P. 1
Laporan Eksperimen Fisika 1

Laporan Eksperimen Fisika 1

|Views: 402|Likes:
Published by andr4permana

More info:

Published by: andr4permana on May 30, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as TXT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/07/2013

pdf

text

original

Laporan Percobaan Eksperimen Fisika I Difraksi Laser oleh CD Sandra Permana ( 208 700 651 ) Prodi Fisika Saintek

UIN Sunan Gunung Djati, Bandung, Indonesia. E-mail : Chandra_rins@yahoo.co.id Tanggal Praktikum : 22 Mei 2010 Asisten : Donald Herry Pratama TUJUAN PRAKTIKUM Memahami prinsip difraksi pada CD (Compact Disc). Memperkirakan kapasitas data yang dapat disimpan dalam CD. ALAT DAN BAHAN Laser pointer (λ=633 nm) CD Busur derajat Kertas mi imeter b ok Layar trans usen Kamera digita Statip TEORI DASAR Pada CD, data tersimpan pada sejum ah apisan (mu ti ayered disks) yang terbuat dari bahan p astik. Setiap apisan terdiri dari sederet pit yang sangat keci ( berdiameter sekitar 500 nm) yang tersusun secara spira dari pusat disk ke arah uar. Jarak antar pit ada ah sekitar beberapa ka i diameter pit sehingga susunan ini (pada daerah recording) dapat mendifraksikan ge ombang cahaya tampak. Jarak antar pit dapat diukur me a ui pengamatan difraksi o eh ce ah pit pada CD mengg unakan aser dengan panjang ge ombang yang diketahui. Jum ah pit dapat diperkira kan dengan asumsi satu pit bersesuaian dengan area bujur sangkar dengan sisi sam a dengan jarak antar pit. Dengan demikian jum ah data yang dapat disimpan pada C D dapat diperkirakan dimana 1 byte = 8 bit. Gambar 3.2 Pit-Pit pada CD Difraksi aser o eh CD (Compact Disc) Apabi a aser di ewatkan pada permukaan CD, aser itu akan terdifraksi karena me ewati ce ah sempit antar pit yang ada pada CD, maka pada ayar akan ter ihat ba yangan ge ap dari ce ah itu dan seke i ingnya juga ter ihat garis-garis terang d an ge ap bergantian. Persamaan difraksi secara umum ada ah d sin θ=nλ〗 (1) dengan d = ebar ce ah, n= orde difraksi, θ= sudut yang dibentuk antara terang p usat dengan terang orde ke-n dan λ = panjang ge ombang aser. Se ain difraksi te rjadi pu a interferensi konstruktif yang terjadi apabi a persamaan 2 terpenuhi d imana λ ada ah panjang ge ombang cahaya, d ada ah jarak antar ja ur pit, θ_n ada ah sudut di antara garis norma kisi dan orde difraksi ke-n, dan θ_i ada ah s udut datang sinar aser (terhadap garis norma kisi / CD ). nλ=d(sin θ_n 〗-sin θ_i 〗 ) (2) Gambar 3.1 Skema Difraksi o eh permukaan CD METODA Percobaan ke-1 Metode yang digunakan pada percobaan ini dengan cara di etakan bagian CD yang me ngki at menghadap ke atas. Laser dipasang pada statip dan diarahkan ke permukaan CD dengan sudut kemiringan tertentu terhadap garis tegak urus terhadap CD. Lay ar di etakan dengan posisi berdiri tegak urus diatas CD. Sinar aser diarahkan pada permukaan CD sehingga terjadi difraksi o eh CD. Titik tempat cahaya hasi d ifraksi yang ter ihat pada ayar ditandai dengan spido dan kemiringan sudut dat ang (θi) diukur menggunakan busur derajat. Sudut hasi difraksi pada ayar diuku

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

   

 

   

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

   

 

 

 

 

   

     

 

 

 

 

        

   

 

 

 

 

           

 

 

 

 

     

r untuk dua orde pertama, yaitu θ1 dan θ2. Percobaan diu angi sebanyak 3 ka i. Percobaan ke-2 Metode yang digunakan pada percobaan ini dengan cara di etakan bagian CD yang me ngki at menghadap ke atas. Laser dipasang pada statip dan diarahkan ke permukaan CD dengan sudut kemiringan tertentu terhadap garis tegak urus terhadap CD. Lay ar di etakan dengan posisi berdiri tegak urus terhadap aser. Sinar aser diara hkan pada permukaan CD sehingga terjadi difraksi o eh CD. Titik tempat cahaya ha si difraksi yang ter ihat pada ayar ditandai dengan spido kemudian kemiringan tersebut diukur menggunakan busur derajat untuk dua orde pertama, yaitu θ1 dan θ2. Percobaan diu angi sebanyak 3 ka i. HASIL PERCOBAAN Percobaan ke-1 Gambar 5.1 pada ayar ter ihat hasi θ i ⁰ θ 1⁰ 35 9.5 40 9 38 11 Tabe 5.1. Data difraksi aser o eh CD

sin θ 1- sin θ i d (nm) d ̅(nm) 0.409 1547.68 1445.63 0.487 1299.79 0.485 1489.41 hasi pengamatan sudut datang terhadap jarak antar pit pada CD

θ i ⁰ 35 40 38

θ 2 ⁰ 36 26 42.5

sin θ 2- sin θ i 0.011 115090.91 0.205 6175.61 0.060 21100

d (nm) d ̅(nm) 47455.51

Percobaan ke-2 Gambar 5.2 titik terang pada ayar ada ah hasi difraksi aser o eh CD Tabe 5.1. Data Perc.ke θ1⁰ 1 34 2 17 3 35 Perc.ke 1 2 3 Luas CD hasi pengamatan sudut datang terhadap jarak antar pit pada CD sin θ 1 d (nm) d ̅(nm) 0.559 1132.38 1466.38 0.292 2167.81 0.576 1098.95

Dari hasi percobaan kedua, untuk difraksi orde pertama dipero eh d ̅=1466.38 nm. Atau d ̅=1466.38× 10〗^(-9) meter, sehingga uas pit ada ah d ̅^2=2150270.304× 10〗^(-18) m2 Jum ah pit =( uas CD)/( uas pit)=(1.00048× 10〗^(-2))/(2150270.304× 10〗^(-18)

 

θ 2⁰ sin θ 2 d (nm) d ̅(nm) 64 0.899 1408.23 1682.52 55 0.574 2205.57 62 0.883 1433.75 yang digunakan ada ah : 100.48 cm2 = 0.010048 m2=1.00048× 10〗^(-2)m2 PEMBAHASAN Dari hasi percobaan pertama, untuk difraksi orde pertama dipero eh d ̅=1445.63 n m. Atau d ̅=1445.63× 10〗^(-9) meter, sehingga uas pit ada ah d ̅^2=2089846.097× 10〗^(-18) m2 Jum ah pit =( uas CD)/( uas pit)=(1.00048× 10〗^(-2))/(2089846.097× 10〗^(-18) )=601001194 byte=601 MB untuk difraksi orde kedua dipero eh d ̅=47455.51 nm. Atau, sehingga uas pit ada ah : d ̅^2=2252025429× 10〗^(-18) m2 Jum ah pit =( uas CD)/( uas pit)=(1.00048× 10〗^(-2))/(2252025429× 10〗^(-18) )=557720 byte=0.57 MB

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

   

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

     

 

 

 

 

)=584112610 byte=584 MB untuk difraksi orde kedua dipero eh d ̅=1682.52 nm. sehingga uas pit ada ah : d ̅^2=2830873.55× 10〗^(-18) m2 Jum ah pit =( uas CD)/( uas pit)=(1.00048× 10〗^(-2))/(2830873.55× 10〗^(-18) )=443679301 byte=443 MB Persen kesa ahan percobaan menggunakan data yang pa ing mendekati iterature ada ah : (601-700)/700 =14.1% Kemungkinan kesa ahan pada proses percobaan yang di akukan bisa berasa dari fa ktor pengamatan yang kurang te iti, kurangnya kete itian pengamatan po a difraks i dan kesa ahan da am menentukan sudut. Se ain itu, karena adanya asumsi bahwa s atu pit itu bersesuaian dengan area bujur sangkar dengan sisi sama dengan jarak antar pit sedangkan bentuk CD itu ingkaran juga merupakan sa ah satu faktor pen yebab kesa ahan da am percobaan ini. Kepingan CD/DVD ada ah sebuah media tempat penyimpanan data atau program, dimana data pada CD/DVD hanya bisa dibaca o eh Optik Disk yang ada pada CD/DVD Room. P roses pembuatannya ada ah dengan cara menaruh se embar apisan p astik yang te a h disinari o eh sinar aser. Sinar aser itu akan membentuk semacam pit ( ubang) berukuran mikro – yang sangat keci seka i. Lubang- ubang itu akan membentuk de retan kode yang isinya berupa data. Seka i tercipta ubang, maka tidak bisa ditu tup agi. La u apisan p astik itu akan dibungkus agi o eh p astik cair yang be rguna sebagai pe indung dan pemantu . Semua itu prosesnya di akukan secara berta hap da am suatu mesin cetakan. Penyimpanan data pada CD membentuk ja ur Spira me ingkar dari bagian da am menu ju ke bagian uar. Setiap data digita yang ditu iskan ke CD akan meningga kan s eperti benjo an yang berbentuk ba ok dengan ukuran ebar 0.5 micron (1micron = 1 × 10〗^(-6)meter), panjangnya minima 0.83 micron (tergantung panjang datanya) dan tinggi 125 nanomater. (1 nanometer = 1× 10〗^(-9)meter). Benjo an seperti b a ok ini sering disebut sebagai pits yang nampak seperti embaran pita pada sisi a uminium. Akan tetapi apabi a pits ini disinari dengan aser, maka aser akan tetap membaca seperti benjo an – benjo an ba ok. Ukuran yang sangat keci seka i untuk ukuran manusia, seandainya track ini bisa dike uarkan dari spira nya maka akan didapatkan panjang pita +/- 5 kM. Data yang te ah dibaca o eh sinar aser ini ada ah data - data (berupa bit – bit ) digita . Dengan tehno ogi microcomputer yang te ah dipasang pada CD p ayer mak a data – data digita ini akan dio ah menjadi data yang bisa dimengerti dan se a njutnya data ini akan dikirimkan ke rangkaian e ektronik yang disebut dengan DAC (Digita to Ana og Converter). Ke uaran dari DAC ini dapat berupa musik, atau f i m tergantung dari jenis data yang disimpan. Dari hasi pengo ahan data yang te ah di akukan dipero eh data bahwa jum ah pit terbanyak yang terdapat pada CD yang digunakan da am percobaan ini sebanyak 4.80 8.009.552 buah pit atau sekitar 584112610 byte. SIMPULAN Prinsip kerja difraksi aser o eh pada permukaan CD terjadi karena aser me ewat i ce ah sempit antar pit yang ada pada CD, sehingga pada ayar akan ter ihat bay angan ge ap dari ce ah itu dan seke i ingnya juga ter ihat garis-garis terang da n ge ap secara bergantian. Se ain difraksi terjadi pu a interferensi konstruktif yang terjad pada permukaan CD. Berdasarkan data yang dipero eh, kapasitas data yang dapat disimpan da am CD yang kami ukur menggunakan difraksi aser dan mende kati iterature ada ah sebesar 601 MB dengan persen kesa ahan sebesar 14.1%. PUSTAKA [1] Gianco i, Doug as C. (2001). Fisika Edisi Ke ima Ji id 2 (Terjemahan). Jakar ta : Er angga. [2] Modu Eksperimen Fisika 1. (2010). Laboratorium Fisika Lanjut. ITB. [3] Yusrandihardja. (1995). Interferensi Frinji dari Moda Moda Laser. Pus itbang KIM LIPI. [4] E. Hecht. (2002). Optics. Adison Wes ey : New York. [5] T.E Coan. (1999). Diffraction and Compact Discs. Physic 1301.

 

 

 

 

 

 

 

     

   

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

   

   

 

 

 

 

 

 

 

   

 

   

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

   

 

 

 

 

   

 

   

   

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

   

   

   

 

 

   

 

 

 

 

 

   

 

 

 

   

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

   

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->