P. 1
Artikel Sistem Operasi (Memory)

Artikel Sistem Operasi (Memory)

|Views: 1,122|Likes:
Published by Herawati Hasan

More info:

Published by: Herawati Hasan on Jun 08, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/14/2012

pdf

text

original

TUGAS: SISTEM OPERASI ` Oleh : Herawati 2KA14 10108959

Dosen : DR. Setia wirawan SKom

Manajemen memori yang dapat dilakukan oleh sebuah sistem operasi Windows Vista
Organisasi dan manajemen memori sangat mempengaruhi kinerja komputer. Manajemen memori melakukan tugas penting dan kompleks berkaitan dengan hal-hal berikut :  Memori utama sebagai sumber daya yang harus dialokasikan dan dipakai bersama diantara sejumlah proses yang aktif. Agar dapat memanfaatkan pemroses dan fasilitas masukan/keluaran secara efisien maka diinginkan memeori dapat menampung proses sebanyak mungkin. Mengupayakan agar pemrogram atau proses tidak dibatasi oleh kapasitas memori fisik disistem computer .

Manajemen Memori yang dilakukan oleh sebuah system operasi merfungsi sebagai berikut :     Mengelola informasi mengenai memori yang dipakai dan tidak dipakai system. Mengalokasikan memori ke proses yang memerlukan. Mendealokasikan memori dari proses telah selesai menggunakan Mengelola swapping anta memori utama dan hardisk.

Tehnik –tehnik manajemen memori dapat digunakan untuk mengakali kapasitas memory yang terbatas sehingga dapat dijalankan program yang ukurannya lebih besar dibanding kapasitas memori yang tersedia. Manajemen Memori berdasarkan keberadaan swapping Dibagi menjadi 2: 1. Manajemen tanpa swapping, yaitu manajemen memori tanpa kemampuan citra proses antara memori utama dan hardisks selama eksekusi. 2. Manajemen dengan swapping, yaitu manjemen memori dengan kemampuan memindahkan citra proses antara memori utama dan hardisk selama eksekusi. Manajemen Memori berdasarkan Alokasi Memori Dibagi menjadi 2 : 1. Alokasi memori berurutan (Kontigu), yaitu masing-masing proses menempati satu blok tunggal lokasi memori yang berurutan.

2. Alokasi memori tidak berurutan (Non-Kontigu), yaitu program dibagi menjadi beberapa blok atau segmen. Blok-blok program ditempatkan di memori dalam potongan-potongan tanpa perlu saling berdekatan.Tehnik ini biasa digunakan pada sistem memori maya (virtual) sebagai alokasi page-page dilakukan secara global..

Virtual memory
Virtual memory pada Windows biasa disebut sebagai swap file atau paging file. Virtual Memory ini berfungsi sebagai memory tambahan untuk mendukung kinerja RAM (Random Access Memory) itu sendiri. File swap memanfaatkan kapasitas hard disk untuk menampung file-file yang bersifat sementara. Semakin banyak Anda menggunakan aplikasi secara bersamaan, file swap yang dibutuhkan juga menjadi semakin besar dan begitu sebaliknya. Sehingga besar kecilnya virtual memory yang dibutuhkan sangat tergantung dari cara pemakaian Anda. Walaupun begitu, kecepatan proses pada file swap ini tidaklah secepat pada memory aslinya. Hal ini dipengaruhi karena kecepatan putar hard disk itu sendiri juga tidak secepat proses pada RAM. Umumnya kapasitas minimal yang dibutuhkan oleh virtual memory sekitar 1,5 kali dari kapasitas RAM yang Anda gunakan. Sedangkan kapasitas maksimal yang dibutuhkan sekitar 2-3 kali dari kapasitas RAM Anda. Untuk memulai pengaturan, perhatikan langkah-langkah berikut ini: 1. Buka Control Panel, kemudian klik ganda ikon System.

2. Pada tampilan Control Panel, klik ganda pada System . kemudian klik Advanced system settings maka akan tampil jendela System Properties. Di jendela ini akan terdapat beberapa pilihan tab yang mempunyai fungsi tersendiri, untuk melihat sistem yang digunakan, nama komputer, kapasitas processor, maupun kapasitas memori yang digunakan. Pada tab Computer Name, terdapat dua pengaturan,yaitu Network yang berfungsi untuk membuat domain dalam suatu jaringan komputer

dan Change berfungsi untuk mengubah nama komputer dan workgroup. Pada tab Hardware terdapat beberapa tombol pengaturan, misalnya device manager akan dapatmendeteksihardware-hardware yang ada pada komputer tersebut, dan lain sebagainya. Tab System Restore berfungsi untuk mengaktifkan dan tidaknya system restore pada sistem operasi. Dan masih banyak tab-tab lainnya yang bisa Anda gunakan.

3. Klik tab Advanced yang terdapat pada jendela tersebut, klik tombol Settings pada bagian kelompok kotak Perfomance. Maka akan membuka jendela baru, yaitu Performance Options. 4. Pada tab Visual Effects tentukan pilihan untuk mempercepat perfoma Windows. Misal pilih pilihan Adjust for best perfomance, maka pilihan check box di bawahnya tidak aktif semua.jika Anda tetap ingin menampilkan beberapa efek, maka pilihlah Custom dan aktifkan checkbox. Misal jika ingin menampilkan efek bayangan pada menu, maka aktifkan pilihan Show shadows under menus. 5. Sekarang beralih ke pengaturan Virtual Memory, klik tab Advanced. 6. Pada kelompok kotak Virtual Memory, klik tombol Change.

7. Muncul kotak dialog Virtual Memory, tentukan pilihan drive yang merupakan lokasi ditempatkannya sistem operasi Windows. Pada kelompok kotak Paging file size for selected drive terdapat tiga pilihan pengaturan, yaitu Custom size, System managed size, dan No paging file. 8. Pilih pilihan No paging file jika Anda mempunyai memory lebih dari 512 MB, pilih pilihan System managed size bila Anda ingin Windows yang mengatur yang terbaik untuk komputer Anda. 9. Jika Anda menginginkan tweak lebih lanjut, maka pilih pilihan Custom size, kemudian tentukan nilai Initial size dan Maximum size dalam MB. Perhitungan nilai Initial dan Maximum dapat dihitung menggunakan pengali angka 1,5. Misal jika Anda mempunyai memory 512 maka perhitungannya 1,5 x 512 = 768. Nilai 768 merupakan nilai rata-rata initial dan maximum, sehingga Anda bisa memberi nilai range untuk initial misal 500 dan nilai maximum 900. Dan jika Anda menginginkan nilai yang tetap (fixed), Anda boleh juga memasukkan nilai misal sebesar 800 untuk initial dan maximum.

10. Setelah Anda tentukan kemudian klik tombol Set. 11. Klik tombol OK jika sudah yakin, sehingga Anda akan kembali ke jendela Performance Options. 12. Klik OK lagi untuk kembali ke jendela System Properties. 13. Klik OK, kemudian restart komputer untuk merasakan perubahan yang terjadi. Setiap proses pada 32-bit Microsoft Windows memiliki virtual ruangnya sendiri, alamat yang memungkinkan untuk menangani proses hingga 4 gigabyte memori. Setiap proses on-bit Windows 64 memiliki ruang alamat virtual dari 8 terabyte. Ruang alamat virtual untuk proses adalah set alamat memori virtual yang dapat digunakan.. Ruang alamat untuk setiap proses sifatnya pribadi dan tidak dapat diakses oleh proses lain kecuali hal itu dibagikan. Alamat virtual tidak mewakili lokasi fisik sebenarnya dari obyek dalam memori, melainkan sistem memelihara tabel halaman untuk setiap proses, yang merupakan struktur data internal yang digunakan untuk menerjemahkan alamat virtual ke alamat fisik yang sesuai. Setiap kali sebuah thread referensi alamat, sistem menerjemahkan alamat virtual ke alamat fisik.

Ruang alamat virtual untuk Windows 32-bit adalah 4 gigabyte (GB) dalam ukuran dan dibagi menjadi dua partisi: satu untuk digunakan oleh proses dan yang lainnya dipesan untuk digunakan oleh sistem.

Alamat Virtual Storage Space dan Fisik
Jumlah maksimum dari memori fisik didukung oleh Microsoft Windows dari berkisar 2 GB sampai 2 TB, tergantung pada versi Windows. Ruang alamat virtual setiap proses bisa lebih kecil atau lebih besar dari total memori fisik yang tersedia pada komputer. Subset dari ruang alamat virtual dari proses yang berada di memori fisik dikenal sebagai working set. Jumlah virtual address space yang tersedia untuk memproses dibatasi oleh memori fisik dan ruang bebas di disk yang tersedia untuk file paging. penyimpanan fisik dan ruang alamat virtual setiap proses tersebut akan disusun dalam halaman, unit memori, ukuran yang tergantung pada komputer host. Sebagai contoh, pada komputer x86 ukuran halaman host adalah 4 kilobyte. Untuk memaksimalkan fleksibilitas dalam mengelola memori, sistem ini dapat memindahkan halaman dari memori fisik ke dan dari file paging pada disk. Ketika halaman dipindahkan dalam memori fisik, pembaruan sistem peta-peta halaman proses terpengaruh. Ketika sistem membutuhkan ruang memori fisik, bergerak yang paling terakhir digunakan halaman dari memori fisik ke file paging. Manipulasi dari memori fisik oleh sistem sudah benar-benar transparan untuk aplikasi, yang beroperasi hanya dalam ruang alamat virtual. Sumber: http://msdn.microsoft.com/en-us/library/aa366525(VS.85).aspx
SISTEM OPERASI karangan: Bambang Hariyanto edisi ke-empat, penerbit Informatika

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->