P. 1
Proses Input Output Level Manajemen Pada Perusahaan Multinasional : McDonalds

Proses Input Output Level Manajemen Pada Perusahaan Multinasional : McDonalds

|Views: 9,463|Likes:
Published by Ardiansyah Mahamel
Proses Input Output Level Manajemen Pada Perusahaan Multinasional : McDonalds
Proses Input Output Level Manajemen Pada Perusahaan Multinasional : McDonalds

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Ardiansyah Mahamel on Jun 03, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/19/2015

pdf

text

original

TUGAS MATA KULIAH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

SISTEM INFORMASI PADA LEVEL MANAJEMEN PERUSAHAAN MULTI NASIONAL MC DONALD’S CORPORATION

Disusun oleh: MUHAMMAD ARDIANSYAH LASTIANUR 0711011020 MANAJEMEN

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS LAMPUNG 2010

PENDAHULUAN

1. Sistem Informasi Manajemen

Sistem Informasi Manajemen dapat didefinisikan sebagai kumpulan dari interaksi sistem-sistem informasi yang bertanggung jawab mengumpulkan dan mengolah data untuk menyediakan informasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen di dalam kegiatan perencanaan dan pengengendalian di dalam setiap perusahan baik nasional maupun multinasional. Menurut teori terdapat 4 aplikasi sistem informasi manajemen yang paling dikenal dalam level manajemen perusahaan yang menjadi dasar dalam pelaksanaan proses sistem pengendalian manajemen antara lain :

1. Transaction

Processing

System

(TPS)

:

adalah

sistem

informasi

yang

dikembangkan untuk memproses data-data transaksi dalam jumlah besar (data base) untuk transaksi bisnis rutin secara operasional perusahaan dan inventarisasi yang dilakukan secara konsisten.
2. Process Control System (PCS) : adalah level manajemen yang melibatkan statistika

dan teknik yang melibatkan pembuatan mekanisme dan algoritma untuk mengendalikan keluaran dari suatu proses tertentu dan bekerja pada sistem administrasi perusahaan yang dalam aplikasinya bertanggung jawab pada keberlangsungan perusahaan secara administratif, melakukan job description, melakukan payroll atau sistem gaji terpadu, dan sebagainya.
3. Decision Support System (DSS) : merupakan middle management di dalam

perusahaan yang dikembangkan secara khusus untuk membantu manajemen dalam proses pengambilan keputusan jangka pendek, target laba, target penjualan, trend pasar berdasarkan trend produk, inovasi produk, dan sebagainya.
4. Expert Support System (ESS) : adalah top level pada piramida perusahaan, yang

mana menjalankan tugasnya sebagai staf ahli atau expert staff yang melakukan

keputusan jangka panjang, jenis produk yang dilakukan dalam kegiatan usaha, jenis bidang usaha yang dilakukan, dan sebagainya.

Keterangan :

4 3 2 1

1. Transaction Processing System

(TPS) Manajemen tingkat bawah dan Bagian operasional
2. Process Control System (PCS)

Manajemen tingkat menengah
3. Decision Support System (DSS)

Manajemen tingkat atas menengah
4. Expert Support System (ESS)

Manajemen tingkat atas

Setiap tingkatan pada level manajemen diberi nama seperti yang diberikan oleh ahli teori manajemen Robert N. Anthony : 1. Tingkat paling atas dan atas menengah sebagai tingkat perencanaan strategis jangka panjang dan jangka pendek 2. Tingkat menengah sebagai tingkat manajemen control 3. Tingkat paling rendah sebagai tingkat kontrol operasional Manajemen tingkat atas  Membutuhkan informasi dari dalam maupun luar organisasi tetapi hanya membutuhkan rangkuman/ringkasan yang telah disaring dan di presentasikan dalam bentuk yang bagus  Dibantu komputer yang berfungsi sebagai ESS(Executive Support System)

Manajemen tingkat menengah  Manajer dari departemen komputer yang mengurusi arus keluar masuk dan pengumpulan data dari departemen lain (pemasaran, keuangan, akuntansi, dll)  Membutuhkan komputer yang mampu menganalisis dan membantu membuat keputusan (DSS), peralatan perkantoran dan komunikasi yang dapat dipakai semua agar keputusan dapat diambil lebih efisien Manajer bagian operasi  Mengutamakan proses transaksi dan penyimpanan data  Membutuhkan komputer yang mempunyai kapasitas penyimpanan yang besar dan kecepatan tinggi

2. Multinational Company

Multinational Company atau yang dikenal dengan Perusahaan Multinasional adalah perusahaan yang berusaha di banyak negara; perusahaan ini biasanya sangat besar. Perusahaan seperti ini memiliki kantor-kantor, pabrik atau kantor cabang di banyak negara. Mereka biasanya memiliki sebuah kantor pusat di mana mereka mengkoordinasi manajemen global. Perusahaan multinasional yang sangat besar memiliki dana yang melewati dana banyak negara. Mereka dapat memiliki pengaruh kuat dalam politik global, karena pengaruh ekonomi mereka yang sangat besar bagai para politisi, dan juga sumber finansial yang sangat berkecukupan untuk relasi masyarakat dan melobi politik. Karena jangkauan internasional dan mobilitas PMN, wilayah dalam negara, dan negara sendiri, harus berkompetisi agar perusahaan ini dapat menempatkan fasilitas mereka (dengan begitu juga pajak pendapatan, lapangan kerja, dan aktivitas ekonomi lainnya) di wilayah tersebut. Untuk dapat berkompetisi, negara-negara dan distrik politik regional

seringkali menawarkan insentif kepada PMN, seperti potongan pajak, bantuan pemerintah atau infrastruktur yang lebih baik atau standar pekerja dan lingkungan yang memadai. Banyak contoh perusahaan multinasional yang terdapat di Indonesia dan memiliki brand-brand terkenal seperti, seperti Apple, Unilever, Circle K, Coca Cola Company, Mc Donald’s, Kentucky Friend Chicken, Pizza Hut, Adidas, Honda, Panasonic, Walt Disney Company, dan lain sebagainya. Hampir semua perusahaan multinasional yang ada tersebut dikenal baik oleh masyarakat secara luas. Salah satu yang paling dikenal masyarakat Indonesi adalah Mc Donald’s, yang akan saya bahas dalam paper saya kali ini, yang berjudul Sistem Informasi Pada Level Manajemen Perusahaan Multi Nasional Mc Donald’s Corporation.

PEMBAHASAN A. Sejarah Perusahaan Sejak didirikan pada tahun 1940 oleh dua bersaudara Dick dan Mack McDonald’s di San Bernardino, California, yang memperkenalkan konsep pelayanan “Speedy Service System” (www.mcdonald’s.com) pada tahun 1948, McDonald’s terus berusaha menjadi restoran Quick Service terbesar di dunia. Hal ini tidak lepas dari peran Ray Kroc, seorang pengusaha yang pada tahun 1954 menawarkan suatu bentuk kerja sama untuk kepada menjual McDonald’s restoran bersaudara dimana Ray berniat McDonald’s dengan suatu sistem yang kemudian dikenal dengan nama Franchise. Akhirnya, pada sekitar tahun 1955 Ray Kroc mulai menjual waralaba McDonald's dan untuk pertama kalinya perusahaan fast food (siap saji) di San

Bernandino, California menggunakan sistem franchise (waralaba). Sistem waralaba ini muncul dalam suatubentuk yang mirip dengan yang kita saksikan sekarang, yaitu sebuah rancangan permasalahan yang disusun dengan seksama dan didokumentasikan secara lengkap dengan perjanjian-perjanjian mendetail antara perusahaan dalam hal ini adalahMcDonald's dengan perusahaan yang akan beraliansi. Hingga saat ini McDonald's Corporation bersama dengan franchise dan cabangcabangnya telah berjumlah lebih dari 14.000 restoran. McDonald's melayani lebih dari 22juta orang setiap harinya atau sekitar 14.000 tamu setiap menitnya dan menjadi jaringan restoran terbesar di dunia dan paling dominan. Tidak diragukan lagi kalau hal ini menjadikan McDonald's sebagai organisasi bergerak di bidang makanan yang terbesar di dunia. Salah satu cara untuk mendapatkan SDM yang memenuhi kriteria, maka McDonald’s telah memiliki pusat pelatihan sendiri yaitu Hamburger University yang berlokasi di Oakbrook Illinois, yang telah mencetak lebih dari 7000 manajer di seluruh dunia. Restoran McDonald's hadir di Indonesia pada tahun 1991 dan merupakan negara ke 70 dari McDonald's seluruh dunia. H. Bambang N. Rahcmadi Msc MBAadalah warga negara Indonesia pertama yang berhasil mendapatkan hak master franchise dari McDonald's Corporation dengan mengalahkan 13.000 pesaing. Sampai sekarang beliau bertindak sebagai Presiden Direktur McDonald's Indonesia. Sebelum membuka restorannya yang pertama di Sarinah-Jakarta, H. Bambang Rahcmadi Msc MBA diwajibkan mengikuti training selama 1 tahun di Australia, Amerika Serikat, Malaysia dan Singapura. Dalam masa training tesebut beliau melakukan semua pekerjaan di restoran McDonald's dari yang paling sederhana termasuk membersihkan toilet sampai ke tingkat manajerial, kemudian menerapkan semuanya di Indonesia. Tepat pada 22 Februari 1991, restoran McDonald's di Sarinah Thamrin Jakarta beroperasi dengan mempekerjakan 460 crew dan 26 manajer. Perkembangan McDonald's Indonesia dalam 10 tahun ini dinilai sangat cepat. Sampai saat ini restoran McDonald's Indonesia telah berjumlah 109 restoran dengan jumlah karyawan seluruhnya mencapai sekitar 8000 orang yang sebagian besar lulusan SLTA. Sampai saat ini McDonald's telah memiliki lebih dari 100 outlet yang tersebar di kota kota besar di Indonesia. Kesuksesan yang dimiliki franchise Mc Donald's Indonesia

adalah berkat standarisasi serta penjagaan kualitas yang ketat serta adaptasi produk di negara di mana franchise McDonald's berada.

B. Visi, Misi Dan Tujuan Perusahaan • Visi Perusahaan

Visi dari McDonald's baik McDonald's Internasional maupun McDonald's Indonesia adalah to be the world’s best quick service restaurant experience (Menjadi restoran cepat saji yang paling berpengalaman , paling cepat melayani dan terbaik di seluruh dunia), yang mana mengandung arti :  Untuk McDonald's sendiri : Menjadi terbaik berarti menjadikan “The Golden Arches” dipercaya dan dihargai di seluruh dunia.  Untuk Pelanggan : Menjadi terbaik berarti melayani pelanggan sesuai dengan QSC&V dan pelanggan dapat menikmati produk McDonald's yang memiliki keunikan tersendiri pada setiap kunjungan mereka di seluruh McDonald's dan McDonald's dapat membuat pelanggan tersenyum.  Untuk Komunitas Di Sekitar McDonald's : Menjadi terbaik berarti membuat mereka bangga atas keberadaan McDonald's di lingkungan mereka karena McDonald's merupakan perusahaan yang memiliki tingkat sosial dan tanggung jawab yang tinggi. Dunia menjadi tempat yang lebih baik karena keberadaan McDonald's.  Untuk Pemilik : Menjadi terbaik berarti memberikan peluang untuk mencapai kesuksesan dan mengembangkan modal sebagai pemilik dari bisnis ini dan menjadi rekan kerja yang memiliki kolaborasi kerjasama yang baik.  Untuk Karyawan : Menjadi terbaik berarti memberikan peluang, kompensasi kerja yang baik, pengembangan dan pelatihan kerja, dan pekerjaan yang berarti bagi seluruh karyawan.  Untuk Suppliers : Menjadi terbaik berarti investasi mereka akan berkembang menjadi bisnis yang profitable bersama McDonald's dan akan menjadi patner terbaik dalam bisnis ini.  Untuk Pemegang Saham : Menjadi terbaik berarti berkembang dengan keuntungan yang paling baik dan paling besar pada industri ini.

 Untuk Alliance Partners : Menjadi terbaik berarti bahwa McDonald's bekerja sama dengan organisasi yang bagus dan dikenal di dunia, seperti Coca Cola, Disney dan The Olympics dalam rangka menjalin kerjasama, memperluas kerjasama, dan mempertahankan kepemimpinan McDonald's.

Misi Perusahaan Misi dari McDonald's baik McDonald's Internasional maupun McDonald's Indonesia adalah “Memahami tentang misi kami dan bagaimana menjadikannya menjadi kenyataan pada restoran McDonald's”.

Tujuan Perusahaan Tujuan dari McDonald's baik McDonald's Internasional maupun McDonald's Indonesia adalah :  Suatu sistem yang mampu menyediakan jasa makanan di dunia dengan lebih dari 50.000 restoran.  Brand McDonald's menyentuh siapa saja, kapan saja, dan di mana saja saat kita melakukan bisnis.  McDonald's sebagai tempat bekerja yang terbaik untuk setiap orang yang ada di seluruh dunia.  Restoran dimana setiap pelanggan tersenyum dan merasa spesial.  Makanan yang paling baik di kelasnya dengan penyajian yang istimewa dan menu makanan yang beragam.  Organisasi yang memiliki hubungan kerja yang baik dan kuat antara pemilik, pemasok barang, dan perusahaan.  Brand yang sukses dan memberikan kontribusi pada pemilik, pemasok barang dan perusahaan.

3. Struktur Organisasi

Struktur organisasi perusahaan yang terlihat diatas adalah struktur secara global dimana perusahaan Mc Donald’s berada di Indonesia. Penyusunannya pun sesuai dengan level sistem informasi manajemen yang kita bahas pada bagian pendahuluan Job Description 1. Store Manager

Merupakan pemimpin tertinggi dimana mengepalai seluruh manajemen dan operational outlet atau dengan kata lain merupakan wakil owner dimana mempunyai tanggung jawab terhadap keseluruhan jalannya operational outlet dan maju mundurnya perusahaan. 2. First Manager Merupakan asisten Store Manager dalam melaksanakan kegiatan keseluruhan operasional outlet. First manager lebih difokuskan terhadap jalannya operasional seperti misalkan menggantikan peran Store Manager jika ia berhalangan. 3. Second Manager

Second Manager disini bukan lain adalah Human Resources Development Manager atau Manajer Sumber Daya Manusia. Tugas mereka adalah mengawasi jalnnya operasional tiap shift yang berada dibawahnya. Mengatur jadwal kerja dan staffing, menangani keluhan, memberikan training dan sebagai penyambung komunikasi antara crew dengan manajemen ataupun sebaliknya. 4. Junior Finance Manager Merupakan asisten Store Manager dalam hal penanganan keuangan, pembukuan, serta semua administrasi secara mingguan ataupun bulanan, bahkan tahunan. 5. Junior Marketing Manager Merupakan asisten Store Manager dalam hal promosi dan penjualan. Menangani reservasi untuk acara-acara khusus seperti ulang tahun dan lain-lain. 6. Crew Leader Sebagai wakil Second Manager yang bertanggung jawab dan mengkoordinasi kinerja karyawan/crew, yang mana posisinya setara dengan supervisor. 7. Crew Melaksnakan kegiatan operasional menurut jadwal kerja yang sudah ditentukan. Dimana untuk Counter bertugas untuk melayani tamu yang dating, taking order dari tamu dan menyampaikan ke meja kitchen. Untuk Kitchen sendiri mempunyai tugas mengolah bahan mentah menjadi barang jadi. Delivery menerima pesanan tamu yang memesan dari rumah dan mengantarkannya ke rumah tamu yang memesan tadi. Begitu pula dengan layanan Drive Thru dimana melayani tamu jalan yaitu tamu yang tidak turun dari kendaraan. Sedangkan untuk Lobby mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk menjaga kebersihan keseluruhan outlet termasuk toilet, area makan tamu, kitchen, dan juga sebagai pembuka pintu atau door man. Struktur organisasi yang digunakan oleh McDonald's adalah struktur organisasi lini/garis. Dengan menggunakan tipe organisasi ini, maka perintah dalam perusahaan mengalir dari Store Manager turun ke 1st Asistant Manager turun ke 2nd Asisstant Manager turun ke Junior Manager turun ke Trainee Manager turun ke Crew Leader dan lini paling bawah adalah Crew. Di luar lini tersebut juga terdapat STAR, C/S dan VIP yang bertanggung jawab penuh pada Store Manager. Store Manager selanjutnya bertanggung jawab kepada

Operation Consultant. Operation Consultant akan bertanggung jawab kepada Operation Manager dan Operation Manager akan bertanggung jawab kepada Head Office Jakarta. Dari paparan stuktur organisasi di atas kita dapat menentukan level manajemennya dan menjelaskan input-proses-output yang terjadi dari masing-masing level tersebut. Berikut klasifikasi level manajemen berdasarkan Job Description yang ada di struktur perusahaan multinasional restoran cepat saji Mc Donald’s Indonesia :

1.

Transaction Processing System (TPS) / Manajemen tingkat bawah dan

Bagian operasional : Crew : counter, kitchen, delivery, drive thru, lobby
2.

Process Control System (PCS) / Manajemen tingkat menengah

Crew Leader (Supervisor)
3.

Decision Support System (DSS) / Manajemen tingkat menengah atas

Marketing Manager, Finance Manager, Second Manager (Human Resources Development Manager)
4.

Expert Support System (ESS) / Manajemen tingkat atas

Store Manager dan First Manager

 Tabel Penjelasan Job Desciption Pada Setiap Level Manajemen LEVEL TPS INPUT Costumer Daftar menu yang PROSES Menerima pesanan yang dipesan oleh costumer Meneruskan ke crew Bagian kitchen bagian kitchen menyiapkan makanan ditawarkan termasuk contentnya yang terdiri dari harga, jumlah, dan lain-lain OUTPUT Memberikan pelayanan yang terbaik sesuai dengan standar yang diterapkan oleh perusahaan Mc Donald’s yaitu berupa mutu, pelayanan,

sesuai dengan pesanan costumer Menerima

kebersihan dan nilai (Quality, Service, Cleanliness, and Value) Memberikan

permintaan pelayananpelayanan khusus dari costumer seperti pesta ulang tahun dll

kepuasan kepada costumer setiap berkunjung di restoran Mc Donald’s Memberikan kinerja karyawan yang baik bagi perusahaan Sebagai pendukung

pelaksana data catatan PCS Karyawan (Crew) Coaching dari Mengawasi dan Memberikan pelayanan perusahaan - Menghasilkan kinerja crew (karyawan) yang positif sesuai dengan pelayanan perusahaan Memiliki data catatan perkembangan Menghandle hal-hal dan jumlah crew yang ada dibawahnya Memiliki laporan teknis yang terjadi di lapangan di meja kitchen, counter, sampai drive thru harian, mingguan, dan bulanan yang diserahkan kepada second manager atau manajer SDM

memantau kinerja crew catatan-catatan khusus berdasarkan prestasi kerja crew

Second Manager

DSS

• Marketing Manager : - Memahami Segmentasi Pasar - Memiliki Penetapan Pasar Sasaran - Melakukan Penempatan Produk - Memiliki datadata mengenai produk yang dijual serta layanan khusus yang ditawarkan - Memiliki target penjualan dalam jangka waktu tertentu - Memiliki dan memahami brand image yang dimiliki perusahaan serta konsep iklan dan program dalam setiap advertising - Menerima pesanan dari costumer yang berhubungan dengan acara Mc Donald’s - Menerima tawaran kerjasama dengan pihak lain

• Marketing Manager : - Identifikasi dasardasar segmentasi pasar sesuai dengan model yang berlaku - Mengembangkan profit setiap segmen - Promosi Public Relation, yaitu melalui hospitality dengan memberikan pelayanan yang lebih kepada pelanggan melalui magic moment - Advertising, yaitu melalui above the line : kerja sama dengan stasiun radio lokal dan below the line : spanduk, poster, brosur, standing banner, hanging mobile, translite, back drop - Show Case, yaitu berupa merchandise mcdonald's • Finance Manager : - Analisa data penjualan dan transaksi keuangan lainnya - Menguatkan strategi

• Marketing Manager : - Memiliki data pencapaian target penjualan produk selama bulanan, triwulan, dan tahunan. Mencapai target perusahaan atas promosi-promosi yang dilakukan sehubungan dengan paket perusahaan Memiliki data yang akurat berdasarkan penjualan sehingga dapat melakukan kebijakan yang tepat berhubungan dengan penjualan Mencatat perkembangan data konsumen dan member komunitas Mc Donald’s

• Finance Manager : Menghasilkan data

akhir laporan keuangan perusahaan secara

• Finance Manager : - Memiliki data penjualan dan segala macam transaksi keuangan di dalam perusahaan

keuangan untuk meningkatkan laba perusahaan • Second Manager / HRD Manager - Memiliki dasar-

termin waktu yang ditentukan Terdapat laporan laba perusahaan secara berkala • Second Manager / HRD Manager Memiliki

• Second Manager / HRD Manager Memiliki data

dasar pelatihan secara baik dan benar dengan melatih sendiri karyawan dan calon manajer di tempat didik khusus yang dibangung oleh Mc Donald’s company, yaitu Hamburger University - Memiliki rencana untuk program sertifikasi yang akan mengatur cara karyawan dalam jenjang karirnya sebagai crew ke tingkat manager - Mendapatkan karyawan-karyawan baru yang sesuai standar dan kualitas. karyawan-karyawan dan manajer perusahaan yang sesuai dengan standar aspekaspek operasi McDonald's berupa mutu, pelayanan, kebersihan dan nilai (Quality, Service, Cleanliness, and Value) - Menghasilkan laporan perkembangan kinerja karyawan berdasarkan training yang dilakukan

karyawan berdasarkan posisinya di perusahaan Menentukan jadwal perekrutan karyawan baru dan kriteria yang dibutuhkan sesuai dengan standar Mc Donald’s Menentukan jadwal pelatihan training bagi para karyawan Mengkordinir masalah transfer gaji karyawan atau payroll Penentuan jadwal

jam kerja serta shift bagi seluruh karyawan

ESS

• First Manager - Bersinergi dengan Store Manager dalam menjalankan perusahaan • Store Manager - Menentukan lokasi dimana cabang akan ditentukan dan mekanisme jalannya perusahaan - Menentukan strategi jangka panjang yang akan dilakukan oleh perusahaan

• First Manager - Melakukan analisa secara strategi yang akan dilakukan bagi perusahaan • Store Manager - Melakukan analisa secara strategi yang akan dilakukan bagi perusahaan

• First Manager - Menjadikan perusahaan sukses dan memiliki manajemen yang diharapkan sesuai dengan perusahaan • Store Manager - Menjadikan perusahaan sukses dan memiliki manajemen yang diharapkan sesuai dengan perusahaan

4. Perumusan Strategi Berdasarkan Analisis SWOT • Strengths 1. Mc Donald mempunyai a strong global presence dengan kompetiror domestik terdekat yang hanya berukuran separuhnya, Mc Donald merupakan pemimpin pasar (market leader) baik secara domestik, maupun internasional 2. Keuntungan Mc Donald's berasal dari pengurangan biaya melalui skala ekonomi, karena ukurannya yang sangat besar dan keberadaannya secara global memungkinkan untuk menetapkan risiko yang bervariasi yang melibatkan keadaan ekonomi dari negara tertentu 3. Outlet perusahaan ditempatkan di wilayah yang strategis dan mudah dijangkau 4. Adanya pengakuan atas merk (brand recognition)

5. Kesuksesan dalam periklanannya, seperti adanya kata “I'm Loving It” dalam setiap pemasarannya 6. Adanya Kekuatan kerjasama dengan perusahaan lain, seperti dengan Coca-Cola 7. Tempat penjualan yang bersih dan adanya tempat bermain untuk anak-anak mempunyai daya tarik tersendiri 8. Adanya pelatihan yang profesional dengan didirikannya “Hamburger University” 9. Perusahaan yang telah mengglobal 10. Aktif dalam kegiatan amal untuk anak-anak 11. Menyesuaikan resep dan produk yang ditawarkan dengan standar kesehatan yang ditetapkan oleh USDA 12. Pendapatan tidak hanya dari penjualan makanan cepat saji, tapi juga dari investasi properti, franchiser of restaurant 13. Adanya sistem delivery order yang mudah digunakan oleh konsumennya yaitu dengan menelpon 14045. • Weakness 1. Harga yang kurang kompetitif, sehingga dapat mengurangi kemampuan perusahaan untuk meningkatkan pendapatan 2. Inovasi terhadap produk kurang memiliki spesifikasi tertentu 3. Management of franchises kurang memperhatikan integritas klien 4. Teknik pemsaran atau periklanan yang hanya diutamakan pada anak-anak. • Opportunities 1. Perusahaan dapat melakukan penjualan online sehingga memberikan kemudahan bagi pelanggan dan juga menambah feature-feature dalam pelayanan 2. Merubah trend kebiasaan makan ke arah makan yang lebih sehat 3. Mengembangkan secara terus menerus pangsa pasar terutama untuk generasi muda dan kelompok yang telah berumur 4. Melakukan pengawetan dengan bahan-bahan alami, sebagai bagian dari strategi pemasaran dan periklanan

5. Menciptakan produk baru. Meneruskan untuk menggunakan teknologi untuk mempengaruhi strategi pendapatan, seperti menggunakan pesan singkat untuk mengantarkan pesanan khusus.

Threat 1. Adanya fluktuasi terhadap nilai mata uang asing 2. Industri makanan cepat saji merupakan sektor yang sangat kompetitif sehingga persaingan juga semakin ketat 3. Persamaan strategi dengan perusahaan 4. Adanya tekanan dari beberapa pihak mengenai makanan cepat saji dengan masalah obesitas 5. Bagi konsumen yang sadar akan gizi, makanan cepat saji merupakan makanan yang kurang sehat 6. Adanya ancaman dari kompetitor local di negara yang berbeda-beda 7. Industri ini berada pada siklus mature dan merupakan industri yang cepat mengalami kejenuhan 8. hanya menyimpan waktu pelanggan yang sangat berharga, namun juga meningkatkan energi pelanggan.

5.

Solusi menghadapi kelemahan dan ancaman 1. (Products) Menambahkan lebih banyak rasa atau tipe baru dari makanan cepat saji yang dapat membedakannya dengan kompetirors 2. (Products) Merubah menu di beberapa negara, menambahkan beberapa makanan dengan rasa lokal dan menghilangkan beberapa makanan yang tidak popular 3. (Products) Mengembangkan lini produk baru yang fokus pada makanan organik dan sehat (zero trans-fat) 4. (Products) mengubah lini produk coca-cola yang lebih sehat (Diet, Coffinfree, etc)

5.

(Products & Services) Menyediakan makanan segar dengan tempat yang bersih dan menyenangkan anak-anak dengan mainan dan fasilitas tempat bermain serta membuat senang dan nyaman pelanggan dewasa

6.

(Promotion, Products) mempromosikan Mc Donnald “bestseller” –Fries and Big Mac, mengembangkan beberapa makanan spesial yang baru untuk keluarga dan untuk remaja

7.

(Products & Service + Branding) Menjaga kebersihan lingkungan (restoran) dan menjaga keamanan anak-anak, serta membuatnya senang selama bermain di arena permainan, mempromosikan untuk anak-anak serta berusaha menarik kelompok yang telah berumur, menggunakan bintang lokal yang populer untuk menarik usia muda

8.

(Products & Promotion & Pricing) meningkatkan lain seperti melakukan pembentukan format baru ataupun dalam mengembangkan menu makanan

9. (Promotion+Place). Explore pasar baru di luar negeri melalui periklanan dan promosi yang intensif dan agresif 10. (Promotion + Branding) melakukan promosi dan periklanan bersama-sama dengan coca-cola untuk menarik penggemar coca-cola 11. (Promotion + Branding) Menetapkan dan memperbaiki nama baik diantara kompetitor promosi secara agresif 12. (Promotion & Branding) Promosi secara teratur; Memberikan kesan pada McDonalds dengan pelayanan yang lebih baik dan pengalaman makan yang menyenangkan 13. (Branding) meningkatkan brand recognity melalui strategi yang melampirkan emotion secara berkelanjutan 14. (Services + Branding) Memberikan kesan yang profesional saat memasuki pasar baru 15. (Service, Branding) Memberikan kesan yang profesional saat memasuki pasar baru dan memberikan peningkatan layanan yang berkelanjutan 16. (Service) Membuka Hamburger University untuk perspektif manajer dan pekerja yang unggul serta meningkatkan kualitas pekerja secara keseluruhan 17. (Pricing & Placement) Beralih ke pemasok lokal sehingga mempunyai biaya transportasi yang rendah, menggunakan software untuk mengontrol dan

memonitor inventory sehingga dapat menurunkan biaya persediaan, sehingga perusahaan akan mampu dalam memperbaiki atau meningkatkan keuntungan dengan harga yang rendah 18. Service & Management) Lebih tertarik pada investasi langsung di negara yang baru dan memilih secara cermat franchiser yang baru/ join verture partnet dan mengevaluasinya secara teratur dan periodic 19. (Pricing) Menyediakan makanan organik dengan harga kompetitif untuk menarik organic foods fans.

PENUTUP

Perusahaan Mc Donald’s sebagai perusahaan multinasional yang hampir ada diseluruh negara, telah menjadi restoran cepat saji paling terkemuka di dunia, yang mengedepankan pada sistem franchise. Dengan pengaturan struktur manajemen yang sesuai standar Mc Donald’s Corporation, menjaga kualitas mutu, mengembangkan sistem pelayanan, kebersihan, dan nilai-nilai, serta penyesuain sajian dan program counter sesuai dengan daerah negara masing-masing dimana perusahaan berada, Mc Donald’s telah berhasil menjadi restoran terkemuka nomor 1 di Amerika, bahkan bisa di negara-negara lainnya seperti di Eropa dan Asia. Di Indonesia pun, konsep pasar yang disesuaikan kepada masyarakat Indonesia, yang kebanyakan remaja serta tidak lupa dengan tetap menjaga market concept di kalangan anak-anak di sisi promosi dan branding image nya. Dan sudah sewajarnya bahwa setiap perusahaan yang memiliki level manajemen dan sturktur organisasinya tetap menjalankan suatu Sistem Informasi Manajemen yang melalui tahapan Input-Proses-Output, yang nantinya menjadi standar evaluasi kerja perusahaan dalam menerapka rencana-rencana strategis dengan menggunakan berbagai macam metode evaluasi seperti analisis SWOT, metode data primer, metode data sekunder, dan lain sebagainya.

REFERENSI P., Dewi Tri T, dkk. 2009 . Analisis Kasus McDonald’s . Surakarta : Universitas Sebelas Maret. Vanilla Cracker's Blog

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->