P. 1
Logam Dan Paduan Nonferro

Logam Dan Paduan Nonferro

|Views: 1,529|Likes:
Published by tyobluesi

More info:

Published by: tyobluesi on Jun 06, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/04/2013

pdf

text

original

LOGAM DAN PADUAN NONFERRO : Produksi, SifatProduksi, Sifatsifat Umum, dan Aplikasi mum

,

Pemilihan Bahan dan Proses HENI PRASUTIO 5315077639

Pendahuluan
Logam dan Paduan Nonferrous terdiri dari berbagai jenis seperti alumunium, tembaga, dan magnesium, tungsten, tantalum, molibdenum, dll. Logam bukan besi dan paduan memiliki banyak kegunaan karena mempunyai sifat-sifat seperti ketahanan korosi, mempunyai ketahanan panas yang tinggi, dan konduktivitas listrik, kepadatan rendah, dan mudah dibentuk.

Lanjutan« Lanjutan«
Bab ini menguraikan: y Metode produksi untuk logam nonferrous. y Sifat fisik dan mekanik logam dan paduan nonferrous serta relevansinya. y Aplikasi paduan. y Paduan Shape-memory, paduan amorf, dan nanomaterials, dan penggunaan-nya yang unik.

Aluminium dan Paduannya
Aluminium ialah logam paling berlimpah. Faktor yang penting dalam memilih aluminium (Al) dan paduaannya adalah kekuatan tinggi untuk rasio berat, ketahanan terhadap korosi oleh banyak bahan kimia, konduktivitas termal dan listrik yang tinggi, nontoksisitas, reflektifitas, penampilan, dan kemudahan formability dan machinability; aluminium juga non magnetik.

Aplikasi (Penggunaan)
Penggunaan utama aluminium dan paduannya: yWadah dan kemasan (kaleng dan aluminium foil) yKonstruksi bangunan dan jenis lainnya yTransportasi, (pesawat dan aplikasi ruang angkasa, bus, mobil, gerbong kereta api, dan kapal laut) yAlat-alat listrik

Lanjutan« Lanjutan«
barang-barang konsumen (peralatan, memasak, dan mebel), dan alat portable. Berkaitan dengan struktural komponen (beban), 82% dari pesawat Boeing 747 dan 70% dari pesawat Boeing 777 adalah aluminium.

Lanjutan« Lanjutan«

Karakteristik Aluminium

Lanjutan« Lanjutan«

Paduan Aluminium Tempa
Penandaan paduan aluminium tempa y 1xxx ² alumunium murni y 2xxx ² tembaga (duralumin) y 3xxx ² mangan y 4xxx ² silikon (silumin) y 5xxx ² magnesium y 6xxx ² magnesium dan silicon y 7xxx ² seng y 8xxx ² element lain

Paduan Aluminium tuang
Penandaan paduan aluminium tuang y 1xx.x ² alumunium 99 % y 2xx.x ² alumunium-tembaga y 3xx.x ² alumunium- silikon (dengan tembaga atau magnesium) y 4xx.x ² alumunium-silikon y 5xx.x ² alumunium-magnesium y 6xx.x ² seri tidak dipakai y 7xx.x ² alumunium-seng y 8xx.x ² alumunium-timah

Produksi aluminium

Magnesium dan paduannya
Magnesium (Mg) adalah logam teknik ringan yang ada, dan memiliki karakteristik meredam getaran yang baik. Paduan ini digunakan dalam aplikasi struktural dan nonstruktural dimana berat sangat diutamakan. Magnesium juga merupakan unsur paduan dalam berbagai jenis logam nonferro.

Karakteristik Magnesium

Penandaan Magnesium
Sebagai contoh, ambil paduan AZ91C-T6:
Elemen paduan yang utama adalah aluminium (A pada 9%, dibulatkan) dan seng (Z pada 1%). y C, huruf ketiga dari alfabet, menunjukkan bahwa paduan ini adalah standar yang ketiga. y T6 paduan ini menunjukkan bahwa larutan telah direaksikan.
y

Aplikasi Magnesium
Paduan magnesium khusus digunakan di dalam pesawat terbang dan komponen rudal, peralatan penanganan material, perkakas listrik portabel, tangga, koper, sepeda, barang olahraga, dan komponen ringan umum. Paduan ini tersedia sebagai produk cor/tuang (seperti bingkai kamera) atau sebagai produk tempa (seperti kontruksi dan bentuk balok/batangan, benda tempa, dan gulungan dan lembar plat).

Lanjutan« Lanjutan«

Produksi
Magnesium adalah elemen terbanyak kedelapan yang membentuk 2% berat kerak bumi serta merupakan unsur terlarut ketiga terbanyak pada air laut. Magnesium pertama kali diproduksi pada tahun 1808. Magnesium klorida yang diperlukan diperoleh dari air garam dan reaksi magnesium hidroksida (dari air laut atau dolomit) dengan asam klorida.

Lanjutan...
Proses pemurnian magnesium dapat dilaku-kan dengan metode thermal atau electrolitik.

Tembaga dan Paduannya
Pertama kali diproduksi pada sekitar 4000 SM, tembaga (Cu, dari Cuprum) dan paduaannya memiliki sifat yang agak mirip dengan aluminium dan paduannya. Tembaga mudah diproses dengan berbagai proses pembentukan, permesinan, pengecoran, dan teknik penggabungan.

Penandaan Tembaga
Dalam Unified Numbering System, tembaga diidentifikasi dengan huruf C. Misalnya, peluru kuningan adalah C26200, menggantikan penomoran tiga digit kuno dari CDA 262 (Copper Development Association). Dalam penyertaan agar teridentifikasi dengan komposisinya, tembaga dan paduan tembaga yang dikenal dengan berbagai nama.

Lanjutan« Lanjutan«
Penandaan sifat (seperti ½ keras, ekstra keras, ekstra pegas, dan sebagainya) berdasarkan penurunan persentase oleh perlakuan dingin (misalnya, dengan penggilingan atau penarikan).

Karakteristik Tembaga dan Paduannya

Lanjutan« Lanjutan«

Aplikasi
Paduan tembaga sering digunakan untuk Aplikasi termasuk komponen listrik dan elektronik, pegas, peluru untuk senjata kecil, pipa, perpindahan panas, perangkat keras kapal laut, dan barang-barang konsumsi (seperti peralatan memasak, perhiasan, dan benda-benda dekoratif lainnya).

Produksi
Tembaga ditemukan di beberapa jenis bijih, yang paling umum adalah bijih sulfida. Bijih tersebut umumnyamempunyai grade yang rendah (beberapa mengandung sampai dengan 15% Cu) dan biasanya diperoleh dari penambangan terbuka. Langkah pertama adalah bijih ditumbuk dan kemudian dibentuk menjadi bubur. Bubur yang ditumbuk menjadi partikel halus. kemudian ditambahkan bahan kimia dan minyak.

Lanjutan...
Partikel mineral membentuk buih, dan dikeringkan. Buih tembaga konsentrat yang kering secara tradisional menjadi lebur dan halus. Proses ini dikenal sebagai pyrometallurgy. Teknik yang lebih baru untuk pengolahan tembaga adalah hydrometallurgy, sebuah proses yang melibatkan reaksi kimia dan elektrolitik.

Nikel dan paduannya
Nikel (Ni) adalah logam perak-putih yang ditemukan pada tahun 1751 dan unsur paduan utama yang memberikan kekuatan, ketangguhan, dan ketahanan korosi. Yang biasanya digunakan secara luas pada baja stainless dan paduan berbasis nikel (yang biasa disebut superalloy).

Aplikasi Nikel dan Paduaanya
Paduan nikel digunakan pada aplikasi temperatur tinggi (seperti komponen mesin jet, roket, dan pembangkit listrik tenaga nuklir), dalam penanganan makanan dan peralatan pengolahan kimia, koin, dan dalam perangkat kapal laut.

Lanjutan« Lanjutan«
Karena nikel mempunyai sifat magnetik, paduan nikel juga digunakan dalam aplikasi elektromagnetik, seperti solenoida. Penggunaan utama nikel yaitu sebagai logam untuk electroplating dari part untuk permukaannya dan untuk peningkatan ketahanannya terhadap korosi dan keausan

Karakteristik Nikel

Lanjutan« Lanjutan«
Hastelloy (paduan nikel-kromium) memiliki ketahanan korosi yang baik dan kekuatan tinggi pada suhu yang tinggi. Nichrome (paduan nikel, kromium, dan besi) memiliki ketahanan listrik tinggi dan ketahanan yang tinggi terhadap oksidasi dan digunakan untuk elemen pemanas listrik. Invar dan kovar (paduan besi dan nikel) memiliki sensitivitas yang relatif pada suhu rendah (bagian 3.6).

Aplikasi
Nikel biasa digunakan untuk: y Mesin jet untuk pesawat terbang y Koin y Tanki untuk bahan kimia y Peralatan dapur (sendok, dan peralatan memasak), y Ornamen-ornamen rumah dan gedung y Serta komponen industri.

Produksi
Sumber utama nikel adalah sulfida dan bijih oksida, yang semuanya memiliki kadar nikel yang rendah. Nikel adalah logam yang dihasilkan dengan proses sedimentasi dan termal awal diikuti oleh elektrolisis; yang menghasilkan nikel murni 99,95%. Meskipun nikel juga ada di dasar laut dalam jumlah yang signifikan, namun pertambangan bawah laut itu tidak ekonomis.

Superalloy
Superalloy sangat penting untuk aplikasi temperatur tinggi, oleh karena itu, mereka juga dikenal sebagai paduan tahan suhu panas atau tinggi. Superaloy umumnya memiliki ketahanan yang baik terhadap korosi, kelelahan mekanis dan termal, getaran mekanik dan termal, rambatan, dan erosi pada temperatur tinggi.

Aplikasi
Aplikasi utama dari superalloy adalah untuk mesin jet dan turbin gas. Aplikasi lain mesin torak, mesin roket, alat-alat dan cetakan untuk perlakuan panas logam, nuklir, kimia, dan industri petrokimia.

Karakteristik

Jenis Superalloy
Superaloy terdiri dari berbasis besi, berbasis kobalt, atau berbasis nikel. y Superalloy berbasis Besi pada umumnya mengandung 32-67% Fe, dari 15 sampai dengan 22% Cr, dan 9-38% Ni. Paduan umum dalam kelompok ini adalah seri incoloy. y Superalloy berbasis Cobalt pada umumnya mengandung 35-65% Co, dari 19 menjadi 30% Cr, dan naik 35% Ni

Lanjutan« Lanjutan«
Superalloy ini tidak sekuat superalloy berbasis nikel, tetapi mereka mampu mempertahankan kekuatan mereka pada suhu yang lebih tinggi. y Superalloy berbasis Nikel adalah yang paling umum dari superalloy, dan mereka tersedia dalam berbagai macam komposisi (tabel 6.9). komposisi nikel adalah 38-76%. Mereka juga mengandung 27% Cr dan 20% paduan Co.

Titanium dan Paduannya Paduannya
Titanium (Ti, nama Dewa Matahari Yunani) adalah logam berwarna putih perak, yang ditemukan pada tahun 1791 tetapi tidak diproduksi secara komersial hingga tahun 1950-an. Meskipun mahal, titanium mempunyai kekuatan tinggi terhadap rasio berat dan ketahanan korosi pada ruang dan temperatur tinggi

Aplikasi
Penggunaan titanium antara lain untuk pesawat udara; mesin jet (lihat Gambar 6.1), mobil balap, stik golf, kimia, petrokimia, dan komponen kapal laut; lambung kapal selam, kendaraan lapis baja, dan biomaterial, seperti implan ortopedi (Tabel 6,10).

Karakteristik

Lanjutan« Lanjutan«
Sifat dan karakteristik pembuatan paduan titanium sangat sensitif terhadap variasi kecil di kedua pemadu dan sisa elemen. Oleh karena itu, kontrol dari komposisi dan pengolahan menjadi sangat penting, terutama pencegahan dari kontaminasi permukaan oleh hidrogen, oksigen, atau nitrogen selama pengolahan; kontaminasi tersebut dapat menyebabkan embrittlement pada titanium yang berakibat mengurangi ketangguhan dan daktilitas.

Lanjutan« Lanjutan«
Bentuk pusat struktur kubik titanium (beta-titanium) di atas 880° C adalah ulet, sedangkan struktur heksagonal-padat (alphatitanium) agak rapuh dan sangat peka terhadap tegangan dan korosi. Berbagai struktur lainnya (alpha, mendekati-alpha, alpha-beta, dan beta) dapat diperoleh dengan pemaduan dan perlakuan panas, sehingga sifat dapat dioptimalkan untuk aplikasi khusus.

Produksi
Pertama bijih yang mengandung titanium direduksi menjadi titanium tetraklorida dalam tanur, kemudian dikonversi menjadi titanium klorida dalam keadaan klorin. Senyawa ini direduksi lebih lanjut menjadi logam titanium dengan cara penyulingan dan peleburan (larut). Bentuk rangkaian spons titanium yang kemudian ditekan ke billet untuk dilelehkan, dan dituangkan menjadi batang logam untuk diproses kemudian ke dalam berbagai bentuk.

Lanjutan« Lanjutan«
Kompleksitas dari operasi termokimia multi-langkah ini (proses Kroll dikembangkan pada tahun 1940-1950-an) menambah banyak biaya dari titanium. Perkembangan baru dalam proses ekstraksi elektrokimia yang sedang berlangsung untuk mengurangi jumlah langkah-langkah yang terlibat dan konsumsi energi, sehingga mengurangi biaya produksi titanium.

Logam Refractory dan Paduan
Ada empat logam refraktori: y Molibdenum y Niobium y Tungsten y Tantalum

Molibdenum
Molibdenum (Mo) adalah logam perakputih yang ditemukan pada abad ke-18 dan memiliki titik lebur yang tinggi, modulus elastisitas yang tinggi, tahan terhadap kejutan termal, konduktivitas listrik dan termal yang baik.

Aplikasi
Aplikasi khususnya seperti propelan padat roket, mesin jet, struktur sarang lebah, komponen elektronik, elemen pemanas, dan cetakan untuk die casting. Unsur paduan utama molibdenum adalah titanium dan zirkonium

Lanjutan« Lanjutan«
Molyndenum juga merupakan unsur penting dalam paduan cor, paduan baja tempa dan paduan tahan panas; molybdenum memberi-kan kekuatan, ketangguhan, dan ketahanan terhadap korosi. Kelemahan utama dari paduan molybdenum yang mempunyai resistensi yang rendah terhadap oksidasi pada suhu di atas 500° C, yang mengharus-kan menggunakan lapisan pelindung.

Produksi
Sumber utama untuk molybdenum adalah mineral molibdenit (molibdenum disulfida). bijih yang pertama diproses dan terkonsentrasi; kemudian direduksi, reaksi pertama dengan oksigen dan kemudian dengan hidrogen. Teknik metalurgi serbuk juga digunakan untuk menghasilkan batang logam untuk diproses lebih lanjut ke dalam berbagai bentuk.

Niobium (columbium)
Niobium (Nb, untuk niobium, setelah Niobe, mitos putri raja Tantalus Yunani) pertama kali diidentifikasi pada tahun 1801, disebut juga sebagai columbium (sumber mineralnya, columbite). Niobium memiliki daktilitas dan formability yang baik dan ketahanan oksidasi yang lebih besar dari logam refraktori lainnya.

Lanjutan« Lanjutan«
Dengan berbagai unsur paduan, paduan niobium dapat diproduksi dengan kekuatan yang sedang dan karakteristik fabrikasi yang baik. Paduan ini digunakan untuk roket, rudal, dan nuklir, kimia, dan aplikasi superkonduktor. Niobium juga merupakan unsur pemadu dalam berbagai paduan dan superalloy. Logam yang diproses dengan mereduksi dan pemurnian bijih menjadi serbuk kemudian meleleh dan membentuk menjadi batang logam.

Tungsten
Tungsten (W, untuk wolfram, itu nama Eropa, dan berasal dari sumber mineral wolframite; dalam bahasa Swedia, tung berarti berat dan sten berarti batu) pertama kali diidentifikasi pada tahun 1781, tungsten adalah logam yang paling banyak dari semua logam refraktori. Tungsten memiliki titik lebur yang tertinggi dari semua logam (3410° C).

Lanjutan« Lanjutan«
Paduan tungsten yang digunakan untuk aplikasi yang melibatkan temperatur di atas 1650° C, seperti kerongkongan liners nozzle di rudal dan di part tahan panas mesin jet dan roket, pemutus rangkaian, elektroda las, alat pemutus listrik pada proses permesinan, dan elektroda busi.

Lanjutan« Lanjutan«
Kawat filamen dalam bola lampu pijar (Bagian 1.1) yang terbuat dari tungsten murni dan diproduksi dengan menggunakan teknik metalurgi serbuk dan penarikan kawat. Tungsten diproses dari bijih konsentrat dengan dekomposisi kimia dan kemudian direduksi. Selanjutnya diproses dengan teknik metalurgi serbuk dalam suasana hidrogen.

Tantalum
Dikenal pada tahun 1802, tantalum (Ta, mitos raja Yunani, Tantalus) mempunyai karakteristik titik lebur yang tinggi (3000° C), kepadatan yag tinggi, daktilitas yang baik, dan tahan terhadap korosi. Namun, memiliki ketahanan yang buruk terhadap bahan kimia pada suhu di atas 150° C. Tantalum digunakan secara umum untuk kapasitor elektrolit dan berbagai komponen listrik, elektronik, dan industri kimia,

Lanjutan« Lanjutan«
Tetapi juga digunakan untuk aplikasi termal, seperti di tanur dan ketahanan asam dalam perpindahan panas. Berbagai paduan tantalum dasar tersedia dalam berbagai bentuk yang digunakan untuk rudal dan pesawat. Tantalum juga digunakan sebagai unsur paduan. Diproses dengan teknik yang mirip dengan pengolahan untuk niobium.

Berilium
Baja berwarna abu-abu, berilium (Be, dari bijih beril) memiliki rasio kekuatan terhadap berat yang tinggi. Berilium bukan paduan digunakan untuk nozel rorket, ruang dan struktur rudal, rem cakram pesawat, alat pekakas presisi dan cermin. Penggunaannya dalam aplikasi nuklir dan x-ray karena mempunyai penyerapan neutron yang rendah.

Lanjutan« Lanjutan«
Berilium juga merupakan unsur paduan, dan campuran tembaga dan nikel yang digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk pegas (tembaga berilium), kontak listrik, dan alat nonsparking (bukan pemicu/pematik) untuk digunakan di lingkungan rentan ledakan seperti pertambangan dan produksi logam bubuk (Bagian 17.2). Berilium dan oksida beracun, oleh karena itu debu dan asapnya tidak boleh dihirup.

Zirkonium
Zirkonium (Zr) yang mempunyai warna keperakan; memiliki kekuatan yang baik, daktilitas pada temperatur tinggi, dan memiliki ketahanan korosi yang baik karena membentuk film oksida. unsur ini digunakan dalam komponen elektronik dan aplikasi daya reaktor nuklir karena penyerapan neutron yang rendah.

Paduan Low-Melting LowPaduan Low-Melting dinamakan demikian karena mempunyai titik lebur yang relatif rendah. Logam utama dalam kategori ini adalah timbal, seng, timah, dan paduannya.

Timbal
Timbal (Pb, plumbum, berasal dari kata plumber) memiliki sifat kerapatan yang tinggi, tahanan terhadap korosi (dengan lapisan lead-oksida stabil yang terbentuk untuk melindungi permukaan), kelunakan, kekuatan rendah, daktilitas dan workability yang baik. Pemaduan dengan berbagai unsur (seperti antimony dan timah) meningkatkan sifat yang diperlukan,

Lanjutan« Lanjutan«
sehingga cocok untuk pipa, sistem pipa-pipa yang dapat dilipat, paduan bantalan, lapisan kabel, atap, dan baterai penyimpanan timbal-asam.Timbal juga digunakan untuk peredam suara dan vibratica, perisai radiasi terhadap sinar-x, amunisi, berat, dan dalam industri kimia.

Seng
Seng (Zn), berwarna putih kebiruan dan merupakan logam keempat yang paling dimanfaatkan untuk industri, setelah besi, aluminium, dan tembaga. Walaupun keberadaannya dikenal selama berabad-abad, seng belum dikembangkan sampai abad ke18. Seng memiliki dua penggunaan utama: (1) untuk besi galvanis, baja lembaran, dan kawat,. (2) sebagai paduan dasar untuk pengecoran

Produksi
Sejumlah mineral yang mengandung seng dapat ditemukan di alam. Sumber mineral utama adalah sulfida seng, disebut juga zincbiende. Bijih yang pertama dibakar di udara dan diubah menjadi oksida seng. Kemudian direduksi menjadi seng melalui elektrolitik (menggunakan asam sulfat) atau dengan memanaskan di dalam tungku dengan batu bara (yang menyebabkan seng mencair untuk dipisahkan).

Tin
Meskipun hanya digunakan dalam jumlah kecil, timah (Sn, dari stannum) adalah logam yang penting. Penggunaan yang paling umum dari timah (sebuah logam perak-putih yang berkilau) adalah sebagai lapisan pelindung pada lembaran baja (plat timah) digunakan dalam pembuatan wadah (kaleng timah) untuk makanan dan berbagai produk lainnya.

Lanjutan« Lanjutan«
Kekuatan geser yang rendah dari lapisan timah pada lembaran baja meningkatkan kinerjanya untuk deep drawing dan pressworking umum. Tidak seperti kejadian pada baja galvanis, jika lapisannya ditusuk atau dihancurkan baja akan berkarat hal ini karena timah bersifat katodik.

Logam Mulia
Emas (Au, setelah Aurum) adalah logam lunak, ulet dan memiliki ketahanan korosi yang baik pada suhu apa pun. Aplikasi yang umum meliputi perhiasan, koin, reflektor, daun emas untuk tujuan dekoratif, perawatan gigi, electroplating (penyepuhan), kontak listrik dan terminal.

Lanjutan« Lanjutan«
y

Perak (Ag, setelah argentum) adalah logam ulet dan memiliki konduktivitas listrik dan panas yang paling tinggi dari semua logam (Tabel 3.1). Namun, perak menghasilkan film oksida yang akan mempengaruhi karakteristik permukaannya dan penampilan. Aplikasi yang umum dari perak meliputi peralatan makan dan minum, perhiasan, koin, elektroplating (penyepuh), film fotografi, kontak listrik, solder, pelapis bantalan, peralatan makanan dan kimia. Perak tulen adalah paduan perak dan 7,5% tembaga.

Lanjutan« Lanjutan«
Platinum (Pt) adalah logam yang lembut, ulet, logam putih keabu-abuan yang memiliki ketahanan korosi yang baik bahkan pada suhu yang tinggi. Paduan platinum digunakan sebagai kontak listrik, untuk elektroda busi, sebagai katalis untuk perangkat pengendalian polusi mobil, filamen, nozel, cetakan untuk mengekstrusi fiber glass (Bagian 18.3), termokopel, industri elektrokimia, sebagai perhiasan, dan perbaikan gigi.

Paduan Shape-Memory ShapePaduan shape-memory adalah paduan yang unik, setelah terdeformasi plastis pada suhu kamar ke dalam berbagai bentuk, paduan shape-memory kembali ke bentuk aslinya dengan pemanasan. Sebagai contoh, sepotong kawat lurus yang terbuat dari bahan ini dirubah ke dalam bentuk pegas heliks,

Lanjutan« Lanjutan«
ketika dipanaskan dengan korek, menguraikan pegas untuk kembali ke bentuk aslinya yang lurus. paduan shape-memory dapat digunakan untuk menghasilkan gerakan dan / atau perangkat di aktuator suhu yang sensitif.

Lanjutan« Lanjutan«
Sifatnya yang reversibel, yaitu bentuknya yang dapat berpindah bolak-balik berulang kali pada aplikasi dengan perpindahan panas. Paduan shape-memory yang khas adalah 55% Ni - 45% Ti (Nitinol). Paduan lainnya seperti tembaganikel-aluminium, tembaga-seng-aluminium, besimangan-silikon, dan titanium-nikel-hafnium. Paduan shape-memory umumnya memiliki sifat seperti daktilitas yang baik, tahan korosi, dan konduktivitas listrik yang tinggi.

Paduan Amorf (Kaca Metalik)
Kelas paduan logam yang tidak seperti logam, tidak memiliki struktur kristal jangka panjang yang disebut paduan amorf; paduan amorf tidak memiliki batas butir, dan atom yang disusun secara acak dan ketat. Struktur amorf pertama diperoleh pada akhir tahun 1960 dengan pembekuan yang sangat cepat dari paduan cair (Bagian 11.5).

Lanjutan« Lanjutan«
Karena strukturnya yang menyerupai kaca, paduan ini disebut juga paduan kaca metalik. paduan Amorf biasanya mengandung besi, nikel, dan kromium, yang dipadukan dengan karbon, fosfor, boron, aluminium, dan silikon. Paduan amorf terdapat dalam bentuk kawat, pita, strip, dan bubuk.

Metal Foams
Metal foams merupakan struktur material yang dimana logam hanya terdiri dari 5 sampai 20% dari volume strukturnya. Biasanya terbuat dari paduan aluminium (tapi juga ada yang dari titanium atau tantalum), metal foams dapat diproduksi dengan cara meniup udara ke dalam logam cair dan menekan busa yang terbentuk di permukaan; buih tersebut kemudian mengeras menjadi busa.

Lanjutan« Lanjutan«
Cara/metode lain untuk memproduksi metal foams meliputi (a) deposisi uap kimia (Bagian 34.6) menjadi polimer atau kisi/jeruji busa karbon, dan (b) doping yang dicairkan atau serbuk logam (Bab 17) dengan titanium hidrida (TiH2), yang kemudian melepaskan gas hidrogen dengan casting atau sintering pada suhu tinggi.

Nanomaterials
Perkembangan produksi bahan yang penting meliputi biji-bijian, serat, film, dan komposit yang memiliki ukuran partikel yang ada pada kisaran 1-100 nm. Penyelidikan perrtama pada awal tahun 1980 dan biasanya disebut nanomaterial, nanomaterial mempunyai sifat tertentu yang lebih unggul dibandingkan bahan biasa yang tersedia secara komersial.

Lanjutan« Lanjutan«
Ciri-ciri ini meliputi kekuatan, kekerasan, keuletan, ketahanan aus dan ketahanan korosi, cocok untuk struktural (bantalan beban) dan aplikasi nonstruktural untuk kombinasi listrik yang unik, magnetik, dan alat optik.

Lanjutan« Lanjutan«
Komposisi dari nanomaterial dapat berupa kombinasi dari unsur-unsur kimia. komposisi yang lebih penting diantaranya karbida, oksida, nitrida, logam dan paduan, polimer organik, dan berbagai komposit. Metode Sintesis diantaranya kondensasi inert gas, sintesis plasma, elektrodeposisi, sintesis sol-gel, dan pemaduan mekanik atau menggiling dengan bola besi.

Aplikasi
Alat pemotong insert yang terbuat dari karbida Nanostrukutral dan keramik lainnya. y Keramik nanophase yang ulet dan machinable. y Serbuk untuk pengolahan bubuk metalurgi. y Generasi selanjutnya dari chip komputer yang menggunakan bahan awal Nanostrukutral dengan kemurnian sangat tinggi, yang mempunyai konduktivitas termal lebih baik, dan interkoneksi yang lebih tahan lama.
y

Lanjutan« Lanjutan«
Monitor/layar flat untuk komputer, laptop, dan televisi yang dibuat dari sintesis fosfor nanostrukutral untuk meningkatkan resolusi layar. y Elektroda busi, alat pematik bahan bakar untuk roket, peralatan medis, sensor dengan sensitivitas tinggi, katalis untuk menghilangkan polutan, magnet daya yang tinggi, dan baterai kepadatan dengan kerapatan energi yang tinggi.
y

SEKIAN TERIMA KASIH

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->