P. 1
unsur

unsur

|Views: 326|Likes:

More info:

Published by: bernardbelvinsilaban on Jun 08, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/08/2013

pdf

text

original

AKTINIUM

aktinium

89
La

radium

torium

Ac
Ute

Tabel periodik

Sejarah
(Yunani, aktis, aktinos, sinar atau pancaran sinar). Ditemukan oleh Andre Debierne di tahun 1899 dan juga oleh F. Giesel di tahun 1902. Unsur ini terdapat secara alami dan mengasosiasikan diri dengan mineral-mineral uranium. Aktinium-227, produk hasil radiasi uranium-235 adalah pemancar sinar beta dengan 21.6 tahun half-life. Hasil radiasi Ac-227 yang utama adalah torium-227 (18,5 hari), radium-223 (11,4 hari), dan beberapa unsur lainnya seperti radon, bismuth, polonium dan isotop timbal. Jika berada dalam status kesetimbangan dengan produk-produk hasil radiasinya, Aktinium merupakan sumber pemancar sinar alpha yang kuat. Logam aktinium telah berhasil dipersiapkan dengan mereduksi aktinium fluorida dengan uap litium pada suhu 1100 sampai 1300 derajat celcius. Sifat kimia aktinium adalah sangat serupa dengan rare-earths, terutama lantanium. Aktinium yang telah dimurnikan mencapai equilibrium dengan produk-produk hasil radiasinya di akhir 185 hari, untuk seterusnya merosot menurut 21.6 tahun paruh waktu. Unsur ini merupakan 150 kali lebih aktif ketimbang radium, menjadikannya sangat penting dalam memproduksi netron.

1. Keterangan Umum Unsur Nama, Lambang, Nomor atom Deret kimia Golongan, Periode, Blok Penampilan Massa atom Konfigurasi elektron Jumlah elektron tiap kulit aktinium, Ac, 89 aktinida 3, 7, f keperak-perakan (227) g/mol [Rn] 6d1 7s2 2, 8, 18, 32, 18, 9, 2

2. Ciri-ciri fisik Fase Massa jenis (sekitar suhu kamar) Titik lebur Titik didih Kalor peleburan Kalor penguapan Kapasitas kalor padat 10 g/cm³ (kira-kira) 1323 K (1050 °C, 1922 °F) 3471 K (3198 °C, 5788 °F) 14 kJ/mol 400 kJ/mol (25 °C) 27.2 J/(mol·K)

3. Ciri-ciri atom Struktur kristal Bilangan oksidasi Elektronegativitas Energi ionisasi kubus pusat badan 3 (oksida normal) 1.1 (skala Pauling) pertama: 499 kJ/mol ke-2: 1170 kJ/mol

Jari-jari atom

195 pm

4. Lain-lain Sifat magnetik Konduktivitas termal Nomor CAS 5. Isotop waktu paruh 10 hari 29.37 jam 21.773 tahun
-

tak ada data (300 K) 12 W/(m·K) 7440-34-8

iso
225

NA syn syn

DM
-

DE (MeV) 5.935 1.117 0.640 5.536 0.045 5.042

DP
221 226 226 222 227 223

Ac Ac

Fr Th Ra Fr Th Fr

226

227

Ac

100%

THORIUM
90
Ce aktinium

torium

protaktinium

Th
(Uqn)

Tabel periodik

Sejarah Ditemukan oleh Berzellius pada tahun 1828. Panas dalam bumi yang dihasilkan telah dihubungkan dengan anggota aktinida yang kedua ini. Sumber Torium terdapat dalam thorit dan thorianit. Sejumlah kandungan besar torium telah dilaporkan di Inggris, tapi masih belum dieksploitasi. Ketersediaan torium diduga tiga kali lebih banyak daripada uranium, dan sama banyaknya dengan timbal atau molibden. Torium didapatkan sebagai hasil samping pertambangan mineral monazit, yang mengandung ThO2 sebanyak 3%-9% bersamaan dengan mineral radioaktif. Kegunaan Logam torium adalah sumber energi nuklir. Ada kemungkinan torium yang berasal dari mineral kerak bumi, memiliki kandungan energi yang yang lebih banyak daripada uranium dan bahan bakar fosil. Berbagai ukuran kebutuhan torium sebagai bahan bakar nuklir masih akan berlangsung di masa yang akan datang. Telah dikembangkan sistem reaktor-konverter siklus torium. Beberapa contoh, termasuk HTGR (reaktor berpendingin gas bersuhu tinggi/ high temerture gas cooled reactor) dan MSRE (percobaan reaktor konverter garam cair/molten salt converter reactor experiment), telah dioperasikan. Meski reaktor HTGR sangat efisien, sistem ini belum dikembangkan untuk keperluan komersial karena adanya kesulitan pengoperasian.

Produksi

Beberapa metode telah tersedia untuk menghasilkan logam torium. Torium bisa didapatkan dengan mereduksi torium oksida dengan kalsium, dengan elektrolisis torium klorida anhidrat dalam campuran natrium dan kalium klorida, dengan reduksi kalsium terhadap torium tetraklorida yang dicampur dengan seng klorida anhidrat, dan dengan reduksi torium tetraklorida dengan logam alkali. Torium awalnya diletakkan di Grup IV pada tabel periodik. Sifat-sifat Dalam keadaan murni, torium adalah logam berwarna putih keperak-perakan yang stabil di udara dan tetap berkilau untuk beberapa bulan. Bila terkontaminasi dengan oksida, torium mulai mengusam di udara, menjadi abu-abu dan akhirnya hitam. Sifat fisik torium sangat dipengaruhi oleh tingkat kontaminasi oksidanya. Torium paling murnipun sering mengandung sepersepuluh persen oksida. Torium dengan kemurnian tingkat tinggi telah dibuat; sifatnya lunak, mudah ditempa, bisa digulung, bisa dicubit dan bisa digambar. Torium memiliki dua bentuk, berubah pada suhu 1400oC dari bentuk krital kubus, menjadi kristal kubus berpusat badan. Torium oksida memiliki titik cair pada suhu 3300 oC, yang merupakan titik cair oksida tertinggi. Hanya beberapa unsur, seperti wolfram dan beberapa senyawa seperti tantalum karbida, yang memiliki titik cair yang lebih tinggi. Torium larut perlahan-lahan dalam air, tapi tidak langsung larut dalam kebanyakan asam kecuali asam klorida. Logam torium bubuk bersifat piroforik (mudah meledak di udara dan hidrogen dapat dapat menambah intensitas nyalanya) dan harus ditangani dengan hati-hati. Bila dipanaskan di udara, torium memicu nyala dan terbakar dengan putih terang. Kegunaan Kegunaan utama torium adalah dalam preparasi mantel Welsbach , yang digunakan untuk korek api gas yang bisa di bawa ke mana-mana. Mantel ini, terdiri dari oksida torium dengan 1% cerium oksida dan penyusun lainnya, berkilau dengan nyala mempesona bila dipanaskan dalam nyala gas. Torium adalah unsur alloy yang penting dalam magnesium, menambah kekuatan dan hambatan perlahan-lahan pada suhu yang meningkat. Karena torium memiliki fungsi kerja yang rendah dan emisi elektron yang tinggi, sudah biasa untuk melapisi kawat wolfram yang digunakan dalam peralatan elektronik. Oksida torium juga digunakan untuk mengontrol ukuran satuan wolfram yang digunakan dalam bola lampu listrik, dan juga digunakan untuk cawan laboratorium yang tahan suhu tinggi. Kaca yang mengandung oksida torium memiliki indeks bias tinggi dan dispersi rendah. Karena itu, torium juga digunakan untuk menghasilkan lensa berkualitas tinggi untuk kamera dan peralatan penelitian. Torium oksida juga digunakan sebagai katalis dalam mengubah ammonia menjadi asam nitrat, dalam pemecahan minyak bumi dan dalam produksi asam sulfat. Isotop Diketahui ada 25 isotop torium dengan massa atom berkisar antara 212-236. Semuanya tidak stabil. 232Th terdapat di alam dengan masa paruh 1.4 x 1010 tahun, dan merupakan pemancar partikel alfa. 232Th melewati tahap peluruhan enam partikel alfa dan empat partikel betasebelum menjadi isotop yang stabil, yakni 208Pb. 232Th cukup bersifat radioaktif untuk terpapar pada lembaran fotografi selama beberapa jam. Torium berbeda dengan produksi thoron (220Rn), yang

merupakan pemancar partikel alfa dan menimbulkan bahaya radiasi. Karenanya dibutuhkan sistem ventilasi yang baik untuk tempat penyimpanan torium.

1. Keterangan Umum Unsur Nama, Lambang, Nomor atom Deret kimia Golongan, Periode, Blok Penampilan Massa atom Konfigurasi elektron Jumlah elektron tiap kulit torium, Th, 90 Aktinida n/a, 7, f putih keperakan Berkas:Th,90.jpg 232.03806(2) g/mol [Rn] 6d2 7s2 2, 8, 18, 32, 18, 10, 2

2. Ciri-ciri fisik Fase Massa jenis (sekitar suhu kamar) Titik lebur Titik didih Kalor peleburan Kalor penguapan Kapasitas kalor padat 11.7 g/cm³ 2115 K (1842 °C, 3348 °F) 5061 K (4788 °C, 8650 °F) 13.81 kJ/mol 514 kJ/mol (25 °C) 26.230 J/(mol·K) Tekanan uap 10 100 1 k 10 k 100 k

P/Pa

1

pada T/K 2633 2907 3248 3683 4259 5055

3. Ciri-ciri atom Struktur kristal Bilangan oksidasi Elektronegativitas Energi ionisasi (detil) Jari-jari atom kubus pusat badan 4 (Oksida dasar yang lemah) 1.3 (skala Pauling) ke-1: 587 kJ/mol ke-2: 1110 kJ/mol ke-3: 1930 kJ/mol 180 pm

4. Lain-lain Sifat magnetik Hambat jenis listrik Konduktivitas termal Ekspansi termal Kecepatan suara (kawat tipis) Modulus Young Modulus geser Modulus ruah Nisbah Poisson Skala kekerasan Mohs Kekerasan Vickers Kekerasan Brinell Nomor CAS tak ada data (0 °C) 147 n ·m (300 K) 54.0 W/(m·K) (25 °C) 11.0 µm/(m·K) (20 °C) 2490 m/s 79 GPa 31 GPa 54 GPa 0.27 3.0 350 MPa 400 MPa 7440-29-1

5. Isotop iso
228 229 230 231 232 234

NA syn syn syn

waktu paruh 1.9116 tahun 7340 tahun 75380 tahun 1.405×10 tahun
10

DM

DE
(MeV)

DP
224 225 226 231 228 234

Th Th Th Th Th Th

5.520 5.168 4.770 0.39 4.083 0.27

Ra Ra Ra Pa Ra Pa

trace 25.5 tahun 100%

trace 24.1 hari

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->