P. 1
Rangkuman Rumus Fisika SMA Semester 2 Kelas 2 0809

Rangkuman Rumus Fisika SMA Semester 2 Kelas 2 0809

|Views: 4,701|Likes:
Published by Dila Dirgahaditpa
Rangkuman materi fluida statis dan fluida dinamis termodinamika
Rangkuman materi fluida statis dan fluida dinamis termodinamika

More info:

Published by: Dila Dirgahaditpa on May 25, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

06/11/2014

pdf

Rangkuman Rumus Fisika semester 2 kelas 2 0809 FLUIDA STATIS Fluida statis artinya adalah zat cair yang

tidak bergerak. Jadi pada kali ini kita akan mempelajari besaran-besaran fisika apa saja yang terdapat dalam fluida yang tidak bergerak.
Zat Cair tertentu

seperti kita ketahui bahwa semua zat pasti mempunyai massa, maka akibat massa inilah semua zat akan mempunyai berat dan ketika semua zat mempunyai berat pasti akan mempunyai tekanan. Tekana pada zat cair yang diam disebut tekanan hidrostatis

c

h

P

F A

gaya luaspermukaan

P
W mg berat
fluida adalah

c

gh , persamaan ini disebut tekakan hidrostatis

Jika tekanan udara luar kita ikut sertakan maka besar tekanan total pada

P

Po
N m2

c

gh
Pa atau

Satuan tekanan adalah

1atm 1x10 5 pa

Hukum Pascal Tekanan pada semua zat cair adalah sama besar.

F1 P1 A1

F2 P2 A2

Tekanan pada penampang 1 akan sama dengan besar tekanan pada penampang 2.

P1

P2

F1 A1

F2 A2

Gaya Archimides

Farc
Farc W

c tercelup

V

g

mg

W

mg

Vtercelup

m

Sinergi Jl. Bangka No. 1 Bandung
0856 21 18084. Bimbingan belajar Privat

1

Farc

Farc

W

c benda

V

g
m

mg

Vtercelup

W

mg

Farc

Farc W , Jika ingin menentukan massa jenis benda pada kasusu ini selalu berlaku

Wb FArc
W mg

b c

Farc membuat benda yang tenggelam akan terasa lebih ringan

Wudara

Farc

Wdalamair

Fluida Bergerak Fluida bergerak adalah fluida yang mengalir Debit (Q ) adalah berapa banyaknya volume ( V ) air yang keluar dalam satu detik . Jadi debit akan memiliki persamaan :

Q
waktu A
h
Atau

V t

( m/s2 )

Q

v. A

Fluida mengalir pada luas penampang yang berbeda

v1 A1 v1t v2 t A2

v2

Q1

Q2

A1v1

A2 v 2

Sinergi Jl. Bangka No. 1 Bandung
0856 21 18084. Bimbingan belajar Privat

2

Fluida mengalir dengan luas pipa yang berbeda dan tinggi yang berbeda

P2

pada keadaan ini berlaku persamaan Bernoulli

P1 h1
Titik acuan

h2

P1

1 2 v1 2

gh1

P2

1 2 v2 2

gh2

A1
Kecepatan air keluar dari wadah

v

2g (h1 h2 )
A2 h1 v2 h2 t waktu

t

2h2 g

X

2 (h1 h2 )h2
x

Pada gambar tabung venturimeter ( alat untuk mengukur kecepatan aliran zat cair ) Ketika diturunkan dari persamaan Bernoulli dan persamaan kontinuitas akan di dapat hasil

h beda tinggi

v1

2 gh A1 A2
2

, dengan

v2

1

A1 v1 A2

A1

v1

A2

v2

Venturimeter jenis ke 2

v1

2 gh( A1 A2

1 2

)
, dengan

A1

v1

A2
h
1

v2

1

v2

A1 v1 A2
2
1

Manometer alat untuk mengukur kecepatan angin

v1

gh

A1

v1

v2

0

, rumus kecepatan angin pada manometer 3
'

Sinergi Jl. Bangka No. 1 Bandung
0856 21 18084. Bimbingan belajar Privat

Teori kinetic gas

Tekanan total pada dinding wadah

P

1 mo 2 N v 3 V

atau

P

1m 2 v 3V

atau

P

1 2 v 3

Ek

3 nRT atau Ek 2

3 NKT 2

Termodinamika Bila suatu gas yang terdapat dalam volume tertentu diberi kalor (Q), maka biasanya, volume gas akan bertambah, atau system melakukan kerja ( W )
Dipanaskan atau diberi kalor Q

gas V1

gasV2

Volume gas akan bertambah

Kalor Q yang diberikan, pertama akan membuat gas dalam wadah itu sendiri temperaturnya bertambah energi dalam bertambah U.

Kedua gas akan menekan tutup dan tutup akan bergerak, maka gas melaku kan kerja W. Maka menurut hukum kekekalan energi ( HUkum Termodinamika I )

Q

U W

Q
Q

U W
U PdV

Q Q

U U

Kerja
Luas Bawah Kurva

Persamaan gas ideal

PV

nRT akan berlaku pada keadaan apapun

P1V1 T1

P2V2 , nR T2

tetap .

Proses Isobarik ( tekanan tetap )

gas
Akan berputar

P(Pa)

W

P(V2 V1 ) adanya k erja ditandai dengan adanya

perubahan Volume.

P V (m 3 ) V1 V2

Sinergi Jl. Bangka No. 1 Bandung
0856 21 18084. Bimbingan belajar Privat

4

P(Pa) P2
Proses Isokhorik ( Volume Tetap )

Q

U , maka,W

0

P1
V

V (m 3 )

Proses Isotermal ( temperature tetap )

P(Pa) P2
Q W nRT ln V2 , atau W V1 P1V1 ln P1 P2

P1 V1 V2

V (m 3 )

Proses Adiabatik ( Tidak ada kalor yang masuk atau keluar ) Q=0 Menurut garafik disamping volume membesar maka terdapat kerja. Besar negative

P(Pa) P2 T1

T2

T1 maka W

U , energi dalam bernilai

P1 V1

T2 V (m 3 ) V2

U W

3 nR(T2 2

T1 )

3 nRT (T1 T2 ) 2

Atau besar kerja pada adiabatic bisa juga dihitung dengan

W
1

1 1

P1V1
1

P2V2

Berlaku persamaan gas ideal

P1V1
1,6

P2V2

atau

T1V1

T2V2

Tetapan laplace=

CP CV

5 3

Sinergi Jl. Bangka No. 1 Bandung
0856 21 18084. Bimbingan belajar Privat

5

Siklus Carnot Adalah siklus pada mesin yang paling ideal.

P (Pa )

Proses AB dan CD adalah proses isotermis Proses BC dan DA adalah proses adiabatic

PA PB PD PC

A B D
C

V (m 3 ) VA VD VB VC

Reservoir suhu tinggi

Q1 T1

W Q1 Q2 Q1 Q1 T1 T2 T1
Kerja

W

nRT1 ln
T2 Q2
Reservoir suhu rendah

VB VA

nRT2 ln VB VA

VD VC

nRT1 ln

1

T2 T1

Efisiensi mesin Carnot

Sinergi Jl. Bangka No. 1 Bandung
0856 21 18084. Bimbingan belajar Privat

6

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->