P. 1
SPKD KABUPATEN MAJENE

SPKD KABUPATEN MAJENE

|Views: 2,316|Likes:
Published by lesliewaruwu
Strategi Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Majene
Strategi Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Majene

More info:

Published by: lesliewaruwu on Jun 07, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/10/2012

pdf

text

original

Tujuan

Meningkatkan ketersediaan pangan dan gizi masyarakat miskin khususnya
kaum perempuan, bayi/balita dan anak-anak usia sekolah dasar.

Sasaran Kebijakan

1. Peraturan Daerah yang menjamin sistem katahanan pangan Warga
berbasiskan sumberdaya dan pranata sosial Lokal
2. Revitalisasi Produksi Pangan berbasiskan potensi pangan Lokal
3. Pemberdayaan Petani tanaman pangan Lokal

Dampak (outcome)

1. Sistem Katahan Pangan Warga yang berbasiskan sumberdaya dan
pranata sosial Lokal (tapang, sikalulu/sirondo-rondoang/makalompok)
2. Kemandirian Pangan Warga berbasiskan produksi pangan Lokal
3. Keberdayaan Petani produkksi pangan dalam memajukan dan
memenuhi hak atas pangan untuk kemandirian pangan Lokal

Bab V - Rencana Aksi Penanggulangan Kemiskinan Daerah

46

5. 3. Hak atas Kesehatan

Tujuan

Melindungi dan memenuhi hak dasar masyarakat miskin atas layanan
kesehatan yang bermutu.

Sasaran Kebijakan

1. Peraturan Daerah tentang Majene Sehat 2020
2. Pemberdayaan Masyarakat dibidang kesehatan (Peraturan Bupati
sebagai turunan dari PERDA Maneje Sehat 2020)
3. Program Peningkatan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan
terjangkau melalui sistem perlindungan kesehatan masyarakat miskin
4. Program Peningkatan kualitas gizi ibu hamil, Ibu menyusui, bayi dan
anak balita
5. Tataruang permukiman masyarakat Miskin yang sehat, bersih dan
berkelanjutan berbasiskan sumberdaya dan kemandirian warga

Dampak (outcome)

1. Kebijakan yang menjamin akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat
yang berkualitas dan terjangkau.
2. Berdayanya kemandirian masyarakat dalam kesehatan keluarga secara
berkelanjutan
3. Berdayanya pelayanan kesehatan yang berkualitas, terjangkau, dan
murah bagi semua masyarakat miskin.
4. Meningkatnya derajat kesehatan dan produktivitas nasyarakat miskin.

5. 4. Hak atas Pendidikan

Tujuan

Memenuhi hak masyarakat miskin untuk memperoleh layanan pendidikan
yang bebas biaya dan bermutu, tanpa diskriminasi gender.

Sasaran Kebijakan

1. Kebijakan Daerah yang menata sistem Pendidikan dan pengembangan
sumberdaya manusia dari tingkat dasar sampai dengan perguruan tinggi
berbasiskan nilai-nilai lokal dan universal untuk peningkatan
produktivitas sumberdaya manusia dan sumberdaya alam.

Strategi Penanggulangan Kemiskinan Daerah Kabupaten Majene

47

2. Peraturan Bupati tentang Pengembangan/Peningkatan Prasarana dan
sarana Pendidikan yang terjangkau dan berkualitas sampai ke daerah
terpncil dan pedalaman.
3. Peraturan Bupati tentang standar kopetensi Guru mulai dari sekolah
Dasar sampai dengan Menengah atas berbasiskan standar regional dan
nasional
4. Peraturan Bupati tentang Pengembangan Kurikulum Pendidikan Dasar
dan Menengah berbasiskan nilai-nilai budaya bangsa dan sumberdaya
alam Lokal
5. Pemberdayaan organisasi masyarakat/stakeholder pendidikan.
6. Peningkatan Kapasitas dan strata Satuan Pendidikan sampai perguruan
Tinggi berbasiskan standar Pendidikan Nasional .

Dampak (outcome)

1. Sismtem Pendidikan yang berbasiskan Peningkatan Kapasitas
Sumberdaya Manusia Majene tanpa diskriminasi RAS, Gender, dan
Status Sosial Ekonomi dengan Semboyan: PENDIDIKAN UNTUK
SEMUA WARGA MAJENE.
2. Prasarana dan Sarana Pendidikan terjangkau dan berkualitas untuk senua
warga masyarkat sampai ditingkat daerah terpencil/pedalaman.
3. Pengembangan Kurikulum Pendidikan berbasiskan nilai-nilai budaya
bangsa dan sumberdaya alam Lokal.
4. Berdayanya organisasi pendidikan; Komite sekolah dan dewan
pendidikan dalam memajukan dan memenuhi hak atas pendidikan semua
warga Majene
5. Kota Kabupaten Majene menjadi Pusat Pendidikan/ "Kota Pelajar"
Wilayah Sulawesi Barat.

5. 5. Pemenuhan Hak atas Pekerjaan

Tujuan

Memenuhi hak masyarakat miskin atas pekerjaan dan pengembangan usaha
yang layak.

Sasaran Kebijakan

1. Peraturan daerah tentang sistem perlindungan hak-hak pekerja dan
kesempatan berusaha.

Bab V - Rencana Aksi Penanggulangan Kemiskinan Daerah

48

2. Pemberdayaan para pekerja produktiv dan kelompom usaha
kecil/menengah dan sektor informal
3. Penguatan organisasi para pekerja produktif
4. Penguatan organisasi kelompok usaha ekonomi produktif masyarakat
miskin

Dampak (outcome)

1. Sistem perlindungan hak atas pekerjaan dan kesempatan berusaha yang
berbasiskan pranata ekonomi rakyat dan pertumbuhan ekonomi lokal
2. Berdayanya pekerja produktiv dan kelompok usaha sektor informal dan
kecil/menengah sebagai pilar pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan
daerah.
3. Organisasi Para Pekerja produktif berkembang dan menjadi pranata
sosial pembangunan daerah.
4. Kelompok usaha ekonomi masyarakat miskin berkembang dan menjadi
pranata ekonomi pembangunan daerah.

5. 6. Pemenuhan Hak atas Tanah

Tujuan

Menjamin dan melindungi hak perorangan dan komunal atas tanah

Sasaran Kebijakan

1. Pemberdayaan masyarakat/keluarga Miskin dalam pengelolaan
sumberdaya lahan/tanah untuk produktivitas pertanian
2. Reformasi agraria untuk kemajuan keadilan sosial bagi masyarakat
miskin
3. Pemberdayaan Pranatasosial dalam mengelola sumberdaya tanah
komunal untuk keadilan sosial dan ekonomi masyarakat Miskin.

Dampak (outcome)

1. Keberdayaan masyarakat miskin atas pengelolaan tanah sebagai sumber
produktivitas ekonomi dan sosial
2. Sistem kepemilikan tanah komunal dan perseorangan khususnya bagi
masyarakat Miskin
3. Keberdayaan pranata sosial dalam pengelolaan hak atas tanah komunal
sebagai sumber produktivitas ekonomi dan sosial.

Strategi Penanggulangan Kemiskinan Daerah Kabupaten Majene

49

5. 7. Pemenuhan Hak atas Rasa Aman

Tujuan

Memenuhi hak masyarakat miskin atas rasa aman dari gangguan keamanan,
tindak kekerasan dan konflik.

Sasaran Kebijakan

1. Sistem dan mekanisme perlindungan masyarakat Miskin atas ancaman
kekerasan; ekonomi, politik, sosial, dalam rumah tangga, dan
kriminal.dalam berusaha dan bekerja.
2. Partisipasi pranata sosial dalam melindungi dan memenuhi hak warga
atas rasa aman dari ancaman kekerasan; ekonomi, politik, sosial, dalam
rumah dan kriminal.

Dampak (outcome)

1. Terciptanya tatapemerintahan yang mampu melindungan hak
masyarakat dari ancaman kekerasan (ekonomi, sosial, politik,dlam
rumah tangga dan kriminal)
2. Berdayanya social security system/sistem perlindungan sosial masyarakat
miskin
3. Berdayanya kelembagaan/pranata sosial dan ekonomi masyarakat
miskin

Bab V - Rencana Aksi Penanggulangan Kemiskinan Daerah

50

BAB VI

MEKANISME PELAKSANAAN SPKD

Pelaksanaan secara keseluruhannya dilakukan oleh stakeholder
pembangunan yang terdiri dari Masyarakat Sipil, Masyarakat Politik, dan
masyarakat Bisnism karena masalah kemiskinan yang multi dimensi ini tidak saja
menjadi tangguangjawab Pemerintah daerah dan DPRD melain sudah menajdi
tanggung jawab seluruh stakeholder pembangunan. Terkait dengan hal tersebut,
Bab ini akan mengatur tata laksana kerja para stakeholder pembangunan atas
dokumen SPKD sesuai dengan fungsi dan kapasitas masing-masing.

6. 1. Prasyarat Pelaksanaan SPKD

Secara programatik SPKD akan dituangkan dalam Rencana Aksi SPKD
yang dijalankan secara periodik dengan mendasari prasyarat sebagai berikut.
1). Adanya konsensus bersama antara stakeholder pembangunan untuk
menanggulangi kemiskinan di Kabupaten Majene yang didukung oleh
Pemerintah Provinsi dan Pemerintah “Pusat” untuk melaksanakan
secara konsisten peraturan daerah dan kebijakan daeran termasuk
perundang-undangan yang mengatur tentang penghargaan, pemenuhan
dan perlindungan hak-hak dasar kaum miskin, dan membatalkan
peraturan dan kebijakan daerah termasuk perundang-undangan yang
bertentangan dengan pemenuhan hak-hak dasar kaum miskin.
2). Adanya Komitmen bersama dari pemerintah daerah dengan dewan
perwakilan daerah Majene..
3). Adanya Komitmen dan keinginan pemerintah baik pemerintah daerah
dengan pelaku usaha dan berbagai pihak untuk menghapuskan berbagai
bentuk penyimpangan, korupsi, kolusi dan nepotisme, pungutan liar,
penggusuran paksa dan marginalisasi hak baik dengan dengan tindak
kekerasan maupun tidak.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->