P. 1
Penganggaran

Penganggaran

|Views: 2,069|Likes:
Published by agus_muhardi
Penganggaran adalah penciptaan suatu rencana kegiatan yang dinyatakan dalam ukuran keuangan. Penganggaran memainkan peran penting di dalam perencanaan, pengendalian, dan pembuatan keputusan. Anggaran juga untuk meningkatkan koordinasi dan komunikasi.
Penganggaran adalah penciptaan suatu rencana kegiatan yang dinyatakan dalam ukuran keuangan. Penganggaran memainkan peran penting di dalam perencanaan, pengendalian, dan pembuatan keputusan. Anggaran juga untuk meningkatkan koordinasi dan komunikasi.

More info:

Published by: agus_muhardi on May 24, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/15/2013

pdf

text

original

PENGANGGARAN

MAKALAH KELOMPOK I

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Akuntansi Manajemen Yang Dibimbing oleh Bapak Ronal Apriyanto, SE

Lusi Prasetyaningsih 28.01.200

Naryani 29.01.200p Andriadi 29.01.274p Aris Andi 29.01.513

Agus Muhardi 29.01.207p
Satria 28.01.241p

Jurusan Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Musi Rawas Mei 2010

2

KATA PENGANTAR

Puji syukur Alhamdullilah, penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan karuniaNya, sehingga pada akhirnya penulis dapat menyelesaikan makalh ini dengan baik. Di mana makalh ini penulis sajikan dalam bentuk buku yang sederhana. Adapun judul penulisan Makalah, yang penulis sajikan adalah sebagai berikut :

PENGANGGARAN

Tujuan penulisan makalah ini dibuat sebagai salah satu syarat memenuhi tugas mata kuliah Akuntansi Manajemen strata satu STIE MURA. Sebagai bahan penulisan diambil berdasarkan beberapa sumber literatur yang mendukung penulisan ini. Penulis menyadari bahwa tanpa bimbingan dan dorongan dari semua pihak, maka penulisan makalah ini tidak akan lancar. Oleh karena itu pada kesempatan ini, izinkanlah penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada : 1. Orang tua tercinta yang telah memberikan dorongan moril maupun materil. 2. Anak tersayang ( Muhammad Brame Raufi Agean ) yang telah memberikan semangat untuk terus dan terus belajar. 3. Seluruh teman–teman yang telah memberikan dukungan dalam penulisan makalah ini.

Muhammad Brame Raufi Agean

3

Serta semua pihak yang terlalu banyak untuk disebut satu persatu sehingga terwujudnya penulisan ini. Akhir kata penulis mohon saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan penulisan di masa yang akan datang.

   Lubuklinggau,             Mei 2010                Kelompok I  Penulis 

Muhammad Brame Raufi Agean

4

PENGANGGARAN    Anggaran   Anggaran (Budget) adalah rencana kuantitatif aktivitas usaha sebuah organisasi  (pemasaran, produksi dan keuangan) ; anggaran mengidentifikasi sumber daya  dan  komitmen  yang  dibutuhkan  untuk  memenuhi  tujuan  organisasi  selama  periode dianggarkan.    Penganggaran  adalah  penciptaan  suatu  rencana  kegiatan    yang  dinyatakan  dalam  ukuran  keuangan.  Penganggaran  memainkan  peran  penting  di  dalam  perencanaan,  pengendalian,  dan  pembuatan  keputusan.  Anggaran  juga  untuk  meningkatkan koordinasi dan komunikasi.    Tujuan Pokok Anggaran    1. Memprediksi  transaksi  dan  kejadian  finansial  serta  non  finansial  di  masa  yang akan datang   2. Mengembangkan  informasi  yang  akurat  dan  bermakna  bagi  penerima  anggaran.      
Muhammad Brame Raufi Agean

5

Manfaat Penganggaran     Anggaran menunjukkan kepada manajemen   1. Angka laba yang dikehendaki oleh perusahaan.  2. Sumber  daya  yang  diharapkan  dapat  dihasilkan  atau  digunakan  selama  periode anggaran yang akan datang.   3. Memberikan landasan untuk pengambilan keputusan alternatif yang terbaik.    Karakteristik Anggaran :  1. Anggaran mengestimasi potensi laba satuan bisnis   2. Anggaran  dinyatakan  dalam  istilah  moneter,  walaupun  jumlah  moneter  dapat  saja  ditunjang  oleh  jumlah  non  moneter  (missalnya,  unit  yang  dijual  atau diproduksi).  3. Mencakup periode satu tahun.  4. Anggaran  merupakan  komitmen  manajemen;  manajer  sepakat  untuk  mengemban tanggung jawab atas pencapaian tujuan yang dianggarkan.  5. Usulan  anggaran  ditelaah  dan  disetujui  oleh  otoritas  yang  lebih  tinggi  ketimbang oleh pihak yang menganggarkan (budgetee).  6. Begitu  disetujui,  anggaran  hanya  dapat  diubah  dalam  kondisi  yang  ditetapkan. 

Muhammad Brame Raufi Agean

6

7. Secara  berkala,  kinerja  finansial  sesungguhnya  dibandingkan  dengan  anggaran, dan selisihnya dianalisis dan dijelaskan.    Sistem Penganggaran untuk Aktivitas Bisnis.  Terdapat 4 (empat) ancangan dasar terhadap anggaran :  1. Penganggaran inkremental   2. Penganggaran basis nol   3. Penganggaran Statik dan   4. Penganggaran fleksibel.    Anggaran Inkremental (Incremental Budget)   Yakni  metode  anggaran  yang  hanya  mempertimbangkan  perubahan  sumber  daya  dari  anggaran  tahun  sebelumnya.  Dalam  hal  ini  anggaran  sebelumnya,  berfungsi sebagai landasan bagi penganggaran sumber daya inkremental.  Keunggulan  ancangan  inkremental  adalah  bhw  ancangan  ini 

menyederhanakan  proses  penganggaran  dengan  hanya  memperhitungkan  kenaikan berbagai pos anggaran.  Kelemahannya  adalah  bahwa  pemborosan  dan  inefisiensi  dapat  menumpuk  dari tahun ke tahun tanpa pernah diketahui.   
Muhammad Brame Raufi Agean

7

Contoh Anggaran Inkremental   PT Safira Prima  Anggaran Inkremental untuk Tahun 20XX    Kenaikan Gaji  Posisi Penyelia baru   Posisi Manajerial baru   Kenaikan anggaran operasional   Program riset baru   Jumlah      Anggaran Basis Nol (Zero‐Based Budget)   Dalam  penganggaran  ini,  semua  jajaran  manajemen  bertolak  dari  nol  dan  mengestimasi  kebutuhan  sumber  daya  yang  diperlukan  untuk  mendanai  aktivitas‐aktivitas tahun anggaran.         
Muhammad Brame Raufi Agean

Rp.    8.000.000   Rp.  15.000.000  Rp.  28.000.000  Rp.  54.000.000  Rp.    3.500.000  Rp.108.500.000 

8

Anggaran Statik (Static Budget)   Yakni merupakan ancangan yang dipakai oleh banyak perusahaan jasa dan ada  banyak fungsi jasa pendukung seperti bagian pembelian, bagian akuntansi, dan  bagian hukum.     Anggaran Fleksibel (Flexible Budget)   Anggaran  ini  mengaitkan  volume  aktivitas  dengan  jumlah  rupiah  yang  dianggarkan.  Bermanfaat  terutama  dalam  menaksir  dan  mengendalikan  biaya  pabrik dan beban operasi.  Ada tiga kegunaan dari anggaran ini, yakni :  1. Dapat dipakai untuk merumuskan anggaran sebelum   adanya data taksiran  tingkat aktivitas.  2. Dapat  dipakai  setelah  adanya  data  untuk  menghitung  berapa  seharusnya  biaya untuk tingkat aktivitas aktual.  3. Membantu  manajemen  dalam  menghadapi  ketidak  pastian  dengan  memampukan  mereka  untuk  melihat  taksiran  hasil  dalam  kisaran  aktivitas  tertentu.       
Muhammad Brame Raufi Agean

9

Penyusunan Induk Anggaran (Master Budget)   Induk Anggaran (Master Budget) adalah sebuah anggaran komprehensif yang  menyatakan  keseluruhan  rencana  bisnis  bagi  seluruh  perusahaan  untuk  suatu  periode yang mencakup satu tahun atau kurang.  Induk Anggaran terdiri atas dua komponen utama, yakni :  (1)  Anggaran operasi, dan   (2)  Anggaran keuangan     Anggaran  Operasi  merupakan  deskripsi  rinci  pendapatan  dan  biaya  yang  dibutuhkan untuk mencapai hasil laba yang memuaskan.  Anggaran Keuangan memperlihatkan ekspektasi arus kas dan posisi keuangan  dengan kegiatan‐kegiatan usaha yang terencana.    Induk  Anggaran  untuk  sebuah  perusahaan  pabrikasi  akan  berisi  anggaran  berikut :  INDUK ANGGARAN  Anggaran Operasi   Angg. Penjualan   Angg. Produksi   Angg. Bhn.  Baku Langsung  Anggaran Keuangan   Anggaran pengeluaran modal   Anggaran Kas   Laporan Laba Rugi dianggarkan  
Muhammad Brame Raufi Agean

10

Angg. Tenaga Kerja Lgs  Angg. Overhead pabrikasi   Angg. Persed. Akhir Barang Jadi.  Angg. Beban Penjualan  & Adm.    Anggaran Penjualan  

Neraca Dianggarkan.       

Yakni  merupakan  skedul  rinci  yang  memperlihatkan  penjualan  yang  diharapkan untuk periode yang akan datang. Anggaran penjualan berasal dari  estimasi  permintaan  (dan  kesanggupan  untuk  memasok)  akan  produk  perusahaan pada harga tertentu.  Contoh Kasus : Anggaran Penjualan   Sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha industri tas anak‐anak,  akan  merencanakan  penjualan  ke  beberapa  daerah  secara  kuartalan  sebanyak  200.000 unit selama tahun 2006.  Berikut disajikan informasi berkenaan dengan rencana penjualan di atas, yakni  sebagai berikut :  Rencana Penjualan selama 4 kwartal adalah sebagai berikut :  Kwartal I   Kwartal II   Kwartal III         :  20.000 unit   :  60.000 unit   :  30.000 unit  
Muhammad Brame Raufi Agean

11

Kwartal IV   Harga jual/unit      

:  18.000 unit   :  Rp. 1000  

Tagihan kas kwartal IV pada tahun sebelumnya (2005) adalah Rp. 3.100.000  Tagihan  kas  penjualan  sebagai  berikut  :  70%  ditagih  dalam  kwartal  penjualan,  sedangkan sisanya 30% ditagih pada kwartal berikutnya.  Penjualan pada kwartal IV terdapat sebanyak Rp. 5.400.000 yang tidak tertagih  dan dimasukkan sebagai piutang usaha pada akhir periode tahun 2006      Anggaran Produksi (Production Budget)   Yakni  merupakan  skedul  rinci  yang  mengidentifikasi  produk  atau  jasa  yang  harus  dihasilkan  atau  disediakan  utnuk  meraih  penjualan  yang  dianggarkan  dan kebutuhan persediaan.   Kebutuhan produksi.  Jumlah  unit  produk  yang  akan  diproduksi  (produksi  dianggarkan)  dapat  ditentukan dengan cara :   (Tingkat persediaan akhir barang jadi yang dikehendaki + Taksiran penjualan) –  Tingkat Persediaan awal barang jadi yang dikehendaki.   Berdasarkan  data  penjualan  di  atas,  buatlah  angaran  Produksi  dengan  ketentuan sebagai berikut :  
Muhammad Brame Raufi Agean

12

Diketahui :  • Jml persediaan akhir yang dikehendaki sebesar 20% dari penju‐alan kuartal  berikutnya.  • Jumlah persediaan awal adalah sama dengan jumlah perse‐ diaan akhir pada  kuartal sebelumnya.      

Muhammad Brame Raufi Agean

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->