah suatu metode mengajar dimana pendidik harus merancang suatu proyek yang akan diteliti sebagai obyek kajian. Metode bagian ( Teileren method ) adalah suatu metode mengajar dengan menggunakan sebagian-sebagian, misalnya ayat per ayat kemudian disambung lagi dengan ayat lainnya yang tentu saja berkaitan dengan masalahnya. Metode global (Ganze method ) adalah suatu metode mengajar dimana siswa disuruh membaca keseluruhan materi, kemudian siswa meresume apa yang dapat mereka serap atau ambil intisari dari materi tersebut. Metode discovery adalah suatu prosedur mengajar yang mementingkan pengajaran perseorangan, manipulasi obyek dan lain-lain, sebelum sampai kepada generalisasi. Metode inquiry adalah metode yang mampu menggiring peserta didik untuk menyadari apa yang telah didapatkan selama belajar. Inquiry menempatkan peserta didik sebagai subyek belajar yang aktif.

12

177. 178. 179. 180.

181. 182. 183. 184. 185.

186.

187. 188. 189. 190. 191. 192. 193.

Media pendidikan adalah alat dan bahan yg digunakan dl proses pengajaran atau pembelajaran. Abjad adalah metode belajar membaca yg dimulai dng mengenal huruf demi huruf, lalu merangkaikannya menjadi suku kata. Analitis adalah metode untuk mengajarkan membaca dan menulis permulaan dng menyajikan satuan-satuan bahasa, kemudian menyuruh siswa mengenal unsurnya. Analitis-Sintetis adalah metode untuk mengajar membaca dan menulis permulaan dng menyajikan unsur dr satuan bahasa dan diikuti dng satuan-satuan itu secara utuh, kemudian unsur itu lagi, siswa disuruh mengenal dan menyalinnya secara bertahap mulai dr unsurnya, lalu satuan itu secara utuh, dan kemudian unsur lagi. Ceramah adalah cara belajar atau mengajar yg menekankan pemberitahuan satu arah dr pengajar kpd pelajar (pengajar aktif, pelajar pasif). Deduktif adalah metode belajar dan mengajar yg dimulai dr hal-hal yg bersifat umum, kemudian ditarik kesimpulan pada yang khusus. Dialektika adalah cara memperoleh pengertian tentang suatu hal melalui prosedur ilmiah terhadap suatu gejala yang dilakukan dengan cara tanya jawab. Diskusi adalah cara belajar atau mengajar yang melakukan tukar pikiran antara murid dengan guru, murid dengan murid sebagai peserta diskusi. Diskusi global adalah metode dalam pengajaran bahasa untuk mengajarkan membaca dan menulis permulaan dengan menyajikan satuan bahasa secara utuh dan menyuruh siswa mengenal dan menyalinnya secara keseluruhan, biasanya siswa lalu menghafalkan sehingga tidak dapat membaca dan menulis unsur yang baru. Diskusi gramatika terjemahan adalah metode pengajaran bahasa asing yang mengutamakan pengajaran kaidah tata bahasa dengan sejumlah kata kemudian diikuti dengan latihan penerjemahan, baik dari bahasa asing itu ke dalam bahasa murid maupun sebaliknya. Diskusi ilmiah pendekatan atau cara yang dipakai dalam penelitian suatu ilmu. Diskusi induktif metode yang digunakan untuk menarik kesimpulan dari halhal yang khusus untuk menuju kesimpulan yang bersifat umum. Komparatif adalah metode untuk menentukan kekerabatan bahasa dengan membandingkan bentuk kata seasal yang bertujuan merekonstruksi bahasa purba. Penelitian cara mencari kebenaran dan asas-asas gejala alam, masyarakat, atau kemanusiaan berdasarkan disiplin ilmu yg bersangkutan. Penelitian sintetis adalah metode pengajaran membaca dan menulis permulaan dng menyajikan unsur satuan bahasa, kemudian menyuruh siswa menggabung-gabungkannya menjadi satuan bahasa yang bersangkutan. Penelitian tanya jawab cara belajar atau mengajar yang menekankan pada pemberian pertanyaan oleh pengajar, sedangkan murid harus menjawab pertanyaan tersebut. Hipotesis adalah sesuatu yg dianggap benar untuk alasan atau pengutaraan pendapat (teori, proposisi, dsb) meskipun kebenarannya masih harus dibuktikan; anggapan dasar.

13

194. 195. 196. 197. 198. 199. 200. 201. 202. 203. 204. 205. 206. 207. 208.

209. 210. 211.

Hipotesis alternatif adalah pernyataan sementara mengenai hubungan yang berbanding terbalik antara variabel yang digunakan. Hipotesis argumentatif hipotesis yang menunjukkan dengan teratur suatu dugaan sementara tentang mengapa benda, peristiwa, kenyataan, atau variabel itu terjadi. Hipotesis deskriptif adalah hipotesis yang menunjukkan dugaan sementara tentang bagaimana benda, peristiwa, kenyataan, atau variabel itu terjadi. Hipotesis kerja adalah hipotesis yang menjelaskan akibat suatu sebab tertentu yang akan dibuktikan kebenarannya melalui penelitian. Hipotesis kualitatif adalah hipotesis yang menunjukkan hubungan sebab akibat dr sudut sifat hubungan sebab akibat tsb. Hipotesis kuantitatif hipotesis yang menunjukkan hubungan sebab akibat dengan pengukuran yang eksak. Hipotesis nol pernyataan sementara mengenai hubungan yang sama atau sebanding antara variabel yang digunakan. Hipotesis operasional rumusan mengenai langkah-langkah yang perlu diambil dalam menanggapi permasalahan tertentu. Hipotesis penjelasan hipotesis yang menggunakan perhitungan statistik dan ilmu pasti. Ilmiah adalah bersifat ilmu; secara ilmu pengetahuan; memenuhi syarat (kaidah) ilmu pengetahuan. Praktikum adalah bagian dari pengajaran yang bertujuan agar siswa mendapat kesempatan untuk menguji dan melaksanakan dalam keadaan nyata apa yang diperoleh dalam teori; pelajaran praktik. Sekolah Pascasarjana adalah unsur pelaksana akademik universitas yang bertugas sebagai penyelenggara program magister dan doktor lintas ilmu. Program pendidikan magister (S2) adalah pendidikan yang ditujukan untuk mencapai derajat magister. Program pendidikan doktor (S3) adalah pendidikan yang ditujukan untuk memperoleh derajat akademik tertinggi (Doktor). Program studi adalah kesatuan rencana belajar sebagai pedoman penyelenggaraan pendidikan akademik dan/atau profesional yang diselenggarakan atas dasar suatu kurikulum serta ditujukan agar mahasiswa peserta didiknya mampu menguasai pengetahuan, ketrampilan dan sikap sesuai dengan sasaran kurikulum. Pengelola program studi adalah ketua pelaksana pendidikan Program Magister atau Program Doktor pada Program Studi dalam berbagai bidang ilmu yang bertanggungjawab terhadap kelancaran penyelenggaran Program Studi Pascasarjana. Tenaga kependidikan adalah staf non-edukatif di lingkungan Fakultas/Sekolah Pascasarjana yang tugas dan kewajibannya adalah memberikan layanan akademik. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi maupun bahan kajian dan pelajaran serta cara penyampaian dan penilaiannya yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran.

14

212. 213. 214. 215. 216. 217.

218. 219. 220. 221.

222. 223.

224.

Materi pembelajaran adalah bahan-bahan ilmu pengetahuan dan teknologi yang digunakan di dalam perkuliahan, praktikum, pembimbingan tugas akhir, dan atau pembimbingan yang bersifat akademik. Skripsi adalah karya tulis akademik hasil studi dan / atau penelitian yang dilakukan secara mandiri untuk mendapatkan gelar Sarjana. Tesis adalah karya tulis akademik hasil studi dan / atau penelitian yang dilakukan secara mandiri untuk mendapatkan gelar Magister. Disertasi adalah karya tulis akademik hasil studi dan / atau penelitian mendalam yang dilakukan secara mandiri untuk mendapatkan gelar Doktor. Stakeholders adalah pihak-pihak yang terkait dalam proses pendidikan mulai dari input, proses, output dan outcome. Rencana Program Kegiatan Pembelajaran Semester (RPKPS) adalah suatu rencana tentang proses pembelajaran untuk satu matakuliah tertentu yang dilaksanakan oleh dosen, yang memuat identitas mata kuliah, deskripsi singkat matakuliah, tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, output pembelajaran, outcome pembelajaran, rencana kegiatan belajar mingguan (RKBM), evaluasi pembelajaran, dan pustaka. Satiasi adalah perlakuan yang membuat pekerjaan yang berulang-ulang sehingga membuat seseorang menjadi capek, bosan dan jera melakukannya. Stakeholders adalah pihak-pihak yang terkait dalam proses pendidikan mula dari input, proses, output dan outcome (contoh: mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, masyarakat, industri, pemerintah, dan sebagainya). Telecture (Kuliah jarak jauh) adalah suatu teknik pengajaran dimana seorang ahli dalam bidang ilmu tertentu menghadapi sekelompok pendengar yang mendengarkan melalui amplifair telephone. Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah sebuah kurikulum operasional pendidikan yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan di Indonesia. Ujian Nasional adalah sistem evaluasi standar pendidikan dasar dan menengah secara nasional dan persamaan mutu tingkat pendidikan antar daerah yang dilakukan oleh Pusat Penilaian Pendidikan, Depdiknas di Indonesia berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2003 menyatakan bahwa dalam rangka pengendalian mutu pendidikan secara nasional dilakukan evaluasi sebagai bentuk akuntabilitas penyelenggara pendidikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Lebih lanjut dinyatakan bahwa evaluasi dilakukan oleh lembaga yang mandiri secara berkala, menyeluruh, transparan, dan sistematik untuk menilai pencapaian standar nasional pendidikan dan proses pemantauan evaluasi tersebut harus dilakukan secara berkesinambungan. Pendidikan dasar adalah jenjang pendidikan awal selama 9 (sembilan) tahun pertama masa sekolah anak-anak yang melandasi jenjang pendidikan menengah.

15

225. 226. 227. 228. 229. 230. 231. 232. 233. 234. 235. 236.

237.

238. 239. 240. 241.

Pendidikan menengah adalah jenjang pendidikan lanjutan pendidikan dasar. Pendidikan tinggi adalah jenjang pendidikan setelah pendidikan menengah yang mencakup program pendidikan diploma, sarjana, magister, doktor, dan spesialis yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi. Jalur pendidikan adalah wahana yang dilalui peserta didik untuk mengembangkan potensi diri dalam suatu proses pendidikan yang sesuai dengan tujuan pendidikan. Pendidikan formal merupakan pendidikan yang diselenggarakan di sekolahsekolah pada umumnya. Jalur pendidikan ini mempunyai jenjang pendidikan yang jelas, mulai dari pendidikan dasar, pendidikan menengah, sampai pendidikan tinggi. Pendidikan informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan berbentuk kegiatan belajar secara mandiri yang dilakukan secara sadar dan bertanggung jawab. Jenis pendidikan adalah kelompok yang didasarkan pada kekhususan tujuan pendidikan suatu satuan pendidikan. Pendidikan umum adalah pendidikan dasar dan menengah yang mengutamakan perluasan pengetahuan yang diperlukan oleh peserta didik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Pendidikan kejuruan adalah pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Pendidikan akademik adalah pendidikan tinggi program sarjana dan pascasarjana yang diarahkan terutama pada penguasaan disiplin ilmu pengetahuan tertentu. Pendidikan profesi adalah pendidikan tinggi setelah program sarjana yang mempersiapkan peserta didik untuk memasuki suatu profesi atau menjadi seorang profesional. Pendidikan vokasi adalah pendidikan tinggi yang mempersiapkan peserta didik untuk memiliki pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu maksimal dalam jenjang diploma 4 setara dengan program sarjana (strata 1). Pendidikan keagamaan adalah pendidikan dasar, menengah, dan tinggi yang mempersiapkan peserta didik untuk dapat menjalankan peranan yang menuntut penguasaan pengetahuan dan pengalaman terhadap ajaran agama dan /atau menjadi ahli ilmu agama. Pendidikan khusus adalah penyelenggaraan pendidikan untuk peserta didik yang berkelainan atau peserta didik yang memiliki kecerdasan luar biasa yang diselenggarakan secara inklusif (bergabung dengan sekolah biasa) atau berupa satuan pendidikan khusus pada tingkat pendidikan dasar dan menengah (dalam bentuk sekolah luar biasa/SLB). Uji adalah percobaan untuk mengetahui mutu sesuatu (ketulenan, kecakapan ketahanan, dsb). Ujian adalah hasil menguji; hasil memeriksa, cobaan. Nilai adalah angka kepandaian; biji; ponten, sesuatu yang menyempurnakan manusia sesuai dengan hakikatnya. Kriteria : ukuran yang menjadi dasar penilaian atau penetapan sesuatu.

16

242. 243. 244. 245. 246. 247. 248. 249. 250.

251. 252. 253. 254. 255. 256. 257. 258.

259. 260.

Pendidikan adalah investasi jangka panjang, karena hasil dari proses pendidikan akan dirasakan baik untuk saat ini maupun untuk waktu yang akan datang. Prestasi adalah hasil yang telah dicapai (dari yang telah dilakukan, dikerjakan, dsb). Variabel adalah sesuatu yang dapat berubah; faktor atau unsur yang ikut menentukan perubahan. Teori adalah pendapat yang didasarkan pada penelitian dan penemuan, didukung oleh data dan argumentasi, penyelidikan eksperimental yang mampu menghasilkan fakta berdasarkan ilmu pasti, logika, metodologi, argumentasi. Rancangan adalah sesuatu yang sudah dirancang; hasil merancang; rencana; program; desain. Rangkuman adalah menegaskan kembali prinsip-prinsip penting yang telah dipelajari. Ensiklopedi adalah kamus besar yang memuat berbagai peristilahan ilmu pengetahuan terbaru akan menjadi sumber belajar yang cukup penting bagi siswa. Buku suplemen adalah buku yangberfungsi sebagai bahan pengayaan bagi anak, baik yang berhubungan dengan pelajaran maupun yang tidak. Pengajaran berprogram adalah salah satu sistem penyampaian pengajaran dengan media cetak yang memungkinkan siswa belajar secara individual sesuai dengan kemampuan dan kesempatan belajarnya serta memperoleh hasil sesuai dengan kemampuannya juga. Media tiga dimensi ialah sekelompok media tanpa proyeksi yang penyajiannya secara visual tiga dimensional. Peta timbul adalah peta yang dapat menunjukkan tinggi rendahnya permukaan bumi. Globe (model perbandingan) adalah benda tiruan dari bentuk bumi yang diperkecil. Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran yang mencakup permulaan tahun pelajaran, minggu efektif belajar, waktu pembelajaran efektif dan hari libur. Kurikulum cakupan adalah kurikulum yang berisikan uraian bidang studi yang terdiri atas beberapa macam mata pelajaran yang disajikan secara kait-berkait. Kurikulum inti adalah kurikulum yang program belajarnya disusun dalam bentuk masalah inti tertentu. Kurikulum kegiatan adalah kurikulum yang program belajarnya disusun melalui kegiatan tertentu yang dilakukan anak. Kurikulum kegiatan luar sekolah adalah pemisahan atau sebagian ruang lingkup pelajaran yang diberikan di perguruan tinggi atau pendidikan menengah dan tidak merupakan bagian integral dari mata pelajaran yang sudah ditetapkan dalam kurikulum. Kurikulum muatan lokal adalah kurikulum yang berisi mata pelajaran yang disesuaikan dengan kepentingan daerah. Kurikulum pelengkap adalah kurikulum yang bertalian dengan kegiatan yang mengaitkan siswa dengan situasi luar sekolah, tetapi dapat berupa kegiatan pokok di dalam kelas dan/atau sesuai dengan minat siswa.

17

261. 262. 263. 264. 265.

266.

267. 268. 269. 270. 271.

272. 273. 274. 275.

276.

Kurikulum terpadu adalah kurikulum yang memadukan semua mata pelajaran ke dalam bentuk permasalahan. Kurikulum terpisah adalah kurikulum yang menitikberatkan kepada sejumlah mata pelajaran yang terpisah-pisah. Observasi adalah peninjauan secara cermat; sebelum praktik mengajar, para calon guru. Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dan dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemauan siswa sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar pada diri siswa. Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan (bahan pembelajaran), sehingga dapat merangsang perhatian, minat, pikiran, dan perasaan siswa dalam kegiatan belajar untuk mencapai tujuan belajar. Media grafis adalah suatu penyajian secara visual yang mengguna-kan titiktitik, garis-garis, gambar-gambar, tulisan-tulisan, atau simbul visual yang lain dengan maksud untuk mengihtisarkan, menggambarkan, dan merangkum suatu ide, data atau kejadian. Teknologi pembelajaran adalah teori dan praktek perancangan, pengembangan, penerapan, pengelolaan, dan penilaian proses dan sumber belajar. Teknologi pembelajaran adalah teori dan praktek perancangan, pengembangan, penerapan, pengelolaan, dan penilaian proses dan sumber belajar. Media dua dimensi adalah sebutan umum untuk alat peraga yang hanya memiliki ukuran panjang dan lebar yang berada pada satu bidang datar. Pendidikan akademik adalah pendidikan tinggi yang diarahkan terutama pada penguasaan dan pengembangan disiplin ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni tertentu, yang mencakup program pendidikan sarjana, magister, dan doktor. Pendidikan vokasi adalah pendidikan tinggi yang diarahkan pada penguasaan keahlian terapan tertentu, yang mencakup program pendidikan diploma 1, diploma 2, diploma 3, dan diploma 4, maksimal setara dengan program pendidikan sarjana. Lulusan pendidikan vokasi akan mendapatkan gelar vokasi. Sekolah Kategori Mandiri (SKM)/Sekolah Standar Nasional (SSN) adalah sekolah yang hampir atau sudah memenuhi standar nasional pendidikan. Standar proses adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan pelaksanaan pembelajaran pada satu satuan pendidikan untuk mencapai standar kompetensi lulusan. Standar pendidik dan tenaga kependidikan adalah kriteria pendidikan prajabatan dan kelayakan fisik maupun mental, serta pendidikan dalam jabatan. Standar sarana dan prasarana adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan kriteria minimal tentang ruang belajar, tempat berolahraga, tempat beribadah, perpustakaan, laboratorium, bengkel kerja, tempat bermain, tempat berkreasi dan berekreasi, serta sumber belajar lain, yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran, termasuk penggunaan teknologi informasi dan komunikasi. Standar pengelolaan adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan kegiatan pendidikan pada tingkat

18

277. 278. 279. 280.

281. 282.

satuan pendidikan, kabupaten/kota, provinsi, atau nasional agar tercapai efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pendidikan. Standar pembiayaan adalah standar yang mengatur komponen dan besarnya biaya operasi satuan pendidikan yang berlaku selama satu tahun. Standar penilaian pendidikan adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan mekanisme, prosedur, dan instrumen penilaian hasil belajar peserta didik. Indikator adalah suatu konsep dan selakigus ukuran. Pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Pendidikan dasar adalah jenjang pendidikan awal selama 9 (sembilan) tahun pertama masa sekolah anak-anak yang melandasi jenjang pendidikan menengah. Pendidikan menengah adalah jenjang pendidikan lanjutan pendidikan dasar.

19

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->