Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.

Ag

1. SEKUNTUM BUNGA TERPELIHARA

Allah SWT tidak menciptakan wanita dari kepala laki-laki untuk dijadikan atasanya . Tidak juga Allah SWT ciptakan wanita dari kaki laki-laki untuk dijadikan bawahannya. Tetapi Allah menciptakan wanita dari tulang rusuk laki-laki, dekat dengan lenganya untuk dilindunginya, dan dekat dengan hatinya untuk dicintainya. Allah tidak menciptakan wanita sebagai komplementer atau sebagai barang substitusi apalagi sekedar objek buat laki-laki. Tetapi Allah menciptakan wanita sebagai teman yang mendampingi hidup Adam tatkala kesepian di surga. Juga Allah ciptakan wanita sebagai pasangan hidup bagi laki-laki untuk menyempurnakan hidupnya sekaligus sebab lahirnya generasi, disamping tunduk dan beribadah kepada Allah tentunya. Namun mengapa tetap saja ada laki-laki yang tunduk di bawah kaki wanita. Mengemis cintanya, berharap kasih sayangnya dengan menggadaikan kepemimpinan, bahkan kehormatan dan harga dirinya. Wanita dipuja bagai Dewa, disanjung bagai Dewi Sinta, yang banyak menyerbabkan lakilaki buta mata, buta telingga, bahkan buta mata hatinya.. Namun ada juga yang mengaggap rendah wanita. Wanita dinista, dihina. Kesuciannya dijadikan objek yang tidak bernilai harganya. Tenaganya dieksploitasi bagaikan kuda. Kelembutannya dijadikan transaksi murahan yang tak seimbang valuenya. Wanita dijadikan sekedar pemuas nafsu belaka, bila habis madunya, dengan seenaknya di buang ke keranjang sampah, atau dianggap sandal jepit yang tak berguna. Jika wanita itu adalah ibu kita, kakak atau adik perempuan kita, anak kita, relakah kita melihat mereka menjajakkan diri di gelapnya malam yang mencekam. Relakah kita melihat mereka membanting tulang mengumpulkan rupiah, ringgit atau real dengan mayat terbujur kaku sebagai resikonya? Jika wanita itu adalah ibu kita, kakak atau adik perempuan kita, anak kita, relakah kita membiarkannya seolah seonggok jasad hidup yang tidak memiliki nilai guna? Dipajang sana-sini, kemudian orang-orang tidak bertanggung jawab dapat bebas menyentuhnya? Jika wanita itu adalah ibu kita, kakak atau adik perempuan kita, anak kita, relakah kita membiarkannya beringgas, liar, ganas, tidak berpendidikan, bodoh, dunggu, hanya karena ketidakmampuan ayah memberi nafkah, karena ketidakmampuan ibu medidik dan mencintainya, karena ketidakmampuan kita melindunginya, sebagaimana Allah menciptakan wanita dari tulang rusuk laki-laki, dekat dengan lengannya untuk dilindunginya, dekat dengan hatinya, untuk dicintainnya. Ia tetap wanita, yang diciptakan Allah SWT dengan segala kelebihan dan kekuranganya. Tidak bisa manusia dengan akalnya yang kerdil ini mengganti kedudukannya apa lagi fitrahnya. Wanita
1

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

adalah patner laki-laki dalam mengisi hari-hari. Islam telah menempatkannya pada posisi yang sangat terhormat, karena setiap jiwa lahir dari rahimnya. Memang adalah suatu hal yang sulit mendidik wanita yang berakidah bener, ibadah seeur, akhlak bageur, berbadan seger, gape’ komputer, dan otaknyapun pinter. Namun bukan berarti dunia tidak bisa melahirkan wonder women. Sejarah mencatat dengan tinta emas prestasi kepahlawanan para wanita. Dimulai dari Ummul Mu’minin, Aisyah, Fatimah Az-Zahra, Cut Nyak Dien, Kartini, dan pada zaman modern ini pejuang wanita terus saja bermunculan seperti perjuangan Zainab Al-Ghazali, seorang wanita Ikhwanul Muslimin yang tidak saja kuat fisiknya tetapi juga imannya menghadapi kekejaman pemerintah tirani di Mesir waktu itu. Wonder women yang sholehah bagaikan sekuntum bunga terpelihara, tidak semua kumbang bisa menghisab madunya. Lemah lembutlah memperlakukkanya, karena kata Rasul yang diriwayatkan oleh Imam Muslim “Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baiknya perhiasan dunia adalah wanita shalehah”. *** Sudah habis masanya bagi perempuan hidup terhina. Sudah berlalu awan kelam yang senantiasa menyelimuti gadis-gadis kecil tak berdosa yang dikubur hidup-hidup hanya karena ia berjenis kelamin perempuan. Sejak cahaya Islam menyinari bumi melalui tangan seorang rasul, perempuan menempati tempat yang terhormat. Adalah suatu kesalahan sejarah, jika dikatakan bahwa kebangkitan harga diri dan kehormatan perempuan dimulai sejak terbitnya buku habis gelap terbitlah terang. Sebagai makhluk yang sama-sama mengabdi kepada Allah, perempuan dan laki-laki memiliki hak dan kewajiban yang sama. Bahkan lebih jauh, ada pekerjaan yang tidak dapat dikerjakan olehlaki-laki. Hanya wanita saja yang dapat melakukan pekerjaan ini. . Mengandung, melahirkan, menyusui, adalah fitrah yang tidak dapat dielakkan walaupun dengan teori dan argumentasi apapun. Namun tidak ada pekerjan laki-laki yang tidak dapat dikerjakan oleh wanita. Semua pekerjaan laki-laki dapat dikerjakan oleh wanita saat ini. Tetapi apakah laki-laki bisa mengandung, melahirkan, menyusui? Inilah fitrah yang tidak dapat dielakkan, bahwa wanita memiliki bagian special dalam episode kehidupannya. Sejarah Indonesia mencatat perjuangan seorang gadis bernama Kartini untuk hak-hak dan persamaan derajat kaumnya dengan laki-laki.. Tradisi Jawa yang feodal waktu itu amat sangat merugikan kaum wanita. Tidak diperkenankan mengenyam pendidikan adalah puncak kekecewaan Kartini terhadap diskriminasi terhadap wanita yang sesungguhnya sudah sejak lama dibebaskan Islam melalui lisan Rasulullah. Karena beliau waktu itu berkiblat pada Eropa, Kartini menganggap Eropa merupkan atmosfir baru yang patut dijadikan rujukan terhadap kebebasana perempuan dari kukungan tradisi Jawa yang kurang menghargai wanita. Perempuan memiliki hak mendapatkan pendidikan dan pengajaran yang sejajar dengan laki-laki. Karena mendapatkan ilmu adalah hak setiap insan di muka bumi ini. Kartini pernah mengirim surat kepada Prof Anton dan Nyonya, 4 Oktober 1902, “Kami di sini memohon diusahakan pengajaran dan pendidikan anak-anak perempuan, bukan sekali-kali karena kami mengingginkan anak-anak perempuan itu menjadi saingan laki-laki dalam perjuangan hidupnya. Tapi karena
2 Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

kami yakin akan pengaruh yang besar sekali bagi kemajuan yang diserahkan alam sendiri ke dalam tanganya, menjadi ibu, pendidik manusia yang pertama-tama" Bila kita perhatikan, tuntutan utama Kartini adalah diberikannya kesempatan bagi kaum wanita untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Karena memang waktu itu yang berhak mendapatkan pendidikan hanya laki-laki, itupun terbatas pada anak-anak kaum ningrat, pejabat pemerintah dan Belanda. Kartini yang masih berdarah ningrat saja masih terbatas mendapatkan pendidikan, apalagi dengan perempuan rakyat jelata? Karena Kartini yang cerdas menyadari pendidikan akan memberikan pengaruh yang besar bagi wanita untuk mengembangkan potensi yang telah diberikan alam kepadanya. Pada zamannya, pendidikan bagi anak perempuan amat minim sekali. Hal ini menyebabkan Kartini ingin mendobrak tradisi tersebut dan mengharapkan adanya perubahan adat yang sangat feodal dan mengukung kebebasan. Kartini ingin agar kaumnya pada zaman Belanda itu mendapatkan kesempatan untuk maju, salah satu cara adalah dengan mendapatkan pendidikan yang sama dengan apa yang didapatkan laki-laki. Karena tidak dapat dipungkiri, ibu adalah madrasah pertama yang akan mendidik anak-anak menjadi manusia-manusia yang kelak akan menjadi pemimpin negeri ini. Namun sayang, kaum feminisme tidak utuh mendeskripsikan keinginan dan cita-cita Kartini. Cita-cita murni dan mulia itu hanya ditafsirkan sebatas persamaan derajat. Mereka bahkan lebih sempit menafsirkan cita-cita Kartini dengan persamaan disegala bidang tanpa menghiraukan kodrat keperempuanan yang tidak bisa dipungkiri jelas akan berbeda dengan laki-laki. Jika persamaan derajat yang dituntut, jauh sebelum Kartini lahir, Islam telah mengangkat derajat wanita ke tempat yang paling terhormat, bahkan seluruh isi alam ini tidak ada artinya dibandingkan seorang wanita yang sholehah, begitu Rasul mengatakan. Sebelum wafatnya Kertini sempat mempelajari Al-Quran. Pelajaran yang hanya sebentar ia dapatkan itu menyadarkannya bahwa betapa selama ini ia telah salah memandang Eropa yang selalu diagung-agungkannya sebelum ia mendapat hidayah Allah. Hal ini terungkap dalam suratnya kepada Ny. Abendanon tanggal 27 Oktober 1902, “Sudah lewat masanya, tadinya kami mengira bahwa masyarakat Eropa itu benar-benar satu-satunya yang paling baik tiada taranya. Maafkan kami, tetapi apakah Ibu sendiri menganggap masyarakat Eropa itu sempurna? Dapatkah Ibu menyangkal bahwa dibalik hal yang indah dalam masyarakat Ibu, terdapat banyak hal-hal yang sama sekali tidak patut disebut peradapan? Surat yang cukup pedas ini Kartini sampaikan karena akumulasi kekecewaanya pada masyarakat Eropa yang selama ini ia anggap terhormat. Tidak ada satu masyarakatpun yang lebih menghargai keberadaan perempuan kecuali Islam. Itulah Kartini, perempuan yang cerdas, kritis dan bisa membedakan mana yang merupakan peradapan, dan mana yang tidak. Perkenalannya yang hanya sebentar dengan Al-quran, telah mengembalikan aqidahnya yang hampir terlumuri oleh teori teman-temanya dari Eropa dan Barat yang jauh dari nilai-nilai Islam, berpandangan materialistik, menganggap kaum perempuan pribumi bodoh, padahal merekalah yang menciptakan situasi tersebut.
3 Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

Surat Kartini kepada Ny. Abendanon tanggal 12 Oktober membuktikan itu, “Dan saya menjawab, tidak ada Tuhan kecuali Allah, kami mengatakan bahwa kami beriman kepada-Nya. Kami ingin mengabdi kepada Allah dan bukan kepada manusia, jika sebaliknya tentulah kami sudah memuja orang, bukan manusia”. Subhanallah, Allah memberi hidayah kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan mencabut hidayah dari siapa yang dikehendaki-Nya. Beruntunglah Kartini, diakhir hayatnya Allah menunjukinya jalan yang benar, bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhamad adalah utusan Allah. Wanita diciptakan Allah dari tulang rusuk laki-laki untuk menjadi patner khalifah di muka bumi ini. Dan Rasul telah membebaskan perempuan dari kukungan jahiliyah yang merendahkan martabat wanita, sehingga kerjasma itu dapat dilaksankan dengan baik. Jika Kartini pada akhir hayatnya ingin kembali kepada cahaya Allah, dan melupakan teori Barat dan Eropa, mengapa kita masih meragukan kesempurnaan ajaran Islam?. Kembalilah kepada fitrah yang telah Allah berikan kepada wanita, sebagai istri yang meneguhkan pijakan kaki suami, sebagai ibu, pendidik pertama bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anaknya. Tak ada yang lebih berharga dalam hidup ini, jika kita memiliki keluarga yang harmonis, suami yang sholeh, istri yang sholehah, anak yang sholeh, sehat dan cerdas, yang disinari cahaya Islam, semua itu tiidak lepas dari kreasi tangan wanita. Saat ini yang perlu kita lakukan adalah menciptakan generasi kreatif, inovatif, prestatif, edukatif dan produktif. Adalah sebuah mimpi hal itu terwujud jika tidak dilukis oleh tangan-tangan lembut wanita. Untuk mewujudkan itu, tidak lain hanyalah wanita sholehah yang berilmu, berakal dan bertaqwa yang dapat melakukannya. Wanita sholehah adalah sekuntum bunga terpelihara. Tidak mudah bagi kumbang mengisap madunya. Dalam dirinya tersimpan potensi kepahlawanan yang akan membawa ummat pada puncak peradaban terhormat. Wanita sholehah akan terus membuktikan prestasi kepahlawannya. Apakah keluarga kita yang perempuan termasik dalam bagiannya?

4

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

2. APA YANG MENGHALANGIMU UNTUK BELUM BERHIJAB WAHAI SAUDARIKU

Hijab adalah pakaian wanita muslim yang menutup bagian kepala sampai dengan kaki (termasuk didalamnya jilbab/tudung dan pakaian yang longgar tidak memperlihatkan lekuk tubuh). Bagi orang awam, masalah hijab mungkin dianggap masalah sederhana. Padahal sesungguhnya, ia adalah masalah besar. Karena ia adalah perintah Allah SWT yang tentu didalamnya mengandung hikmah yang banyak dan sangat besar. Ketika Allah SWT memerintahkan kita suatu perintah, Dia Maha Mengetahui bahwa perintah itu adalah untuk kebaikan kita dan salah satu sebab tercapainya kebahagiaan, kemuliaan dan keagungan wanita. Seperti firman Allah SWT: "Hai Nabi, katakan kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istriistri orang mukmin untuk mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka, yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu”.(QS. Al Ahzab:59) Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam pernah bersabda: "Akan ada di akhir umatku kaum lelaki yang menunggang pelana seperti layaknya kaum lelaki, mereka turun di depan pintu masjid, wanita-wanita mereka berpakaian (tetapi) telanjang, diatas kepala mereka (terdapat suatu) seperti punuk onta yg lemah gemulai. Laknatlah mereka! Sesunggunya mereka adalah wanita -wanita terlaknat."(Diriwayatkan oleh Imam Ahmad(2/33)) Sabda Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam juga pernah bersabda: “Dua kelompok termasuk penghuni Neraka, Aku (sendiri) belum pernah melihat mereka, yaitu seperti orang yg membawa cemeti seperti ekor sapi, dengannya mereka mencambuki manusia dan para wanita yg berpakaian (tetapi ) telanjang, bergoyang berlenggak lenggok, kepala mereka (ada suatu) seperti punuk unta yg bergoyang goyang. Mereka tentu tidak akan masuk Surga, bahkan tidak mendapat baunya. Dan sesungguhnya bau Surga itu tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian."(HR. Muslim, hadits no. 2128). Dimasa kini banyak alasan atau sebab yang sering dijadikan alasan mengapa para wanita enggan untuk berhijab, diantaranya: 1. Belum mantap Bila ukhti/saudari berdalih dengan syubhat ini hendaknya bisa membedakan antara dua hal. Yakni antara perintah Tuhan dengan perintah manusia. Selagi masih dalam perintah manusia, maka seseorang tidak bisa dipaksa untuk menerimanya. Tapi bila peritah itu dari Allah SWT tidak ada alasan bagi manusia untuk mengatakan saya belum mantap, karena bisa menyeret manusia pada bahaya besar yaitu keluar dari agama Allah SWT sebab dengan begitu ia tidak percaya dan meragukan kebenaran perintah tersebut. Allah SWT berfirman: "Dan tidak patut bagi lelaki mukmin dan wanita mukminah, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan yang lain tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah SWT dan Rasul-Nya maka sesungguhnya dia telah sesat, sesat yang nyata.” (QS. Al-Ahzab: 36)
5 Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

2. Iman itu letaknya di hati bukan dalam penampilan luar Para ukhti/saudari yang belum berhijab berusaha menafsirkan hadist, tetapi tidak sesuai dengan yang dimaksudkan, seperti sabda Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasalam: “Sesungguhnya Allah SWT tidak melihat pada bentuk-bentuk (lahiriah) dan harta kekayaanmu tapi Dia melihat pada hati dan amalmu sekalian.”(HR. Muslim, Hadist no. 2564 dari Abu Hurairah). Tampaknya mereka menggugurkan makna sebenarnya yang dibelokkan pada kebathilan. Memang benar Iman itu letaknya dihati tapi Iman itu tidak sempurna bila dalam hati saja. Iman dalam hati semata tidak cukup menyelamatkan diri dari Neraka dan mendapat Surga. Karena definisi Iman Menurut jumhur ulama Ahlus Sunnah wal Jama'ah: "keyakinan dalam hati, pengucapan dengan lisan, dan pelaksanaan dengan anggota badan". Dan juga tercantum dalam Al-Quran setiap kali disebut kata Iman, selalu disertai dengan amal, seperti: "Orang yg beriman dan beramal shalih....". Karena amal selalu beriringan dengan iman, keduanya tidak dapat dipisah-pisahkan. 3. Allah belum memberiku hidayah Ukhti/saudari yang seperti ini terperosok dalam kekeliruan yang nyata. Karena bila orang yang menginginkan hidayah, serta menghendaki agar orang lain mendo'akan dirinya agar mendapatkannya, ia harus berusaha keras dengan sebab-sebab yang bisa mengantarkannya sehingga mendapatkan hidayah tersebut. Seperti firman Allah SWT: "Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS. Ar-Ra'd: 11). Karena itu wahai uhkti/saudari, berusahalah mendapatkan sebab-sebab hidayah, niscaya Anda mendapatkan hidayah tersebut dengan izin Allah SWT. Diatara usaha itu adalah berdo'a agar mendapat hidayah, memilih kawan yang shalihah, selalu membaca, mempelajari dan merenungkan Kitab Allah, mengikuti majelis dzikir dan ceramah agama dan lainnya. 4.Takut tidak laku nikah Syubhat ini dibisikkan oleh setan dalam jiwa karena perasaan bahwa para pemuda tidak akan mau memutuskan untuk menikah kecuali jika dia telah melihat badan, rambut, kulit, kecantikan dan perhiasan sang gadis. Meskipun kecantikan merupakan salah satu sebab paling pokok dalam pernikahan, tetapi ia bukan satu-satunya sebab dinikahinya wanita. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: "Wanita itu dinikahi karena empat hal; yaitu karena harta, keturunan, kecantikan dan agamanya. Dapatkanlah wanita yg berpegang teguh dengan agama,(jika tidak) niscaya kedua tanganmu berlumur debu". (HR. Al Bukhari, kitaabun nikah,9/115). 5. Ia masih belum Dewasa Sesungguhnya para wali, baik ayah atau ibu yang mencegah anak puterinya berhijab, dengan dalih karena masih belum dewasa, mereka mempunyai tanggung jawab yang besar dihadapan Allah SWT pada hari Kiamat. Karena menurut syariat ketika seorang gadis mendapatkan Haidh, seketika itu pula ia wajib untuk berhijab. 6. Orang tuaku dan suamiku melarang berhijab
6 Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

Dasar permasalahan ini adalah bahwa ketaatan kepada Allah SWT harus didahulukan daripada ketaÂ’atan kepada mahluk siapa pun dia. Seperti dalam hadits shahih disebutkan: "sesungguhnya ketaatan itu hanya dalam kebaikan."(HR. Al Bukhari dan Muslim). Dan sabda Rasul dalam hadist lainnya: "Dan tidak boleh ta'at kepada mahluk dengan mendurhakai (bermaksiat) kepada Al-Khaliq." (HR. Imam Ahmad, hadits ini shahih). Maka dari itu wahai ukhti yang belum berhijab, semoga tulisan ini mejadi pembuka hati yang terkunci, menggetarkan perasaan yg tertidur, sehingga bisa mengembalikan segenap akhwat yang belum mentaÂ’ati perintah berhijab, kepada fitrah yang telah diperintahkan Allah SWT. (Dikutip dari buku terjemahan yg berjudul asli Ila Ukhti Ghairil Muhajjabah Mal Maani'u Minal Hijab? oleh Syaikh Abdul Hamid Al Bilaly). Wallahu AÂ’lam.

7

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

3. UNTUK MUSLIMAH YANG CANTIK

Agar wajah selalu segar, berseri-seri, dan cantik, cucilah minimal 5 kali sehari yaitu dengan air wudhu. Jangan langsung dikeringkan oleh handuk, biarkan menetes dan kering sendiri. Lalu ambillah sajadah, shalat, berdikir, berdoa. Untuk menghilangkan stress, salah satu penyebab kerut di wajah, perbanyaklah 'olah raga'. Jika tidak ada waktu untuk pergi ke studio fitness, spot-gym, dll, cukup dengan memperbanyak sholat. Dengan sholat berarti kita menggerakan seluruh tubuh. Konsultasikan semua keluh kesah kita pada Zat Yang Maha Tahu - Allah SWT dengan dzikir dan doa. Untuk pelembab, agar awet muda, gunakanlah senyum. Tidak hanya di bibir tapi di hati juga. Katakan pada diri sendiri anda adalah cantik dan tidak memerlukan segala macam operasi plastik. Tidak lupa membisikan 'kata kunci' "Allahuma kamma hassanta khalgii fahassin khulqii" "Ya Allah sebagaimana engkau telah memperindah kejadianku, maka perindah pula ahlaq ku" (HR Ahmad). Untuk mendapatkan bibir cantik, bisikan kalimat-kalimat Allah, tidak berkata bohong, atau menyakiti hati orang lain, tidak dipakaimenyombongkan diri atau takabur. Agar tubuh langsing, singset dan mulus, lakukan diet yang teratur yaitu dengan berpuasa seminggu 2 kali, Senin dan Kamis. Jika kuat, lebih bagus lagi berpuasa seperti nabi Daud AS. Makanlah makanan halal, perbanyak sayuran, buah-buahan, air putih. Untuk mengembangkan diri, sebarkan salam dan sapaan. Dengan demikian kita akan banyak dikenal dan disayangi.

8

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

4. KEPADA YANG TERSAYANG

Kepada Yang Tersayang Semua Muslimah di Seluruh Bagian Jagad Raya Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Ukhti tersayang, Surat ini khusus buatmu saja. Sebuah ungkapan hati yang selama ini kupendam jauh didalam lubuk hati. Ukhti, Tahukah engkau, Ada rasa hormat di diri ini, bahkan untuk sekedar menatap wajahmu. Rasanya tak pantas untuk kulakukan itu, karena cahaya Ilahi yang memancar itu terlalu kuat untuk dapat kupandang. Takut hati ini akan getaran yang menyiksa ....... Ukhti sayang, Sejujurnya .... Ada semangat yang kau alirkan dalam hari-hariku lewat akhlaqmu yang terkadang menyindir kelemahan dan keluh kesahku. Semangatmu terkadang jauh diatas apa yang bisa dilakukan oleh diri ini. Ukhti, Bergetar hati ini, Setiap namamu disebutkan, atau terpampang dalam sebuah susunan kegiatan amal sholih. Seolah tak habis waktumu untuk korbankan sesuatu bagi kemaslahatan ummat dan kaummu. Bangga itu menggelegak, Ketika dengan lancar kau lafadzkan ayat-ayat suci. Ketika namamu menjadi referensi ilmu teman-teman sejawatmu. Ukhti sholihat, Kusering membayangkan, Sambil tersenyum .... Beberapa bocah kecil berlari riang di sekelilingmu. Bercanda bergelayutan di kerudung panjangmu. Tiba-tiba seorang diantara mereka terjatuh, wajahnya meringis memegang lututnya. Tangisnya hampir meledak, ketika dengan cepat tanganmu membelai rambutnya yang tertutup jilbab merah muda berenda hasil tanganmu. Sang anak lupa sakitnya, langsung meloncat riang dalam dekapanmu, diiringi teriakan cemburu kakak-kakaknya. Secarik senyuman sekejap menghiasi wajahmu. Ukhti pujaan,... Kusering mendamba,
9 Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

Bercerita tentang lelah diri ini berjuang dalam kalimatNya. Dengan seksama kau dengar, sambil merapikan beberapa baju taqwa hadiah dari santri-santri binaanmu untukku. Usaiku bercerita, kau tatap diriku. Lirih tapi pasti kau utarakan janji Allah kepada tentaratentaranya. Lembut, kau marahi keluh kesah diri ini. Semangat itu kembali hadir. Lemah itu telah kau buang entah kemana. Yang tinggal hanyalah aliran harapan untuk bertemu lagi nanti dalam keabadian janji Allah. Ukhti sayang, Izinkan diri ini untuk tetap berdo’a pada Pemilikmu. Izinkan diri ini untuk tetap meminta pada Perancangmu. Robbana Hablana min Azwajina wa Dzuriyatina Qurrata ‘aiyun waj-alna lil Muttaqiina Imama. Amin Ya Robbil ‘Alamin. Ukhti, Surat ini kutulis untukmu, Dan hanya untukMu ...

10

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

5. ANDA SPECIAL

Suatu hari seorang penceramah terkenal membuka seminarnya dengan cara unik. Sambil memegang uang pecahan Rp. 100.000,-, ia bertanya kepada hadirin, "Siapa yang mau uang ini?" Tampak banyak tangan diacungkan. Pertanda banyak minat. "Saya akan berikan ini kepada salah satu dari Anda sekalian, tapi sebelumnya perkenankanlah saya melakukan ini." Ia berdiri mendekati hadirin. Uang itu diremas-remas dengan tangannya sampai berlipat-lipat. Lalu bertanya lagi, "Siapa yang masih mau uang ini?\" Jumlah tangan yang teracung tak berkurang. "Baiklah," jawabnya, "apa jadinya bila saya melakukan ini?" ujarnya sambil menjatuhkan uang itu ke lantai dan menginjak-injaknya dengan sepatunya. Meski masih utuh, kini uang itu jadi amat kotor dan tak mulus lagi. "Nah, apakah sekarang masih ada yang berminat?" Tangan-tangan yang mengacung masih tetap banyak. "Hadirin sekalian, Anda baru saja menghadapi sebuah pelajaran penting. Apa pun yang terjadi dengan uang ini, Anda masih berminat karena apa yang saya lakukan tidak akan mengurangi nilainya. Biarpun lecek dan kotor, uang itu tetap bernilai Rp. 100.000,-." Dalam kehidupan ini kita pernah beberapa kali terjatuh, terkoyak, dan berlepotan kotoran akibat keputusan yang kita buat dan situasi yang menerpa kita. Dalam kondisi seperti itu, kita merasa tak berharga, tak berarti. Padahal apa pun yang telah dan akan terjadi, Anda tidak pernah akan kehilangan nilai di mata mereka yang mencintai Anda, terlebih di mata Tuhan. Jangan pernah lupa - Anda spesial.

11

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

6. KASIH SAYANG SEORANG IBU

Saat kau berumur 1 tahun, dia menyuapi dan memandikanmu. Sebagai balasannya, kau menangis sepanjang malam. Saat kau berumur 2 tahun, dia mengajarimu bagaimana cara berjalan. Sebagai balasannya, kau kabur saat dia memanggilmu. Saat kau berumur 3 tahun, dia memasakkan semua makananmu dengan kasih sayang. Sebagai balasannya, kau buang piring berisi makanan ke lantai. Saat kau berumur 4 tahun, dia memberimu pensil berwarna. Sebagai balasannya, kau coret-coret dinding rumah dan meja makan. Saat kau berumur 5 tahun, dia membelikanmu pakaian-pakaian yang mahal dan indah. Sebagai balasannya, kau memakainya untuk bermain di kubangan lumpur dekat rumah. Saat kau berumur 6 tahun, dia mengantarmu pergi ke sekolah. Sebagai balasannya, kau berteriak."NGGAK MAU!!" Saat kau berumur 7 tahun, dia membelikanmu bola. Sebagai balasannya, kau lemparkan bola ke jendela tetangga. Saat kau berumur 8 tahun, dia memberimu es krim. Sebagai balasannya, kau tumpahkan hingga mengotori seluruh bajumu. Saat kau berumur 9 tahun, dia membayar mahal untuk kursus bahasamu. Sebagai balasannya, kau sering bolos dan sama sekali tidak pernah berlatih. Saat kau berumur 10 tahun, dia mengantarmu ke mana saja, dari kolam renang hingga pesta ulang tahun. Sebagai balasannya, kau melompat keluar mobil tanpa memberi salam. Saat kau berumur 11 tahun, dia mengantar kau dan teman-temanmu ke bioskop. Sebagai balasannya, kau minta dia duduk di baris lain. Saat kau berumur 12 tahun, dia melarangmu untuk melihat acara TV khusus orang dewasa. Sebagai balasannya, kau tunggu sampai dia di keluar rumah. Saat kau berumur 13 tahun, dia menyarankanmu untuk memotong rambut, karena sudah waktunya. Sebagai balasannya, kau katakan dia tidak tahu mode. Saat kau berumur 14 tahun, dia membayar biaya untuk kempingmu selama sebulan liburan. Sebagai balasannya, kau tak pernah meneleponnya. Saat kau berumur 15 tahun, dia pulang kerja ingin memelukmu. Sebagai balasannya, kau kunci pintu kamarmu. Saat kau berumur 16 tahun, dia ajari kau mengemudi mobilnya. Sebagai balasannya, kau pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa peduli kepentingannya. Saat kau berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telepon yang penting. Sebagai balasannya, kau pakai telepon nonstop semalaman. Saat kau berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kau lulus SMA. Sebagai balasannya, kau berpesta dengan temanmu hingga pagi.
12

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

Saat kau berumur 19 tahun, dia membayar biaya kuliahmu dan mengantarmu ke kampus pada hari pertama. Sebagai balasannya, kau minta diturunkan jauh dari pintu gerbang agar kau tidak malu di depan teman-temanmu. Saat kau berumur 20 tahun, dia bertanya, "Dari mana saja seharian ini?" Sebagai balasannya, kau jawab,"Ah Ibu cerewet amat sih, ingin tahu urusan orang!" Saat kau berumur 21 tahun, dia menyarankan satu pekerjaan yang bagus untuk karirmu di masa depan. Sebagai balasannya, kau katakan,"Aku tidak ingin seperti Ibu." Saat kau berumur 22 tahun, dia memelukmu dengan haru saat kau lulus perguruan tinggi. Sebagai balasannya, kau tanya dia kapan kau bisa ke Bali. Saat kau berumur 23 tahun, dia membelikanmu 1 set furniture untuk rumah barumu. Sebagai balasannya, kau ceritakan pada temanmu betapa jeleknya furniture itu. Saat kau berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanya tentang rencananya di masa depan. Sebagai balasannya, kau mengeluh,"Aduuh, bagaimana Ibu ini, kok bertanya seperti itu?" Saat kau berumur 25 tahun, dia mambantumu membiayai penikahanmu. Sebagai balasannya, kau pindah ke kota lain yang jaraknya lebih dari 500 km. Saat kau berumur 30 tahun, dia memberikan beberapa nasehat bagaimana merawat bayimu. Sebagai balasannya, kau katakan padanya,"Bu, sekarang jamannya sudah berbeda!" Saat kau berumur 40 tahun, dia menelepon untuk memberitahukan pesta ulang tahun salah seorang kerabat. Sebagai balasannya, kau jawab,"Bu, saya sibuk sekali, nggak ada waktu." Saat kau berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatanmu. Sebagai balasannya, kau baca tentang pengaruh negatif orang tua yang menumpang tinggal di rumah anak-anaknya. Dan hingga suatu hari, dia meninggal dengan tenang. Dan tiba-tiba kau teringat semua yang belum pernah kau lakukan, karena mereka datang menghantam HATI mu bagaikan palu godam.

13

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

7. UNTAIAN HARAP

Dengarkanlah untaian harap seorang hamba yang duduk bersimpuh sambil menengadahkan tangan ditengah sunyinya malam diakhir sujud-sujud panjangnya... "..... Ya Allah berikan aku handphone lengkap dengan pulsanya yang banyak supaya aku bisa mudah berhubungan saudara dan teman ku untuk mengetahui kabarnya" "Ya Allah berikan aku lettop plus multimedia dan printer portable-nya agar aku bisa mengetahui informasi dunia memberitahu pada yang belum tahu dan membuat dokumentasi yang baik untuk berdakwah" "Ya Allah berikan aku mobil AVANZA atau KIJANG atau MARCEDES supaya aku bisa dipakai urusan da'wah dengan mudah survey ... syuro ...jemput muajih.." "Ya Allah berikan aku sebuah rumah sederhana yang luaaas pekarangannya supaya bisa kujadikan markas da'wah dan tabligh akbar" "Ya Allah berikan aku kompor gas gratis dan beserta tabungnya supaya aku bisa buat makan dengan cepat untuk para fakir miskin dan anak yatim serta para mujahid" "Ya Allah berikan aku otak yang encer dan kesempatan belajar setinggi2nya supaya aku bisa pintar dan mudah menghafal Al Qur'an dan menguasai IPTEK" "Ya Allah berikan aku uang yang banyak biar bisa kusumbangkan pada fakir miskin, anak yatim dan sekolah-sekolah" "Ya Allah berikan pasangan hidup yang Engkau sukai dan baik supaya aku bisa bersama-sama membangun miniatur kerajaan yang baik, sakinah mawaddah warahmah" "Ya Allah berikan aku anak-anak yang cerdik dan sholeh supaya bisa dijadikan kebanggaan dan tabungan di akhirat kelak" "Ya Allah berikan aku kesempatan untuk keliling dunia supaya kubisa mensyukuri ciptaan dibelahan duniaMu yang lain" .................................... Namun Ya Allah aku ..... (sambil terisak ia meneruskan untaian harapnya)........................ aku ini hanyalah seorang hamba yang dhoif dan lemah ................. seringkali khilaf untuk bersyukur janganlah kau kabulkan Ya Allah......... jangan ... kalau sekiranya itu semua bisa membuatku terlena dari mengingat-Mu.......... Apalah arti semua itu ..... kalau bukan untukMu dan mencari keradhaan-Mu..... Ya Allah ..... sesungguhya kuminta semua itu karna hanya ingin membuktikan cinta padaMu dengan berbagai cara....... Engkaulah yang Maha Mengetahui mana saja yang patut kudapat....... atau tidak sama sekali bila itu semua justru membuatku jauh dariMu tak usahlah Kau berikan.... cukup saja hamba diberi setitik cintaMu............ .........kabulkanlah Ya Allah..... (Adzan Subuh berkumandang menutup untaian-untaian harap seorang hamba) "Rabbanaa aatinaa fiddunyaa hasanah wafil aakhirati hasanah..waqinaa adzabannaar".

14

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

8. LUCU YA ???

Lucu ya, uang Rp 20,000an kelihatan begitu besar bila dibawa ke kotak amal mesjid, tapi begitu kecil bila kita bawa ke supermarket.... Lucu ya, 45 menit terasa terlalu lama untuk berzikir, tapi betapa pendeknya waktu itu untuk pertandingan sepakbola.... Lucu ya, betapa lamanya 2 jam berada di Masjid, tapi betapa cepatnya 2 jam berlalu saat menikmati pemutaran film di bioskop.... Lucu ya, susah merangkai kata untuk dipanjatkan saat berdoa atau sholat, tapi betapa mudahnya cari bahan obrolan (gossip) bila ketemu teman.... Lucu ya, betapa serunya perpanjangan waktu dipertandingan badminton favorit kita, tapi betapa bosannya bila imam sholat Tarawih bulan Ramadhan kelamaan bacaannya.... Lucu ya,susah banget baca Al-Quran 1 juz saja, tapi novel best-seller lebih dari 100 halaman pun habis dilalap.... Lucu ya, orang-orang pada berebut paling depan untuk nonton konser tapi berebut cari shaf paling belakang bila Jumatan agar bisa cepat keluar.... Lucu ya,kita perlu undangan pengajian 3-4 minggu sebelumnya agar bisa disiapkan di agenda kita, tapi untuk acara lain jadwal kita seketika .... Lucu ya,susahnya orang mengajak partisipasi untuk dakwah, tapi mudahnya orang berpartisipasi menyebar gossip.... Lucu ya,kita begitu percaya pada yang dikatakan koran, tapi kita sering mempertanyakan apa yang dikatakan Al Quran.... Lucu ya,kita bisa ngirim ribuan jokes lewat email, tapi bila ngirim yang berkaitan dengan ibadah sering mesti berpikir dua-kali.... Lucu ya,semua orang penginnya masuk surga tanpa harus beriman,berpikir, berbicara ataupun melakukan apa-apa tapi.... LUCU YA ?! "Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang sesungguhnya bagi mereka karunia yang besar dari Allah." (QS.33:47)

gampang

diubah

mu'min

bahwa

15

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

9. 7 PENYAKIT WANITA
baca hati2, kenali gejalanya, lebih baik mencegah dari pada mengobati kan? ------------------------------------------------------------------------------------------------------7 Penyakit Wanita Berdasarkan sebuah survey, beberapa penyakit yang sering dan biasanya dialami oleh wanita.... 1. Nangisuitis Akibat terlalu sensitif. Gejalanya bibir cemberut, mata kedip-kedip. Efek sampingnya mata bengkak, saputangan banjir, hidung meler,bawaannya ngurung diri atau terkena penyakit Curhatitis A. Penyakit ini bisa diobati dengan obat Tegaridol, OBH (Obat Berhati Hamba). 2. Curhatitis Bawaannya pengen nyerocos, Efek samping rahasia orang Nangisuitis, Penyakit ini bisa diarahkan positif jika ia orang yang tepat, apalagi sama Tuhan. bisa bocor,terkena bercuhatitisnya ke

3. Shooping Syndrome Gejalanya pengen jalan mulu, mata melotot, Efek sampingnya lidah mulut nganga, dompet jadi tipis. Jika sudah masuk stadium 4 banget)dompet cowoknya ikut tipis. Coba minum hematcold atau PD(Pengendalian Diri). 4. Cerewetisme Lebih parah dari Curha titis B, tidak mengandung titik koma. Efek samping muncrat, telinga tetangga budek, dada cowoknya bisa jadi lebih halus karena sering mengelus. Lebih cepat makan pil dengar dan minum tablet bicara lebih diperlambat.

ngiler, (parah tablet

5. Lamanian Dandanitositis Pengennya diem depan cermin. Tangan kiri gatel-gatel pengen pegang sisir, tangan kanan kram-kram pengen teplok-teplok pipi pake bedak. Efek samping: menor, telat, cowoknya berkarat, gak kebagian makanan. Minum segera Sari Bawak (Bagi Waktu) dan Taperi (tambah percaya diri). Buat cowok minum Toleransikipil 230 sendok sehari sesudah dan sebelum mandi. 6. Cemburunotomy Gejala muka lonjong, tangan mengepal, alis menukik. Coba cegah dengan obat sirup prasangka baik tiga sendok sehari, Pil pengertian dan tablet selidiki dahulu. 7. Ngambekilation Gejala hampir sama dengan Cemburubotomy. Minum Sabaron dan Bersyukurinis
16 Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

10. AYAH, BOLEHKAH BERPACARAN?
ABSTRACT: Mungkin ada diantara kita selaku orangtua yang tidak mampu bersikap tegas dalam menyampaikan ajaran Islam, terutama yang berhubungan dengan psikoseksual remaja. Kita 'malu' menyampaikan kebenaran, padahal itu adalah kewajiban kita untuk menyampaikannya dan hak mereka untuk mengetahuinya. 'Ayah, bolehkah berpacaran?' mungkin salah satu pertanyaan yang lambat laun akan menyergap kita. Salah satu jawaban yang cerdas, memuaskan dan tepat, mungkin dapat kita simak dari artikel di bawah ini. Semoga Allah SWT memudahkan kita untuk memberikan yang terbaik kepada putra-putri kita, yaitu pendidikan yang baik dan adab yang mulia. ------------------------------------------------------------Seorang ayah, bila ia mempunyai putra yang beranjak remaja, lambat atau cepat ia akan disergap oleh pertanyaan seperti ini: 'Ayah, bolehkah berpacaran?' Pengertian 'berpacaran' menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah bercintaan, berkasih-kasihan. Sebagai Ayah yang baik, kita sudah seharusnya sejak jauh hari berusaha menyiapkan jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan tak terduga seperti itu. Namun seringkali kita tidak siap dengan jawaban ketika pertanyaan tadi terlontar dari mulut anak kita. Seorang ayah mempunyai posisi strategis. AYAH TIDAK SAJA MENJADI PEMIMPIN BAGI KELUARGANYA, SEORANG AYAH JUGA SEHARUSNYA BISA MENJADI TEMAN BAGI ANAK-ANAKNYA, MENJADI NARASUMBER DAN GURU BAGI ANAK-ANAKNYA. 'Tiada pemberian seorang bapak terhadap anak-anaknya yang lebih baik dari pada (pendidikan) yang baik dan adab yang mulia.' (HR At-Tirmidzy) 'Barangsiapa yang mengabaikan pendidikan anak, maka ia telah berbuat jahat secara terang-terangan ...' Ibnu Qayyim. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Setiap kamu adalah pemimpin, dan setiap kamu akan dimintai pertangungjawaban terhadap apa yang kamu pimpin. Seorang suami (ayah) adalah pemimpin bagi anggota keluarganya, dan ia akan dimintai pertanggungjawaban terhadap apa yang telah dipimpinnya atas mereka." (HR Muslim). Ada sebuah contoh yang datangnya dari keluarga Pak Syamsi. Ketika Iwan anak remajanya bertanya soal berpacaran, Pak Syamsi yang memang sudah sejak lama mempersiapkan diri, dengan santai memberikan jawaban seperti ini: 'Boleh nak, sejauh berpacaran yang dimaksud adalah sebagaimana yang terjadi antara Ayah dan Bunda' Pak Syamsi menjelaskan kepada Iwan, bahwa berpacaran adalah menjalin tali kasih, menjalin kasih sayang, dengan lawan jenis, untuk saling kenal-mengenal, untuk sama-sama memahami kebesaran Allah di balik tumbuhnya rasa kasih dan sayang itu. Oleh karena itu, berpacaran adalah ibadah. Dan SEBAGAI IBADAH, BERPACARAN HARUSLAH DILAKUKAN SESUAI DENGAN KETENTUAN ALLAH, YAITU DI DALAM LEMBAGA PERKAWINAN. Di dalam sebuah Hadits Shahih Riwayat Ahmad, Bukhari dan Muslim, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 'Jangan sekali-kali seorang laki-laki bersendirian dengan seorang perempuan, melainkan si perempuan itu bersama mahramnya.' 'Di luar ketentuan tadi, maka yang sesungguhnya terjadi adalah perbuatan mendekati zina, suatu perbuatan keji dan terkutuk yang diharamkan ajaran Islam (Qs. 17:32). Allah SWT telah mengharamkan zina dan hal-hal yang bertendensi ke arah itu, termasuk berupa kata-kata (yang merangsang), berupa perbuatan-perbuatan tertentu (seperti membelai dan sebagainya).' Demikian penjelasan Pak Syamsi kepada Iwan anak remajanya. "DI DALAM LEMBAGA PERKAWINAN, ANANDA BISA BERPACARAN DENGAN BEBAS DAN TENANG, BISA SALING MEMEMBELAI DAN MENGASIHI, BAHKAN LEBIH JAUH DARI ITU, 17 Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag YANG SEMULA HARAM MENJADI HALAL SETELAH MENIKAH, YANG SEMULA DIHARAMKAN TIBA-TIBA MENJADI HAK BAGI SUAMI ATAU ISTRI YANG APABILA DITUNAIKAN DENGAN IKHLAS KEPADA ALLAH AKAN MENDATANGKAN PAHALA." Demikian penjelasan pak Syamsi kepada Iwan. "Namun jangan lupa," sambung pak Syamsi, "ISLAM MENGAJARKAN DUA HAL YAITU MEMENUHI HAK DAN KEWAJIBAN SECARA SEIMBANG. DI DALAM LEMBAGA PERKAWINAN, KITA TIDAK SAJA BISA MENDAPATKAN HAK-HAK KITA SEBAGAI SUAMI ATAU ISTERI, NAMUN JUGA DITUNTUT UNTUK MEMENUHI KEWAJIBAN, MENAFKAHI DENGAN LAYAK, MEMBERI TEMPAT BERNAUNG YANG LAYAK, DAN YANG TERPENTING ADALAH MEMBERI PENDIDIKAN YANG LAYAK BAGI ANAK-ANAK KELAK ..." Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Seorang yang membina anaknya adalah lebih baik daripada ia bersedekah satu sha' ... (HR At-Tirmidzy). "Nah, apabila ananda sudah merasa mampu memenuhi kedua hal tadi, yaitu hak dan kewajiban yang seimbang, maka segeralah susun sebuah rencana berpacaran yang baik di dalam sebuah lembaga perkawinan yang dicontohkan Rasulullah..." Demikian imbuh pak Syamsi. Seringkali kita sebagai orangtua tidak mampu bersikap tegas di dalam menyampaikan ajaran Islam, terutama yang sangat berhubungan dengan perkembangan psikoseksual remaja. Seringkali kita 'malu' menyampaikan kebenaran yang merupakan kewajiban kita untuk menyampaikannya, sekaligus merupakan hak anak untuk mengetahuinya. Sebagai anak, seorang Iwan memang harus mempunyai tempat yang cukup layak untuk menumpahkan aneka pertanyaannya. Sebagai lelaki muda, yang ia butuhkan adalah sosok ayah yang dapat menjawab pertanyaanpertanyaannya dengan cerdas, memuaskan, dan tepat. Seorang ayah yang mampu menjawab pertanyaan bukan dengan marah-marah. Berapa banyak remaja seperti Iwan diantara kita yang tidak punya tempat bertanya yang cukup layak? Bagi seorang Iwan, sebagaimana dia melihat kenyataan yang terjadi di depan matanya, berpacaran adalah memadu kasih diantara dua jenis kelamin yang berbeda, sebuah ajang penjajagan, saling kenal diantara dua jenis kelamin berbeda, antara remaja putra dengan remaja putri, yang belum tentu bermuara ke dalam lembaga perkawinan. Hampir tak ada seorang pun remaja seperti Iwan yang mau menyadari, bahwa perilaku seperti itu adalah upaya-upaya mendekati zina, bahkan zina itu sendiri! Celakanya, hanya sedikit saja diantara orangtua yang mau bersikap tegas terhadap perilaku seperti ini. Bahkan, seringkali sebagian dari orangtua kita justru merasa malu jika anaknya yang sudah menginjak usia remaja belum juga punya pacar. Sebaliknya, begitu banyak orangtua yang merasa bangga jika mengetahui anaknya sudah punya pacar. 'Berapa banyak kejahatan yang telah kita buat secara terang-terangan ...?' Di sebuah stasiun televisi swasta, ada program yang dirancang untuk mempertemukan dua remaja berlawanan jenis untuk kelak menjadi pacar. Di stasiun teve lainnya ada sebuah program berpacaran (dalam artian perbuatan mendekati zina) yang justru diasosiasikan dengan heroisme, antara lain dengan menyebut para pelakunya (para pemburu pacar) sebagai "pejuang." Dan bahkan para "pejuang" ini mendapat hadiah berupa uang tunai yang menggiurkan anak-anak remaja. Perilaku para "pejuang" ini disaksikan oleh banyak remaja, sehingga menjadi contoh bagi mereka. Makna pejuang telah bergeser jauh dari tempatnya semula. Seseorang yang melakukan perbuatan mendekati zina disebut "pejuang." Hampir tidak pernah kita mendengar ada seorang pelajar yang berprestasi disebut pejuang. Jarang kita dengar seorang atlet berprestasi disebut pejuang. *IKATLAH ILMU DENGAN MENULISKANNYA* Al-Hubb Fillah wa Lillah, 18

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

11. TATAPAN PENUH CINTA

Sekedar renungan,. Masihkah tetap membenci bila orang yang menjengkelkan itu tengah tertidur lelap??.....mungkin inilah sumber kekuatan seorang ibu tetap mencintai anak-anaknyanya betapa pun si anak telah 'menyakiti' hati sang ibu...... Cobalah dengan memperhatikan pasangan anda yang tengah terlelap dalam damai........semoga anda memperoleh kekuatan darinya untuk tetap mencintainya sepenuh hati..........! Tatapan Penuh Cinta Pernahkah anda menatap orang-orang terdekat anda saat ia sedang tidur? Kalau belum, cobalah sekali saja menatap mereka saat sedang tidur. Saat itu yang tampak adalah ekspresi paling wajar dan paling jujur dari seseorang. Seorang artis yang ketika di panggung begitu cantik dan gemerlap pun bisa jadi akan tampak polos dan jauh berbeda jika ia sedang tidur. Orang paling kejam di dunia pun jika ia sudah tidur tak akan tampak wajah bengisnya. Perhatikanlah ayah anda saat beliau sedang tidur. Sadarilah, betapa badan yang dulu kekar dan gagah itu kini semakin tua dan ringkih, betapa rambut-rambut putih mulai menghiasi kepalanya, betapa kerut merut mulai terpahat di wajahnya. Orang inilah yang tiap hari bekerja keras untuk kesejahteraan kita, anak-anaknya. Orang inilah, rela melakukan apa saja asal perut kita kenyang dan pendidikan kita lancar. Sekarang, beralihlah. Lihatlah ibu anda.. Hmm...kulitnya mulai keriput dan tangan yang dulu halus membelai-belai tubuh bayi kita itu kini kasar karena tempaan hidup yang keras. Orang inilah yang tiap hari mengurus kebutuhan kita. Orang inilah yang paling rajin mengingatkan dan mengomeli kita semata-mata karena rasa kasih dan sayang, dan sayangnya, itu sering kita salah artikan. Cobalah menatap wajah orang-orang tercinta itu : Ayah, Ibu, Suami, Istri, Kakak, Adik, Anak, Sahabat, Semuanya. Rasakanlah sensasi yang timbul sesudahnya. Rasakanlah energi cinta yang mengalir pelan-pelan saat menatap wajah lugu yang terlelap itu. Rasakanlah getaran cinta yang mengalir deras ketika mengingat betapa banyaknya pengorbanan yang telah dilakukan orang-orang itu untuk kebahagiaan anda. Pengorbanan yang kadang tertutupi oleh kesalah pahaman kecil yang entah kenapa selau saja nampak besar. Secara ajaib Tuhan mengatur agar pengorbanan itu bisa tampak lagi wajah-wajah jujur mereka saat sedang tidur. Pengorbanan yang melelahkan namun enggan mereka ungkapkan.
19

melalui kadang

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

Dan ekspresi wajah ketika tidur pun mengungkap segalanya. Tanpa kata, tanpa suara dia berkata : "betapa lelahnya aku hari ini". Dan penyebab lelah itu? Untuk siapa dia berlelah-lelah? Tak lain adalah kita. Suami yang bekerja keras mencari nafkah, istri yang bekerja keras mengurus dan mendidik anak, juga rumah. Kakak, adik, anak, dan sahabat yang telah melewatkan hari-hari suka dan duka bersama kita. Resapilah kenangan-kenangan manis dan pahit yang pernah terjadi dengan menatap wajah-wajah mereka. Rasakanlah betapa kebahagiaan dan keharuan seketika membuncah jika mengingat itu semua. Bayangkanlah apa yang akan terjadi jika esok hari mereka "orang-orang terkasih itu" tak lagi membuka matanya, selamanya .....

20

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

12. SYAFAAT ANAK-ANAK
Apabila hari kiamat tiba Berdirilah segenap manusia dan jin Para malaikat berbaris-baris Kemudian datang anak-anak orang Islam Membentuk barisan tersendiri Lalu Allah memerintahkan kepada Jibril Membawa anak-anak itu ke Surga Sesampai di depan pintu Surga Anak-anak itu bertanya: "Mana ayah dan ibu kami? Mana ayah dan ibu kami? Kami tidak patut masuk Surga tanpa ayah dan ibu kami." Malaikat menjawab: "Ayah-ayah dan ibu-ibumu telah bermaksiat Memperturutkan hawa nafsu dan bujuk setan Mereka Patut dimasukkan ke Neraka." Mendengar jawaban malaikat itu Anak-anak berteriak sambil menangis Lalu Allah bertanya kepada Jibril, "Apakah teriakan tangis itu?" Jibril menjawab, "teriakan anak-anak yang tidak mau masuk ke Surga jika tanpa ayah dan ibunya. Anak-anak memohon kepada-Mu Agar mengampuni dosa kedua orangtuanya Dan memasukkan bersama-sama di Surga Jika tidak, anak-anak itu tidak rela Masuk Neraka bersama ayah-ibunya." Berfirmanlah Allah: "Wahai Jibril, pergilah! Bawa para ibu dan para bapak Kepada anak-anaknya Masukkan bersama-sama ke Surga Aku telah ampuni mereka Karena syafaat anak-anaknya." Maka bersorak-sorailah anak-anak Menemui ayah-bundanya masing-masing Mereka bergandengan tangan Bersama-sama masuk Surga.
21

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

13. MENGAPA WANITA MUDAH MENANGIS? OLEH : HAMBA ALLAH SWT
Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya pada ibunya. "Ibu, mengapa Ibu menangis?". Ibunya menjawab, "Sebab aku wanita". "Aku tak mengerti" kata si anak lagi. Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. "Nak, kamu memang tak akan pernah mengerti....". Kemudian anak itu bertanya pada ayahnya. "Ayah, mengapa Ibu menangis?, Ibu menangis tanpa sebab yang jelas". Sang ayah menjawab, "Semua wanita memang sering menangis tanpa alasan". Hanya itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya. Sampai kemudian si anak itu tumbuh menjadi remaja, ia tetap bertanya-tanya, mengapa wanita menangis. Hingga pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan, "Ya Allah, mengapa wanita mudah sekali menangis?" Dalam mimpinya ia merasa seolah Tuhan menjawab, "Saat Kuciptakan wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama. Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur. Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan dan mengeluarkan bayi dari rahimnya, walau kerap berulangkali ia menerima cerca dari anaknya itu. Kuberikan keperkasaan yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah saat semua orang sudah putus asa. Kepada wanita, Kuberikan kesabaran untuk merawat keluarganya walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah. Kuberikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang untuk mencintai semua anaknya dalam kondisi dan situasi apapun. Walau acapkali anak-anaknya itu melukai perasaan dan hatinya. Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada bayi-bayi yang mengantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya. Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya melalui masa-masa sulit dan menjadi pelindung baginya. Sebab bukannya tulang rusuk yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak. Kuberikan kepadanya kebijaksanaan dan kemampuan untuk memberikan pengertian dan menyadarkan bahwa suami yang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya. Walau seringkali pula kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami agar tetap berdiri sejajar, saling melengkapi dan saling menyayangi. Dan akhirnya Kuberikan ia air mata agar dapat mencurahkan perasaannya. Inilah yang khusus Kuberikan kepada wanita, agar dapat digunakan kapanpun ia inginkan. Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita, walaupun sebenarnya air mata ini adalah air mata kehidupan".

22

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

14. DOA IBU UNTUKMU OLEH : HAMBA ALLAH SWT
Ya Ghaffar, ya Rahim Kau letakkan di rahim kami anak-anak negeri ini Kau amanatkan diri-diri mereka pada lindungan kasih-sayang kami kau percayakan jiwa-jiwa mereka pada bimbingan ruhani kami Kau hangatkan tubuh-tubuh mereka dengan dekapan cinta kami Kau besarkan badan-badan mereka dengan aliran air susu kami Tuhan kami, kami telah sia-siakan kepercayaan-Mu kesibukan telah menyebabkan kami melupakan amanat-Mu hawa nafsu telah menyeret kami untuk menelantarkan buah hati kami tidak sempat kami gerakkan bibir-bibir mereka untuk berzikir kepada-Mu tidak sempat kami tuntun mereka untuk membesarkan asma-Mu tidak sempat kami tanamkan dalam hati mereka kecintaan kepada Nabi-Mu Kami berlomba mengejar status dan kebanggaan meninggalkan anak-anak kami dalam kekosongan dan kesepian Kami memoles wajah-wajah kami dengan kepalsuan membiarkan anak-anak kami meronta dalam kebisuan Kami terlena memburu kesenangan sehingga tak kami dengar lagi mereka menangis manja sambil memandang kami dengan pandangan cinta seperti dulu, ketika mereka mengeringkan air mata mereka dalam kehangatan dada-dada kami Dosa-dosa kami telah membuat anak-anak kami menjadi pemberang, pembangkang, dan penentang-Mu Dosa-dosa kami telah membuat hati mereka keras, kasar, kejam, dan tidak tahu berterima kasih Sebelum Engkau ampuni mereka, Ya Allah SWT ampunilah lebih dahulu dosa-dosa kami Ya Allah, berilah kami peluang untuk mendekap tubuh mereka dengan dekapan kasih sayang kami berilah kami waktu untuk melantunkan pada telinga mereka ayat-ayat Alquran dan Sunnah Nabi-Mu Berilah kami kesempatan untuk sering menghadap-Mu dan memohon kepada-Mu seusai salat kami untuk keselamatan, kesejahteraan, dan kebahagiaan anak-anak kami Bangunkan kami di tengah malam untuk merintih kepada-Mu mengadukan derita dan petaka yang menimpa anak-anak negeri ini. Izinkan kami membasahi tempat sujud kami dengan air mata penyesalan akan kelalaian kami Ya Allah, ya Jabbar, ya Ghaffar Anugerahkan kepada para pemimpin kami kearifan untuk mendidik anak-anak negeri ini dalam kesalehan
23 Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

Berikan kepada mereka petunjuk-Mu sehingga mereka menjadi suri teladan bagi kami dan anak-anak kami Limpahkan kepada mereka perlindungan-Mu supaya mereka melindungi kami dengan keadilan-Mu Jauhkan mereka dari kezaliman sehingga kami dapat mengabdi-Mu dengan tentram dan aman Ya Rahman, ya Rahim Indahkan kehidupan kami dengan kesalehan anak-anak kami Peliharalah anak-anak kami yang kecil Kuatkanlah anak-anak kami yang lemah Sucikan kalbu mereka Bersihkan kehormatan mereka Sehatkan badan mereka Cerdaskan akal mereka Indahkan akhlak mereka Gabungkanlah mereka bersama orang-orang yang bertakwa kepada-Mu yang mencintai Nabi-Mu, keluarganya yang suci, dan sahabatnya yang mulia yang berbakti kepada orangtuanya yang bermanfaat kepada bangsanya yang berkhidmat kepada sesama manusia Wahai Zat yang nama-Nya menjadi pengobat yang sebutan-Nya penyembuhan yang ketaatan-Nya kecukupan sayangi kami yang modalnya hanya harapan dan senjatanya hanya tangisan Kabulkanlah doaku Ya Allah.

24

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

15. KUPERSEMBAHKAN HADIAH UNTUKMU OLEH : HAMBA ALLAH SWT

Kutiup lilin ulang tahunku angin berbisik seperti menghantarkan musafir ke pelabuhan yang baru ada damai ada mentari yang menerangi perjanalan panjang Burung-burung berkicauan embun pagi sambut hari baru yang belum pernah kubayangkan langit demikian cerah senyumku merekah setelah tadi malam Kau uji lagi aku dengan keraguan itu Aku demikian hina demikian kecil di hadapanMu, Ya Allah Kubentangkan sajadah hidupku seiring nafas yang Kau berikan Kupersembahkan hadiah UntukMu; zikir yang kurangkaikan syukur yang kupanjatkan taubat yang kutangiskan Di malam itu Ku seperti di dekatMu Kau menatapku hingga kutak sanggup menahan tangis Kualirkan air mata penyesalan di tengah senyapnya subuh yang teduh Kini ijinkanlah ku lahir kembali, Ya Allah seperti tangisan pertamaku tatkala dilahirkan ibuku Kini ijinkanlah ku lahir kembali, Ya Allah di bulan Ramadhan yang suci di hari Jumat yang agung Kutiup lilin ulang tahunku Kupersembahkan hadiah UntukMu; zikir yang kurangkaikan syukur yang kupanjatkan taubat yang kutangiskan
25

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

16. HIJAB = TERKEKANG OLEH : HAMBA ALLAH SWT
Banyak yang bilang... hijab adalah bentuk pengekangan terhadap wanita... Banyak juga yang bilang... dengan berhijab wanita tidak bebas dalam berbuat... benarkah itu semua tujuan diturunkannya perintah berhijab ? Allah ta'ala telah berfirman... memerintahkan setiap wanita yang beriman... 'tuk mengenakan hijab atau kerudungnya bila keluar rumah... atau ketika bertemu dengan mereka yang bukan muhrimnya... agar mereka lebih mudah dikenal dan tidak mendapat gangguan Ya...dengan berhijab... Wanita Muslimah menunjukkan identitasnya... menunjukkan kebanggaan dan izzah sebagai pemeluk Dienullah... menunjukkan kesungguhan dan ketaatan sebagai hamba-Nya... menunjukkan penjagaan terhadap kehormatan dan kesucian dirinya Dengan berhijab... bukan berarti Muslimah terkekang hidupnya... bukan berarti Muslimah tak lagi punya kebebasan... bahkan dengan hijab yang melindungi kehormatannya... Muslimah bisa menunjukkan potensi diri yang sebenarnya Muslimah yang berhijab... tidak lagi dihormati karena kecantikannya... tidak lagi dinilai dengan penampilan dirinya... tapi naluri dan daya pikirnyalah yang sekarang menentukan... yang menjadi tolok ukur orang lain dalam menilai dirinya Muslimah yang berhijab... terbebas dari belenggu tuntutan penampilan... terbebas dari segala pelecehan harga dirinya... Bebas dan merdeka yang berbeda dengan wanita lainnya... bebas dan merdeka sebagaimana kodratnya sebagai wanita Maha Benar Allah atas segala Firman-Nya... Maha Bijaksana Allah atas segala Perintah-Nya... Maha Adil Allah atas segala Keputusan-Nya... Maha Penyayang Allah atas segala Hukuman-Nya... Maha Kuasa Allah atas segala-segalanya
26

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

17. WANITA ??? OLEH : HAMBA ALLAH SWT
Wanita... sering diibaratkan bunga... sering dilambangkan sumber keindahan... sering dinilai penyejuk mata dan rasa... sering dianggap pembawa ketentraman hati dan jiwa Tapi tak jarang pula... dia dianggap sumber petaka... sumber segala kemaksiatan yang ada... tempat masuknya berbagai godaan dunia bahkan kedudukannya direndahkan pula Mana yang benar... mana yang sesungguhnya pantas buat wanita ? Atau kedua-duanya memang ada padanya ? sebagai sumber ketentraman...duka nestapa... sebagai sumber kebaikan...juga kemaksiatan...? Wanita...mengapa ? Wanita... memang sering dianggap lemah... padahal dibalik kelemah-lembutannya... ada kekuatan sungguh besar yang dia punya yang mampu memutih-hitamkan dunia... lihat saja sejarah yang telah membuktikannya Wanita... sadarilah akan dirimu... akan potensimu... yang belum tergali itu Bangkitlah dengan penuh keyakinan... bersama keimanan kepada-Nya yang penuh... bersama keikhlasan pengabdian yang sungguh-sungguh... 'tuk hanya mencari ridho Ilahi selalu Wanita... kedudukanmu tidaklah lebih rendah dari siapa pun juga engkau punya hak yang sama sebagai hamba-Nya... engkau pun akan mendapatkan pahala dari-Nya sebagaimana pria... setiap kau laksanakan kewajiban kepada-Nya dengan niat yang ikhlash Allah tiada akan menganiayamu sedikit pun... pun Dia tak akan membeda-bedakan derajatmu... kecuali derajat taqwalah yang Dia lihat pada dirimu
27

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

Bangkitlah wahai Muslimah... carilah ilmu setinggi-tinginya... ilmu agama dan ilmu-ilmu lainnya dan manfaatkanlah apa yang engkau punya... dengan niat yang ikhlas dan mulia... dengan cara yang dibenarkan Syari'ah... dengan tujuan 'tuk mendapatkan ridho Ilahi semata

28

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

18. SENYUMLAH SAUDARAKU OLEH : HAMBA ALLAH SWT

Senyumlah... niscaya akan cerahlah dunia... niscaya akan hilanglah kabut penghalang... niscaya akan terbentanglah jalinan yang indah... jalinan ukhuwah di antara kita menuju ridho-Nya Senyumlah saudaraku... senyumlah dengan segenap jiwamu... senyumlah dengan sepenuh hatimu... senyumlah dengan setulus batinmu... semoga Allah memberkahi senyum ikhlasmu itu Nabi SAW tercinta telah bersabda... sedekah tidak harus dengan harta berlimpah... sedekah tidak mesti dalam jumlah yang besar... senyuman ikhlas dan membahagiakan tiap orang yang melihatnya... juga bisa dinilai sebagai sedekah dari pemiliknya Senyumlah saudaraku... cerahkanlah wajahmu dengan senyum itu... hadapilah saudaramu yang lain dengan wajah bersinar... dengan senyum manismu yang sungguh menyejukkan jiwa... Semoga Allah mempererat jalinan ukhuwahmu dengannya

29

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

19. HEII OLEH : HAMBA ALLAH SWT

Heii tua bangka Apa yang kau temukan sepanjang hidupmu Mmm kematian kelahiran dan air mata .. Heii gadis cantik Bahagiakah kau akan kecantikanmu Mmm yaaa jika saja hidupku secantik wajahku Heeii lelaki pintar apa yang kau pelajari selama ini aku berusaha belajar menghargai diriku sendiri…. Heii penguasa.. Nyamankah kau dengan “kursi”-mu yah andai saja ini bukan kursi yang sering “bergoyang” Heeii bocah kecil Sudahkah semuanya membuat kau senang… Yach aku senang Aku senang tak mengerti kehidupan Aku senang merdeka dalam kesengsaraan Aku senang ….. Tangisku bukan karena tersayat kebohongan Aku senang… Hatiku bahagia tanpa terselip kemunafikan Aku senang … tertawa, menangis, marah, tanpa disembunyikan Tapi yang paling membuatku senang.. Aku akan tumbuh dewasa… Menghadapi semua yang tak kusenangi akan kuubah semua air mata kepedihan kugenangi diri dengan air mata kebahagiaan aku akan belajar… menghargai kehidupan karena kutau betapa hidup amat mencintaiku… dan .. aku senang bisa mengungkapkannya dalam kejujuran.

30

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

20. SECERCAH ASA OLEH : HAMBA ALLAH SWT
Aku bertanya pada generasi ini Baik engkau maupun aku dan siapa saja yang mengaku Muslim-Mukmin, mengapa tak muncul juga Sekelompok singa yang sanggup mengguncang dunia? Adalah mereka yang pertama mengimani Rasulullah terakhir itu Menjadi tulang punggungnya dan siap mengikuti jejak perjuangannya mari renungkan kembali apa yang telah mereka korbankan; derita siksa hilangnya harta dan terbunuhnya orang-orang yang tersayang dan kadang jiwa mereka sendiri yang melayang... Mukminin teladan yang tulus mengabdi kepada Islam Pencetus revolusi terbesar sepanjang sejarah manusia Wahai aku wahai engkau, apa bedanya kita dengan mereka Segumpal darah dan daging serta tulang dalam susunan anatomi yang sama, Qur'an hadist mereka adalah Qur'an hadist kita juga Hanya kita asyik dalam seribu bisu sambil bertopang dagu Jika aku mengeluh pada-Mu ya Allah maka Keluhanku yang pertama adalah usirlah segenap ragu yang bersarang di dadaku Tanamkan dalam jiwaku kokoh imannya Abu Bakar lelaki yang selalu jujur dan membenarkan menjawab Taat pada segala yang dikehendaki Allah dan Rosul Hidupnya bergairah jihad dan amal bakti semata Jika aku mengeluh pada-Mu ya Allah maka Keluhanku yang kedua bakarlah watak pengecut dalam hatiku Berikan padaku anugerah bobot imannya Umar Al-Faruq yang selalu benar dan bersikap tegas terhadap setiap kebatilan Sebagai khalifah ia tak pernah tidur nyenyak selama nyanyian lapar dari perut rakyat masih berkumandang di telinga Lelaki agung dan perkasa lagi sederhana dua raksasa dunia telah takluk di bawah kekuasaannya Jika aku mengeluh pada-Mu ya Allah maka pintaku yang ketiga jauhkanlah aku dari watak kikir Tularkan padaku kedermawanan Ustman Dzunuraini yang banyak mengorbankan harta benda untuk kejayaan Dien-Mu Dan masih ada yang kuminta lagi, jadikan aku secerdas Ali sahabat kesayangan Nabi dengan bobot iman dan ilmu pengetahuan yagn tak pelu disangsikan lagi Juga rindu pada sahabat-sahabat Nabi lainnya yang tak terbilang banyaknya Rinduku adalah rindu cinta pada mereka Rindu bangkitnya generasi mereka dalam kurun abad ini
31

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

21. ZIKIR 23 TAHUN,ADIKKU OLEH : HAMBA ALLAH SWT
Buka lembar kado ini diatas sajadah Lihatlah, Maha Kasih Allah padamu tak terhingga saat kaki kaki kecilmu melangkah adikku, Dia tak lepas awas mata pelihara dirimu dalam jiwa saat tangan lemahmu menggenggam butiran bara air sejuknya tawarkan dingin yang mengalir kesekujur raga saat hujan basahkan kerudungmu dalam kedinginan, Dia tawarkan sang surya membuatmu kembali tertawa Senyum kecilmu saat jemari membuka pita biru kadoku tatap aku pada wajahmu bak rembulan itu lambaikan kerudung merah jambu saat angin kering lautan itu menyapu Aku ingin terus tilawah, gumammu dalam rindu apakah cukup iqra'ku pada semesta kakakku? Membayang mata berkaca saat ziarahmu pada buku harian jiwa hitunglah tasbih ini adikku,bersama lembar demi lembar usia yang semakin termakan fana karena esok hari Allah akan bertanya padamu, apakah wajah kau hadapkan pada Sang Pencipta? Selepas subuh,dua puluh tiga tahun adikku, saat qur'an kau eja dan fajar membayang diatas jendela kaca rumah kita Fikirku dan fikirmu bukanlah selamat ulang tahun dalam meriahnya kue tart bercita rasa Zikirku dan zikirmu menyatu dalam tasbihnya alam di jagad raya Allah, ingin quran ini selalu terbuka menggema bumi dalam tilawah sampai suatu ketika adikku, suara-suara hilang bersama runtuhnya mayapada seperti janji-Nya pada kita

32

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

22. SEJENAK DI DEPAN MUSHALLA (PADA JIWA YANG RINDU) OLEH : HAMBA ALLAH SWT

Basuh sekujur renta pada karat jiwa sementara air wudhu itu menetes satu persatu basahi angkara pada wajah kita Tangan,kaki dan kepala kita mengucur darah pengharapan pada jenak memandang pintu surau nan keagungan "pintu ini masih tetap kokoh, sementara kita jarang menjenguknya" Basuh muka kita bersama tetes airmata jiwa yang kembara menatap ubin surau ini nan kedinginan Lalu kita berkata,"Allah, apakah layak kami membentang sajadah pada kaki yang hilang tapak entah kemana?" Lalu jiwa kita menangis,"Allah, masih adakah waktu sebelum wudhu kami ini hilang tersaput angin?" Basuh asa kita akan kesucian cinta ilahiyah Allah suntingkan melati pada jiwa, lindungi batu dalam jiwa, bakarkan api hangatkan jiwa, siramkan air sejukkan jiwa Basuh semangat kita bak roda yang ditarik kuda terhela Allah, satukan jiwa kami pada napas asma-Mu mulia, bawa langkah kami pada derap-Mu membahana, ucap kata kami pada seru-Mu tak berhingga, hadap wajah kami pada masjid-Mu nan perkasa. Lalu kita ambil sajadah itu dengan berlinang airmata Getar tangan menahan buncah pengharapan tak tertahan kuasa Bentang beludunya pada kiblat keagungan nan berkilat cahaya Bentang rumbainya pada ampunan dan sejuknya berkah Bentang lukisannya pada jihad suci jiwa kita di hadapan-Nya Kita kemudian bersimpuh dalam luluh dan jatuh dalam tersedu Kita kemudian tengadah dalam karat akan berjuta asa yang berbatu Kita akhirnya berbisik lirih,"Allah,kami bentang sajadah ini dalam tak berujungnya rindu"

33

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

23. TAUBAT RAMADHAN 1427 H (KEPADA SEMUA JIWA) OLEH : HAMBA ALLAH SWT
Astaghfirullaahaladzim....Astaghfirullaahaladzim... Ya Rahman..Ya Karim..Ya Rahman..Ya Karim Ya Rahman, muara kasih hamba-hamba yang fana Terimalah taubat tengadahnya jemari lautan manusia dalam keringnya air pada jiwa, dalam penatnya kaki getar melangkah Terimalah taubat gurita tua berwajah lembut berhati singa bersama seluruh hamba sahayanya, sebab dengan taubatnya berjuta mulut kelaparan akan kembali mengunyah Terimalah taubatnya muka meringis para koruptor yang melempar pundi-pundi dari kantong-kantong yang kotor Cring...cring...cring...cring..cring..cring Seribu,dua ribu,tiga ribu,tiga juta,tiga ratus juta, tiga milyar, tak terhingga Masya Allah!....betapa banyaknya Masya Allah!....betapa kerasnya Masya Allah!....betapa pintanya mereka taubat Astaghfirullaahaladzim& ... astaghfirullaahaladziim .. Ya Rahman Ya Karim .. Ya Rahman Ya Karim ................... Bertaubatlah beribu peluru yang menembus kemanusiaan manusia Pada berdebunya jalan-jalan, pada berdenyutnya gedung-gedung,,pada kegilaannya keramaian,pada kedamaian yang sunyi dan pada kesunyian yang damai Bertaubatlah manisnya mulut berbau dusta yang telah telah membasahi sekujur senjatanya dengan harum darah para syuhada Bertaubatlah karena airmata telah terlalu banyak berkata-kata Bertaubatlah kilatan pedang yang memenggal tegaknya kepala dan jiwa Yang menohok dada pada sujudnya ruh airmata sajadah Yang menebas tangan dalam tengadahnya tak lelah pada-Nya Yang melumpuhkan tegarnya kaki dalam langkah di penjuru bumi fana Bertaubatlah...bertaubatlah.. bertaubatlah............................................... Astaghfirullaahaladziim..astaghfirullaahaladziim... Ya Rahman Ya Karim,Ya Rahman Ya Karim .....................

34

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

24. BISMILLAAHIRRAHMAANIRRAHIIM OLEH : HAMBA ALLAH SWT
Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu cinta-Mu dan cinta orang-orang yang mencintai-Mu serta cinta yang dapat mendekatkan aku kepada cinta-Mu. Ya Allah, apa yang Engkau anugerahkan kepadaku dari apa-apa yang aku cintai, maka jadikanlah ia sebagai kekuatan bagiku tentang apa yang Engkau cintai, dan apa-apa yang Engkau singkirkan dariku dari apa-apa yang aku cintai, maka jadikanlah ia kekosongan bagiku tentang apa yang Engkau cintai. Ya Allah, jadikanlah cinta-Mu sesuatu yang paling kucintai daripada cintaku kepada keluargaku, hartaku dan air dingin saat dahaga. Ya Allah, buatlah aku mencintai-Mu, malaikat-malaikat-Mu, nabi-nabi-Mu, rasul-rasul-Mu dan hamba-hamba-Mu yang shalih. Ya Allah, hidupkanlah hatiku dengan cinta-Mu dan jadikanlah aku bagi-Mu seperti yang Engkau cintai. Ya Allah, jadikanlah aku mencintai-Mu dengan segenap hatiku dan ridha kepada-Mu dengan segala usahaku. Ya Allah, jadikanlah segenap cintaku bagi-Mu dan seluruh usahaku di dalam keridhaan-Mu.

35

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

25. HIJRAH (NASYID ISLAMI: BIJAK) OLEH : HAMBA ALLAH SWT
Menempuh jalan panjang sarat 'kan rintangan bertekad menepiskan kezaliman muslimin dengan iman rela berhijrah Mereka meninggalkan kekayaan tuju kota Madinah penuh berkah demi cintanya pada Tuhannya Langkah yang terpadu gerak yang bersatu terpatri dikalbu cinta Allah Yang Satu Yang Satu.... Panasnya Sahara terik yang membara tak kalahkan asa hijrah cinta mulia mulia... hijrah cinta mulia... Membangun kehidupan penuh kasih sayang jalin persaudaraan yang terhindar dari segala rasa iri dan dendam Rindu hati dipendam dalam doa pada Yang Maha Kuasa di suatu masa kelak 'kan berjumpa sanak saudara Hijrah perjuangan sibak kebatilan sambut kebenaran 'tuk meraih ridho-Nya ridho-Nya.... Hijrah pengorbanan rela jiwa raga pasrah pada Allah 'tuk menggapai cinta-Nya cinta-Nya... 'tuk menggapai cinta-Nya..

36

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

26. KEPADA MEMPELAIKU OLEH : HAMBA ALLAH SWT

Ditengah harumnya melati, dan alunan nasyid dalam senyuman kuucapkan terimakasih kepadamu, karena kau sekarang adalah temanku berhati taman, hingga aku akan selalu menjenguknya untuk memetik bunga yang senantiasa bermekaran Bersyukurlah kita pada Allah jua karena sebelum ini kita bukanlah sepasang merpati yang memadu kasih sebab, pada Allahlah sudah aku dan kau menambatkan hati hari demi hari sebab, pada Allahlah sudah kerinduan kita membuncah tiada bertepi sebab, pertemuan kita pada jenak perjalanan didunia ini adalah bersatunya tilawah agungkan Sang Maha Kasih tanpa bunga-bunga merah jambu yang memalingkan wajah kita dari Ilahi Dan saat ini kala kita saling ucapkan janji, untuk menghitung hari sambil membaca iqra' kita yang semakin meninggalkan mentari pagi. biarlah itu terpatri pada jiwa dan hati yang terbaca pada mata kita pancarkan bahagia tiada terperi semoga kau terima segala warna jegala atau putih menyala disana, sebab ada kesunyian dalam gempita dan hiruk pikuk dalam damai dan luka Kau dan aku tidak akan pernah sama, tapi adalah belahan jiwa dari dunia yang berbeda Dan sujud syukur kita dalam suka, serahkan aliran darah pada denyut jiwa kita, hanya padaNya saja.

37

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

27. IMANKU SEBATAS FATAMORGANA OLEH : HAMBA ALLAH SWT
Ya Allah SWT Kubuka satu kata dengan meyebut asmaMu Telah sekian lama hati ini tak berdzikir kepadaMu Walaupun dalam untaian waktu Kusebut namaMu Ya Allah Aku bingung harus memulai Darimana Kala kutahu bahwa ini adalah untuk kesekian kali aku mencoba menghadirkanMu di dalam salah satu sisi hidupku Namun kutakyakin bahwa aku kemudian akan jatuh dalam kepura-puraan untuk mengingatMu Ketika dalam sakit aku merintih Kau belai lembut nafas, jiwa dan ragaku Ketika dalam gagal aku meratap Kau raih tanganku Kau kuatkan hatiku Ketika dalam tangis aku melunglai Kau usap air mataku Kau dekap diriku Ya Allah SWT Aku yakin cintaMu padaku lebih dari yang aku tahu Namun sayang.... Sayang sekali.... keyakinan ini tak membawaku untuk mencoba lebih dekat dalam mengenalMu
38 Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

Ya Allah SWT masih kuingat...kala itu dan mungkin saat ini... saat panggilanMu datang aku masih sibuk mereplay email untuk temanku bahkan sempat-sempatnya kubuka window baru.... yach... masih ada satu keping cd film lagi........nanggung kalau nggak diselesaiin sekarang nontonnya ntar nggak seru......... Untuk beranjak dari monitor 17 inci ini Terasa berat............. aku masih ingat koq, pelajaran SD enam tahun yang lalu "Engkau khan Maha Penyayang" pasti ngertilah...... Untuk memenuhi panggilanMu ahh....... ntar ajalah Astagfirulloh..... Terasa ringan hati ini berkelak tak sadar bahwa azabMu tak akan pernah bisa untuk dibayangkan Tak kuasa air mata ini hadir dalam kehampaan jiwaku dalam fatamorgana iman yang terkubur, rapuh..... Namun aku masih ragu apakah ini karena aku merasa jauh......dariMu atau karena kerinduanku kepada orangtuaku Ya Allah SWT dalam penantianku untuk menjumpaiMu aku berharap untuk lebih bisa mengenalMu dengan segenap hati, rasa dan akalku....

39

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

27. SATU RAMADHAN LAGI OLEH : HAMBA ALLAH SWT

Sebelas bulan sudah kau kutunggu Datang juga kau bulanku Rindu padaku? Atau aku yang rindu padamu Ah, aku yakin aku yang rindu Tapi aku malu bicara Sebab kau bulanku Sebab kau pernah tampar mukaku Persis sebelas bulan yang lalu Masih segar di otakku Kotornya jiwaku nodai harimu Ah Ramadhan, Jika ku tak sempat menemuimu Jadi apa aku Aku tak peduli ramadhan, Tolong sampaikan pada tuanmu Aku ingin hidup Satu Ramadhan lagi Terima kasih atas semuanya ...Ramadhan.

40

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

28. ADAKAH ALLAH DI HATI INI? OLEH : HAMBA ALLAH SWT

Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar perkataan hambamu ini, Maha melihat kedudukanku, Maha Mengetahui rahasia dan kenyataanku Tak ada sesuatupun dari perkaraku yang samar bagiMu. Aku adalah orang yang sengsara, fakir, takut, Aku meminta kepadaMu sebagaimana orang miskin meminta Aku mengagungkanMu sebagaimana orang yang berdosa lagi hina mengagungkanMu Aku berdo'a kepadaMu sebagaimana halnya orang yang takut dan dalam keadaan terpaksa memohon kepadaMu Aku berdo'a kepadaMu sebagaimana orang yang jiwanya tunduk berdo'a padaMu Aku berdo'a kepadaMu sebagaimana halnya orang-orang yang menangis karena memohon ampunanMu, sebagaimana do'anya orang yang merasa dirinya hina di hadapanMu sebagaimana orang yang merasa tidak ada harganya di hadapanMu. Ya Allah janganlah Engkau jadikan doaku terhadapMu sebagai do'anya orang yang celaka Kumohon, curahkanlah belas kasih dan sayangMu padaku wahai sebaik-baiknya Dzat yang Dipinta dan sebaik-baiknya Dzat yang Pemberi.

41

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

29. HIJRAH OLEH : HAMBA ALLAH SWT

detik... senantiasa berlalu masa... akan terus berganti membuat manusia harus melangkah melangkah untuk terus berpindah berhijrah hijrah... sering kutanyakan maknanya pada rumput juga permata sayang, rumput hanya gelengkan kepala sayang, kilau permata pun tak bermakna lama kucari-cari dalam diri apakah hijrah, wahai diriku? diriku hanya bisa berputar-putar berputar-putar kebingungan mencari jawaban hingga mata dan hati terbentur akan seorang penjahat yang bertobat dengan utuh akan seorang kaya yang menderma dengan senyum hijrah... kiranya memang benar harus berpindah dari jahat menuju taubat dari kikir menjadi dermawan dari gelap menuju terang dari buruk menjadi baik dari dosa ke arah pahala dan pasti... dari hidup menuju mati dari dunia menuju akhirat

42

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

30. SURAT TERBUKA UNTUK SAHABAT OLEH : HAMBA ALLAH SWT

Sahabat,.. Mungkin engkau bertanya mengapa kukirimkan surat ini padamu, padahal kamu mengenal aku sebagai orang yang tak pernah serius memikirkan sesuatu. Sahabat, Saidina Ali bin Abi Thalib ra., berkata bahwa iman seseorang itu adalah laksana air laut, terkadang ia pasang dan terkadang pula ia surut, mingkin begitulah aku saat ini. sahabat.. mungkin saat ini imanku sedang pasang sehingga aku mau menyambung tali ukhuwah kepadamu dengan surat ini, tapi mungkin besok aku kembali seperti yang engkau kenal sebelumnya,.. yach,.. aku akui kalau aku hanyalah seorang manusia yang belum bisa memegang teguh iman secara utuh, aku masih diliputi nafsu keduniawian yang kadang membuat aku selalu terkekang didalamnya. Sahabat,... mari kita merenungi perjalanan kita selama ini,.. kita bertanya pada diri sendiri,.. apa yang telah kita lakukan selama ini.. apakah kita telah melakukan sesuatu yang memberi manfaat untuk orang lain? apakah kita telah memberi manfaat untuk agamaku? apakah kita telah mengerjakan sesuatu untuk kebaikan saudara-saudara kita? Sahabat,.. sejak terlahir kita telah di bai`at sebagai seorang muslim,... karena orang tua kita juga adalah muslim,.. Al Quran dan Assunah menjadi pegangan hidup kita. Kita baca Al Quran disetiap kesempatan, kita dengarkan untaian hadits disetiap waktu,. namun terkadang, apa yang kita baca dan kita dengar, hanyalah membaca dan mendengar tanpa ada aplikasi dalam kehidupan kita. Sahabat,... munafikkah kita? Masih pantaskah kita mengharapkan
43 Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

syafa'at beliau kelak di hari akhir?? sedangkan kadar ibadahku, kadar kesetiaanku lebih kecil dari perumpamaanan buih dilautan. seorang guru mengatakan bahwa syafa`at ialah ibarat kain untuk menambal sebuah baju, dan ibadah kita adalah ibarat baju tersebut. Tapi apakah ibadahku bisa berbentuk sebuah baju ataukah hanya secarik kain yang hanya cukup untuk menjadi sebuah lap yang hanya berguna untuk membersihkan meja dan lantai tetapi tak akan cukup untuk menutupi aurat kita. Cukupkah? Cukupkah ibadahku untuk mengharap syafa`at beliau kelak di kemudian? sahabat,... ketika kita bersedih tentang penderitaan saudara-saudara kita nun jauh disana ketika kita marah atas penindasan pada saudara-saudara kita disana ketika kita menangis atas syahidnya sudara kita disana,... tapi kita menjadi buta,... buta akan tetangga kita buta akan saudara kita disini,.. disini,... diperempatan jalan, di dalam bis kota, di sekitar tempat pembuangan sampah,. mereka saudara kita sahabat,... saudara kita yang terlupakan,.. padahal mereka juga merintih,... mereka juga menangis,. mereka juga tertindas,... tertindas oleh keadaan lihatlah sahabat,.... lihat anak kecil itu,.... anak kecil itu berlari-lari di perempatan sambil melantunkan nyanyian lihatlah saudara kita yang menyebarkan kotak amal di bis kota lihalah saudara kita yang mengais rejeki sambil mengorek sampah lihatlah seorang bayi yang di tetek ibunya dipinggir jalan berdebu terlihatkah sahabat kita yang menenteng sebuah proposal untuk sebuah yayasan yatim piatu nampakkah saudara kita yang menjual famplet untuk kehidupan sekumpulan kaum fakir? masihkah kita bisa melihat mereka sahabat??
44 Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

sahabat,.. kita terlalu dininabobokan oleh mimpi,.. mimpi bahwa kita akan kembali berjaya mimpi bahwa kita pernah menaklukkan andalusia mimpi bahwa kita pernah menguasai daratan eropa padahal kita sekarang tertindas,.. tertindas di negeri sendiri,.. negeri yang masih mendengarkan adzan di Subuh hari negeri yang masih menyediakan waktu untuk saling bertausiyah saling mengingatkan dan saling menjaga ukhuwah sahabat,.... dulu masih sering ku dengar dan kulakukan melantun sebuah syair tentang ketidak berdayaan,.. setiap Subuh dan setelah Jumat, kudengar dan kulantunkan sebait syair,. ilahi lastu lil firdausi ahla wa laa aqwa alaan naril jahiimi fa habli tauubatan, wa ighfir dunubi fa innaka ghafirund danbil adzimi Allah kami bukan ahlinya syurga-Mu namun kami tidak kuat keneraka-Mu terima taubat kami, ampunkan dosa kamu jadikanlah kami orang yang terampuni sebuah syair akan tentang ketidak berdayaan yang mengingatkan kita akan ke-takabur-an ke-ria-an diri kita semoga masih ada waktu untuk kita merenungi dan memperbaiki diri semoga sahabat....

45

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

31. KERENDAHAN HATI

Kalau engkau tak mampu menjadi beringin yang tegak di puncak bukit Jadilah saja belukar, Tetapi . . . . Belukar yang baik, yang tumbuh ditepi danau. Kalau engkau tak sanggup menjadi belukar Jadilah saja rumput, Tetapi . . . . Rumput yang memperkuat tanggul pinggiran jalan. Kalau engkau tak mampu menjadi jalan raya, Jadilah saja jalan kecil, Tetapi . . . . Jalan setapak yang membawa orang ke mata air. Tidak semua menjadi Kapten, tentu harus ada awak kapalnya. Bukan besar kecilnya tugas yang menjadikan rendahnya nilai dirimu Jadilah saja dirimu . . . . Sebaik-baik dirimu sendiri.

46

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

32. MANUSIA-MANUSIA LANGIT

Jadilah manusia-manusia langit Yang dengan sayapnya dapat meringankan beban bumi Jadilah manusia-manusia langit Dengan biru lembutnya, mampu memberi keteduhan pada bumi Jadilah manusia-manusia langit dengan sejuta keutamaannya Ia istimewa karena rela berkorban, dengan tubuhnya ia payungi bumi Agar tidak kepanasan ... Ia menjadi mulia, karena baginya ... memberi adalah sebuah keindahan, Keindahan dan keindahan ... Tapi manusia langit bukan segalanya Diatas kecantikannya ... Allah-lah yang maha sempurna Manusia langit bukanlah segalanya. Sayapnya bisa lelah, birunya dapat tertutup awan hitam Tubuhnya tidak mampu menutup seluruh bumi Dan ia perlu menerima Menerima sebuah kekuatan untuk menjalankan tugasnya Karenanya ... Dipagi hari ia berdzikir Saat siang ia bekerja dan Malam hari ia berkhalwat dengan Rabbnya SEBAB TANPA RABBNYA ... IA PASTI BUKAN APA-APA ...

47

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

33. BUNDA KARYA : HAMBA ALLAH SWT

Ibunda... Di tirai pagi kubersandar pada dinding kesedihan Di senandung alam kuberbaring pada rajutan kerinduan Ibunda... Telah jauh jarak antara kutub-kutub tubuh kita Membentang kerinduan didalam anak-anak sungai diujung mata kita Ibunda... Coba kukumpulkan keindahan dunia untuk ganti hadirmu Coba kupilah yang terbaik untuk isi kerinduanku Tapi bunda... Dunia takkan mampu menggantikanmu Pilahan yang terbaik takkan lagi coba kuisi dalam rinduku Dunia...ah apalah arti dunia ketika surgapun ditelapak kakimu Menopang segala yang ada ditubuh, hati dan luangan kasih sayangmu Hingga begitu indah setiap detik dalam rahimmu Hingga begitu indah setiap detik dalam gendonganmu Hingga begitu indah setiap detik dalam pangkuanmu Hingga derita kau rasa indah demi anandamu Lalu...kenapa hanya rindu yang ananda punya untuk ibunda Tidak bunda... Rindu ini hadir dalam Doa anandamu Agar surga selalu hadir untukmu Bukan hanya ditelapak kakimu

48

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

34. MENANTI PERGI YANG TAK KEMBALI OLEH : HAMBA ALLAH SWT

Yang muda yang bersantai diri Yang tua yang mengingat mati Mengapa yang muda tak hiraukan Ilahi Mengapa yang tua sibuk mengingati Karenakah yang tua merasa dekati mati Karenakah yang muda masih lama mati Tidakkah kita bersadar diri Ajal dini bisa menjemput diri Sesungguhnya... Tiada sia-sia tiap sesuatu dicipta-Nya Melainkan setiapnya penuh manfaat Sarat petunjuk dan peringatan Bagi orang-orang yang memperhatikan Sayang nian banyak tiada menyadari Begitu banyak manusia melalaikan diri Terbuai tipu daya duniawi Terlupa kampung halaman tempat kembali ~untuk diriku yang sering lupa~

49

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

35. MENGINGAT TUGAS DAN KODRAT WANITA MUSLIMAH
Jaga hati kita, jaga aurat kita Jaga suami, jaga anak kita Ini takdir kita, ini kodrat kita Sebagai wanita muslimah sejati Jika anak yang menguji, kita sabar dan menyayangi Jika suami yang menguji, kita sabar dan melayani Jika anak dikerasi akan hancur tiada berarti Jika suami tak diurusi, keluarga hancur kita yang sedih Jika famili yang menguji, kita sabar dan merenungi Jika orang tua yang menguji, kita sabar dan menghornati Jika famili diacuhi tiada bebas langkah ini Jika orang tua dibenci Allah murka kita yang rugi Jika menantu yang menguji, kita sabar dan mengasihi Jika mertua yang menguji, kita sabar dan menghormati Jika menantu disesali, jauh cucu sedih sekali Jika mertua dibenci, suami acuh Allah pun benci Jika tetangga yang menguji, kita sabar dan menghargai Jika ipar yang menguji, kita sabar dan merenungi Jika tetangga dimusuhi, kena musibah sendiri-sendiri Putus sudah silahturahmi, Allah benci Rosul pun benci Ada siang ada malam, ada baik ada buruk Tinggal kita yang putuskan, salah pilih tanggung sendiri Kebaikan kita yang rasa, Kebutuhan kita yang rasa Semua terserah anda, Balasan Tuahn pasti nyata Bila dengan keterpaksaan Tak akan mencapai kesenangan Bila dengan kebencian tak kan menjadi kenikmatan Dengan ikhlas kita kerjakan, Ridha Allah kita harapkan Pintu maaf kita bukakan, senyum selalu kita tampakan Ketenangan kita ciptakan, kebahagian kita rasakan Kesabaran kita ciptakan, sukses selalu kita dapatkan Rumah tangga bahagia, rukun damai sejahtera Cahaya Illahi Rabbi Menaungi Rumah Kita
50

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

36. AGAMAKU, AGAMAMU

Andai saja semua agama itu sama, maka tak ada yang namanya perbedaan. Andai saja semua agama itu benar, tak perlu ada yang ngotot ingin benar sendiri. Andai saja semua agama itu menyembah Tuhan yang sama, nggak perlu ada pertumpahan darah atas nama agama. Andai saja semua agama itu menuju ke jalan yang sama, tak perlu ada kitab suci yang berbeda. Tapi fakta dan sejatinya memang berbeda kok. Justru pertanyaan saya: kenapa harus dipaksakan untuk disamakan? Sayangnya, sekarang banyak usaha-usaha yang menjurus ke arah sana dengan alasan perdamaian dunia. Karena menurut para penggagasnya, seluruh agama akarnya satu, yakni dari sang pencipta, sehingga mereka berdalil: “Kenapa harus berbeda? Berbeda itu bikin konflik dan itu sangat berbahaya!” Tapi yang jelas, kalo kita mau berpikir lebih dalam lagi (gali sumur kali!), kita justru akan menemukan bahwa masing-masing agama memang beda. Beda banget. Bahkan bukan hanya beda, tapi juga bertentangan, dan bahkan saling menentang satu sama lain. Itu sebabnya, tentu nggak bisa mendefinisikan atau membuat pernyataan yang cuma berdasarkan logika dan hawa nafsu kita. Tapi kebenaran adalah muncul dari yang membuat kebenaran itu sendiri, yakni pencipta kita, Allah Swt. Karena kalo kebenaran diserahkan kepada masing-masing manusia, maka yang muncul bukan kebenaran, tapi pembenaran. Udah gitu miskin makna dan kaya dengan salah persepsi. Sobat muda muslim, ngomongin soal agama kata sebagian kalangan dianggap sensitif. Saking sensanifnya, eh, sensitifnya maka kita nggak boleh ngomongin agama secara vulgar di tempat umum. Misalnya, kamu nanya sama teman kamu di sekolah dalam forum umum: “Agama kamu apa?” Wuih, kayaknya kita dianggap arogan atau sok, atau dicap sebagai orang yang melontarkan pertanyaaan dengan nada sentimen atau tendensius serta SARA dan macam-macam pikiran lainnya. Kenapa? Karena kita terbiasa menabukan hal tersebut. Dianggap bahwa agama adalah urusan masingmasing individu. Nggak boleh ada individu lain yang mempertanyakan dan mempersoalkan status agama seseorang. Alasannya, kita menjunjung kebersamaan. Jadi jangan heran pula kalo kemudian muncul istilah toleransi, anak bangsa, dialog lintas agama dan iman, dan lain sejenisnya untuk mengkampanyekan tentang pentingnya persamaan. Padahal jelas sangat berbeda jauh. Wong dasarnya juga beda kok. Jadi apa yang mau disamakan? Betul ndak? Semoga kamu bisa memahaminya. Dalam tulisan di sampul depan buku Psikologi Agama karya Kang Jalal, panggilan akrab Jalaluddin Rakhmat, dituliskan bahwa agama adalah kenyataan terdekat dan misteri terjauh. Begitu dekat: ia senantiasa hadir dalam kehidupan kita sehari-hari—di rumah, kantor, media, pasar, di mana saja. Begitu misterius: ia menampakkan wajah-wajah yang sering tampak berlawanan—memotivasi kekerasan tanpa belas atau pengabdian tanpa batas; mengilhami pencarian ilmu tertinggi atau menyuburkan takhayul dan superstisi (ketakhayulan); menciptakan gerakan massa paling kolosal atau menyingkap misteri ruhani paling personal; memekikkan perang paling keji atau menebarkan kedamaian paling hakiki. (Mizan, 2003) Nah, karena itulah barangkali ada orang yang merasa bingung dengan agama, mulai menghindarinya dan mengajarkan atheisme. Maka, nggak usah heran kalo Darwin, Marx, Freud membunuh Tuhan dan Nietzsche turun dari bukit, menyanyikan lagu Zarathusta: Gott is gestorben (alias Tuhan sudah mati) (Psikologi Agama, hlm. 64)
51

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

Sobat muda muslim, karena saat ini banyak kaum kaum muslimin yang mulai kendor ikatannya dengan ajaran Islam, ada pula yang bahkan sudah melawan setiap ajaran yang ada dalam Islam, juga banyak yang berupaya menyamakan Islam dengan agama yang lain, maka saya merasa perlu untuk menjelaskan (semoga saja mencerahkan), tentang masalah ini. Saya ingin menegaskan bahwa Islam emang beda dengan agama yang lain. Jadi, nggak bisa pula keyakinan kita digeser-geser dan dipindah-pindah ke tempat lain (digesergeser? Emangnya pot bunga?) Islam emang beda! Kalo kamu berani mengatakan ini, syukur deh. Kenapa? Karena masih punya harga diri dan sekaligus percaya diri. Harga diri itu mahal, jarang ada yang rela kalo harga dirinya diinjak-injak (kecuali yang nekat dan gelap mata dengan menjual dirinya sendiri dalam kenistaan). Kebanyakan orang kalo bicara harga diri semangat dan antusias. Harga diri harus dipelihara karena urusan hidup dan mati. Percaya diri berarti kita percaya dengan apa yang kita perbuat. Orang yang berani melakukan suatu perbuatan dan kegiatan, sudah pasti bertanggung jawab. Itu sebabnya, dengan memiliki rasa percaya diri bisa dipastikan orang tersebut udah punya alasan dan tanggung jawab atas apa yang diperbuatnya. Yup, Islam memang beda. Beda banget dengan agama lain. Nggak bisa disamakan. Nggak bisa disatukan. Karena ibarat air dengan minyak, maka Islam nggak bisa dicampur dengan ajaran agama lain. Akan saling menolak dalam hal prinsip. Akan saling bertentangan dalam masalah akidah. Tidak ada gaya elektrostatis alias gaya tarik-menarik dalam urusan syariat antara Islam dan agama lain. Sekarang coba kita bandingkan mulai dari yang sangat prinsip: yang disembah. Kita, kaum muslimin, cuma menyembah Allah Swt. bukan yang lain. Sementara agama lain, Nasrani misalnya, mereka punya konsep trinitas. Ajaran lain juga sama, menyekutukan Allah. Jelas beda kan? Firman Allah Swt.: Dan Dialah Allah (Yang disembah), baik di langit maupun di bumi; Dia mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu lahirkan dan mengetahui (pula) apa yang kamu usahakan. (QS al-An'aam [6]: 3) Sementara dalam ayat lain, Allah Swt, pencipta kita semua menegaskan dalam firmanNya: Segala puji bagi Allah Yang telah menciptakan langit dan bumi, dan mengadakan gelap dan terang, namun orang-orang yang kafir mempersekutukan (sesuatu) dengan Tuhan mereka. (QS al-An'aam [6]: 1) Dalam pernyataan lebih jelas dan tegas, Allah Swt menyebutkan (yang artinya): “Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah adalah Al Masih putera Maryam”, padahal Al Masih (sendiri) berkata: “Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu” Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.” (QS al-Maaidah [5]: 72) Nah, kalo dari akarnya aja udah beda, maka batang, ranting, daun, bunga dan buahnya jelas berbeda dong. Tul nggak? Lagian kita belum pernah tuh denger ada pohon mangga berbuah durian (mungkin Om Broery aja yang pernah mendendangkan lagu yang ada liriknya “buah semangka berdaun sirih”!) Maka sangat wajar dan adil jika Allah Swt. aja mengajarkan bahwa keyakinan kita berbeda dengan keyakinan agama lain. Itu sebabnya, jangan bingung pula kalo syariatnya juga beda. Maka, apa hak kita menyatakan bahwa semua agama sama? Sehingga kita merasa kudu terlibat dan melibatkan diri dalam ibadah agama mereka. Bahkan hal itu dianggap wajar. Bener lho, saking nggak ngertinya, ada sebagian dari kita yang latah ikutan perayaan natal bersama, misalnya. Malah dengan semangat dan gagah berani biar dianggap toleran menyambut dan menyampaikan ucapan selamat kepada mereka. Ah, itu namanya sudah salah menempatkan toleransi dong. Karena dalam urusan keimanan dan ibadah ini nggak berlaku istilah toleransi. Sebaliknya, kita kudu keukeuh memegang prinsip.
52 Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

Allah Swt udah wanti-wanti soal ini dalam al-Quran (yang artinya): “Katakanlah: “Hai orang-orang kafir, Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah, dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah. Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku.” (QS al-Kaafiruun [109]: 1-6) Islam akan menang! Bukan sulap bukan sihir bukan pula guna-guna en santet, kalo Islam bakalan memenangkan semua ideologi dan agama yang ada di dunia ini. Allah bahkan sudah menjanjikan kemenangan itu dan menjaminnya tetap menang. Nih, pernyataan Allah Swt itu (yang artinya): “Dia-lah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkannya di atas segala agama-agama meskipun orang musyrik membenci.” (QS ash-Shaff [61]: 9) Cuma masalahnya, kita udah siap nggak sebagai pemeluknya untuk berjuang membela Islam? Inilah yang kudu ditanyakan ke diri kita masing-masing. Ada baiknya memang kita introspeksi diri; udah sejauh mana sih kita cinta sama Islam, seberapa pantas masih menyandang gelar muslim, masih ragu nggak dengan ajaran Islam ini, masih suka malas nggak melaksanakan berbagai kewajibannya, masih kalah dengan hawa nafsu atau justru kita udah mampu mengendalikannya dan tunduk kepada syariat, masih kagum dengan potret bening kemaksiatan atau justru bersedia untuk ridho diatur dan pasrah kepada Allah Swt.? Rasa-saranya ini emang yang sering kita lupakan. Kita lebih trengginas mengejar mimpi, sementara kenyataan yang ada dalam hidup kita dilepaskan. Kita bangga dengan westernisasi , dan malu bila masih berstatus muslim. Maka kita berlomba memamerkan aurat, padahal agama mengajarkan untuk menutupnya rapat-rapat. Kerudung dan jilbab dianggap kuno (kalo pun tetep dipake, tapi kudu ngikutin tren yang ada), sementara remaja muslimah banyak yang sregep mengenakan busana yang irit bahan (kali aja bermimpi bisa jadi kembarannya Jeniffer Aniston, Britney Spears, Mandy Moore, Shakira wa akwatuha ) Sobat muda muslim, kalo emang kita siap memenangkan Islam (dan menjaga kemenangannya), kita kudu setulus hati mencintainya. Karena cinta, adalah ketulusan. Kalo sudah sangat tulus mencintai, maka pengorbanan pun bukan sesuatu yang ditakutkan, malah dicari. Pemuda yang punya semangat seperti ini, nggak bakalan goyah menerima iming-iming ide murah dan murahan yang ditawarkan lingkungannya. Ia akan tetep berpegang teguh dengan prinsip hidupnya dan bangga menjadi seorang muslim. Oke deh, mulai sekarang, kita benahi lagi cara pandang kita tentang iman dan Islam kita. Kita sanggup kok. Jangan sampe kita mengaku muslim, tapi sholat cuma sekali pas jadi mayat (eh, itu mah bukan sholat, tapi disholatkan!). Nah, mumpung belum disholatkan, mumpung belum pensiun dari dunia fana ini, kita kobarkan lagi semangat sebagai seorang muslim. Kita kokohkan iman kita, tingkatkan ilmu kita, dan baguskan amal kita. Kita ridho kepada Allah dan agar Allah pun ridho kepada kita. Nah, mulai sekarang, yuk sama-sama kita kaji Islam, pahami, dan amalkan. Syukur-syukur kamu masih punya semangat untuk memperjuangkannya. Kita bisa barengan bahu-membahu dalam mensyiarkan Islam ke seluruh penjuru dunia. Biar semua kenal dan tahu. Ya, karena Islam emang beda dengan agama lain dan kita nggak usah nekat menyamakannya. Oke? Tetep semangat! [solihin]

53

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

37. ISLAM, YA ISLAM!

Bukan sulap bukan sihir. Jangan pula kaget, apalagi sutris kalo akhir-akhir ini banyak yang benci sama Islam. Kalo dia musuh Islam, ya wajar aja. Tapi mungkin rada-rada terkejut kalo yang nggak suka sama Islam justru kaum muslimin itu sendiri. Ada yang nekatz bikin tafsir baru tentang ayat-ayat yang ada di al-Quran, ada pula yang tega menyebutkan bahwa Islam nggak berpihak pada wanita dengan adanya hukum poligami, yang menurut pengkritiknya, menyengsarakan kaum wanita. Malah, nggak sedikit yang kemudian memodifikasi Islam dengan ajaran lainnya, maka muncul istilah Islam liberal, Islam moderat untuk menandingi istilah yang mereka buat sendiri, yakni Islam fundamentalis, Islam radikal, Islam garis keras dsb. Waduh! Ehm, saya nggak bermaksud memprovokasi supaya kamu jadi beringas, pasang muka garang, tangan mengepal siap melayangkan bogem mentah kepada mereka yang mulai mempertanyakan kebenaran Islam. Nggak, di buletin ini saya cuma ingin ngajak kamu belajar, memahami, dan mengamalkan ajaran Islam. Tenang aja. Nggak gerasak-gerusuk kayak orang mo kebelet pipis. Pikiran tenang, hati jernih, insya Allah bisa ngendaliin keadaan. Jadinya, kita juga bisa melawan setiap upaya penghancuran ajaran Islam dengan kajian yang mencerdaskan pula. Paling nggak, kita ngasih jawaban yang berasal dari ajaran Islam. Bukan dari yang lain. Sebab, kalo dilawan dengan hawa nafsu juga akibatnya bisa fatal banget. Kita pengen coba bahas sedikit kenapa masih ada yang meragukan ajaran Islam. Padahal, Islam emang beda! Beda ama agama mana pun dan emang nggak bisa disamain dengan ideologi mana pun. Makanya banyak yang nyesek kalo Islam sampe kembali memimpin dunia ini. Panas dingin deh. Kenapa? Karena pasti akan menjadi pesaing utama ideologi yang ada, khususnya Kapitalisme. Jadinya, setiap ada usaha kaum muslimin untuk memurnikan ajaran Islam, pasti deh dikecam, pasti tuh dicemooh, bahkan dengan sadis bilang kalo Islam tuh ngajarin terorisme. O..ow! (nggak salah nuduh nih?) Sobat muda muslim, jangan dulu begidik tanda nggak suka dengan bahasan kita kali ini, jangan pula langsung melempar buletin ini ke tempat sampah. Sebab, di sini saya janji nggak bakalan ngedoktrin kamu dengan cara menggurui (apalagi menghakimi). Nggak. Tapi saya coba ngajak kamu berpikir, berusaha menuntun kamu dengan ngajak ngobrol asyik soal yang katanya berat-berat itu. Setuju kan? Ketika Islam dipertanyakan Rasa-rasanya emang aneh. Tapi beginilah kenyataannya. Kamu pasti udah denger dong soal KHI alias Kompilasi Hukum Islam? Yup, counter legal draft KHI ini udah bikin geger. Kenapa? Soalnya, draft yang disusun oleh Tim Pengarusutamaan Gender bentukan Depag ini ganjil banget (makhluk ganjil dong?). Disebutkan bahwa poligami dilarang. Perkawinan beda agama malah disahkan. Kawin kontrak diizinkan. Pembagian waris antara laki dan perempuan harus sama dan sebanding. Udah gitu, ngasih batas perkawinan minimal 19 tahun. Laki-laki, sebagaimana umumnya perempuan—juga memiliki masa ‘iddah (misalnya kalo udah cerai kudu menanti sekian bulan untuk bisa menikah lagi), seorang gadis boleh menikahkan dirinya sendiri tanpa walinya (padahal yang benar hal itu cuma berlaku untuk para janda). Walah! Sobat muda muslim, kalo diusut-usut (tapi nggak sampe kusut lho), ternyata draft KHI ini disusun berdasarkan empat pendekatan: gender, pluralisme, hak asasi manusia dan demokrasi. Heuheu... pantes aja kacau-beliau. Karena semua itu tidak saja bertentangan dengan Islam, tapi juga menentang Islam.
54 Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

Jadi, memang nggak bakalan bisa nyetel untuk ngatur Islam, tapi aturannya dari luar Islam. Ibarat mo bikin sayur lodeh kok pake resep bumbu untuk sop? Nggak nyetel tuh! Kalo menurut Pak Adian Husaini, salah seorang anggota MUI, “Menyimak dasar pijakan penyusunan draft KHI, sebenarnya pola pikir yang mendasari tim penyusun bukanlah pola pikir yang berkembang dalam tradisi Islam. Epistimologi atau metodologi penafsiran al-Quran dan Sunnah yang digunakan bukanlah metodologi penafsiran yang digunakan kaum muslimin selama ini. Mereka lebih suka meminjam metodologi hermeneutis. Mereka lebih percaya kepada Paul Ricour, Ferdinand de Saussure, Emmilio Betti, Michel Foucault, Antonio Gramsci, John Hick, Wilfred Cantwell Smith, dan temantemannya, ketimbang percaya kepada Imam as-Syafi'i atau al-Ghazali.” (Sabili, No. 8 Th. XII 5 Nopember 2004) Ambil contoh soal larangan poligami yang termuat dalam draft KHI tersebut, “Asas perkawinan adalah monogami. Perkawinan di luar itu harus dinyatakan batal secara hukum (pasal 3 ayat 2)” Aneh banget deh, sesuatu yang dimubahkan Allah malah mereka larang, tapi yang udah jelas haramnya malah didiamkan atau bahkan didukung, seperti pasal-pasal yang membolehkan perjanjian perkawinan dalam jangka waktu tertentu dan perkawaninan beda agama. Kacau euy , padahal Allah telah menghalalkan poligami sebagai solusi atas suatu permasalahan, bukan untuk membuat permasalahan baru. Allah Swt. berfirman: “Jika kalian takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilamana kalian mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kalian senangi: dua, tiga, atau empat. Kemudian jika kalian takut tidak akan dapat berlaku adil, 6maka (kawinilah) seorang saja.” (QS an-Nisa' [4]: 3) Tujuan ayat tersebut adalah membatasi jumlah isteri maksimal empat, karena sebelum turunnya ayat ini, jumlah wanita yang boleh diperisteri tidak ada batasannya. Dalilnya antara lain hadis Ghaylan bin Salamah ra, yang telah masuk Islam dan dia mempunyai sepuluh isteri, lalu mereka masuk Islam bersama Ghaylan. Maka Nabi saw. memerintahkan Ghaylan untuk memilih empat orang di antara mereka. (HR. Ahmad dan at-Tirmidzi) Jadi, poligami jelas adalah sesuatu yang halal. Bukan sesuatu yang haram. Lalu, atas dasar apa mereka berani melarang sesuatu yang telah dihalalkan Allah? Sobat muda muslim, belum lagi soal perkawinan beda agama, “Perkawinan beda agama boleh” (pasal 54). Idih, nekatz banget bilang boleh, padahal Allah menjelaskan dalam firmanNya: “Janganlah kalian menikahi wanita-wanita musyrik sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang Mukmin lebih baik daripada wanita musyrik walaupun dia menarik hati kalian. Janganlah kalian menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita Mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang Mukmin lebih baik daripada orang-orang musyrik walaupun dia menarik hati kalian.” (QS al-Baqarah [2]: 221) Ini dua contoh pasal ganjil di draft KHI tersebut, kalo dirunut semua, nggak cukup di buletin ini. Tapi intinya, draft itu dibuat memang untuk melawan Islam. Islam for All Tolong, jangan ragukan Islam. Jangan coba-coba ngobrolin Islam dan membahas aturannya dari kacamata ajaran lain. Apalagi sampe memasukkan ajaran dari ideologi dan agama lain. Itu namanya nyari perkara. Bukan beresin masalah, tapi bikin masalah tuh. Justru sebaliknya kita pegang erat-erat ajaran Islam, pahami, dan amalkan. Biar siapa pun tahu bahwa Islam memang rahmat bagi seluruh alam. Nggak cuma untuk kaum muslimin aja. Kehadirannya bisa
55 Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

dirasakan dan menyelamatkan kehidupan manusia. Tapi, kalo sekarang ada segolongan aja dari kaum muslimin yang memasukkan ‘virus' pemikiran asing ke dalam ajaran Islam, mana mungkin Islam bisa disebut rahmat bagi seluruh alam. Tul nggak? Entar malah orang-orang yang nggak suka dengan Islam makin sebel aja ngelihat “kekacauan” yang kini terjadi di antara kita. Beginilah kalo Islam nggak diterapkan sebagai ideologi negara. Banyak masalah muncul (termasuk soal KHI ini), dan jelas itu membuat imej bahwa Islam bukan lagi menjadi rahmat bagi seluruh alam, tapi menjadi bahaya bagi seluruh alam. Gawat banget kan? Padahal, jika Islam diterapkan sebagai ideologi negara, paling nggak ada delapan aspek dalam kehidupan luhur masyarakat manusia yang akan dipelihara, yaitu (lihat Muhammad Husain Abdullah , Dirasat fil Fikri al Islami, 1990, hlm. 61): Memelihara keturunan, yakni dengan mensyariatkan nikah dan mengharamkan perzinaan, serta menetapkan berbagai sanksi hukum terhadap para pelaku perzinaan itu, baik hukum jilid maupun rajam. Memelihara akal, yakni dengan mencegah dan melarang dengan tegas segala perkara yang merusak akal seperti minuman keras ( muskir ) dan narkoba ( muftir ) serta menetapkan sanksi hukum terhadap para pelakunya. Memelihara kehormatan, yakni dengan melarang orang menuduh zina, mengolok, menggibah, melakukan tindakan mata-mata, dan menetapkan sanksi-saksi hukum bagi para pelakunya. Memelihara jiwa manusia, yakni dengan menetapkan sanksi hukuman mati bagi orang yang telah membunuh tanpa hak, dan menjadikan hikmah dari hukuman itu ( qishash ) adalah untuk memelihara kehidupan (coba deh lihat QS al-Baqarah [2]: 179). Kalaupun tidak dikenai hukum Qishash, yang berlaku adalah hukum diat . Yakni, keluarga korban berhak atas ganti rugi yang wajib diberikan pihak keluarga pembunuh sebesar 1000 dinar (4250 gram emas) atau 100 ekor onta atau 200 ekor sapi. Memelihara harta, yakni dengan menetapkan sanksi hukum terhadap tindakan pencurian dengan hukuman potong tangan yang akan mencegah manusia dari tindakan menjarah harta orang lain. Demikian pula peraturan pengampunan ( hijr ), yakni pencabutan hak mengelola harta bagi orang-orang bodoh dengan menetapkan wali yang akan memelihara harta yang bersangkutan Islam juga melarang tindakan belanja berlebihan, yakni belanja pada perkara haram. Memelihara agama, yakni dengan melarang murtad serta menetapkan sanksi hukuman mati bagi pelakunya jika tidak mau bertobat kembali kepangkuan Islam. Sekalipun demikian, Islam tidak memaksa orang untuk masuk Islam (lihat deh QS al-Baqarah [2]: 256). Memelihara keamanan, yakni dengan menetapkan hukuman berat sekali bagi mereka yang mengganggu keamanan masyarakat, misalnya dengan memberikan sanksi hukum potong tangan plus kaki secara silang serta hukuman mati dan disalib bagi para pembegal jalanan (lihat: QS al-Maidah [5]: 33). Hukum syariat demikian diberikan kepada semua warga negara, baik muslim atau nonmuslim tanpa diskriminatif. Memelihara negara, yakni dengan menjaga kesatuannya dan melarang orang atau kelompok orang melakukan pemberontakan ( bughat ) dengan mengangkat senjata melawan negara. Oke deh, setiap hukum Islam bila diterapkan akan menghasilkan ketenangan seperti itu. Kesemuanya itu akan dirasakan dan menjadi hak setiap orang yang tunduk kepada aturan syariat Islam tersebut, baik muslim ataupun bukan. Dengan demikian, melalui penerapan syariat Islam secara total kemaslahatan akan dirasakan oleh semua umat manusia. Islam emang for all . So, kurang apalagi? Selain kitanya yang emang kurang berjuang. Yuk, berjuang untuk Islam. Jangan menghancurkannya! [solihin]

56

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

38. BAGAIMANA MENEMPATKAN "CINTA"

Cinta, Sebuah kata singkat yang memiliki makna luas. Walaupun belum teridentifikasi secara pasti, namun eksistensi cinta diakui oleh semua orang. Al-Ghazali mengatakan cinta itu ibarat sebatang kayu yang baik. Akarnya tetap di bumi, cabangya di langit dan buahnya lahir batin, lidah dan anggota-anggota badan. Ditujukan oleh pengaruh-pengaruh yang muncul dari cinta itu dalam hati dan anggota badan, seperti ditujukkanya asap dalam api dan ditunjukkanya buah dan pohon. Cinta sejati hanyalah pada Rabbul Izzati. Cinta yang takkan bertepuk sebelah tangan. Namun Allah tidak egois mendominasi cinta hamba-Nya. Dia berikan kita cinta kepada anak, istri, suami, orang tua, kaum muslimin. Tapi cinta itu tentu porsinya tidak melebihi cinta kita pada Allah, karena Allah mengatakan, "Katakanlah! Jika bapak-bapakmu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, istri-istrimu, kaum keluargamu, harta-benda yang kamu usahakan, perdagangan yang kamu khawatiri akan merugi dan rumah tangga yang kamu senangi (manakala itu semua) lebih kamu cintai dari pada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan-Nya,maka tunggulah keputusan-Nya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang fasik." Prestasi kepahlawanan para pejuang tidak terlepas dari pengaruh cintanya seorang pemuda kepada pemudi. Umar bin Abdul Aziz berhasil memenangkan pertarungan cinta sucinya kepada Allah dari pada cinta tidak bertuannya kepada seorang gadis. Tidak ada yang salah pada cinta. Berusahalah menempatkannya pada tempat, waktu dan sisi yang tepat. **** Ya Allah, jika aku jatuh cinta, cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya pada-Mu, agar bertambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu. Ya Muhaimin, jika aku jatuh cinta, jagalah cintaku padanya agar tidak melebihi cintaku pada-Mu. Ya Allah, jika aku jatuh hati, izinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut pada-Mu, agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu. Ya Rabbana, jika aku jatuh hati, jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling pada hati-Mu. Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu, rindukanlah aku pada seseorang yang merindui syahid di jalan-Mu. Ya Allah, jika aku rindu, jagalah rinduku padanya agar tidak lalai aku merindukan syurga-Mu. Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu, janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di sepertiga malam terakhir-Mu. Ya Allah, jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu, jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang menyeru manusia kepada-Mu. Ya Allah, jika Kau halalkan aku merindui kekasih-Mu, jangan biarkan akumelampaui batas sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepada-Mu. Ya Allah Engaku mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu, telah berjumpa pada taat pada-Mu, telah bersatu dalam dakwahpada-MU, telah berpadu dalam membela syariat-Mu. Kokohkanlah ya Allah ikatannya. Kekalkanlah cintanya. Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan nur-Mu yang tiada pernah pudar. Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal di jalan-Mu. (Special untuk orang2 yang saling mencintai karena-Nya)

57

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

39. JUDI SMS SEMAKIN MENGGILA

Tiap stasiun televisi di Indonesia mempunyai acara kontes-kontesan. Tengok saja misalnya AFI, Indonesian Idol, Penghuni Terakhir, KDI, Putri Cantrik, dsb. Sejatinya, tujuan dari acara ini bukan mencari bibit penyanyi terbaik. Acara ini hanya sebagai kedok. Bisnis sebenarnya adalah SMS premium. Bisnis ini sangat menggiurkan, lagi pula aman dari jeratan hukum -- setidaknya sampai saat ini. Mari kita hitung. Satu kali kirim SMS biayanya --anggaplah-- Rp 2000. Uang dua ribu rupiah ini sekitar 60% untuk penyelenggara SMS Center (Satelindo, Telkomsel, dsb). Sisanya yang 40% untuk "bandar" (penyelenggara) SMS. Siapa saja bisa jadi bandar, asal punya modal untuk sewa server yang terhubung ke Internet nonstop 24 jam per hari dan membuat program aplikasinya. Jika dari satu SMS ini "bandar" mendapat 40% (artinya sekitar Rp 800), maka jika yang mengirimkan sebanyak 5% saja dari total penduduk Indonesia (Coba anda hitung, dari 100 orang kawan anda, berapa yang punya handphone? Saya yakin lebih dari 40%), maka bandar ini bisa meraup uang sebanyak Rp 80.000.000.000 (baca: Delapan puluh milyar rupiah). Jika hadiah yang diiming-imingkan adalah ?rumah senilai 1 milyar, itu artinya bandar hanya perlu menyisihkan 1,25% dari keuntungan yang diraupnya sebagai "biaya promosi"! Dan ingat, satu orang biasanya tidak mengirimkan SMS hanya sekali. Masyarakat diminta mengirimkan SMS sebanyak-banyaknya agar jagoannya tidak tersisih, dan "siapa tahu" mendapat hadiah. Kata "siapa tahu" adalah untung-untungan, yang mempertaruhkan pulsa handphone. Pulsa ini dibeli pakai uang. Artinya: Kuis SMS adalah 100% judi. Begitu menggiurkannya bisnis ini, sampai-sampai Nutrisari membuat iklan yang saya pikir menyesatkan. Pemirsa televisi diminta menebak, "buka" atau "sahur", lalu jawabannya dikirim via SMS. Ada embel-embel gratis. Ada kata, "dapatkan handphone..." Saya bilang ini menyesatkan, karena pemirsa televisi bisa menyangka: "Dengan mengirimkan SMS ke nomor sekian yang gratis (toll free), saya bisa mendapat handphone gratis". Kondisi ini sudah sangat menyedihkan. Bahkan sangat gawat. Lebih parah daripada zaman Porkas atau SDSB. Jika dulu, orang untuk bisa berjudi harus mendatangi agen, jika dulu zaman jahiliyah orang berjudi dengan anak panah, sekarang orang bisa berjudi hanya dengan beberapa ketukan jari di pesawat handphone! Di Malaysia judi SMS sudah lama dilarang. Saatnya judi SMS juga dilarang di Indonesia. Mohon pemerintah dan Ulama segera bertindak, agar masyarakat tidak semakin resah dan dibodohi. Tolong bantu sebarkan kampanye anti judi SMS ini. Tanpa bantuan anda, kampanye ini akan meredup dan sia-sia belakan. Tolong di forward ke rekan-rekan anda

58

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

40. (MAKNA) CINTA

Sering kita membaca berita di media cetak dan mendengar/melihat tayangan di media elektronik…..gara-gara tidak direstui orang tuanya, sepasang kekasih nekat bunuh diri….karena dibakar api cemburu, seorang suami tega membunuh istrinya sendiri….Atau lihatlah disekitar kita…..sepasang ABG berduaan dengan sangat mesra di tempat umum yang membuat kita merasa risih. Itukah cerminan dari sebuah cinta? Dan sebenarnya apa arti cinta itu sendiri? Kita juga sering mengalami kesulitan untuk mendefinisikan cinta. Seperti syair lagunya Michael Bolton “……you don’t know what is love….”. Saking sulitnya memahami apa itu cinta, Dewa, salah satu group band yang digandrungi anak muda zaman sekarang, menyebut “cinta adalah misteri” Sedangkan menurut Iip Wijayanto dalam seri Manajemen Cinta-nya, mengartikan cinta sebagai bahasa ekspresi yang paling universal, yang bisa diekspresikan oleh siapa saja dalam konteks bangunan hubungan apapun. Baik itu cinta seorang ayah atau ibu kepada anak-anaknya , cinta seorang suami kepada istrinya, cinta seorang kakak kepada adik-adiknya, cinta seorang kepada sahabatnya dan cinta siapa kepada siapa atau apa saja. Menarik memang membahas masalah cinta, bahkan Syaikhul Islam Ibnu Qoyyim Al Jauziyah menerbitkan sebuah kitab cinta yang berjudul Raudhah Al Muhibbin wa Nuhzah Al Musytaqin. Kitab ini mengartikan cinta dalam tiga pengertia, yaitu: 1. Seperti singa dan pedang 2. Seperti bencana besar 3. Seperti arak yang memabukkan Dramatis memang pengertian cinta ini, seolah cinta itu tiada yang berkonotasi positif. Tiga pengertian ini menyatu didalam cinta, sehingga muncul hampir enam puluh istilah untuk cinta, diantaranya adalah: kasih sayang(al-mahabbah), kerinduan(as sabwah), nafsu(al hawa), cinta yang membara(al jawa), sakit karena cinta(ad danafu), derita(al wasabu), kasih yang tulus(al wuddu) dan sahabat(al khilmu). Tapi benarkah tidak ada definisi cinta yang baku sehingga kita selalu mencari dan bingung mengartikan cinta. Atau sebenarnya cinta adalah sesuatu yang sangat relatif sehingga bisa diartikan oleh siapa saja sesuai dengan keinginannya. Seperti yang sering dsitir oleh para penyair ”biarkan cinta tetap cinta?” Menurut penulis, mengetahui apa itu cinta adalah sesuatu yang penting, karena kegagalan memahami cinta membawa kepada kesalahan mengekspresikan cinta dalam kehidupan ini. Kesalahan itu bisa berakibat fatal seperti kasus bunuh diri sepasang kekasih dan pembunuhan istri oleh suaminya sendiri atau pelanggaran moral etika seperti sepasang ABG mesra tadi. Kasus
59 Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

ini setidaknya bisa menggambarkan cinta seperti pendapat Al Jauziyah. Dan itu hanya sedikit contoh dari sekian banyak kisah cinta yang ada. Sebagai seorang muslim sebenarnya kita tidak perlu bingung mengartikan cinta, karena semuanya telah diatur dalam Al Quran dan Hadits. Islam menempatkan cinta sebagaimana firman Allah SWT dalam QS At Taubah ayat 24: “Katakanlah: jika bapak-bapak, saudara-saudara, istri-istri, kaum keluarga, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu sukai daripada Allah dan Rasulnya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusannya." Dan Allah tidak memberi petunjuk bagi orang-orang yang fasiq. Berdasarkan ayat tersebut dapat kita buat hirarki cinta sebagai berikut: 1. Mahabbatullah wa Rasulullah(mencintai Allah dan Rasulnya) 2. Mahabbatunnas(mencintai manusia) dan 3. Mahabbatul maal(mencintai harta) Dalam perspektif substansinya, mahabbatullah disebut sebagai cinta ilahi, cinta langit atau cinta primer, sedangkan mahabbatunnas dan mahabbatul mal disebut cinta makhluk, cinta bumi atau cinta sekunder. Cinta adalah panggilan hati, ekspresi dan konsekuensi, begitulah kata Kahlil Gibran dalam syairnya: “Pabila cinta memanggilmu, ikutlah dia Walau jalannya terjal berliku-liku Dan pabila sayapnya merangkummu Pasrah dan menyerahlah Walau pedang yang tersembunyi Disela sayap itu melukaimu“ Islam memandang panggilan hati, ekspresi dan konsekuensi cinta ilahi, yaitu cinta kepada Allah dan Rasul-Nya sebagaimana yang telah dicontohkan oleh para sahabat. Al Jauziyah menggambarkan betapa tulusnya cinta tersebut sebagaimana syairnya: “Kupunya sekeping hati yang ditebari cinta Karena cinta dia rela menghadap penyiksa Cinta merebut dirimu dengan pengorbanan jiwa Kan kutebus pula sesuatu diatas jiwa” Sedangkan dalam hubungannya dengan cinta makhluk Imam Ali bin Abi Thalib r.a. telah memberikan nasehat kepada kita “Cintailah kekasih Anda sekadarnya saja, karena bisa jadi pada suatu hari dia akan menjadi orang yang membencimu. Dan bencilah orang yang membencimu sekedarnya saja, karena bisa jadi suatu hari dia akan menjadi kekasih Anda” Itulah cinta! Semoga kita bisa memahaminya, mengekspresikan dengan benar dan tidak terlena karenanya. Wallahu A’lam Bisshawab! *) Mahasiswa Program Diploma IV Akuntansi Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Jakarta.

60

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

41. TANDA 100 HARI MAU MENINGGAL
Innalillahi wa innalillahi rojiun, datang dari Alloh dan akan kembali kepadaNya, semoga kita selalu menjadi orang - orang yang selalu mengingatNya dan beruntung serta saling mengingatkan. Tanda 100 hari mau meninggal... Ini adalah tanda pertama dari Allah SWT kepada hambanya dan hanya akan disadari oleh mereka yang dikehendakinya. Walau bagaimanapun semua orang Islam akan mendapat tanda ini cuma saja mereka sadar atau tidak. Tanda ini akan berlaku lazimnya selepas waktu Asar. Seluruh tubuh iaitu dari hujung rambut sehingga ke hujung kaki akan mengalami getaran atau seakan-akan mengigil. Contohnya seperti daging lembu yang baru saja disembelih dimana jika diperhatikan dengan teliti, kita akan mendapati daging tersebut seakan-akan bergetar. Tanda ini rasanya lezat dan bagi mereka yang sadar dan berdetik di hati bahwa mungkin ini adalah tanda mati, maka getaran ini akan berhenti dan hilang setelah kita sadar akan kehadiran tanda ini. Bagi mereka yang tidak diberi kesadaran atau mereka yang hanyut dengan kenikmatan tanpa memikirkan soal kematian, tanda ini akan lenyap begitu saja tanpa sembarang manfaat. Bagi yang sadar dengan kehadiran tanda ini maka ini adalah peluang terbaik untuk memanfaatkan masa yang ada untuk mempersiapkan diri dengan amalan dan urusan yang akan dibawa atau ditinggalkan sesudah mati. "Tanda 40 hari sebelum hari mati" Tanda ini juga akan berlaku sesudah waktu Asar. Bahagian pusat kita akan berdenyut- denyut. Pada ketika ini daun yang tertulis nama kita akan gugur dari pokok yang letaknya di atas Arash Allah SWT. Maka malaikat maut akan mengambil daun tersebut dan mulai membuat persediaannya ke atas kita, antaranya ialah ia akan mula mengikuti kita sepanjang masa. Akan terjadi malaikat maut ini akan memperlihatkan wajahnya sekilas lalu dan jika ini terjadi, mereka yang terpilih ini akan merasakan seakan- akan bingung seketika. Adapun malaikat maut ini wujudnya cuma seorang tetapi kuasanya untuk mencabut nyawa adalah bersamaan dengan jumlah nyawa yang akan dicabutnya. "Tanda 7 hari" Adapun tanda ini akan diberikan hanya kepada mereka yang diuji dengan musibah kesakitan di mana orang sakit yang tidak makan, secara tiba-tiba ia berselera untuk makan. "Tanda 3 hari" Pada ketika ini akan terasa denyutan di bahagian tengah dahi kita iaitu diantara dahi kanan dan kiri. Jika tanda ini dapat dikesan, maka berpuasalah kita selepas itu supaya perut kita tidak mengandungi banyak najis dan ini akan memudahkan urusan orang yang akan memandikan kita
61 Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

nanti. Ketika ini juga mata hitam kita tidak akan bersinar lagi dan bagi orang yang sakit hidungnya akan perlahan- lahan jatuh dan ini dapat dikesan jika kita melihatnya dari bahagian sisi. Telinganya akan layu dimana bagian ujungnya akan beransur-ansur masuk ke dalam. Telapak kakinya yang terlunjur akan perlahan- lahan jatuh ke depan dan sukar ditegakkan. "Tanda 1 hari" Akan berlaku sesudah waktu Asar di mana kita akan merasakan satu denyutan di sebelah belakang yaitu di kawasan ubun- ubun di mana ini menandakan kita tidak akan sempat untuk menemui waktu Asar keesokan harinya. "Tanda akhir" Akan terjadi keadaan di mana kita akan merasakan sejuk di bagian pusat dan rasa itu akan turun ke pinggang dan seterusnya akan naik ke bahagian halkum. Ketika ini hendaklah kita terus mengucap kalimah Syahadah dan berdiam diri dan menantikan kedatangan malaikat maut untuk menjemput kita kembali kepada Allah SWT yang telah menghidupkan kita dan sekarang akan mematikan pula. Sesengguhnya mengingati mati itu adalah bijak

62

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

42. INSTALL CINTA

Message: Seorang pelanggan merasa kesulitan untuk menginstall Cinta Kasih yang baru saja ia dapatkan. Kemudian ia menghubungi Customer Service untuk dapat memberikan petunjuk langkah-langkah menginstal Cinta Kasih secara benar melalui telephon. Linx-Lunx[LL]: Ya, ada yang bisa saya bantu? Pelanggan [P]: Baik, setelah saya pertimbangkan, saya ingin menginstal cinta kasih. Bisakah anda memandu saya menyelesaikan prosesnya? LL: Ya, saya dapat membantu anda. Anda siap melakukannya? P: Baik, saya tidak mengerti secara teknis, tetapi saya siap untuk menginstalnya sekarang. Apa yang harus saya lakukan terlebih dahulu? LL: Langkah pertama adalah membuka HATI anda. Tahukan anda di mana HATI anda? P: Ya, tapi ada banyak program yang sedang aktif. Apakah saya tetap bisa menginstalnya sementara program-program tersebut aktif? LL: Program apa saja yang sedang aktif? P: Sebentar, saya lihat dulu, Program yang sedang aktif adalah SAKITHATI.EXE, MINDER.EXE, DENDAM.EXE dan BENCI.COM. LL: Tidak apa-apa. CINTA-KASIH akan menghapus SAKITHATI.EXE dari sistem operasi Anda. Program tersebut akan tetap ada dalam memori anda, tetapi tidak lama karena akan tertimpa program lain. CINTA-KASIH akan menimpa MINDER.EXE dengan modul yang disebut PERCAYADIRI.EXE. Tetapi anda harus mematikan BENCI.COM dan DENDAM.EXE. Program tersebut akan menyebabkan CINTA-KASIH tidak terinstal secara sempurna. Dapatkah anda mematikannya? P: Saya tidak tahu cara mematikannya. Dapatkah anda memandu saya? LL: Dengan senang hati. Gunakan Start menu dan aktifkan MEMAAFKAN.EXE. Aktifkan program ini sesering mungkin sampai BENCI.COM dan DENDAM.EXE terhapus. P: OK, sudah. CINTA-KASIH mulai terinstal secara otomatis. Apakah ini wajar? LL: Ya, anda akan menerima pesan bahwa CINTA-KASIH akan terus diinstal kembali dalam HATI anda. Apakah anda melihat pesan tersebut? P: Ya. Apakah sudah selesai terinstal? LL: Ya, tapi ingat bahwa anda hanya punya program dasarnya saja. Anda perlu mulai menghubungkan HATI yang lain agar dapat meng-upgrade-nya. P: Oops. Saya mendapat pesan error. Apa yang harus saya lakukan? LL: Apa pesannya?
63 Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

P: ERROR 412 - 'PROGRAM NOT RUN ON INTERNAL COMPONENT'. artinya? LL: Jangan kuatir, itu masalah biasa. Artinya, program CINTA-KASIH diset untuk aktif di HATI eksternal tetapi belum bisa aktif dalam HATI internal anda. Ini adalah salah satu kerumitan pemrograman, tetapi dalam istilah non-teknis ini berarti anda harus men 'CINTA-KASIH'-i mesin anda sendiri sebelum men-'CINTA-KASIH'-i orang lain. P: Lalu apa yang harus saya lakukan? LL: Dapatkah anda klik pulldown direktori yang disebut 'PASRAH'? P: Ya, sudah. LL: Bagus. Pilih file-file berikut dan salin ke direktori 'MYHEART' MEMAAFKAN-DIRISENDIRI.DOC, dan MENYADARI-KEKURANGAN.TXT. Sistem akan menimpa file-file konflik dan mulai memperbaiki program-program yang salah. Anda juga perlu mengosongkan Recycle Bin untuk memastikan program-program yang salah tidak muncul kembali. P: Sudah. Hei! HATI saya terisi file-file baru. SENYUM.MPG aktif di monitor saya dan menandakan bahwa DAMAI.EXE dan KEPUASAN.COM dicopi ke HATI. Apakah ini wajar? LL: Kadang-kadang. Orang lain mungkin perlu waktu untuk mendownloadnya. Jadi CINTAKASIH telah terinstal dan aktif. Anda harus bisa menanganinya dari sini. Ada satu lagi hal yang penting. P: Apa? LL: CINTA-KASIH adalah freeware. Pastikan untuk memberikannya kepada orang lain yang anda temui. Mereka akan share ke oranglain dan seterusnya sampai anda akan menerimanya kembali. P: Pasti. Terima kasih atas bantuannya. People make mistakes, but the mistakes that people make also make the people.

64

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

43. TUJUH KIAT MENANGKAL VIRUS PERUSAK UKHUWAH

Dalam surat Al Hujurat (QS 49) Allah SWT memaparkan 7 kiat bagi kita untuk menangkal virusvirus ukhuwwah yang bisa menghancurkan shaf ukhuwwah yang telah dibina. 1. Tabayyun, berarti mencari kejelasan informasi dan mencari bukti kebenaran informasi yang diterima. Allah SWT berfirman: "Wahai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasiq membawa berita maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu." (QS 49:6) 2. 'Adamus Sukhriyyah, Artinya tidak memperolok-olokkan orang atau kelompok lain. Firman Allah SWT: "Wahai orang-orang yang beriman janganlah satu kaum memperolok-olokkan kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang memperolok-olokkan)." (QS 49:11) Saat ini terdapat banyak kelompok atau organisasi dakwah. Harus kita sadari bahwa diantara kelompok-kelompok dakwah tersebut terdapat perbedaan yang prinsipil maupun yang tidak prinsipil. Perbedaan dalam menentukan al-hadaful a'la (sasaran tertinggi) termasuk dalam masalah prinsip. Kondisi ini memancing suasana tanafus (persaingan) yang kadang bentuknya tidak sehat. Persaingan ini akan semakin tidak sehat dengan tampilnya oknum-oknum yang senang melontarkan ungkapan-ungkapan bernada cemooh persaingan. Berhimpunnya kelompok-kelompok dakwah dan harakah yang ada di bumi sekarang ini adalah suatu mimpi indah. Sebagaimana yang ditulis DR. Yusuf Qardhawi, maka kesatuan wala' (loyalitas) dan tumbuhnya suasana ta'awun dalam menghadapi konspirasi para thaghut adalah sesuatu yang tidak dapat ditawar lagi. Dan kalaupun hal ini belum terwujud karena ada beberapa hal yang belum bisa kita lakukan, maka tidak mampukah kita sekadar meninggalkan tradisi sukhriyyah dan perasaan ana khairun minhu (saya lebih baik daripadanya) seperti yang dinyatakan iblis??? 3. 'Adamul Lamz Maksudnya tidak mencela orang lain. Ini ditegaskan dengan firman-Nya: "Dan janganlah kamu mencela diri sendiri'. Mencela sesama muslim, oleh ayat ini dianggap mencela diri sendiri, sebab pada hakekatnya kaum muslimin dianggap satu kesatuan. Apalagi jika celaan itu adalah masalah status dan standar kebendaan. Allah sendiri menyuruh Rosul dan orang-orang yang mengikutinya untuk bersabar atas segala kekurangan orang-orang mukmin. (lLihat QS, 18:28). 4. Tarkut Tanabuz, Yakni meninggalkan panggilan dengan sebutan-sebutan yang tidak baik terhadap sesama muslim. Ini berdasarkan firman Allah SWT: "Dan janganlah kamu saling memanggil dengan sebutan-sebutan (yang buruk)." (QS 49:11) Tanabuz dalam bentuk yang paling parah adalah berupa pengkafiran terhadap orang yang
65 Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

beriman. Pada kenyataannya masih saja ada orang atau kelompok yang dengan begitu mudahnya menyebut kafir kepad! a orang yang tidak tertarik untuk masuk ke dalam kelompok tersebut. 5. Ijtinabu Katsirin minadzdzan, Allah SWT berfirman: "Wahai orang-orang yang beriman jauhilah kebanyakan dari prasangka, karena sebagian prasangka itu dosa." (QS 49:12) Pada dasarnya seorang muslim harus berbaik sangka terhadap sesamanya, kecuali jika ada bukti yang jelas tentang kesalahan tersebut. Dan sebaliknya, kepada orang kafir dan musuh Islam, kaum muslimin harus menaruh curiga bila mereka bermanis budi. Allah SWT sendiri menegaskan: "Sesungguhnya orang-orang kafir menginfakkan harta-harta mereka untuk mengahalangi manusia dari jalan Allah." (QS 8:36) 6. 'Adamut Tajassus, adalah tidak mencari-cari kesalahan dan aurat orang lain. Perbuatan ini amat dicela Islam. Allah SWT amat suka bila kita berusaha menutup aib saudara kita sendiri. Firman Allah SWT: "Dan janganlah kamu sekalian mencari-cari kesalahan (dan aurat) orang lain." (QS 49:12) 7. Ijtinabul Ghibah. Allah SWT menegaskan: "Dan janganlah kamu sekalian menggunjing sebagian lain.Sukakah salah seorang diantara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati?" Ghibah sebagaimana yang dijelaskan Rasulullah SAW adalah menceritakan keburukan dan kejelekan orang lain. Ketika seseorang menceritakan kejelekan orang lain, maka ada dua kemungkinan yang terjadi. Pertama, jika yang diceritakannya benar-benar terjadi maka itulah ghibah. Kedua, jika yang diceritakannya itu tidak terjadi berarti ia telah memfitnah orang lain. Begitu besarnya dosa ghibah, sampai Allah SWT menyamakan orang yang melakukannya dengan orang yang memakan bangkai saudaranya sendiri.

66

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

44. ASYIKNYA JADI PENGEMBAN DAKWAH

Jadi pengemban dakwah? Hmm… di mata remaja, sepertinya ‘jabatan' ini kalah menarik dibanding kontes menjadi bintang yang kian menjamur. Meski kagak pake audisi atau ekstradisi yang bikin sensasi, tetep aja remaja yang terjun ke dunia dakwah bisa dihitung pake jari. Padahal untuk jadi pengemban dakwah, nggak kudu bisa nyanyi, nari, atau akting. Cukup bermodalkan keimanan, ilmu, dan kemauan. Sayangnya, justru tiga faktor itu yang lumayan langka ditemuin pada mayoritas remaja yang kian terhipnotis gaya hidup hedonis. Gaswat! Kalo kita sempet nanya kenapa seseorang nggak atau belum mau ikut berdakwah, pasti mereka segera ngeluarin kunci gembok buat bongkar gudang alasannya. Soalnya mereka juga ngerti kalo dakwah itu wajib. Cuma masalahnya, banyak orang yang ngerasa belon siap ngadepin risiko dakwah. Emang apa sih risiko dakwah? Itu lho, gosipnya ada anak yang berselisih ama bokapnya karena ngritik sistem demokrasi. Dijauhin temen lantaran cerewet ngingetin untuk nutup aurat, nggak pacaran, atau antitawuran. Tereliminasi dari kantor saat bawa-bawa aturan Islam ke alam kapitalis di dunia kerja. Diancam skorsing dari sekolah ketika ngotot pengen pake seragam yang nyar'i. Dicemberutin tetangga coz nggak ikut berpartisipasi dalam pilpres alias “memilih untuk tidak memilih” (bahasa kerennya golput). Atau malah berhadapan dengan aparat keamanan karena dituding terlibat aksi pemboman. Waduh! Kebayang kan, kalo berita duka seputar lika-liku aktivis dakwah kayak di atas lebih populer dibanding ridho Allah yang menyertai kegiatan dakwah. Udah pasti bayangan rasa takut bin cemas selalu menghantui pas lagi mujur ada kesempatan untuk berdakwah. Jangankan jadi pengemban dakwah, sekadar menyuarakan Islam aja mungkin malu. Repot juga kalo kayak gini. Disayang Allah, lho… Bener sobat. Kita sekadar ngingetin aja, kalo jadi pengemban dakwah udah pasti disayang Allah. Allah swt. berfirman: “Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru manusia menuju Allah?” (QS Fushhilat [41]: 33) Menurut Imam al-Hasan, ayat di atas berlaku umum buat siapa aja yang menyeru manusia ke jalan Allah (alQurthubi, Tafsir al-Qurthubi ). Mereka, menurut Imam Hasan al-Bashri, adalah kekasih Allah, wali Allah, dan pilihan Allah. Mereka adalah penduduk bumi yang paling dicintai Allah karena dakwah yang diserukannya. Bener kan? Selain itu, pujian bagi para pengemban dakwah senantiasa disampaikan Rasulullah untuk mengobarkan semangat para shahabat dan umatnya. Seperti dituturkan Abu Hurairah: “Siapa saja yang menyeru manusia pada hidayah, maka ia mendapatkan pahala sebesar yang diperoleh orang-orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi sedikit pun pahala mereka.” ( HR Muslim ) Nggak heran dong kalo para shahabat Rasulullah begitu gigih bin pantang menyerah dalam berdakwah. Sebagian besar waktu, tenaga, pikiran, harta-benda, keluarga bahkan nyawa pun rela mereka korbankan untuk dapetin pahala Allah yang melimpah dalam aktivitas dakwah. Kalo nggak begitu, mana mungkin nenek moyang kita dan juga kita mengenal Islam dan menjadi penganutnya. Bener nggak seh? Dan kita pun bisa seperti para shahabat. Walau nggak hidup di zaman Rasulullah, tapi warisan beliau yang berupa al-Quran dan as-Sunnah tetep eksis sampe sekarang dan terjaga kemurniannya. Tinggal kemauan kita aja untuk serius mempelajari, memahami, meyakini, dan mengamalkan warisan itu. Mau dong? Heu'euh! Nilai plus lainnya 67

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag Bay de wey sobat, ternyata aktivitas dakwah nggak cuma berlimpah pahala. Dari sisi psikologis, aktivitas dakwah sangat membantu remaja untuk mengenali diri dan masa depannya. Asli! Menurut Maurice J. Elias, dkk dalam bukunya berjudul “ Cara-cara Efektif Mengasuh EQ Remaja ”, ada beberapa hal yang dibutuhkan remaja untuk jalanin tugas di atas. Pertama , hubungan spiritualitas . Ketika menginjak masa remaja, normalnya kita mulai berpikir tentang makna dan tujuan hidup yang sangat erat kaitannya dengan agama. Karena hal ini bakal membimbing kita dalam jalani hidup dan membingkai masa depan. Ketika terjun ke dunia dakwah, seorang remaja muslim akan menemukan arti dan tujuan hidup yang hakiki. Dia diciptakan oleh Allah Swt. untuk beribadah sepanjang hayat dikandung badan. Untuk itu, Allah menurunkan aturan hidup yang lengkap en sempurna tanpa cacat cela bagi manusia. Agar manusia bisa beribadah nggak cuma di masjid atau majelis ta'lim. Tapi di mana saja, kapan saja selama terikat dengan aturan Allah. Selain itu, dengan pemahaman ini remaja akan termotivasi dan terarah dalam membingkai masa depan ideal dunia akhirat sesuai identitas kemuslimannya. Kedua , penghargaan . Setiap remaja kayak kita-kita pasti membutuhkan hal ini untuk mengembangkan potensi dan kemampuan diri. Aktivitas dakwah akan menyalurkan secara positif bakat dan potensi yang kita miliki untuk kebangkitan Islam dan kaum Muslimin di seluruh dunia. Hebatnya, insya Allah kita bakal dapetin juga penghargaan atas prestasi itu langsung dari Allah swt. Hmm… yummy! Ketiga , rasa memiliki . Remaja seusia kita sering termotivasi untuk bergabung dalam kelompok yang memiliki dan dimiliki kita. Karena di sana kita bisa belajar banyak hal, tambahan informasi, konsultasi gratis, merasa aman, nyaman, dan diterima. Tempat yang tepat jika kita ikut dalam komunitas dakwah. Rasa kebersamaan, sikap empati, simpati, dan pertolongan tanpa pamrih antar individu dalam komunitas ini, lahir dari keimanan. Itu berarti nggak mudah luntur karena perbedaan status sosial atau pendidikan. Keempat , kecakapan dan kepercayaan diri . Remaja seumuran kita sering terlihat pengen diakui kalo doi cakap alias mampu dan percaya diri untuk jalanin hidup mandiri. Mampu menentukan pilihan atau mengatasi masalah tanpa bergantung kepada orang lain. Dalam lingkungan dakwah, kita bakal dilatih untuk berpikir panjang merunut setiap permasalahan dan mencari pemecahannya sesuai aturan Islam yang pasti mendatangkan maslahat. Ketegasan sikap kita bisa lahir dari kemandirian yang ditopang oleh pemahaman Islam. Kita juga dilatih untuk mengambil hikmah dalam setiap musibah atau kegagalan yang menimpa kita semua. Karena kita-kita paham, apa pun yang menimpa diri kita, itu adalah jalan terbaik yang Allah berikan. Jadi nggak ada kamus stres bin uring-uringan pas ngadepin masalah bagi para pengemban dakwah. Tetep semangat. Catet tuh! Kelima , konstribusi . Merasa ngasih kontribusi alias ikut berperan serta, nggak egois bin individualis, atau sikap dermawan sangat penting buat perkembangan identitas yang sehat pada remaja seusia kita. Dengan begini kitakita bakal terlatih untuk peduli dan peka terhadap permasalahan di sekitar kita. Sehingga kita termotivasi untuk mengembangkan kemampuan diri biar bisa ikut beresin masalah itu. Dan semua perasaan di atas pasti bakal didapetin kita-kita dalam aktivitas dakwah. Selain bernilai pahala, kita bakal ngerti kalo masalah dunia atau masyarakat juga masalah kita. Kita juga wajib ngerasa bertanggung jawab dengan akibat dan penyebab masalah itu. Karena kita bakal kecipratan dampak buruk masalah itu kalo dibiarin. Betul? Nah sobat, ternyata nggak ada ruginya kan terjun ke dunia dakwah. Dilihat dari sisi mana aja, jadi pengemban dakwah pasti berlimpah berkah. Masa nggak kepengen? Nikmati risiko dakwah Risiko dakwah mah udah sunntatullah atuh alias wajar terjadi. Bayangin aja, yang kita dakwahkan ajaran Islam. Sementara obyek dakwah kita yang di rumah, sekolah, kampus, atau tempat kerja semuanya udah kadung diselimuti aturan sekuler yang jelas-jelas bertentangan dengan Islam. Otomatis dakwah kita nggak akan berjalan semulus di jalan tol. 68

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag Makanya kita nggak usah bermimpi kalo dakwah itu tanpa rintangan. Justru kita kudu siapkan nyali untuk hadapi risiko dalam dakwah demi meraih ridho Allah. Kita bisa contoh 75 orang muslim dari suku Khajraj saat terjadi peristiwa Bai'atul Aqabah kedua. Saat itu salah seorang paman Nabi yang melindungi dakwah beliau meski bukan muslim, bernama ‘Abbas bin Ubadah, mengingatkan kaum muslim dari Khajraj itu akan risiko dakwah yang akan dihadapi jika tetap membai'at Nabi. Kaum itu pun menjawab, “Sesungguhnya kami akan mengambilnya (membai'at Nabi saw) meski dengan risiko musnahnya harta benda dan terbunuhnya banyak tokoh.” Kemudian mereka berpaling pada Rasulullah dan berkata, “Wahai Rasulullah, jika kami memenuhi (seruan)mu, maka apa balasannya bagi kami?” “Surga”, jawab beliau dengan tenang. ( Negara Islam , Taqqiyuddin an-Nabhani) Nah sobat, ternyata risiko dalam dakwah adalah jalan menuju surga Allah yang selama ini kita rindukan. Seberat apapun jalan itu, kita hanya perlu bersabar dan tetep istiqomah. Abu Dawud telah meriwayatkan sebuah hadis dengan sanad hasan: “Setelah engkau akan datang masa kesabaran. Sabar pada masa itu seperti menggenggam bara api. Orang-orang yang bersabar akan mendapatkan pahala sebagaimana lima puluh orang laki-laki yang mengerjakan perbuatan tersebut. Para shahabat bertanya , “Wahai Rasulullah, apakah pahala lima puluh (laki-laki) di antara mereka?” Rasul menjawab , “Bukan, tetapi pahala lima puluh orang laki-laki di antara kalian” Kita juga nggak punya alasan untuk berdiam diri membiarkan kemaksiatan merajalela karena khawatir akan dekatnya ajal, seretnya rizki, atau jauhnya jodoh. Soalnya kan yang ngasih rizki adalah Allah. Yang nentuin jodoh kita Allah. Yang nyuruh Malaikat Ijrail nyabut nyawa kita juga Allah. Bukannya semua urusan hidup kita akan terasa mudah kalo kita disayang ama Allah dengan ngikutin perintahNya seperti aktif dalam dakwah? Pengemban dakwah Islam ideologis Satu hal lagi yang kita nggak boleh lupa. Bagusnya kita nggak merasa cukup dengan mendakwahkan Islam cuma sebagian. Seolah perbaikan moral atau peningkatan akhlak individu masyarakat menjadi solusi pamungkas dalam setiap permasalahan. Padahal syariat Islam itu begitu luas mencakup solusi dalam permasalahan pemerintahan, ekonomi, politik, sosial, budaya, pendidikan, dll. Karena itu kita wajib memahami dan mendakwahkan Islam sebagai Nidzhomul hayah alias aturan hidup yang nggak cuma ngatur ibadah atau akhlak semata. Islam yang memiliki peran sebagai qaidah fikriyah (landasan berpikir) dan qiyadah fikriyah (kepemimpinan berpikir). Sebagai qaidah fikriyah , Islam akan menjadi filter alias saringan sekaligus tameng menghadapi serangan pemikiran dan budaya Barat sekuler. Dan sebagai qiyadah fikriyah , Islam akan membimbing kita dalam menyelesaikan dan mencegah terulangnya setiap masalah hidup yang mampir ke kita dengan tuntas dan berpahala. Sobat muda muslim, kalo kamu punya nyali, mari kita libatkan diri kita untuk memperkuat barisan perjuangan menegakkan hukum-hukum Allah di muka bumi. Jangan sampe jalan menuju surga dalam aktivitas dakwah, kita pandang sebelah mata. Ntar nyesel lho. Berani? Pasti dong! [hafidz]

69

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

45. HABIS GELAP TERBITLAH TERANG

Orang nggak begitu banyak mengenal Kartini sebenarnya, Kartini yang kita kenal dalam sejarah kita udah dimanipulasi, hanya untuk kepentingan segelintir orang. Bagi kamu yang ngerayain Hari Kartini dengan lomba busana, lomba gadis sampul sampe lomba ketangkasan naik becak dan Becak lambat (heeeeh…. ada toh?), mendingan cepetan tinggalin karena Kartini tidak pernah mengajarkan emansipasi. Moco' ceee…., Nggak percaya? niich…!! Kartini dilahirkan dari keluarga ningrat Jawa, tapi bagi Kartini adat yang mengharuskan seorang anak atau adik kudu berjalan pelan dan nunduk pada orang yang lebih tua, musti ditentang. Kalo bicara dengan bahasa kromo inggil en diselingin dengan menyembah. Katanya Jamrud, #Biar budemu seneng, pakdemu seneng…# "Bagi saya hanya ada dua macam keningratan : Keningratan pikiran (fikrah) dan keningratan budi (akhlaq) Tidak ada yang lebih gila dan bodoh menurut persepsi saya daripada melihat orang yang membanggakan keturunannya" demikian tulisan surat Kartini kepada Stella, 18 Agustus 1899. Sekelumit tentang RA Kartini Diwaktu kecilnya RA. Kartini pernah menjadi santri KH Muhammad Soleh Darat bin Umar, seorang ulama besar dari Semarang. Suatu saat KH. Soleh Darat tergugah menterjamahkan AlQur'an ke bahasa Jawa dan menghadiahkan terjemahan (Faizhur Rohman fit Tafsir Quran) itu pada saat Kartini menikah, berupa jilid I yang terdiri 13 juz, dari surat al-Fatihah sampai surat Ibrahim. Sejak saat itulah Kartini mulai mempelajari Islam dengan sesungguhnya. Tapi sayang nggak lama abis itu KH. Sholeh Darat meninggal, terjemahan itu belum selesai. Kalo Kartini sempet mempelajari keseluruhan Islam (al-Qur'an) maka nggak mustahil dia bakal nerapin semua hal yang dituntut Islam terhadap kemuslimahannya (termasuk jilbab?). Buktinya? Kartini berani nentang adat Jawa yang dirasanya sangat Feodal. Kartini juga pernah nentang Poligami. Tapi setelah mengenal Islam ia menerima sukarela. "Sudah lewat masanya, tadinya kami mengira bahwa masyarakat Eropa itu benar-benar satu-satunya yang paling baik, tiada taranya. Maafkan kami, tetapi apakah ibu sendiri menganggap masyarakat Eropa itu sempurna? Dapatkah ibu menyangkal bahwa di balik hal indah dalam masyarakat ibu terdapat hal-hal yang sama sekali tidak patut disebut sebagai peradaban?" (surat Kartini kepada Ny. E. Abandon, 27 Oktober 1902) Dari mempelajari Islam lewat terjemah al-Qur'an itulah Kartini menemukan Surat al-Baqoroh ayat 257. Nah, dari situ Kartini terkesan banget dengan kata "Minazh Zhulumati ilan Nuur" yang artinya "Dari Gelap kepada Cahaya". Dalam beberapa suratnya yang ditulis dalam bahasa Belanda, Kartini sering nyebutin kata itu, en kalo di Bahasa Belandakan "Door Duisternist tot Licht". Selanjutnya setelah Kartini meninggal, kata itu kehilangan makna sampe akhirnya diterjemahkan "Habis Gelap Terbitlah Terang" oleh seorang pengarang Kristen, Armyn Pane, yang mungkin lebih puitis tapi malah nggak persis (sumber : Asma Karimah, Tragedi Kartini ; Sebuah Pertarungan Ideologi, 2000).
70 Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

Itulah uniknya manusia, dia belajar sejarah tapi nggak mau belajar dari sejarah. Bagi kaum cewek yang memahami sejarah Kartini, seharusnya mereka tahu kalo Kartini itu bukan pejuang emansipasi ataupun feminisme, tapi beliau adalah pejuang Islam. Lho kok…??? "Moga-moga kami mendapat Rahmat, dapat bekerja membuat umat agama lain memandang agama Islam patut disukai" (surat Kartini kepada Ny. Van Kol, 21 Juli 1902). Tuuh kan..! Kamu termasuk nggak ya? Potret Buram "Kartini" Kini Sebutan Kota Pahlawan bagi Surabaya, kayaknya kian tercoreng. Apa pasal? ternyata Dolly, Jarak, Bangunsari, Kremil dan Moro Seneng adalah sederetan tempat di Surabaya sebagai tempat prostitusi. Data resmi di Pemda Surabaya menyebutkan, jumlah penghuni Dolly dan Jarak yang luasnya 3 hektar itu sekitar 3.000 orang. Tidak disebutkan berapa jumlah pelacurnya disitu, kalo semisal setengah dari penghuni itu, maka ada sekitar 1.500 pelacur di Surabaya. Trus, taruh aja 1% dari WTS itu terkena HIV/AIDS, dan WTS itu buka praktek jam 06 sore- 06 pagi, mampu menservis 2 lelaki hidung belang, maka ada 30 orang yang terjangkit HIV/AIDS dalam sehari. Itu baru sehari Friend, atao coba bayangkan kalo lelaki hidung belang tadi di rumah punya istri, kemudian dia juga 'bergaul' dengan istrinya, maka bertambah 60 orang dalam sehari jumlah penderita HIV/AIDS. Hihhh, gimana ngeri khan? Jijayy deh… Data lain, menyebutkan sebanyak 50 ribu pelacur di Indonesia usianya di bawah 16 tahun. Guntoro Utamadi, staf Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) mengungkap data itu di harian Kompas dengan tulisannya "Prostitusi di Kalangan Remaja". Masih menurut hasil penelitian tersebut, sejak krisis moneter (1997), setiap tahunnya sekitar 150 ribu anak di bawah 18 tahun terjebak jadi pelacur. Dan, 4% kasus kehamilan remaja lebih banyak terjadi pada remaja putri di bawah 18 tahun dan 7% pada remaja putri di bawah 16 tahun. Sementara sebanyak 43,1% gadis berusia di bawah 18 tahun melakukan aborsi”, tjk ... tjkk.....tjkk, pasti Ibu Kartini sangat sedih. Menurut penelitian pada 1997, omset bisnis pelacuran di Indonesia Rp 8,6 triliun. "Pada 1999, angkanya naik menjadi Rp 11 triliun," kata Advokasi Hukum yang juga Wakil Sekjen DPP Partai Bulan Bintang, H Nur Syamsi Nurlam SH, pada sarasehan nasional Penyalahgunaan Narkoba dan Eksploitasi Seks Remaja. Nur mengatakan, dana yang dipakai untuk mengonsumsi narkoba sekitar Rp 130 miliar hingga Rp 390 miliar per hari (jawapos.co.id). Weleh, itu duit kabeh atao campur krikil yaa?? Duwike Mbah Sangkil, Mas… Dokter Boyke Dian Nugraha ngungkapin bahwa setiap tahunnya, sebanyak 1,3 juta gadis remaja Indonesia melakukan aborsi. Trus, sekitar 20 persen siswa SMP and SMA serta mahasiswa mengaku sudah pernah berhubungan seksual. Malahan, begitu kata Boyke sebagaimana dikutip oleh kantor berita Antara, sekitar 35 persen dari seluruh mahasiswa sebuah fakultas kedokteran swasta di Jakarta menyatakan mereka setuju pada seks di luar perkawinan. Wah lak isin se..Mas!!... Padahal calon-calon dokter. lho Rek!! Yang lebih mengejutkan lagi, di Indonesia, sedikitnya sekitar 2,3 juta permintaan aborsi setiap tahunnya, dan sekitar 20-50% kematian terjadi akibat aborsi yang tidak aman. Ketua Umum Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) yang juga Direktur Jenderal Kesehatan
71 Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

Masyarakat Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial (Dirjen Kesmas Depkessos), Azrul Azwar , kepada satunet.com dan Republika di Jakarta, lebih jauh mengatakan angka aborsi tersebut meningkat dari tahun ke tahunnya. Dari total permintaan aborsi tersebut, 85% sudah menikah, dan 15% belum menikah dengan 60%-70% tergolong usia remaja. Angka kejadian aborsi di Indonesia mencapai dua juta per tahun atau 37 aborsi per 1.000 wanita dengan usia 1549 tahun, atau 43 aborsi per 100 kelahiran hidup atau 30% dari kehamilan. Gileee bener!!! Wanita Bangkit? Why Not? Yah, begitulah potret buram "Kartini" masa kini, tapi apa semua potret wanita buram seperti diatas? tentu saja TIDAKK!!. Kebetulan aja kami menampilkan data diatas, agar kita semua berpikir. Benerkah Kartini saat ini sulit dicari? Kalo cewek bernama Kartini nggak keitung jumlahnya, bahkan bagi Arek Suroboyo, mereka tidak saja kenal Kartini, mereka juga kenal Kartolo, Kartiyem, Didi Karpot, Karbriel Omar Batistuta, hingga sering ngomong kartiyan dech lu….serta Kar-kar lian-liannya yang tentu aja nggak ada hubungganya dengan Kartini yang kita bahas disini. Tapi jangan apatis dulu, brur, masih ada koq saudari-saudari kita yang setidaknya kita bisa sebut 'The Real Kartini", diantaranya berikut ini beberapa yang ditemui ISLAMUDA. Marta (22), mahasiswi ITATS kelahiran Jombang ini, sekarang sedang menjabat sebagai Ketua Keputrian UKKI-ITATS Surabaya. Tentang emansipasi menurutnya, kalo ada wanita muslimah mengikuti atau memperjuangkan emansipasi, berarti dia memperjuangkan aqidah kapitalisme. "Seorang muslimah jika memang dia benar memperjuangkan kebangkitan, harusnya dia harus memperjuangkan kebangkitan shahih, dan kebangkitan yang shahih adalah yang didasarkan pada aqidah Islam, karena Islam sebagai satu-satunya aqidah yang shahih", begitu tutur dara mantan penghuni SMUN 1 Sidoarjo ini. Ketika ditanya bagaimana hukumnya wanita (istri) bekerja, dia ngejawab "hukum bagi seorang wanita bekerja itu mubah, tapi kalo kemubahan itu meninggalkan hal yang wajib yakni mendidik anak dan mengurus suami, maka si wanita tadi bisa jadi berdosa". Wah, friend, nyatanya ada saudari kita yang mempunyai pemikiran yang cemerlang menatap masa depan, setidaknya mereka tidak kalah oleh deru mesin jaman yang terus melaju menggilas nilai kewanitaan seorang muslimah. Gimana sich…, koq bisa jadi gitu? Resepnya mbak Marta, "Kita harus mempelajari tsaqofah Islam, dengan mempelajari tsaqofah Islam kita jadi tahu hukum Allah atas perbuatan kita, sehingga sesuai dengan tujuan hidup kita yaitu mencari ridhlo Allah" Aktivis KAMMI-Unesa, mbak Ninik (22) melontarkan pernyataan "Wanita karier, adalah muslimah yang berdaya dan potensif untuk ummat yang masih mendekati sisi kewanitaan. Jadi wanita karier, bukanlah mereka minta porsi jam kerjanya sama dengan pria, atau tempat kerjanya sama dengan pria". Ketika ditanya apa kewajiban seorang wanita terkait dengan karier, mbak Ninik ngejawab "Tugas wanita adalah melahirkan generasi robbani dan membangun peradaban yang baik, sebab peradaban yang baik bisa dibangun dari wanita yang baik (sesuai dengan Islam)". Begitulah, friend. Tidaklah wanita itu selalu rendah, nyatanya mbak Ninik bisa ngebuktikan itu, dengan pemikirannya yang cemerlang. Menurut beliau, "untuk bisa seperti seorang wanita bisa mengintegrasikan antara ruhiyah, jasadiyah dirinya, dan hal itu hanya bisa didapat dengan membina diri tsaqofah Islam". Nah, tibalah saatnya bagi kamu yang sekarang masih tetep nglakuin aktivitas yang nggak karuan, gunakan derajat kewanitaanmu sesuai dengan fitrahnya. Udah nggak ada untungnya buat kamu, ehhh bisa-bisa berabe entar!!!
72 Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

"Kayaknya nggak ada hubungannya Kartini dengan perjuangan wanita sekarang, Kartini itu hanya sebagai symbol saja. Tetapi ide feminisme itu asalnya dari Barat sana yang diperjuangkan wanita sekarang, sedang Kartini adalah pejuang Islam, ingin memperjuangkan harkat kewanitaan, yang pada saat itu dihina-dinakan berbeda dengan wanita Belanda saat itu", begitulah ungkapan Mbak Khoironi (24) salah satu muslimah Hizbut Tahrir. "Emansipasi, hanyalah hal yang cabang, tapi hal yang pokok adalah ide kapitalisme-sekularisme yang merupakan sumber dari emansipasi itu" tambahnya. Artinya kalo wanita pingin bangkit tengoklah Islam. Bukanlah kebangkitan seorang wanita, jika kemudian masih menengok kepada aqidah selain Islam. Apalagi latah alias meniru aqidah selain Islam. Emansipasi; Antara Ada dan Tiada Selain Pria, Allah menciptakan dari jenis manusia seorang Wanita (lihat QS. an-Nur 1) yang memiliki keinginan untuk berperan penting dalam hidupnya. Itu suatu hal yang lumrah dan manusiawi sekali…ya nggak?? Namun celakanya, tuntutan untuk berperan itu disalahartikan dan diungkapkan dalam bentuk nyama'in hak wanita dan pria yang udah nggak karuan, norak dan tak tahu malu dengan kata-kata emansisapi…..Lho..lho salah…emansipasi. Pada jaman dahulu kala (#Jreng-jreengg…#, perhatiin lagi cerita nich!!) tuntutan emansipasi, diawali pada jaman Renaisance or kebangkitan kembali di Eropa sekitar abad 16 Masehi. Pasca Perang Dunia I dan II, Eropa mengeluh kekurangan pria dewasa dan pemuda produktif yang sangat dibutuhkan dalam proses industrialisasi. Nah, saat itulah dengan alasan mendorong roda pembangunan para wanita berperan secara besar-besaran, para wanita keluar rumah untuk bekerja di pabrik, kantor dan instansi pemerintahan. Keluar rumah tanpa menutup aurat, ya.. blak-blakan kayak sekarang… ditambah bisa saja mereka keluar rumah seharian penuh, dan berperan sebagai wanita karier dsb. Akibatnya, slogan emansipasi digunakan oleh para wanita dalam segala bidang menjadi sebuah tuntutan yang harus diperjuangkan. Sampe-sampe beberapa wanita di Jerman menyatakan diri nggak mau hamil atau bersuami, karena menurutnya hamil atau bersuami akan mengurangi haknya untuk berperan aktif dalam kehidupan. Contoh lain yang terjadi di Barat (Eropa) seorang wanita diperisteri lelaki yang belakangan disadari memiliki kekurangan dalam pandangan si wanita itu. Sementara itu ada lelaki lain yang lebih memenuhi syarat, yang juga mencintai wanita ini. Disini kedua laki-laki tadi sama-sama membutuhkan wanita itu. Tapi wanita tadi, lebih memilih lelaki yang kedua meskipun yang pertama adalah suaminya yang sah. Hal demikian wajar terjadi di tengah masyarakat yang sedang girang-girangnya menganut paham sekularisme (pemisahan agama dan kehidupan), yang menjadi pertimbangan mereka adalah akal mereka sendiri, sedang norma agama kasih nomer 16 aja, kalo bisa malah buang yang juauuhhh. Tapi anehnya kita malah niru-niru mereka, tanpa tahu itu bener apa nggak. Kita tambah bangga kalo' memperjuangkan hal itu, padahal "camilan" gituan jelas merusak aqidah kita. Ibaratnya
73 Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

badan kita diinjak-injak, dipentungi, diengkuk-engkuk, di-smackdown, tapi kita nggak tahu mana yang sakit, malah ngguyu nyengir-nyengir kalo' disakiti. Lucu jadinya…(ha..ha..ha….Husss!!) Tengoklah Islam !!! Dalam masyarakat Islam fakta diatas nggak akan pernah terjadi. Sebab Islam dengan syariatnya yang sempurna dan tuntas nyelesaiin persoalan manusia, telah menetapkan syariat yang dibebankan kepada pria dan wanita, baik sebagai manusia maupun sebagai jenis manusia (priawanita). Sebagai manusia, Islam nentuin hak dan kewajiban yang sama bagi pria dan wanita. Contohnya kewajiban sholat lima waktu, puasa, berdakwah, haji dll (lihat QS. Fuhsilat 33, AliImron 104, an-Nur 56, al-Baqoroh 183). Sedang sebagai jenis manusia, Islam menentukan hak dan kewajiban pria dan wanita berbeda, seperti kewajiban suami menafkahi isteri dan anaknya (lihat QS. an-Nisa 19). Wanita yang diperisteri, wajib menerima hak mahar dari calon suaminya (lihat QS. an-Nissa 4, 24, al-Maidah 5). Entar kalo udah hamil, maka sang isteri akan terkena hukum masalah kehamilan, menyusui sampe mengasuh anak (lihat QS. al-Ahqaaf 15, al-Baqoroh 233). Ini nggak akan jadi beban bagi seorang wanita, kalo dia yakin tujuan hidupnya adalah beribadah kepada Allah, dengan harapan Ridhlo Allah akan datang, bila njalanin perintah Allah atau ninggalin yang dilarang oleh Allah. Bukan seperti masyarakat Barat yang menafikan (menolak) bahwa semua itu diperintah Allah. Mereka beranggapan bahwa itu beban yang harus dihilangkan dari diri wanita, karena menurutnya, dengan aktivitas itu wanita jadi terbelenggu tidak menikmati kebebasannya sebagai manusia. Nggak heran jadinya…disana marak dengan, PSK (Penjaja Seks Komersial) hingga ABG (wAnita Berbadan Gempal) gara-gara mendambakan kebebasan yang bablas angine… Mengapa hal demikian terjadi? Sekali lagi itu karena standar dan tujuan hidup Barat berbeda uuaduuuoh puoll….dengan Islam. Nggak usahlah, suka latah ama orang Barat, yang sok modern itu. Kalo kamu menuntut setara dengan laki-laki karena meniru Barat, mau nggak sih kamu kumisan, berewokan atawa gethot sebagaimana halnya anak cowok ? Nggak mau khan? Simaklah firman Allah berikut ini : "Dan janganlah kamu iri hati dengan apa yang dikaruniakan Allah kepada sebagian kamu lebih banyak dari sebagian yang lain. (karena) bagi laki-laki ada bagian dari apa yang mereka usahakan, dan bagi wanitapun ada bagian dari apa yang mereka usahakan" (TQS. an-Nur 32) Makanya, sesuaikanlah standar hidupmu, gaya hidupmu dan pandangan hidupmu dengan Islam. Kalo kita tiap hari ngaca' untuk meliat dandanan kita udah pas atao belum, mengapa kita tidak juga ngaca' kepada Islam, apakah perbuatan kita, pemikiran kita, perasaan kita pas nggak dengan Islam? Hayoo… Walahu a’lam bishowab (lbr/dn)

74

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

46. MUSLIM JADI CHEERLIAR. NGGAK LAH YAW!!

Sejarah Cheerliar Pada tahun 1884 Thomas Peebles, membawa yel-yel berbunyi Ray, Ray, Ray! Tiger, Tiger, Tiger ! Sis, Sis, Sis! Boom. Boom, Boom! Ke Universitas Minnesota. Seoarang pria bernama Johny Campbell, bergairah dan meloncat di depan penonton yang menjulukinya sebagai cheerliar. Lalu mulailah cheerliar membentuk formasi enam orang dan memakai pakaian seragam. Setelah perang dunia II keanggotaan pria digantikan wanita dalam kelompok cheerliar agar lebih menarik perhatian penonton (dari berbagai sumber) Cherliar Jadi Trend Kawul muda zamannya brekele ini, udah pada ngekor alias mbebek keadaan yang udah amburadul ini. Merek ikut-ikutan memerihatkan peringatan tertentu dengan pementasan cheerliar. Bahkan, pihak sekolah mau membantu dengan mengirim pelatih penilai dari kalangan sendiri untuk memberi score bagi para cheerliar. Kalo udah gitu, gimana toh wahai sekolah ? Yang seharusnya nyegah para siswa bertindak gila malah ngebantuiin. Mungkin mereka pikir ini adalah bentuk kreatifitas. Kreatifitas darimananya? Kalo yang namanya kreatif itu ialah ngelakuin sesuatu yang memalukan, urakan maka 100% benak kalo cheerliar adalah bentuk kreatifitas. Tapi kalo yang namanya kreatif ialah melakukan sesuatu dengan lebih baik en tidak memalukan serta mencerdaskan, maka 100% salah kalo cheerliar adalah bentuk kreatifitas. Betul ? Trus, ada yang ngatain kalo cheerliar tuh kebanggaan kelas sehingga harus dijunjung. Wataw.. apapula ini, perbuatan memalukan koq malah bangga. Kalo masih muda aja kagak punya malu, gimana entar kalo udah tua atao jadi pejabat? Pasti malu-maluin… Then, ada yang nyeletuk “Waduh kalo gak ada cheerliar bisa nggak kompak, didenda dan dimarahin oleh senior dong” Eh, men-temen kita sebagai seorang muslim yang sejati nggak pantas ngomong gitu. Apakah pantes kita kompak dalam hal yang memalukan ? Apakah pantes pemuda muslim menjual kehormatannya dengan uang denda? Dan apakah pantes pemuda muslim ketakutannya pada manusia (senior) melebihi ketakutannya kepada Allah? Sungguh itu sangat amat super memalukan !!! Cherliar, Budaya Barat Barat dengan kebebabasan berkpresi memotivasi apapun bentuk tingkah laku remaja termasuk kumpul kebo, fashion show, cheerliar, de el el. Tak heran jika kerusakan moral terjadi di Barat. Mereka tak memperdulikan lagi apakah itu tabu, bejat memalukan atau kerusakan lainnya yang penting asyik. Itulah prinsip hidup mereka, namun kebanyakan orang muslim terutama para pemuda muslim bercermin dengan perilaku buruk mereka, padahal kita memiliki sebuah standar kehidupan yaitu Islam. Kepribadiaan seseorang bukan dilihat penampilannya, IQ-nya jongkong
75 Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

apalagi jengking, tetapi para personality dan ketinggian akhlaqnya. Pemuda yang ikut-ikutan dalam group cheerliar berarti terlibat menyebarluaskan budaya barat dan budaya gila yang memalukan. Muslim Jadi Cheerliar ? No Way !!! Allah SWT, berfirman : “Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka (orang kafir) supaya mereka tidak memalingkanmu dari sebagian apa yang telah diturunkan Allah padamu” (QS. Al-Maidah 49) Islam telah mewajibkan muslim, muslimah menutup aurat, menjaga perilaku baik dan dilarang berbuat memalukan. Dengan menjadi cheerliar yang berpakaian aneh, berteriak urakan, berarti melanggar perintah Allah untuk berakhlaq baik en meniru gayanya orang kafir. Haram tuh !!! Sekarang kita telah merdeka, jadi seharusnya yang kita lakuin ialah sesuatu yang menjadikan diri kita berkualitas, bukannya malah ngelakuin sesuatu yang malah merendahkan harga diri kita menjadi urakan, tak beradab dan tak bermoral. Andaikan pejuang dulu masih hidup, tentu akan sedih ngeliat kalian yang kagak punya malu ini. Huh…!!! Kemerdekaan yang telah diraih tak boleh diartikan bebas (merdeka) untuk melepaskan diri kita dari aturan Allah tetapi kita harus menegakkan aturan-aturan Allah di tengah kehidupan. Hai kawan-kawan. Kita adalah muslim yang memiliki kewajiban mentaati seluruh perintah Allah, dan dengan Islam kita akan berwibawa menjadi manusia yang sebenarnya. Cheerliar jelas-jelas budaya Barat yang haram hakamnya untuk ditiru. And then, perlu dicatat (bahkan kalo bisa diukir en dipahat) bahwa ketinggian kepribadian seseorang itu bukan diukur dengan tepuk tangan hadirin yang bersorak-sorai mengaguminya. Tetapi seberapa tinggi kualitas kita mengikuti ajaran Islam. Kita berlindung kepada Allah dari gambaran generasi muslim yang sesat sebagaimana Sabda Nabi SAW : “Nanti datang sebuah generasi, mereka mengekor perilaku umat-umat terdahulu sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta, bahkan jika masuk ke lubang biawak (selokan) mereka juga mengikutinya”

76

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

47. JILBAB FUNKY? NO WAY !!!

Bicara soal cewek, nggak akan lepas dengan apa yang namanya mode. Serius atawa nggak yang pasti antara cewek dan mode nggak bisa dipisahkan. Bukannya kita melupakan keturunan Adam yang satunya yaitu cowok, tapi lebih lumrahnya memang mau nggak mau tren dan mode selalu identik dengan cewek. Mode dan cewek bukan hanya sekedar teman dekat dan sahabat pena, bahkan lebih jauh dari itu. Satu dan lainnya saling melengkapi, ibarat dua sisi mata uang yang nggak akan jadi duit kalo sisi satu nggak melengkapi sisi lain (lo khan..ngomong soal duit melulu!!). Dunia cewek atau akhwat memang berbeda jauh dengan dunia spesiesnya Badrun alias pria. Dunia cewek sedikit atau banyak punya kriteria yang lebih rumit, ciri yang lebih kompleks dan syarat yang lebih bervariasi. Waduh kayak psikolog aja nih… Ngomongin soal dunia cewek memang nggak ada matinya, nggak akan pernah rampung, soalnya punya banyak variabel yang menghias. Apalagi bicara soal pakaian dan semua asesorisnya, hmm…ngomongin problem remeh itu doang, bisa-bisa kasur adik yang kena pipisnya semalam barusan dijemur aja eh…e… bisa kering, saking enaknya ngomong dan bercuap ria. Tapi sorry, di sini kita nggak akan berbasa-basi lagi, tahu nggak sebabnya, itu-tu…cewek dan para muslimah kita lagi punya masalah yang cukup pelik kalo dirasakan. Hal ini ada hubungannya dengan pakaian yang mereka kenakan. Tahu nggak apa masalahnya…kalo nggak ngerti juga ya super kabangetan, padahal judulnya aja udah nongol gede-gedean di atas bulletin ini. Apaan??…Lho..lo kok telmi sih…itu lho fren masalah jilbab funky. Biar nggak telmi lagi mending baca aja si bulletin yang kiut dan manis ini sampe kelar.otre, siap.. membaca..mulai..!! The real meaning Jilbab funky, istilah itu kelihatannya keren dan mentereng kalo dibaca. Padahal bila kita ngerti arti sebenarnya, kita nggak akan mau memakainya lagi. Alih-alih buat ngobrol sama temen, baca kata itu aja terus ditempel dengan nama kamu, misal Somad funky atau Bajuri funky, pasti dan yakin kamu nggak akan sudi, seperti nyanyiannya Rhoma Irama “Sekarang tak tak aku tak mau tak tak tak ku tak mau tak…!!”. Kata funky arti sebenarnya adalah busuk, kemudian mengalami pergeseran makna menjadi makna seolah “positif”. Mendengar istilah funky, terlintas kita akan salah satu penampilan atau gaya yang modern dan ngundang perhatian. Lebih lagi istilah ini sering dipake oleh sobat kita sesama muslim yang pengennya sih jadi sekelas bintang AFI atau American Idol. Meski gaya-gaya busana yang muncul di barat amat kental dengan sisi perjuangan nyleneh anak muda terhadap sejuta masalah yang penuh gejolak negatif semacam free sex, drugs, rasisme, hujatan terhadap orangtua, memuja setan dan wanita, sampe-sampe nolak keberadaan Tuhan. Tapi seperti orang yang buta en nggak kenal jalan, young generation negeri ini udah disulap menjadi GL-pro alias Generasi Latah profesional. Lebih heng lagi, mereka nganggep hal ini sebagai bukti ekspresi jiwa kebebasan yang terkadang bagi sekelompok orang sulit diterima akal sehat. Nggak heran banyak diantara perilaku nggak beres itu termasuk tren funky, dikritik, disisihkan, atau bahkan dikucilkan masyarakat.
77

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

Historisnya, di antara tahun 1950 sampai 1970-an gaya funk berhubungan dengan kelebihan dalam hal erotisme dan gairah seksual. Sementara itu kata funky lebih dekat pada suatu hal yang berkaitan dengan musik kulit hitam hingga soul, seperti suara yang dimiliki Rubben Studart. Sedangkan tentang gaya berpakaian dan cara bersolek ria pada istilah funky merujuk dalam gaya yang lahir di awal tahun 1970-an yang disebut Pimp Look yang muncul di sekitar perkampungan kumuh orang kulit hitam Amerika. Ngerti nggak maksud pimp look itu? Apa nggak ngerti? Lagilagi telmi nih!! Maksud pimp look itu adalah penampilan yang mirip dengan germo atau mucikari alias mama besar para pekerja seks komersial. Naudzubillah deh..!! Nah sekarang, istilah yang rada miring tadi digabung dengan istilah jilbab yang berasal dari pustaka Islam. Padahal keduanya saling bertolak belakang dan saling berlawanan. Jadi penyatuan dua istilah itu ibarat nyatukan barat dan timur atau kutub utara magnet satu dengan kutub utara magnet lain. Nggak salah nih…!! Jilbab yang kita semua udah ngerti maksud dan pengertiannya adalah sebuah kata yang identik dengan perintah supaya muslimah nutupi aurat di tubuhnya (dari ujung rambut hingga ujung kaki, kecuali telapak tangan dan wajah) dengan pakaian yang longgar, tidak transparan, tidak membentuk lekuk tubuh dan tidak berpotongan, sedang kata funky lebih condong ke sebuah makna negatif yang menjurus ke erotisme dan kebebasan seksual. Khan nggak nyambung men!!! Herannya kata itu mampu disatukan dalam benak kaum muda kita dan udah menjadi merah darah putih tulang, hingga akhirnya mereka tafsirkan sendiri maksud jilbab funky, tafsiran mereka nggak jauh-jauh amat dengan memperlihatkan lekuk tubuh wanita tapi tetep aja nutup aurat. Wadaow..kacau beliau Neng!! Kata Mereka... Dari hasil beberapa wawancara lewat email yang kita adakan untuk anggota Islamuda Fans Club, ternyata generasi muslimah kita cukup cekatan ngadapi masalah jilbab funky ini. Ingat lho fren, ini khusus wawancara dengan akhwat, nggak mungkin deh kalo sama ikhwan, amit-amit deh nggak pantes pol. PA misalnya, akhwat yang udah pake jilbab sejak semester 2 kelas 1 SMU ini punya pendapat tentang jilbab funky “Aku nggak terlalu tahu mengenai syariat Islam about jilbab ini, tapi yang jelas, setahu aku memakai jilbab itu seharusnya tidak memperlihatkan aurat. Jadi, kayaknya nggak boleh, deh.” Nggak jauh beda dengan argumen MaI yang alhamdulillah barubaru aja make jilbab Juli lalu (selamat ya…!!), soal jilbab funky , “Kalo menurut saya nggak boleh, selain itu terkesan nggak seperti selayaknya seorang muslimah, itu juga bisa mengurangi kewibawaan seorang muslimah sejati, karena mungkin menurut orang lain, bisa terlihat seperti cewek gaul.” Wah oke juga, mudah-mudahan aja keinginan jadi muslimah sejati terkabul. Belum lagi dengan komentar KSM, “Menurutku sih kurang memenuhi tuntunan Islam, soalnya yang namanya jilbab itu harus benar-benar menutup aurat. nggak sekedar ditempelin aja.” Bener juga sih, jangan sampe atuh jilbab ditempelin aja, emang kliping… Terus gimana soal rasanya make jilbab yang sebenarnya, ZI ngungkapin pengalamannya, “Waktu pertama kali pake jilbab tuh rasanya panas banget, tapi harus dibiasain akhirnya sekarang udah terbiasa deh.” Lain halnya dengan DA, “Rasanya biasa aja, tetapi sekarang rasanya jadi lain aja, hati menjadi tenang.” Salah satu sobat kita, juga komentar soal jilbab funky, AF, “Menurutku “Jilbab Funky” itu nggak boleh, menurut syariat Islam, karena belum syar’i. Bukankah perintah Allah dalam surat An78 Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

Nuur ayat 31 sudah jelas kita disuruh menutupkan kain kudung hingga ke dada. tapi kenyataannya sekarang banyak yang berkerudung cuma sebatas leher saja (jilbab lepet), tidak sampai dada..., ditambah lagi dengan pakaian yang ketat”. Rasanya gimana sih, waktu pertama pake jilbab ? “Rasanya Senang, Haru, Bangga, Aman and ngerasa nyaman aja..., dan tentu saja harus berusaha merubah sikap menjadi lebih Islami”. Gimana juga komentar orang-orang terdekat kamu, saat kamu pake jilbab pertama kali ? “sempat ada yang protes... karena alasan cari kerja susah, dan masalah jodoh nantinya...., tapi lama-lama mereka ngerti dan malah sekarang mendukung dan menjaga saya. Bahkan kata mereka saya lebih anggun ketika memakai jilbab. karena jilbab itu suatu Ibadah dan kebutuhan bagi saya...”.. Tuh,....ada yang kepengin dijaga nggak ? Pake jilbab dong .....(he..hee..heee) Ada cerita lain lagi, dari beberapa sobat mudi yang sempat ditemui tim Islamuda lewat darat. Sebut aja namanya Mawar, mahasiswa Universitas Adi Buana Surabaya semester 8 ini bercerita soal pengalamannya pertama kali pake jilbab. Kata cewek yang ambil jurusan Matematika ini “waktu pertama kali pake jilbab SMA kelas 2, waktu itu muncul keinginan setelah ikut kajian Islam”. “Cuman waktu itu, aku bingung, soalnya aku kesulitan untuk beli jilbab. Tapi akhirnya, mbak-mbak yang ada di kajian itu ikut membantuk kesulitan saya” tambah Mawar. Somat, eh....maksudnya Sobat, tentu ketika pake jilbab pertama kali pasti ada hambatan atau keraguan-keraguan atau semacam itulah....Tapi gimana dengan Mawar. “Pertama kali sih, ortu nggak ngedukung ama niat saya untuk pake jilbab. Tapi aku-nya tetap nekat, sampe akhirnya ortu ngerti, tentang kewajiban berjilbab itu, Alhamdulillah”. Satu sobat cewek yang juga kena todong diinterview oleh Tim Islamuda. Ririn (bukan nama sebenarnya), cewek usia 24 tahun, bisa terbilang baru aja mengenakan pakaian yang namanya jilbab dan kerudung, sekitar tahun 2000. Ketika ditanyain kenapa pake jilbab, jawabnya “Dulunya aku anak gaul mbak, sering ikut fashion show, ngeband, bahkan ngegank juga pernah. Tapi kakakku sering bilangin aku dari cara yang halus sampe yang kasar, tentang pakaian yang Islami itu gimana, tapi sayang waktu itu tidak saya gubris”. Trus, akhirnya “Sampe musibah menimpa bertubi-tubi, akhirnya saya sadar bahwa hidup ini sangat berarti, kenapa disia-siakan dengan melakukan aktifitas yang maksiyat”. Dan Alhamdulillah, sobat kita Ririn akhirnya sampe sekarang masih mengenakan pakain islami alias jilbab syar’i bukan jilbab funky. Horeee (Imud ikut seneng lho...) Nah, gitu seharusnya muslimah bersikap, nggak plin-plan dan nggak sekedar ngikut. Iya kalo yang kita ikuti itu sebuah kebenaran, meski pahit dan susah, kita kudu melakukan, toh kebaikannya kita akan rasakan sendiri akhirnya. Beda lagi kalo kita cuma sekedar ikutan, kalo hal itu baik, kita nggak akan bisa ngerasakan dimana letak keuntungan dan kebaikannya, sedang kalo hal itu sebuah keburukan, jelas bau busuknya kita juga bakalan kena. Khan serba salah jreng!! What is the solution? Demam jilbab funky ini sekarang udah merajalela, bahkan udah jadi santapan media masa dan rumah-rumah modeling. Banyak diantara model yang jadikan jilbab funky sebagai bahan peragaan busana dengan nuansa yang Islami, bahkan para seleb dengan enjoynya pas bulan ramadhan memakai jilbab funky ini dengan alasan bulan yang suci dan harus memakai pakaian yang sesuai dengan hukum Islam. Padahal salah.. hiiih gemes nggak sih. Tapi yang pasti kita
79 Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

sebagai muslim nggak usah banyak alasan, Tanya aja kepada hukum Islam, maka semuanya beres, dijamin tokcer. Buat gaya funky ini, Islam punya pandangan, kalo gaya, pakaian, budaya atau apapun yang punya hubungan dengannya sangat bertentangan dengan aturan dan hukum-hukum Islam. Tentu itu bila dilihat dari lahirnya budaya ndeso tersebut, darimana lagi kalo bukan dari barat. Islam sudah mengatur, bahwa pakaian yang dikenakan tersebut wajib menutup aurat. Firman Allah SWT yang artinya : “Hai anak Adam, Kami telah menurunkan kepada kamu pakaian untuk menutup aurat kamu dan pakaian indah untuk perhiasan.” (Al-A’raaf: 26). Nah, buat pakaian wajib muslimah, Islam udah nurunkan perintah yang ada di QS. Al Ahzab 59 dan QS. An Nuur 31 tentang jilbab dan kerudung. Dalam kamus Ash Shihhah, al Jauhari menyatakan, kalo yang namanya jilbab itu adalah kain yang longgar (milhafah) yang sering disebut mula’ah (baju kurung). Nah soal adanya jilbab funky yang lagi ngetren di sekeliling kita seharusnya mampu kita berikan sebuah solusi konkrit dengan jelaskan apa makna jilbab dan funky yang sebenarnya. Kalo nggak bisa ya…kasihkan aja buletin ini biar dia baca. Sekaligus promosi buat kita..ehem. Grow up!! Pernah sih kita baca selebaran dan reklame yang berbunyi, “Tua itu Pasti, Dewasa itu Pilihan”, cuman yang dimaksud di iklan itu tadi, nggak lain dan nggak bukan, orang yang milih produk dia adalah orang yang dewasa. Sayang seribu sayang, kalo kita nongolin lagi iklan itu di atas, yang jadi kesalahan fatal itu nggak ada penjelasan dewasa kayak apa yang dia maksud. Apa cuman garagara someone milih dan beli merk yang dia punya di swalayan, person itu tadi identik dengan sebutan dewasa, lha kalo yang milih bocah selevel Dea Imut disebut dewasa khan nggak lucu men!! Tapi santer atau tidaknya iklan itu bergema, memang kata tersebut nggak ada salahnya kalo kita jadikan sebuah renungan yang kudu dipikirkan. Memang umur kita akan selalu bertambah, kita akan jadi semakin tua dan semakin rapuh. Dulu yang wajahnya mirip Sinichi Kudo berubah menjadi mirip Shincan, kepala yang dulu punya rambut Leonardo di Caprio sekarang jadi bermodel Hagemaru. Sedangkan kita masih aja nggak sadar tentang segala hal yang terjadi di sekitar mata kita. Nggak dewasa-dewasa. Kita terus aja ngikut budaya barat meski nggak jelas tujuannya, nggak nyambung aturannya dan rada edan kalo dilakukan, tapi tetep aja kita mau. Ngikut kontes supaya jadi terkenal dan mampu jual tampang seperti AFI, kontes pamer tubuh lewat top model bahkan buat yang cowok raih jeritan cewek dan doku cepet dengan ikutan Lmen kontes, cuma modal buka otot perut. Jadilah kita seorang anak kecil yang tua. Tua umurnya tapi kekanak-kanakan pikirannya. Sampe kapan lagi kita akan begini, kalo nggak cepet-cepet cari pemahaman Islam yang bener, sampe matipun kita akan tetep jadi anak-anak yang tua. Saatnya kita bener-bener dewasa, bukan cuma fisiknya, tetapi juga pandangan dan cara berpikirnya. Bangun yuukk!!

80

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

8. CEWEK TOMBOY? JANGAN AH!

Tomboy. Kata itu berasal dari Tom yang boy, alkisah sih begitu awalnya. Tapi akhirnya kosakata ini identik dengan cewek yang sikap dan tingkahnya kayak Tom, eh…maksudnya kayak cowok. Mulai dari dandanannya, gaya berpakaiannya, rambutnya, hobinya, sampai ke tingkah segala rupa. Konon para cewek suka banget en pada bangga kalau mereka mendapat sebutan tomboy. Bener nggak sih? Coba lihat saja sinetron yang meng- explore sikap tomboy ini dalam Kecil-kecil Jadi Manten yang tokoh utamanya bernama Rohaye yang diperankan Sukma Ayu (anaknya Ibu Nani Wijaya yang main di sinetron Bajaj Bajuri sebagai emaknye Oneng). Doi berpenampilan ala cowok. Rambutnya aja dipermak ala pesepak bola asal Brasil, Ronaldo. Baju kaos dan celana yang identik dengan baju kebangsaan cowok. Udah gitu suka berkelahi en suka panjat-panjat pohon, main sepak bola meski doi cewek sendiri, hingga gaya berjalan semua dibuat sedemikian rupa biar kayak cowok beneran. Belum lagi sinetron-sinetron remaja yang kerapkali menggambarkan seorang cewek yang mukulin cowok hingga babak belur. Weh, bener-bener cewek maskulin tuh! Hehehe Itu di sinetron, lho. Belum lagi media iklan yang juga suka banget munculin tokoh-tokoh tomboy terutama produk-produk buat remaja. Coba deh lihat di sekeliling kamu, akan banyak lagi dijumpai fenomena cewek tomboy ini. Seakan-akan jadi cowok tuh enak banget, cool man! Tapi apa iya sih jadi cewek yang bertingkah kayak cowok itu emang kelihatan cool dan asyik? Munculnya cewek tomboy Cewek tomboy itu bukan karena keturunan, juga bukan penyakit menular (hehehe ngelantur deh). Maksudnya, cewek tomboy tuh emang bukan karena adanya faktor genetik atau semacam penyakit. Terus, apa dong yang bikin tren cewek tomboy in marak? Ehm, munculnya fenomena cewek tomboy karena dibentuk oleh lingkungan, Non. Faktor keluarga yang cenderung bebas. Misalnya aja, ortu membiarkan alias nggak ngasih arahan buat anaknya yang cewek. Mereka mau jadi tomboy atau feminin, itu bukan menjadi perhatian ortu. Walah? Sobat muda muslim, cewek tomboy juga bisa dibentuk atau tepatnya terbentuk dari pergaulan yang salah. Misalnya aja, ia merupakan perempuan satu-satunya di tengah saudara-saudaranya yang cowok semua. Jadi deh, perempuan di sarang penyamun, eh, di sarang cowok. Paling cantik sendiri (hihihi, iya dong, kan kakak-adiknya cowok semua. Kalo cewek kan cantik. Kalo cowok baru ganteng) Anak cewek yang hidup di lingkungan keluarga yang saudaranya cowok semua, pola pergaulannya akan dominan terpengaruh gaya cowok tuh. Mulai berpakaian sampe gaya nongkrongnya (hehehe..bukan nongkrong di WC, tapi tampilannya maskulin banget).
81

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

Nah, selain dua kondisi di atas, cewek tomboy bisa juga hasil bentukan dan didikan keluarga karena memandang bahwa jadi cowok itu jauh lebih oke dan bergengsi daripada jadi cewek. Ada lho keluarga yang begini. Anak cewek sama cowok diperlakukan beda ama ortu dan juga lingkungan. Beda dalam pengertian memuji salah satu dan mengkerdilkan peran salah satunya. Jadilah yang terlahir sebagai cewek nggak pede dengan kodratnya dan memilih bertingkah sebagai cowok. Sebaliknya, sangat boleh jadi ada anak cowok yang minder punya otot kawat balung wesi (Gatot Kaca kali!), akhirnya memilih dan enjoy dengan gaya feminin kayak Si Ongky yang jadi suaminya Rohaye di sinetron Kecil-kecil Jadi Manten . Sobat muda, ibarat banyak jalan menuju Roma, maka munculnya cewek tomboy bisa juga karena tren. Banyak banget tuh para cowok suka sama style cewek tomboy. Dengan alasan kalo cewek tomboy lebih enak diajak gaul daripada yang cewek beneran, atau orangnya nggak terlalu rewel dan nggak manja. Bisa menghidupkan segala suasana pergaulan. Sehingga cewek yang awalnya nggak tomboy, tapi karena tuntutan jaman dan tren akhirnya mulai coba-coba untuk bergaya tomboy. Mulai deh pake celana jins dan kaos oblong, topi dipakai terbalik kayak abang becak. Udah gitu, maennya sama cowok mulu . Sampe-sampe tertawa, berbicara, dan bergaya pun ala cowok agar sebutan cewek tomboy melekat pada dirinya. Duileee… Tapi, jadi cewek tomboy membawa konsekuensi tersendiri lho. Ada yang cuma gayanya aja kayak cewek tomboy, tapi diputusin cowoknya tetep nangis Bombay. Ih..jijay banget kan? Atau gayanya sok cowok, tapi ternyata pas ada cowok kiyut lewat, matanya tetep aja ijo. Itu mah cewek banget atuh . Hehehe.. Jadi wanita beneran Kenapa sih rewel soal status? Begini sobat, kita sekadar ngingetin bahwa kalo kamu tuh cewek dan bukan cowok. Meski bergaya kepengen kayak cowok, toh perabotan alami diri kamu tetep cewek. Mau operasi ganti kelamin? Apa iya sebegitu sebalnya kamu jadi cewek sampe berpikir ke sana? Toh sekali waktu meski jarang dalam hidupmu kamu tetap mengakui bahwa kamu tuh emang cewek. Ayo ngaku! Hehehe Karena dalam Islam sendiri jenis kelamin tuh cuma ada dua, kalo gak cewek yah cowok. Nggak ada jenis ketiga, cowok yang bercitra cewek atau cewek yang bergaya cowok alias tomboy. Makanya bagi kamu-kamu yang merasa tomboy, cepet insaf. Karena Islam sendiri melarang cewek yang bertingkah-laku dan berpakaian seperti cowok. Oya, jadi cewek berani emang boleh dan kudu lagi. Misal, ketika kamu diajak dugem atau ke halhal yang nggak bener, kamu kudu berani bilang ‘TIDAK'. Nggak pada tempatnya lagi kalo kamu diajak nggak bener tapi takut nolak. Tapi inget, jadi cewek berani nggak harus tomboy dalam kelakuan. Masak iya sih, kamu mau bawa golok untuk nunjukkin kalo kamu nggak mau diajak maksiat. Nggak kan? Keras kemauan dan tekad itu bagus, bahkan kudu lagi. Apa yang menjadi cita-citamu kamu kudu berusaha meraihnya. Apa yang menjadi prinsip kamu, itu kudu dipegang dengan kuat. Tapi jangan salah, entar prinsip nggak berdasar kamu ikuti. Misal, kamu berprinsip teguh pendirian nggak bakal ikut-ikutan mode pake jilbab. Kamu pingin jadi dirimu sendiri dengan pake jins belel dan kaos oblong tiap hari. Itu bukan teguh prinsip atuh , tapi nekatz .Udah jelas dalam Islam kan
82 Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

jilbab dan kerudung itu wajib, masak iya sih kamu masih ngotot nggak mau pake? Kebangetan banget kalo gitu mah . Cuma buat kamu Trus gimana dong bagi yang udah terlanjur ngoboy ? Gampang. Kamu percaya nggak sih kalo Islam itu mendudukkan cewek sempurna pada posisinya yang mulia? Setomboy apa pun kamu, Islam tahu bagaimana harus menyikapinya. Tips pertama: pake kerudung. Biar pun kamu cewek yang suka bersikap tegas dan nggak plinplan ketika mengambil keputusan, kamu tetap berada pada posisimu yang mulia sebagai cewek dengan memakai kerudung. Atau mungkin postur tubuhmu udah dari sononya berbadan kekar dan hampir mirip cowok, maka nggak bakal ada orang yang memanggilmu Tono padahal namamu adalah Tini. Kenapa? Karena identitas kerudung kamu itu. Di mana-mana yang pake kerudung pasti cewek nggak mungkinlah cowok. Kecuali wadam or banci yang pura-pura pingin jadi muslimah sejati pake kerudung segala. Tips kedua: pake jilbab. Ini nih yang bakalan bikin kamu jadi cewek tulen. Why? Karena kalo cuma kerudung kan bisa dipasangin sama apa aja. Sama jins, sama hem lengan panjang, kaos oblong lengan panjang ato bahkan kain yang bikin kamu kayak lemper alias ketat banget. Jangan salah, adakalanya di antara kamu yang tomboy, ternyata kamu masih pingin menampilkan sisi kewanitaanmu dengan pake yang ketat-ketat. Ngaku aja deh (sori bukan nuduh… hehehe). Nah, dengan jilbab yang definisinya saya yakin kamu udah tahu, yaitu pakaian longgar terusan menjulur hingga menutup kaki, maka apa pun kamu adanya, kamu tetap dikenali sebagai muslimah. Nggak ada tempat lagi bagi celana jins belel, kaos oblong, kemeja cowok dll kecuali itu semua kamu pake dalam rumah atau sebagai pakaian ‘daleman' jilbabmu itu (oya, kalo kamu berjilbab kudu ada kain pelapis di dalamnya loh, yaitu baju sehari-hari yang kamu pake dalam rumah. Jadi bukannya under wear aja atau bahkan nggak ada lapisan sama sekali) Dengan jilbab dan kerudung ini, maka setomboy apa pun kamu akan selalu diingatkan secara langsung or nggak langsung tentang jati diri kamu sebagai seorang wanita muslimah. Selain itu asah kefemininan perasaan cewek kamu dengan kepedulian sosial, simpati, dan empati kepada orang lain. Coba yaa… (insya Allah kamu bisa kok) Islam punya wanita-wanita perkasa Kalo kamu ngaku seorang cewek yang nggak suka lemat-lemot, coba bandingkan dengan sosoksosok perkasa wanita-wanita di masa kejayaan Islam dulu. Kamu tahu Asma binti Abu Bakar? Nah, beliau adalah sahabat wanita terkemuka yang masuk Islam sejak dini. Bukan hanya pandai melantunkan syair dan fasih berbahasa tapi beliau juga ikut dalam perang Yarmuk sehingga dijuluki ‘Dzaatin Nithaqain' atau wanita bersabuk dua. Lalu ada Asma binti Yazid al-Anshoriah. Beliau adalah seorang orator bangsa Arab yang terkemuka, berani dan selalu tampil ke depan. Di perang Yarmuk pun kiprah beliau layak diperhitungkan ketika berhasil membunuh sembilan prajurit Romawi di medan pertempuran.
83 Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

Islam juga punya Gazalah al-Haruriah, Hindun binti Utbah bin Rabiah, dan Juwairiyah binti Abu Sofyan, yang juga turut berpartisipasi dalam perang Yarmuk baik sebagai penyedia minuman dan tenaga medis maupun terjun langsung dalam kancah perang dan membunuh musuh-musuh Islam. Dalam perang Qadisiyah ada Khansa binti Amru yang syair-syairnya mampu membuat Rasulullah kagum. Khansa pula lah yang mendorong semangat keempat putranya dalam perang sehingga semuanya mati syahid. Belum lagi kalau kamu tahu yang namanya Khaulah binti Azwar al-Asadi yang aktivitas kemiliterannya mirip dengan Khalid bin Walid. Selain itu, ada Laila al-Gifariah yang dari golongan wanita terpandang tapi rela bersusah-susah ikut Rasulullah ke medan tempur untuk mengobati pejuang yang sakit dan terluka. Bahkan pada waktu perang ‘Jamal' beliau ikut berangkat ke Basrah berperang di barisan Ali bin Abi Tholib. Melengkapi jajaran waniat perkasa lainya, ada Rabayi' binti Mi'waz, sahabat wanita yang membaiat Rasulullah dan turut serta dalam berbagai pertempuran. Lalu Ummu Haram yang gabung dengan pasukan kaum muslimin dalam penaklukan Ciprus bareng suaminya. Dalam pertempuran ini beliau terjatuh dari kudanya dan menjadi syahidah. Lalu ini neh yang lebih dahsyat lagi, Ummu Imaroh. Prestasi beliau jangan diremehkan. Mulai dari Baiat Aqobah, Perang Uhud, Perdamaian Hudaibiyah, Perang Khaibar dan perang Hunain, semuanya ada partisipasi wanita perkasa ini. Di perang Uhud beliau terluka sebanyak dua belas goresan dan ketika perang Yamamah sebelah tangannya putus. Subhanallah (Xena pasti kalah tuh!) Nah, kalo kamu emang pingin jadi cewek yang tangguh dan tegar, buktikan! Jangan cuma tampilan aja tomboy tapi menghadapi cobaan hidup kamu langsung melempem. Dan yang utama, tomboy bukan dalam hal penampilan dan tingkah laku. Karena sungguh Allah akan melaknat laki-laki yang menyerupai perempuan dan perempuan yang menyerupai laki-laki. Emang nggak takut kena laknat Allah? Hiiiy…. Tapi itu bukan berarti kamu nggak boleh jadi cewek yang bersikap tegas, teguh pendirian, kuat kemauan, dan mandiri. Sebaliknya, muslimah emang kudu punya sikap-sikap seperti itu. Nggak jaman lagi jadi cewek muslimah tapi dikit-dikit cengeng, mudah putus asa, nggak bisa mandiri dan aleman banget. Wah, jangan sampe deh. So, tomboy dalam penampilan is no way . Tegas dan teguh pendirian dalam sikap? Kudu lagi. Karena jadi cewek bukan berarti lemah dalam segalanya. Nah, masih tetep nekat pengen jadi cewek tomboy? Jangan ah! [ria]

84

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

58. 21 PEDOMAN BUAT WANITA

1. Terima Lelaki agar Dia Menerima Anda Mungkin tiada perkataan yang lebih sesuai untuk menyatakan ini selain dari “Terimalah lelaki sebagai sediakala”. Terima dia sebagai lelaki. Yang penting untuk anda mengetahui ialah mengenai lelaki, bukan mengubah lelaki. Jika anda mahu mengubah personaliti lelaki yang menjadi kekasih anda atau suami anda, dia mungkin akan menjadi insan yang lain, yang mungkin tidak anda sukai, dan tidak menyukai anda. 2. Fahamilah Lelaki Agar Dia Memahami Anda Cuba memahami perangai sedia ada pada seorang lelaki dan menyesuaikan perangai itu dengan diri anda, adalah lebih baik dari cuba mengubahnya dan beranggapan bahwa ianya tidak sesuai dengan anda. Asalkan perangai itu tidak bertentangan dengan kehendak agama dan kesopanan budaya. Dengan cara itu lelaki akan cuba memahami anda dan menyesuaikan dirinya dengan diri anda. 3. Berubah Untuk Menikmati Perubahan Sekiranya anda mahu mengubah perangai lelaki, malah perangai sesiapa pun, anda tidak akan mampu berbuat demikian. Karena insan itu sendirilah yang akan mengubah perangainya jika dia mahu. Anda cuma boleh memujuk dan mempengaruhinya agar berpihak kepada anda. Anda sendiri perlulah sanggup berubah kepada perangai yang lebih baik untuk membolehkan seseorang lelaki berubah memperbaiki dirinya. 4. Sanggup Memberi Untuk Menerima Di atas segala-galanya, apa yang penting untuk anda lakukan ialah sanggup memberi lebih banyak dari yang anda sanggup terima dari seorang lelaki. Dengan itu, anda mungkin akan menerima lebih banyak dari yang sanggup anda beri. 5. Percaya Untuk Dipercayai Sekiranya anda tidak mempercayai lelaki, janganlah anda harapkan lelaki itu percaya kepada anda. Hidup ini meminta pada yang ada, merajuk pada yang sayang. Untuk membuat orang lain percaya kepada anda bukanlah perkara mudah, bagi menyebabkan orang lain tidak percaya pada anda bukanlah payah. Apabila dia sudah tidak percayakan anda, amat sukar pula untuk dia mengubah pendiriannya. 6. Menangkan Lelaki Untuk Menang Mengenal lelaki bukanlah untuk mengalahkan lelaki., karena dalam kehidupan suami isteri, sepatutnya sama-sama menang dalam semua aspek kehidupan. Dalam satu perkahwinan ada dua kuasa, pertama kuasa suami, kedua kuasa isteri. Kuasa suami adalah memulakan dan meyuarakan. Kuasa isteri adalah sama ada bersetuju atau tidak. Sekiranya kedua-duanya menyalahgunakan kuasa, maka rumahtangga akan menjadi porak-peranda. dari itu rujuklah kepada agama untuk menghalusi apakah yang boleh dilakukan dan apakah yang dilarang. 7. Sifat Negatif Membuahkan Kesan Negatif Ramai wanita yang mencabar dan celupar terhadap suaminya. Ramai juga yang bersifat pendesak, terlalu banyak meminta, merendah-rendahkan suaminya, membandingkan suaminya dengan lelaki lain, dan memaki hamun suaminya. Sekiranya anda bersifat sedemikian, walaubagaimana kenalpun anda kepada suami anda, anda bukanlah seorang wanita yang bijak. Andalah yang mungkin menjadi sebab mengapa suami anda merasa tertekan, tidak selesa, banyak berdiam diri, selalu masam muka dan sebagainya lagi yang tidak menyenangkan diri anda. Andalah yang patut berubah. 8. Bertanggungjawab Akan Menikmati Kesan Tanggungjawab Sebenarnya tanggungjawab wanita terhadap suaminya tidak akan berubah walaupun dunia ini menjadi semakin maju. Begitulah juga tanggungjawab suami kepada isterinya. Selagi anda menjalankan tanggungjawab anda dengan sempurna sebagaimana yang digariskan olah agama, anda tidak perlu risau apa pun. Allah akan menempatkan anda dipihak yang benar, dan anda tidak akan rugi apa-apa. 9. Kritikan Akan Membuahkan Kritikan Kritikan merbahaya karena ia menjadikan lelaki itu defensif dan sedaya upaya ingin mempertahankan dirinya. Ia bahaya karena melukakan nilai diri lelaki., menjejaskan rasa kepentingan dirinya, dan menyebabkan dia rasa kecewa kepada anda dan mungkin akan mengkritik anda pula.

85

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag
10. Beri Lelaki Apa Yang Dia Mahu Dia akan melakukan apa sahaja untuk anda dan memberi apa yang anda mahu. Ada dua perkara besar yang dimahukan oelh manusia iaitu (1) Kehendak Seks dan (2) Kehendak untuk menjadi penting. Setiap orang dewasa mahukan kesihatan, makan, tidur, wang, kepuasan seks, anak-anak yang terjaga, rasa dipentingkandan hidup yang bahagia dunia akhirat. Berilah lelaki apa yang dia mahu dan apa yang boleh anda berikan. 11. Tunjukkan Minat Tulen Terhadap Lelaki Dia akan menunjukkan minat terhadap anda. Dengar apa yang ingin dikatakannya, walaupun ianya tentang dirinya sendiri / mengenai kerjanya, /kesukaannya. Lebih berminat anda padanya, maka lebih berminatlah dia kepada anda. 12. Senyuman Itu Tanda Kasih Yang Tidak Perlu Dibayar Anda tidak perlu membayar apa-apa utnuk senyum pada lelaki yang anda kasihi. Dia akan senyum kembali pada anda. Betapa nikmatnya senyuman yang dilemparkan kepada anda itu, begitu jugalah nikmat yang dirasanya apabila anda senyum padanya. Senyuman menyebabkan lelaki suka pada anda. 13. Panggilah Lelaki Dengan Panggilan Manja Sebagaimana anda mahukan lelaki memanggil anda dengan nama yang baik dan nada yang lembut, begitulah pula lelaki. Dia mahukan anda memanggilnya dengan lembut, merdu dan manja, sesuai dengan sifat anda sebagai wanita. 14. Hormati Dia Sebagai Lelaki Dia akan menghormati anda sebagai wanita. Jika anda berusaha untuk memahami sikapnya & bertolak-ansur dgnnya, dia juga akan melakukan perkara yang sama terhadap anda. Wanita patut menghormati lelaki yang menjadi suaminya, & memberi penghormatan tdk akan merendahkan kehormatan diri sendiri, malah menjadikan diri lebih terhormat. 15. Dengarlah Dengan Baik Antara masalah besar dlm rumahtangga ialah apabila masing2 suami isteri tdk mahu berbincang secara terbuka. Dengarlah dgn baik apa yang diperkatakan oleh lelaki, nescaya dia akan mendengar pula apa yang ingin anda katakan. 16. Bercakaplah Tentang Apa Yang Disukai Lelaki Lelaki tidak suka mendengar celoteh wanita, mengenai hal-hal remeh-temeh yang biasanya diceritakan oleh wanita kepada wanita. Lebih baik bercakap perkara yang menjadi kesukaannya dan berkaitan dengan minat anda untuk membantu kerjayanya atau membantu mempertingkatkan ekonomi rumahtangga. 17. Katakanlah Bahwa Dia Penting Dalam Hidup Anda Dia akan menganggap anda penting dalam hidupnya. Antara kesilapan wanita ialah suka merendah-rendahkan suaminya, atau menganggap bahwa sekiranya perceraian berlaku, ramai lelaki yang lebih baik seikapnya dan sifatnya yang sanggup menjadi suami. Mungkin begitu jugalah suami anda berfikir mengenai anda. 18. Jangan Katakan Penyesalan Mengahwininya Apabila anda menyatakan penyesalan mengahwini suami, suami anda akan menyesal mengahwini anda, walaupun dia tidak menyatakannya. Menyatakan penyesalan berkahwin menunjukkan pendeknya akal anda dan lemahnya anda dalam menghadapi dugaan hidup. Sepatutnya anda berusaha untuk merasa gembira mengahwini suami anda. 19. Elakkan Pergaduhan Ada wanita yang menunggu-nunggu saat suaminya menegurnya atau menasihatkannya, karena dia sudah sedia dengan peluru-peluru tohmah dan kejian serta airmatanya. Untuk mengelakkan kejadian yang tidak diingini berkaitan rumahtangga, elakkan pergaduhan, dan janganlah anda pula yang memulakannya. 20. Jangan Menyalahkan, Minta Maaf Bila Bersalah Sekiranya anda sukar meminta maaf atas kesalahan anda, dan sebaliknya amat suka mencari kesalahan lelaki, dia akan menganggap bhw anda adalah seorg yg keras kepala dan keras hati, sukar dibentuk. Lebih buruk lg dia mungkin merasa bhw dia telah gagal membentuk diri anda sebagai isterinya, dan mungkin bersebab dari itu, dia cuba mencari jln keluar. 21. Hidup Bukan Hanya Di Dunia Banyak masalah timbul krn manusia biasanya bertindak dgn akal yg sempit dan tindakannya berbentuk keduniaan. Kejayaan anda di akhirat adalah bergantung kepada betapa baiknya anda kepada suami anda dan betapa bereskah tang.jawab anda terhadapnya.

86

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

6. DAHSYATNYA SEDEKAH
Dimanakah letak kedahsyatan hamba-hamba Allah yang bersedekah? Dikisahkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Turmudzi dan Ahmad, sebagai berikut : Tatkala Allah SWT menciptakan bumi, maka bumi pun bergetar. Lalu Allah pun menciptkana gunung dengan kekuatan yang telah diberikan kepadanya, ternyata bumi pun terdiam. Para malaikat terheran-heran akan penciptaan gunung tersebut. Kemudian mereka bertanya? "Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari pada gunung?" Allah menjawab, "Ada, yaitu besi" (Kita mafhum bahwa gunung batu pun bisa menjadi rata ketika dibor dan diluluhlantakkan oleh buldozer atau sejenisnya yang terbuat dari besi). Para malaikat pun kembali bertanya, "Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari pada besi?" Allah yang Mahasuci menjawab, "Ada, yaitu api" (Besi, bahkan baja bisa menjadi cair, lumer, dan mendidih setelah dibakar bara api). Bertanya kembali para malaikat, "Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari pada api?" Allah yang Mahaagung menjawab, "Ada, yaitu air" (Api membara sedahsyat apapun, niscaya akan padam jika disiram oleh air). "Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari air?" Kembali bertanya para malaikta. Allah yang Mahatinggi dan Mahasempurna menjawab, "Ada, yaitu angin" (Air di samudera luas akan serta merta terangkat, bergulung-gulung, dan menjelma menjadi gelombang raksasa yang dahsyat, tersimbah dan menghempas karang, atau mengombang-ambingkan kapal dan perahu yang tengah berlayar, tiada lain karena dahsyatnya kekuatan angin. Angin ternyata memiliki kekuatan yang teramat dahsyat). Akhirnya para malaikat pun bertanya lagi, "Ya Allah adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih dari semua itu?" Allah yang Mahagagah dan Mahadahsyat kehebatan-Nya menjawab, "Ada, yaitu amal anak Adam yang mengeluarkan sedekah dengan tangan kanannya sementara tangan kirinya tidak mengetahuinya." Artinya, orang yang paling hebat, paling kuat, dan paling dahsyat adalah orang yang bersedekah tetapi tetap mampu menguasai dirinya, sehingga sedekah yang dilakukannya bersih, tulus, dan ikhlas tanpa ada unsur pamer ataupun keinginan untuk diketahui orang lain. Inilah gambaran yang Allah berikan kepada kita bagaimana seorang hamba yang ternyata mempunyai kekuatan dahsyat adalah hamba yang bersedekah, tetapi tetap dalam kondisi ikhlas. Karena naluri dasar kita sebenarnya selalu rindu akan pujian, penghormatan, penghargaan, ucapan terima kasih, dan sebagainya. Kita pun selalu tergelitik untuk memamerkan segala apa yang ada pada diri kita ataupun segala apa yang bisa kita lakukan. Apalagi kalau yang ada pada diri kita atau yang tengah kita lakukan itu berupa kebaikan. Karenanya, tidak usah heran, seorang hamba yang bersedekah dengan ikhlas adalah orang-orang yang mempunyai kekuatan dahsyat. Sungguh ia tidak akan kalah oleh aneka macam selera rendah, yaitu rindu pujian dan penghargaan. Apalagi kedahsyatan seorang hamba yang bersedekah dengan ikhlas? Pada suatu hari datang kepada seorang ulama dua orang akhwat yang mengaku baru kembali dari kampung halamannya di kawasan Jawa Tengah. Keduanya kemudian bercerita mengenai sebuah kejadian luar biasa yang dialaminya ketika pulang kampung dengan naik bis antar kota beberapa hari sebelumnya. Di tengah perjalanan bis yang ditumpanginya terkena musibah, bertabrakan dengan dahsyatnya. Seluruh penumpang mengalami luka berat. Bahkan para penumpang yang duduk di kurs-kursi di dekatnya meninggal seketika dengan bersimbah darah. Dari seluruh penumpang tersebut hanya dua orang yang selamat, bahkan tidak terluka sedikit pun. Mereka itu, ya kedua akhwat itulah. Keduanya mengisahkan kejadian tersebut dengan menangis tersedu-sedu penuh syukur. Mengapa mereka ditakdirkan Allah selamat tidak kurang suatu apa? Menurut pengakuan keduanya, ada dua amalan yang dikerjakan keduanya ketika itu, yakni ketika hendak berangkat mereka sempat bersedekah terlebih dahulu dan selama dalam perjalanan selalu melafazkan zikir. Sahabat, tidaklah kita ragukan lagi, bahwa inilah sebagian dari fadhilah (keutamaan) bersedekah. Allah pasti menurunkan balasannya disaat-saat sangat dibutuhkan dengan jalan yang tidak pernah disangka-sangka. Allah Azza wa Jalla adalah Zat yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang kepada semua hamba-Nya. Bahkan kepada kita yang pada hampir setiap desah nafas selalu membangkang terhadap 87 Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag perintah-Nya pada hampir setiap gerak-gerik kita tercermin amalan yang dilarang-Nya, toh Dia tetap saja mengucurkan rahmat-Nya yang tiada terkira. Segala amalan yang kita perbuat, amal baik ataupun amal buruk, semuanya akan terpulang kepada kita. Demikian juga jika kita berbicara soal harta yang kini ada dalam genggaman kita dan kerapkali membuat kita lalai dan alpa. Demi Allah, semua ini datangnya dari Allah yang Maha Pemberi Rizki dan Mahakaya. Dititipkan-Nya kepada kita tiada lain supaya kita bisa beramal dan bersedekah dengan sepenuh ke-ikhlas-an semata-mata karena Allah. Kemudian pastilah kita akan mendapatkan balasan pahala dari padaNya, baik ketika di dunia ini maupun saat menghadap-Nya kelak. Dari pengalaman kongkrit kedua akhwat ataupun kutipan hadits seperti diuraikan di atas, dengan penuh kayakinan kita dapat menangkap bukti yang dijanjikan Allah SWT dan Rasul-Nya, bahwa sekecil apapun harta yang disedekahkan dengan ikhlas, niscaya akan tampak betapa dahsyat balasan dari-Nya. Inilah barangkali kenapa Rasulullah menyerukan kepada para sahabatnya yang tengah bersiap pergi menuju medan perang Tabuk, agar mengeluarkan infaq dan sedekah. Apalagi pada saat itu Allah menurunkan ayat tentang sedekah kepada Rasulullah SAW, "Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah seupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir; seratus biji Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Mahaluas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui," demikian firman-Nya (QS. Al-Baqarah [2] : 261). Seruan Rasulullah itu disambut seketika oleh Abdurrahman bin Auf dengan menyerahkan empat ribu dirham seraya berkata, "Ya, Rasulullah. Harta milikku hanya delapan ribu dirham. Empat ribu dirham aku tahan untuk diri dan keluargaku, sedangkan empat ribu dirham lagi aku serahkan di jalan Allah." "Allah memberkahi apa yang engkau tahan dan apa yang engkau berikan," jawab Rasulullah. Kemudian datang sahabat lainnya, Usman bin Affan. "Ya, Rasulullah. Saya akan melengkapi peralatan dan pakaian bagi mereka yang belum mempunyainya," ujarnya. Adapun Ali bin Abi Thalib ketika itu hanya memiliki empat dirham. Ia pun segera menyedekahkan satu dirham waktu malam, satu dirham saat siang hari, satu dirham secara terang-terangan, dan satu dirham lagi secara diam-diam. Mengapa para sahabat begitu antusias dan spontan menyambut seruan Rasulullah tersebut? Ini tiada lain karena yakin akan balasan yang berlipat ganda sebagaimana telah dijanjikan Allah dan Rasul-Nya. Medan perang adalah medan pertaruhan antara hidup dan mati. Kendati begitu para sahabat tidak ada yang mendambakan mati syahid di medan perang, karena mereka yakin apapun yang terjadi pasti akan sangat menguntungkan mereka. Sekiranya gugur di tangan musuh, surga Jannatu na’im telah siap menanti para hamba Allah yang selalu siap berjihad fii sabilillaah. Sedangkan andaikata selamat dapat kembali kepada keluarga pun, pastilah dengan membawa kemenangan bagi Islam, agama yang haq! Lalu, apa kaitannya dengan memenuhi seruan untuk bersedekah? Sedekah adalah penolak bala, penyubur pahala dan pelipat ganda rizki; sebutir benih menumbuhkan tujuh bulir, yang pada tiap-tiap bulir itu terjurai seratus biji. Artinya, Allah yang Mahakaya akan membalasnya hingga tujuh ratus kali lipat. Masya Allah! Sahabat, betapa dahsyatnya sedekah yang dikeluarkan di jalan Allah yang disertai dengan hati ikhlas, sampai-sampai Allah sendiri membuat perbandingan, sebagaimana tersurat dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik, seperti yang dikemukakan di awal tulisan ini.***

88

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag

38} 10 SIFAT KEBIASAAN YANG TIDAK DISUKAI OLEH ORANG LAIN

1. Mengeluh

Mengeluh itu seperti membuang sampah kekhawatiran, sampah kesusahan, dsb. Hanya orang yang berhati mulia dan para psikolog yang dibayar yang selalu siap menampung keluhan orang lain. Umumnuya orang tidak suka dijadikan keranjang sampah, cobalah untuk berhenti mengeluh / terlalu banyak mengeluh. Kalau tidak tahan untuk memuntahkan unek-unek segera temuilah orang yang tepat; bisa saja orang itu adalah orang yang membuat kita kesal, bisa juga orang yang akan menunjukkan jalan keluar bagi kita.
2. Tidak tahu diri

Diberi hati minta jantung, mungkin ungkapan ini yang sangat tepat untuk menggambarkan orang yang tidak

tahu diri. Kalau dibantu sekali oleh orang lain maka akhirnya jadi keterusan bergantung pada bantuannya, hal ini bisa membuat kesal. Meminjam ataupun mengambil sesuatu dari tempat yang telah tersusun rapi dan dikembalikan dalam keadaan sobek / acak-acakan tanpa disertai kata maaf atau niat mengganti, bisa membuat orang kecewa. Belajarlah untuk tenggang rasa, caranya; sering-seringlah bertanya kepada diri sendiri :”Seandainya saya jadi dia, bagaimana ya perasaan saya ?”.

3. Omong besar saja

Orang yang suka omong besar biasanya mempunyai cerita atau ide yang kedengarannya Wah, suka ngobral janji yang muluk-muluk, suka menceritakan pengalaman pribadinya yang spektakuler, suka membanggakan kehebatan-kehebatan yang dimilikinya, dan lain sebagainya. Mungkin untuk sementara bisa saja orang lain terbius dan percaya serta menganggap itu semua sebagai kebenaran. Namun lama-kelamaan orang lain bisa menilai bahwasanya kalau omong besar yang disertai fakta mungkin orang terkagum-kagum; tapi… kalau hanya tong kosong nyaring bunyinya, naah lho……… kuping siapa yang nggak nyesel mendengarnya ?.
4. Menjelekkan orang lain

Menjelekkan orang lain memang terkadang bisa membuat obrolan menjadi seru dan heboh, apalagi kalau lawan bicara punya hobi ngerumpi atawa ngegosip. Tapi… menyukai gosip bukan berarti menyukai si biang gosipnya. Lagipula tidak semua orang senang mendengar cerita-cerita miring mengenai orang lain. Bahkan orang bisa berpikir : ”Sekarang kamu menjelekkan dia. Mungkin nanti tiba giliran saya yang menjadi obyek gosipmu bigos !” .
5. Egois

Orang EGOIS selalu berpusat kepada dirinya sendiri; lebih suka memikirkan atau membicarakan topik mengenai dirinya, kegiatannya, hobinya, masalahnya, dan segala hal yang menyangkut kepribadianya. Orang seperti ini kurang tertarik untuk mendengarkan, memperhatikan atau membantu orang lain. Akibatnya, orang lain segan menjalin hubungan dengannya. Berusahalah mengalihkan perhatian tidak hanya kepada diri sendiri akan tetapi juga kepada orang lain. Bagaimanapun juga untuk menjadi seorang pribadi yang utuh kita memerlukan orang lain.
6. Pelit

Hemat pangkal kaya, namun pelit bisa bisa jadi pangkal dijauhi orang. Perbedaan antara hemat dan pelit ini sangat tipis sekali; orang pelit biasanya lebih suka dibagi ketimbang berbagi atau membagi. Orang pelit lebih tega mengambil rokok temannya yang tertinggal 3 batang sementara disakunya sendiri masih ada sebungkus yang akan dihabiskannya sendirian.
Cobalah untuk berbagi dengan orang lain karena hal itu tidak akan membuat anda menjadi miskin. Mulailah dari hal-hal kecil yang bisa kita lakukan semampu kita dan hapuslah citra pribadi pelit di mata orang lain.

89

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag
7. Keras kepala

Memang teguh pendirian atas hal-hal yang prinsipal itu sangat bagus, namun orang yang keras kepala biasanya suka ngotot untuk permasalahan yang sepele, ribut untuk urusan yang tidak penting, berdebat untuk merebut pepesan kosong, tidak mau sedikitpun mendengar nasehat orang lain, merasa dirinya paling benar, haram untuk mengalah, tidak mau mengakui kesalahannya, dsb. Cobalah untuk menghindari hal-hal tersebut. Tetaplah menjadi seorang pribadi yang teguh didalam pendirian yang benar namun fleksibel dalam hal atau urusan yang tidak prinsipil.
8. Sombong

Orang yang sombong merasa dirinya adalah superior dalam segala hal dibandingkan orang lain. Itu semua dapat tercemin dari kecendrungannya yang mudah mengkritik, mencela dan menganggap remeh orang lain; biasanya juga orang sombong suka pamer, suka bergaya ekslusif dan suka memilah atau memilihmilih dalam bergaul. Kebanyakan orang tidak menyukai atau tertarik dengan orang yang sombong. Justru kerendahan hatilah yang dianggap sebagai salah satu sifat yang mulia yang disukai kebanyakan orang.
9. Sensitif

Orang yang sensitif sebetulnya tanpa disadarinya telah memasang pagar pemisah dengan orang lain. Perasaannya yang mudah tersinggung dan hatinya yang mudah terluka oleh ucapan atau sikap orang lain, meskipun orang lain tersebut sedikitpun tidak mempunyai maksud untuk menyerang, namun orang yang terlalu sensitif bisa saja menganggap itu semua sebagai suatu serangan yang melukai hati. Akibatnya, orang lain cenderung menjaga jarak / menjauhinya karena takut tanpa sengaja menyakitinya. Kalau mau jujur seringkali perasaan itu hanya reaksi perasaan diri sendiri yang salah mengartikan.
10. Bohong

Orang yang hobi bohong biasanya bisa menghasilkan suatu kebohongan dengan spontan, kreatif, tampak wajar bahkan dapat meyakinkan orang lain. Kebohongan terkadang cukup efektif untuk menyembunyikan atau menutupi kekurangan, untuk mencari alasan, untuk mengecoh orang lain atau untuk menghalalkan dosa. Namun kalau sudah terbongkar, sangat sulit untuk menghapus citra pembohong pada pikiran orang lain. Berusahalah untuk menghilangkan kebiasaan berbohong sebab sekali langsung keujian seumur hidup tidak akan dipercaya.

90

Editing By. Rahman

Kultum 5 menit by. Abdurrahman,S.Ag 22} PERBEDAAN TA'ARUF DAN PACARAN Tujuan : - taaruf (t) : mengenal calon istri/suami, dengan harapan ketika ada kecocokan antara kedua belah pihak berlanjut dengan pernikahan. - pacaran (p) : mengenal calon pacar, dengan harapan ketika ada kecocokan antara kedua belah pihak berlanjut dengan pacaran, syukur-syukur bisa nikah ... Kapan dimulai - t : saat calon suami dan calon istri sudah merasa bahwa menikah adalah suatu kebutuhan, dan sudah siap secara fisik, mental serta materi. - p : saat sudah diledek sama teman:"koq masih jomblo?", atau saat butuh temen curhat, atau saat taruhan dengan teman. Waktu - t : sesuai dengan adab bertamu. - p : pagi boleh, siang oke, sore ayo, malam bisa, dini hari klo ngga ada yang komplain juga ngga apa-apa. Tempat pertemuan - t : di rumah sang calon, balai pertemuan, musholla, masjid, sekolahan. - p : di rumah sang calon, kantor, mall, cafe, diskotik, tempat wisata, kendaraan umum & pribadi, pabrik. Frekuensi pertemuan - t : lebih sedikit lebih baik karena menghindari zina hati. - p : lazimnya seminggu sekali, pas malem minggu. Lama pertemuan - t : sesuai dengan adab bertamu - p : selama belum ada yang komplain, lanjut ! Materi pertemuan - t : kondisi pribadi, keluarga, harapan, serta keinginan di masa depan. - p : cerita apa aja kejadian minggu ini, ngobrol ngalur-ngidul, ketawa-ketiwi. Jumlah yang hadir - t : minimal calon lelaki, calon perempuan, serta seorang pendamping (bertiga). maksimal tidak terbatas (disesuaikan adab tamu). - p : calon lelaki dan calon perempuan saja (berdua). klo rame-rame bukan pacaran, tapi rombongan. Biaya - t : secukupnya dalam rangka menghormati tamu (sesuai adab tamu). - p : kalau ada biaya: ngapel, kalau ngga ada absent dulu atau cari pinjeman, terus tempat pertemuannya di rumah aja kali ya? tapi gengsi dong pacaran di rumah doang ?? apa kata doi coba ?? Lamanya - t : ketika sudah tidak ada lagi keraguan di kedua belah pihak, lebih cepat lebih baik. dan ketika informasi sudah cukup (bisa seminggu, sebulan, 2 bulan), apa lagi yang ditunggu-tunggu? - p : bisa 3 bulan, 6 bulan, setahun, 2 tahun, bahkan mungkin 10 tahun. Saat tidak ada kecocokan saat proses - t : salah satu pihak bisa menyatakan tidak ada kecocokan, dan proses stop dengan menyebut alasannya. - p : salah satu pihak bisa menyatakan tidak ada kecocokan, dan proses stop dengan/tanpa menyebut alasannya.

91

Editing By. Rahman

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful