P. 1
Menanam Tomat Skala Rumah Tanggaa

Menanam Tomat Skala Rumah Tanggaa

|Views: 4,954|Likes:
Published by kalasnikhov
Cara praktis, lengkap dan tepat menanam tomat untuk konsumsi sendiri
Cara praktis, lengkap dan tepat menanam tomat untuk konsumsi sendiri

More info:

Published by: kalasnikhov on May 29, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

03/13/2013

pdf

Menanam Tomat

Skala Rumah Tangga
Oleh: Ikhsan Hasibuan

AgroEco Develoment

2010
Wageningen, The Netherlands

yang akan ditanam tomat. Lakukan sedikit penggemburan untuk memudahkan perakaran tomat. Jika anda menggunakan polibag atau ember, pastikan polibag atau ember tersebut memiliki lobang-lobang yang cukup untuk membuang kelebihan air. Masukkan tanah hingga lebih kurang 5 cm dari bagian atas polibag/ember. Pilih tanah yang gembur berwarna hitam dengan tekstur yang remah. bila tanah terasa keras tambahkan pupuk kompos dan aduk merata.

2. Benih Tomat
Tomat adalah sayuran buah yang sangat digemari oleh hampir setiap orang. Sayuran ini bisa didapatkan dengan mudah baik di warung, toko, pasar tradisional hingga di supermarket. Karena nilai jualnya yang cukup mahal, tidak semua orang mampu untuk membelinya dalam jumlah yang cukup padahal mengkonsumsi tomat sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan. Salah satu cara untuk mendapatkan tomat adalah dengan menanam sendiri di pekarangan rumah anda. Memang menanam tomat tidaklah mudah namun juga tidak terlalu sulit. Benih tomat bisa dibeli di kios pertanian. Bila anda kesulitan mendapatkannya benih tomat bisa dibuat sendiri dari buah tomat yang anda beli dipasar. Caranya pilih buah tomat yang merah dan ranum, lalu ambil bijinya. cuci dengan air hingga lendir yang menempel disekitar biji hilang. Biji kemudian dikeringkan tetapi jangan terkena matahari langsung. Biji akan kering dalam satu hari dan siap digunakan.

Lewat panduan ini kami uraikan cara yang sederhana, simple tetapi efektif untuk menghasilkan buah tomat dari tanaman sendiri.

1. Persiapan
Langkah pertama adalah mempersiapkan tempat penanaman. Anda bisa menanam tomat langsung di tanah jika pekarangan anda memungkinkan untuk itu, atau menanamnya di polibag atau ember yang berukuran volume kurang lebih 10 kg. Jika menggunakan lahan pekarangan langsung, maka bersihkan lahan tersebut dari tumbuhan yang tidak diinginkan atau kosongkan lahan

3 . P e r s e m ai an
Sebelum ditanam di tempat penamanan, benih terlebih dahulu disemaikan untuk mendapatkan bibit tomat yang kuat dan sehat. caranya siapkan media semai bisa berupa tray berukuran 30x50x10 (PxLxT). Isi tray dengan tanah gembur lalu taburkan benih tomat

AgriEco-Development @2010

yang sudah disiapkan. tutup benih dengan tanah tetai jangan terlalu dalam. siram secara perlahan. Tempatkan tray di dalam ruangan yang mendapatkan akses matahari atau letakkan dibawah pohon yang cukup rindang sehingga bibit persemaian tidak terkena matahari langsung. Lakukan penjarangan bila bibit tumbuh terlalu berdekatan. Setelah 6-8 minggu bibit tomat siap untuk dipindahkan ke lahan atau polibag.

5. Pemeliharaan
Setidaknya ada 4 hal penting dalam pemeliharaan yaitu: 1) penyiraman, 2) pemupukan 3) pemberian mulsa dan 4) pemasangan lanjaran. 1) Penyiraman sebaiknya dilakukan setiap hari pada pagi atau sore hari, bila tanah nampak kering penyiraman bisa dilakukan lebih dari satu kali. Namun jangan membuat tanah terlalu basah karena akan mengundang penyakit yang disebakan jamur. 2) Pemupukan, tomat membutuhkan unsur P lebih banyak daripada unsur N. Gunakan pupuk SP-36 (P) dengan ukuran 2 kali lebih banyak daripada Urea (N) dan KCl (K); 2-1-1 (N-P-K). setelah ketiga pupuk itu dicampurkan, ambil 1 sendok teh dan taburkan mengelilingi pohon tomat pada jarak sekitar 10 cm dari pohon. Pemberian pupuk bisa diberikan tiap 2 minggu sekali. 3) Pemberian mulsa, bertujuan untuk menjaga kelembaban tanah dan mencegah pertumbuhan gulma/rumput. caranya letakkan potongan jerami atau daun atau kompos diatas permukaan tanah disekitar tanaman. 4) Pemasangan Lanjaran Pohon tomat sangat lunak sehingga membutuhkan penopang untuk tumbuh normal. ambil kayu atau tongkat dan letakkan di dekat pohon tomat. ikat pohon tomat ke lanjaran sehingga tanaman tidak rebah. Lanjaran bisa ditambahkan saat tomat mulai berbuah.

berukuran kecil berwarna putih. biasanya berada dibagian bawah daun. Aphid menghisap cairan tanaman sehingga tanaman akan merana karena kekurangan nutrisi. Cara pengendaliannya dengan memetik daun yang terserang dan membakar atau menanamkannya didalam tanah. Jika terpaksa maka gunakan pestisida berbahan aktif Diazinon misalnya Sidazinon yang banyak tersedia di toko pertanian. Penyakit penting tanaman tomat adalah daun keriting dan daun layu. Keriting bisa disebabkan oleh suhu yang terlalu panas. siramkan air dalam jumlah yg cukup. keriting bisa juga disebabkan oleh serangan Aphid. Layu daun disebabkan oleh serangan jamur. bila dibiarkan seluruh daun akan layu dan tanaman akan mati. Semprotkan fungisida (obat anti jamur) berbahan aktif mankozeb misalnya Sidazeb 80WP (dosis bisa dilihat pada kemasan).

4 . P e n an am an
Lakukan penanaman dengan mengambil bibit dari persemaian lengkap dengan akar dan tanahnya. tanamkan akar tomat ke dalam tanah dan pastikan semua bagian akar tomat tertutup tanah. tanaman yang ditanam kurang dalam akan menyebabkan tanaman gampang rebah. Sebagai starter, siramkan air yang telah dicampurkan urea ke sekitar tanaman. campuran ini dibuat dengan melarutkan 2-3 sendok teh urea ke 1 liter air. siramkan 1/2 liter air ke tiap tanaman. Perhatikan jarak penanaman. jarak tanam di lahan sebaiknya berkisar antara 30x30 cm, sedang penanaman di polibag jaraknya bisa diatur sesuai dengan ukuran tomat. Pastikan tanaman tomat tidak saling bersinggungan. Satu hal penting pada minggu 1-2 dari penanaman agar tanaman tidak mendapat matahari secara penuh, sebaiknya setelah tengah hari, tanaman diberi pelindung untuk menghindari panas yang berlebih yang bisa mematikan tanaman muda.
AgriEco-Development @2010

7. Panen
Bila ingin langsung dikonsumsi, pilihlah tomat yang berwarna merah segar. Namun bila akan disimpan terlebih dahulu, tomat sebaiknya dipanen saat buah mulai berwarna pink dan biarkan memerah di dalam penyimpanan. Hal ini bisa memperlama daya simpan tomat.

6. Hama dan Penyakit
Hama utama yang sering menyerang tomat adalah Aphid. Serangga ini

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->