HUBUNGAN ANTARA SISTEM ISLAM DAN

SISTEM PENDIDIKAN
DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN JUDUL i
KATA PENGANTAR ii
DAFTAR ISI iii
BAB I PENDAHULUAN 1
A. Latar Belakang 1
B. Tujuan Penulisan 2
C. Metode Penulisan 2
BAB II HUBUNGAN ANTARA SISTEM ISLAM DAN SISTEM
PENDIDILAN 3
A. Konsep Pengetahuan dalam Islam 3
B. Al-Qur’an dan Ilmu Pengetahuan 5
C. Sistem dan Metode Pendidikan Islam 6
BAB III PENUTUP 8
A. Kesimpulan 8
B. Saran-Saran 9
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Sistem pendidikan Islam melebihi dari pada sistem pendidikan bangsa-bangsa-bangsa zaman
dahulu dan sekarang.
Hubungan antara keduniaan dan keakhiratan dapat direalisasikan secara harmonis apabila sistem
pendidikan dan tujuan-tujuan yang hendak dicapai dalam pendidikan nasional dapat
dilaksanakan secara profesional dan efektif oleh karena itu pendidikan Islam menuntut kepada
generasi muda untuk menjadi pemimpin utama yang berjiwa pemberani yang mampu
menyelesaikan kepentingan bangsa dan negaranya.
Pandangan tersebut diperkuat oleh Ibnu Khaldun dalam pendapatnya bahwa pendidikan Islam
ditujukan kepada mempersiapkan anak didik menjadi orang dewasa yang mampu mengarungi
kehidupan yang baik untuk mencapai kehidupan yang ideal selaras dengan tujuan pendidikan
modern dewasa ini.
Terjadinya perselisihan yang cukup panjang antara teori pendidikan dari berbagai bangsa tidak
akan mampu merealisasikan tujuan pendidikan yang bersifat harmonis bagi bangsa di Barat.
Tetapi sistem dan pola yang dikembangkan dalam pendidikan Islam, yang dengan membagi-bagi
tingkat-tingkat yang dapat membawa setiap anak didik kepada puncak hidup yang penuh
kebahagiaan.
B. Tujuan Penulisan
Adapun tujuan penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas yang diberikan oleh dosen
yaitu M. Yusran, M.Ag selaku dosen mata kuliah Perbandingan Pendidikan serta menambah
wawasan ilmu pengetahuan penulis dalam hal hubungan antara sistem Islam an sistem
pendidikan.
C. Metode Penulisan
Metode yang penulis gunakan dalam pembuatan makalah ini adalah kepustakaan yaitu
mengumpulkan dara, informasi dan lain-lain tentang hubungan antara sistem Islam dan sistem
pendidikan.
BAB II
HUBUNGAN ANTARA SISTEM ISLAM DAN SISTEM PENDIDIKAN
A. Konsep Pengetahuan dalam Islam
Dalam pengertian yang luas pendidikan adalah pengembangan pribadi dalam semua aspeknya
yakni yang mencakup pendidikan oleh diri sendiri, pendidikan oleh lingkungan. Dan pendidikan
oleh orang lain (guru) dimana seluruh aspek yang mencakup jasmani, akal dan hati.
Pendidikan Islam yakni pendidikan yang berwarna Islami dimana pendidikan adalah berbagai
usaha yang dilakukan oleh seseorang (pendidik) terhadap seseorang (anak didik) agar tercapai
perkembangan maksimal yang positif dengan cara mengembangkan pengetahuan dan
keterampilan atau juga dengan pemberian contoh (teladan) agar di tiru, sedangkan pengetahuan
pendidikan sendiri yang diklasifikasikan antara pengetahuan yang diwahyukan dan pengetahuan
yang diperoleh yang pada intinya sama yaitu menciptakan manusia yang memiliki akhlak mulia,
ber keterampilan, berpengetahuan yang berdasarkan Al-Qur’an, Hadits dan Akal.
Manusia hidupnya ada di tangan Tuhan, tetapi kehidupan ada di angan manusia, baik buruknya
nasib seseorang ditentukan nya sendiri sebagaimana dinyatakan dalam Al-Qur’an
ζ ψ · ] ∉µ ∉÷ρ Β ∉1 τ ψ µ ∉ /τ ¹ ]∪ Β ι ∉. Β .ψ )⊃7τ ≈ Μ⋅ 9σ µ …
/∈)σ θ `Θ Β Β ∃ ©⌠τ ι ⊃ ω #∃!♥ )∈χ 3 #∃!↔ &ρ Β , ⊂ Β ∉1
σ τ , ξ ◊⇑θ Ρ τ µ … /∈)σ θ ` 5 #∃!♠ &ρ υ # ψ ρ υ )∈ σ #! 3
/∈∋ρ Ρ ◊ƒ⊕κ ⊆Ν ` Β τ ∃ ©⌠ τ ι ⊃ ρ #( µ ψ Λ →©4 ∪⊇⊇∩ ρ υ #Α ≅
Β ∉ ⇓ρ Ρ ∉µ ∉÷Β ι ∉ 9σ γ ⇓ρ υ Β τ ∃ 4 9σ µ … Β τ τ •] σ ξ
⇓θ ¹ ™ [#
Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di
belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merobah
keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. dan
apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, Maka tak ada yang dapat
menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia. (Q.S. Ar-Rad : 11)
Untuk memajukan kehidupan tersebut manusia diperintahkan belajar secara terus menerus
sepanjang hidupnya. Dimana seluruh proses kehidupan manusia ditandai dengan kegiatan belajar
mengajar/pendidikan, seperti kata Ruppet C Lodge yang menyatakan bahwa “Hidup adalah
pendidikan, dan pendidikan adalah hidup itu sendiri”
Proses pendidikan berdasarkan kepada :
1. Pendidikan di lingkungan keluarga
2. Pendidikan di Lingkungan sekolah
3. Pendidikan di lingkungan masyarakat
B. Al-Qur’an dan Ilmu Pengetahuan
Artinya :
“siapa yang hidup di dunia dengan baik (sejahtera) hendaklah ia ber ilmu dan siapa yang ingin
meraih kebahagiaan di akhirat hendaklah ia ber ilmu dan siapa yang ingin meraih keduanya (di
dunia dan akhirat) juga dengan ilmu” (H.R.Imam Ahmadi)
Berdasarkan Hadits tersebut jelaslah bahwa beriman dan ber ilmu pengetahuan merupakan syarat
mutlak untuk mengapai kehidupan di dunia dan akhirat.
Selain dengan ilmu pengetahuan kita juga memerlukan beberapa asas filsafat pendidikan
menurut Al-Qur’an yaitu :
1. Al-Qur’an dan pendidikan akal
2. Al-Qur’an dan kebebasan manusia
3. Al-Qur’an dan persamaan derajat
4. Al-Qur’an dan keadilan
5. Al-Qur’an dan ajaran untuk beramal
6. Al-Qur’an dan ilmu pengetahuan
C. Sistem dan Metode Pendidikan Islam
Sistem adalah suatu keseluruhan yang terdiri dari komponen-komponen yang masing-masing
bekerja sendiri dalam fungsinya, yang berkaitan dengan fungsi dari komponen lainnya yang
secara terpadu bergerak menuju kearah satu tujuan yang telah ditetapkan, sistem pendidikan
adalah satu keseluruhan yang terpadu dari semua satuan dan kegiatan pendidikan yang berkaitan
satu sama lainnya untuk mengusahakan tercapainya tujuan pendidikan.
Metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup umat Islam khususnya adalah
metode-metode yang digali dari sumber-sumber pokok ajaran Islam sendiri serta metode-metode
yang baru muncul didalam dunia pendidikan yang tidak menghilangkan faktor-faktor keimanan
dan nilai moralitas peserta didik.
Dalam hubungan ini pendidikan agama dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi
manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa serta berakhlak mulia.
Merupakan salah satu strategi pembangunan pendidikan nasional dan pemberian pendidikan
agama disesuaikan dengan agama yang dianut setiap peserta didik dan diajarkan oleh pendidik
yang se agama.
Sistem pendidikan nasional menghendaki peningkatan mutu pendidikan yang direncanakan
secara berencana dan berkala yang didasarkan atas standar nasional yang dipergunakan sebagai
acuan untuk mengembangkan kurikulum, tenaga pendidikan, sarana prasarana, pengelolaan dan
pemberdayaan. Dimana sekolah bertanggung jawab terhadap peningkatan mutu pendidikan
sehingga diperlukan perubahan tata nilai, baik dalam tatanan manajemen sekolah maupun dalam
sistem pembelajarannya. Hal-hal tersebut mengingat pendidikan nasional berfungsi
mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta perubahan bangsa yang ber martabat
dalam rangka mencerdaskan bangsa. Bertujuan untuk berkembangnya potensi anak didik agar
menjadi manusia yang beriman, dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia,
sehat, ber ilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta
bertanggung jawab.
Mengaitkan ‘Islam’ dengan kategori keilmuan seperti konsep pendidikan dimana Islam dapat
dilihat sebagai Keutamaan iman dan taqwa, sesuatu yang sudah final. Sedangkan kategori ilmu
memiliki ciri khas berupa perubahan, perkembangan dan tidak mengenal keberadaan absolut
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Setelah mencermati pembahasan diatas, maka penulis dapat menyimpulkan beberapa hal :
1. Pendidikan Islam, yakni pendidikan yang berwarna Islami dimana pendidikan adalah berbagai
usaha yang dilakukan oleh seseorang (pendidik) terhadap seseorang (anak didik) agar tercapai
perkembangan maksimal yang positif dengan cara mengembangkan pengetahuan dan
keterampilan atau juga dengan pemberian contoh.
2. Ilmu pengetahuan kita juga memerlukan beberapa asas-asas filsafat pendidikan menurut Al-
Qur’an yaitu :
a. Al-Qur’an dan pendidikan akal
b. Al-Qur’an dan kebebasan manusia
c. Al-Qur’an dan persamaan derajat
d. Al-Qur’an dan keadilan
e. Al-Qur’an dan ajaran untuk beramal
f. Al-Qur’an dan ilmu pengetahuan
3. Sistem pendidikan adalah satu keseluruhan yang terpadu dari semua satuan dan kegiatan
pendidikan yang berkaitan satu sama lainnya untuk mengusahakan tercapainya tujuan
pendidikan.
B. Saran-Saran
Berdasarkan uraian pada kesimpulan diatas, maka penulis akan mengemukakan beberapa saran-
saran sebagai berikut:
1. Hendaknya memiliki akhlak mulia, ber keterampilan, berpengetahuan, yang berdasarkan Al-
Qur’an, Hadits dan Akal
2. Salah satu strategi pembangunan pendidikan nasional dan pemberian pendidikan agama
disesuaikan dengan agama yang dianut setiap peserta didik dan diajarkan oleh pendidikan yang
se agama.
DAFTAR PUSTAKA
Hasan Langgulung, Asas-Asas Pendidikan Islam, Pustaka AlHUsna. Jakarta, 1992
Muhaimin-Abdul Mujib, Pemikiran Pendidikan Islam, Trigenela Karya, Jakarta, 1993
Said, M.H, Dr, Prof, Ilmu pendidikan, Penerbit Alumni, Bandung, 1967
Siti Meihati, Pengantar Ilmu Pendidikan, Penerbit Alumni, Bandung, 1967
KATA PENGANTAR
#9 ♣µ ∉ Ο ⊃ #∃9 ♣θ υ ≈ ∩ ∃!↔ 0∈ϒ⌠ ⊃
Puji syukur kehadirat Allah SWT, berkat limpahan rahmat dan karunia-Nya, penulis dapat
menyelesaikan makalah ini yang berjudul “Hubungan Antara Sistem Islam dan Sistem
Pendidikan”
Sistem pendidikan Islam menuntut kepada generasi muda untuk menjadi pemimpin utama yang
berjiwa pemberani yang mampu menyelesaikan kepentingan bangsa dan negaranya, dalam hal
ini pendidikan Islam yakni pendidikan yang berwarna Islami dimana pendidikan adalah usaha
yang dilakukan oleh seseorang pendidik dengan cara mengembangkan pengetahuan dan
keterampilan atau juga dengan pemberian contoh.
Dalam makalah ini penulis menyadari bahwa masih ada kekurangan dan kejanggalan hal itu
disebabkan sangat terbatasnya kemampuan dan ilmu yang penulis miliki, untuk itu kami
mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun agar makalah ini dapat sempurna.
Akhirnya saya berharap semoga makalah ini bermanfaat bagi kita semua. Amin

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful